Your SlideShare is downloading. ×
Sosialisasi Kurikulum 2013
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Sosialisasi Kurikulum 2013

11,441
views

Published on

ppt sosialisasi kurikulum

ppt sosialisasi kurikulum


5 Comments
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
11,441
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
522
Comments
5
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide
  • Masukkan milestone kurikulum
  • Masukkan milestone kurikulum
  • Masukkan milestone kurikulum
  • Saran Pak Aman: Penyempurnaan KTSP
  • Transcript

    • 1. Pengembangan Kurikulum 2013 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 4 Januari 2012
    • 2. 1Tantangan Kurikulum 5
    • 3. Reformasi Pendidikan Mengacu Pada 8 Standar Kurikulum 2013 Sedang Dikerjakan Telah dan terus Dikerjakan-Peningkatan Kualifikasi & Sertifikasi -Pembayaran Tunjangan Sertifikasi -Uji Kompetensi dan Pengukuran Kinerja -Rehab Gedung Sekolah -BOS -Penyediaan Lab dan -Bantuan Siswa Miskin Manajemen Berbasis Sekolah Perpustakaan -BOPTN/Bidik Misi (di PT) -Penyediaan Buku 7
    • 4. Konsep Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi Keutuhan Keseragaman Keselarasan (Praktek terbaik) UU Sisdiknas Materi Inti Kebutuhan: Kompetensi Pembelajaran -Individu lulusan Detil Proses -Masyarakat (Sikap, Keteram Mata-Bangsa dan Negara Pembelajaran pilan, Pengetah Pelajaran -Peradaban uan) Proses Penilaian SKL SI, SP, SN Sikap, Keterampilan, Pengetahuan SKL: Standar Kompetensi Lulusan, SI: Standar Isi, SP: Standar Proses, SN: Standar Penilaian 13
    • 5. Kerah SakuLengan Kiri Lengan KananMuka Kiri Muka Kanan Belakang 15
    • 6. Kemeja Lengan Panjang Warna Biru Ukuran M (Bahu: 38 cm; Dada: 92 cm; Pinggang 86 cm; Panjang 83 cm; Lengan 58 cm) 38 cmsaku 58 cm 92 cm 83 cm 86 cmkerah Lengan Kiri Muka Kiri Belakang Muka Kanan Lengan Kanan 16
    • 7. Penyempurnaan Pola Pikir Perumusan KurikulumNo KBK 2004 KTSP 2006 Kurikulum 20131 Standar Kompetensi Lulusan diturunkan dari Standar Kompetensi Lulusan Standar Isi diturunkan dari kebutuhan2 Standar Isi dirumuskan berdasarkan Tujuan Standar Isi diturunkan dari Mata Pelajaran (Standar Kompetensi Lulusan Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran) yang dirinci menjadi Standar melalui Kompetensi Inti yang Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata bebas mata pelajaran Pelajaran3 Pemisahan antara mata pelajaran pembentuk Semua mata pelajaran harus sikap, pembentuk keterampilan, dan berkontribusi terhadap pembentuk pengetahuan pembentukan sikap, keterampilan, dan pengetahuan,4 Kompetensi diturunkan dari mata pelajaran Mata pelajaran diturunkan dari kompetensi yang ingin dicapai5 Mata pelajaran lepas satu dengan yang lain, Semua mata pelajaran diikat oleh seperti sekumpulan mata pelajaran terpisah kompetensi inti (tiap kelas) 17
    • 8. 3Penguatan Tata Kelola Kurikulum 18
    • 9. Perkembangan Kurikulum di Indonesia 1947 1975 2004 Rencana Pelajaran → Kurikulum Rintisan Dirinci dalam Rencana Sekolah Dasar Kurikulum Pelajaran Terurai Berbasis Kompetensi (KBK) 1968 1994 Kurikulum Sekolah Kurikulum 1994 2013 Dasar ‘Kurikulum 2013’1945 1955 1965 1975 1985 1995 2005 2015 1984 Kurikulum 1984 2006 1973 Kurikulum Kurikulum Proyek Tingkat Satuan Perintis Sekolah Pendidikan Pembangunan (KTSP) 1964 (PPSP) 1997 Rencana Pendidikan Revisi Kurikulum 1994 Sekolah Dasar 19
    • 10. 3bPerbandingan Tata kelola 22
    • 11. Realisasi Penyusunan KTSP 2006 dan Peran Satuan Pendidikan Kurikulum Kurikulum Kurikulum Kurikulum ? 1994 2004 2006 Buku Teks Buku Teks Buku Teks Buku Teks ? 1994 2004 2006 Pemilihan Buku oleh Satuan Pendidikan/Guru SILABUS RENCANA PELAKSANAAN BUKU TEKS PEMBELAJARAN SISWA PEMBELAJARAN & PENILAIANOleh Satuan Pendidikan/Guru Kurikulum ? : Kurikulum yang dikembangkan sendiri oleh sekolah, termasuk adopsi kurikulum luar negeri 25
    • 12. Kerangka Kerja Penyusunan Kurikulum 2013 KESIAPAN PESERTA DIDIK TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL KEBUTUHAN STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) SATUAN PENDIDIKAN KERANGKA DASAR KURIKULUM (Filosofis, Yuridis, Konseptual) STRUKTUR KURIKULUM STANDAR KI KELAS & KD MAPEL STANDAR PROSES (STANDAR ISI) PENILAIAN SILABUS PANDUAN BUKU TEKS GURU SISWAOleh Satuan PEMBELAJARAN &Pendidikan /Guru PENILAIAN (KTSP) 26
    • 13. Perbandingan Tata Kelola Pelaksanaan Kurikulum Elemen Ukuran Tata kelola KTSP 2006 Kurikulum 2013 Kewenangan Hampir mutlak Terbatas Kompetensi Harus tinggi Sebaiknya tinggi. Bagi yang rendah masih terbantuGuru dengan adanya buku Beban Berat Ringan Efektivitas waktu untuk Rendah [banyak waktu Tinggi kegiatan pembelajaran untuk persiapan] Peran penerbit Besar KecilBuku Variasi materi dan proses Tinggi Rendah Variasi harga/beban siswa Tinggi Rendah Hasil pembelajaran Tergantung sepenuhnya Tidak sepenuhnya tergantungSiswa pada guru guru, tetapi juga buku yang disediakan pemerintah Titik Penyimpangan Banyak Sedikit Besar Penyimpangan Tinggi RendahPemantauan Pengawasan Sulit, hampir tidak Mudah mungkin 29
