Taksonomi Tumbuhan Tinggi Kebun Raya Bogor

11,627 views
11,515 views

Published on

semoga bermanfaat :)

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
11,627
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
97
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Taksonomi Tumbuhan Tinggi Kebun Raya Bogor

  1. 1. Laporan Kegiatan KKL Tadris Biologi’2010 tahun 2012 Kebun Raya Bogor Taksonomi Tumbuhan Tingkat Tinggi DISUSUN OLEH : Adi Kurniawan (1011060158) Alisa Damayanti (1011060145) Ambar Rokhanah (1011060077) Anita Sari (1011060158) Asep Yusup Hamdani (1011060187) Azhari Bayu Prastowo (1011060139) Bunga Naria (1011060076) Deny Yuniarsih (1011060137) Desy Jumala Sari (1011060069) Natalia Harianti (1011060042) Jur/kelas/Smt : T.Biologi/C/V(Lima) Dosen : Sulistiyani Faozah, SP TADRIS BIOLOGI FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG 2012
  2. 2. KATA PENGANTAR Alhamdulilahirabil’alamin, puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat ALLAHSWT karena hanya rahmatnya,maka LAPORAN KEGIATAN KKL MATAKULIAH TAKSONOMI TUMBUHAN TINGKAT TINGGI ini dapat kamiselesaikan tanpa halangan suatu apapun. Sholawat serta semoga tetap tercurahkan kepada baginda alam RasullallahMuhammad SAW, keluarga dan para sahabat serta pengikut beliau yang InsyahAllah tetap istiqomah menjalankan sunah-sunah beliau. Laporan ini kami ajukan untuk memenuhi kelengkapan tugas akhir kegiatanKKL di Bogor, Yogyakarta, dan Jakarta pada tanggal 20-26 November 2012 yanglalu. Kami menyadari laporan kami ini masih banyak kekurangannya, oleh karenaitu kritik dan saran yang sifatnya membangun dan sangat kami harapkan gunamerevisi ulang kembali. Dan semoga laporan ini bermanfaat kita semua. Amin Yarabal’alamin. Bandar Lampung,22 Desember 2012 Kelompok 1
  3. 3. BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Kebun raya bogor adalah salah satu tempat rekreasi yang populer di bogoryang tepatnya berada di jalan ir. H Juanda memiliki lebih dari 6000 jenistumbuhan, yang berada pada lahan sekitar 87 ha, lumayan sekalian olah ragamuter muter atau mengelilingi salah satu obyek wisata yang populer yangbiasanya sering di jadikan salah satu tujuan wisata dalam rangka perpisahan anaksekolah apalagi pada musim liburan kaya sekarang ini.Banyak pepohonan besaryang ada disini seperti yang bisa anda lihat disamping,tidak terbayangkanberapakah umur dari pohon sebesar itu, mungkin para ahli di bidang tumbuhanbisa menebak berapa umur pohon itu kalo ane kaga ngerti sama sekali. Sedikitsejarah kebun raya bogor menurut pemerintah bogor, pada awal didirikknya obyekwisata ini adalah tempat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menjagabenih-benih pepohonan yang akan diambil kayunya pada masa kerajaan pajajaranatau prabu siliwangi pada apad ke 15 sampai abad ke 16. Sepanjang sejarahnyakebun ini memiliki beberapa julukan diantaranya:- sLands Plantentuin- Syokubutzuer (zaman Pendudukan Jepang)- Botanical Garden of Buitenzorg- Botanical Garden of Indonesia- Kebun Gede- Kebun Jodoh Kebun Raya Bogor merupakan bagian dari monumen Batu Tulis yangdidirikan oleh Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi) dari Kerajaan Pajajarantahun 1474-15131 dan saat itu dinamakan Samida ( hutan buatan atau tamanbuatan ). Tujuan pembuatannya untuk keperluan menjaga kelestarian lingkunganmenjaga dan tempat memelihara benih-benih kayu yang langka. Bila demikiankenyataannya, maka Raffles dan Van den Bosh hanya merupakan tokoh pemugardan penambah koleksi tanaman bagi kebun raya yang telah didirikan sejak akhirabad ke 14 oleh dinasti Kerajaan Pajajaran.
  4. 4. Kebun Botani yang didirikan tanggal 18 Mei 181 7 oleh, Prof. Dr. C. G. L.Reindwardt yang kemudian dinamakan, sLands Plantentuinte Buitenzorg tersebutlebih dikenal dengan nama Kebun Raya Bogor, yang ditujukan sebagai tempatpendidikan guru, koleksi tumbuhan juga dikembangkan menjadi kebun yang lain.Pada tahun 1822 Reindwardt diganti oleh Dr. Carl Ludwig Blume yangmelakukan inventarisasi tanaman koleksi yang tumbuh di kebun. Ia jugamenyusun katalog kebun yang pertama berhasil dicatat sebanyak 912 jenis(species) tanaman.Saat ini, Kebun Raya Bogor tidak hanya terkenal sebagai kebun botani tropis,tetapi juga berfungsi sebagai kebun riset tanaman tropis dab kebun rekreasi yangcukup menyenangkan.1.2 Tujuan Tujuan praktikum taksonomi tumbuhan tingkat tinggi adalah untukmengetahui nama-nama spesies tumbuhan yang terdapat di kebun raya bogor.
  5. 5. BAB II PELAKSANAAN PRAKTIKUM2.1 Tempat dan WaktuPraktikum Taksonomi Tumbuhan Tingkat Tinggi dilaksanakan pada Hari RabuTanggal 21 November 2012 Pukul 09.00 – 12.00 WIB di Kebun Raya Bogor .2.2 Alat dan Bahan Alat yang digunakan dalam praktikum adalah alat tulis dan beberapaspesies tanaman2.3 Cara kerjaCara kerja praktikum pengenalan alat ini adalah : 1. Mendengarkan arahan petugas. 2. Mendokumentasikan dan mencatat tanaman apa saja yang terdapat diKebun Raya Bogor. 3. Menyandra tumbuhan sesuai familinya dengan tepat.
