Menjual cara konsinyasi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Menjual cara konsinyasi

on

  • 14,310 views

 

Statistics

Views

Total Views
14,310
Views on SlideShare
14,310
Embed Views
0

Actions

Likes
2
Downloads
305
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Menjual cara konsinyasi Menjual cara konsinyasi Document Transcript

  • HYPERLINK "http://kayadaribisnisreal.blogspot.com/2009/08/menjual-cara-konsinyasi-beli-putus.html" MENJUAL CARA KONSINYASI & BELI PUTUS <br />Cara yang dipakai umum dalam bisnis retail atau kelontongan dalam menjual produk mass atau masal yang efektif adalah dengan cara konsinyasi dan beli putus.<br />Konsinyasi maksudnya adalah menitipkan produk kepada pihak lain/rekanan yang dalam hal ini penjual ke konsumen akhir atau sebagai perpanjangan tangan pemasaran dengan memberikan kompensasi kepada rekanan tersebut pemberian sejumlah persentase/marjin keuntungan tertentu apabila produk terjual/laku melalui mereka(perhatian: setelah menghitung harga jual yang menguntungkan tentunya). contoh: produk anda adalah tas dan anda memerlukan pengembangan pasar maka anda bisa melakukan kerjasama dengan toko-toko tas yang ada dipasar tradisional untuk membantu anda menjual produk tersebut dengan menitipkan sejumlah produk tas agar dijual melalui tokonya, agar toko tersebut mau membantu anda dalam menjual maka anda telah menentukan suatu harga dasar tertentu atas tas tersebut dan kemudian toko dapat menjual tas tersebut diatas harga dasar, selisih antara harga dasar terhadap realisasi harga penjualan sebenarnya ke konsumen akhir adalah kompensasi bagi toko tersebut (persentase/marjin) dan anda tinggal memonitor secara periodikal/jangka waktu tertentu untuk mengumpulkan dan menginventaris atau menghitung jumlah penjualan produk tersebut dan sisa persediaan yang ada serta menagih uang hasil penjualannya (sesuai harga dasar), maksudnya toko dimana produk anda dititipkan membayar kepada anda sesuai penjualan yang terjadi dan untuk barang sisa yang belum terjual tidak diperhitungkan. Untuk produk yang belum laku terjual dapat ditarik/retur kembali atau tetap sebagai barang persedian toko tersebut, tergantung penilaian untuk efektifitas penjualan yakni untuk menyimpulkan apakah produk tersebut tidak cocok di jual ditoko tersebut dan perlu direlokasi ataupun diperbaiki maupun diganti dengan produk lainnya. misal anda menitipkan 20 tas kesuatu toko/penjual dengan harga satuan @Rp.1000, setelah seminggu anda kembali ke toko tersebut untuk mengecek penjualan tas tersebut, ternyata yang terjual ke konsumen akhir adalah 15 tas dan sisa tas yang belum terjual sebanyak 5 buah, maka saat itu anda menerima uang Rp.15.000 sebagai hasil penjualan 15 tas dan sisa 5 buah tas bisa anda titipkan kembali atau ditarik/retur. dan toko/penjual dimana tas dititip dapat menjual dengan harga jual diatas Rp.1000 (sekehendaknya) dan selisih antara harga jual kekonsumen akhir terhadap uang yang dibayarkan kepada anda menjadi milik toko tersebut, misalnya toko/penjual tersebut menjual dengan harga Rp.1.500/tas ke konsumen akhir maka mendapatkan Rp.7.500 (=Rp.22.500-15.000) sebagai kompensasi penjual tas.Beli putus maksudnya yakni dengan menjual produk kepada pihak penjual /toko lainnya dan toko/penjual tersebut langsung membayarkan sejumlah uang yakni sebesar harga jual yang ditentukan oleh produsen, layaknya menjual kepada konsumen akhir, walau sebenarnya toko/penjual lainnya itu adalah perpanjangan tangan pemasaran produk anda, yakni memasarkan produk anda ke konsumen akhir. contoh: anda adalah produsen kue basah, memiliki gerobak roti/kue keliling yang disewakan kepada penjual perorangan yang akan memasarkan produk kue anda menggunakan gerobak tersebut (pedagang kue basah keliling), ketika pedagang kue tersebut mengambil produk kue basah tersebut, diikuti dengan penyerahan sejumlah uang oleh pedagang keliling sebagai pembayaran pembelian kue basah tersebut dari anda, kemudian sebagai produsen, anda tidak bertanggung jawab atas kue basah apakah laku atau tidak terjual setelah penyerahan barang yang sudah dibayarkan tersebut. Jadi pedagang kue basah keliling tersebut menjual produk kue tersebut ke pembeli akhir diatas harga jual/dasar dari produsen tersebut (tapi perlu diperhatikan bahwa adanya kontrol terhadap harga jual kepada pembeli akhir, dengan menyeragamkan harga jualnya/margin keuntungan yang sama untuk semua pedagang kue basah yang memakai gerobak roti anda). misal harga jual (beli putus) dari produsen sebesar Rp.1.200 dan pedagang keliling menjual kepada pembeli akhir dengan harga Rp.1.500 per kue(roti), ada marjin/keuntungan yang dinikmati pedagang keliling sebesar Rp.300/kue (=Rp.1.500-Rp.1.200).<br />guru: pangi richer <br />21/07/09<br /> HYPERLINK "http://kayadaribisnisreal.blogspot.com/2009/07/memimpin-bawahan-cara-sukses-efektif.html" MEMIMPIN BAWAHAN CARA SUKSES & EFEKTIF <br />Pengertian kepemimpinan: suatu proses untuk mempengaruhi perilaku individu atau kelompok untuk mencapai sasaran-sasaran individu dan sasaran organisasi (paul hersey & kenneth blanchard)<br />Ada dua tipe sifat Pemimpin yakni pemimpin yang sukses dan pemimpin yang efektif.<br />Fokus pada hasil. Sasaran tercapai dan tugas dilakukan dengan benar. Hasil jangka pendek (task oriented)<br />Supervisi ketat<br />Pemimpin yang efektif:<br />Fokus pada pemeliharaan dan peningkatan hasil untuk jangka panjang<br />Mengembangkan komitmen bawahan pada sasaran dan tugas karena menyadari kepentingannya<br />Perasaan bawahan positif, saling percaya dan saling menghargai<br />Pengabungan kedua tipe diatas menjadikan pemimpin yang sukes dan efektif yang hasilnya adalah karyawan biasa mencapai hasil yang luar biasa, yakni dengan dilihat dari: <br />1. Perilaku, kinerja dan hasil positif<br />2. Sikap, perasaan dan komitmen positif<br />3. Berlangsung jangka panjang<br />Performance leadership merupakan salah satu pendekatan efektif dalam mengelola dan memotivasi bawahan karena kepemimpinan situasional ini mendorong kemitraan antara pemimpin dan bawahan untuk mencapai kinerja optimal. Performance leadership bukan suatu yang dilakukan pemimpin kepada bawahannya melainkan sesuatu yang dilakukan pemimpin bersama dengan bawahannya. Tujuan dari Performance leadership adalah:<br />menciptakan komunikasi terbuka mengenai kinerja dan pengembangan bawahan<br />meningkatkan kompentensi dan komitmen bawahan yang berkaitan dengan kinerja<br />mengembangkan dan menghargai perbedaan dan kemandirian bawahan agar tercapai optimalisasi kinerja bawahan<br />Dengan Performance Leadership, pengembangan bawahan dilakukan dengan menerapkan kepemimpinan efektif secara terus menerus hingga bawahan mencapai kinerja optimal dan gaya kepemimpinan yang diterapkan berdasarkan tingkat perkembangan bawahan secara individu. Ada 4 gaya kepemimpinan dan 4 tingkat kematangan bawahan dalam Performance Leadership.<br />4 gaya kepemimpinan : <br />S1- Pengarah (directing) : pengarahan tinggi dan dukungan rendah, merumuskan sasaran, batasan waktu dan perioritas, memimpin rencana tindakan dan solusinya, mengajarkan dan instruksi serta mendemostrasikan pekerjaan yang baik, mengawasi (supervisi ketat) dan lakukan umpan balik (cek apakah mengerti atau tidak) serta menghargai semangat dan pengalihan keterampilan, sering mengecek perkembangan bawahan<br />S2- Pembina (coaching) : Pengarahan tinggi dan dukungan tinggi, melibatkan individu bawahan atas penjelasan sasaran dan rencana tindakan tapi keputusan akhir ada pada pemimpin, mendengarkan bawahan dan meminta masukan/ide-ide dari bawahan, memuji proses, membantu/mendorong/ supportive bawahan, ajari bawahan mengawasi keberhasilan dan kegagalan dan lakukan umpan balik, membagi contoh pengalaman orang lain.<br />S3- Pendukung (supporting) : pengarahan rendah dan dukungan tinggi, lebih mendengarkan, perhatian dan berfungsi sebagai penasehat mendorong bawahan menentukan penerapan sasaran, rencana tindakan dan pemecahan masalah, pemimpin bertanya bagaimana cara saya membantu dan mengajukan pertanyaan terbuka, memberi saran cara menarik dan menantang, mereflesikan keberhasilan masa lampau untuk membangun rasa percaya diri, mendorong, memuji dan menghargai kompetensi dan membagi komitmen<br />S4- Pendelegasi (delegating) : pengarahan rendah dan dukungan rendah, mengharapkan individu bawahan menangani dan memberi informasi pada orang lain termasuk kepada pemimpin, serta bawahan bertanggungjawab pada penetapan sasaran, rencana tindakan dan pengambilan keputusan (bawahan dibiarkan mengambil pimpinan) dan mengkonfirmasikan rencana tersebut, percaya kepada penilaian bawahan, individu bawahan terus melakukan inovasi, serta menantang bawahan mencapai kinerja yang lebih tinggi, menghargai dan memberikan imbalan pada kontribusi, memberikan peluang agar bawahan turut membagi pengetahuan dan keterampilan serta mengajar orang lain, pengecekan motivasi bawahan secara periodik<br />4 tingkat perkembangan bawahan: <br />D1- Pemula yang besemangat (enthusiastic Beginnner): cont: pegawai baru, pegawai lama tapi mutasi dibidang/divisi baru/sistem baru<br />D2- Pembelajar yang kecewa (disillusioned learner): cont: pegawai lama yang sudah suntuk dengan pekerjaannya yang terlalu rutin dan kuantitasnya banyak<br />D3- Pekerja mampu namum hati-hati (capable, but cautious, performer): cont: pegawai yang sudah ahli tapi masih belum percaya diri dalam mengambil keputusan, masih selalu meminta pertimbangan atasan dalam kebijakan<br />D4- Pekerja mampu dan percaya diri (self-reliant achiever), contoh: profesional tulen seperti partner bisnis<br />Tiga keterampilan dasar dalam menerapkan Performance leadership:<br />Diagnosa : identifikasi karakteristik dan kebutuhan pada setiap level perkembangan kemudian diagnosa kinerja kompentensi dan komitmen untuk menentukan gaya kepemimpinan yang tepat untuk pencapaian sasaran atau pelaksanaan pekerjaan tertentu (pengarahan dan dukungan)<br />Fleksibilitas : menggunakan gaya kepemimpinan bagi pengembangan dan menyesuaikan gaya kepemimpinan sesuai tingkat perkembangan, tingkat pengembangan dipengaruhi oleh 2 faktor yakni kompentensi (kemampuan atas suatu jenis pekerjaan secara spesifik sasaran dan waktunya, contoh: seorang pegawai dapat terampil/ahli/kompeten ketika bekerja mengolah data tapi disisi lain tidak terampil/tidak kompeten dalam presentasi) dan komitmen (yakni motivasi dan keyakinan diri yang dilihat dari perilaku guna pencapaian sasaran tertentu)<br />Mitra pengembangan kinerja : berkomunikasi secara terbuka mengenai kinerja dan perkembangan bawahan guna mencapai persetujuan bersama guna pencapaian sasaran/tujuan dan pembinaan agar ada kaitan antara sasaran individu dengan sasaran organisasi (coaching).