    • 14. Perbandingan Tata Kelola Pelaksanaan Kurikulum Proses Peran KTSP 2006 Kurikulum 2013 Guru Hampir mutlak [dibatasi Pengembangan dari yangPenyusunan hanya oleh SK-KD] sudah disiapkanSilabus Pemerintah Hanya sampai SK-KD Mutlak Pemerintah Daerah Supervisi penyusunan Supervisi pelaksanaan Penerbit Kuat LemahPenyediaan Guru Hampir mutlak Kecil, untuk buku pengayaanBuku Pemerintah Kecil, untuk kelayakan Mutlak untuk buku teks penggunaan di sekolahPenyusunan Guru Hampir mutlak Kecil, untuk pengembanganRencana dari yang ada pada buku teksPelaksanaan Pemerintah Daerah Supervisi penyusunan dan Supervisi pelaksanaan danPembelajaran pemantauan pemantauan Guru Mutlak Hampir mutlakPelaksanaan Pemerintah Daerah Pemantauan kesesuaian Pemantauan kesesuaianPembelajaran dengan rencana [variatif] dengan buku teks [terkendali]Penjaminan Pemerintah Sulit, karena variasi terlalu Mudah, karena mengarahMutu besar pada pedoman yang sama 30
    • 15. Langkah Penguatan Tata Kelola• Menyiapkan buku pegangan pembelajaran yang terdiri dari: – Buku pegangan siswa – Buku pegangan guru• Menyiapkan guru supaya memahami pemanfaatan sumber belajar yang telah disiapkan dan sumber lain yang dapat mereka manfaatkan• Memperkuat peran pendampingan dan pemantauan oleh pusat dan daerah pelaksanaan pembelajaran 31
    • 16. 4Pendalaman dan Perluasan Materi 32
    • 17. 4aAnalisis Hasil PISA 33
    • 18. Refleksi dari Hasil PISA 2009100% 100% 90% 90% 80% 80% 70% 70% 60% 60% Level 6 50% 50% Level 5 40% 40% 30% 30% Level 4 20% 20% Level 3 10% Matematika IPA 10% 0% 0% Level 2 Level 1 Below Level 1100% Level 6 90% 80% 70% Level 5 Hampir semua siswa Indonesia hanya 60% 50% menguasai pelajaran sampai level 3 40% Level 4 30% saja, sementara negara lain banyak yang sampai 20% 10% Bahasa Level 3 level 4, 5, bahkan 6. Dengan keyakinan bahwa 0% semua manusia diciptakan sama, interpretasi Level 2 dari hasil ini hanya satu, yaitu: yang kita ajarkan Level 1b berbeda dengan tuntutan zaman  Level 1a penyesuaian kurikulum 34
    • 19. Model Soal TIMSSTIMSS dan PIRLS membagi soal-soalnya menjadi empatkatagori:– Low mengukur kemampuan sampai level knowing– Intermediate mengukur kemampuan sampai level applying– High mengukur kemampuan sampai level reasoning– Advance mengukur kemampuan sampai level reasoning with incomplete information 39
    • 20. Low International Benchmark Mathematics: NumberSource: TIMSS 2011 International Mathematics Report. 40
    • 21. Intermediate International Benchmark Mathematics: Geometry The answer shown illustrates the type of student response that was given 1 of 1 points.Source: TIMSS 2011 International Mathematics Report. 41
    • 22. High International Benchmark Mathematics: Algebra42 Source: TIMSS 2011 International Mathematics Report.
    • 23. Advanced International Benchmark Mathematics: NumberSource: TIMSS 2011 International Mathematics Report. 43
    • 24. Number of TIMSS Science Topics Intended to Be Taught by the End of Eighth Grade All Science Biology Chemistry Physics Earth Science (20 Topics) (7 Topics) (4 Topics) (5 Topics) (4 Topics) in Curriculum in Curriculum in Curriculum in Curriculum in Curriculum Not Included Not Included Not Included Not Included Not Included All Students All Students All Students All Students All Students Top Track Top Track Top Track Top Track Top Track Students Students Students Students Students Country Iran 20 0 0 7 0 0 4 0 0 5 0 0 4 0 0 Thailand 20 0 0 7 0 0 4 0 0 5 0 0 4 0 0 Turkey 20 0 0 7 0 0 4 0 0 5 0 0 4 0 0 Indonesia 19 0 1 7 0 0 3 0 1 5 0 0 4 0 0 Saudi Arabia 19 0 1 6 0 1 4 0 0 5 0 0 4 0 0 Chinese Taipei 19 0 1 6 0 1 4 0 0 5 0 0 4 0 0 Japan 17 0 3 5 0 2 4 0 0 4 0 1 4 0 0 Malaysia 15 0 5 4 0 3 3 0 1 5 0 0 3 0 1 Singapore 14 0 6 4 0 3 4 0 0 4 0 1 2 0 2 Korea, Rep. of 13 5 2 2 3 2 3 1 0 5 0 0 3 1 0 Morocco 6 0 14 1 0 6 2 0 2 0 0 5 3 0 1 Hampir semua materi TIMSS IPA termasuk dalam kurikulum IPA SMP Kelas VIII Indonesia. Tetapi nilai yang diperoleh rendahSource: TIMSS 2011 International Science Report. 44
    • 25. 4c Kesesuaian Soal TIMSS denganKurikulum Yang Dipakai di Indonesia Saat Ini 48