  6. 6. BAB III ISI DAN PEMBAHASAN 1. FAMILI ARACEAE (suku talas-talasan) a. Colocasia esculenta (L.) Schott var. antiquorum (Schott) Hubb. & Rehder (1939)Klasifikasi :Regnu : PlantaeDivisi : SpermatophytaKelas : MonocotyledonaeOrdo : AlismatalesFamily : AraceaeGenus : ColocasiaSpecies : C. Esculenta (L.) SchottNamaInggris : Taro, old cocoyam, dasheen, eddoe
  7. 7. Indonesia : TalasJawa : Taleus (sunda), bentul (Jawa), keladi (Melayu)Deskripsi :Tumbuhan berupa terna, tegak. Sistem perakaran liar, berserabut, dan dangkal.Batang yang tesimpan dalam tanah pejal, menyilinder atau membulat, biasanyacoklat tua, dilengkapi dengan kuncup ketiak yang terdapat di atas lampang dauntempat munculnya umbi baru, tunas atau stolon. Daun memerisai dengan tangkaipanjang dan besar. Perbungaan tongkol dikelilingi oleh seludang dan didukungoleh gagang yang lebih pendek dari tangkai daun, bunga jantan dan betina kecil,tempatnya terpisah pada tongkol, bunga betina di bagian pangkal, hijau, bungajantan pada bagian atasnya warna putih steril, ujung tongkol dilengkapi denganorgan steril. Perbuahan seperti kepala yang berisi buah buni yang rapat. Bijimembundar telur.Distribusi/Penyebaran :Talas diduga asli dari Asia Tenggara atau Asia Tengah bagian selatan, dimanajenis tersebut diduga telah dibudidayakan sebelum padi. Saat ini talas tumbuh diseluruh India Barat, Afrika Barat dan Utara. Di Asia, jenis tersebut ditanam secaraluas di China Selatan dan Tengah, sedangkan di India tumbuh tidak begitumeluas. Dibudidayakan di Bogor dan Malang (Jawa) dan di Bali. Talas sudahdikenal oleh masyarakat pedalaman di Papua. Di Malaysia, talas telahdimanfaatkan lebih dari 2000 tahun dan sekarang ditemukan diseluruh negara.Talas tumbuh diseluruh Filipina, terutama di Visayas bagian timur dan tengahserta daerah Mindanao dan Bikol.Habitat :Talas bertoleransi terhadap sistem pengelolaan dan lingkungan yang berkisaranluas. Bila tumbuh sebagai tanaman yang akan dipanen, pemanenan terbaik dicapaibila curah hujan 2000 mm/tahun atau lebih dan curah hujan tersebar secaramerata. Talas juga tumbuh baik di tanah-tanah basah termasuk tanah-tanah sawahdengan irigasi yang teratur, tanah-tanah beririgasi, dan tanah di paya-paya yang
  8. 8. miskin akan drainase.Suhu 25-30°C dan kelembaban yang tinggi akan mendukungpertumbuhan talas.Talas dapat tumbuh mulai dari pantai sampai ketinggian 1800m dpl. di Filipina; 1200 m dpl. di Malaysia dan 2700 m dpl. di Papua NewGuinea, walaupun sangat lambat proses pemasakannnya pada ketinggian yangterakhir. Talas bertoleransi pada naungan dan seringkali tumbuh sebagai tanamansela dengan tumbuhan pohon. Beberapa kultivar bertoleransi terhadap salinitasyang tinggi.Talas tumbuh pada berbagai macam jenis tanah, tetapi pertanian yangbagus membutuhkan fertilitas yang tinggi. Di Malaysia, jenis tersebut bertoleransiterhadap pH tanah 4.2-7.5.Dalam perjalanan pendakian seringkali dijumpai pada lahan subur perlembahanbaik terbuka atau ternaungi tumbuhan hutan.Perbanyakan :Talas diperbanyak secara vegetatif; sedangkan untuk keperluan penangkaran, talasdapat diperbanyak dari bijinya. Umbi utama, potongan umbi maupun anakan umbidapat ditanam, tetapi tunas dan ujung umbi biasanya lebih baik. Stolon lebihdisukai di beberapa tempat di Malaysia. Penanaman dengan umbi harus diambildari tanaman yang sehat, dihindari tanaman yang berakar atau umbi berakar danyang terjangkit gejala virus mosaik dasheen. Di Asia Tenggara, talas terutamaditanam oleh petani kecil, dapat berupa pertanian tunggal atau pertanian sela yangdicampur dengan pertanian lainnya. Di Malaysia, talas ditanam diantara tanamankelapa, kelapa sawit dan pohon buah-buahan; sedangkan di Filipina diantara kopi,coklat, kelapa dan pohon buah-buahan. Talas dapat tumbuh pada kisarankerapatan 4000-49 000 tanaman/ha. Di Asia Tenggara, kisaran kerapatannya6000-36 000 untuk daerah-daerah bercurah hujan dan 27 000-40 000 pada tanah-tanah basah. Jarak penanaman berkisar pada 30-100 cm x (30-)60-150 cm. Jarakyang lebar dibutuhkan jika fertilitas tanah rendah;sedangkan jarak yang dekatmembantu pengontrolan gulma dan erosi.Manfaat Tumbuhan
  9. 9. Umbi talas, dan helaian daun dan tangkai daun bila dimasak lebih dulu dapatdimakan. Bubur talas dapat melancarkan pencernaan sehingga dapat dikonsumsiuntuk makanan bayi dengan tingkat alergi yang rendah. Di beberapa daerahIndonesia dimana padi tidak dapat tumbuh, antara lain di Kepulauan Mentawaidan Papua, talas dimakan sebagai makanan pokok, dengan cara dipanggang,dikukus atau dimasak dalam tabung bambu. Saat ini talas merupakan makananpokok di banyak pulau di Pacific termasuk Papua Niugini, yang berpengaruhsecara ekonomi pada permainan tradisional dan upacara-upacara. Pada umumnya,talas di Asia Tenggara dikonsumsi oleh manusia, tetapi juga dapat dimanfaatkandalam festival-festival keagamaan, sebagai obat-obatan masyarakat dan sebagaimakanan ternak terutama babi. Di Jawa, permen dapat dibuat dari talas yangberaroma semerbak dicampur dengan kelapa dan gula; sedangkan potongan talasberukuran kecil yang digoreng sangat terkenal sebagai makanan ringan. Daundigunakan untuk membungkus`buntil` (ikan teri yang digarami dicampur denganbumbu, kelapa parut dan sayuran, dibungkus dan dikukus dalam daun talas),tangkai daun juga dapat dimasak. Di Malaysia, talas dimasak dengan cara yangsama dan juga berperanan dalam festival-festival keagamaan. Daun dapat dimasakdan dimakan sebagai selada dengan saus pedas; sedangkan tangkai daun dikukusdengan santan, daging dan udang. Awalnya talas di Filipina digunakan padawaktu pati dan sayuran hijau mengalami penurunan pasokan. Umbi dapatdimakan dengan cara dikukus dan digoreng lebih dulu atau dibuat menjadipermen. Di Hawaii dan beberapa bagian Polynesia, umbi dikukus dan ditumbukuntuk dibuat pasta yang selanjutnya dapat difermentasi untuk menghasilkanpoding. Poding dapat dibuat dari talas yang diparut dan dicampur kelapa. A.) BUNGA BANGKAI( Amorphophallus titanum )
  10. 10. Klasifikasi: Regnum : Plantae Divisi : Spermatophyta Divisi : Spermatophyta Kelas : Monocotyledonae Ordo : Arales Family : Araceae Genus : Amporphophallus Species : Amorphophallus titanum Suweg adalah tanaman anggota marga Amorphophallus yang dekatdengan Amorphophallus titanum atau bunga bangkai. Ini pengalaman pertamakali saya bertemu dengan tanaman suweg ini, tanaman ini sangat unik menurutsaya pribadi soalnya banyak lalatnya. Bunga tanaman ini mengeluarkan aromatidak sedap dan dapat mengusik ketenangan orang, biasanya pada waktu malamhari ini menurut pengalaman pribadi saya sewaktu di Kulon Progo, Jogjakarta.Morfologi Suweg merupakan tumbuhan herba dan menahun, batangnya berbentuktegak, lunak, halus berwarna hijau atau hitam belang-belang putih. Batang tunggalmemecah menjadi tiga batang sekunder dan akan memecah lagi sekaligus menjaditangkai daun. Pada setiap pertemuan batang akan tumbuh bintil berwarna cokelatkehitam-hitaman sebagai alat perkembangbiakan suweg. Tinggi tanaman dapatmencapai 1,5 meter sangat tergantung umur dan kesuburan tanah.Penyebaran