<br />Kinerja bawahan dihasilkan dari:<br />Kemampuan/kompetensi dan kemauan/komitmen bawahan ditunjang oleh sistem atau lingkungan kerja (contoh: ada kompensasi dan hukuman)<br />Tujuan dari Performance Leadership adalah menyesuaikan gaya kepemimpinan yang tepat dengan tingkat perkembangan bawahan dalam mencapai sasaran dan tugasnya (yang melekat pada suatu jenis pekerjaan tertentu). Pemimpin memberikan pengarahan (yakni: struktur, organisasi, mengajar, mensupervisi penilaian) dan dukungan (yakni: minta imput, mendengarkan, fasilitator pemecahan masalah, menjelaskan, mengajar, mendorong) kepada bawahannya sehingga bawahan tersebut dapat mengembangkan diri secara berkesinambungan dari tingkat perkembangan D1 ke D4. Bila tingkat perkembangan bawahan berubah, maka gaya kepemimpinannya yang digunakan juga harus diubah, contoh: bawahan yang berubah berkembang dari D1 ke D2 maka gaya kepemimpinannya juga berubah dari S1 ke S2, bawahan yang berkembang dari D2 menjadi D3 maka gaya kepemimpinannya berubah dari S2 ke S3, dan jika bawahan berkembang dari D3 menjadi D4 maka gaya kepemimpinannya berubah dari S3 menjadi S4. Hal ini berarti tidak ada gaya kepemimpinan yang terbaik, karena tingkat perkembangan dapat berubah untuk setiap bawahan, sasaran jenis pekerjaan dan tugas dari masing-masing jenis pekerjaan secara spesifik.<br />Pertanyaan kunci untuk mendiagnosa level perkembangan:<br />apa sasaran dan tugasnya? Contoh: sebagai marketing, sebagai pelaksana akuntansi umum, entry data transaksi, membuat laporan dengan pengelolaan database menggunakan ms excel, dll<br />sejauh mana pengetahuan dan keterampilan bawahan berkaitan dengan sasaran tugas tersebut? Contoh: mampu entry data transaksi terkomputerisasi, tidak mengerti mengelola database menggunakan ms excel<br />sejauh mana keterampilan individu sehingga bisa menggunakan keterampilan dalam berbagai situasi atau pekerjaan? contoh: mampu entry data transaksi umum dan persediaan, mampu menggunakan vlookup dan pivot table (fungi dari program ms excel) untuk penyediaan laporan persediaan<br />bagaimana motivasi minat dan semangat individu?<br />bagaimana keyakinan atau rasa percaya diri individu? Contoh: setelah diberi pengarahan langsung dapat melakukan dan benar pekerjaan yang ditunjuk, setelah diajari cara membuat suatu jenis laporan persediaan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat<br />Langkah untuk mengembangkan kompentensi dan komitmen:<br />beri instruksi apa yang harus dikerjakan<br />tunjukkan bagaimana mengerjakan dan standar kinerja yang diharapkan<br />biarkan individu mencoba sendiri; berikan dorongan<br />amati kinerja dari dekat, monitor perkembangan kompetensi dan komitmen<br />puji kemajuan yang dihasilkan atau beri pengarahan kembali<br />ubah gaya kepemimpinan bila ada perubahan kompetensi dan komitmen (fleksibilitas gaya kepemimpinan)<br />Siklus regresi yakni apabila individu bawahan telah menunjukan kompetensi dan komitmen dimasa lampau untuk tugas/sasaran tertentu, tetapi kinerja saat ini memburuk, langkah-langkah:<br />mulailah dengan S3: ajukan pertanyaan terbuka, dengarkan beri fasilitas untuk pemecahan masalah sendiri<br />bila komitmen jadi problem, tetapkan sasaran beri beberapa pengarahan; instruksi, tunjukkan individu mencoba, amati kinerja dari dekat, puji dan beri pengarahan kembali<br />luangkan waktu lebih banyak untuk pengamatan dan monitor kinerja, segera memberikan umpan balik atas kinerja<br />kalau perlu berikan akibat negatif bila kinerja buruk tetap berlangsung<br />Coaching (pertemuan tatap muka untuk S2) adalah struktur komunikasi terbuka dan monitor kinerja dan dilaksanakan secara pendek waktunya (15-30 menit), teratur jadwalnya (paling sedikit 2 minggu sekali), fokus pada apa yang akan dibicarakan individu dan jadikan sebagai acara/tugas perioritas dengan membuat jadwal yang tidak tertunda. Technic coaching (pertemuan tatap muka awal guna mencari awal inti permasalah, dilakukan berkali-kali sampai benar-benar yakin inti dari permasalahan) memiliki tahapan-tahapan pelaksanaan pertemuan sebagai berikut:<br />encourage: mendorong agar seluruh emosi keluh kesah individu keluar dan terbuka untuk menangkap masalah sebenarnya dan cari solusi, beri kenyamanan kepada individu untuk mau mengungkapkan isi hatinya dengan pimpinan tunjukkan bahasa tubuh siap mendengarkan (misal: tubuh condong ke depan)<br />self apprisal: buat individu sadar nilai dirinya dalam pekerjaan (pengaruh aktivitas bekerja/tingkah laku dalam bekerja yang dilakukan selama ini)<br />question: menggali lebih dalam permasalahan yang ada dengan mengemukakan pertanyaan yang tidak bisa dipotong (open mind question) atau bukan pertanyaan yang hanya menimbulkan jawaban ya atau tidak, contoh: “kenapa….”<br />observation: perhatikan dan kenali tindakan individu selama berdikusi baik bahasa tubuh dan pernyataan-pernyataan yang dikemukakannya<br />reflection: konfirmasi/kemukakan kembali pernyataan-pernyataan individu yang berhubungan dengan permasalahannya sesuai versinya untuk menunjukan bahwa keluh kesahnya telah didengar dengan baik. Dengan menggunakan kalimat “jadi menurut anda…….”<br />summarize: ingatkan hasil pertemuan tersebut dan apa yang dicapai serta disepakati dari pertemuan tersebut, kemudian janjikan pertemuan berikutnya kedepan<br />Structure coaching: pertemuan dengan cara terstruktur/terbentuk sesuai kemauan pemimpim (dilakukan setelah yakin permasalahan sudah diidentifikasikan dengan benar yakni setelah melakukan beberapa pertemuan awal sebelumnya dalam technic coaching), cara tahapan didalam pelaksanaan pertemuan:<br />prepare the meeting: kemukakan tujuan pertemuan dan membuka diri, kemukakan kinerja atau performa bawahan akhir-akhir ini dan sikap (attitude) karyawan berdasarkan analisa pertemuan sebelumnya dengan menggunakan kalimat seperti “anda adalah orang yang ….”, “anda dalam pekerjaan melakukan…”<br />focus in issue: fokus dalam persoalan yang telah ditentukan sebelumnya hindari topik yang melebar (arahkan kembali hanya kepada persoalan yang ada)<br />explore causes: mencari alasan penjelasan kenapa permasalahan timbul, menggunakan kalimat “dapatkah anda jelaskan kenapa….”<br />seek agreement: menyepakati hasil dari tanggapan dan jawaban individu atas inti persoalan sebenarnya<br />explore options: menggali lebih dalam alternatif atau ide-ide solusi dari karyawan bersangkutan<br />agree in a plan: buat kesepakatan atas sesuatu yang akan dilakukan berikutnya atau tindakan berikutnya untuk solusi permasalahan, dan janjikan kembali pertemuan berikutnya akan diadakan<br />review meeting: setelah pertemuan selesai dilaksanakan pimpinan sendirian melakukan analisa kembali atas hasil pertemuan seperti peninjauan ulang tugas dan sasaran yang diperlukan, ide-ide dan pemahaman yang timbul dan hasil yang dicapai/perkembangan selama telah melakukan pertemuan-pertemuan<br />contoh kasus untuk menilai perkembangan bawahan dan gaya kepemimpinan yang cocok untuk menghadapinya:<br />anda meminta seorang pegawai senior yang ahli dibidang marketing yang baru dimutasikan ke bidang keuangan yang belum pernah dikerjakan olehnya, pada pekerjaan sebelumnya ia sangat kompeten dan semangat tinggi, ia sangat ingin tahu mengenai pekerjaan barunya tapi belum tahu dari mana mesti memulainya.<br />Pegawai diatas adalah D1 dan gaya kepemimpinan yang cocok diterapkan kepadanya adalah S1<br />Anda meminta salah satu karyawan senior anda menangani laporan keuangan rutin versi ms excel, biasanya dia dapat menyelesaikan pekerjaan dalam waktu 2 hari tetapi sekarang dia membutuhkan waktu 2 minggu untuk mengerjakannya<br />Pegawai diatas adalah D2 dan gaya kepemimpinan yang cocok diterapkan kepadanya adalah S2<br />guru: pangi richer <br />09/07/09<br /> HYPERLINK "http://kayadaribisnisreal.blogspot.com/2009/07/trik-penjualan-barang-metode-balik.html" TRIK PENJUALAN BARANG METODE BALIK MODAL <br />Pola menjual dengan cepat biasa dilakukan dalam menjual barang umum, caranya dengan menjual sesuai metode balik modal, berikut penjelasannya:<br />1. Hitung biaya operasional rata-rata 1 hari kerja beserta target harga jual dan kuantitasnya.<br />contoh menghitung harga pokok:<br />Biaya sewa tempat 1 bulan Rp.1.000.000<br />Biaya pegawai 1 bulan Rp.1.000.000<br />Biaya pembelian persediaan barang (500 barang @Rp.10.000) Rp.5.000.000<br />Total biaya yang dikeluarkan sebulan Rp.7.000.000<br />Jika 1 bulan toko buka selama 25 hari kerja, maka biaya operasional perhari kerja adalah<br />Rp. 280.000 (=Rp.7.000.000/25) biaya rata-rata atau harga pokok satu produk adalah Rp.14.000 (=Rp.7.000.000/500) rencana penjualan satu hari (bila harga jual 1 produk sama dengan harga pokoknya) adalah 20 barang (=Rp.280.000/14.000).