Kb industri kreatif-08
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
635
On Slideshare
635
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
9
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. i n d ustri kreAtif
  • 2. pengantar ● ● Makin disadari bahwa 'Industri Kreatif' berperan dan berkontribusi cukup signifikan pada perkembangan ekonomi dan budaya suatu negara. Karakteristiknya perlu ditemukenali, sehingga dapat disusun agenda pengembangannya.
  • 3. Sumber utama dokumen ini adalah: Buku 'Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025' terbitan Departemen Perdagangan Republik Indonesia tahun 2009.
  • 4. Pergeseran Orientasi Ekonomi Dunia Barat Ekonomi Kreatif Kesadaran akan semakin perlunya mengintensifkan informasi dan kreativitas. Ekonomi Informasi Teknologi infokom menciptakan interkoneksi antar manusia semakin produktif dan global. Ekonomi Industri Ditemukannya pola kerja, pola produksi dan pola distribusi yang lebih murah dan lebih efisien. Ekonomi Pertanian Kesadaran akan pemanfaatan sumberdaya alam dengan hidup lebih menetap.
  • 5. ...di era kreativitas, bila ingin maju kita harus melengkapi kemampuan teknologi kita (high‐tech) dengan hasrat untuk mencapai tingkat ʺhigh conceptʺ dan ʺhigh touchʺ. Daniel L. Pink (The Whole New Mind, 2005)
  • 6. High concept High tech High touch
  • 7. kemampuan pemanfaatan dan pengembangan teknologi Kemampuan menciptakan keindahan artis-tik dan emosional, mengenali pola‐pola dan peluang, menciptakan narasi yang indah dan menghasilkan temuan‐ temuan yang belum disadari orang lain. kemampuan berempati, memahami esensi interaksi manusia, dan menemukan makna.
  • 8. prinsip dalam pola pikir kreatif Daniel H. Pink (The Whole New Mind, 2005) Not just function but also... DESIGN Not just argument, but also… STORY Not just focus, but also…SYMPHONY Not just logic, but also…EMPATHY Not just seriousness, but also…PLAY Not just accumulation, but also…MEANING
  • 9. Cultural industries ● ● ● UNESCO 1986 Kerangka kerja untuk statistik budaya 5 fungsi dalam proses budaya ● Lingkup sangat luas Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org “Industri kreatif”
  • 10. “Industri kreatif” ● DCMS 2001 ● Pendekatan: ekonomi ● Creative industries Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org Karakteristik output: Intellectual Property (bukan hanya copyright)
  • 11. Copyright industries ● ● Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org Karakteristik: copyright ● “Industri kreatif” WIPO 2002 Pendekatan: ekonomi
  • 12. “Industri kreatif” ● ● OECD 2005 Pendekatan: teknologi ● Information content product Content industries Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 13. Industri kreatif itu apa? Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 14. s those industrie s es Industries a “Creativ in individual in have their orig and which have a which , , skill & talent creativity reation through c wealth and job potential for nd exploitation t” a the generation erty and conten p intellectual pro of port, 1998) t of Culture, M nt, Departmen e (UK Governm Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org edia and S
  • 15. ari kreativitas, d n yang berasal Kegiata individu, yang ta pilan dan talen penghasilan dan ketram i menciptakan berpotens numbuhan dan pe kerja, melalui kesempatan n intelektual. a ploitasi kekaya eks ia and Sport, f Culture, Med epartment o Government, D (UK Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org 1998)
  • 16. ri pemanfaatan du a yang berasal d rta bakat indivi Industri e , ketrampilan s eraan serta kreativitas takan kesejaht untuk mencip enciptaan dan p erjaan melalui aya cipta lapangan pek ya kreasi dan d a pemanfaatan d t dividu tersebu in onesia 2009) reatif Ind an Ekonomi K embang (Rencana Peng Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 17. 4 elemen kunci . . berbasis individual dengan ketrampilan seni kreatif . . . . beraliansi dengan manajer dan teknolog . . . . menciptakan produk yang dapat dipasarkan . . . . nilai ekonominya terletak pada kekayaan budaya atau kekayaan intelektual. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 18. Periklanan Permainan Interaktif Arsitektur Musik Pasar barang seni Seni Pertunjukan Penerbitan & Percetakan Kerajinan Layanan Komputer & Piranti Lunak Desain Fesyen Radio & Televisi Film, Video dan Fotografi Riset & Pengembangan Kuliner Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org Subsektor industri keatif