  11. 11. Suweg awalnya ditemukan di daerah tropis dari Afrika sampai ke pulau-pulau Pasifik, kemudian menyebar ke daerah beriklim sedang seperti Cina danJepang. Jenis A. muelleri Blume, awalnya ditemukan di Kepulauan AndamanIndia, menyebar ke arah timur melalui Myanmar masuk ke Thailand dan keIndonesia. Tanaman ini tumbuh dimana saja seperti di pinggir hutan jati, di bawahrumpun bambu, di tepi-tepi sungai, di semak belukar dan di tempat-tempat dibawah naungan yang beranekaragam. Untuk mencapai produksi umbi yang tinggidiperlukan naungan 50-60% Tanaman ini tumbuh dari dataran rendah sampai1000 m di atas permukaan laut, dengan suhu antara 25-35C, sedangkan curahhujannya antara 300-500 mm per bulan selama periode pertumbuhan. Pada suhudi atas 35o C daun tanaman akan terbakar, sedangkan pada suhu rendahmenyebabkan suweg mengalami dormansi. Tumbuhnya bersifat tersebar di hutan-hutan atau di pekarangan-pekarangan, dan belum banyak dibudidayakan. Suwegdapat tumbuh baik pada tanah bertekstur ringan yaitu pada kondisi liat berpasir,strukturnya gembur, dan kaya unsur hara, di samping itu juga memiliki pengairanbaik, kandungan humus yang tinggi, dan memiliki pH tanah 6 – 7,5. Tanamanobat ini mudah ditemukan di pulau Jawa dengan habitat semak-semak yangtumbuh dalam siklus tahunan dan dapat tumbuh hingga mencapai satu meter.Manfaat Manfaat suweg sangat banyak sekali terutama untuk industri dankesehatan, karena kandungan zat glucomanan yang ada di dalamnya. Suwegmerupakan jenis tanaman umbi yang mempunyai potensi dan prospek untukdikembangkan di Indonesia. Selain mudah didapatkan, tanaman ini juga mampumenghasilkan karbohidrat dan tingkatan panen tinggi. Umbinya besar mencapai 5kg, cita rasanya netral sehingga mudah dipadu padankan dengan beragam bahansebagai bahan baku kue tradisional dan modern. Sayangnya umbi ini semakintidak diminati dan bahkan mulai langka. Padahal suweg sangat potensial sebagaibahan pangan sumber karbohidrat. Suweg dapat digunakan sebagai bahan lem,agar-agar, mi, tahu, kosmetik dan roti. Tepung suweg dapat dipakai sebagaipangan fungsional yang bermanfaat untuk menekan peningkatkan kadar glukosadarah sekaligus mengurangi kadar kolesterol serum darah yaitu makanan yang
  12. 12. memiliki indeks glikemik rendah dan memiliki sifatfungsional hipoglikemik dan hipokolesterolemik. Suweg sebagai serat pangandalam jumlah tinggi akan memberi pertahanan pada manusia terhadap timbulnyaberbagai penyakit seperti kanker usus besar, divertikular, kardiovaskular,kegemukan, kolesterol tinggi dalam darah dan kencing manis. Di Filipina umbisuweg sering ditepungkan mengganti kedudukan terigu dan biasanyadimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan roti. Di Jepang, umbi-umbiansekerabat suweg telah banyak dimanfaatkan untuk bahan pangan, misalnya bahanpembuatan mie instan.Kandungan giziAdapun kandungan gizi dari 100 gram suweg adalah : 69 Kalori Protein 1,0 gr Lemak 0,1 gr Karbohidrat 15,7 gr Kalsium 62 mg Fosfor 41 mg Besi 4,2 mg Vitamin B1 0,07 mg Air 82 gr Bagian yang dapat Dimakan 86 %Budidaya suweg Tunas yang terdapat di sekeliling buah suweg harus dipilih untuk ditanam.Setelah tunas terpilih, tanam tunas tersebut dalam lubang ± 15 cm. Suweg bisatumbuh baik di tempat tempat yang lembab dan terlindung dari sinar matahari.Tanaman ini membutuhkan suhu rata-rata harian 25 – 35 ° C. Curah hujan rata-rata tahunan yang dibutuhkan antara 100 mm-1500 mm. Untuk hasil yang baik,tanaman suweg menghendaki tanah yang subur serta tidak becek , selain ituderajat keasaman tanah yang ideal adalah antara PH 6 – 7 serta pada kondisi jenis
  13. 13. tanah apa saja. Naungan yang ideal untuk tanaman suweg adalah jenis Jati,Mahoni Sono, dan lain-lain yang dapat menaungi serta terhindar dari kebakaran.Tingkat kerapatan naungan minimal 40% sehingga semakin rapat semakin baik,sedangkan untuk masa panen dapat dilakukan setelah berumur 3 tahun (3 kalipertumbuhan). b. FAMILI FABACEAE (suku polong-polongan)Angsana Kembang (Pterocarpus indicus Willd.)
  14. 14. Klasifikasi :Regnum : PlantaeDivisio : SpermatophytaKelas : DicotyledoneaeBangsa : RosalesFamili : Fabaceae/ Leguminosae/ LeguminoceaeGenus : PterocarpusSpesies : Pterocarpus indicus Willd.Uraian :Pohon, tinggi 10-40 m. Ujung ranting berambut. Daun penumpu bentuk lanset,panjang 1-2 cm. Daun berseling. Anak daun 5-13, bulat telur memanjang,meruncing, tumpul, mengkilat sekali, 4-10 kali 2,5-5 cm; anak tangkai lk 0,5-1,5cm. Tandan bunga di ujung dan duduk di ketiak, sedikit atau tidak bercabang,berambut coklat, berbunga banyak, panjang 7-11 cm; anak tangkai 0,5-1,5 cm;bunga sangat harum. Kelopak bentuk lonceng sampai bentuk tabung, bergigi 5,tinggi lk 7 mm. Mahkota kuning oranye. Daun mahkota berkuku; bidang benderabentuk Iingkaran atau bulat telur terbalik, berlipat kuat, melengkung kembali,garis tengah lebih kurang 1 cm; lunas lebih pendek daripada sayap, pucat. Bakalbuah berambut lebat, bertangkai pendek, bakal biji 2-6. Polongan bertangkai diatas sisa kelopak, hampir bulat lingkaran, dengan paruh di samping, pipih sekali,sekitarnya bersayap, tidak membuka, garis tengah lk 5 cm, pada sisi yarig Iebardengan ibu tulang daun yang tebal. Biji kebanyakan 1. Kerapkali ditanam; 1-800m. Catatan: Kayunya mempunyai warna dan kwalitas yang baik sekali;dipergunakan sebagai bahan bangunan dan kayu meubel. Di Maluku pohon inimenghasilkan „kayu akar" (wortelhout) yang bagus. Kulitnya dipakai sebagaiobat; dalam keadaan hidup pohon tersebut rnengandung cairan yang merah darah.Bagian yang digunakan Kulit kayu, getah (resin) dan daun muda.
  15. 15. Nama Lokal : Nama daerah Asan, Athan (Aceh); Sena (Gayo); Sena, Hasona, Sona(Batak); Kayu merah (Timor); Asana, Sana kapur, Sana kembang (Minangkabau),Sana kembang (Madura); Kenaha (Solor); Aha, Naga, Aga, Naakir (SulawesiUtara); Tonala (Gorontalo); Candana (Bugis); Na, Nar, (Roti); Lana (Buru). NamaAsing:Nama Simplisia: Pterocarpi Cortex; Kulit kayu Angsana.Penyakit Yang Dapat Diobati : Khasiat Adstringen dan diuretik. Penelitian Hayati, 1990. Jurusan Farmasi,FMIPA USU. Telah melakukan penelitian pengaruh infus daun Angsana terhadappenurunan kadar gula darah kelinci dibandingkan dengan tolbutamid. Dari hasilpenelitian tersebut, ternyata infus daun Angsana 5 ml, 10% dan 20°Io secara oralmenurunkan kadar gula darah kelinci. Pengaruh infus 10% tidak ada beda dengan50 mg/kg bb tolbutamid, sedangkan penurunan oleh infus 20% lebih besardaripada pengaruh oleh tolbutalmid. c. FAMILI SAPINDACEAE (suku rambutan-rambutanan) A.) Matoa (Pometia pinnata)Klasifikasi:Regnum : PlantaeDivisio : Spermatophyta