<br />2. Jika dilihat dari perhitungan diatas, maka selama1 hari kerja target penjualan minimal adalah mencapai nilai total Rp.280.000. misalnya anda menjual 1 barang dengan nilai harga jual sebesar Rp.20.000. maka yang harus terjual minimal untuk satu hari adalah 14 barang (=Rp.280.000/20.000). apabila tercapai maka biaya/harga pokok satu hari telah tertutupi atau telah kembali modal. Maka untuk memaksimalkan keuntungan, dimana target pejualan harian semula adalah 20 barang, maka sisa target barang yang dijual yakni 6 barang =(20-14) bisa dijual dengan harga yang berbeda daripada Rp.20.000, maksudnya anda bisa saja menentukan harga jual untuk ke 6 barang tersebut lebih murah dari sebelumnya atau lebih mahal guna menambah penghasilan, jika anda membutuhkan barang tersebut cepat laku maka anda bisa menjual dengan harga Rp.10.000 per barang (bagi barang sisa target jual yakni untuk 6 barang saja) atau dengan total penjualan Rp.60.000 (Rp.10.000 X 6).<br />nilai total pejualan ini yakni Rp.60.000 dapat diperlakukan sebagai keuntungan anda selama satu hari penjualan karena total seluruh penjualan anda hari ini telah mencapai Rp.340.000 (=Rp.280.000 + Rp.60.000). atau keuntungan dari penjualan 1 hari adalah Rp.60.000 (=Rp.340.000-Rp.280.000) jika dihitung dari total penjualan dikurangi biayanya 1 hari.<br />3. perhatikan bahwa setelah menjual barang yang ke 20 (yakni barang ke 21 hingga 34)<br />pada hari yang sama maka harga jual untuk barang 21 hingga ke 34 tersebut kembali sama dengan harga jual Rp.20.000 dan untuk barang ke 35 hingga ke 40 bisa diperlakukan harga jual yang berbeda, hal ini dimaksudkan untuk mencapai balik modal hari ke-2 yakni untuk mencapai pejualan 14 barang sehari atau Rp.280.000 (=Rp.20.000 x 14). apabila untuk penjualan tahap kedua ini (penjualan barang ke 21 hingga ke 40), barang sudah terjual 14 maka sisa target barang yang dijual berikutnya (hanya untuk 6 barang saja) bisa dijual dengan harga jual Rp.25.000 untuk memaksimalkan keuntungan atau secara total mencapai Rp.150.000 (=Rp.25.000 X 6). jadi total penjualan tahap kedua menjadi Rp.430.000 (=Rp.280.000 + Rp.150.000). atau nilai keuntungan yang didapat dari penjualan tahap ke-2 adalah Rp.150.000 (=Rp.430.000-Rp.280.000).<br />4. Penentuan harga jual barang diatas yakni metode balik modal dapat membantu anda dalam menentukan berapa target penghasilan bersih anda sehari sesuai kondisi pasar harian. contohnya jika suatu hari ketika jumlah pelanggan menurun maka cara no.2. diatas dapat diterapkan (biasanya jika anda menjual di lingkungan pertokoan/mall di indonesia hari senin sampai hari jumat) dan di hari libur atau sabtu dan minggu dimana saat banyak orang berbelanja maka dapat menerapkan teknik penjualan dan penentuan harga jual sesuai no.3 diatas, karena pada hari tersebut calon konsumen/pelanggan sedang banyak sekali dan ini adalah waktu yang tepat untuk menuai keuntungan besar.<br />5. Kesimpulan akhir adalah berusaha menjual secepatnya untuk mencapai target balik modal operasional satu hari, kemudian menambah penghasilan dengan sisa waktu yang ada dan menjual sisa barang dari target penjualan rata-rata harian (kuantitas). perhatikan bahwa dalam perhitungannya (seperti diatas) kita proyeksikan berdasarkan suatu periode tertentu contoh dalam periode bulanan kemudian diuraikan dalam harian, biasanya komponen biaya utama seperti gaji pegawai dan sewa ruang dibayarkan dalam bulanan.<br />guru: pangi richer <br />02/07/09<br /> HYPERLINK "http://kayadaribisnisreal.blogspot.com/2009/07/modal-pinjaman-dan-fasilitas-pemasaran.html" MODAL PINJAMAN & FASILITAS PEMASARAN DARI PEMERINTAH <br />Pemerintah Indonesia sudah menyediakan dana bagi rakyatnya yang ingin berusaha bisnis dan maju menjadi pengusaha mandiri dan disalurkan dengan berbagai macam cara langsung kepada masyarakat luas berikut ulasannya.<br />Bank Indonesia (BI) sudah melakukan sosialisasi melalui sistem informasi terpadu dan fokus dalam cara meningkatkan perekonomian rakyat terutama untuk jenis usaha kecil yang handal dan berprospek tinggi guna meningkatkan ketahanan ekonomi bangsa dalam menghadapi krisis, pemilihan produksi produk komoditi lokal yang unggul dan terkonsentrasi dapat meningkatkan daya jual dan daya saing produk sehingga pengusaha kecil dapat memiliki peluang bertahan dan tumbuh sehingga akhirnya meningkatkan kesejahteraan rakyat secara merata. (http://www.bi.go.id/sipuk/id/?id=2). Pengembangan selanjutnya dengan memberikan pola-pola pembiayaan yang mudah dan murah bagi rakyat indonesia. Melalui jalur perbankan yang ada didalam negeri bisa dilakukan kerjasama pendanaan sistem kredit bagi usahawan kecil dan berkelompok dengan pengelolaan produk unggulan dalam negeri terutama produk pertanian dan peternakan yang sudah dianalisa oleh BI memiliki tingkat keberhasilan tinggi dan ini bisa anda lihat di http://www.bi.go.id/sipuk/id/dss/comodity.asp. Jika anda ingin mendapatkan dana modal dilluar modal sendiri atau modal pinjaman (apalagi kalo itu adalah modal pinjaman dari pemerintah dengan biaya bunga rendah, kenapa tidak anda manfaatkan), anda perlu membaca seluruh informasi dari sistem informasi terpadu pengembangan usaha kecil (SIPUK) dari BI secara menyeluruh, disana anda akan belajar analisa keuangan suatu bisnis usaha kecil serta cara produksi, pengelolaan dan kerja sama pendanaannya.<br />berikut tulisan dari http://www.depkop.go.id/kredit-usaha-rakyat.html :<br />Pada tanggal 5 November 2007, Presiden meluncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), dengan fasilitas penjaminan kredit dari Pemerintah melalui PT. Askrindo dan Perum Sarana Pengembangan Usaha. Adapun Bank Pelaksana yang menyalurkan KUR ini adalah Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, Bank Syariah Mandiri dan Bank Bukopin.<br />KUR ini merupakan fasilitas pembiayaan yang dapat diakses oleh UMKM dan Koperasi terutama yang memiliki usaha yang layak namun belum bankable. Maksudnya adalah usaha tersebut memiliki prospek bisnis yang baik dan memiliki kemampuan untuk mengembalikan. UMKM dan Koperasi yang diharapkan dapat mengakses KUR adalah yang bergerak di sektor usaha produktif antara lain: pertanian, perikanan dan kelautan, perindustrian, kehutanan dan jasa keuangan simpan pinjam. Penyaluran KUR dapat dilakukan langsung, maksudnya UMKM dan Koperasi dapat langsung mengakses KUR di Kantor Cabang atau Kantor Cabang Pembantu Bank Pelaksana. Untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada usaha mikro, maka penyaluran KUR dapat juga dilakukan secara tidak langsung, maksudnya usaha mikro dapat mengakses KUR melalui Lembaga Keuangan Mikro dan KSP/USP Koperasi, atau melalui kegiatan linkage program lainnya yang bekerjasama dengan Bank Pelaksana.<br />Publikasi ini dimaksudkan untuk menyebarluaskan informasi tentang KUR, karena masih banyak pernik-pernik KUR yang perlu diketahui oleh calon debitur. Hal inilah yang mendorong kami untuk menerbitkan manual KUR dari bank pelaksana kepada UMKM dan Koperasi yang memerlukannya. Kritik dan saran dalam rangka perbaikan dari keseluruhan mekanisme penyaluran KUR tentu sangat kami nantikan.<br />Harapan kami, semoga penerbitan manual KUR ini menjadi sarana sosialisasi yang efektif dalam penyelenggaraan KUR.<br />Jakarta, November 2007,<br />Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha<br />http://www.depkop.go.id/skema-kur-bri.html:<br />SKEMA KREDIT USAHA RAKYAT PT. BANK RAKYAT INDONESIA <br />Persyaratan Calon Debitur UMKM dan Koperasi yang dapat mengakses Kredit Usaha Rakyat:<br />Individu (perorangan badan hukum), kelompok, koperasi yang melakukan usaha produktif dan memenuhi syarat antara lain:<br />Legalitas perorangan dan Badan Usaha Hukum:<br />Individu: KTP dan Kartu Keluarga<br />Kelompok: Surat Pengukuhan Instansi terkait Surat Keterangan Usaha dari LurahjKepala Desa danj atau akte Notaris<br />Koperasi: AD/ART beserta perubahannya (4) Badan Hukum Lain sesuai ketentuan yang berlaku<br />Perijinan usaha:<br />Untuk kredit dengan plafond sid Rp100 juta, ijin usaha a.l. TDP, Slur, dan SITU dapat digantikan dengan Surat Keterangan Usaha dari Kepala Desa/Lurah.<br />Pinjaman dengan plafond diatas Rp100 juta perijinan sesuai ketentuan yang berlaku. <br />UMKM dan Koperasi yang baru memulai usaha, minimal usahanya telah berjalan selama 6 bulan.<br />Jenis Kredit dan Jangka Waktu Kredit:<br />Kredit Modal Kerja jangka waktu maksimal 3 tahun<br />Kredit Investasi jangka waktu maksimal 5 tahun.<br />Besarnya nilai pinjaman disesuaikan dengan kelayakan usaha maksimal Rp. 500 juta.<br />Sharing dana sendiri untuk kredit Investasi minimum 35%.<br />Suku Bunga maks.16% pa, Reviewable sesuai ketentuan Pemerintah.<br />Bentuk Kredit: Prosedur Rekening Koran Maksimum CO menurun, untuk Kredit Musiman dapat sekaligus lunas (maksimal jangka waktu 1 tahun dengan pembayaran pokok dan bunga).<br />Biaya Administrasi dan provisi tidak dipungut.Agunan<br />Agunan pokok berupa proyek yang dibiayai.<br />Agunan tambahan ringan dan tidak diwajibkan<br />Sistem dan prosedur kredit: <br />UMKM dan Koperasi dapat mengajukan permohonan kredit; pinjaman ke Kantor Cabang BRI/ Kantor Cabang Pembantu.<br />Permohonan kredit;pinjaman yang diajukan, harus dilampiri dengan dokumen pendukung antara lain:<br />Copy legalitas dan perijinan.<br />Data usaha dan dokumen untuk keperluan analisa kebutuhan kredit.<br />On the spot ke tempat usaha oleh Pejabat Kredit Lini.<br />Hasil analisa kebutuhan kredit dituangkan dalam Memorandum Analisa Kebutuhan Kredit sesuai ketentuan yang berlaku dan diajukan ke pejabat pemutus untuk mendapatkan putusan kredit.