Your SlideShare is downloading. ×
0
KONSEP UMUM PENYAKIT, NEOPLASIA, dan INFEKSI     Departemen Fisiologi     Fakultas Kedokteran             USU
• Sehat dan sakit adalah konsep yang relatif• Tidak ada pemisahan yang jelas diantara  keduanya• Berbagai derajat sehat da...
Health and Disease                 A Continuum…• Good Health                  Serious IllnessWe are all somewhere on the l...
Definisi sehat:• Menurut WHO: a state of complete physical,  mental, and social well-being, and not merely  the absence of...
Konsep keadaan normal•  Penentuan konsep tentang normal bersifat   kompleks• Memiliki sejumlah variasi tertentu ok:1. Adan...
Konsep tentang penyakit• Penyakit: perubahan dalam individu yg  menyebabkan parameter kesehatan mereka  berubah di luar ba...
• Persepsi subyektif penyakit→kegagalan untuk  melakukan kegiatan sehari-hari dengan  nyaman• Penyakit tdk melibatkan perk...
Perkembangan penyakitETIOLOGI   Penetapan sebab atau alasan dr suatu fenomena   Identifikasi faktor2 yg menimbulkan penyak...
PATOGENESIS• Perkembangan atau evolusi penyakit• Mekanisme dgn jalan mana suatu agen  penyakit akhirnya membawa kelainan- ...
MANIFESTASI PENYAKIT• Gejala-gejala penyakit: yang dirasakan oleh  penderita → subyektif. Misal: nausea (mual),  rasa tdk ...
• Sequele: akibat dr suatu penyakit. Misal:  sekuel dr proses radang dlm jaringan adalah  terbentuknya jaringan parut• Kom...
Faktor-faktor yg mempengaruhipenyakit• Faktor ekstrinsik → dari luar  penyebab penyakit:  Agen infeksi  Trauma mekanis  Ba...
• Faktor intrinsik → dari dalam, merupakan  sifat-sifat dari dalam individu tsb :    Umur    Jenis kelamin    Genetik / ge...
Gen dan Kromosom• Sel membelah → untaian kromosom• Kromosom mengandung banyak molekul DNA  yg tersusun dalam urutan terten...
• Genotip: susunan gen-gen dalam sel dari  seorang individu• Fenotip: ekspresi luar dari genotip atau  penampilan luar dar...
Ekspresi Fenotip dari Kelainan Genetik• Kelainan kromosom:1. Kelainan jumlah kromosom2. Kelainan struktur kromosomKelainan...
Kromosom (genotip)     Nama umum         Gambaran klinis                                            (fenotip)Trisomi 21   ...
Kelainan struktur kromosom :Kromosom pecah dan pecahannya hilang atau   melekat pada kromosom lain → translokasiJika total...
Abnormalitas Gen•    Ekspresi fenotip dari gen dapat terjadi dalam     4 macam pola keturunan:1.   Dominan otosomal2.   Re...
• Sifat bawaan dominan ditunjukkan oleh huruf  besar• Sifat bawaan resesif ditunjukkan oleh huruf  kecil• Ada 3 kemungkina...
Contoh-contoh gangguan gen tunggalDominan otosomal: Hiperkolesterolemi familial Penyakit ginjal polkistik Osteogenesis ...
Keadaan-keadaan poligenik• Sifat-sifat bawaan yg terjadi dalam keluarga tetapi  tidak mengikuti pola mendelian atau penuru...
• Upaya pencegahan:  oleh karena pengaruh lingkungan →  pembatasan diet, perubahan gaya dan pola  hidup, kebiasaan merokok...
NEOPLASIA• Beberapa istilah yang berkaitan:Agenesis: tidak tebentuknya organ tertentu,  misal:seseorg yg dilahirkan hanya ...
Atrofi: organ yg dalam perkembangannya  mencapai ukuran normal dan kemudian  secara sekunder menyusutHipertrofi: pembesara...
Diferensiasi abnormal• Metaplasia: kelainan diferensiasi sel-sel  dimana sel-sel membelah menjadi sel-sel yg  biasanya tdk...
• Displasia: kelainan diferensiasi sel-sel yg  sedang berproliferasi sedemikian rupa,  sehingga ukuran, bentuk, dan penamp...
Biasanya progresif, tdk mencapai   keseimbangan, lbh sering membahayakan   Krn sifat otonomnya, walaupun rangsangan   yg m...
Sifat-sifat neoplasma jinak:•   Kohesif, meluas secara sentrifugal•   Berbatas tegas, terselubung kapsul•   Mendesak jarin...
