PEMROGRAMAN
KOMPUTER
Chaeriah Wael, ST, MT
Email : chaeriah.wael10@gmail.com
UNRIKA – Batam
Pengantar Algoritma
Pemrograman
 Algoritma adalah sekumpulan langkah-langkah terbatas untuk
mencari solusi suatu masalah.
 Dalam pemrograman, algoritma ...
 Resep masakan
 Panduan registrasi
 Panduan pembukaan tabungan
 Panduan instalasi software
 Panduan pemasangan suatu ...
 Kasus : menukar dua buah bilangan
Diketahui X = 10 dan Y = 2. Bagaimana cara
menukarkan nilai X dan Y ?
Jawab :
Contoh A...
LATIHAN
1. Diketahui P=0, Q=5 dan R=10.
Diberikan Algoritma P=Q,Q=R, berapa nilai P,Q,R sekarang
?
2. Diketahui Algoritma ...
LATIHAN
6. Seorang Petani akan berpergian ke kota dengan membawa
seekor kambing, serigala dan rumput yang ketiganya memili...
Sifat-sifat Algoritma
 Finiteness
Jumlah langkah dalam algoritma harus terbatas
 Definiteness
Setiap langkah harus didef...
Analisis Algoritma
Untuk melihat faktor efesiensi & efektifitas dari suatu
algoritma
dapat dilakukan terhadap suatu algori...
Tahap Pengembangan
Algoritma
MASALAH / IDEA PEMECAHAN SOLUSI / HASIL
Source
Code
Executable
Code
Algoritma
Tahap Pengembangan
Algoritma
DEFINISI
MASALAH
MEMBUAT
MODEL
RANCANG
ALGORITMA
TULIS PROGRAM
COMPILE
Sintak Err
Executable ...
Tahap Pengembangan
Algoritma
DEFINISI
MASALAH
MEMBUAT
MODEL
RANCANG
ALGORITMA
TULIS PROGRAM
COMPILE
Sintak Err
Executable ...
Tahap Pengembangan
Algoritma
DEFINISI
MASALAH
MEMBUAT
MODEL
RANCANG
ALGORITMA
TULIS PROGRAM
COMPILE
Sintak Err
Executable ...
Tahap Pengembangan
Algoritma
TULIS PROGRAM
COMPILE
Sintak Err
Executable code :
=> Run
Output Err
DOKUMEN TASI
DEFINISI
MA...
Tahap Pengembangan
Algoritma
DEFINISI
MASALAH
MEMBUAT
MODEL
RANCANG
ALGORITMA
TULIS PROGRAM
COMPILE
Sintak Err
Executable ...
Tahap Pengembangan
Algoritma
DEFINISI
MASALAH
MEMBUAT
MODEL
RANCANG
ALGORITMA
TULIS PROGRAM
COMPILE
Sintak Err
Executable ...
Tahap Pengembangan
Algoritma
DEFINISI
MASALAH
MEMBUAT
MODEL
RANCANG
ALGORITMA
TULIS PROGRAM
COMPILE
Sintak Err
Executable ...
Tahap Pengembangan
Algoritma
DEFINISI
MASALAH
MEMBUAT
MODEL
RANCANG
ALGORITMA
TULIS PROGRAM
COMPILE
Sintak Err
Executable ...
Tahap Pengembangan
Algoritma
DEFINISI
MASALAH
MEMBUAT
MODEL
RANCANG
ALGORITMA
TULIS PROGRAM
COMPILE
Sintak Err
Executable ...
Tahap Pengembangan
Algoritma
DEFINISI
MASALAH
MEMBUAT
MODEL
RANCANG
ALGORITMA
TULIS PROGRAM
COMPILE
Sintak Err
Executable ...
Penyusunan Algoritma
Tiga cara menyusun algoritma (notasi algoritma) :
 Bahasa manusia
 Pseudocode : Kode atau tanda yan...