  16. 16. Kelas : DicotyledoneaeOrdo : SapindalesFamili :SapindaceaeGenus : Pometiapesies : Pometa pinnataDeskripsi Matoa (Pometia pinnata) merupakan tanaman hutan. Penyebaran asliterdapat di Papua dan pulau-pulau kecil disekitarnya. Saat ini pohonnya sudahbanyak ditanam diseluruh wilayah Indonesia.Pohon matoa tumbuh besar setinggi5 – 15 meter. Tajuk berdaun rindang. Bunganya tumbuh pada ujung rantingdengan jumlah sekitar 10 – 30 butir per tandan. Buah matoa berbentuk lonjong. Ketika masih muda berwarna hijaumengkilap, yang sudah masak cokelat kemerahan. Daging buah putih bening,rasanya seperti lengkeng. Biji berwarna kemerahan. Tipe buah matoa dikenal ada dua macam, yaitu matoa pepeda dan matoakelapa. Tekstur daging buah matoa kelapa. Tekstur daging buah matoa kelapakenyal, sedikit kering , biji mudah lepas dari daging buah. Tekstur daging buahmatoa pepeda lembek, berair, dan agak sukar dilepas dari bijinya. B.) Salak(Salacca zalacca)
  17. 17. Klasifikasi:Regnum : PlantaeDivisio : SpermatophytaKelas : DicotyledoneaeOrdo : SapindalesFamili :SapindaceaeGenus : Salaccapesies : Salacca zalaccaDeskripsi: Salak adalah sejenis palma dengan buah yang biasa dimakan. Ia dikenaljuga sebagai sala (Min., Mak., Bug., [1] dan Thai). Dalam bahasaInggrisdisebut salak atau snake fruit, sementara nama ilmiahnya adalah Salaccazalacca. Buah ini disebut snake fruit karena kulitnya mirip dengan sisikular. Palma berbentuk perdu atau hampir tidak berbatang, berduri banyak,melata dan beranak banyak, tumbuh menjadi rumpun yang rapat dan kuat. Batangmenjalar di bawah atau di atas tanah, membentuk rimpang, sering bercabang,diameter 10-15 cm. Daun majemuk menyirip, panjang 3-7 m; tangkai daun, pelepah dan anakdaun berduri panjang, tipis dan banyak, warna duri kelabu sampai kehitaman.Anak daun berbentuk lanset dengan ujung meruncing, berukuran sampai 8 x 85cm, sisi bawah keputihan oleh lapisan lilin. Kebanyakan berumah dua (dioesis), karangan bunga terletak dalamtongkol majemuk yang muncul di ketiak daun, bertangkai, mula-mula tertutupoleh seludang, yang belakangan mengering dan mengurai menjadi serupa serabut.Tongkol bunga jantan 50-100 cm panjangnya, terdiri atas 4-12 bulir silindris yangmasing-masing panjangnya antara 7-15 cm, dengan banyak bunga kemerahan
  18. 18. terletak di ketiak sisik-sisik yang tersusun rapat. Tongkol bunga betina 20-30 cm,bertangkai panjang, terdiri atas 1-3 bulir yang panjangnya mencapai 10 cm. Buah tipe buah batu berbentuk segitiga agak bulat atau bulat telur terbalik,runcing di pangkalnya dan membulat di ujungnya, panjang 2,5-10 cm, terbungkusoleh sisik-sisik berwarna kuning coklat sampai coklat merah mengkilap yangtersusun seperti genting, dengan banyak duri kecil yang mudah putus di ujungmasing-masing sisik. Dinding buah tengah (sarkotesta) tebal berdaging, kuningkrem sampai keputihan; berasa manis, masam, atau sepat. Biji 1-3 butir, coklathingga kehitaman, keras, 2-3 cm panjangnya.Manfaat tumbuhan Salak terutama ditanam untuk dimanfaatkan buahnya, yang populersebagai buah meja. Selain dimakan segar, salak juga biasa dibuat manisan, asinan,dikalengkan, atau dikemas sebagai keripik salak. Salak yang muda digunakanuntuk bahan rujak. Umbut salak pun dapat dimakan. Helai-helai anak daun dan kulit tangkai daunnya dapat digunakan sebagaibahan anyaman, meski tentunya sesudah duri-durinya dihilangkan lebihdahulu.Karena duri-durinya hampir tak tertembus, rumpun salak kerap ditanamsebagai pagar. Demikian pula, potongan-potongan tangkai daunnya yang telahmengering pun kerap digunakan untuk mempersenjatai pagar, atau untukmelindungi pohon yang tengah berbuah dari pencuri.Untuk pengobatan seperti untuk menghentikan diare, jadi bila kebanyakan makansalak akan menyebabkan kesulitan membuang air besar dalam kadar menengah.kadang kulit salak juga di gunakan dalam traditional china medicine/jamu sebagaibahan obat.Penyebaran Salak ditemukan tumbuh liar di alam di Jawa bagian barat dayadan Sumatra bagian selatan. Akan tetapi asal-usul salak yang pasti belumdiketahui. Salak dibudidayakan di Thailand, Malaysia dan Indonesia, ke timursampai Maluku. Salak juga telah diintroduksi ke Filipina, PapuaNugini, Queensland dan juga Fiji.
  19. 19. Sebagian ahli menganggap salak yang tumbuh di Sumatra bagian utaraberasal dari jenis yang berbeda, yakni S. sumatrana Becc.. S. zalacca sendiridibedakan lagi atas dua varietas botani, yakni var. zalacca dari Jawa dan var.Amboinensis(Becc).Mogea dari bali dan Ambon. Berdasarkan kultivarnya, di Indonesia orang mengenal antara 20 sampai30 jenis di bawah spesies. Beberapa yang terkenal di antaranya adalahsalak Sidimpuan dari Sumatera Utara, salak condet dari Jakarta, salak pondohdari Yogyakarta dan salak Bali. Salak condet merupakan flora propinsi DKIJakarta. d. FAMILI PANDANACEAE (suku pandan-pandanan) Pandan laut (Pandanus tectorius )Klasifikasi:Regnum : PlantaeDivisio : SpermatophytaKelas : DicotyledoneaeOrdo : PandanalesFamili : PandanaceaeGenus : Pandanus
  20. 20. pesies : Pandanus tectoriusDeskripsi:Pandan Laut beradaptasi dengan baik di daerah pesisir dengan cahaya mataharipenuh. Pohonnya besar dan dapat mencapai 15 meter. Pada ketinggian empatmeter, batangnya tumbuh tunggal, setelah itu tumbuh cabang-cabang. Panjang daun biasanya 4-8meter. Secara keseluruhan pohon inimembentuk sebuah canopi. Keunikannya bunga pada jenis pandan ini bisadibedakan jenis jantan dan betinanya. Bunga jantan bentuknya kecil, wangi dan hanya hidup satu hari sedangkanbunga betinanya menyerupai nanas. Buah Pandan Laut berbentuk agak bulat danmemiliki kulit berserat luar seperti duri. Buah ini dapat bertahan selama berbulan-bulan.disepanjang bibir pantai laut selatan diantaranya pantai nampu, pantai sembukandan lainya kita selalu melihat adanya pohon pohon yang dinamakan pandan laut.Manfaat tumbuhan: Di Srilanka, daun Padan Laut digunakan untuk membumbui masakan kari.Di Polinesia daunnya dipakai untuk membuat kerajinan anyam seperti tikar ataukeranjang. Sebagai tanaman obat, Pandan Laut dipergunakan untuk mengobatipenyakit kelenjar (infeksi TB). Bagian akar dapat dibuat jus untuk mengobatiperadangan kulit. Bunga jantan pada tanaman ini dapat dicampur dengan akarnya,dan digunakan untuk obat pencahar/pencuci perut. Penduduk Fiji membuat tehdari daun Pandan Laut antara lain sebagai obat diare. Pandan yang mungkin dari jenis Pandanus tectorius ini, memilikipenampilan yang menerik, tinggi, dengan tajuk yang cantik untuk penghiaspekarangan (biasanya sih hotel-hotel yang punya sea view, gitu!), dan kalauberbuah, wah buahnya kelihatan menarik sekali. Kalau buah ini masak, yangmerah meranum... tapi sejauh ini belum pernah terdengar ada orang awakpenghuni pesisir yang makan buahnya. Daunnya, ya paling-paling untukkeperluan atap-atapan rumah, dinding-dinding gubuk, atau dianyam jadi tikar danbakul. Tapi itu tempo doloe, sekarang kan semua kebutuhan itu tersedia bahan