Sifat sifat neoplasma ganas:•   Kurang kohesif, lbh progresif•   Batas tidak teratur•   Menginvasi jaringan sekitarnya•   ...
• Oncogenes: material genetik yg membawa  potensi kanker• Tumor supressor genes: material genetik yg  menekan potensi kank...
Oncogenes   Physiologic      Tumor type            functionHer2/neu    Cell surface     Breast, gastric,            recept...
Tumor       Physiologic   Tumor typesupressor   functiongeneshMSH2       DNA repair    ColonBRCA1       DNA repair    Brea...
Ca Colon
Ca Mamma
PENYAKIT INFEKSI• Patogenesis penyakit infeksi tergantung pada  hubungan atau interaksi antara hospes / induk, agen  infek...
ENVIRONMENTENVIRONMENT               VECTORS  INFECTIOUS               HUMAN     AGENT                  HOST              ...
Approach to gastrointestinal infections                    Categories            Examples        MicrobesEnvironment      ...
Pertahanan tubuh:• Kulit: epitel berlapis gepeng dgn lapisan  keratin• Mukosa orofaring: epitel berlapis banyak• Saluran p...
Usus halus:gerakan peristaltik yg mendorong isi usus ygberlangsung cepatproduksi mukus→menangkap dan mendorongbakteri dgn ...
Usus besar: banyaknya flora normal ygmenghuni usus besar dan hidupberdampingan bersama hospes →menghalangi pertumbuhan kum...
Contoh-contoh flora normal diberbagai bagian tubuhKulit             Stafilokokus, difteroidOronasofaring     Streptokokus,...
• Saluran pernapasan:  Lapisan epitel yg mengeluarkan mukus dan  dilengkapi dgn silia  Antibodi dlm sekret  Makrofag• Salu...
• Konjungtiva mata: air mata• Reaksi radang sbg pertahanan: antibodi dan  sel-sel imunitas bersatu untuk membunuh  kuman y...
• Sebagai pertahanan terakhir adalah darah  dimana kuman-kuman tsb dibunuh oleh  sistem monosit-makrofag dalam darah.  Nam...
Recognition by            Innate immunity                                      Removal of                                 ...
Sepsis dan Septic Shock• Salah satu penyebab kematian terbanyak setelah  penyakit jantung koroner di unit-unit perawatan  ...
• Pada septic shock terjadi hipovolemia krn  dilatasi pembuluh darah dan perembesan  plasma ke ruang ekstraseluler• Hipope...
Konsep umum penyakit, neoplasia, dan infeksi
Konsep umum penyakit, neoplasia, dan infeksi
Konsep umum penyakit, neoplasia, dan infeksi
Konsep umum penyakit, neoplasia, dan infeksi
Konsep umum penyakit, neoplasia, dan infeksi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Konsep umum penyakit, neoplasia, dan infeksi

3,651

Published on

Published in: Health & Medicine
3 Comments
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
3,651
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
139
Comments
3
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Konsep umum penyakit, neoplasia, dan infeksi"

  1. 1. KONSEP UMUM PENYAKIT, NEOPLASIA, dan INFEKSI Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran USU
  2. 2. • Sehat dan sakit adalah konsep yang relatif• Tidak ada pemisahan yang jelas diantara keduanya• Berbagai derajat sehat dan sakit membentuk suatu spektrum. Pd satu ujung menunjukkan tingkat kesehatan yg tinggi, pd ujung yg lain menunjukkan tingkat terparah penyakit
  3. 3. Health and Disease A Continuum…• Good Health Serious IllnessWe are all somewhere on the line between health and illness.
