Comdev Csr Morowali R

1,948 views
1,692 views

Published on

Published in: Business
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,948
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
8
Actions
Shares
0
Downloads
256
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Comdev Csr Morowali R

  1. 1. RENCANA KERJA DAN REALISASI COMDEV CSR PERTANIAN PT. BINTANG DELAPAN MINERAL       SENTRA KAWASAN PERTANIAN BERBASIS TEKNOLOGI DAN AGROINDUSTRI DI MOROWALI      
  2. 2. A. POTENSI PERTANIAN dan KESESUAIAN LAHAN DI MOROWALI 65% lahan sesuai untuk komoditi Pangan dan perkebunan Kemiringan Tanah Luas Lahan (Ha) Komoditi Tanaman Pangan Yang Sesuai 0 – 2 % 2 – 15 % 15 – 40 % > 40 % Tanaman Pangan dan Hortikultura Tanaman Pangan dan Hortikultura Tan. Hortikultura dan Perkebunan Tanaman Hutan (Konservasi)
  3. 3. PENANGANAN DAN REKAYASA AGRONOMIS DI KEC. BAHODOPI - MOROWALI KESESUAIAN AGROKLIMAT ANALISIS TANAH (laboratorium, Lapangan ) Minimum Tillage Penambahan Hara Makro Introduksi Mikroba Penyubur Organik Solum top soil dangkal, Beresiko Leaching, Kurang ragam mikroba penyubur, Akumulasi Logam berat, Masam, miskin Hara Makro
  4. 4. KESESUAIAN KOMODITI BERDASAR POTENSI AGROCLIMATE KOMODITAS III KOMODITAS II KOMODITAS I <ul><li>A. PANGAN </li></ul><ul><li>Kedelai </li></ul><ul><li>Kacang tanah </li></ul><ul><li>Padi hibrida </li></ul><ul><li>Padi </li></ul><ul><li>Jagung </li></ul><ul><li>Ubi Jalar </li></ul><ul><li>Singkong </li></ul><ul><li>B. BUAH </li></ul><ul><li>Jeruk </li></ul><ul><li>Nilam </li></ul><ul><li>Nenas </li></ul><ul><li>Kopi </li></ul><ul><li>Pepaya </li></ul><ul><li>Vanili </li></ul><ul><li>Mente </li></ul><ul><li>Markisa </li></ul><ul><li>Pisang buah </li></ul><ul><li>C.H ORTIKULTUR </li></ul><ul><li>Labu </li></ul><ul><li>Oyong </li></ul><ul><li>Cabe, </li></ul><ul><li>Tomat </li></ul><ul><li>Bawang merah </li></ul><ul><li>Bawang daun </li></ul><ul><li>Sayur daun (sawi, pakcoy, kalian, dll) </li></ul><ul><li>Jahe merah, </li></ul><ul><li>Simplisia obat </li></ul>
  5. 5. LANGKAH STRATEGI Menejemen dan Teknologi Peternakan dan Penglh. Limbah Pertanian Nursery, Seed Centre CommodityAdvantage (Inti dan Plasma) AGROINDUSTRI TOUR & Waste Coorporate Farm CD-CSR PERCONTOHAN Jangka Pendek Jangka Menengah Jangka Panjang
  6. 6. Hasil Survey Lapangan dan Sasaran Peningkatan Produktivitas Komoditi Unggulan Pangan Dari cara Tradisional ke Cara Modern Catatan *) : Pengembangan Diperlukan Ekspert/Ahli pertanian yang berpengalaman, paham teknik budidaya dan adaptasi tanaman introduksi dan biasa memahami kebiasaan-kebiasaan sociaal masyarakat. Komoditas*) Produktifitas Tradisional Produktifitas Cara Modern Sasaran Peningkatan ( % ) Kedelai Jagung Padi KacangTanah Ubi Jalar Singkong Nilam 0,8 ton/ha 3,0 ton/ha 1,5 – 4,0 ton/ha 0,8 – 1,0 ton/ha 15 – 18 ton/ha 12 – 15 ton/ha 40 ton/ha 2 - 3 ton/ha 7,0-10 ton/ha 7 - 10 ton/ha 2,0 – 2,5 ton/ha 27 - 35 ton/ha 20 – 30 ton/ha 100 ton/ha/th 250 - 400 200 - 300 150 – 250 150 – 250 150 – 300 140 – 200 Rendemen 4%
  7. 7. PENJAMINAN PASAR COMDEV CSR PT. BDM MENAMPUNG HASIL DAN MEMBUKA PROSPEK DAN TROBOSAN PASAR                                                                             Kedelai : Salah Satu Komoditas Unggulan Di Morowali ->Membangun Image produksi kelas komoditas unggulan berorientasi pasar ekspor -> komoditas unggul dengan benih khusus yang tidak mudah ditiru, unik, organic, dan kerjasama untuk permintaan Khusus. -> Membangun industri Pengolahan (agroindustri) atau membuat kontrak suplai bahan baku dengan industri pengguna setempat