  21. 21. sitentisnya. Kasihan, kan, si pandan ini. Tapi sebagai harta kekayaan bangsa ini,jelas pandan ini harus dilestarikan. karena pasti ada saja manfaatnya, paling tidaksecara ekologi. Memang masyarakat sekitar belum memanfaatkan potensi tanaman inisehingga bisa mendapatkan nilai jual yang tinggi. walaupun di daerah lain pandanini dsulap menjadi produk olahan tangan yang bernilai tinggi. pandan di kawasanini hanyalah sebagai hiasan atau pun peneduh wisatawan yang berkunjung. e. FAMILI ARECACEPalem Raja (Roystonea regia)Klasifikasi:Regnum : PlantaeDivisi : MagnoliophytaKelas : LiliopsidaOrdo : ArecalesFamili : Arecaceae
  22. 22. Genus : Roystone Spesies : Roystonea regia Nama Daerah : Palem raja Nama Ilmiah : Roystonea regia Deskripsi Tumbuhan : Palem raja termasuk suku Arecaceae (palem-paleman), merupakan tumbuhan biji tertutup (Angiospermae) yaitu biji buahnya terbungkus danging.A. Habitat Palem raja (Roystonea regia) banyak di temukan di pulau Jawa. Palem raja bisa ditemukan di berbagai tempat sampai dan bahkan mampu tumbuh pada ketinggian 1.400 m di atas permukaan laut.B. Habitus Palem raja (Roystonea regia) merupakan tumbuhan pohon atau panjatan. Palem raja adalah tumbuhan yang tak bercabang dan tumb.uh tegak ke atas.Tumbuhan ini bisa tumbuh hingga mencapai tinggi 20 m.C. Morfologi Secara Umum1. Daun (folium) Daun palem raja termasuk daun yang sempurna karena telah memiliki pelepah. tangkai dan helain daun. Daunnya juga termasuk majemuk karena mempunyai anak-anak daun. a. Bangun Daun (circumscriotion) Palem raja (Roystone regia) mempunyai baungun daun yang memanjang. Sedangkan anak daunnya memiliki bangun daun yang memanjang seprti pedang. b. Ujung Daun (Apek folii) Paelm raja (Roystone regia) mmiliki ujung daun yang runcing. c. Pangkal Daun Pangkal daun palem raja (Roystone regia) berbentuk bundar. d. Susunan Tulang Daun (Nervetio atau venation)
  23. 23. Susunan tulang daun dari palem raja ini berbentuk menyirip Yaitu, satu ibu tulang daun membujur pada tengah daun, dari pangkal sampai ke ujung daun, Sedangkan anak daunnya bertulang daun sejajar karena mempunyai bangun daun pedang. e. Tepi Daun (Margo folii) Palem raja (Roystone regia) memiliki tepi daun yang rata. f. Daging Daun (Intervinium) Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain : Warna Palem raja (Roystone regia) memiliki daging daun berwarna hijau tua. Permukaan Daun Permukaan daun palem raja jika di pegang terasa licin baik permukaan atas bawah dan daging daunnya keras seperti kertas. Serta bagian atas lebih memiliki hijau yang lebih tua dari pada bagian bawahnya.2. Akar Akar palem raja berupa akar serabut. Radikula pada bibit terus tumbuh memanjang kea rah bawah selama 6 bulan terus menerus dan panjang akar mencapai 15 cm. Akar primer terus berkembang. Susunan akar terdiri dari serabut primer yang tumbuh vertical ke dalam tanah dan horizontal ke samping. Serabut primer ini akan bercabang menjadi akar sekunder ke atas dan ke bawah. Akhirnya cabang-cabang ini juga akan bercabang lagi menjadi akar tersier, begitu seterusnya. Kedalaman perakaran palem raja bisa mencapai 8 meter dan 16 meter kea rah horizontal. Akar palem raja tidak berbuku ujungnya runcing dan berwarna putih atau keabu-abuan.3. Batang Batang berbentuk bulat besar. Batang (biasanya tidak bercabang) dengan daun di ujung batang seperti mahkota, batang bisa tinggi mencapai 30 m. Batang ini juga mempunyai permukaan halus dan kadang terdapat bekas pelepah daun yang gugur. Batangnya beruas-ruas dan tidak memiliki kambium sejati. Bila diiris melintang, batangnya memperlihatkan saluran pembuluh yang menyebar di bagian dalamnya. Luka batang ini cenderung tidak tertutup kembali, justru malah membesar atau malah membusuk.4. Bunga
  24. 24. Bunga dalam perbungaan panikula atau spadiks yang diliputi oleh spata yang bisa mengayu. Setiap bunga uniseksual atau biseksual, (tumbuhan berumah satu), aktinomorf atau sedikit zigomorf, trimer, sepal 3 lepas atau menyatu, valvatus, pada bunga betina, jarang berupa tepal 2+2, atau perinthium tereduksi atau tidak ada, stamen umumnya 6 dalam 2 lingkaran. Bentuk bunga jantan jantan dan bunga betina dapat dibedakan ketika masih seludang. Bentuk bunga jantan lonjong memanjang dengan ujung kelopak agak meruncing dengan garis tengah lebih kecil sedangkan bentuk bunga betina agak bulat dengan ujung kelopak agak rata serta garis tengah bunga agak tebal.5. Buah Buah berbentuk bulat bulat. Buahnya biasanya memiliki kulit luar yang relatif tebal, yang menutupi bagian dalam (mesokarpium) yang berair atau berserat. Buah terbentuk setelah penyerbukan dan pembuahan. Waktu yang diperlukan dari penyerbukan sampai buah matang kurang lebih 5-6 bulan. Secara anatomi, buah palem raja terdiri dari dua bagian utama, yaitu bagian yang pertama adalah perikaprium yang terdiri dari epikaprium dan mesokaprium, sedangkan yang kedua adalah biji yang terdiri dari endokaprium, endosperm, dan lembaga atau embrio. Epikaprium adalah kulit buah yang kerak dan licin, sedangkan mesokarpium yaitu daging buah yang berserabut mengandung minyak dengan rendemen paling tinggi, Sedangkan lembaga merupakan bakal tanaman.6. Biji Biji dilindungi oleh lapisan buah bagian dalam (endokarpium) yang keras dan berkayu. Serat buah dikenal juga sebagai sabut. Di dalam batok terdapat biji yang ketika buah masih muda relatif cair dan berangsur-angsur membentuk endapan yang semakin lama mengeras. Endapan ini biasanya mengandung banyak lemak dan protein. Beberapa jenis masih menyisakan cairan di dalamnya.D. Manfaat Palem Raja Palem raja mempunyai beberapa manfaat antara lain sebagai berikut: 1. Sebagai tanam hias taman. Sering kita lihat di taman-taman kota. 2. Sebagai penghias pekarangan rumah 3. Sebagai kayu bakar (pelepah) di daerah pedesaan 4. Sebagai pohon penyejuk udara
  25. 25. 5. Sebagai pekakas bangun Berbagai jenis palem termasuk jenis serbaguna. Dari kegunaan, jenis-jenispalem dalat dikelompokkan sebagia berikut : 1. Sumber karbohidrat, baik dalam bentuk pati maupun gula contoh aren 2. Sumber minyak. Sudah sejak lama masyarakat Indonesia memanfaatkankelapa untuk minyak goring3. Sumber bahan anyaman. rotan merupakan bahan anyaman yang berkulit tinggi.Beberapa jenis palem juga menghasilkan daun yang dapat dianyam. 4. Sumber bahan bangunan. Ada jenis-jenis palem yang mempunyai batang yangkuat untuk pengganti kayu. 5. Sumber bahan penyegar. Ada tempat-tempat di Indonesia yangmasyarakatnya masih menyirih 6. Sebagai tanaman hias. Banyakjenis palem yang sudah dimanfaatkan untuktanaman hias jalan.
  26. 26. BAB 1 PENDAHULUAN1.1 Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dari laporan tentang Herbarium Tumbuhan di LIPI , Bogor adalah : Pengertian herbarium basah dan kering Fungsi herbarium Manfaat herbarium Cara membuat herbarium Kelemahan dan kelebihan herbarium1.2 Tujuan Penulisan Tujuan penulisan dari laporan herbarium tumbuhan ini adalah : Untuk mengetahui bagaimana proses dan hasil akhir pembuatan hebarium dan mengetahui manfaatnya.