  4. 4. Definisi sehat:• Menurut WHO: a state of complete physical, mental, and social well-being, and not merely the absence of disease or infirmity• Menurut kamus epidemiologi: a state of equilibrium between man and physical, emotional and social environment, compatible with full functional activity of the person
  5. 5. Konsep keadaan normal• Penentuan konsep tentang normal bersifat kompleks• Memiliki sejumlah variasi tertentu ok:1. Adanya perbedaan dalam susunan genetik2. Adanya perbedaan dalam lingkungan hidup dan interaksinya dgn lingkungan3. Adanya perbedaan parameter fisiologis krn adanya pengendalian dlm fungsi mekanisme tubuh
  6. 6. Konsep tentang penyakit• Penyakit: perubahan dalam individu yg menyebabkan parameter kesehatan mereka berubah di luar batas-batas normal• Jika beberapa struktur dan fungsi tubuh menyimpang dr normal sampai suatu keadaan dimana keadaan ini tetap dirusak atau terancam→ ada penyakit
  7. 7. • Persepsi subyektif penyakit→kegagalan untuk melakukan kegiatan sehari-hari dengan nyaman• Penyakit tdk melibatkan perkembangan bentuk kehidupan baru secara lengkap → tjd distorsi proses-proses kehidupan normal yg ada pd individu → proses fisiologis yg sdh dirubah• Agen penyakit menular → menginvasi tbh manusia → perubahan2 pd tbh manuia tsb → penyakit
  8. 8. Perkembangan penyakitETIOLOGI Penetapan sebab atau alasan dr suatu fenomena Identifikasi faktor2 yg menimbulkan penyakit tertentuMisal pd penyakit TBC: Basil TBC → agen etiologi Faktor2 etiologi lain: Umur Keadaan gizi Pekerjaan
  9. 9. PATOGENESIS• Perkembangan atau evolusi penyakit• Mekanisme dgn jalan mana suatu agen penyakit akhirnya membawa kelainan- kelainan yg ditemukan• Rangkaian peristiwa fenomena tertentu dan aspek-aspek waktu timbulnya penyakit• Penyakit bkn merupakan peristiwa yg statis tetapi merupakan gejala dinamis dgn irama dan riwayat alamiah tersendiri
  10. 10. MANIFESTASI PENYAKIT• Gejala-gejala penyakit: yang dirasakan oleh penderita → subyektif. Misal: nausea (mual), rasa tdk enak, rasa sakit• Tanda-tanda penyakit: yang dapat diidentifikasi oleh pengamat → obyektif. Misal: demam, kulit yg memerah, teraba massa / benjolan• Lesi: perubahan struktur yg dpt ditunjukkan, yg timbul dalam perkembangan penyakit (makroskopis/mikroskopis)
  11. 11. • Sequele: akibat dr suatu penyakit. Misal: sekuel dr proses radang dlm jaringan adalah terbentuknya jaringan parut• Komplikasi: proses baru atau proses terpisah yg dpt timbul sekunder krn beberapa perubahan yg ditimbulkan oleh keadaan aslinya
  12. 12. Faktor-faktor yg mempengaruhipenyakit• Faktor ekstrinsik → dari luar penyebab penyakit: Agen infeksi Trauma mekanis Bahan kimia beracun Radiasi Suhu yg ekstrim Masalah gizi Stres psikologik
  13. 13. • Faktor intrinsik → dari dalam, merupakan sifat-sifat dari dalam individu tsb : Umur Jenis kelamin Genetik / genom
  14. 14. Gen dan Kromosom• Sel membelah → untaian kromosom• Kromosom mengandung banyak molekul DNA yg tersusun dalam urutan tertentu• Gen adalah subunit dr kromosom → bgn DNA yg menentukan, mengendalikan perkembangan satu sifat bawaan tertentu (tinggi badan, bentuk wajah, warna kulit,dll)
  15. 15. • Genotip: susunan gen-gen dalam sel dari seorang individu• Fenotip: ekspresi luar dari genotip atau penampilan luar dari seorang individu• Kariotip: susunan kromosom yang dapat dilihat dan dipelajari
  16. 16. Ekspresi Fenotip dari Kelainan Genetik• Kelainan kromosom:1. Kelainan jumlah kromosom2. Kelainan struktur kromosomKelainan Jumlah kromosom : bisa lebih atau kurangTrisomi: 3 kromosomMonosomi: 1 kromosom
  17. 17. Kromosom (genotip) Nama umum Gambaran klinis (fenotip)Trisomi 21 Sindrom Down Profil wajah datar,47 XX, +21 mulut terbuka, lidah47 XY, +21 menonjol keluar, tangan pendek dan lebar, sering terdapat cacat jantung dan hipotoni, retardasi mentalTrisomi 18 Sindrom Edward Aterm, berat badan47 XX, +18 lahir rendah, labio dan palato skizis, retardasi47 XY, +18 motorik dan mental, jarang dapat hidup lebih dari beberapa bulanTrisomi 13 Sindrom Patau Aterm, berat badan47 XX, +13 lahir rendah, hidung lebar, deformitas pada47 XY, +13 mata, polidaktili, sindaktili, daya tahan hidup sangat rendah