  • 19. periklanan kegiatan kreatif yang berkaitan jasa periklanan (komunikasi satu arah dengan menggunakan medium tertentu), yang meliputi proses kreasi, produksi dan distribusi dari iklan yang dihasilkan, misalnya: riset pasar, perencanaan komunikasi iklan, iklan luar ruang, produksi material iklan, promosi, kampanye relasi publik, tampilan iklan di media cetak (surat kabar, majalah) dan elektronik (televisi dan radio), pemasangan berbagai poster dan gambar, penyebaran selebaran, pamflet, edaran, brosur dan reklame sejenis, distribusi dan delivery advertising materials atau samples, serta penyewaan kolom untuk iklan. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 20. arsitektur kegiatan kreatif yang berkaitan dengan jasa desain bangunan, perencanaan biaya konstruksi, konservasi bangunan warisan, pengawasan konstruksi baik secara menyeluruh dari level makro (Town planning, urban design, landscape architecture) sampai dengan level mikro (detail konstruksi, misalnya: arsitektur taman, desain interior). Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 21. pasar barang seni kegiatan kreatif yang berkaitan dengan perdagangan barang‐barang asli, unik dan langka serta memiliki nilai estetika seni yang tinggi melalui lelang, galeri, toko, pasar swalayan, dan internet, misalnya: alat musik, percetakan, kerajinan, automobile, film, seni rupa dan lukisan. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 22. kerajinan kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi, produksi dan distribusi produk yang dibuat dihasilkan oleh tenaga pengrajin yang berawal dari desain awal sampai dengan proses penyelesaian produknya, antara lain meliputi barang kerajinan yang terbuat dari: batu berharga, serat alam maupun buatan, kulit, rotan, bambu, kayu, logam (emas, perak, tembaga, perunggu, besi) kayu, kaca, porselin, kain, marmer, tanah liat, dan kapur. Produk kerajinan pada umumnya hanya diproduksi dalam jumlah yang relatif kecil (bukan produksi massal). Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 23. desain kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi desain grafis, desain interior, desain produk, desain industri, konsultasi identitas perusahaan dan jasa riset pemasaran serta produksi kemasan dan jasa pengepakan. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 24. fesyen kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi desain pakaian, desain alas kaki, dan desain aksesoris mode lainnya, produksi pakaian mode dan aksesorisnya, konsultansi lini produk fesyen, serta distribusi produk fesyen. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 25. video, film dan fotografi kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi produksi video, film, dan jasa fotografi, serta distribusi rekaman video dan film. Termasuk di dalamnya penulisan skrip, dubbing film, sinematografi, sinetron, dan eksibisi film. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 26. permainan interaktif kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi, produksi, dan distribusi permainan komputer dan video yang bersifat hiburan, ketangkasan, dan edukasi. Subsektor permainan interaktif bukan didominasi sebagai hiburan semata‐mata tetapi juga sebagai alat bantu pembelajaran atau edukasi. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 27. musik kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi/komposisi, pertunjukan, reproduksi, dan distribusi dari rekaman suara. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 28. seni pertunjukan kegiatan kreatif yang berkaitan dengan usaha pengembangan konten, produksi pertunjukan (misal: pertunjukan balet, tarian tradisional, tarian kontemporer, drama, musik tradisional, musik teater, opera, termasuk tur musik etnik), desain dan pembuatan busana pertunjukan, tata panggung, dan tata pencahayaan. