Your SlideShare is downloading. ×
0
Bercerita yuk! Tapi bagaimana ya?    Rudi Cahyono                      @rudicahyo
1.  Yakinlah Anda adalah story teller 2.  Perhatikan dan gunakan antusiasme Anda     daripada menekankan pada teknik 3.  G...
Tanyakan pada diri    Anda  Adakah sebuah hari dimana Anda sama sekali   tidak bercerita?  Pernahkah terjadi sebuah wakt...
Anda adalah penyampai dan    pendengar cerita  Bercerita merupakan kegiatan sehari‐  hari  Pencerita membuat mosaic bers...
2. Gunakan antusiasme, realitas dan pengalaman pribadi, jangan terfokus pada teknik dalam bercerita  Teknik hanya alat un...
3. Gunakan kecerdasan, integritas & etika Anda dalam bercerita  Sebuah cerita harus mengandung kebenaran   tertentu, dan ...
4. Cerita yang Anda    bawakan harus pas  Cerita yang Anda bawakan harus pas dengan   persoalan pendengar  Bawakan cerit...
5. Buat cerita Anda menjadi nyata  Pada tahap awal jangan terlalu memfokuskan   pada kata‐kata  Bahasa tidak sepenting n...
6. Susun kerangka cerita (outline) dalam bercerita  Mulailah dari bagian akhir. Gunakan akhir ini   sebagai awal kerangka...
7. Latih bercerita dalam pikiran Anda  Ceritakan pada diri sendiri  Buat cerita Anda bervariasi  Lakukan penyesuaian  ...
8. Ceritakan kepada orang lain   Berceritalah kepada orang lain, meski cuma 1    orang   Fungsi pendengar adalah untuk m...
9. Perhatikan pendengar Anda  Perhatikan reaksi verbalnya: “Ya, saya tahu   maksud Anda” adalah contoh komentar yang   me...
10. Bersikaplah fleksibel  Jika pendengar, waktu, situasi dan   kondisi berbeda, ubahlah gaya bercerita   Anda  Lakukan b...
GUIDELINE untuk suara dalam                    bercerita 1.  Jadikan gaya bercerita Anda bervariasi 2.  Pilih kecepatan An...
1. Variasikan gaya bercerita Gaya bicara kita dipengaruhi oleh… a)  Jenis kegiatan dalam cerita atau tema komunikasi kita....
2. Pilih kecepatan bercerita  Beda tujuan, beda kecepatan pengucapan.   Cerita untuk tujuan relaksasi dengan tujuan   mot...
3. Atur intonasi  Intonasi mengacu kepada nada suara yang   digunakan dan penekanan yang ditempatkan   pada kata atau hur...
4. Sesuaikan volume suara Volume suara mengacu pada kekerasan atau kelembutan suara. Misalnya:    erbisik dianggap menyam...
5. Libatkan emosi  Memasukkan emosi ke dalam isi cerita itu   penting, tapi penting juga memasukka emosi   ke dalam tokoh...
6. Selaraskan emosi   Menyesuaikan emosi berarti emosi yang   diungkapkan adalah emosi yang paling   konsisten dengan cer...
SELAMAT BERCERITA 
Modul 2 Bagaimana Bercerita
Modul 2 Bagaimana Bercerita
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Modul 2 Bagaimana Bercerita

1,424

Published on

Presentasi Indonesia Bercerita tentang Bagaimana Bercerita. Pernah disampaikan pada mini workshop relawan Merapi.