    • 26. Perbandingan Kurikulum IPA SMP Kelas VIII dan Materi TIMSSDomain TopicsBiology 1. Major organs and organ systems in humans and other organisms 2. Cells and their functions, including respiration and photosynthesis as cellular process 3. Reproduction and heredity 4. Role of variation & adaptation in survival/extinction of species in a changing environ. 5. Interdependence of populations of organisms in an ecosystem 6. Reasons for increase in world’s human population and its effects on the environment 7. Human health (infection, prevention, immunity) and the importance of diet & exerciseChemistry 1. Classification, composition, and particulate structure of matter (inside atom) 2. Solutions (solvent, solute, concentration/dilution, effect of temperature on solubility) 3. Properties and uses of common acids and bases 4. Chemical change (transformation, conservation, oxidation)Physics 1. Physical states and changes in matter 2. Energy forms, transformations, heat, and temperature 3. Basic properties/behaviors of light and sound 4. Electric circuits and properties and uses of permanent magnets and electromagnets 5. Forces and motion (forces, basic description of motion, effects of density & pressure)Earth 1. Earth’s structure and physical features Merah: Belum Diajarkan di Kelas VIII 2. Earth’s processes, cycles, and historyScience 3. Earth’s resources, their use, and conservation 4. Earth in the solar system and the universeAda beberapa topik yang sebenarnya diajarkan di kelas IX, sehingga belum semua diajarkan padasiswa SMP Kelas VIII yang mengikuti TIMSS 49
    • 27. Perbandingan Kurikulum Matematika SD Kelas IV dan Materi TIMSSDomain TopicsNumber 1. Concepts of whole numbers, including place value and ordering 2. Adding, subtracting, multiplying, and/or dividing with whole numbers 3. Concepts of fractions 4. Adding and subtracting with fractions 5. Concepts of decimals, including place value and ordering 6. Adding and subtracting with decimals 7. Number sentences Merah: Belum Diajarkan di Kelas IV 8. Number patternsGeometry 1. Lines: measuring, estimating length of; parallel and perpendicular lines 2. Comparing and drawing anglesShapes and 3. Using informal coordinate systems to locate points in a planeMeasu- 4. Elementary properties of common geometric shapesrement 5. Reflections and rotations 6. Relationships between two-dimensional and three-dimensional shapes 7. Finding and estimating areas, perimeters, and volumesData 1. Reading data from tables, pictographs, bar graphs, or pie charts 2. Drawing conclusions from data displaysDisplay 3. Displaying data using tables, pictographs, and bar graphsAda beberapa topik yang tidak terdapat pada kurikulum saat ini, sehingga menyulitkan bagi siswakelas VIII yang mengikuti TIMSS 52
    • 28. Langkah Penguatan Materi• Evaluasi ulang ruang lingkup materi: – Meniadakan materi yang tidak esensial atau tidak relevan bagi siswa – Mempertahankan materi yang sesuai dengan kebutuhan siswa – Menambahkan materi yang dianggap penting dalam perbandingan internasional• Evaluasi ulang kedalaman materi sesuai dengan tuntutan perbandingan internasional [s/d reasoning]• Menyusun kompetensi dasar yang sesuai dengan materi yang dibutuhkan 53
    • 29. 5Penguatan Proses 54
    • 30. Kerangka Kompetensi Abad 21Sumber: 21st Century Skills, Education, Competitiveness. Partnership for 21st Century, 2008Kehidupan dan Karir Pembelajaran dan Inovasi Informasi, Media and• Fleksibel dan adaptif • Kreatif dan inovasi Teknologi• Berinisiatif dan mandiri • Berfikir kritis menyelesaikan masalah • Melek informasi• Keterampilan sosial dan budaya • Komunikasi dan kolaborasi • Melek Media• Produktif dan akuntabel • Melek TIK• Kepemimpinan&tanggung jawab Kerangka ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran tidak cukup hanya untuk meningkatkan pengetahuan [melalui core subjects] saja, harus dilengkapi: -Berkemampuan kreatif - kritis -Berkarakter kuat [bertanggung jawab, sosial, toleran, produktif, a daptif,...] Disamping itu didukung dengan kemampuan memanfaatkan informasi dan berkomunikasi Partnership: Perusahaan, Asosiasi Pendidikan, Yayasan,... 55
    • 31. Kerangka Kompetensi Abad 21Sumber: 21st Century Skills, Education, Competitiveness. Partnership for 21st Century, 2008 •Mendukung Keseimbangan Perlunya mempersiapkan proses penilaian yang tidak penilaian: tes standar serta penilaian normatif dan sumatif hanya tes saja, tetapi dilengkapi dengan penilaian lain •Menekankan pada pemanfaatan termasuk portofolio siswa. Disamping itu dierlukan umpan balik berdasarkan kinerja dukungan lingkungan pendidikan yang memadai peserta didik •Membolehkan pengembangan portofolio siswa •Menciptakan latihan pembelajaran, dukungan SDM dan infrastruktur •Memungkinkan pendidik untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman dan integrasinya di kelas •Memungkinkan peserta didik untuk belajar yang relevan dengan konteks dunia •Mendukung perluasan keterlibatan komunitas dalam pembelajaran, baik langsung maupun online 56