<br />Pemerintah indonesia juga menyalurkan dana melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri mulai tahun 2007, Pelaksanaan PNPM Mandiri tahun 2007 dimulai dengan Program Pengembangan Kecamatan (PPK) sebagai dasar pengembangan pemberdayaan masyarakat di perdesaan beserta program pendukungnya seperti PNPM Generasi; Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) sebagai dasar bagi pengembangan pemberdayaan masyarakat di perkotaan; dan Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Khusus (P2DTK) untuk pengembangan daerah tertinggal, pasca bencana, dan konflik. Mulai tahun 2008 PNPM Mandiri diperluas dengan melibatkan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) untuk mengintegrasikan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dengan daerah sekitarnya. PNPM Mandiri diperkuat dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh berbagai departemen/sektor dan pemerintah daerah. Pelaksanaan PNPM Mandiri 2008 juga akan diprioritaskan pada desa-desa tertinggal. PNPM Mandiri akan dilaksanakan sekurang-kurangnya hingga tahun 2015. (http://www.pnpm-mandiri.org/index.php?option=com_content&task=view&id=57&Itemid=105). Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) merupakan program pemerintah yang secara substansi berupaya dalam penanggulangan kemiskinan melalui konsep memberdayakan masyarakat dan pelaku pembangunan lokal lainnya, termasuk Pemerintah Daerah dan kelompok peduli setempat, sehingga dapat terbangun "gerakan kemandirian penanggulangan kemiskinan dan pembangunan berkelanjutan", yang bertumpu pada nilai-nilai luhur dan prinsip-prinsip universal. [Dikutip dari : Buku Pedoman Umum P2KP-3, Edisi Oktober 2005] . http://www.p2kp.org/.PNPM P2KP memberikan bantuan langsung kepada masyarakat secara kelompok untuk mengubah nasibnya untuk lebih baik dengan segala konsep dan pelaksanaannya dibuat dan dilakukan oleh masyarakat itu sendiri, bantuan ini untuk bantuan program ekonomi maupun infrastruktur, contohnya sekelompok masyarakat yang ingin berusaha bertani dapat mengajukan permohonan bantuan ke BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat) P2KP yang ada di daerah setempat atau mendirikan BKM sendiri/baru (http://www.jdih.bpk.go.id/index.php?option=com_remository&Itemid=40&func=fileinfo&id=2487) dan mengajukan ke P2KP. banyak contoh-contoh pengelolaan dana PNPM P2KP bisa dilihat di http://www.p2kp.org/bestpracticedetil.asp?mid=61&catid=10&<br />Pemerintah juga mengusahakan kerjasama pemasaran produk untuk usaha kecil dengan membangun pusat-pusat informasi produk lokal (media pengenalan produk lokal) seperti diusahakan salah satu departemen pemerintah yakni Dekominfo, dengan mudahnya informasi mengenai suatu produk maka membantu pemasaran produk tersebut dan menambah peluang peningkatan penjualan. contohnya dengan dibangunnya Warmasif (warung informasi masyarakat indonesia), fasilitas ini dibangun untuk mengenalkan pemasaran produk lokal melalui jaringan internet dan caranya sangat mudah sekali lihat di http://www.warmasif.co.id/<br />sehingga pelanggan dan produsen lokal dapat dipertemukan dengan mudah. Warmasif dapat diakses dan mudah didatangi tempatnya karena diusahakan dekat sekali dengan masyarakat yang membutuhkan dan sudah memiliki cabang yang banyak, lokasinya biasanya dekat/berada di kantor pos utama suatu kota besar di indonesia atau cek saja di http://www.warmasif.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=78&Itemid=45 . Anda pun bisa mengetahui informasi warmasif dari website pemerintah daerah atau mendatangi kantor pemerintahan daerah dilingkungan anda di Indonesia ini.<br />guru: pangi richer <br />25/06/09<br /> HYPERLINK "http://kayadaribisnisreal.blogspot.com/2009/06/siklus-berkembang-mandiri-semakin-kaya.html" SIKLUS BERKEMBANG - MANDIRI - SEMAKIN KAYA <br />Manusia berkembang dengan mengalami siklus kemandirian, yakni dimulai dari berkembang dengan mempelajari, kedua merasakan kemandirian awal, ketiga mencapai kesuksesan pribadi. masing-masing tahapan dari siklus ini tidak semua orang bisa merasakan karena keterbatasan waktu dan biaya, memang dunia ini kejam, ada seleksi alam yakni untuk orang yang tidak berusaha mencari perbaikan mutu hidupnya akan tenggelam dan terpuruk sedangkan orang yang berusaha dan berkesempatan akan semakin maju untuk mencapai kemandirian dan kesuksesan yang diinginkannya.Ketika anda masih buta ilmu pengetahuan atau "kebijaksanaan", sadari hal ini, ilmu tidak akan didapat jika tidak melakukan sesuatu atau merubah sesuatu, maksudnya ilmu bisa didapat dari pengalaman hidup anda, serta ilmu yang dicari dan dipelajari dari sumber lain seperti pendidikan formal dan informal (anda tidak perlu sekolah tinggi-tinggi, yakinlah cukup dari buku-buku atau refrensi/nara sumber lainnya anda akan mendapatkan ilmu yang tidak tak terbatas asal tekun untuk membaca dan memahaminya). Ketika anda merasa ilmu dasar sudah cukup anda pelajari, mulailah mempraktekkan didunia nyata sendiri, anda mulai bekerja, mencari penghasilan awal dan mulai mandiri. Contohnya: anda lulusan minimal sekolah menengah atas, lulus akademik belumlah cukup, anda harus mempersiapkan keterampilan lainnya agar menambah modal anda untuk bersaing didunia kerja, ikuti ujian dan sertifikasi yang memberikan nilai tambah seperti komputer,TOEFL-bahasa inggris (ambil yang biayanya murah 100ribuan rupiah dan hanya untuk lokal Indonesia, biasanya sering diadakan oleh penyelengara les pendidikan bahasa inggris disekitar anda, lakukan berkali-kali jika perlu untuk mencapai nilai yang cukup baik), keterampilan pertukangan & perbengkelan, administrasi, dan lainnya, bacalah buku tes psikotes walaupun kelihatan sepele karena buku seperti ini murah anda dapatkan dengan harga disekitar 10ribu rupiah hingga 20ribuan rupiah, tapi minimal menolong anda lebih siap daripada pesaing lainnya ketika ikut tes masuk kerja dan meningkatkan peluang anda diterima kerja. Masukkan semua data keterampilan anda diatas kedalam surat lamaran kerja anda dan kirim sebanyak-banyak minimal 5 surat lamaran kerja perminggu (pelajari cara membuat surat lamaran kerja yang baik, banyak metoda dan contohnya dari internet, tanyakan Mr. GOOGLE maupun buku) untuk lebih melebarkan peluang panggilan tes seleksi calon pegawai, dapatkan peluang kerja dengan membaca koran, buku alamat telepon (kirim ke perusahaan berdasarkan info alamat dari buku kuning telepon, karena tidak semua perusahaan mencari pegawai menggunakan surat kabar mungkin cukup dari kumpulan kiriman surat lamaran yang sudah ada), datangi perusahaan yang bersangkutan, serta mencari informasi lowongan kerja dari orang lain. Jika anda gagal dalam suatu tes penerimaan pegawai, sadari bahwa ada yang kurang dari diri anda karena tidak memaksimalkan peluang, maka perbaiki, belajar lagi dan jangan putus asa. Anda harus mempelajari nilai jual diri anda dipasar dunia kerja secara realistis, dengan membandingkan dengan pesaing lainnya, seringlah mengintrospeksi diri. Ketika sudah bekerja mulailah awal kemandirian terjadi. inilah titik penting untuk maju kedepan mencari kesuksesan awal atau tetap mapan dengan kondisi sebagai pegawai, bila perlu berpindah-pindah kerjaan/perusahaan untuk menambah wawasan dan perbaikan kesejahteraan, tapi ingat perpindahan pekerjaan sebaiknya dipertimbangkan dilakukan minimal setelah bekerja 1 tahun ditempat/perusahaan yang sama (kecuali ada yang menawarkan lebih baik secepatnya) untuk mendapatkan surat keterangan sudah bekerja/prestasi kerja yang nantinya bisa dipergunakan untuk refrensi didalam surat lamaran kerja anda berikutnya.Ketika kemandirian awal sudah ada, maka mulailah membangun modal dasar yang lebih untuk memulai usaha sendiri yang nantinya sebagai kendaraan anda dalam mencapai sukses, modal dasar ini bisa secara keuangan (menabunglah) dan secara ilmu (tambah pengetahuan dengan membeli ilmu yang sesuai dengan target anda). Anda membaca bloger http://kayadaribisnisreal.blogspot.com, dapat sangat membantu anda untuk menambah ilmu anda dalam refrensi mencari kekayaan dan sukses. Jika anda ingin berusaha dibidang profesional (dokter, konsultan atau jasa lainnya) maka perdalam keilmuan anda hingga suatu saat anda semakin terkenal dibidangnya dan dapat memulai usaha dan memiliki pelanggan sendiri. Jika anda pegawai biasa, maka belajarlah pengetahuan praktek lainnya/praktisi, seperti mulai berbisnis disuatu bidang tertentu dan pelajari dari nol dengan mencari guru yakni orang yang sudah sukses melakukan usaha bisnis dan sudah merasakannya (bisa juga bos/pemilik bisnis dimana anda bekerja), ikuti jejaknya hingga suatu saat anda bisa sepertinya, menjadi sukses dan bebas secara keuangan (maksudnya membiayai hidup anda tampa batasan-selalu memiliki uang yang dapat dipakai untuk apapun kebutuhan anda).Pesan Bijak: Mulailah dengan belajar berpikiran untuk sukses kemudian perdalam pemikiran untuk sukses dan pelajari dulu pelan-pelan cara sukses jika perlu, tanamkan keinginan kuat anda untuk sukses, buka wawasan anda seluas-luasnya, makin lama pemikiran ini akan berkembang dan setelah anda yakin mampu mungkin membuat anda dapat melakukan aksi untuk mempraktekan pemikiran anda ketika berkesempatan. Orang bijak bilang sukses dapat diraih oleh semua orang dan sukses hanyalah kata-kata, hari ini seseorang telah sukses tapi kemudian ingin kesuksesan lainnya dan lebih, karena target untuk sukses itu tidak ada batasannya.