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 29. penerbitan dan percetakan kegiatan kreatif yang terkait dengan dengan penulisan konten dan penerbitan buku, jurnal, koran, majalah, tabloid, dan konten digital serta kegiatan kantor berita dan pencari berita. Subsektor ini juga mencakup penerbitan perangko, materai, uang kertas, blanko cek, giro, surat andil, obligasi surat saham, surat berharga lainnya, passport, tiket pesawat terbang, dan terbitan khusus lainnya. Juga mencakup penerbitan foto‐foto, grafir (engraving) dan kartu pos, formulir, poster, reproduksi, percetakan lukisan, dan barang cetakan lainnya, termasuk rekaman mikro film. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 30. layanan komputer dan piranti lunak kegiatan kreatif yang terkait dengan pengembangan teknologi informasi termasuk jasa layanan komputer, pengolahan data, pengembangan database, pengembangan piranti lunak, integrasi sistem, desain dan analisis sistem, desain arsitektur piranti lunak, desain prasarana piranti lunak dan piranti keras, serta desain portal termasuk perawatannya. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 31. televisi dan radio kegiatan kreatif yang berkaitan dengan usaha kreasi, produksi dan pengemasan acara televisi (seperti games, kuis, reality show, infotainment, dan lainnya), penyiaran, dan transmisi konten acara televisi dan radio, termasuk kegiatan station relay (pemancar kembali) siaran radio dan televisi. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 32. riset dan pengembangan kegiatan kreatif yang terkait dengan usaha inovatif yang menawarkan penemuan ilmu dan teknologi dan penerapan ilmu dan pengetahuan tersebut untuk perbaikan produk dan kreasi produk baru, proses baru, material baru, alat baru, metode baru, dan teknologi baru yang dapat memenuhi kebutuhan pasar; termasuk yang berkaitan dengan humaniora seperti penelitian dan pengembangan bahasa, sastra, dan seni; serta jasa konsultansi bisnis dan manajemen. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 33. kuliner Kegiatan ekonomi di bidang pangan olahan. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 34. Versi Inggris 1) Advertising 8) Film and video 2) Architecture 9) Music 3) Art and antiques markets 10) Performing arts 4) Computer and video games 11) Publishing 5) Crafts 6) Design 7) Designer fashion Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org 12) Software 13) Television and radio
  • 35. Versi Hongkong 1) Advertising 8) Game software 2) Architecture 9) Music 3) Art and antiques 10) Performing arts 4) Comics 11) Publishing 5) Design 12) Software and IT services 6) Designer fashion 13) Television 7) Film Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 36. Mengapa industri kreatif itu penting? Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 37. Kontribusi ekonomi ● ● ● ● Lap kerja ● Dampak Sosial PDB ekspor Iklim bisnis Kualitas Hidup ● Peningkatan Toleransi sosial ● ● Inovasi & kreativitas Mengapa penting Lap usaha Dampak bagi sektor lain pemasaran Citra & identitas bangsa ● Ide & Gagasan ● pariwisata ● Penciptaan Nilai ● Ikon nasional Sumberdaya terbarukan ● ● Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org Berbasis Pengetahuan, kreativitas Green Community ● Memb. bdya, warisan bdya & nilai lokal
  • 38. Kontribusi ekonomi ● PDB ● Lap kerja ● ekspor Industri kreatif di beberapa negara: Kontribusi PDB berkisar dari 2,8% (Singapura) sampai dengan 7,9% (Inggris) Tingkat pertumbuhan berkisar dari 5,7% (Australia) sampai dengan 16% (Inggris) Tingkat penyerapan tenaga kerja berkisar antara 3,4% (Singapura) sampai 5,9% (US) Industri kreatif di Indonesia: PDB menyumbang 6,28% dari PDB (2006) Tingkat pertumbuhan PDB (0,74%) Tingkat penyerapan tenaga kerja 5,8% Nilai ekspor mencapai 9,13% (2006) Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 39. Iklim bisnis ● ● ● Lap usaha Dampak bagi sektor lain pemasaran Industri kreatif dalam rantai nilai industri, sesungguhnya adalah sektor jasa. Di berbagai negara, termasuk Indonesia, pertumbuhan sektor jasa semakin meningkat. Seluruh sektor industri membutuhkan imbuhan kreatifitas di dalamnya. Bila potensi ini dimaksimalkan dalam bentuk kewirausahaan, maka setiap lapangan usaha baru di bidang industri kreatif akan menciptakan struktur industri baru sehingga membuka lapangan usaha baru bagi industri pendukungnya. Ilmu berbasis kreativitas, banyak beririsan langsung dengan ilmu pemasaran seperti promosi, periklanan, pencitraan, merk, dan mampu mengolah strategi pemasaran dari pendekatan emosional konsumen. Pemanfaatan potensi kreativitas akan memunculkan keberanian memasarkan produk nasional dengan merk sendiri. