Your SlideShare is downloading. ×
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Paparan Kadis PU Bappenas 28 Nov 2011

1,445

Published on

Published in: Travel, Business
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,445
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
55
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Disampaikan oleh:Kepala Dinas Pekerjaan Umum Prov. Kalbar Pontianak, Rabu 30 November 2011
  • 2. SELAYANG PANDANG Gambaran Umum; Isu Strategis Penataan Ruang; Kronologis Penyusunan RTRW; Progres Penyusunan RTRW; Saran Tindak.
  • 3. “Pergub Kalbar No. 48 Th. 2008(mengacu PP No. 38 Th. 2007 dan PPNo. 41 Th. 2007) menyatakan bahwaTupoksi penyusunan RTRW Prov dan pembinaan penyelenggaraan penataan ruang kab/kota di Dinas PU Prov. Kalbar”
  • 4. Orientasi Kalbar
  • 5. PETA WILAYAH ADMINISTRASI Terdiri dari 12 kabupaten & 2 kota Batas Administrasi Prov. Kalbar: • Utara : Laut Natuna, Serawak (Malaysia Timur) 3.1 • Selatan : Laut Jawa dan Prov. Kalteng • Barat : Selat Karimata dan Laut Natuna • Timur : Prov. Kalteng dan Prov. Kaltim
  • 6. PROVINSI KALIMANTAN BARAT uas : 147.307 Km2 (terluas ke-4 RI); abupaten / Kota : 12 kabupaten / 2 kota; ecamatan : 175 kecamatan; enduduk : 4.395.983 orang (Th.2010); ertumbuhan pnddk : 1,58 % (Th.2009-2010); DRB (harga berlaku) : Rp.60,48 T (triwulan III 2011); 
  • 7. 1. Sistem Perkotaan a) Adanya pemekaran wilayah (Kab. Kubu Raya dan Kab. Kayong Utara th.2007) → menjadi titik tumbuh baru yang berdampak pada sistem wilayah; b) Indikasi terbentuknya Kawasan Metropolitan Pontianak (KMP) dalam 20 thn mendatang (penduduk > 1 jt jiwa); c) Usulan beberapa ibukota kabupaten menjadi Pusat Kegiatan Wilayah Promosi (PKWp), yakni: Kota Bengkayang, Kota Ngabang, Kota Sekadau, Kota Nanga Pinoh, Kawasan Perkotaan Sungai Raya-Sungai Ambawang, dan Kawasan Perkotaan Sukadana-Telok Melano.
  • 8. Kuala Dua
  • 9. 2. Struktur Ruang Usulan kab/kota untuk membangun infrastruktur baru, khususnya bandara dan pelabuhan → sinkronisasi dengan RTRWN dan Kementerian terkait; e Rencana pembangunan Jalan Trans Kalimantan (Lintas Utara, Lintas Tengah, dan Lintas Selatan); n Lintas Utara menghubungkan 5 Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) → diindikasikan melintasi Kawasan Heart of Borneo (HoB); ( Pengembangan Pembangkit Tenaga Listrik, a.l: air, uap, micro hydro, nuklir (tahap penelitian).
  • 10. TN Kayan MentarangCA NiyutPenrissen TN Betung Kerihun TN Danau Sentarum Melintasi Kawasan Hutan/Lindung 03/17/12
  • 11. 3. Pola Ruang Keberadaan kawasan permukiman (desa/kampung) dalam kawasan hutan/ lindung; a Sekitar 18,2 % luas Kalbar menjadi bagian dari Heart of Borneo; f Kebijakan pengembangan Kawasan Perbatasan Negara, KAPET Khatulistiwa, Koridor Ekonomi Nasional, Kawasan Terpadu Mandiri (KTM), Kawasan Minapolitan, Kawasan Usaha Agrobisnis Terpadu (KUAT), dan kawasan strategis lainnya; s Keberadaan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil (belum diakomodasi dalam Perda No.5 Th. 2004 ttg RTRWP Kalbar); Pengembangan kawasan pertambangan (PP No. 22/2010 ttg Wilayah Pertambangan); a Berkurangnya lahan pertanian (UU 41/2009 ttg perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan); Ancaman bencana alam: abrasi, banjir (rob, bandang, longsor), kebakaran hutan dan lahan gambut.
