SISTEM REPRODUKSI PADA MANUSIA SMP NEGERI 39 SURABAYA <ul><li>Andy Mega L.P(08) IXG </li></ul><ul><li>Erdio Maulana W(14) ...
<ul><li>Setiap mahluk hidup selalu bereproduksi, </li></ul><ul><li>MENGAPA ? </li></ul>
Reproduksi <ul><li>Mahluk hidup bereproduksi bertujuan mempertahankan keberadaan jenisnya. </li></ul><ul><li>Demikian juga...
Alat-alat Reproduksi pada Manusia <ul><li>Laki-laki </li></ul><ul><li>Alat reproduksi laki-laki terdiri dari: </li></ul><u...
Alat-alat Reproduksi pada Laki-laki <ul><li>Testis: kelenjar kelamin penghasil sperma dan hormon testosteron </li></ul>
<ul><li>Saluran kelamin </li></ul><ul><li>Vasa eferentia: menampung sperma </li></ul><ul><li>Epididimis: mengabsorpsi sper...
<ul><li>Kelenjar tambahan: </li></ul><ul><li>Vesika seminalis: </li></ul><ul><li>Merupakan kantong semen (mani) yang dindi...
<ul><li>Kelenjar tambahan: </li></ul><ul><li>Kelenjar prostat: </li></ul><ul><li>Menghasilkan cairan basa berwarna putih s...
<ul><li>Kelenjar tambahan: </li></ul><ul><li>Kelenjar cowperi (bulbouretralis): </li></ul><ul><li>Penghasil cairan pelicin...
Alat-alat Reproduksi pada Laki-laki <ul><li>Penis: </li></ul><ul><li>Merupakan alat kelamin luar yang berfungsi untuk mema...
Alat-alat Reproduksi pada Laki-laki <ul><li>Sistem reproduksi laki-laki berhubungan er a t dengan sistek ekskresi urineria...
Alat-alat Reproduksi Manusia <ul><li>Perempuan </li></ul><ul><li>Alat reproduksi pada wanita berupa: </li></ul><ul><li>Sep...
Alat-alat Reproduksi Perempuan <ul><li>Ovarium (indung telur): </li></ul><ul><li>Merupakan kelenjar kelamin yang memproduk...
Alat-alat Reproduksi Perempuan <ul><li>Oviduk/tuba Fallopii (saluran telur): </li></ul><ul><li>Berfungsi menyalurkan sel t...
Alat-alat Reproduksi Perempuan <ul><li>Uterus (rahim): </li></ul><ul><li>Tempat berkembangnya embrio. Selama kehamilan vol...
Alat-alat Reproduksi Perempuan <ul><li>Vagina: </li></ul><ul><li>Tempat penis pada saat kopulasi dan sebagai jalan keluar ...
Alat-alat Reproduksi Perempuan <ul><li>Organ kelamin luar: </li></ul><ul><li>klitoris/klentit: struktur yang sama dengan p...
Pembentukan Sel Kelamin <ul><li>Pembentukan Sperma (spermatogenesis) </li></ul><ul><li>Terjadi di dalam testis. </li></ul>...
Pembentukan Sel Kelamin <ul><li>Pembentukan Ovum (oogenesis) </li></ul><ul><li>Terjadi di dalam ovarium. </li></ul><ul><li...
O vulasi <ul><li>Ovulasi adalah proses keluarnya ovum dari ovarium. </li></ul><ul><li>Ovum akan bergerak ke rahim, bersama...
Fertilisasi/Proses Pembuahan <ul><li>Fertilisasi adalh proses peleburan antara satu sel sperma dengan satu sel telur (ovum...
Fertilisasi/Proses Pembuahan <ul><li>Sel telur yang telah dibuahi berubah menjadi zigot dan menempel pada dinding rahim </...
Kehamilan <ul><li>Setelah zigot terbentuk, zigot langsung membelah diri menjadi 2, 4, 8, 16 dan seterusnya </li></ul><ul><...
Kehamilan <ul><li>Terbentuk plasenta dan tali pusat sebagai penghubung antara embrio dengan ibunya. </li></ul><ul><li>Embr...
Kehamilan <ul><li>Usia 8 minggu, embrio sudah memiliki organ lengkap. Em b rio berubah menjadi janin (fetus) </li></ul><ul...
Menstr u asi <ul><li>Bila ovum tiadak dibuahi, dinding rahim yang telah menebal dan penuh dengan pembuluh darah, akan rusa...