  27. 27. BAB II PEMBAHASANA.Pengertian Herbarium Herbarium berasal dari kata “ hortus dan botanicus”, artinya kebun botaniyang di keringkan,biasanya disusun berdasarkan system klasifikasi. Istilahherbarium lebih dikenal untuk pengawetan tumbuhan. Herbarium adalah materialtumbuhan yang telah diawetkan (disebut juga spesimen herbarium). Herbariumjuga bisa berarti tempat dimana material-material tumbuhan yang telah diawetkandisimpan. Herbarium merupakan suatu spesimen dari bahan tumbuhan yang telahdimatikan dan diawetkan melalui metode tertentu. Herbarium biasanya dilengkapidengan data-data mengenai tumbuhan yang diawetkan, baik data taksonomi,morfologi, ekologi, maupun geografinya. Selain itu dalam herbarium juga memuatwaktu dan nama pengkoleksi. Herbarium juga merupakan salah satu sumber pembelajaran yang pentingdalam ilmu biologi tumbuhan. Herbarium merupakan koleksi kering yang dibuatberdasarkan prosedur-prosedur tertentu dan memiliki criteria criteria tersendiri.Secara umum ada dua jenis herbarium,yaitu herbarium basah dan herbariumkering. Herbarium yang baik slalu di sertai identitas pengumpul ( namapengumpul atau kolektor dan nomor koleksi). a. herbarium kering b. herbarium basah
  28. 28. Gb. Herbarium basah Musa paradisiacaKingdom :PlantaeDivisi :Spermatophyta (Menghasilkan biji)Kelas : Monocotyledonea)Ordo : ZingiberalesFamili : Musaceae (suku pisang-pisangan)Genus : MusaSpesies : Musa paradisiacaDeskripsi :Pisang merupakan tumbuhan terna raksasa, batang merupakan batang semu,permukaan batang terihat bekas pelepah daun. tumbuhan ini tidak bercabang,batangnya basah dan tidak mengandung lignin. pelepah daun pada tumbuhan inimenyelubungi batang.
  29. 29. Gambar: Bagian-bagian pada Musa paradisiacaDaun pisang memiliki bentuk daun yang memanjang, yaitu bentuk memanjangnamun juga agak lebar dibanding dengan bentuk lanset yaitu denganperbandingan panjang dan lebarnya adalah 21/2-3 : 1. Pada pohon pisang untukujung daunnya biasanya berbentuk rompang. Daging daunnya tipis seperti kertasdengan pertulangan daun menyirip serta permukaan atas dan bawah daun yanglicin berlapis lilin. daun pada tumbuhan ini merupakan daun lengkap, karenamemiliki pelepah daun, tangkai daun, dan helaian daun. Tangkai daun biladipotong melintang bentuknya seperti bulan sabit.Manfaat Musa paradisiaca :Buah merupakan hasil utama pisang, yang dapat dimakan langsung atau dimasakterlebih dahulu sebelum dimakan. Seringkali pisang juga diproses untuk tepung,keripik, bir, cuka. Bunga jantan beberapa kultivar sering digunakan sebagaisayuran. Daunnya sering dipakai sebagai pembungkus makanan. Serat yangdiperoleh dari pelepah daun digunakan untuk membuat baju, sandal, tas. Bagiantanaman seperti daun dan buahnya seringkali dipakai dalam upacara tradisionalmisalnya dalam perkawinan, membuat bangunan baru. Daunnya yang muda dan
  30. 30. masih menggulung dipergunakan untuk obat dalam mengobati sakit dada. Cairanyang dihasilkan dari potongan batangnya digunakan untuk mengobati infeksisaluran kencing, disentri dan diare, selain itu juga digunakan untuk mengobatikebotakan karena gugurnya rambut. Bila dalam bentuk bubuk, digunakan jugauntuk mengobati anemia dan kekurangan gizi. Buahnya yang belum masakdigunakan untuk makanan orang yang menderita haemoptisi dan diabetes. Tepungyand dibuat dari pisang digunakan untuk mengobati dispepsia.Gb. Herbarium basah suku nanas-nanasan (Bromeliaceae)Klasifikasi dan MorfologiDalam klasifikasi atau sistematika tumbuhan (taksonomi), nanas termasuk dalamfamili bromiliaceae. Kerabat dekat spesies nanas cukup banyak, terutama nanasliar yang biasa dijadikan tanaman hias, misalnya A. braceteatus (Lindl)Schultes,A. Fritzmuelleri, A. Adapun secara lengkap, klasifikasi tanaman Nanasadalah sebagai berikut :Kingdom : Plantae (tumbuh-tumbuhan)Divisi : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)Kelas : Angiospermae (berbiji tertutup)Ordo : Farinosae (Bromeliales)Famili : BromiliaceaeGenus : AnanasSpecies : Ananas comosus (L) Merr.
  31. 31. Tanaman nanas berbentuk semak dan hidupnya bersifat tahunan (perennial).Tanaman nanas terdiri dari akar, batang, daun, batang, bunga, buah dan tunas-tunas. Akar nanas dapat dibedakan menjadi akar tanah dan akar samping, dengansistem perakaran yang terbatas Akar-akar melekat pada pangkal batang dantermasuk berakar serabut (monocotyledonae). Kedalaman perakaran pada mediatumbuh yang baik tidak lebih dari 50 cm, sedangkan di tanah biasa jarangmencapai kedalaman 30 cm .Batang tanaman nanas berukuran cukup panjang 20-25 cm atau lebih, tebaldengan diameter 2,0 -3,5 cm, beruas-ruas (buku-buku) pendek. Batang sebagaitempat melekat akar, daun bunga, tunas dan buah, sehingga secara visual batangtersebut tidak nampak karena disekelilingnya tertutup oleh daun. Tangkai bungaatau buah merupakan perpanjangan batang .Daun nanas panjang, liat dan tidak mempunyai tulang daun utama. Pada daunnyaada yang tumbuh dari duri tajam dan ada yang tidak berduri. Tetapi ada pula yangdurinya hanya ada di ujung daun. Duri nanas tersusun rapi menuju ke satu arahmenghadap ujung daun .Daun nanas tumbuh memanjang sekitar 130-150 cm, lebar antara 3-5 cm ataulebih, permukaan daun sebelah atas halus mengkilap berwarna hijau tua ataumerah tua bergaris atau coklat kemerah-merahan. Sedangkan permukaan daunbagian bawah berwarna keputih-putihan atau keperak-perakan. Jumlah daun tiapbatang tanaman sangat bervariasi antara 70-80 helai yang tata letaknya sepertispiral, yaitu mengelilingi batang mulai dari bawah sampai ke atas arah kanan dankiri .Nanas mempunyai rangkaian bunga majemuk pada ujung batangnya. Bungabersifat hermaprodit dan berjumlah antara 100-200, masing-masing berkedudukandi ketiak daun pelindung. Jumlah bunga membuka setiap hari, berjumlah sekitar5-10 kuntum. Pertumbuhan bunga dimulai dari bagian dasar menuju bagian atasmemakan waktu 10-20 hari. Waktu dari menanam sampai terbentuk bunga sekitar6-16 bulan.Pada umumnya pada sebuah tanaman atau sebuah tangkai buah hanya tumbuhsatu buah saja. Akan tetapi, karena pengaruh lingkungan dapat pula membentuklebih dari satu buah pada satu tangkai yang disebut multiple fruit ( buah ganda).
  32. 32. Pada ujung buah biasanya tumbuh tunas mahkota tunggal, tetapi ada pula tunasyang tumbuh lebih dari satu yang biasa disebut multiple crown (mahkota ganda). Eksplorasi terhadap tumbuh-tumbuhan merupakan salah satu kegiatanyang dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh data sebanyak-banyaknyatentang SDH. Hasil eksplorasi sering dilengkapi dengan pengambilan spesimendan pencandraan terhadap ciri-ciri yang ada pada-nya dan kemudian dilakukanpengawetan maupun pengkoleksian. Spesimen dan data yang telah diperolehkemudian dikumpul-kan dan diolah sebagai herbarium untuk dijadikan sumberinformasi dalam pengelolaan SDH. Koleksi herbarium merupakan kekayaan yang tak ternilai harganya bagipara ahli taksonomi. Seringkali koleksi-koleksi herbarium disimpan dalamgedung-gedung yang megah dilengkapi dengan peralatan kompleks dan dikelolapara pakar taksonomi beserta tenaga administrasi dan teknisi. Indonesia memilikigedung herbarium Bogoriense yang berada di kompleks Cibinong Science CenterLIPI. Gedung herbarium ini merupakan herbarium terlengkap dan tertua di AsiaTenggara, serta nomor tiga terbesar di seluruh dunia. Awetan specimen baik dalam herbarium kering maupun basah disimpandan ditata dalam ruang-ruang yang tersedia menurut masing-masing takson yangdiklasifikasikan oleh para ahli didalamnya. Semakin banyak jumlah koleksiherbarium menuntut semakin banyak pula ruang-ruang dan tem-pat penyimpanan. Data-data dan informasi yang ada pada herbarium sering dirujuksebagai refference untuk penelitian-penelitian. Mulai dari pengidentifikasiantumbuhan hasil studi lapangan maupun pengambilan sampel dari spesimen untukpenelitian lanjutan. Kegiatan ini sering memakan waktu dan tenaga yang cukupbanyak ketika harus mencari spesimen yang dimaksud diantara “tumpukan”ribuan bahkan jutaan koleksi herbarium yang ada. Tidak jarang pula terjadikerusakan pada koleksi jika akses secara manual ini dilakukan tidak dengan hati-hati. Ketidak-puasan sering juga dialami para peneliti yang mencari informasi jikaternyata data dan informasi pada herbarium tidak sesuai dengan harapannya.