  • 12. TN. Danau Sentarum TN. Betung KerihunTN. Bukit Baka-Bukit Raya Potensi “ECO-TOURISM”
  • 13. Peta Administrasi Kawasan Perbatasan Kalbar
  • 14. KORIDOR EKONOMI NASIONAL _PULAU KALIMANTAN
  • 15. 4. Kebijakan Nasional a) Kelangkaan sumber energi (minyak & gas bumi); b) Kenaikan muka air laut → pemanasan global & siklus; c) Perdagangan bebas → menuntut daya saing wilayah; d) Kalimantan diindikasikan sebagai Pulau Energi Nasional masa depan → perlu penataan ruang yang sinergis lintas wilayah & sektor; e) Isu pemindahan ibukota negara ke Pulau Kalimantan; f) Lahirnya UU No.26 Th.2007 ttg Penataan Ruang (26 April 2007), mengamanatkan agar RTRWP Kalbar disusun atau disesuaikan paling lambat 2 (dua) tahun terhitung sejak UU tersebut diberlakukan; g) PP No.26 Th. 2008 ttg RTRWN; h) Raperpres RTR Pulau Kalimantan, Kawasan Perbatasan, KAPET Khatulistiwa, dan Kawasan HoB; i) SK Menhutbun No. 259/Kpts-II/2000 ttg Penunjukan Kws Hutan dan Perairan Kalbar “lebih kuat” daripada Perda No.5 Th. 2004 ttg RTRWP Kalbar karena ditunjuk oleh Menhutbun dengan dasar undang-undang kehutanan.
  • 16. Tahun Tahun 2007 Tahun 2009 Tahun 2008 Tahun 2010 Tahun 2011 2004-2007 FIN ISH RT REV S TA (26 IS ISI ) 200 I (26 EV 2007 R il • UU 4/2009 tentang 9) Apr il r Pertambangan Mineral dan Ap • UU 26/2007 ttg Batu Bara; • PP 10/2010 ttg Tata Cara Perubahan Peruntukan dan Penataan Ruang; • UU 10/2009 ttg Fungsi Kawasan Hutan; • UU 24/2007 ttg Kepariwisataan; • PP 15/2010 ttg • UU 30/2009 ttg Penanggulangan Ketenagalistrikan; Penyelenggaraan Penataan Bencana; Ruang; • UU 32/2009 ttg • UU 27/2007 ttg • PP 24/2010 ttg Perlindungan dan Penggunaan Kawasan • UU 12/2011 ttg Pengelolaan Pengelolaan Lingkungan Hutan; Pembentukan Wilayah Pesisir • UU 43/2008 ttg Hidup; • PP 22/2010 ttg Wilayah Peraturan• Perda 5/2004 dan Pulau-Pulau • UU 41/2009 tentang Wilayah Perlindungan Lahan Pertambangan; Perundang- ttg RTRW Prov. Kecil; • PP 68/2010 ttg Bentuk dan Negara; Pertanian Pangan undangan; Kalbar; • UU 30/2007 ttg Berkelanjutan; Tata Cara Peran • PP 26/2008 ttg Masyarakat Dalam • UU 4/2011 ttg• SK Menhutbun Energi; • UU 45/2009 ttg Perikanan; • PP 38/2007 ttg RTRW Nasional; • PP 24/2009 ttg Kaw Industri; Penataan Ruang; Informasi 259/2000 ttg • Permenhub 11/2010 ttg Penunjukan Pembagian Urusan • Permendagri • Permenpu 11/2009 ttg Tatanan Kebandarudaraan Geospasial; Pedoman Persetujuan Pemerintahan 28/2008 ttg Nasional; • RPP tentang Kawasan Substansi Dalam Penetapan • Permenhub 6/2010 ttg antara Tata Cara Raperda ttg RTRW Prov dan Tingkat Hutan dan Pemerintah, Rencana Pengembangan Evaluasi Kab/Kota, beserta Rencana Jaringan Pelayanan Ketelitian Peta Perairan Prov. Pemprov, dan Rincinya; Raperda ttg • Permenpu 15/2009 ttg Penyeberangan; Rencana Tata Kalbar. Pemkab/kota; • Kepmen Kelautan dan • Kepmenpu Rencana Tata Pedoman Penyusunan RTRW Perikanan 32/2010 ttg Ruang. Ruang Daerah. Prov; 390/2007 ttg Penetapan Kawasan • Permen Pertanian 41/2009 Penetapan Status Minapolitan; ttg Kriteria Teknis ttg • Kepmenpu 567/2010 ttg Daerah Irigasi Kawasan Peruntukan Jalan Strategis Nasional. Pusat, Prov, dan Pertanian; • Kepmenpu 630/2009 Kab/Kota. tentang Status dan Fungsi Jalan.