Penyakit pada Sistem Reproduksi <ul><li>Gonorhea (kencing nanah) </li></ul><ul><li>Penyebab: bakteri Neisseria gonorrhoeae...
Penyakit pada Sistem Reproduksi <ul><li>Sifilis </li></ul><ul><li>Penyebab: bakteri Treponema pallidum ditularkan melalui ...
Penyakit pada Sistem Reproduksi <ul><li>Herpes genital </li></ul><ul><li>Penyebab: virus herpes simpleksserotipe 2 ditular...
Penyakit pada Sistem Reproduksi <ul><li>Keputihan (fluor albus) </li></ul><ul><li>Penyebab: parasit seperti jamur Candida ...
Penyakit pada Sistem Reproduksi <ul><li>Aids (Acquired Immune Deficiency Syndrome) </li></ul><ul><li>Penyebab: virus HIV (...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Bab 2

1,405 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,405
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
68
Actions
Shares
0
Downloads
16
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bab 2

  1. 1. SISTEM REPRODUKSI PADA MANUSIA SMP NEGERI 39 SURABAYA <ul><li>Andy Mega L.P(08) IXG </li></ul><ul><li>Erdio Maulana W(14) IXG </li></ul><ul><li>Putra Wahyu A(24) </li></ul><ul><li>Guru Pembimbing: </li></ul><ul><li>Budi Setyawan,S.Pd </li></ul>
  2. 2. <ul><li>Setiap mahluk hidup selalu bereproduksi, </li></ul><ul><li>MENGAPA ? </li></ul>
  3. 3. Reproduksi <ul><li>Mahluk hidup bereproduksi bertujuan mempertahankan keberadaan jenisnya. </li></ul><ul><li>Demikian juga manusia </li></ul><ul><li>Proses reprodusi diatur oleh sistem reproduksi </li></ul><ul><li>Manisia memiliki dua jenis, yaitu laki-laki dan perempuan. </li></ul><ul><li>Keduanya memiliki sitem reproduksi yang berlainan dan saling membutuhkan </li></ul>
  4. 4. Alat-alat Reproduksi pada Manusia <ul><li>Laki-laki </li></ul><ul><li>Alat reproduksi laki-laki terdiri dari: </li></ul><ul><li>Sepasang testis </li></ul><ul><li>Saluran-saluran kelamin </li></ul><ul><li>Kelenjar-kelenjar tambahan </li></ul><ul><li>Penis </li></ul>
  5. 5. Alat-alat Reproduksi pada Laki-laki <ul><li>Testis: kelenjar kelamin penghasil sperma dan hormon testosteron </li></ul>
  6. 6. <ul><li>Saluran kelamin </li></ul><ul><li>Vasa eferentia: menampung sperma </li></ul><ul><li>Epididimis: mengabsorpsi sperma hingga kental dan menyimpan sperma sementara (3 minggu) </li></ul><ul><li>Vasdeferens: saluran penghubung epididimis dengan uretra pada penis. Dibagian ujungnya terdapat saluran ejakulasi </li></ul><ul><li>Uretra merupakan saluran untuk mengeluarkan sperma dan urine </li></ul>
  7. 7. <ul><li>Kelenjar tambahan: </li></ul><ul><li>Vesika seminalis: </li></ul><ul><li>Merupakan kantong semen (mani) yang dindingnya menghasilkan cairanlendir yang mengandung fruktosa, asam askorbat dan asam amino sebagai makanan dan pelindung sperma sebelum membuahi ovum </li></ul><ul><li>Semen (mani) adalah cairan yang terdiri dari sperma dan cairan yang dihasilkan oleh beberapa kelenjar </li></ul>
  8. 8. <ul><li>Kelenjar tambahan: </li></ul><ul><li>Kelenjar prostat: </li></ul><ul><li>Menghasilkan cairan basa berwarna putih susu. </li></ul><ul><li>Cairan ini berfungsi untuk menetralkan sifat asam pada saluran vasa eferentia dan cairan pada vagina sehingga sperma dapat bergerak dengan aktif </li></ul>
  9. 9. <ul><li>Kelenjar tambahan: </li></ul><ul><li>Kelenjar cowperi (bulbouretralis): </li></ul><ul><li>Penghasil cairan pelicin </li></ul>
  10. 10. Alat-alat Reproduksi pada Laki-laki <ul><li>Penis: </li></ul><ul><li>Merupakan alat kelamin luar yang berfungsi untuk memasukan sperma kedalam tubuh wanita . </li></ul>