    • 32. Proses Pembelajaran yang Mendukung KreativitasDyers, J.H. et al [2011], Innovators DNA, Harvard Business Review:• 2/3 dari kemampuan kreativitas seseorang diperoleh melalui pendidikan, 1/3 sisanya berasal dari genetik.• Kebalikannya berlaku untuk kemampuan intelijensia yaitu: 1/3 dari pendidikan, 2/3 sisanya dari genetik. Pembelajaran berbasis intelejensia• Kemampuan kreativitas diperoleh melalui: tidak akan memberikan hasil - Observing [mengamati] siginifikan (hanya peningkatan 50%) - Questioning [menanya] dibandingkan yang berbasis - Associating [menalar] Personal kreativitas (sampai 200%) - Experimenting [mencoba] - Networking [Membentuk jejaring] Inter-personal Perlunya merumuskan kurikulum berbasis proses pembelajaran yang mengedepankan pengalaman personal melalui proses mengamati, menanya, menalar, dan mencoba [observation based learning] untuk meningkatkan kreativitas peserta didik. Disamping itu, dibiasakan bagi peserta didik untuk bekerja dalam jejaringan melalui collaborative 57 learning 57
    • 33. Proses Penilaian yang Mendukung KreativitasSharp, C. 2004. Developing young children’s creativity: what can we learnfrom research?:Guru dapat membuat peserta didik berani berperilaku kreatif melalui: • tugas yang tidak hanya memiliki satu jawaban tertentu yang benar [banyak/semua jawaban benar], • mentolerir jawaban yang nyeleneh, • menekankan pada proses bukan hanya hasil saja, • memberanikan peserta didik untuk mencoba, untuk menentukan sendiri yang kurang jelas/lengkap informasinya, untuk memiliki interpretasi sendiri terkait dengan pengetahuan atau kejadian yang diamatinya • memberikan keseimbangan antara yang terstruktur dan yang spontan/ekspresifPerlunya merumuskan kurikulum yang mencakup proses penilaian yang menekankan padaproses dan hasil sehingga diperlukan penilaian berbasis portofolio (pertanyaan yang tidak memiliki jawaban tunggal, memberi nilai bagi jawaban nyeleneh, menilai proses 58 pengerjaannya bukan hanya hasilnya, penilaian spontanitas/ekspresif, dll) 58
    • 34. Langkah Penguatan ProsesProses Karakteristik Penguatan Menggunakan pendekatan saintifik melalui mengamati, menanya, mencoba, menalar,.... Menggunakan ilmu pengetahuan sebagai penggerak pembelajaran untuk semua mata pelajaranPembelajaran Menuntun siswa untuk mencari tahu, bukan diberi tahu [discovery learning] Menekankan kemampuan berbahasa sebagai alat komunikasi, pembawa pengetahuan dan berfikir logis, sistematis, dan kreatif Mengukur tingkat berfikir siswa mulai dari rendah sampai tinggi Menekankan pada pertanyaan yang mebutuhkan pemikiranPenilaian mendalam [bukan sekedar hafalan] Mengukur proses kerja siswa, bukan hanya hasil kerja siswa Menggunakan portofolio pembelajaran siswa 59
    • 35. 6Penyesuaian Beban 60
    • 36. 6aContoh Buku dan Kompetensi Dasar KTSP 2006 61
    • 37. Diasumsikan anak sudahlancar membaca pada saatmasuk Kelas I SD Buku IPS Kelas I Halaman 1
    • 38. Buku IPS Kelas I Halaman 3MasukSDharussudahlancarmenulis
    • 39. Buku IPA Kelas IHalaman 1
    • 40. Buku IPA Kelas I Halaman 2Materi ini juga muncul di Bahasa IndonesiaPada saat masuk SD Kleas I siswa sudah dianggap lancar membaca
    • 41. Ada juga di Bhs. IndonesiaBuku IPA Kelas IHalaman 3
    • 42. Buku Bhs Indonesia Kelas I, Halaman 5Sama Dengan IPS
    • 43. Pada saat masuk Kelas I SD sudah harus Lancar menulis
    • 44. Buku Bhs Indonesia Kelas I, Halaman 7Langsung dapat membaca teks terdiri dari 8 kalimat, puluhan kata
    • 45. Buku PPKN Kelas I Halaman 2 Mirip dengan IPS dan Bhs IndonesiaBuku PPKN Kelas IHalaman 1
    • 46. 6bEvaluasi Kompetensi Dasar 71
    • 47. PPKN SD-MI Bahasa Indonesia SD-MI Matematika SD-MI IPA SD-MI IPS SD-MI Menjelaskan perbedaan Membedakan berbagai Membilang dan bagian tubuh dan kegunaannya identitas diri, jenis kelamin, agama, dan bunyi bahasa mengurutkan banyak benda serta cara perawatannya keluarga, dan kerabat suku bangsa Melaksanakan sesuatu penjumlahan dan kebutuhan tubuh agar tumbuh pengalaman diri Memberikan contoh dan sesuai dengan perintah atau pengurangan bilangan sehat dan kuat (makanan, air, kasih sayang antar menerapkan hidup rukun petunjuk sederhana sampai 20 pakaian, udara, lingkungan sehat) anggota keluarga melalui kegiatan di rumah Menyebutkan tokoh-tokoh Menentukan waktu (pagi, Membiasakan hidup sehat hidup rukun dalam dan di sekolah dalam cerita siang, malam), hari, dan jam menjaga lingkungan agar tetap kemajemukan Menjelaskan pentingnya Memperkenalkan diri ( bulat) sehat keluarga tata tertib di rumah dan di sendiri dengan kalimat Menentukan lama suatu lingkungan sehat dan tidak sehat peristiwa penting yang sekolah sederhana dan bahasa yang kejadian berlangsung merawat tanaman, hewan dialami sendiri di Melaksanakan tata tertib