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 40. Citra & identitas bangsa ● pariwisata ● Ikon n'sionl ● Memb. bdy, warisan bdy & nilai lokal Kekayaan warisan budaya, keragaman bahasa, keunikan geografis, keragaman hayati. Salah satu kegiatan ekonomi yang dapat mempengaruhi pencitraan suatu negara adalah pariwisata. Industri Kreatif dapat memberikan peran yang sangat luas dalam memperbaiki citra pariwisata nasional. Penjelasan tentang pencitraan suatu negara bisa dilihat pada bagian “Nation Brand Hexagon” Pembangunan yang terarah di sektor industri kreatif berbasis budaya pada akhirnya akan dapat menciptakan landasan karakter budaya lokal yang kuat. Misi Industri kreatif yang memperjuangkan HKI untuk warisan budaya, kearifan budaya akan berupaya secara proaktif memproteksi warisan budaya yang telah menjadi karakter bangsa Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 41. Sumberdaya terbarukan ● ● Berbasis Pengetahuan, kreativitas Green Community Industri kreatif adalah industri yang mengandalkan talenta, keterampilan dan kreativitas. Kreativitas adalah elemen dasar individu, sehingga potensi kreatif yang terdapat pada semua orang dapat dieksplorasi. Kreativitas di dalam desain produk berbasis sumber daya alam, seperti misalnya industri mebel, dapat memperlambat proses eksploitasi sumber daya alam. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 42. Inovasi & kreativitas ● ● Ide & Gagasan Penciptaan Nilai Ekonomi saat ini sangat dipengaruhi oleh globalisasi. Salah satu produk dari globalisasi adalah HKI yang merupakan kapitalisasi dari intelektualitas manusia (creative capital). Inovasi bisa dicapai dengan penciptaan nilai baru Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 43. Dampak Sosial ● ● Kualitas Hidup Pningkatan Toleransi sosial Pembangunan bermodalkan kreativitas yang terarah dan tepat sasaran, pada jangka panjang dapat meningkatkan pertumbuhan dan keadilan (growth and equity), sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup (well being). Toleransi sosial merupakan faktor utama untuk menciptakan iklim kreatif yang dapat menarik pekerja kreatif untuk tinggal dan berkreasi. Kota yang memiliki iklim kreatif, umumnya lebih hidup dan ekonominya berjalan dengan cepat. Hal ini disebabkan oleh konsentrasi pekerja kreatif yang telah menarik minat perusahaan‐ perusahaan untuk mendirikan usahanya disana. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 44. 6 dimensions of Nation Brand Nation Brand Hexagon Tourism Exports People Nation Brand Culture and Heritage Governance Investment and Immigration Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org *) Simon Anholt, 2000
  • 45. 6 dimensions of Nation Brand Ekspor Menentukan citra masyarakat terhadap barang dan jasa, termasuk bagaimana konsumen secara aktif mencari atau menghindari produk dari suatu negara. Tourism Exports People Nation Brand Culture and Heritage Governance Investment and Immigration Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 46. 6 dimensions of Nation Brand Pariwisata Menggambarkan derajat ketertarikan untuk berkunjung ke suatu negara, serta daya tarik wisata alami dan buatan. Tourism Exports People Nation Brand Culture and Heritage Governance Investment and Immigration Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 47. 6 dimensions of Nation Brand Manusia Menentukan reputasi masyarakat Tourism (bangsa) terhadap kompetensi, pendidikan, keterbukaan, keakraban dan kualitas lainnya. Selain itu juga menggambarkan derajat potensi permusuhan dan diskriminasi yang dirasakan seseorang. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org Exports People Nation Brand Culture and Heritage Governance Investment and Immigration
