Tugas mikro akhir semester

335 views
284 views

Published on

ass,
maaf pak saya telat ngirim tugas

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
335
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
3
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tugas mikro akhir semester

  1. 1. Nama : Marini ulfa Npm : 2011021162 JURUSAN MANAJEMEN TUGAS AKHIR MATA KULIAH TEORI EKONOMI MIKRO MENJELASKAN PENGERTIAN DARI ISTILAH DIBAWAH INI, DIKUMPULKAN SEBELUM UAS ATAU MAKSIMUM PADA SAAT UAS.. BENTUK SOFT COPY DIKIRIM KE ALAMAT EMAIL: adefauji1@gmail.com SUBJECT EMAIL: TUGAS AKHIR 4 MK TE MIKRO STIE AL-KHAIRIYAH 1. Capital : modal, faktor produksi yg digunakan untuk menghasilkan produk lainnya. 2. Cost (biaya) : segala pengeluaran yang berhubungan dgn hasil yang diharapkan dimasa yang akan datang 3. Ceiling price : harga eceran tertinggi 4. Demand (permintaan) : keinginan konsumen untuk membeli suatu komoditi pd berbagai tingkat harga selama periode waktu tertentu 5. Elasticity of demand : elastisitas harga dari permintaan 6. Elasticity of supply : elastisitas harga dari penawaran 7. Equilibrium : keseimbangan 8. Equilibrium price (harga keseimbangan/harga pasar) : harga yg terbentuk pada tingkat dimana jumlah yang diinginkan penjual maupun pembeli adl sama 9. Equilibrium quantity : jumlah keseimbangan pasar 10. Engei’s law (hukum angel) : semakin besar pendapatan seseorang, semakin kecil bagian pendapatannya yang digunakan untuk konsumsi dan sebaliknya 11. Barang konsumsi : barang yang langsung dapat digunakan untuk memuaskan kebutuhan konsumen
  2. 2. 12. Barang modal : barang yang berguna untuk menghasilkan baranglain 13. Diminishing marginal utility : utilitas marginal yg semakin menurun 14. Keseimbangan pasar : suatu kondisi dimana ditandai dengan tidak terjadinya kelebihan penawaran karena harga terlalu tinggi atau kelebihan permintaan 15. Elastisitas silang : ukuran perbandingan antara persentase perubahan jumlah barang yg diminta dengan presentase harga barangnya. 16. Barang komplementer : barang yang saling melengkapi 17. Barang subsitusi : barang yang dapat menggantikan barang yang lainnya 18. Elestisitas pendapatan : ukuran presntase perubahan jml barang yang diminta sebagai akibat dari perubahan pendapatan konsumen sebesar 1% 19. Ceteris paribus : faktor-faktor lain tetap atau konstan 20. Hukum penawaran : hubungan antara harga barang/jasa dengan jumlah yang ditawarkan positif 21. Hukum permintaan : permintaan suatu barang akan meningkat jika harga barang tsb turun dan permintaan barang akan turun jika harga barang tsb naik 22. Indipendent variable (variabel bebas) : variabel yang dapat mempengaruhi nilai variabel lain tetapi tidak dapat dipengaruhi variabel lain 23. Dependent variable (variabel terikat) : variabel yang nilainya dipengaruhi oleh variabel lain tetapi tidak dapat mempengaruhi variabel lain 24. Elastisitas harga dari permintaan : tingkat kepekaan perubahan jumlah barang/jasa yang diminta terhadap perubahan harga 25. Elastisitas harga dari penawaran : tingkat kepekaan perubahan jml yg ditawarkan terhadap perubahan harga 26. Elastisitas pendapatan : kecendrungan perubahan permintaan yang disebabkan oleh perubahan pendapatan masyarakat 27. Faktor produksi : semua unsur yang menopang usaha penciptaan nilai atau usaha memperbesar nilai barang/jasa 28. Average product : jumlah produk total dibagi jumlah unit faktor variabel 29. Fungsi produksi : persamaan yang menunjukkan hubungan antara input dan output 30. Law of diminishing return : hukum hasil lebih yang semakin berkurang 31. Fungsi permintaan : merupakan permintaan yang dinyatakan dalam hubungan matematis dengan
  3. 3. faktor-faktor yang mempengaruhinya 32. Faktor penawaran : penawaran yang dinyatakan dalam hubungan matematis dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya 33. Faktor ceterisparibus : faktor-faktor selain harga 34. Koefisien elestisitas harga permintaan : menunjukkan ukuran besarnya rasio antara presentase perubahan jumlah produk yang diminta dan presentase perubahan harga produk tersebut 35. Consumers surplus (surplus konsumen) : perbedaan/selisih diantara jumlah pembayaran yang benar-benar dibayarkan atas sejumlah barang dengan pembayaran maksimum yang sanggup dibayarkan untuk barang tersebut 36. Kurva indeferent : kurva yang menunjukkan berbagai kombinasi konsumsi