di santun Mengenal panjang suatu peliharaan dan lingkungan sekitar lingkungan keluarga rumah dan di sekolah Menyapa orang lain dengan benda melalui kalimat benda yang ada di lingkungan letak rumah Menjelaskan hak anak untuk menggunakan kalimat sehari-hari (pendek, sekitar berdasarkan cirinya melalui lingkungan rumah bermain, belajar dengan sapaan yang tepat dan panjang) dan pengamatan sehat dan perilaku gembira dan didengar bahasa yang santun membandingkannya benda yang dapat diubah dalam menjaga pendapatnya Mendeskipsikan benda- Mengelompokkan berbagai bentuknya kebersihan rumah Melaksanakan hak anak di benda di sekitar dan fungsi bangun ruang sederhana kegunaan benda di lingkungan rumah dan di sekolah anggota tubuh dengan Menentukan urutan benda- sekitar Mengikuti tata tertib di kalimat sederhana benda ruang yang sejenis Membedakan gerak benda yang rumah dan di sekolah Mendeklamasikan puisi anak menurut besarnya mudah dan sulit bergerak melalui dengan lafal dan intonasi Membilang dan percobaan yang sesuai mengurutkan banyak benda Mengidentifikasi penyebab benda Membaca nyaring suku kata Menentukan nilai tempat bergerak (batere, per/pegas, dan kata dengan lafal yang puluhan dan satuan dorongan tangan, dan magnet)Banyak yang tepat Melakukan penjumlahan Mengenal berbagai benda langitmirip antar Membaca nyaring kalimat dan pengurangan bilangan melalui pengamatan sederhana dengan lafal dan dua angka Mengenal keadaan cuaca dimapel intonasi yang tepat Menggunakan sifat operasi sekitar kita Menjiplak berbagai bentuk pertukaran dan Membedakan pengaruh musim gambar, lingkaran, dan pengelompokan kemarau dengan musim hujan bentuk huruf Membandingkan berat terhadap kegiatan manusia Menebalkan berbagai benda (ringan, berat) (Berapa banyak yang dapat ditampung bentuk gambar, lingkaran, Mengenal dan oleh kemampuan anak normal SD Kelas dan bentuk huruf mengelompokkan bangun I?) datar
    • 48. Tingkat Kesulitan PelajaranPPKN KTSP 2006 Kelas IV PPKN KTSP 2006 Kelas V•Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan •Mendeskripsikan Negara Kesatuan Republik pemerintahan desa dan pem. kecamatan Indonesia•Menggambarkan struktur organisasi desa dan •Menjelaskan pentingnya keutuhan Negara pemerintah kecamatan Kesatuan Republik Indonesia•Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan •Menunjukkan contoh-contoh perilaku dalam pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik•Menggambarkan struktur organisasi kabupaten, Indonesia kota, dan provinsi •Pengertian dan pentingnya peraturan perundang-•Mengenal lembaga-lembaga negara dalam undangan tingkat pusat dan daerah susunan pemerintahan tingkat pusat, seperti •Memberikan contoh peraturan perundang- MPR, DPR, Presiden, MA, MK dan BPK undangan tingkat pusat dan daerah, seperti pajak,•Menyebutkan organisasi pemerintahan tingkat anti korupsi, lalu lintas, larangan merokok pusat, seperti Presiden, Wakil Presiden dan para •Mendeskripsikan pengertian organisasi Menteri •contoh organisasi di lingkungan sekolah dan•Mengidentifikasi jenis budaya Indonesia yang masyarakat pernah ditampilkan dalam misi kebudayaan •Menampilkan peran serta dalam memilih internasional organisasi di sekolah•Memberikan contoh sederhana pengaruh •Mengenal bentuk-bentuk keputusan bersama globalisasi di lingkungannya •Mematuhi keputusan bersama•Menentukan sikap terhadap pengaruh globalisasi yang terjadi di lingkungannya Warna merah: terlalu berat bagi siswa SD
    • 49. Langkah Penyesuaian Beban Guru dan Murid SDPelaku Beban Penyelesaian Menyusun Silabus Disediakan buku pegangan guru Mencari buku yang sesuai Mengajar beberapa mata pelajaran dengan cara berbedaGuru Mengajar banyak mata pelajaran Pendekatan tematik terpadu Menggunakan bahasa Indonesia menggunakan satu buku untuk sebagai penghela mata pelajaran semua mata pelajaran sehingga yang lain sehingga selara dapat selaras dengan Menggunakan ilmu pengetahuan kemampuan Bahasa Indonesia sebagai penggerak pembahasan sebagai alat komunikasi dan Mempelajari banyak mapel carrier of knowledge Mempelajarai mata pelajaranMurid dengan cara berbeda Membeli buku Penyedian buku teks oleh Membeli lembar kerja siswa pemerintah/daerah 75
    • 50. BPengembangan Kurikulum 2013 78
    • 51. Garis Waktu Pengembangan KBK 2004, KTSP 2006, Kurikulum 2013 Tahun ‘01 ‘02 ‘03 ‘04 ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 ‘10 ‘11 ‘12 ‘13KegiatanPengemb. Rintisan KBK 2004Implem. Terbatas KBK 2004UU Sisdiknas SKL, SKL Mapel, KDPenyusunan KTSP 2006Pemberlakuan KTSP 2006Pengembangan Kurikulum 2013 KDPemberlakuan Kurikulum 2013 80
    • 52. 2Perbedaan Esensial KTSP 2006 dan Kurikulum 2013 85