  • 48. 6 dimensions of Nation Brand Budaya dan Peninggalan Tourism Memunculkan persepsi dunia terhadap peninggalan budaya suatu bangsa dan penghargaan terhadap budaya kontemporernya, yang meliputi film, musik, seni, sport dan sastra. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org Exports People Nation Brand Culture and Heritage Governance Investment and Immigration
  • 49. 6 dimensions of Nation Brand Tourism Exports People Nation Brand Culture and Heritage Governance Investment and Immigration Investasi dan Imigrasi Menggambarkan kemampuan untuk memikat orang untuk tinggal, bekerja atau belajar di suatu negara. Selain itu juga menunjukkan bagaimana orang merasakan situasi ekonomi dan sosial suatu negara. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 50. 6 dimensions of Nation Brand Tourism Exports People Nation Brand Culture and Heritage Governance Investment and Immigration Tata Pemerintahan Menggambarkan opini masyarakat terhadap derajat kompetensi dan kejujuran pemerintah, serta menunjukkan kepercayaan seseorang terhadap pemerintahnya. Hal ini juga dapat mengukur kepedulian pemerintah terhadap isu dunia, seperti demokrasi, keadilan, kemiskinan dan lingkungan hidup. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 51. The Anholt Nation Brands Index Q2 2007 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. UK Germany France Canada Switzerland Sweden Italy Australia Japan United States Netherlands Spain Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. Denmark Norway New Zealand Ireland Greece Belgium Wales Portugal Brazil Russia China Argentina Hungary 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. Czech Republic Singapore Poland Mexico Egypt India South Korea South Africa Turkey Malaysia Estonia Israel Indonesia
  • 52. Dampak ekonomi-nya apa? Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 53. 1. Berb asis Pro duk Do mestik Bruto 2. Berb asis Ke tenagak erjaan 3. Berb asis Ak tivitas P erusaha an Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org *) lihat dokumen KB_industri_kreatif-01.ods
  • 54. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 55. Struktur ekonomi industrial sumber Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org produksi distribusi konsumsi Klaster industri kreatif
  • 56. Struktur ekonomi kreatif sumber Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org produksi distribusi konsumsi Klaster industri kreatif
  • 57. Montana’s Creative Enterprise Cluster Social Infrastructure: Suppliers Suppliers Materials Materials •• Packaging Packaging •• Framing Framing •• Tools Tools •• Equipment Services • • • • Agents Studios Public relations Non-profits Associations, Non-profits, Collaboratives, Guilds, Networks Markets Core Enterprises I.Artists, crafts, writers, performers (Individuals) 5,835 II.Arts, crafts, media, entertainment, publishers (Firms) 104 III.Designers, decorators, architects, advertising, etc. (Creative services) 527 • • • • Outsourcing • • • Labor Pool: Coops Galleries Shops E-Commerce • Foundries Publishers Photo Service Printers Prof, Skilled Support, Administration • Sources of skills & knowledge Schools, colleges/Univ, workshops Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org Other benefits Impact on Education Attraction/Amenities Incorporate in products
  • 58. Klasifikasi 14 subsektor industri kreatif ● Untuk membuat rencana pokok pengembangan industri kreatif dan strategi pengembangan, 14 subsektor industri kreatif dikelompokkan dengan memperhatikan dua dimensi yang merupakan penentu perkembangan industri kreatif: a) substansi dominan b) a) Media b) Seni dan budaya c) Desain d) Ilmu pengetahuan dan teknologi intensitas sumber daya a) b) Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org Kasat mata Tidak kasat mata
  • 59. Klasifikasi 14 subsektor industri kreatif Intensitas sumberdaya IT & software Film, Video & Fotografi intangible based TV & radio musik periklanan Penerbitan percetakan arsitektur Seni pertunjukan Permainan interaktif desain Pasar barang seni R&D fesyen tangible based kerajinan media Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org seni budaya desain Substansi dominan dalam industri kreatif iptek