  33. 33. Beberapa negara maju telah mengembangkan teknologi informasi bio-diversitas berupa herbarium virtual untuk mengatasi berbagai kelemahan dankerugian dari pengaksesan data herbarium. Program ini tidak terlepas darikomputer dan akses internet untuk pengaplikasiannya. Data-data yang ada padakoleksi herbarium fisik dipindah kedalam suatu data-base dalam bentukdigital. Kemudian dilakukan pengolahan data untuk di-gambarkan dalamherbarium virtual. Penggambaran data ini meliputi nama tumbuhan atau spesimen,gambar tumbuhan, peralatan untuk identifikasi, ciri dan diskripsi tumbuhan,informasi taksonomis dan ekologis dari tumbuhan, serta distribusi tumbuhan di-mana spesimen tersebut dapat ditemu-kan. Herbarium virtual memungkin-kan pengerjaan dalam herbarium lebihefisien, pengaksesan data dapat dilakukan dari tempat manapun melalui aksesinternet tanpa harus datang ke tempat koleksi herbarium fisik se-hingga aksesmenjadi lebih luas dan le-bih cepat, menghemat waktu dan ener-gi, dan herbariumfisik lebih terjaga serta terhindar dari kerusakan.B. Fungsi Herbarium Material herbarium sangat penting artinya sebagai koleksi untukkepentingan penelitian dan identifikasi,hal ini dimungkinkan karenapendokumentasian tanaman dengan cara di awetkan dapat bertahan lebihlama,fungsi herbarium yaitu : · bahan peraga pelajaran botani . bahan penelitian · alat pembantu identifikasi tanaman · bukti keanekaragaman · specimen acuan untuk publikasi spesies baru · sebagai pusat referensi · sebagai lembaga dokumentasi · sebagai pusat penyimpanan data
  34. 34. C. Manfaat Herbarium Herbarium dapat dimanfaatkan sebagai bahan rujukan untukmentakrifkan takson tumbuhan, ia mempunyai holotypeuntuk tumbuhan tersebut.Herbarium juga dapat digunakan sebagai bahan penelitian untuk para ahli bungaatau ahli taksonomi, untuk mendukung studi ilmiah lainnya seperti surveyekologi, studi fitokimia, peng-hitungan kromosom, melakukan analisaperbandingan biologi dan berperan dalam mengungkap kajian evolusi.Kebermanfaatan herbarium yang sangat besar ini menuntut perawatan dan pe-ngelolaan spesimen harus dilakukan dengan baik dan benarD. Cara Membuat Herbarium Persiapan koleksi yang baik di lapangan merupakan aspek penting dalampraktek pembuatan herbarium. Specimen herbarium yang baik harus memberikaninformasi terbaik mengenai tumbuhan tersebut kepada para peneliti. Dengan katalain,suatu koleksi tumbuhan harus mempunyai seluruh bagian tumbuhan danharus ada keterangan yang memberikan seluruh informasi yang tidak Nampakpada specimen herbarium. Pembuatan awetan specimen diperlukan untuk tujuan pengamatanspecimen secara praktis tanpa harus mencari bahan segar yang baru. Terutamauntuk specimen-spesimen yang sulit ditemukan di alam. Awetan specimen dapatberupa awetan kering dan awetan basah. Untuk awetan kering tanaman di awetkandalam bentuk herbarium,sedangkan untuk mengawetkan hewan dengansebelumnya mengeluarkan organ-organ di dalamnya. Awetan basah baik untukhewan maupun tumbuhan biasanya dibuat dengan merendam seluruh specimendalam larutan formalin 4%. Cara pembuatan herbarium sangat mudah, apabila berikut ini adalahpetunjuk untuk membuat herbarium :Alat dan bahan : karton,kardus
  35. 35. kertas Koran sasak dari bamboo/tripleks sample tanaman alat tulis formalin gelas ukur gunting akuades kertas label selotip transparancara kerja membuat herbarium : 1. ambil salah satu tanaman atau bagian dari tanaman. 2. cara pertama,masukkan tanaman itu pada sasak bamboo yang telah di buat dan keringkan tanaman dengan penjemuran terhadap cahaya matahari.Cara kedua, atur posisi tanaman pada lembaran Koran hingga rata. Lapisi lagi dengan beberapa lembar Koran,tangkup dengan tripleks pada kedua sisinya lalu ikat dengan kencang sehingga tanaman terpress dengan kuat. Ganti Koran dengan yang kering setiap kali Koran pembungkus tanaman basah. Lakukan berulang ulang hingga tanaman benar benar kering.
  36. 36. 3. tanaman dikatakan kering jika sudah cukup kaku dan tidak terasa dingin 4. tanaman yang akan di buat herbarium, sebaiknya memiliki bagian-bagian yang lengkap. Jika bunganya mudah gugur maka masukkan bunga tersebut dalam amplop dan selipkan pada herbarium 5. tempelkan tanaman yang telah di keringkan pada karton dengan menggunakan jahitan tali/selotip. 6. lengkapi keterangan yang terdapat pada collector book. 7. pasang etiketnya.cara membuat herbarium atau awetan basah : 1. Siapkan specimen yang akan di awetkan 2. Sediakan formalin yang telah di encerkan sesuai dengan keinginan 3. Masukkan specimen pada larutan formalin yang telah ada dalam botol jam dan telah di encerkan. 4. Tutup rapat botol dan kemudian di beri label yang berisi nama spsimen tersebut dan familinya. Contoh Hasil herbarium kering divisi PterydophytaE. Kelemahan dan Kelebihan Herbarium
  37. 37. Terdapat beberapa kelemahan pada herbarium yaitu; spesimen mudahmengalami kerusakan akibat perawatan yang. Kurang memadai maupun karenafrekuensi pemakaian yang cukup tinggi untuk identifikasi dan pengecekan datasecara manual, tidak bisa diakses secara bersama-sama oleh berberapa orang,biaya besar; tidak bisa diakses sewaktu-waktu dan tidak dapat diakses dari jarakjauh. Sedangkan kelebihan dari herbarium adalah sebagai pelengkap bahanpraktikum yang bisa langsung dibawa di dalam kelas atau ruangan. Carapembutan yang tidak terlalu sulit,dan memudahkan praktikan menelititumbuhannya tanpa harus mengambil sample yang baru.
  38. 38. BAB III KESIMPULAN1. Herbarium merupakan suatu spesimen dari bahan tumbuhan yang telah dimatikan dan diawetkan melalui metode tertentu.2. Herbarium biasanya dilengkapi dengan data-data mengenai tumbuhan yang diawetkan, baik data taksonomi, morfologi, ekologi, maupun geografinya. Selain itu dalam herbarium juga memuat waktu dan nama pengkoleksi.3. Pembuatan awetan specimen diperlukan untuk tujuan pengamatan specimen secara praktis tanpa harus mencari bahan segar yang baru. Terutama untuk specimen-spesimen yang sulit ditemukan di alam. Awetan specimen dapat berupa awetan kering dan awetan basah.4. Untuk awetan kering tanaman di awetkan dalam bentuk herbarium,sedangkan untuk mengawetkan hewan dengan sebelumnya mengeluarkan organ-organ di dalamnya.5. Awetan basah baik untuk hewan maupun tumbuhan biasanya dibuat dengan merendam seluruh specimen dalam larutan formalin 4%.