  • 17. Tahun 2008 Tahun 2009 Tahun 2010 Tahun 2011 • Tahap III : Sinkronisasi Substansi Raperda dan Penetapan Raperda (target); • Tahap II : Laporan Data dan • Stakeholders : BKPRD Prov, BKPRD Analisis, Laporan Rencana, Kab/Kota, DPRD, akademisi, NGO/ serta Laporan Rancangan LSM, praktisi, danPergub Kalbar 48/2008 • Tahap I (akhir th. 2009) : tokoh/perwakilan masyarakat; Laporan Pendahuluan dan Perda;(didasarkan atas PP • Stakeholders : BKPRD Prov, • Media Pelibatan : Seminar/rapat,38/2007) ttg Tupoksi Kompilasi Data; email/jejaring sosial, serta media • Stakeholders : BKPRD BKPRD Kab/Kota, DPRD,penyusunan RTRW cetak dan elektronik lokal; Prov, BKPRD Kab/Kota, akademisi, NGO/LSM, • Clearing House : 17 Maret diProvinsi dan DPRD, akademisi, praktisi, dan Ditjen Penataan Ruang Kem PU;pembinaan NGO/LSM, praktisi, dan tokoh/perwakilan • Persub BKPRN : 7 September, olehpenyelenggaraan tokoh/perwakilan masyarakat; Kem PUpenataan ruang • Media Pelibatan : (Wakil Ketua I dan Ketua Timkab/kota berada di masyarakat; Seminar/rapat, FGD, pos, Pelaksana BKPRN);Dinas PU Prov. Kalbar • Media Pelibatan : • Pembahasan DPRD I : 6 Oktober; email/jejaring sosial, serta(sebelumnya berada di Seminar/Rapat, FGD, pos, • Pembahasan DPRD II : 21 media cetak dan elektronikBappeda Prov. Kalbar). email/jejaring sosial, serta November; media cetak dan lokal; • Audiensi : 23 November, BKPRD elektronik lokal. • Konsultasi/Uji Publik : 10 dan DPRD bersama Ditjen Desember 2010; Penataan Ruang • Pembahasan di BKPRN : 23 Kem PU. Desember 2010.
  • 18. Status RTRW Kab/Kota (28 November 2011)NO KABUPATEN 1 2 3 4 5 6 71 KAB. KUBU RAYA X X X X X X2 KAB. PONTIANAK X X X X X X 1. Revisi RTRWK3 KAB. SAMBAS X X X X X X 2. Penyempurnaan4 KAB. BENGKAYANG X X X X X X X Raperda RTRWK5 KAB. LANDAK X X X X X X 3. Proses Rekomendasi6 KAB. SANGGAU X X X X X X Gubernur7 KAB. SEKADAU X X X X X X 4. Surat Rekomendasi Gubernur8 KAB. SINTANG X X X 5. Proses Persetujuan9 KAB. MELAWI X X X X X X Substansi10 KAB. KAPUAS HULU X X X X X X 6. Pembahasan BKPRN11 KAB. KAYONG UTARA X X X X X X 7. Surat Persetujuan12 KAB. KETAPANG X X X X X X Substansi13 KOTA PONTIANAK X X X X X X14 KOTA SINGKAWANG X X X X X X
  • 19. Status Terakhir RTRW Kab/Kota Berdasarkan Tingkat KemajuanNO KAB/KOTA PROGRES TERAKHIR1 KAB. BENGKAYANG SUDAH MEMPEROLEH PERSUB MENTERI PU (BKPRN)2 KOTA SINGKAWANG PROSES MEMPEROLEH PERSUB MENTERI PU (BKPRN)3 KAB. SAMBAS PROSES MEMPEROLEH PERSUB MENTERI PU (BKPRN)4 KAB. KUBU RAYA PROSES MEMPEROLEH PERSUB MENTERI PU (BKPRN)5 KAB. PONTIANAK PROSES MEMPEROLEH PERSUB MENTERI PU (BKPRN)6 KAB. KAYONG UTARA PROSES MEMPEROLEH PERSUB MENTERI PU (BKPRN)7 KOTA PONTIANAK PROSES MEMPEROLEH PERSUB MENTERI PU (BKPRN)9 KAB. KAPUAS HULU PROSES MEMPEROLEH PERSUB MENTERI PU (BKPRN)10 KAB. SEKADAU PROSES MEMPEROLEH PERSUB MENTERI PU (BKPRN)11 KAB. KETAPANG PEMBAHASAN BKPRN (8 Des)12 KAB. MELAWI PEMBAHASAN BKPRN (8 Des)13 KAB. SANGGAU PEMBAHASAN BKPRN (8 Des)9 KAB. LANDAK PEMBAHASAN BKPRN (8 Des)14 KAB. SINTANG PROSES REKOM GUB