Penyusunan Algoritma
Berdasarkan pemrograman prosedural, suatu teks
algoritma disusun dalam tiga bagian, yaitu :
1. Kepala...
Pseudocode Standar
 Menerima input : READ, GET
 Menampilkan output : WRITE, PRINT, DISPLAY, SHOW
 Aritmatika : +, -, *,...
Pseudocode Standar
Tentukan Output dari algoritma berikut :
READ X
READ Y
READ Z
IF (X = Y)
X = Y + Z
ELSE
X = Y - Z
ENDIF...
Contoh Penyusunan Algoritma
Contoh : Algoritma untuk menghitung luas
lingkaran
Menggunakan bahasa manusia :
1. Inputkan ni...
Contoh Penyusunan Algoritma
 Menggunakan pseudocode :
Contoh :
Hitung Luas {untuk menghitung luas lingkaran}
DEKLARASI
r,...
Contoh Penyusunan Algoritma
 Menggunakan flowchart :
Mulai
Masukkan
nilai jari-jari
Luas = 3,14 x jari-jari x jari-jari
T...
Pengertian Flowchart
 Notasi algoritma dengan bahasa manusia
memiliki kelemahan dalam penyusunan, dimana
sangat dipengaru...
Simbol-simbol Flowchart
→ Simbol Proses, satu atau beberapa himpunan
penugasan yang akan dilaksanakan secara
berurutan.
→ ...
Simbol-simbol Flowchart
→ Simbol Connector/penghubung ke halaman yang
sama, simbol yang digunakan untuk menghubungkan
bagi...
Struktur Dasar Algoritma
1. Struktur urut (sequence)
Struktur urut adalah suatu struktur program dimana
setiap baris progr...
Struktur Urut (Sequence)
Contoh :
Akan dihitung luas pesegi panjang yang diketahui panjang dan
lebarnya, maka algoritmanya...
Struktur Pemilihan
2. Struktur Pemilihan (Selection) dibentuk menggunakan if
dengan bentuk umum sebagai berikut :
Bentuk 1...
Struktur Pemilihan
Bentuk 1 :
Contoh :
Struktur Pemilihan
Bentuk 2 :
Contoh :
Struktur Pemilihan
Bentuk 3 :
Contoh :
Struktur Perulangan (Looping)
 Struktur perulangan dapat dibentuk dengan pernyataan
for dan while.
Contoh :
Perulangan de...
LATIHAN
Buatlah pseudocode dan flowchart untuk kasus-kasus
berikut :
a) Menukar 2 buah bilangan yaitu bil1 dan bil2 !
b) M...
Jawab
a) Menukar 2 buah bilangan yaitu bil1 dan bil2 !
Pseudocode :
Tukar bilangan
DEKLARASI
bil1, bil2, tampung
DESKRIPSI...
Jawab
b) Menentukan bilangan paling besar dari A dan B !
Pseudocode :
Cek bil max
DEKLARASI
A, B, Max
DESKRIPSI
Read (A)
R...
Jawab
c) Menampilkan bilangan ganjil dari 1 – 20 dengan perulangan for dan
while !
Pseudocode :
Deret bil ganjil
DEKLARASI...
Jawab
c) Menampilkan bilangan ganjil dari 1 – 20
dengan perulangan for dan while !
Pseudocode dengan While :
Deret bil gan...
Jawab
d) Menampilkan nilai faktorial dari n
buah bilangan !
Pseudocode :
Hitung Faktorial
DEKLARASI
n, Faktorial, i
DESKRI...
Jawab
e) Menampilkan deret Fibonacci dengan deret
sepanjang 10 !
Contoh deret Fibonacci : 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13,
…
Pseudoco...