  39. 39. PEMBAHASAN FOSIL TUMBUHAN Pengertian Fosil adalah sisa-sisa organisme yang pernah hidup di waktusilam, yang diawetkan oleh alam. Karena terawetkan sejak 3,5 miliar tahun yanglalu fosil menjadi petunjuk penting mengenai sejarah bumi. Pertanyaan tentangasal kehidupan selalu memusingkan para ilmuwan dan agamawan. Hampir setiapkebudayaan mempunyai cerita tentang penciptaan kehidupan di muka bumi.Dalam cerita-cerita tersebut, umumnya manusia menjadi puncak dari prosespenciptaan. Beberapa teolog bahkan menduga bahwa waktu penciptaan tidak lebihdari beberapa ribu tahun silam. Contohnya, pada tahun 1650 seorang uskup dari Irlandia mengumumkanbahwa dunia diciptakan pada tahun 4004 SM. Ia menganggap bahwa temuancangkang dan tulang-belulang di dalam batuan, yang disebut fosil, tidak lain darisisa-sisa makhluk hidup yang binasa saat banjir besar pada zaman Nabi Nuh.Selama abad ke-19, para ahli geologi menyadari bahwa bumi masih mengalamiproses perubahan secara berangsur, yang menjadi penyebab timbul dan runtuhnyapegunungan dan tampak dalam penemuan fosil. Para ahli geologi pada waktu itumenghitung usia bumi tidak kurang dari 20 juta tahun. Sekarang para ahli dapatmenghitung umur batuan secara lebih teliti dengan mengukur kandungan unsurradioaktifnya. Contohnya, salah satu jenis karbon radioaktif diketahui meluruhdengan laju tetap. Ini dapat dipakai untuk menentukan umur batu bara sampai50.000 tahun. Unsur-unsur lain dapat menentukan umur bebatuan yang lebih tua.Perhitungan para ahli itu menunjukkan bahwa sejarah bumi diawali sejak 4,5miliar tahun silam.
  40. 40. Perhatikan gambar di atas, Jejak fosil daun paku-pakuan ini diduga berumur 300juta tahun. Setama periode Karbon, banyak tumbuhan paku-pakuan yang berbiakdi rawa-rawa. Ketika mati, lambat laun tumbuhan purba tersebut terpendam dibawah tanah. Tumbuhan itu tidak membusuk percuma, melainkan berubahmenjadi batu bara.Proses pembentukan FosilPerhatikan gambar di atas, Ketika suatu organisme mati, bangkainya terkuburdan lambat laun berubah menjadi fosil. Biasanya hanya bagian-bagian terkeras,seperti cangkang atau tulang, yang masih terawetkan. Kadang-kadang bangkaitersebut perlahan-tahan membatu. Molekul-molekul aslinya digantikan olehberbagai jenis mineral seperti katsit atau besi pirit. Namun, ada puta beberapafosil yang masih mengandung sebagian besar molekuI astinya. Sebuah cabang
  41. 41. ilmu baru yang disebut pateontotogi molekuter berupaya untuk membandingkankesamaan komposisi kimia atau bahkan gen dari spesies purba yang tetah punahdengan spesies yang masih hidup hingga kini.Memetakan bukti GeologisPenelitian fosil secara saksama menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kehidupanserupa dijumpai pada waktu bersamaan di segala penjuru muka bumi. Maka fosildapat dimanfaatkan untuk menentukan umur bebatuan. Jenis-jenis fosil di dalambebatuan berubah seiring dengan perjalanan waktu. Perubahan itu menunjukkanurutan evolusi kehidupan di planet bumi. Biasanya perubahan berjalan berangsur-angsur dalam waktu lama. Namun, ada pula perubahan yang berlangsung cepatsehingga seluruh kelompok spesies tumbuhan atau hewan dari satu periode lenyapseluruhnya, menghapus jejak dari suatu masa.Hanya segelintir spesies yang melanjutkan keturunan tanpa mengalami perubahanmencolok selama jangka waktu jutaan tahun. Kadang-kadang terjadipenganekaragaman makhluk hidup secara tiba-tiba, yang menyebar ke seluruhmuka bumi. Tercipta spesies-spesies baru yang belum pernah ada sebelumnya.Perubahan semacam ini menjadi penanda batas antara masa-masa geologis. Jedaantarmasa dianggap merupakan dampak dari bencana- bencana besar yang pernahmelanda bumi. Salah satunya adalah tumbukan asteroid atau komet raksasadengan permukaan planet kita, yang mengacaukan keseimbangan iklim. Padaakhir periode Kretaseus (65 juta tahun silam), ribuan spesies, termasukdinosaurus, mendadak punah. Batas waktu ini bertepatan dengan umur sebuahlekuk kawah raksasa di Teluk Meksiko. Kawah tersebut diduga merupakan bekasbenturan bumi dengan sebuah asteroid yang bergaris tengah satu kilometer. Awandebu tersebar ke seluruh planet, yang menghalangi hantaran energi matahari dansekaligus memicu kebakaran hutan di mana-mana. Lebih banyak lagi spesies yangpunah pada akhir periode Permian (225 jula tahun silam). Kepunahan massaldalam berbagai tingkatan umumnya menjadi penanda batas antarperiode-periodegeologis.Kehidupan di Muka Bumi
  42. 42. Sejarah kehidupan di planet bumi selama 65 juta tahun terakhir ditandai olehmunculnya aneka jenis mamalia dan berbagai rupa pepohonan berdaun lebar dantumbuhan berbunga. Sekitar 200 juta tahun sebelum periode ini, dinosaurus danhewan sejenis merajai daratan. Sebaliknya, berbagai jenis organisme laut hidup dilaut hangat. Selama periode Karbon, sekitar 300 juta tahun silam, hamparan rawamahaluas mendukung penyebaran tetumbuhan primitif seperti paku-pakuanraksasa dan pakis. Sisa-sisa tumbuhan purba semacam ini berubah menjadideposit batu bara. Tidak dijumpai banyak bukti akan adanya bentuk kehidupan diatas daratan sebelum periode Karbon. Namun, samudra pada waktu itu telahdipenuhi oleh kehidupan. Fosil dari periode Prekambrian (600 juta tahun silam)jarang ditemukan. Selama masa tersebut hanya ada sedikit spesies tumbuhan danhewan besar yang hidup dan berbiak di bumi.
  43. 43. Perhatikan gambar di atas : Waktu geologis dibagi menjadi deretan periode,masing-masing ditandai oleh kelompok fosil tertentu. Periode Prekambrianmemakan waktu 85 persen dari seluruh perjalanan sejarah bumi. Namun, bebatuanyang berasal dari periode ini umumnya gagal terawetkan, dan hanya ada sedikitspesies hewan bertubuh besar yang meninggatkan fosilDalam keadaan tertentu, bangkai makhluk-makhluk purba yang bertubuh lunakjuga dapat terawetkan sebagai fosil. Selama jangka waktu 40 juta tahun, getahdamar memerangkap dan sekaligus mengawetkan lalat ini. Damar itu sendiri telahberubah menjadi amber, sedangkan tubuh lalat beserta beberapa materi genetiknyatetap terawetkan seperti dalam keadaan semula.
  44. 44. Gugus bakteri siano tampak menumpang di atas stromatolit yang terhampar diperairan pasang Shark Bay (Australia Barat) yang hangat. Stromatolitsesungguhnya adalah sisa-sisa dari beberapa jenis organisme paling purba diplanet bumi yang telah memfosil. Stromatolit Australia berusia lebih dari 3,5miliar tahun. Hasil dokumentasi FOSIL TUMBUHAN di LIPIGb. Fosil Mangga
  45. 45. Gb. Fosil Bunga
  46. 46. REFERENSIwww. biologi.botani.go.id/bio_bidang/Taksonomi Tumbuhan TingkatTinggi _indonesia/home.phphttp://id.shvoong.com/humanities/history/1804845-kebun-raya-bogor/di akses tanggal 22 desember 2012 19:50 WIBhttp://www.bogorbotanicgardens.org/diakses tanggal 22 desember 2012 22:34 WIBDokumentasi foto KKL 2012

×