Hadist etika guru terhadap siswa
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Hadist etika guru terhadap siswa

on

  • 4,894 views

Presentasi hadis teng etika guru terhadap siswa

Presentasi hadis teng etika guru terhadap siswa

Statistics

Views

Total Views
4,894
Views on SlideShare
4,885
Embed Views
9

Actions

Likes
1
Downloads
34
Comments
0

2 Embeds 9

http://www.docshut.com 7
http://www.slashdocs.com 2

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Hadist etika guru terhadap siswa Presentation Transcript

  • 1. Oleh1. Nur Said 111101022. Muhammad Mangsur 111100773. Daryanto 111100874. M. Baqi Mustagfiri 11110094
  • 2.  Dalam sejarah kehidupan manusia, telah muncul konsepsi tentang kepemimpinan. Bagaimana Nabi Adam memimpin Hawa dan keturunannya di dunia setelah diusir dari surga. Begitu juga sejak awal kemunculan Islam, Nabi Muhammad selain sebagai seorang utusan Rasul yang menyampaikan ajaran- ajaran agama tetapi juga seorang kepala Negara dan kepala rumah tangga.
  • 3.  Islam menetapkan tujuan dan tugas utama pemimpin adalah untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya serta melaksanakan perintah-perintah-Nya. Ibnu Taimyah mengungkapkan bahwa kewajiban seorang pemimpin yang telah ditunjuk dipandang dari segi agama dan dari segi ibadah adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah.
  • 4.  Artinya : Dari Ibn Umar r.a. Sesungguhnya Rasulullah Saw. Berkata :”Kalian adalah pemimpin, yang akan dimintai pertanggungjawaban. Penguasa adalah pemimpin, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Suami adalah pemimpin keluarganya, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.
  • 5.  Istri adalah pemimpin dirumah suaminya, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Pelayan adalah pemimpin dalam mengelolaharta tuannya, dan akan dimintai pertanggungjawaban tentang kepemimpinannya. Oleh karena itu kalian sebagai pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.“
  • 6. Artinya :Daripada Abu Ruqaiyyah Tamim ibn Aus al-Daarier.a. bahawa Nabi SAW telah bersabda:Agama itu adalah nasihat. Kami berkata: Untuk siapa?Baginda bersabda: Untuk Allah, untukkitabNya, untuk RasulNya, untuk para lmam kaummuslimin dan untuk umat lslam seluruhnya.Hadis riwayat al-lmam Muslim.
  • 7.  1. Seorang guru harus memperlakukan murid dengan cara belas kasih dan menganggapnya seperti anak sendiri. Rosulullah pernah bersabda: “sesungguhnya aku bagi kalian adalah bagaikan bapak terhadap anaknya.” Dengan tujuan menyelamatkan mereka dari api neraka.
  • 8.  2. Meneladani rosulullah SAW dengan tidak meminta upah mengajar, tidak bertujuan mencari imbalan ataupun ucapan terima kasih, tetapi mengajar semata-mata karena allah dan taqarrub kepada-Nya. 3. Tidak meninggalkan nasehat kepada murid sama sekali, seperti melarangnya dari usaha untuk beralih kepada suatu tingkatan sebelum berhak menerimanya, dan mendalami ilmu tersembunyi sebelum menguasai ilmu dengan jelas.
  • 9.  5. Dalam setiap mengajar hendaknya seorang guru hendaknya mencegak muridnya dalam hal akhlak tercela, karena akan menjadikan seorang murid berakhlak kurang baik. 6. Guru yang menekuni sebagian ilmu hendaknya tidak mencela ilmu-ilmu yang tidak di tekuni seorang murid atau dengan sesame guru yang lain. 7. Seorang guru hendaknya membatasi kemampuan murid-muridnya, tidak menympaikan kepadanya apa yang tidak dapat dijangkau oleh kemampuan muridnya.
  • 10.  8. Murid yang terbatas kemampuanya sebaiknya di sampaikan kepada hal-hal yang jelas dan cocok denganya. 9. Guru hendaknya melaksanakan ilmunya, yakni perbuatanya tidak mendustakan perkataanya. Karena ilmu di ketahui dengan mata hati dan amal di ketahui dengan mata, sedangkan orang yang memiliki mata jauh lebih banyak.