  11. 11. Alat-alat Reproduksi pada Laki-laki <ul><li>Sistem reproduksi laki-laki berhubungan er a t dengan sistek ekskresi urineria </li></ul><ul><li>Testis menghasilkan jutaan sperma setiap hari mulai dari masa pubertas sampai meninggal dunia. Jika tidak dikeluarkan, sel-sel sperma akan mati dan diserap kembali oleh tubuh </li></ul>
  12. 12. Alat-alat Reproduksi Manusia <ul><li>Perempuan </li></ul><ul><li>Alat reproduksi pada wanita berupa: </li></ul><ul><li>Sepasang ovarium </li></ul><ul><li>Oviduk/tuba fallopii) </li></ul><ul><li>Uterus </li></ul><ul><li>Vagina </li></ul><ul><li>Organ kelamin bagian luar </li></ul>
  13. 13. Alat-alat Reproduksi Perempuan <ul><li>Ovarium (indung telur): </li></ul><ul><li>Merupakan kelenjar kelamin yang memproduksi ovum (sel telur) dan menyekresi hormon estrogen dan progesteron </li></ul>
  14. 14. Alat-alat Reproduksi Perempuan <ul><li>Oviduk/tuba Fallopii (saluran telur): </li></ul><ul><li>Berfungsi menyalurkan sel telur ke uterus (rahim) dengan gerakan peristaltik dan dibantu oleh gerakan silia pada dindingnya. </li></ul>
  15. 15. Alat-alat Reproduksi Perempuan <ul><li>Uterus (rahim): </li></ul><ul><li>Tempat berkembangnya embrio. Selama kehamilan volume uterus mampu mengembang hingga 500 kali </li></ul>
  16. 16. Alat-alat Reproduksi Perempuan <ul><li>Vagina: </li></ul><ul><li>Tempat penis pada saat kopulasi dan sebagai jalan keluar bayi pada proses kelahiran </li></ul>
  17. 17. Alat-alat Reproduksi Perempuan <ul><li>Organ kelamin luar: </li></ul><ul><li>klitoris/klentit: struktur yang sama dengan penis </li></ul><ul><li>Vulva: terdiri atas labium mayor (bibir besar) dan labium minor (bibir kecil) </li></ul><ul><li>Lubang saluran kencing </li></ul><ul><li>Lubang vagina: bagian terluar vagina </li></ul><ul><li>Fundus: bagian lipat paha </li></ul>
  18. 18. Pembentukan Sel Kelamin <ul><li>Pembentukan Sperma (spermatogenesis) </li></ul><ul><li>Terjadi di dalam testis. </li></ul><ul><li>Spermatogonium bersifat diploid dan selalu membelah diri secara metosis sehingga berjumlah banyak. </li></ul><ul><li>Sebagian spermatogonium membesar menjadi spermatosit primer. </li></ul><ul><li>Spermatosit primer terus membelah diri secara meiosis membentuk spermatosis sekunder. </li></ul><ul><li>Spermatosit sekunder membelah diri kembali secara meiosis menjadi spermatid. </li></ul><ul><li>Spermatid berdiferensiasi menjadi sperma </li></ul><ul><li>Tiap-tiap sperma memiliki jumlah kromosom setengah dari jumlah kromosom spermatogonium </li></ul>
  19. 19. Pembentukan Sel Kelamin <ul><li>Pembentukan Ovum (oogenesis) </li></ul><ul><li>Terjadi di dalam ovarium. </li></ul><ul><li>Oogonium bersifat diploid. </li></ul><ul><li>Oogonium membelah diri secara mitosis sehingga berjumlah banyak. </li></ul><ul><li>Oogonium berkembang menjadi oosit primer. </li></ul><ul><li>Oosit primer membelah diri secara meiosis menjadi oosit sekunder dan badan kutub pertama </li></ul><ul><li>Oosit sekunder mengandung kuning telur dan sitoplasma, badan kutub pertama merupakan inti sel yang kemudian membelah diri menjadi dua </li></ul><ul><li>Oosit sekunder membelah diri secara meiosis menjadi otid dan badan kutub ke dua </li></ul><ul><li>Otid berkembang menjadi ovum yang haploid </li></ul><ul><li>Setiap oosit primer menghasilkan satu ovum. </li></ul>
  20. 20. O vulasi <ul><li>Ovulasi adalah proses keluarnya ovum dari ovarium. </li></ul><ul><li>Ovum akan bergerak ke rahim, bersamaan dengan proses ini, didnding rahim menjadi tebal seperti spon penuh dengan pembuluh darah yang siap menerima zigot </li></ul>