TERIMA KASIH
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Daskom 3

1,373 views
1,147 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,373
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
73
Actions
Shares
0
Downloads
50
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Daskom 3

  1. 1. PEMROGRAMAN KOMPUTER Chaeriah Wael, ST, MT Email : chaeriah.wael10@gmail.com UNRIKA – Batam Pengantar Algoritma Pemrograman
  2. 2.  Algoritma adalah sekumpulan langkah-langkah terbatas untuk mencari solusi suatu masalah.  Dalam pemrograman, algoritma didefinisikan sebagai metode yang terdiri dari langkah-langkah terstuktur untuk mencari solusi suatu masalah dengan bantuan komputer. Al-Khwārizmī, Persian astronomer and mathematician, Algoritmi algorism Algorithm the technique of performing basic arithmetic by writing numbers in place value form and applying a set of memorized rules and facts to the digits calculation method a sequence of finite instructions, often used for calculation and data processing Pengertian Algoritma
  3. 3.  Resep masakan  Panduan registrasi  Panduan pembukaan tabungan  Panduan instalasi software  Panduan pemasangan suatu perangkat Contoh Algoritma Algoritma Tempe Goreng : 1. Potong tempe 2. Bumbui tempe 3. Siapkan minyak 4. Goreng tempe 5. hidangkan
  4. 4.  Kasus : menukar dua buah bilangan Diketahui X = 10 dan Y = 2. Bagaimana cara menukarkan nilai X dan Y ? Jawab : Contoh Algoritma Cara 1 :  X = X + Y  X = X + Y  X = X + Y Cara 2 :  Tampung = X  X = Y  Y = Tampung
  5. 5. LATIHAN 1. Diketahui P=0, Q=5 dan R=10. Diberikan Algoritma P=Q,Q=R, berapa nilai P,Q,R sekarang ? 2. Diketahui Algoritma P=10, P=P+1 dan Q = P Berapakan Nilai P dan Q ? 3. Input dua buah harga yang dihasilkan dari pengukuran Arus (Ampere) dan Tahanan (Ohm). Buatlah algoritma untuk menghitung tegangan yang dihasilkan ! (tuliskan dalam 3 notasi algoritma) 4. Input 3 buah bilangan bulat yang mewakili tiga buah tahanan dalam Ohm : R1, R2 dan R3. buatlah algortma untuk menghitung tahanan total yang dihasilkan jika ketiganya dipasang seri dan paralel ! (tuliskan dalam 3 notasi algoritma)
  6. 6. LATIHAN 6. Seorang Petani akan berpergian ke kota dengan membawa seekor kambing, serigala dan rumput yang ketiganya memiliki berat yang tidak jauh berbeda. Di tengah jalan petani harus menyebrangi sungai dengan menggunakan perahu dan untuk melaluinya petani tersebut harus membawa satu persatu bawaannya. Ditanya : berapa kali petani tersebut harus melalui jembatan dengan memperhatikan bahwa kambing makan rumput, serigala makan kambing ? 7. Bagaimana caranya untuk menyeberangkan tiga orang rahib yang sedang dikejar oleh Tiga orang kanibal ke sisi pulau yang ada diseberangnya ? Dengan catatan : Bila misionarisnya Lebih sedikit dari dari kanibal, maka misionaris tersebut akan dimakannya.