<br />guru: pangi richer <br /> HYPERLINK "http://kayadaribisnisreal.blogspot.com/2009/06/indonesia-peluang-prospek-modal.html" INDONESIA-PELUANG-PROSPEK-SUMBER DAYA-KOMODITAS <br />INDONESIA negara yang paling memiliki peluang bisnis tak terbatas, YAKINLAH!!!Perekonomian terjadi karena adanya permintaan dan suplai produk. Jelas-jelas Indonesia ditunjang oleh melimpahnya konsumen karena memiliki jumlah penduduk diatas 200 juta orang dan suplai produk yang ada belum dapat memenuhi jumlah permintaan yang ada. Jadi masih banyak peluang atau kesempatan berusaha karena di Indonesia belum terjadi keseimbangan antara jumlah/banyaknya permintaan terhadap suplai produk yang ada. Tinggal anda yang mesti menjadi pintar memanfaatkan peluang yang ada di Indonesia ini. Uih.... SURGA BISNIS adanya di negara Indonesia ini. Memproduksi sesuatu produk adalah hal yang mudah di Indonesia karena segala sumber daya tersedia melimpah, macam bahan-bahan produksi ada mulai dari pekerja hingga material, ditambahkan dengan cara usaha meramu produk maka hingga tercipta suatu produk. Segala sesuatu yang anda jual pasti akan laku, tinggal pintar-pintarnya anda mengantarkan produk anda dengan baik agar diterima konsumen. Maka agar menjadi pintar, selalu belajar dan buka wawasan anda selalu. Negara Indonesia ini sudah terkenal dengan hasil buminya dalam ratusan tahun dan hingga sekarang pun dalam dunia keuangan, keputusan pemerintah Indonesia atas perekonomian/kebijakannya yang berhubungan dengan produk/komoditas hasil alam yakni yang diambil dari dalam bumi maupun yang diolah dari lahan yang ada sangat mempengaruhi persepsi masyarakat dunia keuangan dan mempengaruhi fluktuasi mata uang Indonesia karena pengamat keuangan maupun pentransaksi keuangan menilai bahwa Negara Indonesia adalah negara penghasil komoditas alam yang disejajarkan seperti Australia, Brazil, Thailand dan lainnya. Banyak produk komoditas yang dihasilkan di Indonesia menjadi primadona dan menentukan harga jual secara umum suatu produk, contohnya minyak kelapa sawit, minyak mentah, tembakau, dan lainnya. Ini menunjukkan bahwa hasil bumi Indonesia sangat bersaing dipasaran dunia, bayangkan dipasaran dunia saja laku apalagi di pasaran lokal, tinggal cara anda nantinya yang mengelola peluang ini.Didunia bisnis indonesia sekarang ini didominasi oleh pelaku bisnis dari lokal dan bukan pemodal asing (walaupun penghasilan dan permodalan dari pemilik modal asing masih lebih banyak tapi mulai bergeser proporsinya dengan semakin banyaknya pebisnis lokal Indonesia yang semakin maju dan masih ragunya pemodal asing menambah investasinya di Indonesia karena dianggap belum stabilnya perekonomian Indonesia), cepat tangkap peluang ini sebelum diambil oleh orang lain apa lagi oleh pihak asing.Memang pebisnis Indonesia memiliki ketahanan yang kuat untuk menantang arus krisis ekonomi dan sudah terbukti dengan jumlah perusahaan yang ada di Indonesia adalah 90% dari lokal/dalam negeri dan tinggal sedikit saja perusahaan asing yang ada di Indonesia, dan hanya perusahaan lokal tingkat menegah dan kecil saja yang sudah berhasil melalui krisis yang dimulai dari tahun 1998 hingga sekarang sedangkan perusahaan asing banyak meninggalkan Indonesia, bertahan dalam krisis menunjukan tingginya daya usaha dan juang yang dilakukan, anda bisa jadi salah satunya, maka maju terus dan belajar terus, jangan takut akan kekalahan tapi tetap berusaha bangkit dari kekalahan dan capai cita-cita anda menjadi terkaya.Bangun dan asalah otak bisnis anda, karena itu salah satu jalan terbaik agar bangsa Indonesia ini dapat bangkit dan semakin jaya nanmegah dikemudian hari, banyak ekonom terkenal didunia memprediksi bahwa Bangsa Indonesia akan bangkit untuk menjadi bangsa yang besar dan terpandang dijagat raya dan ini tidak memerlukan waktu yang banyak, mungkin dapat dicapai dalam waktu 20 tahunan saja karena semua sumber daya yang ada untuk usaha meraih hal ini sudah ada didalam bangsa Indonesia ini. Tinggal bagaimana cara bangsa Indonesia ini meracik atau meramunya sehingga mencapai cita-cita sejatinya yakni menjadi bangsa yang makmur dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya.Seperti yang telah disebutkan diatas, negara Indonesia ini berpeluang dalam bidang produk komoditas alam apalagi jika hasil alam tersebut kemudian diolah menjadi suatu produk baru dan membuat nilai tambah produk meningkat, serta diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada. Liriklah usaha yang bahan bakunya sudah ada di Indonesia ini atau usaha yang baru sama sekali tapi cocok diterapkan di alam Indonesia ini, contohnya untuk memenuhi sayur-mayur kelas internasional (produk sayur mayur dan buah-buahan yang diminati banyak negara) impor bibit sayuran atau buah-buahan kualitas terbaik dari luar negeri dan produksi di Indonesia karena banyak lahan produktif dan petani di Indonesia dan jual kembali hasil produk sayur mayur dan buah-buahan yang dihasilkan keluar negeri atau dalam negeri. Coba anda perhatikan, tanaman buah-buahan yang didepan rumah anda dan sedang berbuah, mungkin sudah ada orang yang menawarkan untuk membelinya secara borongan (membeli calon buah panen dimuka) dan jika anda sudah memiliki perkebunan sayur mayur dan buah-buahan berkualitas, anda tidak susah-susah untuk menjualnya dipasaran lokal, pedagang akan banyak datang langsung ke kebun penghasil sayur-mayur dan buah-buahan karena tingginya permintaan atas produk ini walaupun untuk pangsa pasar lokal.Negara ini memiliki potensi kelautan yang sangat melimpah, Ikan-ikan terbaik untuk konsumsi dunia ada di Indonesia ini seperti ikan tuna dan lainya, belum banyak pengelola produk ikan di Indonesia sedangkan pasar internasional sangat besar sekali peminatnya seperti Jepang maupun negara tetangga. Potensi pengelolaan tambak produksi budidaya ikan di perairan baik laut maupun darat juga menjanjikan, siapasih yang tidak butuh makanan?... karena ini adalah kebutuhan dasar manusia, jadi berjayalah di bisnis komoditas.<br />guru: pangi richer <br />21/06/09<br /> HYPERLINK "http://kayadaribisnisreal.blogspot.com/2009/06/trik-mengelola-biaya-adalah-kunci.html" KENDALIKAN BIAYA & MODAL, AMANKAN BISNIS ANDA <br />Dalam kehidupan, ada hal-hal yang bisa dikendalikan oleh diri sendiri. Sedangkan hal-hal yang diluar diri sendiri seperti tingkah laku orang lain adalah hal yang tidak bisa dikendalikan. Maksudnya anda tidak dapat memprediksi apa yang dilakukan orang lain atau kejadian lain diluar lingkup diri anda sendiri, lebih gampang atau mudah menentukan arah diri anda sendiri. Dari prinsip ini, kendalikanlah hal yang didalam kuasa anda secara baik sebelum anda mengendalikan hal diluar pengaruh anda. Sama dengan berusaha bisnis, bila anda adalah pemilik suatu bisnis, kuasai dan kendalikan hal seperti biaya dan modal karena anda bisa menentukan mau kemana atau mau diapakan biaya dan modalnya. semakin efektif dan bijaksana dalam pemakaian biaya dan modal usaha anda, minimal pengaruhnya anda bisa mengetahui kapan saatnya mencegah kerugian dan kapan waktunya mengkoreksi kesalahan yang ada dengan cepat dan tepat.<br />Pengalokasian biaya dan modal yang efektif dan tidak menyia-nyiakan sumber daya yang ada dapat mempengaruhi kekuatan daya saing bisnis anda ditengah berkompetisi dengan pesaing lainnya. Jangan sampai dana yang anda keluarkan tidak memberikan nilai tambah bagi produk yang dihasilkan, seperti hati-hati dalam pengeluaran biaya administrasi, karena pada dasarnya biaya ini tidak memberikan nilai tambah yang signifikan/penting bagi produk.Contoh dalam mengendalikan modal: apa bila anda memiliki satu mesin produksi yang dapat berproduksi untuk 10.000 unit produk, ketika kapasitas mesin anda sudah maksimal, maksudnya ketika mesin tersebut terus menerus berproduksi hingga 10.000 unit produk untuk memenuhi permintaan pelanggan dan ternyataan permintaan dari pelanggan terus bertambah melebihi kapasitas produksi yang ada atau misal ada tambahan permintaan 5.000 unit produk untuk sekali pesan atau total pemesanan 15.000 unit (=10.000+5.000) maka anda perlu mempertimbangkan untuk membeli mesin tambahan atau mengalihkan sisa pesanan kepada produsen lainnya yang anda kenal untuk dikerjakan. Apakah sudah saatnya menambah kapasitas produksi dengan menambah modal mesin atau tidak, perlu analisa lebih lanjut mengenai hal ini. Pertimbangannya apakah memang dimasa depan jumlah permintaan akan produk ada selalu dan meningkat terus (sebagai kondisi diluar kuasa sendiri), jika iya, maka ketika akan menambah mesin produksi perlu di cari asal modalnya baik modal sendiri maupun modal pinjaman, dan kemudian perhatikan biaya tambahan sebagai modal kerja yang dibutuhkan untuk mengoperasikan mesin yang baru tersebut (sebagai kondisi yang dikendalikan oleh anda sendiri).contoh: anda memiliki gerobak bakso satu buah yang diarak keliling sendirian pada awalnya, karena bakso anda buat sendiri dan mutunya telah terkenal dan banyak langganan, anda memutuskan membuat tempat permanen untuk menjual bakso anda, kemudian anda mendirikan warung bakso dengan tambahan satu pekerja untuk membantu melayani pelayan dan membantu membersihkan mangkuk kotor, sedangkan anda sebagai orang yang menyiapkan masakan bakso tersebut untuk menjaga mutu masakan tersebut. Jika dilihat dari bisnis ini hal yang masih anda dapat kendalikan adalah: mutu masakan yang dimulai dari biaya membeli bahan makanan yang sesuai dan meraciknya hingga memasaknya bagi pelanggan anda. Ketika akan mengembangkan bisnis bakso anda, anda mempertimbangkan dana yang anda miliki dan prospek bisnis anda jika anda membuka warung bakso, Lalu anda mulai memilih secara bijaksana bentuk warung yang dipilih, tempatnya, dan biaya pembuatannya/sewanya yang cocok dengan kemampuan pendanaan/modal anda, serta ketika akan mengoperasikannya apakah tercukupi biaya untuk membeli bahan makanan dan biaya sehari-hari lainnya serta biaya pegawai(inilah yang disebut modal kerja). Kemudian pikirkan hal yang diluar kuasa anda, seperti apakah pelanggan mau mendatangi warung baru anda dan ini perlu melakukan iklan atau sosialisasi kepada pelanggan loyal anda, umumkan secara langsung bahwa anda sudah membuka warung bakso permanen didekat pelanggan dengan memasang tulisan besar diatas kain/media lainnya dengan keterangan bahwa anda sudah membuka warung bakso dengan alamat lokasi usaha serta memajangnya di lokasi daerah yang paling banyak ditinggali oleh pelanggan anda. Apabila dana yang anda punya kurang maka bisa menggunakan tambahan modal dari pihak lain yang masih mau meminjamkan uangnya kepada anda, hati-hati terhadap hal ini, ingat "berugilah sesuai yang mampu anda tanggung". lebih baik mencicil dengan modal sendiri dulu untuk memperbaiki mutu dan pelayanan dari penjualan produk anda secara perlahan dan pasti. Setelah anda berhasil mendirikan warung bakso yang terkenal dan laku serta dengan mutu yang diminati oleh banyak konsumen, yakinlah bahwa banyak orang lain yang mau bekerja sama dengan anda untuk memperbesar bisnis anda dan hati-hati dalam mendapatkan tawaran kerjasama dengan orang lain, pertimbangkan dengan matang berdasarkan pengalaman yang anda alami selama belajar jadi pengusaha.