  21. 21. Fertilisasi/Proses Pembuahan <ul><li>Fertilisasi adalh proses peleburan antara satu sel sperma dengan satu sel telur (ovum) yang sudah matang </li></ul>
  22. 22. Fertilisasi/Proses Pembuahan <ul><li>Sel telur yang telah dibuahi berubah menjadi zigot dan menempel pada dinding rahim </li></ul>
  23. 23. Kehamilan <ul><li>Setelah zigot terbentuk, zigot langsung membelah diri menjadi 2, 4, 8, 16 dan seterusnya </li></ul><ul><li>Dalam waktu bersamaan dinding rahim menebal penuh dengan pembuluh darah siap menerima zigot </li></ul><ul><li>Zigot menempel pada dinding rahim untuk berkembang </li></ul><ul><li>Zigot berubah menjadi embrio </li></ul>
  24. 24. Kehamilan <ul><li>Terbentuk plasenta dan tali pusat sebagai penghubung antara embrio dengan ibunya. </li></ul><ul><li>Embrio dikelilingi cairan amnion untuk melindungi dari bahaya benturan </li></ul><ul><li>Usia 4 minggu, embrio mulai membentuk mata, tangan dan kaki </li></ul><ul><li>Usia 6 minggu,embrio berukuran 1,5 cm. Otak, mata, telinga dan jantung sudah berkembang. Tangan dan kaki beserta jari-jarinya mulai terbentuk </li></ul>
  25. 25. Kehamilan <ul><li>Usia 8 minggu, embrio sudah memiliki organ lengkap. Em b rio berubah menjadi janin (fetus) </li></ul><ul><li>Setelah usia kehamilan mencapai kira-kira 9 bulan 10 hari, bayi siap dilahirkan . </li></ul>
  26. 26. Menstr u asi <ul><li>Bila ovum tiadak dibuahi, dinding rahim yang telah menebal dan penuh dengan pembuluh darah, akan rusak dan luruh/runtuh. Bersama-sama dengan ovum, jaringan tersebut dikeluarkan melalui vagina dalam proses menstruasi (haid) </li></ul>
  27. 27. Penyakit pada Sistem Reproduksi <ul><li>Gonorhea (kencing nanah) </li></ul><ul><li>Penyebab: bakteri Neisseria gonorrhoeae, ditularkan melalui hubungan seksual. </li></ul><ul><li>Akibat: radang pada organ reproduksi yang menyebabkan kemandulan, mata, persendian dan selaput otak pada bayi </li></ul><ul><li>Tanda dan gejala: terdapat nanah pada ujung saluran kencing dan terasa panas (terbakar) saat buang air kecil </li></ul>
  28. 28. Penyakit pada Sistem Reproduksi <ul><li>Sifilis </li></ul><ul><li>Penyebab: bakteri Treponema pallidum ditularkan melalui hubungan seksual </li></ul><ul><li>Akibat: kerusakan organ reproduksi. Pada stadium lanjut, sifilis menyerang hati, susunan syaraf dan otak </li></ul>
  29. 29. Penyakit pada Sistem Reproduksi <ul><li>Herpes genital </li></ul><ul><li>Penyebab: virus herpes simpleksserotipe 2 ditularkan melalui hubungan seksual </li></ul><ul><li>Akibat: gangguan pada organ reproduksi, kulit dan menyebabkan kanker rahim </li></ul>
  30. 30. Penyakit pada Sistem Reproduksi <ul><li>Keputihan (fluor albus) </li></ul><ul><li>Penyebab: parasit seperti jamur Candida albicans, protozoa Trichomonas vaginalis, bakteri dan virus. Candida albicans menyukai lingkungan yang mengandung gula dan hangat, sering ditemukan pada wanita hamil dan penderita diabetes melitus </li></ul><ul><li>Akibat: gangguan pada organ reproduksi wanita </li></ul>
  31. 31. Penyakit pada Sistem Reproduksi <ul><li>Aids (Acquired Immune Deficiency Syndrome) </li></ul><ul><li>Penyebab: virus HIV (Human Immunodedeficiency Virus) </li></ul><ul><li>Akibat: hilangnya daya kekebalan tubuh terhadap penyakit karena virus ini menyerang sel-sel darah putih </li></ul><ul><li>Penyebaran: kontak cairan tubuh dengan penderita AIDS. Orang yang terinfeksi virus HIV akan menderita AIDS setelah 6 bulan atau lebih tergantung daya tahan tubuh. </li></ul>

×