  • 60. Klasifikasi 14 subsektor industri kreatif ● Berdasarkan klasifikasi pada matriks di atas, subsektor dikelompokkan menjadi 6 golongan berdasarkan kemiripan karakteristiknya, baik dari aspek sumber daya insani maupun substansi yang harus dikembangkan. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 61. Klasifikasi 14 subsektor industri kreatif Industri publikasi dan presentasi lewat media (Media Publishing and Presence) Industri dengan kandungan budaya yang disampaikan lewat media elektronik (Electronic Media Presentation with Cultural Content) Industri dgn kandungan budaya yang ditampilkan ke publik secara langsung maupun lewat media elektronik (Cultural Presentation) Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org subsektor Penerbitan‐Percetakan subsektor Periklanan subsektor TV dan Radio subsektor Film Video dan Fotografi subsektor Musik Seni Pertunjukan
  • 62. Klasifikasi 14 subsektor industri kreatif Industri yang padat kandungan seni dan budaya (Arts & Culture Intensive) subsektor Kerajinan subsektor Pasar barang seni subsektor desain Industri Design subsektor fesyen subsektor arsitektur subsektor Litbang Industri kreatif dengan muatan teknologi (Creativity with Technology) Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org subsektor Permainan Interaktif TI dan Jasa Perangkat Lunak
  • 63. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org iLusTRasi
  • 64. Singgih S. Kartono Pemenang beberapa penghargaan desain internasional atas karyanya “radio kayu” Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 65. Ragam produk yang mengadopsi pola pikir industri kreatif Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 66. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 67. Penghargaan pemenang yang diperoleh Kartono Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 68. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 69. Wahyu Aditya Pemenang beberapa penghargaan animasi, film tingkat nasional maupun internasional Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 70. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 71. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org kebijakan
  • 72. Inpres no 6 tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif ● Pertama: Mendukung kebijakan Pengembangan Ekonomi Kreatif tahun 2009-2015, yakni pengembangan kegiatan ekonomi berdasarkan pada kreativitas, keterampilan, dan bakat individu untuk menciptakan daya kreasi dan daya cipta individu yang bernilai ekonomis dan berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat Indonesia, dengan sasaran, arah, dan strategi sebagaimana tercantum dalam Lampiran Instruksi Presiden ini. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 73. Inpres no 6 tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif ● Sasaran I. Insan kreatif dengan poIa pikir dan moodset kreatif. II. Industri yg unggul di pasar dalam dan luar negeri, dengan peran dominan wirausahawan lokal. III. Teknologi yang mendukung penciptaan kreasi dan terjangkau oleh masyarakat Indonesia IV. Pemanfaatan bahan baku dalam negeri secara efektif bagi industri di bidang ekonomi kreatif V. Masyarakat yang menghargai HKI dan mengkonsumsi produk kreatif lokal VI. Tercapainya tingkat kepercayaan yang tinggi oleh lembaga pembiayaan terhadap industri di bidang ekonorni kreatif sebagai industri yang menarik Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 74. Inpres no 6 tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif ● Sasaran, arah dan strategi pengembangan ekonomi kreatif tahun 2009 – 2015 bisa dibaca pada dokumen terpisah (KBinpres_06_2009.ods) Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 75. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org
  • 76. Catatan rangkuman ● ● ● ● IK merupakan cara pandang tentang kategorisasi industri. IK merupakan sebagian dari populasi industri. Industri yang tidak termasuk IK juga masih perlu dikuatkan. Pengembangan IK bukan ranah salah satu Kementerian atau Satuan Kerja Perangkat Daerah. Program pengembangan IK meliputi penguatan usaha yang sudah ada dan pemunculan usaha yang baru. Kawi Boedisetio telebiro.bandung0@clubmember.org