  8. 8. DESEMINASI TEKNOLOGI DAN CULTURAL BUILDING Perlu: Ahli pertanian, agronomis, dan industriawan motivator social alih teknologi/budaya Melaui Comdev CSR Pertanian PT. Bintang Delapan Mineral Merubah Cultur budaya dan kebiasaan masyarakat yang bisa terbuka menerima perubahan-perubahan cara bertani yang modern dan etos kerja yang positif Menggunakan: saluran adat, social dan mental spiritual (agama)
  9. 9. B. RENCANA DAN REALISASI PELAKSANAAN PROGRAM (COMMUNITY DEVELOPMENT) RENCANA PROYEK JANGKA PENDEK (mulai Sept 2007) Jangka Waktu : 1 – 3 tahun - (6 bln pertama) :  Uji coba Bina Tani di 5 desa (10 ha) - (6 bulan kedua) : “Seed Centre Kedelai ” 50 ha & Padi 20 ha - (6 bulan ketiga) : “Kedelai ” 200 ha; Nilam 25 ha (inti) & pabriknya - Sasaran: Sebagai Pusat Demplot Komoditi, Pelatihan, pembinaan Petani, Penyuluhan & kemiteraan pengembangan pemberdayaan masy. RENCANA PROYEK JANGKA MENENGAH Jangka Waktu : 5 tahun (setelah tahap I : tahun ke 3 - 8) :   - Membangun Inti dan Plasma Rice & Soy Estate 1.000 – 10.000 ha - Kerjasama industri Penunjang Agroindustri (Gudang, Pabrik, dll) - Pengembangan sentra produksi minyak atsiri 1000 ha RENCANA PROYEK JANGKA PANJANG Jangka Waktu : 15 tahun   - Menjadikan Morowali sentra kedelai, atsiri &t ujuan wisata (Agrowisata) berbasis Teknologi produktivitas dan agroindustri
  10. 10. JARING LABA-LABA BINA DESA PLASMA R1 PLASMA BINAAN 1 PERCONTOHAN /INTI BINAAN PLASMA R2 PLASMA R3 PLASMA R4 PLASMA R1 Plasma R2 Plasma R2 Plasma R2 Plasma R2 Plasma R2 Plasma R2 PLASMA R4 Plasma R5 Plasma R5 Plasma R5 Plasma R5 Plasma R5 Plasma R2
  11. 11. LANGKAH AKSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT & DAERAH DI SEKITAR LOKASI BINAAN Optimalisasi sumber daya lahan pertanian khususnya disekitar area Daerah Unggulan sebagai: sentra agroindustri pertanian dan atsiri. <ul><li>Memberikan Input Teknologi ke Petani : </li></ul><ul><li>Teknologi penyubur lahan dan tanaman, bibit unggul dan fasilitas perbenihan/nursery. </li></ul><ul><li>Transfer teknologi pertanian yang terunggul dan mempunyai nilai ekonomi tinggi. </li></ul><ul><li>“ Seed Centre” untuk tanaman unggulan wilayah: </li></ul><ul><li>Komoditas yang memiliki komersial tinggi, </li></ul><ul><li>Tahan lama simpan dan memiliki pasar yang baik </li></ul><ul><li>Mendukung keunggulan daerah sentra komoditi </li></ul>
  12. 12. Kemiteraan CD-CSR PT.BDM dengan tokoh ketua kelompok tani
  13. 13. PETANI BINAAN
  14. 14. PERSEMAIAN PERCONTOHAN UNTUK PADI HIBRIDA
  15. 15. PENCABUTAN BENIH
  16. 16. PENANAMAN AWAL (5 Hst)
  17. 17. HASIL PENANAMAN PERDANA (12 Hst)
  18. 18. PERTUMBUHAN AWAL 25 HST
  19. 19. IRIGASI SWADAYA DI DAMPALA BINAAN CD-CSR
  20. 20. LOKASI PERCONTOHAN PADI DI BAHPDOPI
  21. 21. MASA BERBUNGA (60 Hst)
  22. 22. PERBANDINGAN HASIL Binaan PT. BDM (Padi Hibrida) Hasil= 6,7 ton/ha GKG Tanpa Binaan (Padi lokal) Hasil = 2,5 ton/ha GKG
  23. 23. PADI SIAP PANEN Desa Keurea
  24. 24. PADI HIBRIDA SIAP PANEN di Bahodopi
  25. 25. HASIL MALAI PADI YANG PADAT DAN BERBOBOT
  26. 26. PETANI PANEN di Bahodopi
  27. 27. BERSAMA PETANI BINAAN
  28. 28. KEDELAI PENANGKARAN PERTUMBUHAN AWAL (20 Hst) di BAHOMAKMUR
  29. 29. Kedelai Umur 12 Hst di Bahomakmur
  30. 30. MASA PERTUMBUHAN (30 Hst)
  31. 31. PENYEMPROTAN Aplikasi BIO P 2000 Z (35 Hst)
  32. 32. Kedelai Umur 55 Hst
  33. 33. Penggerak & Pembina Petani Binaan PT. Bintang Delapan Mineral Morowali
  34. 34. Tinggi Kedelai Binaan setinggi 110 cm
  35. 35. MENINJAU KEDELAI PETANI BINAAN
  36. 36. KEDELAI DI PEKARANGAN PETANI BINAAN TUMBUH SUBUR
  37. 37. KEDELAI DI SALAH SATU PETANI PENANGKAR BINAAN PT. BDM MOROWALI
  38. 38. WAH SUBUR .. LUAR BIASA!....
  39. 39. KEDELAI DI DESA SIUMBATU Umur 45 Hst
  40. 41. HAMPARAN TANAMAN KEDELAI PETANI BINAAN
  41. 42. SEMAIAN SAYURAN Sumber Bahan Percontohan Petani Binaan
  42. 43. SAYURAN DAUN (SAWI) Percontohan untuk mensuplai kebutuhan PT. BDM

×