Resource Reservation Protocol

704 views
612 views

Published on

explaining on how to accommodate resource reservation to obtain specific QoS, a course material at IMTelkom (http://www.imtelkom.ac.id)

Published in: Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
704
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
36
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Resource Reservation Protocol

  1. 1. Resource ReservationProtocol (RSVP) Nyoman Bogi Aditya Karna, ST, MSEE Sisfo – IM Telkom
  2. 2. Quality of Service (QoS) <ul><li>QoS adalah suatu pengukuran tentang seberapa baik jaringan berperilaku, digunakan untuk mengukur sekumpulan atribut performansi dan biasanya diasosiasikan dengan suatu layanan </li></ul><ul><li>Komponen-komponen QoS : </li></ul><ul><ul><li>Delay Total waktu yang dilalui suatu paket dari pengirim ke penerima </li></ul></ul><ul><ul><li>Jitter Variasi dari delay kedatangan paket secara end to end </li></ul></ul><ul><ul><li>Bandwidth Rate transfer data maksimal </li></ul></ul><ul><ul><li>Throughput Rate transfer sesungguhnya yang didapat (setelah dikurangi packet loss) </li></ul></ul>
  3. 3. Alternatif Penjamin QoS <ul><li>BMS (Bandwidth Management System) </li></ul><ul><li>- dilakukan di router  diatur oleh administrator router </li></ul><ul><li>- bersifat static  user tidak bisa request </li></ul><ul><li>- tidak ada koordinasi antar BMS </li></ul><ul><li>RSVP (Resource Reservation Protocol) </li></ul><ul><li>- dilakukan di router </li></ul><ul><li>- bersifat dinamis  user request QoS yg diinginkan </li></ul><ul><li>- ada koordinasi antar router RSVP </li></ul>
  4. 4. Keunggulan RSVP <ul><li>user dapat meminta jaminan QoS ke router  penyediaan QoS sesuai kebutuhan </li></ul><ul><li>adanya kerjasama antar router RSVP menyebabkan utilisasi bandwidth secara keseluruhan lebih efisien </li></ul><ul><li>didesain untuk menyediakan reservasi resource yg robust, scalable, flexible, dan heterogen di jaringan ISPN (Integrated Services Packet Network) </li></ul><ul><li>dapat diaplikasikan pada layanan multicast dan unicast </li></ul>
  5. 5. Struktur RSVP
  6. 6. Fungsi Komponen RSVP <ul><li>Routing </li></ul><ul><li>mengontrol packet classifier dalam hal routing paket </li></ul><ul><li>Policy Control </li></ul><ul><li>melakukan autentikasi user/router yg meminta QoS </li></ul><ul><li>Admission Control </li></ul><ul><li>menerima QoS request dari user/router </li></ul><ul><li>mengalokasikan resource untuk memenuhi permintaan </li></ul><ul><li>mengirim RSVP message “established” atau “error” </li></ul><ul><li>Packet Classifier </li></ul><ul><li>sortir paket sesuai ketentuan kelas dr admission control </li></ul><ul><li>Packet Scheduler </li></ul><ul><li>memastikan suatu kelas mendapatkan QoS-nya </li></ul>
  7. 7. Proses RSVP <ul><li>Reservation Setup </li></ul><ul><li>user/router mengirim RSVP message yg berisi : </li></ul><ul><li>- informasi user/router untuk autentikasi </li></ul><ul><li>- flow spec ttg QoS yg dibutuhkan </li></ul><ul><li>- filter spec ttg identifikasi paket yg akan mendapatkan QoS </li></ul><ul><li>informasi user/router diberikan oleh RSVP daemon ke policy control </li></ul><ul><li>Autentikasi </li></ul><ul><li>policy control mengecek validitas user/router yg me-request QoS dan melaporkannya ke RSVP daemon </li></ul><ul><li>Pengaturan QoS </li></ul><ul><li>jika user/router valid maka RSVP daemon akan mengirim informasi flow spec dan filter spec ke admission control </li></ul><ul><li>admission control mengatur packet classifier berdasar info filter spec </li></ul><ul><li>admission control mengatur packet scheduler berdasar info flow spec </li></ul>
  8. 8. Arsitektur RSVP <ul><li>multipoint–to–multipoint communication model </li></ul><ul><li>receiver initiated reservations </li></ul><ul><li>soft state </li></ul><ul><li>separation of reservation from routing </li></ul>
  9. 9. Arsitektur RSVP multipoint to multipoint m sender dan n receiver m = n  conference m = 1 dan n >> 1  broadcast sharing attribute (style) : resource dapat shared atau distinct
  10. 10. Arsitektur RSVP receiver initiated request QoS dapat dilakukan : - oleh sender - oleh receiver dilakukan saat multicast dimana receiver (n) sangat banyak sementara QoS yang sama tidak dapat disediakan oleh setiap router
  11. 11. Arsitektur RSVP soft state <ul><li>kondisi jaringan selalu berubah : </li></ul><ul><li>- perubahan routing </li></ul><ul><li>- perubahan anggota multicast </li></ul><ul><li>- perubahan reservasi </li></ul><ul><li>status dari RSVP daemon harus selalu berubah secara dinamis sesuai kondisi jaringan </li></ul><ul><li>soft state  setiap beberapa waktu tertentu user/router akan melakukan reservasi setup </li></ul>
  12. 12. Arsitektur RSVP separate reservation - routing <ul><li>memisahkan RSVP message untuk reservasi dengan RSVP message untuk routing </li></ul><ul><li>dapat menyediakan setidaknya best effort </li></ul><ul><li>user dapat bergabung menjadi member multicast tanpa harus reservasi </li></ul>
  13. 13. RSVP Data Flow 1. Reservasi dibuat dalam arah simplex 2. Mendukung IPv4 ataupun IPv6 3. Trafik RSVP  Trafik UDP terenkapsulasi (UDP Port 46) 4. Session  aliran data dengan node tujuan dan protokol transport-layer tertentu 5. Tiap session bisa berupa unicast ataupun multicast
  14. 14. RSVP Data Flow <ul><li>Proses Reservasi </li></ul><ul><ul><li>1. Menerima dan memproses pesan </li></ul></ul><ul><ul><li>2. Meneruskan permintaan </li></ul></ul><ul><li>Receiver-initiated  agar dapat menangani keanggotaan group yang dinamis secara mudah </li></ul>
  15. 15. RSVP Message <ul><li>1. Pesan primer dalam RSVP </li></ul><ul><li>Resv  penerima, upstream </li></ul><ul><ul><li>Path  pengirim, downstream </li></ul></ul><ul><li>2. Pesan konfirmasi terminasi </li></ul><ul><ul><li>ResvTear  hapus Resv, upstream </li></ul></ul><ul><ul><li>PathTear  hapus Path, downstream </li></ul></ul><ul><li>3. Pesan Error </li></ul><ul><ul><li>ResvErr  dikirim ke penerima, downstream </li></ul></ul><ul><ul><li>pathErr  dikirim ke pengirim, upstream </li></ul></ul>
  16. 16. http://www.imtelkom.ac.id

×