• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
[8] momen kopel
 

[8] momen kopel

on

  • 6,963 views

 

Statistics

Views

Total Views
6,963
Views on SlideShare
6,916
Embed Views
47

Actions

Likes
0
Downloads
222
Comments
0

1 Embed 47

http://syahrirqoim.blogspot.com 47

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    [8] momen kopel [8] momen kopel Presentation Transcript

    • Momen Kopel (Couple Moment)Kuliah ke-7 Mekanika Teknik Oleh: Adi Wirawan Husodo
    • What is couple ?Merupakan 2 (dua) gaya yangsejajar, yg mempunyai besarsama tetapi berbeda arah, dandipisahkan oleh jarak yangtegak lurus, dResultan gaya = 0,  Efek kopel menghasilkan putaran (kecenderungan berputar). CONTOH: 2 tangan saat menyetir Mobil
    • • Momen yg dihasilkan  Momen Kopel (Couple Moment)• Besar momen kopel  Jumlah momen pada kedua gaya kopel thd sembarang titik. • Vektor rA dan rB dari titik O ke titik A dan B yg terletak pada garis aksi gaya F dan –F.
    • • Momen Kopel yg dihasilkan M = rB x F + rA x - F = (rB – rA) x FNamun karena rB = rA + r atau r = rB –rA, maka M=rxF Couple Moment  free vector. M hanya tergantung pd posisi vektor r antara 2 gaya tsb…BUKAN tergantung pd posisi vektor rA dan rB
    • Formulasi SkalarBesar momen kopel M (M): M = Fd F = besar salah satu gaya d = jarak tgk lurus atau lengan momen antara 2 gaya Arah momen kopel  aturan tangan kanan - arah ibu jari = arah momen M - arah 4 jari berputar = arah putaran akibat gaya-gaya kopel
    • Formulasi Vektor• Vektor perkalian silang (cross product) M=rxF – Jika momen bekerja thd titik A, maka momen dari gaya -F = 0 (nol) – Momen akibat gaya F diperoleh dg persamaan di atas.
    • Equivalent Couples• Jika dua buah kopel menghasilkan momen dengan besar dan arah sama, maka dua kopel tsb dikatakan EKIVALEN – Gambar kiri: M = 30 N (0.4 m) = 12 N.m – Gambar Kanan: M = 40 N (0.3 m) = 12 N.m
    • Resultant Couple Moment• Ingat….momen kopel berupa vektor• SO….resultannya dpt diperoleh dg penjumlahan vektor MR = M1 + M2 • Jika lebih dari 2 momen kopel ? MR = (r x F)
    • Contoh 1Tentukan resultanmomen kopel dari kopelgaya yg bekeja padapelat berikutJarak-jarak tegak lurus masing- masing kopel gaya adalah sbb: d1 = 4 ft d2 = 3 ft • Counterclockwise = d3 = 5 ft (+)
    • MR = M + = -F1d1 + F2d2 - F3d3 = (-200 lb)(4 ft) + (450 lb)(3 ft) – (300lb)(5 ft) = -950 lb.ft = 950 lb.ft (clockwise)
    • Contoh 2Tentukan besar dan arah momen kopelyang bekerja pada roda gigi berikut.
    • • Uraikan masing-masing gaya menjadi komponen-komponen• Momen kopel = penjumlahan semua momen dari setiap komponen gaya thd suatu titik tertentu (misal titik O dan A)
    • • M = MO + = (600 cos 30O N)(0.2 m) – (600 Sin 30O) (0.2 m) = 43.9 N.m • M = MA + = (600 cos 30O N)(0.2 m) – (600 Sin 30O)(0.2 m) = 43.9 N.m