antara komodoti x dan y yang memberikan tingkat utilitas atau kepuasan yang sama 37. Barang normal :barang/komoditi yang jumlah pembelinya mengikuti pendapatan 38. Benda giffen : benda inferior tetapi kalau ada barang tersebut akan membeli lebih banyak (pendapatan naik) 39. APL (Average Product of Labour) : rata-rata produk yang dihasilkan oleh satu unit input variabel 40. Kurva isoquan : kurva yang menghubungkan titik-titik kombinasi input untuk menghasilkan tingkat output yang sama 41. Kurva isocost : kurva yang menunjukkan berbagai kombinasi pembelian dua input variabel dan modal dengan menggunakan jumlah anggaran yang sama 42. Isoquant : kepuasan yang diukur secara objektif 43. Isocost : biaya yang dikeluarkan produsen 44. Eksplisit : segala biaya yang dikeluarkan dalam rangka mendapatkan faktor-faktor produksi 45. implisit : semua biaya taksiran yang dimiliki oleh faktor produksi apabila digunakan 46. Expense (ongkos) : pengeluaran yang dilakukan untuk manfaat yang telah kita dapat saat ini/yang lalu 47. Biaya tetap (fixed cost) : biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan yang bersifat tetap dalam rangka operasional perusahaan 48. Biaya berubah (variable cost) : biaya yang dikeluarkan berhubungan dgn banyaknya faktor produksi yg digunakan serta besar kecilnya unit produksi 49. Biaya total (total cost) : segala biaya baik tetap maupun variabel yang harus dikeluarkan dlm rangka operasional perusahaan
  4. 4. 50. Biaya rata-rata (average cost) : rata-rata biaya total yang dikeluarkan oleh perusahaan baik tetap maupun variabel 51. Biaya tetap rata-rata (average fixed cost) : rata-rata biaya tetap sehubungan dengan produksi per unit barang oleh perusahaan 52. Biaya rata-rata jangka panjang : biaya rata-rata jangka pendek yang digabungkan menjadi satu sehingga membentuk amplop 53. Biaya marginal (marginal cost) :tambahan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan sebagai akibat dari bertambahnya faktor produksi dan dalam rangka menambah unit produksi 54. Barang homogen : barang seragam/sama 55. Diferensiasi produk : usaha untuk membedakan produk yang dihasilkan dihasilkan oleh perusahaan untuk memberikan daya tarik langsung maupun tidak langsung kpd konsumen 56. Diskriminasi harga : perbedaan harga untuk pasar dan barang yang sama 57. Ekspektasi : harapan 58. Budget line (garis anggaran) : batasan kemampuan konsumen secara umum 59. Income consumption curve : kombinasi produk yang dikonsumsi untuk memberikan kepuasan maksimum kpd konsumen pada berbagai tingkat pendapatan 60. Ecomonic profit : besarnya keuntungan yang melebihi normal profit 61. Break event analyst : analisis yang mempertimbangkan tingkat kuantitas penjualan perusahaan dimana penerimaan sama dgn pengeluaran biayanya 62. Kurva biaya rata-rata jangka panjang : grafik dari biaya rata-rata minimum untuk menghasilkan suatu komoditi pada tiap tingkat produksi dengan asumsi tingkat teknologi dan harga-harga masukan diketahui, sedangkan produsen bebas memilih besar optimal pabriknya 63. Kurva biaya rata-rata jangka pendek : grafik dari biaya rata-rata minimum utk menghasilkan suatu komoditi pada tiap tingkat produksi, berdasarkan teknologi dan harga masukan dari pabrik yang ada 64. Breakevent point (titik pilang pokok) : tingkat pendapatan perorangan, keluarga, atau masyarakat dimana seluruhnya habis utk barang-barang konsumsi 65. Anggaran berimbang : suatu anggaran yang disusun sedemikian rupa sehingga total belanja sama dgn total penerimaan 66. Defisit anggaran : kelebihan total belanja diatas total penerimaan 67. Equilibrium kompetitif : penyeimbang penawaran dan permintaan dlm perekonomian atau pasar yg bersaing sempurna karena penjual dan pembeli kompetitif sempurna tidak mempunyai daya unuk mempengaruhi pasar