  18. 18. Kelainan struktur kromosom :Kromosom pecah dan pecahannya hilang atau melekat pada kromosom lain → translokasiJika total materi genetik dalam sel tetap sama seperti dalam sel dengan kromosom normal → tidak akan menimbulkan sindroma klinis
  19. 19. Abnormalitas Gen• Ekspresi fenotip dari gen dapat terjadi dalam 4 macam pola keturunan:1. Dominan otosomal2. Resesif otosomal3. Dominan terkait X4. Resesif terkait X
  20. 20. • Sifat bawaan dominan ditunjukkan oleh huruf besar• Sifat bawaan resesif ditunjukkan oleh huruf kecil• Ada 3 kemungkinan dr genotip: AA, Aa, dan aa• AA, aa = homozigot• Aa = heterozigot• X0X = resesif, karier• X0X0 = dominan (jarang)
  21. 21. Contoh-contoh gangguan gen tunggalDominan otosomal: Hiperkolesterolemi familial Penyakit ginjal polkistik Osteogenesis imperfektaResesif otosomal: Anemia sel sabit Albinisme Buta warnaTerkait X: Distrofi otot duchene Hemofilia
  22. 22. Keadaan-keadaan poligenik• Sifat-sifat bawaan yg terjadi dalam keluarga tetapi tidak mengikuti pola mendelian atau penurunan gen tunggal → oleh karena hasil interaksi beberapa gen yg terpisah dan berbagai faktor lingkungan (multifaktorial)• Contoh: Hipertensi esensial DM Penyakit arteri koroner Skizofrenia
  23. 23. • Upaya pencegahan: oleh karena pengaruh lingkungan → pembatasan diet, perubahan gaya dan pola hidup, kebiasaan merokok, dll
  24. 24. NEOPLASIA• Beberapa istilah yang berkaitan:Agenesis: tidak tebentuknya organ tertentu, misal:seseorg yg dilahirkan hanya dengan satu ginjalAplasia: organ yg terbentuk tdk tumbuh sama sekaliHipoplasia: organ yg terbentuk tdk pernah mencapai ukuran normal → kerdil
  25. 25. Atrofi: organ yg dalam perkembangannya mencapai ukuran normal dan kemudian secara sekunder menyusutHipertrofi: pembesaran jaringan atau organ krn pembesaran selHiperplasia: kenaikan jumlah absolut sel dalam jaringan yg mengakibatkan pembesaran jaringan/organ tsb• Fisiologis: pembesaran kelenjar mamma pd kehamilan• Non fisiologis: kalus pd tapak tangan akibat rangsang mekanis
  26. 26. Diferensiasi abnormal• Metaplasia: kelainan diferensiasi sel-sel dimana sel-sel membelah menjadi sel-sel yg biasanya tdk ditemukan di tempat tsb Misal: lapisan endotel serviks uteri yg mengalami iritasi kronis, maka bagian epitel kolumnar diganti oleh epitel skuamosa yg mirip epidermis
  27. 27. • Displasia: kelainan diferensiasi sel-sel yg sedang berproliferasi sedemikian rupa, sehingga ukuran, bentuk, dan penampilan sel mjd abnormal disertai gangguan pengaturan sel• Neoplasma: pertumbuhan baru → massa abnormal dari sel-sel yg mengalami proliferasi Berasal dari sel-sel normal yg mengalami perubahan neoplastik Bersifat otonom:tumbuh dgn kecepatan yg tdk terkoordinasi
  28. 28. Biasanya progresif, tdk mencapai keseimbangan, lbh sering membahayakan Krn sifat otonomnya, walaupun rangsangan yg menyebabkan neoplasma telah dihilangkan, neoplsma terus tumbuh dgn progresifAda 2 jenis:1. Neoplasma jinak / benigna (tumor)2. Neoplasma ganas / maligna (kanker)
  29. 29. Sifat-sifat neoplasma jinak:• Kohesif, meluas secara sentrifugal• Berbatas tegas, terselubung kapsul• Mendesak jaringan sekitarnya• Tidak menyebar ke tempat yang jauh• Laju pertumbuhannya lamban
  30. 30. Sifat sifat neoplasma ganas:• Kurang kohesif, lbh progresif• Batas tidak teratur• Menginvasi jaringan sekitarnya• Mampu bermetastase baik secara hematogen atau limfogen
  31. 31. • Oncogenes: material genetik yg membawa potensi kanker• Tumor supressor genes: material genetik yg menekan potensi kanker• Neoplasma pd manusia: akibat dari aktivasi oncogenes dan inaktivasi tumor supressor genes, menyebabkan: Mutasi titik: berubah btk dan fungsi sel Translokasi Amplifikasi: sel menjadi lbh besar
  32. 32. Oncogenes Physiologic Tumor type functionHer2/neu Cell surface Breast, gastric, receptor ovarianRET Tyrosin kinase Medullary carcinoma of the thyroidmyb Transcription Leukemia factor