<br />guru: pangi richer <br /> HYPERLINK "http://kayadaribisnisreal.blogspot.com/2009/06/teknik-perputaran-harga-penjualan-mutu.html" TEKNIK PERPUTARAN & HARGA PENJUALAN, MUTU <br />Dalam kondisi dimana daya mampu membeli konsumen yang rendah, masalah harga jual adalah hal yang sensitif, maksudnya pembeli dalam memutuskan produk mana yang akan mereka beli lebih mempertimbangkan nilai harga jual produk yang cocok daripada mempertimbangkan mutunya. Oleh karena itu, sebagai pengusaha perlu berhati-hati dalam menentukan target penjualan (daerah dan konsumennya) serta harga jual produknya, berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:Cari lokasi konsumen dengan daya beli tinggi dan sedang atau lihat komposisi daya beli yang ada disuatu daerah, identifikasi daerah yang ditarget sebagai lokasi penjualan produk nantinya. contohnya: daerah perumahan rakyat ekonomi kecil (rumah sederhana: tipe 22) yang ditandai dengan banyaknya pekerja buruh maupun pegawai biasa tinggal disana, lebih cocok untuk target penjualan produk yang murah meriah serta untuk kebutuhan dasar, hal ini disebabkan oleh kemampuan daya beli sikonsumen yang rendah, apa bila ingin membeli produk yang mewah mungkin dengan cara kredit/angsuran (tidak membeli kas penuh sekaligus). Sedangkan daerah yang dihuni oleh golongan penduduk menengah keatas (contoh: perumahan tipe 36 keatas) banyak kesempatan yang bisa diambil karena secara garis besar konsumen yang ada dilokasi tersebut mampu membelanjakan uang lebih. jika melihat secara lebih luas lagi, pilih suatu daerah yang jumlah penduduknya padat dan berimbang terhadap banyaknya industri atau lapangan kerja disekitar, maupun suatu daerah dengan satu industri yang sangat mapan (contoh: dimana pariwisatanya maju, ada pabrik/industri skala besar berdiri), ini menunjukan potensi adanya perputaran uang yang lumayan besar disekitarnya dan ini adalah peluang. Untuk daerah yang sangat berprospek, produk yang ditawarkan dapat bervariasi dan dengan mutu yang baik pula.Lebih baik memilih harga jual per satuan produk yang memberikan keuntungan yang tidak terlalu banyak tetapi banyak pelanggan yang mau membelinya daripada menjual dengan harga persatuan yang lebih mahal dengan tingkat keuntungan lebih besar persatuan produk tetapi pelanggan tidak banyak yang beli. simulasinya yakni: jika suatu produk diproduksi dengan biaya persatuan 20 rupiah dan dijual 25 rupiah persatuan, tetapi yang mau membeli ada 1.000 pelanggan maka laba bersih yang didapat 5.000 rupiah (=1.000 x 5); tapi bila produk yang sama di jual dengan harga 50 rupiah persatuan dan hanya 100 pelanggan saja yang mau membeli sehingga laba bersih yang didapat hanya 2.500 rupiah (=100*25); disimpulkan lebih baik menjual dengan harga yang lebih murah dan lebih banyak pelanggan yang membeli, sehingga produksipun juga semakin besar kuantitasnya/jumlahnya dan secara keseluruhan laba bersih akan semakin tinggi seiring meningkatnya pejualan, inilah yang disebut dengan memanfaatkan perputaran penjualan, dicontoh menjual harga satuan dengan 25 rupiah diatas, dan bila kapasitas kemampuan berproduksi adalah 100 produk persatu periode, maka ketika 100 produk sudah laku semua kemudian dibuat lagi 100 produk berikutnya untuk memenuhi pesanan/penjualan berikutnya, dan demikian seterusnya, sehingga dengan makin banyak produksi yang dibuat dan laku terjual semakin sibuk perusahaan tersebut dan mengefisensikan kapasitas produksinya karena tidak ada waktu mengganggur dan ini menjamin kelangsungan hidup usaha yang dibangun.Kualitas produk atau mutu produk perlu diperbaiki terus menerus. Pada awal usaha memang kadang kalanya mutu produk belum maksimal, tapi seiring jalan dengan perubahan selera konsumen yang semakin pintar, perlu untuk memperbaiki mutu produk dan teknik menjualnya. Pelanggan paling senang jika dimanjakan oleh penawaran manfaat yang lebih atas suatu produk dengan harga yang sangat bersaing karena semakin banyak pilihan dipasaran atas suatu produk dan membuat persaingan semakin berat. contohnya dengan kondisi perekonomian saat ini: di bisnis makanan untuk harga jual diantara 10.000 rupiah sampai 100.000 rupiah masih banyak pelanggan yang mau membeli karena mutu dari produk sangat baik sekali (daya beli masyarakat masih tinggi untuk harga ini) jadi jangan takut untuk memberikan pelayanan terbaik atau produk yang terbaik mutunya dan berbeda dari yang lain diikuti dengan harga lebih mahal tapi masih layak dan kompetitif, pelanggan yang loyal akan mutu pasti akan anda dapatkan, walaupun didaerah jauh sekalipun jika mutu produk anda sudah terkenal, orang tidak akan keberatan untuk datang dari tempat tinggal mereka yang jauh sekedar untuk membeli produk anda. contoh lain: anda bisa membuat donat atau membelinya di banyak tempat mulai dari yang dijual dipasar tradisional hingga ketempat khusus seperti dunkin donat, JCO dan lainnya, yang mahal saja diburu orang apalagi jika anda membuat usaha yang sama dengan kualitas yang sama atau berbeda rasa tapi lebih baik lagi dengan harga lebih murah...mm... mungkin bisa lebih sukses. Agar orang mau membeli produk anda, perlu bukti, seperti mengemukakan atau menginformasikan kepada pelanggan bahwa produk yang anda buat bukan sembarangan (taruh informasi ini ditempat yang mudah dilihat pengunjung/pelanggan anda ketika ingin membeli, seperti tulisan didepan meja pelayanan atau pintu masuk), dengan menginformasikan seperti apa bahan utama yang dipakai, contoh produk berbahan dasar tepung maka kemukakan jenis tepung kualitas apa yang anda pakai, minyak goreng yang dipakai, merek mentega yang digunakan dan bahan-bahan lainnya yang berkualitas (misal barang dari luar negri hebat), tampa bahan kimia tambahan, dan diproses secara kebersihan tinggi dan alat-alat cangih sehingga meyakinkan pelanggan bahwa anda memberikan yang terbaik buat mereka dan rasanya enak sekali tentunya.<br />guru: pangi richer <br />17/06/09<br /> HYPERLINK "http://kayadaribisnisreal.blogspot.com/2009/06/strategi-efektif-menjual-memasarkan.html" Strategi Efektif Menjual ~ Memasarkan ~ Tipe prospek/calon konsumen ~ Iklan ~ Merek <br />Menjual dan memasarkan secara efektif membuat produk anda cepat laku, mempercepat perputaran persediaan, hingga laba meningkat seiring meningkatnya pendapatan<br />Produk akan terjual dengan efektif yakni ditandai dengan cepatnya perputaran persediaan atau semakin cepat produk terjual ke konsumen. Hal ini dapat di capai dengan bantuan penggunaan teknik pemasaran yang efektif juga, ditandai dengan konsumen yang dituju/sasaran dari pemasaran mau membeli produk yang dipasarkan tersebut.<br />Begitu banyak teknik pemasaran didunia ini dan anda bisa mempelajarinya serta terapkan cara terbaik menurut anda, berikut akan dijabarkan beberapa:<br />Memasarkan dan menjual langsung ke konsumen secara tatap muka hal ini memerlukan keahlian berkomunikasi perorangan untuk dapat mengajak konsumen yang dihadapinya mau membeli produk yang dipasarkan. Perlu pengalaman dalam berbicara dan mengajak orang. Kenali dulu karakteristik orang yang akan dijadikan prospek, kemudian lakukan aksi yang tepat sesuai karakter orang tersebut.Keberhasilan seorang penjual bukan hanya dari keberuntungan semata tapi dari bagaimana cara seorang penjual bersikap dalam menghadapi calon konsumen.Menjual dengan empati maksudnya menempatkan diri pada posisi si pelanggan atau lawan bicara dan melihat dari sudut pandang mereka dan tentukan pendekatan yang sesuai dengan keinginan pelanggan. Penjualan memiliki proses yang melibatkan calon pembeli secara emosional jadi pembeli tidak akan membeli jika produk yang ditawarkan maupun kepribadian penjual tidak sreg di hati pembeli. Karena tiap orang secara emosional dan kepribadian sangat berbeda maka dalam menjualpun penanganannya berbeda-beda pada tiap pelanggan, penting sekali untuk membuat calon konsumen nyaman dahulu sebelum menawarkan produk. Manusia mempunyai tipe yang berbeda-beda, oleh karena itu sangat perlu sekali mengetahui tipe-tipe manusia tersebut agar dapat mengetahui bagaimana pendekatan yang paling nyaman pada mereka. Tapi yang perlu diingat adalah setiap orang tidak pernah memiliki satu tipe kepribadian saja (tipe murni), biasanya mereka memiliki gabungan dari beberapa tipe kepribadian diatas, jadi yang dilihat adalah tipe apa yang dominan dari si pelanggan sehingga dapat ditentukan pendekatan apa yang cocok untuk mereka.NLP (Neuro-Linguistic Programming) diprakarsai oleh seorang computer programming yang bernama Dr. Richard Bandler dan seorang profesor linguistik yang bernama Dr. John Grinder. mengkategorikan cara penerimaan informasi seseorang melalui:1. Visual (penglihatan)Orang-orang yang bertipe visual adalah orang yang gampang menerima informasi dari melihat sehingga menyukai dari apa