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,424
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
92
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Modul 2 Bagaimana Bercerita"

  1. 1. Bercerita yuk! Tapi bagaimana ya?  Rudi Cahyono @rudicahyo
  2. 2. 1.  Yakinlah Anda adalah story teller 2.  Perhatikan dan gunakan antusiasme Anda  daripada menekankan pada teknik 3.  Gunakan kecerdasan, integritas dan etika Anda 4.  Cerita yang Anda bawakan harus pas  GUIDELINE 5.  Buat cerita yang real  untuk Story 6.  Buat outline/garis besar ceritanya  Telling yg 7.  Berlatihlah dengan bercerita kepada diri sendiri  lebih dahulu  Efektif 8.  Ceritakan kepada orang lain 9.  Amati pendengar Anda 10.  Fleksibelah 
  3. 3. Tanyakan pada diri  Anda  Adakah sebuah hari dimana Anda sama sekali  tidak bercerita?  Pernahkah terjadi sebuah waktu yang Anda sama  sekali tidak mendengarkan cerita?  Bagaimana peran cerita dalam kehidupan Anda?  1. Sesungguhnya Anda   adalah seorang Pencerita 
  4. 4. Anda adalah penyampai dan  pendengar cerita  Bercerita merupakan kegiatan sehari‐ hari  Pencerita membuat mosaic bersama  dengan pendengar cerita 
  5. 5. 2. Gunakan antusiasme, realitas dan pengalaman pribadi, jangan terfokus pada teknik dalam bercerita  Teknik hanya alat untuk  mendayagunakan kreativitas  Keseimbangan kreativitas dan teknik  akan menciptakan gaya bercerita 
  6. 6. 3. Gunakan kecerdasan, integritas & etika Anda dalam bercerita  Sebuah cerita harus mengandung kebenaran  tertentu, dan tidak harus mengandung kebenaran  sejati. Artinya, Cerita harus jitu memecahkan  masalah, melejitkan pengalaman hidup,  meningkatkan kualitas hidup.  Pengalaman  memang sumber yang baik untuk bercerita. Tapi  tetap perhatikan kerahasiaan dan efektivitas cerita.  Ciptakan versi fiksinya  Cerita harus bersifat menolong, konstruktif dan  praktis 
  7. 7. 4. Cerita yang Anda  bawakan harus pas  Cerita yang Anda bawakan harus pas dengan  persoalan pendengar  Bawakan cerita yang Anda bisa terlibat di  dalamnya. Pengalaman Anda adalah sumber  terbaik 
  8. 8. 5. Buat cerita Anda menjadi nyata  Pada tahap awal jangan terlalu memfokuskan  pada kata‐kata  Bahasa tidak sepenting nada suara, suasana  hati dan perasaan  Gunakan indera Anda untuk membayangkan  dan mengomunikasikan kepada pendengar  untuk membantu mendefinisikan dan  menambah kesadaran Anda 
  9. 9. 6. Susun kerangka cerita (outline) dalam bercerita  Mulailah dari bagian akhir. Gunakan akhir ini  sebagai awal kerangka cerita Anda  Kedua adalah tantangan yang dihadapi tokoh  utama  Ketiga, tulis langkah atau proses yang harus  dijalani tokoh utama agar sampai ke tujuan dan  sumber daya serta keterampilan yang harus  dimiliki sepanjang perjalanan menuju impian 
  10. 10. 7. Latih bercerita dalam pikiran Anda  Ceritakan pada diri sendiri  Buat cerita Anda bervariasi  Lakukan penyesuaian  Praktek: bercermin, bercerita, rekam (audio  dan atau audio‐visual), dengarkan/tonton.  Banyak berlatih dalam waktu luang 
  11. 11. 8. Ceritakan kepada orang lain   Berceritalah kepada orang lain, meski cuma 1  orang   Fungsi pendengar adalah untuk menyadarkan  pencerita bahwa ada orang lain yang  mendengarkan ceritanya   Umpan balik bukan hal yang terlalu penting. Jika  ada memang akan lebih bagus 