  7. 7. Sifat-sifat Algoritma  Finiteness Jumlah langkah dalam algoritma harus terbatas  Definiteness Setiap langkah harus didefinisikan secara tepat, tidak boleh membingungkan (ambiguous)  Input Sebuah algoritma memiliki nol atau lebih input yang diberikan kepada algoritma sebelum dijalankan  Output Sebuah algoritma memiliki satu atau lebih output, yang biasanya bergantung kepada input  Effectiveness Setiap algoritma diharapkan miliki sifat efektif
  8. 8. Analisis Algoritma Untuk melihat faktor efesiensi & efektifitas dari suatu algoritma dapat dilakukan terhadap suatu algoritma dengan melihat : 1. Waktu eksekusi Hal-hal yang mempengaruhi waktu eksekusi :  Banyaknya langkah  Besar dan jenis input data  Jenis Operasi  Komputer dan kompilator 2. Penggunaan memori Semakin besar memori yang dipakai akan semakin
  9. 9. Tahap Pengembangan Algoritma MASALAH / IDEA PEMECAHAN SOLUSI / HASIL Source Code Executable Code Algoritma
  10. 10. Tahap Pengembangan Algoritma DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code : => Run Output Err DOKUMEN TASI Y Y T T
  11. 11. Tahap Pengembangan Algoritma DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code : => Run Output Err DOKUMEN TASI Masalah: Tentukan akar-akar dari suatu persamaan kwadrat. Definisi: Persamaan kwadrat : ax^2 + bx + c = 0 Data yg diperlukan : Nilai dari a, b dan c : tipe real
  12. 12. Tahap Pengembangan Algoritma DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code : => Run Output Err DOKUMEN TASI Model Matematika : Rumus ABC x1 = (-b + sqrt(b^2 - 4ac))/2a x2 = (-b – sqrt(b^2 - 4ac))/2a
  13. 13. Tahap Pengembangan Algoritma TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code : => Run Output Err DOKUMEN TASI DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA Start d = b^2 – 4ac d < 0 Masukkan a,b,c x1=(-b+sqrt(d))/2a x2 =(-b-sqrt(d))/2a Stop Y T Cetak: x1, x2 Cetak: “Akar majiner”
  14. 14. Tahap Pengembangan Algoritma DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code : => Run Output Err DOKUMEN TASI
  15. 15. Tahap Pengembangan Algoritma DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code : => Run Output Err DOKUMEN TASI
  16. 16. Tahap Pengembangan Algoritma DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code : => Run Output Err DOKUMEN TASI
  17. 17. Tahap Pengembangan Algoritma DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code: => Run Output Err DOKUMEN TASI
  18. 18. Tahap Pengembangan Algoritma DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code : => Run Output Err DOKUMEN TASI
  19. 19. Tahap Pengembangan Algoritma DEFINISI MASALAH MEMBUAT MODEL RANCANG ALGORITMA TULIS PROGRAM COMPILE Sintak Err Executable code : => Run Output Err DOKUMEN TASI
  20. 20. Penyusunan Algoritma Tiga cara menyusun algoritma (notasi algoritma) :  Bahasa manusia  Pseudocode : Kode atau tanda yang menyerupai (pseudo) program atau merupakan pejelasan cara menyelesaikan suatu masalah.  Flowchart (diagram alir)  Dalam belajar algoritma, notasi yang umum digunakan adalah Flowchart dan Pseudocode.
  21. 21. Penyusunan Algoritma Berdasarkan pemrograman prosedural, suatu teks algoritma disusun dalam tiga bagian, yaitu : 1. Kepala algoritma : merupakan judul algoritma dan penjelasan (spesifikasi) tentang algoritma tersebut. 2. Deklarasi : beisi deklarasi semua nama yang digunakan meliputi tipe, variabel, konstanta, dan nama sub program. 3. Deskripsi algoritma : merupakan bagian inti yang berisi uraian langkah-langkah penyelesaian suatu
  22. 22. Pseudocode Standar  Menerima input : READ, GET  Menampilkan output : WRITE, PRINT, DISPLAY, SHOW  Aritmatika : +, -, *, /, div, sub, mul, min  Pemberian nilai : ←  Inisialisasi : INIT, SET  Memilih : IF … THEN … ELSE … , CASE  Perulangan : FOR, WHILE
  23. 23. Pseudocode Standar Tentukan Output dari algoritma berikut : READ X READ Y READ Z IF (X = Y) X = Y + Z ELSE X = Y - Z ENDIF Tentukan Outputnya jika diinputkan X = 5, Y = 10 dan Z = 15
  24. 24. Contoh Penyusunan Algoritma Contoh : Algoritma untuk menghitung luas lingkaran Menggunakan bahasa manusia : 1. Inputkan nilai jari-jari lingkaran 2. Hitung luas lingkaran menggunakan rumus : 3. Tampilkan nilai luas lingkaran Luas = 3,14 x jari-jari x jari- jari
  25. 25. Contoh Penyusunan Algoritma  Menggunakan pseudocode : Contoh : Hitung Luas {untuk menghitung luas lingkaran} DEKLARASI r, L DESKRIPSI Read (r) While r ≠ 0 do L ← 3,14 x r x r EndWhile Write (L) Bagian deskripsi juga bisa ditulis sebagai berikut : DESKRIPSI Read (r) L ← 3,14 x r x r Write (L)
  26. 26. Contoh Penyusunan Algoritma  Menggunakan flowchart : Mulai Masukkan nilai jari-jari Luas = 3,14 x jari-jari x jari-jari Tampilkan luas Selesai
  27. 27. Pengertian Flowchart  Notasi algoritma dengan bahasa manusia memiliki kelemahan dalam penyusunan, dimana sangat dipengaruhi oleh tata bahasa pembuatnya, sehingga kadang-kadang sulit dimengerti oleh orang lain.  Karena itu dikembangkan notasi algoritma dengan representasi simbol-simbol yang mudah dimengerti, diantaranya dengan flowchart.  Flowchart adalah diagram yang menggambarkan susunan logika suatu program.