yang tampak oleh indera penglihatan. Orang yang bertipe visual ini mempunyai ciri suka berbicara secara cepat dan tampak menonjol bila dilihat dari penampilan mereka, mereka biasanya berpakaian rapi dan necis. Dalam berbicara mereka akan menggunakan kata-kata yang menonjolkan indera penglihatan. Bila ingin menjual produk pada pelanggan yang bertipe visual maka dalam presentasi pergunakanlah gambar-gambar dan warna-warna yang menarik.2. Auditory (suara)Orang-orang yang bertipe auditory adalah orang yang gampang menerima informasi dari indra pendengaran sehingga menyukai sesuatu dari apa yang mereka dengar. Ketika belajar mereka membaca buku yang dibacanya dengan keras agar dapat lebih mudah untuk memahami apa yang mereka pelajari dan bisanya gampang menghafal sesuatu yang dia dengar seperti musik/lagu. Gunakan musik atau sesuatu yang menonjolkan suara-suara yang merdu dalam presentasi pada pelanggan yang bertipe ini, tekankan kata-kata yang ingin ditonjolkan.3. Kinesthetic (indra perasa dengan sentuhan)Orang-orang yang bertipe kinesthetic adalah orang-orang yang menyukai sesuatu dari apa yang dirasakan. biasanya tipe seperti ini senang menggunakan tanggannya untuk mengelus-elus sesuatu. Untuk menjual produk pada pelanggan yang bertipe ini, ajaklah agar mereka merasakan sesuatu yang mereka dapatkan atau keuntungan apa yang dirasakan bila membeli produk yang ditawarkan.Dalam bukunya yang berjudul People Smarts, Tony Alessandra dan Michael J. O'Connor menggolongkan tipe manusia menjadi:1. Tipe direkturBertipe direktur seorang yang berlagak memimpin dan memegang pengendalian pribadi, menguasai orang lain dan situasi. keras kepala, tidak sabar dan sikap keras. Direktur memproses data secara konseptual dengan menggunakan pertimbangan deduktif - dari informasi umum ke spesifik. Mereka lebih nyaman menggunakan otak bagian kiri dibandingan dengan otak bagian kanan. Mereka tidak ingin membuang-buang waktu, beri mereka informasi yang cukup mengenai produk yang dijual, bicarakan langsung ke tujuan. Sarankan pemecahan dengan konsekuensi yang didefinisikan dengan jelas dan disepakati disamping imbalan yang berhubungan secara spesifik dengan tujuan mereka.2. Ahli pergaulanAhli pergaulan yang mudah bergaul dan bersifat terbuka suka pergi ketempat adanya tindakan. Secara khas, mereka dari luar tampak penuh semangat atau punya langkah cepat, dan berhubungan cenderung secara alami mengambil prioritas diatas tugas. Ahli pergaulan berusaha mempengaruhi orang lain dengan cara yang optimistis dan terfokus pada hasil positif, apakah di lingkungan kerja atau sosial. Ahli pergaulan menginginkan kekaguman dari orang lain. Kekuatan utama ahli pergaulan adalah antusias mereka, disamping kemampuan membujuk dan keramahan mereka. Kelemahan alami ahli pergaulan termasuk suka terlalu banyak terlibat, tidak sabar, takut sendirian, dan punya rentang perhatian yang pendek. Semua kelemahan ini menyebabkan mereka jadi mudah bosan. Dalam menjual produk pada ahli pergaulan, si penjual harus menjadi pendengar yang penuh rasa empati. Berikan umpan balik yang positif dan biarkan mereka tahu bahwa si pendengar memahaminya dan bisa menghubungkannya dengan apa yang mereka rasakan. Gunakan kata-kata perasaan, jangan kata-kata pikiran. Berikan ilustrasi dengan kisah-kisah dan kesaksian-kesaksian yang menghubungkan pada emosional mereka pada tujuan dan kepentingan mereka sendiri.3. Ahli hubunganOrang yang betipe ahli hubungan menginginkan rasa hormat. Mereka berfokus pada pembinaan kepercayaan dan mendapat kenalan karena mereka mengincar hubungan pribadi jangka panjang. Perilaku yang suka mendesak dan agresif mengesalkan mereka. Ahli hubungan berjuang untuk memperoleh keamanan. Ahli hubungan secara alami mudah bergaul dan merupakan tipe yang mudah diajak berhubungan secara rukun. Ahli hubungan cenderung suka merencanakan dan mengambil tindak lanjut sampai tuntas. Walaupun demikian, mereka mempunyai kesulitannya sendiri yang unik dengan bicara untuk mengutarakan sesuatu, mereka cenderung mengikuti orang lain dan keadaan walaupun dalam hati tidak setuju. Ahli hubungan ingin memelihara kestabilan, jadi mereka ingin mengetahui prosedur selangkah demi selangkah yang memenuhi kebutuhan mereka akan perincian dan tindakan sampai tuntas yang logis. Jadi dalam presentasi menjual produk, si penjual harus membuat daftar hal-hal spesifik, tunjukkan urutannya, dan berikan data. Bila mungkin, buatlah garis besar proposal. Penuhi kebutuhan mereka untuk mengetahui fakta, tetapi juga dapatkan perasaan pribadi dan emosi mereka dengan meminta masukan mereka. Buatlah mereka ikut terlibat dengan berfokus pada unsur manusiawi, yaitu bagaimana sesuatu mempengaruhi mereka dan hubungan mereka dengan orang lain. Hindari membuat mereka terburu-buru dan beri mereka kepastian pribadi dan kongkrit, kalau keadaan memungkinkan.4. Tipe pemikirTipe pemikir lebih banyak memperhatikan kepuasan diri mereka daripada ucapan selamat. Mereka memilih keterlibatan dengan produk dan jasa dibawah keadaan yang spesifik, lebih suka lagi yang terkendali, sehingga proses dan hasil bisa benar. Karena kepentingan mereka adalah ketepatan, emosi manusia mungkin dinomor duakan oleh mereka. Kekuatan pemikir adalah ketepatan, bisa diandalkan, kemandirian, kejelasan dan keahlian menguji, mampu melakukan tindak lanjut sampai tuntas, dan keteraturan. Mereka sering berfokus pada harapan dan hasil. Mereka ingin tahu bagaimana segala hal bekerja sehingga mereka bisa mengevaluasi bagaimana cara berfungsinya yang benar. Untuk menjual pada tipe pemikir, si penjual harus mempersiapkan dirinya dengan benar agar bisa menjawab banyak pertanyaan dari tipe pemikir. Hindari pertemuan dengan obrolan pribadi atau sosial. Dokumentasikan "bagaimana" dan "mengapa" sesuatu bisa diterapkan. Beri mereka waktu untuk berpikir, hindari tindakan mendesak mereka mengambil keputusan dengan tergesa-gesa. Jelaskan segi pro dan kontranya dan berikan cerita yang lengkap.Menurut James Gwee, tipe seorang pelanggan dikategorikan:1. Tipe penggerakTipe penggerak adalah seorang yang lincah dan suka tersenyum, dia sangat mengutamakan kehangatan dalam berhubungan, dan suka basa-basi terlebih dahulu sebelum masuk dalam topik. Tipe penggerak adalah seorang yang praktis dan over optimis, dia sering merasa sanggup menyelesaikan tugasnya tepat waktu padahal tidak. Mereka membuat keputusan lebih kearah perasaan daripada logika, jadi kalau ingin menjual produk pada pelanggan tipe ini buatlah mereka segembira mungkin sebelum menawarkan produk. Mereka mengutamakan kehangatan, jadi pada saat bertemu dengan pelanggan tipe ini berbasa-basilah terlebih dahulu, jangan langsung menawarkan produk yang ingin dijual. Dan jangan buat presentasi yang detail, karena tipe ini tidak suka yang detail-detail.2. Tipe peresahTipe peresah kebutuhan dasarnya adalah rasa aman. Ketika berbicara, tipe peresah selalu mengeluh mengenai keadaan dirinya sendiri, mereka selalu melihat dirinya secara negatif. Bila menghadapi pelanggan tipe ini jangan menggunakan nada yang ceria dan jangan sekali-kali mengecilkan masalah mereka. Pada tipe yang lain, penjual biasanya selalu menawarkan produk mereka dengan melebihkan-lebihkan atau mengunggul-unggulkan produk yang mereka jual, tapi pada tipe peresah, penjual harus bilang bahwa produk mereka ada kekurangannya, karena orang yang bertipe peresah tidak pernah percaya kalau ada produk yang sempurna. Tipe peresah membuat keputusan bukan pada produk mana yang paling bagus tapi keputusannya berdasarkan pada produk mana yang kekurangannya paling sedikit. Jangan terlalu banyak menyuruh tipe ini membuat keputusan, tapi cobalah untuk mengarahkan dalam memilih. Jadi dengan kata lain, pada pelanggan tipe ini, si penjual harus mengarahkan, meyakinkan dan menenangkan pelanggan.3. Tipe politikusTipe politikus selalu merasa benar sendiri dan orang lain selalu salah. Suasana ruangan tipe politikus tidak hangat, di dinding kantornya penuh dengan ijasah dan foto-foto dengan pejabat. Mereka power crazy jadi dalam berbicara dengan mereka harus tinggikan egonya, puji-puji mereka akan prestasinya. Dalam menulis proposal, isi proposal tidak perlu menggunakan font yang besar, cukup font yang biasa-biasa saja, tapi yang harus diingat bahwa pada bagian nama dan gelarnya, jangan lupa memperbesar font tulisannya agar kelihatan lebih menonjol. Berbicara dengan tipe ini harus dengan nada kagum, pujilah prestasi pendidikan mereka, karena mereka menyukai kekaguman dari orang lain.4. Tipe senimanTipe seniman menyenangi detil dalam suatu bangun ruang seperti ditunjukkan dengan diruangannya memakai furnitur dengan detil yang rumit dan kebutuhan dasarnya adalah ingin menciptakan sesuatu dan selalu menghargai sesuatu yang kreatif dan inovatif, maka lontarkan pujian mengenai keindahan perabot mereka yang paling rumit ornamen/bentuk hiasannya. Pakaian tipe ini selalu rapi dan bersih walaupun seharian berada di lapangan. Tipe seniman memiliki sifat introvert, dia sangat menjaga privasi dan tidak pernah menanyakan sesuatu yang pribadi pada orang lain, maka jangan sekali-kali menanyakan hal pribadi pada mereka. Tipe seniman biasanya dalam berpikir tidak dilontarkan tapi berbicara sendiri dalam hatinya, jadi jangan menginterupsi dengan menanyakan sesuatu pada saat mereka sedang berpikir. Pada proposal, buatlah proposal yang berwarna-warni, jangan banyak kata-kata tapi perbanyak gambar, lebih tonjolkan sisi kreatif dan inovatif dari produk, kemasan dan service. 