  5. 5. 68. Kekuasaan konsumen : hasil dari sistem harga atau pasar murni dimana konsumen yang menjadi diktator menentukan jenis dan kuantitas komoditi yg akan dihasilkan 69. Konsumsi : kegiatan yang mengaitkan total konsumsi dgn tingkat pendapatan 70. Biaya variabel rata-rata : total biaya variabel dibagi dgn kuantitas produk yang dihasilkan 71. Biaya minimum : biaya per unit terendah yang mungkin dicapai 72. Biaya variabel : biaya yang bervariasi menurut tingkat hasil produksi 73. Derived demand (permintaan turunan) : permintaan akan suatu faktor produksi yg disebabkan oleh permintaan akan barang jadi yg dihasilkan faktor tsb 74. Disequilibrium : keadaan perekonomian yang sekarang tidak berada pada keadaan equilibrium 75. Hukum permintaan dgn kemiringan negatif : ketentuan yang mengatakan bahwa ketika harga barang atau jasa menurun, konsumen akan lebih banyak membeli barang itu, dgn syarat barang lainnya tidak berubah 76. Barang tahan lama : barang yang umurnya lebih dari 3 tahun 77. Barang ekonomi : barang yg relatif langka dibanding dgn total permintaan akan barang tersebut 78. Economic man (manusia ekonomi) : konsepsi ttg seseorang yg benar-benar rasional dimana motifasinya semata-mata berdasarkan pertimbangan ekonomi 79. Economise of scale (skala ekonomi) : situasi dimana biaya produksi rata-rata menurun dgn bertambahnya besarnya kapasitas pabrik dan hasil produksi 80. Economies of scope : kehematan ekonomis karena menghasilkan berbagai barang dan jasa 81. Efisien : pemanfaatan sumber daya ekonomi dgn cara yg paling efektif 82. Elastisitas : istilah yang digunakan luas dlm ekonomi unt menggambarkan reaksi suatu variabel terhadap perubahan variabel lainnya 83. Equilibrium konsumen : posisi dimana konsumen dapat memeksimalkan nilai gunanya 84. Equilibriun jangka pendek dan jangka panjang : equilibrium yg tercapai dlm kurun waktu yg berbeda, jangka pendek atau jangka panjang yang juga tergantung pada apakah besaran pabrik dapat menyesuaikan diri dgn baik 85. Exclusion principel (prinsip eksklusi) : kriteria yang membedakan barang publik dgn barang swasta 86. Barang jadi : barang yg dihasilkan utk dipakai, jadi bukan utk menghasiklan barang lainnya 87. Barang bebas : barang-barang yg tidak termasuk dlm barang ekonomi
  6. 6. 88. Impicit-cost elements (unsur biaya implisit) : biaya yg tidak kelihatan sbg biaya rupiah yg eksplisit tetapi tetap harus dianggap sebagai biaya 89. Income (penghasilan) : arus upah, bunga, deviden dan penerimaan lainnya yg menjadi hak seseorang atau suatu bangsa 90. Efek perubahan harga atas penghasilan : perubahan dlm kuantitas yg diminta dari suatu komoditi karena kenaikan atau penurunan pendapatan riil konsumen yg merupakan akibat dari perubahan harga 91. Hukum biaya relatif yang meningkat : hukum kelangkaan pada suatu perekonomian dgn kesempatan kerja penuh yg menyatakan bahea masyarakat yg menginginkan lebih banyak barang A harus mau mengorbankan sebagian barang B 92. Indifference map (peta indeferen) : grafik yg memperlihatkan sekelompok kurva-kurva indiferen 93. Inelastic demand (permintaan inelastis) : situasi dimana elastisitas dari harga permintaan nilainya berada dibawah 94. Barang inferior : jenis barang yg konsumsinya akan menurun dgn meningkatnya pendapatan seseorang 95. Barang setengah jadi : jenis barang yg telah menjalani sebagian proses pengolahan dan belum mencapai tahap akhir 96. Least-cost production rule (ketentuan produksi biaya termurah) : ketentuan bahwa biaya utk menghasilkan suatu tingkat hasil produksi akan berada dititik minimum bila rasio produk hasil penjualan marginal dari tiap masukan terhadap harga masukan tersebut adalah sama utk semua masukan 97. Hasil penjualan marginal (marginal revenue) : tambahan hasil penjualan yang diterima perusahaan dari penjualan tambahan 1 unit hasil produksi 98. Biaya kesempatan (opportunity cost) : nilai dari kesempatan penggunaan suatu barang ekonomi berikutnya/nilai dari alternatif yang dikorbankan 99. Analisis ekuilibrium parsial : analisis dgn konsentrasi pada pengaruh perubahan dlm pasar masing- masing, dgn mengasumsikan “yang lain tidak berubah” 100. Indeks harga : angka indeks yg menggambarkan perubahan rata-rata harga sekelompok barang dalam satu kurun waktu 101. Indeks harga produsen : indeks harga dari barang grosiran, seperti baja, gandum dll 102. Fungsi produksi : fungsi matematika yg menyatakan berapa jumlah hasil produksi yg dapat dicapai dgn suatu masukan dalam unit tertentu 103. Garis batas kemungkinan produksi : grafik yang melukiskan rangkaian barang yang dapat dihasilkan oleh suatu perekonomian 104. Produktivitas : rasio perbandingan hasil produksi dengan masukkannya
  7. 7. 105. Barang umum : suatu komoditi yang mungkin disediakan bagi semua orang dengan biaya yg sama jika misalnya pun hanya utk satu orang 106. Garis batas kemungkinan utilitas : grafik yg melukiskan utilitas/kepuasan dari dua konsumen yg masing-masing diukurkan pada tiap sumbu

×