  28. 28. Simbol-simbol Flowchart → Simbol Proses, satu atau beberapa himpunan penugasan yang akan dilaksanakan secara berurutan. → Simbol Input / Output, simbol yang digunakan untuk menunjukkan operasi masukan atau keluaran → Terminal, Simbol Terminal, simbol yang digunakan untuk menyatakan awal atau akhir suatu program. → Simbol Keputusan, simbol yang digunakan untuk menyatakan suatu pilihan berdasarkan suatu kondisi tertentu → Simbol persiapan (Preparation), simbol yang digunakan untuk memberikan nilai awal pada suatu variabel atau pencacah
  29. 29. Simbol-simbol Flowchart → Simbol Connector/penghubung ke halaman yang sama, simbol yang digunakan untuk menghubungkan bagian diagram alir pada halaman yang sama. → Simbol On page Connector/penghubung ke halaman lain, simbol yang digunakan untuk menghubungkan bagian diagram alir pada halaman yang berbeda → Simbol Flowline/arah aliran, simbol yang digunakan untuk menunjukkan arah aliran proses → Simbol Subroutine, digunakan untuk menjalankan proses, sub program, atau prosedur → Simbol Annotation, simbol yang digunakan untuk memberikan keterangan-keterangan untuk memperjelas simbol-simbol lain
  30. 30. Struktur Dasar Algoritma 1. Struktur urut (sequence) Struktur urut adalah suatu struktur program dimana setiap baris program akan dikerjakan secara urut dari atas ke bawah sesuai dengan urutan penulisannya. 2. Struktur pemilihan (selection) Struktur pemilihan adalah struktur program yang melakukan proses pengujian untuk mengambil suatu keputusan apakah suatu baris atau blok instruksi akan diproses atau tidak. 3. Struktur pengulangan (repetition) Struktur pengulangan merupakan struktur yang melakukan pengulangan terhadap satu baris atau satu blok baris program beberapa kali sesuai dengan
  31. 31. Struktur Urut (Sequence) Contoh : Akan dihitung luas pesegi panjang yang diketahui panjang dan lebarnya, maka algoritmanya sebagai berikut : Algoritma Luas_Pesegi_Panjang Diketahui sebuah pesegi panjang yang memiliki panjang dan lebar. Deskripsi : 1. Mulai 2. Baca panjang 3. Baca lebar 4. Hitung luas = panjang * lebar 5. Tampilkan luas 6. Selesai
  32. 32. Struktur Pemilihan 2. Struktur Pemilihan (Selection) dibentuk menggunakan if dengan bentuk umum sebagai berikut : Bentuk 1 : If Kondisi Proses Endif If Kondisi Proses1 Else Proses2 Endif Bentuk 2 : If Kondisi 1 Proses1 Elseif Kondisi2 Proses2 … Else Proses ke- n Endif Bentuk 3 :
  33. 33. Struktur Pemilihan Bentuk 1 : Contoh :
  34. 34. Struktur Pemilihan Bentuk 2 : Contoh :
  35. 35. Struktur Pemilihan Bentuk 3 : Contoh :
