Your SlideShare is downloading. ×
Aku Bermimpi Suatu Hari Aku Pergi Ke Surga1
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Aku Bermimpi Suatu Hari Aku Pergi Ke Surga1

1,121

Published on

Mimipi, syurga, malaikat, rahmat dan syukur.....

Mimipi, syurga, malaikat, rahmat dan syukur.....

Published in: Spiritual
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,121
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
39
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1.
    • MIMPI SEORANG HAMBA ALLAH YANG INSAF
    • HAYATILAH KERANA IA SEMATA-MATA UNTUK KEBAIKAN
    • Meja Penulis,
    • Seremban, N9 , Malaysia.
  • 2. Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke syurga dan seorang malaikat menemaniku    serta menunjukkan keadaan di surga .
  • 3. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja yang penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata,"
  • 4. Ini adalah Seksyen Penerimaan. Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah, diterima".
  • 5. Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang mengamati seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.
  • 6. Kemudian,.... aku dan malaikat tersebut berjalan lagi melalui    koridor yang panjang.    lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua.
  • 7. Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksyen Pembungkusan dan Pengiriman. Disini, kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya".
  • 8. Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.
  • 9. Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada    hujung terjauh koridor    panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu    ruang kerja yang sangat    kecil.
  • 10. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun.
  • 11. "Ini adalah Seksyen Penerimaan Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikatku perlahan. Dia tampak malu.
  • 12. "Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku.
  • 13.
    • "Menyedihkan", Malaikat-ku menghela nafas. " Setelah manusia menerima rahmat    yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang    mengirimkan pernyataan terima kasih".
  • 14. "Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas    rahmat Tuhan?", tanyaku.
  • 15.
    • "Sederhana sekali",
    • jawab Malaikat.
    • "Cukup berkata, 'ALHAMDULILLAHI    RABBIL AALAMIIN,
    • Terima kasih, ALLAH' ".
  • 16.
    • "Lalu,
    • rahmat apa saja yang perlu kita syukuri?”, tanyaku.
  • 17.
    • Malaikat-ku menjawab,
    • "Jika engkau mempunyai makanan
    • di peti sejukmu,
    • Pakaian yang menutup tubuhmu,
    • atap di atas kepalamu dan    tempat untuk tidur,
    • Maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.
  • 18.
    •    "Jika engkau memiliki wang di bank, di dompetmu, dan    wang baki,
    • maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.
  • 19.
    •     "Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputermu,
    • engkau adalah bahagian    dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.
  • 20.
    • Juga.... "Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih
    • banyak kesihatan    daripada kesakitan ...
    • engkau lebih dirahmati    daripada begitu banyak orang    di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga    hari ini.
  • 21.
    • " Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam    perang, kesepian dalam    penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan    yang amat sangat ....    Maka,    engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di    dunia".
  • 22.
    • "Jika,........
    • engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan keagamaan tanpa ada    ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan,    atau kematian ...    M a k a,....    engkau lebih dirahmati daripada 3 juta orang di    dunia.
  • 23.
    •     "Jika,....
    • orangtuamu masih hidup
    • dan masih berada dalam    ikatan pernikahan ...
    • Maka,.....
    • engkau termasuk orang yang sangat jarang menerima keuntungan itu dari ALLAH.
  • 24.
    •    "Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum,    maka,.....
    • engkau bukanlah    seperti orang kebanyakan,
    • engkau unik dibandingkan    semua mereka yang berada    dalam keraguan dan keputus asaan.
  • 25.
    •    "Jika,...
    • engkau dapat membaca pesan ini,
    • maka engkau menerima rahmat ganda
    • i aitu
    • bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu, berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa ,
    • engkau lebih dirahmati
    • daripada lebih dari 2 juta orang
    • di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".
  • 26.
    • Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat
    • yang telah  Allah anugerahkan kepadamu.
    • Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua    teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa    dirahmatiNya kita semua.
  • 27.
    • "Dan ingatlah tatkala Tuhanmu
    • menyatakan bahwa,    'Sesungguhnya jika kamu    bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak    nikmat kepadamu' ".    (QS:Ibrahim (14) :7 )
  • 28.
    •    Ditujukan pada :
    • Seksyen Pernyataan Terima Kasih:    "Terima kasih, Allah!
    • Terima kasih, Allah, atas    anugerahmu berupa kemampuan    untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan    memberikan aku begitu banyak    teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi".
    • Ingatan Ikhlas dari Saudaramu,

×