    • 53. Tema Kurikulum 2013 Kurikulum yang dapat menghasilkan insan indonesia yang: Produktif, Kreatif, Inovatif,Produktif Kreatif Afektif Inovatif Afektif melalui penguatan Sikap, Keterampilan, dan Pengetahuan yang terintegrasi 86
    • 54. Perbedaan Esensial Kurikulum SD KTSP 2006 Kurikulum 2013 StatusMata pelajaran tertentu Tiap mata pelajaran mendukung semua kompetensi [sikap, Benarnyamendukung kompetensi keterampilan, pengetahuan]tertentuMata pelajaran dirancang Mata pelajaran dirancang terkait satu dengan yang lain dan Benarnyaberdiri sendiri dan memiliki memiliki kompetensi dasar yang diikat oleh kompetensi intikompetensi dasar sendiri tiap kelasBahasa Indonesia sejajar Bahasa Indonesia sebagai penghela mapel lain [sikap dan Idealnyadengan mapel lain keterampilan berbahasa}Tiap mata pelajaran Semua mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan yang Idealnyadiajarkan dengan sama [saintifik] melalui mengamati, menanya, mencoba,pendekatan berbeda menalar,....Tiap jenis konten Bermacam jenis konten pembelajaran diajarkan terkait dan Baiknyapembelajaran diajarkan terpadu satu sama lain [cross curriculum atau integratedterpisah [separated curriculum]curriculum] Konten ilmu pengetahuan diintegrasikan dan dijadikan Baiknya penggerak konten pembelajaran lainnyaTematik untuk kelas I – III Tematik Terpadu untuk Kelas I – VI Baiknya[belum integratif] 87
    • 55. Mudah untuk Membuat Anak Berpikir Sistematis dan Kreatif1. 6 -Hanya ada satu jawaban 4 -Hafalan rumus -Mekanistis -Tidak terlihat prosesnya Keliling persegi panjang ini = .... -Kebenaran dilihat dari jawaban -Pemahaman hanya biner, bukan spektrum2. 6 -Banyak cara menjawab 4 -Algoritmis -Terlihat prosesnya -Kebenaran dilihat dari cara berfikirnya, bukan Hitung keliling persegi panjang ini jawabannya dengan jawaban terstruktur -Dapat diukur spektrum pemahamannya 1. Diketahui: 4. Penyelesaian: -panjang = 6 Keliling = (6 + 4 ) x 2 -Lebar = 4 = 10 x 2 2. Ditanya: = 20 -Keliling 5. Jawab: 20 3. Rumus yang digunakan: - Keliling = (panjang + lebar) x 2 88
    • 56. Mudah untuk Membuat Anak Berpikir Sistematis dan Kreatif3. 20 -Banyak jawaban a. Persegi panjang yang dapat -Paham konsep persegi panjang dibentuk dari kawat ini adalah.... -Kreatif, bahkan ada yang nyeleneh -Banyak jawaban b. Bandingkan luas persegi -Paham konsep luas panjang yang dibuat dan cari -Kreatif, bahkan ada yang nyeleneh yang luasnya terbesar dan yang -Mengamati perilaku  observation bentuknya beda tetapi luasnya based learning sama -Mencoba -Menyimpulkan  discovery learning c. Apa bisa dipakai membuat ini -Mengerjakan tanpa menghitung, 6 dengan informasi kurang lengkap 4 -Menalar / asosiasi -Menyimpulkan  discovery learning d. Apa bisa dipakai membuat ini -Mengerjakan tanpa menghitung, dengan informasi kurang lengkap 4 -Menalar / asosiasi -Menyimpulkan 6 89
    • 57. Mudah untuk Membuat Anak Berpikir Sistematis dan Kreatif4. Paman memiliki kebun di belakang rumahnya. Denahnya memperlihatkan -Memahami banyak konsep: bahasa, bahwa kebun tersebut melintang dari geografi, matematika utara ke selatan sepanjang 6 meter dan -Pembelajaran terintegrasi membujur dari timur ke barat sepanjang -Penerapan pada permasalahan 4 meter. Paman akan memasang tiga faktual lapis kawat mengelilingi kebun tersebut -Melatih berfikir jernih/clarity untuk menjaga agar tanamannya tidak -Mampu merumuskan masalah terinjak-injak. Cari panjang kawat yang -Mampu membayangkan, harus disiapkan paman dengan jawaban menggambarkan dan menyajikan terstruktur. 90
    • 58. Perbedaan Esensial Kurikulum SMP KTSP 2006 Kurikulum 2013 StatusMata pelajaran tertentu Tiap mata pelajaran mendukung semua Benarnyamendukung kompetensi kompetensi [sikap, keterampilan, pengetahuan]tertentuMata pelajaran dirancang Mata pelajaran dirancang terkait satu dengan Benarnyaberdiri sendiri dan memiliki yang lain dan memiliki kompetensi dasar yangkompetensi dasar sendiri diikat oleh kompetensi inti tiap kelasBahasa Indonesia sebagai Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan Idealnyapengetahuan carrier of knowledgeTiap mata pelajaran Semua mata pelajaran diajarkan dengan Idealnyadiajarkan dengan pendekatan yang sama, yaitu pendekatanpendekatan yang berbeda saintifik melalui mengamati, menanya, mencoba, menalar,....TIK adalah mata pelajaran TIK merupakan sarana pembelajaran, Baiknyasendiri dipergunakan sebagai media pembelajaran mata pelajaran lain 91