  12. 12. 9. Perhatikan pendengar Anda  Perhatikan reaksi verbalnya: “Ya, saya tahu  maksud Anda” adalah contoh komentar yang  menunjukkan kesesuaian pengalaman  pendengar dengan cerita. “Tidak, menurut  saya bukan begitu”, adalah contoh komentar  bahwa cerita Anda tdk berkaitan dg  pendengar 
  13. 13. 10. Bersikaplah fleksibel  Jika pendengar, waktu, situasi dan  kondisi berbeda, ubahlah gaya bercerita  Anda  Lakukan banyak eksperimen 
  14. 14. GUIDELINE untuk suara dalam  bercerita 1.  Jadikan gaya bercerita Anda bervariasi 2.  Pilih kecepatan Anda dalam mengucapkan  kata‐kata 3.  Atur intonasi Anda 4.  Sesuaikan volume suara Anda 5.  Libatkan perasaan atau emosi 6.  Sesuaikan emosi Anda dengan emosi cerita 
  15. 15. 1. Variasikan gaya bercerita Gaya bicara kita dipengaruhi oleh… a)  Jenis kegiatan dalam cerita atau tema komunikasi kita.  Misalnya, jika kita membicarakan sesuatu yang serius  dan berat, gaya bicara kita biasanya berlangsung  lambat, penuh pertimbangan dan hati‐hati b)  Emosi yang kita rasakan. Gaya bicara kita pasti beda  ketika mengungkapkan kasih sayang dengan  mengungkapkan rasa marah c)  Pendengar. Profesi, umur, posisi pendengar  membutuhkan cara bicara yang berbeda 
  16. 16. 2. Pilih kecepatan bercerita  Beda tujuan, beda kecepatan pengucapan.  Cerita untuk tujuan relaksasi dengan tujuan  motivasi pasti berbeda  Setiap situasi atau kondisi punya irama  kecepatannya masing‐masing. Beda antara  antusiasme, sedih dan gembira  Bayangkan sebuah ilustrasi musik pengiring  cerita atau gambar adegan yang cepat pada  film, kadang cepat dan kadang lambat, maka  seperti itulah Anda bercerita 
  17. 17. 3. Atur intonasi  Intonasi mengacu kepada nada suara yang  digunakan dan penekanan yang ditempatkan  pada kata atau huruf  Intonasi membadakan antara sebuah  pertanyaan dengan pernyataan  Kita mengatur bahasa dengan mengubah  amplitudo cara berbicara, frekuensi, atau nada  untuk lebih memberi tekanan atau makna pada  ungkapan tertentu 
  18. 18. 4. Sesuaikan volume suara Volume suara mengacu pada kekerasan atau kelembutan suara. Misalnya:    erbisik dianggap menyampaikan sesuatu yang sifatnya  Bpribadi dan rahasia   erbicara dengan nada lembut pada sang kekasih  Bmenunjukkan keintiman   erbicara dengan perlahan cenderung memicu ketajaman  Bpendengaran   erbicara dengan keras, seperti ketika menaikkan suara,  Bcenderung menunjukkan kemarahan atau otoritas 
  19. 19. 5. Libatkan emosi  Memasukkan emosi ke dalam isi cerita itu  penting, tapi penting juga memasukka emosi  ke dalam tokoh atau penutur cerita  Pendengar akan mendengar dan  mengalaminya jika Anda juga merasakan dan  mengekspresikan penalaman tersebut  Contoh: Cerita yang terjadi pada musim panas,  “Matahari bersinar terang dengan cahayanya  yang teramat sangaaaaat puanaaaasss…  Menyengat tiap kulit yang tak terlindung” 
  20. 20. 6. Selaraskan emosi   Menyesuaikan emosi berarti emosi yang  diungkapkan adalah emosi yang paling  konsisten dengan cerita  Seseorang bisa saja terlibat secara emosional  dalam membawakan cerita, tetapi emosinya  bisa jadi tidak selaras dg cerita tersebut  Contoh: coba satukan rahan Anda, katupkan  gigi Anda rapat‐rapat, tegangkan otot‐otot di  sekitar mulut Anda, lalu cobalah  mengucapkan, “Aku mencintaimu”. Apa yang  Anda rasakan? 
  21. 21. SELAMAT BERCERITA 
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×