5. Tipe insinyurTipe insinyur adalah seseorang yang ingin menyelesaikan masalah. Mereka sangat rinci. Tipe insinyur sangat teratur, segalanya direncanakan matang-matang, jadi jangan sekali-kali menemui mereka tanpa membuat perjanjian terlebih dahulu. Dalam menjual, penjual harus mempunyai pengetahuan yang berbobot dalam produk yang ingin dijual, membuat pernyataan pada mereka harus didukung dengan bukti dan fakta. Bila perlu, ajaklah technical support bila ingin menjual produk pada orang yang bertipe ini, karena bila kita tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaannya yang detail maka percuma saja menjual dengan orang yang bertipe ini.6. Tipe penggiatTipe penggiat selalu mengutamakan sukses secara materi. Mereka suka memakai barang-barang yang aspal, yang murah-murah, tapi mereka tidak malu untuk memakainya. Mereka suka barang yang mirip yang asli, tidak mengutamakan kualitas, tapi yang terpenting adalah harga yang murah. Menghadapi orang yang bertipe ini, penjual harus menonjolkan harga yang murah atau discount yang besar atau besarnya komisi yang didapat bila menjual produk yang ditawarkan.7. Tipe normalTipe normal adalah orang-orang yang ingin diterima oleh masyarakat sehingga mereka selalu menyesuaikan diri supaya tidak tampil menyolok. Orang yang bertipe normal seperti bunglon, selalu merubah gayanya sesuai dengan lingkungan. Jadi kalau ingin menjual produk pada pelanggan yang bertipe ini selalu bandingkan dengan orang-orang umumnya. Misalnya: "Kebanyakan orang-orang memakai produk seperti ini", "sudah banyak orang yang memakai produk ini"."umumnya orang yang memakai produk ini merasa cocok & meyenangkan".Dalam menjual produk masal yakni memperkenalkan produk ke khalayak ramai, cara yang efektif adalah dengan memasang iklan yang mudah mengundang perhatian masyarakat luas. begitu penting untuk menempatkan iklan yang tepat sasaran, beberapa metode yang perlu diaplikasikan:<br />Ciri-ciri Iklan yang dapat menarik perhatian dan berpengaruh:<br />menggunakan tulisan yang jelas dan mudah dibaca secara sekilas atau dengan melirik saja pembaca sudah tau isinya, gunakan warna tulisan yang menarik, untuk refrensi yang termudah atas bentuk dan warna yang paling banyak dipakai dalam iklan, perhatikan iklan yang dibuat oleh produk yang terkenal, contoh bila perlu.<br />untuk mengundang ketertarikan pembaca, gunakan kata-kata yang lebih cendrung menunjukan manfaat yang diterima dari membeli produk tersebut. Misalnya: "INGIN MAKAN ENAK KUNJUNGI KAMI", "BONUS GEDE-GEDEAN ...", "SEMAKIN SEHAT DENGAN ..." ,"HEMATNYA BENERAN...". Letakkan kata-kata manfaat tadi lebih menonjol dan menguasai media/bidang iklan yang ada dan tambahkan identitas tempat atau produk yang dituju/dipasarkan dengan huruf yang lebih kecil. Yang penting tarik dulu perhatian/keingintahuan pembaca kemudian baru menyadari produk apa yang dimaksud.<br />Perlu membuat segmentasi atau pengelompokan target iklan yang dituju, <br />yakni berdasarkan:<br />Umur (tua, muda, anak-anak) dan status (sendiri atau berkeluarga, bekerja atau sekolah, pegawai kantoran atau buruh), contohnya untuk produk pakaian, masing-masing jenis pakaian berbeda peruntukannya, pakaian seragam kantor untuk orang dewasa, pakaian wanita, pakaian anak-anak (tapi bagi produk anak-anak yang sebenarnya ditarget adalah orang tuanya, jadi cocokan dengan selera orang tuanya)<br />Tingkat kemampuan ekonomi/daya beli rata-rata suatu daerah (tingkat penghasilan/kekayaan individu rata-rata disuatu daerah), suatu daerah yang berprospek adalah daerah yang rata-rata penghuninya memiliki taraf ekonomi menengah keatas karena memiliki daya beli yang tinggi.<br />Budaya setempat dan seleranya (kebutuhan, hiburan dan aktifitas rutin)<br />Kepadatan penduduk per daerah. Misal: daerah kota lebih padat daripada pedesaan<br />Jenis industri/perusahaan ditarget<br />Tingkat pendidikan rata-rata orang, semakin tinggi tingkat pendidikannya semakin rasional dan penuh pertimbangan dalam membeli<br />Komposisi pria dan wanita dalam penduduk suatu daerah<br />Waktu beraktifitas penduduk setempat, untuk daerah perumahan yang penduduknya didominasi oleh orang yang berkerja diperkantoran diluar lingkungannya, biasanya diwaktu pagi setelah jam kerja masuk hingga sore hari perumahan itu sepi dan biasanya hanya ditinggali oleh istri yang tidak bekerja beserta anaknya dan pembantu rumah tangga, aktifitas luar rumah mulai ramai ketika sore hingga malam hari. Istri dan anak-anak biasa nonton tv pada waktu pagi dan sore hari, jadi iklan tanyangan untuk produk ibu dan anak yang tepat adalah diwaktu pagi dan sore hari.<br />Ketika membuat iklan atas suatu produk, buat lebih dari satu macam tampilan iklan, maksudnya: beda penampilan dari kata-kata yang dipakai, warna, dan bentuk. Seperti yang telah ditulis diatas bahwa metode penerimaan informasi/persepsi oleh masing-masing individu berbeda caranya, jadi perlu divariasikan penampilan iklan yang ada. Untuk mengetahui efektifitas iklan yang dibuat, perlu dilakukan survey atau identifikasi lokasi pelanggan dimana iklan tersebut ditempatkan. Perhatikan lokasi asal pelanggan terutama paling banyak ditempati sebagai tempat tinggal pelanggan, kemungkinan itu mengindikasikan bahwa jenis iklan yang ditempatkan disana lebih mengena atau lebih tepat sasaran/efektif. Maka untuk tahap berikutnya, perbanyak & sebarkan iklan yang telah memberikan efektifitas terbaik. Jangan sungkan untuk menguji cobakan cara tampilan iklan yang berbeda, tapi dengan syarat lokalisir iklan, maksudnya pilih untuk satu jenis tampilan iklan hanya di satu daerah saja dan iklan lainya di daerah lain (dibuatan perbedaan lokasi) agar nantinya bisa di survey tingkat efektifitasnya.<br />Tempatkan iklan tersebut ditempatkan orang mudah & banyak melihatnya seperti:<br />Perempatan jalan atau jalan utama yang ramai dilewati<br />Dilingkungan terdapat produk tersebut dijual<br />Media tulisan yang banyak dibaca orang seperti surat kabar, email, jasa penayangan iklan di suatu web site (internet)<br />Papan pengumuman atau buletin/majalah dinding, seperti didalam gedung perkantoran yang rajin/ramai dikunjungi seperti di Kantor-kantor pemerintahan, Pasar moderen seperti supermall dan pasar tradisional<br />Tempat berlangsungnya suatu acara besar tertentu dan banyak antrian pengunjung seperti pameran, pesta & pertunjukan, contoh: sebarkan cetakan iklan maupun kartu nama keseluruh pengunjung<br />Merek dan logo adalah identitas produk maupun produsennya dan harganya bisa dinilai sangat mahal. Susah dinilai dengan nilai uang tapi bisa dibangun melalui prestasi dan pekerjaan berat untuk mempertahankan kebesaran namanya, karena sekali jatuh atau tercemar akan susah kembali membangun seperti semula.<br />Merek dan logo bisa seperti jaminan kualitas suatu produk dan prestasi perusahaan, semakin terkenal maka semakin mudah produknya untuk dikenal pasar yang artinya mempengaruhi tingkat penjualan karena banyaknya orang yang mau menggunakan.<br />Oleh karena itu, banyak perusahaan sangat berhati-hati dalam membuat nama merek dan logo untuk perusahaan dan produknya, bisa-bisa membutuhkan dana yang tidak kecil karena dibuat melalui jasa konsultan profesional.<br />Ada beberapa trik untuk mempersiapkan dan memilih nama merek dan logo produk dari perusahaan, berikut ini:<br />perhatikan logo dan merek-merek terkenal yang ada dipasaran sebagai refrensi<br />nama merek dan logo adalah singkat dan mudah di ingat, biasanya terdiri dari beberapa huruf saja atau gambar lambang sederhana tapi identik/unik<br />gunakan warna dasar yang membuat orang senang memperhatikannya contoh biru (BRI), hijau (BNI), merah, kuning emas dan serta warna pastel<br />Berikut gambaran pengaruh merek yang kuat dipersepsi masyarakat:<br />Jika anda melontarkan kata "Kijang" dengan biasa, orang akan mempersepsikanya dengan mobil buatan toyota bukannya salah satu jenis hewan dalam bahasa indonesia. ini karena begitu banyaknya mobil "Kijang" di Indonesia dan walaupun bervariasi bentuk dan mesin yang digunakan tapi tetap menggunakan embel-embel nama "Kijang" agar menjaga loyalitas pelanggannya dan juga karena terbukti mudahnya mendapatkan suku cadang yang disediakan oleh distributor dan agen dengan lokasi dekat pelanggannya sehingga menyebabkan mudah terpeliharanya kondisi mesin dan mobil digunakan dalam jangka panjang.Jika anda mendengar merek "Mercedes benz" persepsi yang tercipta terhadap produknya adalah mahal, ekslusif, kualitas tinggi, handal dan nyaman sekali digunakan. biasanya hanya orang kaya saja yang mampu membelinya. Ini menunjukkan bahwa merek tersebut sudah menempatkan dirinya/mencitrakan pada pelayanannya yang khusus bagi target konsumen tertentu yakni orang kaya dan mapan saja. Jenis, bentuk, model dan mesin yang dikeluarkan oleh Mercedes benz boleh berbeda-beda tapi tidak membuat pelanggannya bingung karena ada jaminan nama "Mercedes Benz" dibaliknyaSama juga yang terjadi pada "Indofood", walaupun memproduksi berbagai macam jenis bahan makanan tapi orang diyakini bahwa setiap produk yang dibuat oleh indofood memiliki kualitas terbaik karena pelanggan sudah merasakan kualitas produk-produk keluaran Indofood dalam jangka waktu lama dan memang nyata berkualitas.Lihat pertamina, untuk memperbaiki nama dan citra perusahaan dimata masyarakat, mengubah bentuk logo perusahaan dan ini mulai berhasil dirasakan, lambang yang modern dan sepertinya dinamis mengikuti perubahan membantu dalam membentuk citra perusahaan yang baru, disamping juga berusaha meningkatkan kinerja perusahaan agar pelanggan makin yakin dengan kualitas produk yang ditawarkan.<br />Kalau dilihat dari contoh diatas : kebanyakan perusahaan besar lebih memfokuskan memperkenalkan satu merek utama atau produk utama atau citra nama perusahaannya saja agar mengefektifkan pengenalan produk kepada konsumen sehingga tingkat penjualan yang selama ini dicapai bisa tetap dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi karena bantuan loyalitas pelanggan.<br />