    • 59. Perbedaan Esensial Kurikulum SMA/K KTSP 2006 Kurikulum 2013 StatusMata pelajaran tertentu Tiap mata pelajaran mendukung semua kompetensi [sikap, Benarnyamendukung kompetensi keterampilan, pengetahuan] dengan penekanan yangtertentu berbedaMapel dirancang berdiri Mata pelajaran dirancang terkait satu dengan yang lain dan Benarnyasendiri dan memiliki memiliki kompetensi dasar yang diikat oleh kompetensi intikompetensi dasar sendiri tiap kelasBahasa Indonesia sebagai Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan carrier of Idealnyapengetahuan knowledgeTiap mata pelajaran Semua mata pelajaran diajarkan dengan pende-katan yang Idealnyadiajarkan dengan sama, yaitu pendekatan saintifik melalui mengamati,pendekatan yang berbeda menanya, mencoba, menalar,....Untuk SMA, ada Tidak ada penjurusan di SMA. Ada mata pelajaran wajib, Idealnyapenjurusan sejak kelas XI peminatan, antar minat, dan pendalaman minatSMA dan SMK tanpa SMA dan SMK memiliki mata pelajaran wajib yang sama Baiknyakesamaan kompetensi terkait dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, dan sikap.Penjurusan di SMK sangat Penjurusan di SMK tidak terlalu detil [sampai bidang studi], Baiknyadetil [sampai keahlian] didalamnya terdapat pengelompokkan peminatan dan pendalaman 92
    • 60. Kunci Keberhasilan Implementasi Kurikulum 2013• Ketersediaan Buku Pegangan Pembelajaran: – Siswa – Guru• Ketersediaan Buku Pedoman Penilaian• Kesiapan Guru – Penyesuaian kompetensi guru (4+1)• Dukungan Manajemen – Kepala Sekolah – Pengawas Sekolah – Administrasi sekolah [khususnya untuk SMA dan SMK]• Dukungan Iklim/Budaya Akademik – Keterlibatan dan kesiapan semua pemangku kepentingan [siswa, guru, orang tua, kepala sekolah, pengawas sekolah] 93
    • 61. 3Perbandingan Beberapa Struktur Kurikulum 94
    • 62. MATERI KURIKULUM SD/MI Tahun 1994 – 2013 Struktur Kurikulum 1994 Struktur Kurikulum 2004No Komponen I II III IV V VI No Komponen I II III IV V VI 1 Pend. Agama 2 2 2 2 2 2 1 Pend. Agama 3 Pend. Pancasila dan 2 Pend. Kewarganegaraan - Pendekatan TEMATIK 2 2 2 2 2 2 2 Kewarganegaraan 3 Bahasa Indonesia 5 3 Bahasa Indonesia 10 10 10 8 8 8 4 Matematika 5 4 Matematika 10 10 10 8 8 8 5 IPA 4 5 IPA - - 3 6 6 6 6 IPS 4 6 IPS - - 3 5 5 5 7 Ker. Tangan & Kesenian 4 7 Ker. Tangan & Kesenian 2 2 2 2 2 2 8 Pend. Jasmani, OR & Kes. 4 8 Pend. Jasmani & Kes. 2 2 2 2 2 2 9 Muatan Lokal - 9 Muatan Lokal 2 2 4 5 7 7 10 Pengembangan Diri 2 10 Pengembangan Diri - - - - - - Jumlah 27 31Jumlah 30 30 38 40 42 42 Struktur Kurikulum 2013 Struktur Kurikulum 2006 No Komponen I II III IV V VINo Komponen I II III IV V VI 1 Pend. Agama 4 4 4 4 4 4 1 Pend. Agama 3 3 3 Pend. Pancasila & 2 Pend. Kewarganegaraan 2 2 2 2 5 6 6 6 6 6 Kewarganegaraan 3 Bahasa Indonesia 5 5 5 3 Bahasa Indonesia 8 8 10 10 10 10 4 Matematika 5 5 5 4 Matematika 5 6 6 6 6 6 5 IPA Pendekatan 4 4 4 5 IPA - - - - - - 6 IPS TEMATIK 3 3 3 6 IPS - - - - - - 7 Seni Budaya & Keterampilan 4 4 4 7 Seni Budaya & Prakarya 4 4 4 6 6 6 8 Pend. Jasmani, OR & Kes. 4 4 4 8 Pend. Jasmani, OR & Kes. 4 4 4 4 4 4 9 Muatan Lokal 2 2 2 9 Muatan Lokal - - - - - - 10 Pengembangan Diri 2 2 2 10 Pengembangan Diri - - - - - -Jumlah 26 27 28 32 32 32 Jumlah 30 32 34 36 36 36 95
    • 63. PENGEMBANGAN STRUKTUR KURIKULUM SD 2013 Struktur Kurikulum Sekarang Usulan Struktur Kurikulum BaruNo Komponen I II III IV V VI No Komponen I II III IV V VIA Matapelajaran Tematik 1 Pend. Agama 3 3 3 1 Pend. Agama 4 4 4 4 4 4 2 Pend. Kewarganegaraan 2 2 2 2 Pend. Pancasila & Kewarganegaraan 5 6 6 6 6 6 3 Bahasa Indonesia 5 5 5 3 Bahasa Indonesia 8 8 10 10 10 10 4 Matematika 5 5 5 4 Matematika 5 6 6 6 6 6 5 IPA 4 4 4 Seni Budaya & Prakarya 5 4 4 4 6 6 6 6 IPS 3 3 3 (termasuk muatan lokal) Pend. Jasmani, OR & Kes. 7 Seni Budaya & Ketrpln. 4 4 4 6 4 4 4 4 4 4 (termasuk muatan lokal) 8 Pend. Jasmani, OR & Kes. 4 4 4 Jumlah 30 32 34 36 36 36B Muatan Lokal 2 2 2C Pengembangan Diri 2 2 2Jumlah 26 27 28 32 32 32 Fenomena Alam, Sosial dan Budaya sebagai obyek pembelajaran. Oleh karena itu, secara substantif tetap diajarkan.meskipun tidak ada Mapel IPA, IPS. 96
    • 64. PENGEMBANGAN STRUKTUR KURIKULUM SD 2013 Struktur Kurikulum Sekarang Usulan: Pemisahan IPA dan IPS (Kelas IV-VI)No Komponen I II III IV V VI No Komponen I II III IV V VI TematikA Matapelajaran 1 Pend. Agama 4 4 4 3 3 3 2 Pend. Pancasila & Kewarganegaraan 5 6 6 4 4 4 1 Pend. Agama 3 3 3 3 Bahasa Indonesia 8 8 10 7 7 7 2 Pend. Kewarganegaraan 2 2 2 4 Matematika 5 6 6 6 6 6 5 IPA - - - 3 3 3 3 Bahasa Indonesia 5 5 5 6 IPS - - - 3 3 3 4 Matematika 5 5 5 1 Seni Budaya & Prakarya 4 4 4 6 6 6 2 Pend. Jasmani, OR & Kes. 4 4 4 4 4 4 5 IPA 4 4 4 Jumlah 30 32 34 36 36 36 6 IPS 3 3 3 Usulan: Pemisahan IPA dan IPS (Kelas V-VI) 7 Seni Budaya & Ketrpln. 4 4 4 No Komponen I II III IV V VI 8 Pend. Jasmani, OR & Kes. 4 4 4 Tematik 1 Pend. Agama 4 4 4 4 3 3B Muatan Lokal 2 2 2 2 Pend. Pancasila & Kewarganegaraan 5 6 6 6 4 4C Pengembangan Diri 2 2 2 3 Bahasa Indonesia 8 8 10 10 7 7 4 Matematika 5 6 6 6 6 6Jumlah 26 27 28 32 32 32 5 IPA - - - - 3 3 6 IPS - - - - 3 3 7 Seni Budaya & Prakarya (+muatan lokal) 4 4 4 6 6 6 8 Pend. Jasmani, OR & Kes. (+muatan lokal) 4 4 4 4 4 4 Jumlah 30 32 34 36 36 36 97 97