  36. 36. Struktur Perulangan (Looping)  Struktur perulangan dapat dibentuk dengan pernyataan for dan while. Contoh : Perulangan dengan for for i = nilai_awal to nilai_akhir Proses Perulangan dengan While Proses Cek kondisi ? Ya Tidak
  37. 37. LATIHAN Buatlah pseudocode dan flowchart untuk kasus-kasus berikut : a) Menukar 2 buah bilangan yaitu bil1 dan bil2 ! b) Menentukan bilangan paling besar dari dua buah bilangan, yaitu A dan B ! c) Menampilkan bilangan ganjil dari 1 – 20 dengan perulangan for dan while ! d) Menampilkan nilai faktorial dari n buah bilangan ! e) Menampilkan deret Fibbonaci dengan panjang deret
  38. 38. Jawab a) Menukar 2 buah bilangan yaitu bil1 dan bil2 ! Pseudocode : Tukar bilangan DEKLARASI bil1, bil2, tampung DESKRIPSI Read (bil1) Read (bil2) Tampung ← bil1 bil1 ← bil2 bil2 ← tampung Write (bil1) Write (bil2) Mulai Masukkan bil1, bil2 Tampung = bil1 Tampilkan bil1, bil2 Selesai bil1 = bil2 bil2 = Tampung Flowchart :
  39. 39. Jawab b) Menentukan bilangan paling besar dari A dan B ! Pseudocode : Cek bil max DEKLARASI A, B, Max DESKRIPSI Read (A) Read (B) IF (A>B) Max ← A ENDIF Write (Max) Mulai Masukkan A, B Tampilkan Max Selesai Max = A A>B ? Max = B Y T
  40. 40. Jawab c) Menampilkan bilangan ganjil dari 1 – 20 dengan perulangan for dan while ! Pseudocode : Deret bil ganjil DEKLARASI i, Bil_ganjil DESKRIPSI For (i = 1 to 10) Bil_ganjil ← 2*i - 1 Endfor Write (Bil_ganjil) for i = 1 to 10 Bil_ganjil = 2*i - 1 Mulai Tampilkan Bil_ganjil Selesai
  41. 41. Jawab c) Menampilkan bilangan ganjil dari 1 – 20 dengan perulangan for dan while ! Pseudocode dengan While : Deret bil ganjil DEKLARASI i, Bil_ganjil DESKRIPSI Set ← 1 While (i < 10) Bil_ganjil ← 2*i – 1 i ← i + 1 EndWhile Write (Bil_ganjil) i = 1 Bil_ganjil = 2*i - 1 Mulai Tampilkan Bil_ganjil Selesai i < 10 ? i = i + 1
  42. 42. Jawab d) Menampilkan nilai faktorial dari n buah bilangan ! Pseudocode : Hitung Faktorial DEKLARASI n, Faktorial, i DESKRIPSI Read (n) Set Faktorial ← 1 For (i = 1 to n) Faktorial ← Faktorial * i Endfor Write (Faktorial) for i = 1 to n Faktorial = Faktorial * i Mulai Tampilkan Faktorial Selesai Baca n Faktorial = 1
  43. 43. Jawab e) Menampilkan deret Fibonacci dengan deret sepanjang 10 ! Contoh deret Fibonacci : 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, … Pseudocode : Deret Fibonacci DEKLARASI n, Fibo, i DESKRIPSI Read (n) Set Fibo ← [1 1] For (i = 3 to n) Fibo (i) ← Fibo (i-1) + Fibo (i-2) Endfor Write (Fibo) for i = 3 to n Fibo (i) = Fibo (i-1) + Fibo (i-1) Mulai Tampilkan Fibo Selesai Baca n Fibo = [1 1]
  44. 44. TERIMA KASIH

×