  • 20. Prosedur Penetapan Perda RTRW Prov. Kalbar “Pembahasan bersama DPRD Prov”
  • 21. Progres Penyusunan Substansi Kehutanan (28 Nov 2011)
  • 22. APL : areal penggunaan lain HPK : hutan produksi konversiCA : cagar alam HPT : hutan produksi terbatasHL : hutan lindung TN : taman nasionalHP : hutan produksi TWA : taman wisata alam
  • 23. ALUR PROSES PERSETUJUAN SUBSTANSI KEHUTANAN(P.28/MENHUT-II/2009) Raperda RTRWP + kelengkapan dokumen Pembentukan Tim Teknis 30 hr Kajian Teknis 45 hr Penelitian Terpadu 90 hr Uji Konsistensi 30 hr Progres Kalbar Laporan Menhut Ke DPR 14 hr Persetujuan/penolakan dari DPR ? Persetujuan/penolakan substansi kehutanan 14 hr 223 hr (7,4 bln) + ?
  • 24. Hingga Nov 2011, RTRWProv yang sudah di-PERDA-kan hanya 10 dari33 prov (30,3 %), yakni:1. Lampung;2. Banten;3. DKI Jakarta;4. Jabar;5. Jateng;6. DI Yogyakarta;7. Bali;8. NTB;9. NTT ;10. Sulsel.
  • 25. Hasil Pertemuan Gubernur dan Tim Terpadu KehutananKalbar bersama Dirjen Planologi Kemhut di Jakarta, 9-11November 2011:i Gubernur dan Dirjen Planologi sepakat menargetkan penyelesaian sinkronisasi substansi kehutanan Kalbar paling lambat 31 Desember 2011 sebelum dilakukan pembahasan ke DPR;n Untuk infrastruktur (fasum&fasos) dalam kaw hutan, akan diubah peruntukan kaw hutannya;n Untuk permukiman (desa/kampung) dalam kaw hutan, akan diubah peruntukan kaw hutannya secara total (menjadi APL) atau bertahap, selama diusulkan dan disetujui oleh kepala daerah serta ketersediaan data/informasi pendukung.
  • 26. Menuntut sumber daya1. Menurut Keppres 4/2009 ttg yang besar dan BKPRN, Keanggotaan indikasi “ego BKPRN: sektoral”.  Ketua: Menko Bid. Pemberian Perekonomian; persetujuan  Wakil Ketua I: Men PU; substansi  Wakil Ketua II: Mendagri; harusnya dikoordinasi  Sekretaris: Bappenas; oleh Kemenko  Anggota, a.l: Menhut, Bid. Penataan Meneg LH. Ruang/Bappenas .
  • 27. 5. Kawasan Strategis Nasional (KSN) di Prov. Kalbar meliputi: i Kawasan Perbatasan Darat Republik Indonesia (belum di-PERPRES- kan)*; S Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu Khatulistiwa (belum di- PERPRES-kan)*; g Kawasan Stasiun Pengamat Dirgantara Pontianak (hanya deliniasi awal); Kawasan Jantung Kalimantan (Heart of Borneo) - (belum di-PERPRES- kan)*; S Kawasan Taman Nasional Betung Kerihun (belum disusun rencana tata ruang)*.
  • 28. 6. Menurut UU 12/2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, Perda Provinsi adalah Peraturan Perundang-undangan yang dibentuk oleh DPRD Prov dengan persetujuan bersama Gub. Terkait arahan sanksi khususnya sanksi pidana dalam UU 26/2007, sanksi dapat diberikan bagi pemberi maupun penerima izin. Memahami begitu panjangnya proses/prosedur dan para pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyusuna RTRW. Kedepan, apabila Kepala Daerah diindikasikan melakukan penyimpangan pemanfaatan ruang, apa sikap dari Kem PU, Kemdagri, Kem LH, Bappenas, dan Kepala Bakosurtanal? Apa sekedar memberikan rekomendasi/persetujuan/evaluasi teknis?

×