    • 65. MATERI KURIKULUM SMP/MTs Tahun 1994 – 2013 Struktur Kurikulum 1994 Struktur Kurikulum 2004No Komponen VII VIII IX No Komponen VII VIII IX 1 Pend. Agama 2 2 2 1 Pend. Agama 2 2 2 2 Pend. Pancasila & Kewarganegaraan 2 2 2 2 Pend. Kewarganegaraan 2 2 2 3 Bahasa Indonesia 6 6 6 3 Bahasa Indonesia 5 5 5 4 Matematika 6 6 6 4 Matematika 5 5 5 5 IPA 6 6 6 5 IPA 5 5 5 6 IPS 6 6 6 6 IPS 5 5 5 7 Bahasa Inggris 4 4 4 7 Bahasa Inggris 4 4 4 8 Ker. Tangan & Kesenian 2 2 2 8 Kesenian 2 2 2 9 Pend. Jasmani & Kes. 2 2 2 9 Pend. Jasmani 3 3 3 10 Muatan Lokal 6 6 6 10 TIK / Keterampilan 2 2 2Jumlah 42 42 42 Jumlah 35 35 35 Struktur Kurikulum 2006 Struktur Kurikulum 2013No Komponen VII VIII IX No Komponen VII VIII IX 1 Pend. Agama 2 2 2 1 Pendidikan Agama 3 3 3 2 Pend. Kewarganegaraan 2 2 2 Pendidikan Pancasila & 2 3 3 3 3 Bahasa Indonesia 4 4 4 Kewarganegaraan 4 Matematika 4 4 4 3 Bahasa Indonesia 6 6 6 5 IPA 4 4 4 4 Matematika 5 5 5 6 IPS 4 4 4 5 Ilmu Pengetahuan Alam 5 5 5 7 Bahasa Inggris 4 4 4 6 Ilmu Pengetahuan Sosial 4 4 4 8 Seni Budaya 2 2 2 7 Bahasa Inggris 4 4 4 9 Pend. Jasmani, OR & Kesehatan 2 2 2 8 Seni Budaya (termasuk mulok) 3 3 3 10 Keterampilan / TIK 2 2 2 Pend. Jasmani, OR & Kesehatan 9 3 3 3 11 Muatan Lokal 2 2 2 (termasuk mulok) 12 Pengembangan Diri 2* 2* 2* 10 Prakarya (termasuk mulok) 2 2 2Jumlah 32 32 32 Jumlah 38 38 38 98
    • 66. Struktur Kurikulum Pendidikan Menengah Kelas Mata Pelajaran X XI XIIKelompok Wajib1 Pendidikan Agama 2 2 22 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 2 23 Bahasa Indonesia 4 4 44 Matematika 4 4 45 Sejarah Indonesia 2 2 26 Bahasa Inggris 2 2 27 Seni Budaya 2 2 28 Prakarya 2 2 29 Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan 3 3 3Jumlah jam pelajaran Kelompok Wajib 23 23 23Kelompok Peminatan Matapelajaran peminatan akademik (untuk SMA) 20 20 20 Matapelajaran peminatan akademik dan vokasi (untuk SMK) 26 26 26 99 99
    • 67. EPembelajaran Tematik Terpadu 118
    • 68. Pentingnya Tematik Terpadu• Pendidik dan peneliti meyakini bahwa anak melihat dunia sebagai suatu keutuhan yang terhubung, bukannya penggalan- penggalan yang lepas dan terpisah. [Departemen Pendidikan Alberta, Kanada]• Walaupun sekolah dasar dirancang dengan menggunakan mata pelajaran dengan definisi kompetensi yang berbeda satu dengan yang lain [seperti pada KBK 2004 dan KTSP 2006], mapel tertentu akan menghasilkan keluaran-keluaran yang sama dengan mapel lainnya. [Departemen Pendidikan Alberta, Kanada]• Mapel-mapel yang berbeda tersebut, ternyata sangat banyak keterkaitan satu sama lain [sebagaimana tampak pada rumusan kompetensi dasar KTSP 2006]. Dengan demikian keterpaduan konten pada berbagai mapel dan arahan bagi siswa untuk dapat membuat keterkaitan antar mapel akan memperkuat pembelajaran siswa. [Departemen Pendidikan Alberta, Kanada] 120
    • 69. Manfaat Tematik TerpaduBagi sekolah dasar yang menganut sistem guru kelas, tematikterpadu akan memberikan banyak keuntungan antara lain:• Fleksibilitas pemanfaatan waktu dan menyesuaikannya dengan kebutuhan siswa• Menyatukan pembelajaran siswa, konvergensi pemahaman yang diperolehnya sambil mencegah terjadinya inkonsistensi antar mata pelajaran• Merefleksikan dunia nyata yang dihadapi anak di rumah dan lingkungannya• Selaras dengan cara anak berfikir, dimana menurut penelitian otak mendukung teori pedagogi dan psikologi bahwa anak menerima banyak hal dan mengolah dan merangkumnya menjadi satu. Sehingga mengajarkan secara holistik terpadu adalah sejalan dengan bagaimana otak anak mengolah informasi. 122
    • 70. 2Contoh Buku Tematik Terpadu (Sedang Disusun) 124
    • 71. 125
    • 72. 126
    • 73. 127
    • 74. 128
    • 75. 129
    • 76. 130
    • 77. 131
    • 78. 132
    • 79. 133
    • 80. 134
    • 81. 135
    • 82. 136
    • 83. 137
    • 84. 138
    • 85. 139
    • 86. 140
    • 87. 141
    • 88. 142
    • 89. 143
    • 90. 144
    • 91. 145
    • 92. 146
    • 93. 147
    • 94. 148
    • 95. 149
    • 96. 150
    • 97. 151
    • 98. 2Sasaran Implementasi 161
    • 99. Sasaran Implementasi Jenjang SasaranSD 30% Sekolah 44.666 sekolah Kelas I dan IV 241.196 Guru 2.465.563 Siswa 2.706.759 Set BukuSMP Seluruh Sekolah 36.435 sekolah Kelas VII 342.489 Guru 3.497.760 Siswa 3.840.249 Set BukuSMA/K Seluruh Sekolah 21.230 Sekolah Kelas X 22.135 Guru 1.282.631 Siswa 3.976.533 Buku [sebagian buku] 162 162
    • 100. 3Jadwal Persiapan Implementasi 163
    • 101. Jadwal Persiapan Implementasi Bulan Des Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul AgsKegiatanPenulisan Buku SD SMPPenyiapan Master Buku SD SMPPenggandaan Buku SD SMPPenyiapan Pelatih NasionalPenyiapan Master TeacherPeniyapan Guru 164