  33. 33. Tumor Physiologic Tumor typesupressor functiongeneshMSH2 DNA repair ColonBRCA1 DNA repair Breast, ovarianBRCA2 DNA repair Breast (male and female), ovarian
  34. 34. Ca Colon
  35. 35. Ca Mamma
  36. 36. PENYAKIT INFEKSI• Patogenesis penyakit infeksi tergantung pada hubungan atau interaksi antara hospes / induk, agen infeksi, dan lingkungan• Infeksi terjadi jika agen infeksi masuk ke dalam tubuh hospes dari lingkungan dan menyebabkan penyakit• Syarat timbulnya infeksi: agen penyebab infeksi harus mampu memasuki hospes dan berkembang biak sampai taraf tertentu
  37. 37. ENVIRONMENTENVIRONMENT VECTORS INFECTIOUS HUMAN AGENT HOST ZOONOTIC HOST
  38. 38. Approach to gastrointestinal infections Categories Examples MicrobesEnvironment Water-borne Water supply Vibrio cholera Food-borne Contaminated S. aureus, food bacilus aureusAgent Bacterial Salmonella Viral species Parasitic Rotavirus Entamoeba hystoliticaHost Age Children E.Coli Comorbid HIV infection Cytomegalovirus conditions Antacid Salmonella Gastric acidity
  39. 39. Pertahanan tubuh:• Kulit: epitel berlapis gepeng dgn lapisan keratin• Mukosa orofaring: epitel berlapis banyak• Saluran pencernaan: Lambung:keasaman lambung yg tinggi, cenderung memindahkan isinya ke usus halus dgn proses yg relatif cepat
  40. 40. Usus halus:gerakan peristaltik yg mendorong isi usus ygberlangsung cepatproduksi mukus→menangkap dan mendorongbakteri dgn gerakan peristaltikAdanya antibodi dlm sekret usus halusmenghambat perlekatan bakteri pdpermukaan mukosa
  41. 41. Usus besar: banyaknya flora normal ygmenghuni usus besar dan hidupberdampingan bersama hospes →menghalangi pertumbuhan kuman2 patogen
  42. 42. Contoh-contoh flora normal diberbagai bagian tubuhKulit Stafilokokus, difteroidOronasofaring Streptokokus, neisseria, haemofilusUsus besar Streptokokus, enterococcus,clostridium ,lactobacillusVagina Streptokokus, lactobacillus,bacteroides
  43. 43. • Saluran pernapasan: Lapisan epitel yg mengeluarkan mukus dan dilengkapi dgn silia Antibodi dlm sekret Makrofag• Saluran kemih: Epitel berlapis banyak Desakan keluar oleh saluran kemih
  44. 44. • Konjungtiva mata: air mata• Reaksi radang sbg pertahanan: antibodi dan sel-sel imunitas bersatu untuk membunuh kuman yg masuk• Aliran limfe ke kelenjar limfe untuk memfagosit kuman-kuman yg masuk
  45. 45. • Sebagai pertahanan terakhir adalah darah dimana kuman-kuman tsb dibunuh oleh sistem monosit-makrofag dalam darah. Namun jika organisme yg msk jumlahnya besar dan resisten sehingga tdk dpt dibunuh oleh sistem makrofag darah → organisme tsb menetap dlm darah dan menimbulkan gejala- gejala → Septikemia / Sepsis
  46. 46. Recognition by Innate immunity Removal of pre-formed, infection Infectious (0-4 hrs) nonspecific agent effectorsInitialinfection Eaely induced Recognition, Removal of Recruitment of Response infection activation of Infectious effector cells (4-96 hrs) effector cells agent Late adaptive Transport of Recognition by Clonal expansion Removal of Response infection antigen to naïve T and differentiation Infectious (> 96 hrs) lymphoid organs and B cells to effector cells agent Recognition by Removal of Protective pre-formedRe- Re-infection Infectious immunity antibody and agentinfection effector T cells Rapid expansion Recognition by Removal of Immunological and/or Re-infection memory B cells Infectious memory differentiation to and T cells agent effector cells
  47. 47. Sepsis dan Septic Shock• Salah satu penyebab kematian terbanyak setelah penyakit jantung koroner di unit-unit perawatan intensif• Mikroorganisme penyebab: Enterobacter Pseudomonas S.Aureus Enterococcus Pneumococcus Candida
  48. 48. • Pada septic shock terjadi hipovolemia krn dilatasi pembuluh darah dan perembesan plasma ke ruang ekstraseluler• Hipoperfusi sel dan jaringan → disfungsi dan kematian sel dan jaringan tubuh• Multiple organ failure → kematian
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×