Modul ajar e inkubator r0

  • 955 views
Uploaded on

 

More in: Business
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
955
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
52
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide
  • ITSDC, Hendy
  • Nancy – PPP; noor arief; ITSDC; Gigih
  • Hendy-babarafi; denny-cake pisang
  • Ariana susanti; rumah pengemasan; klinik desain disperindag;
  • Gigih; Nancy; noor arief-dagadu, andi-pourvous,
  • andrie trisaksono-ATM; andi sufariyanto-pourvous; singgih-magno; noor arief-dagadu; yuliana-BOS

Transcript

  • 1. MODUL AJAR 1 e-Inkubator Dosen : Agus Windharto PERENCANAAN USAHA ( Business Plan )Premis : Ide Bisnis; Perencanaan Usaha; Rencana Cash-Flow; BEP; ROI; NPV; IRR; Memulai Usaha; Produksi & Pemasaran
  • 2. MODUL AJAR 2 e-Inkubator Dosen : Agus Windharto USAHA JASA KREATIF ( Konsultan Desain )Premis : Kompetensi, Manajemen, Marketing Komunikasi, Network, Sarana & Pra Sarana
  • 3. MODUL AJAR 3 e-Inkubator Dosen : Agus Windharto USAHA KULINER ( )Premis : Inovasi Produk; Brand & Kemasan; Produksi; Pemasaran
  • 4. MODUL AJAR 4 e-Inkubator Dosen : Agus Windharto MEREK & PENGEMASAN ( )Premis : Desain; Merek; Pengemasan; Standarisasi; Teknologi & Produksi; Pemasaran
  • 5. MODUL AJAR 5 e-Inkubator Dosen : Agus Windharto USAHA ONLINE ( barang & jasa )Premis : Karakteristik Produk; Virtual Market Place; Sistem Pengiriman & Pembayaran
  • 6. MODUL AJAR 6 e-Inkubator Dosen : Agus Windharto USAHA PRODUKSI - MANUFAKTUR ( )Premis : Kompetensi, Manajemen, Marketing Komunikasi, Network, Sarana & Pra Sarana
  • 7. DAFTAR ISIMODUL AJAR 2• JUDUL BAB III : INOVASI DAN PENGEMBANGAN USAHA• KATA PENGANTAR  Apa itu Inovasi ?• KURIKULUM  Bagaimana mengembangkan usaha• ABSTRAK• SILABUS BAB V : PENUTUP• SATUAN ACARA PERKULIAHAN• SISTEM EVALUASI LAMPIRAN  Ide-ide BisnisBAB I : PENDAHULUAN  Bisnis Kreatif  Apa itu Inkubator ?  Apa itu Elektronik Inkubator ?BAB II : FUNGSI INTERMEDIASI DALAM PENGELOLAAN E-INKUBATOR  Rencana usaha / bisnis plan;  Legal business, HKI & Branding;  Teknologi dan Produksi;  Akses Pembiayaan;  Manajemen;  Marketing & Komunikasi
  • 8. KATA PENGANTARPelaksanaan Hibah kompetensi dalam hubungannya dengan pengembangan industri kreatif di Perguruan Tinggi.Dengan terjadinya beberapa kebutuhan pelayanan masyrakat di beberapa daerah di Indonesia beberapa waktubelakangan ini, dan ditetapkannya beberapa daerah sebagai daerah rawan bencana, daerah terisolasi, dan tertinggal,Dirasa telah mendesak kebutuhan akan adanya suatu unit-unit khusus yang dipersiapkan dan ditujukan untukmembantu masyarakat korban bencana, pengungsi dan penduduk yang tinggal di daerah-daerah yang telahdisebutkan di atas.Unit-unit khusus yang dimaksud antara lain ditujukan untuk : • Membantu proses koordinasi dan komunikasi satelit untuk antisipasi dan juga penanggulangan masalah secara efektif dan efisien di daerah-daerah yang mengalami bencana alam, dan daerah terisolasi / tertinggal. • Membantu memberikan penerangan dan sekaligus pelayanan kesehatan sementara terhadap para korban bencana, pengungsi, dan penduduk daerah terisolasi. • Membantu untuk menyediakan fasilitas pendidikan terpadu sementara bagi anak-anak putus sekolah akibat menjadi korban bencana alam, sementara mereka menunggu proses recovery fasilitas-fasilitas pendidikan permanen di daerahnya. • Unit-unit khusus yang dibutuhkan berupa unit kendaraan taktis yang dapat secara fleksibel / mobile, berpindah-pindah dari satu lokasi-ke lokasi lain hingga mencapai daerah-daerah yang yang terisolasi dan sulit ditembus sekalipun. • Sebagai langkah awal dan proyek perdana, maka unit-unit kendaraan yang dimaksud akan secepatnya diimplementasikan untuk segera beroperasi di wilayah Aceh dan sekitarnya.Modul Ajar ini ditujukan sebagai salah satu hasil penelitian Hibah Kompetensi yang berkaitan dengan industri kreatifyang berbasis desain dengan aplikasinya pada mata kuliah Desain Produk 5 Program S1 di Jurusan Desain ProdukIndustri, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, ITS.
  • 9. ABSTRAKKebutuhan pelayanan masyrakat di beberapa daerah di Indonesia yang tersebar di beberapa daerah waktu belakangan ini semakinmeningkat, dan ditetapkannya beberapa daerah sebagai daerah rawan bencana, daerah terisolasi, dan tertinggal, Dirasa telahmendesak kebutuhan akan adanya suatu unit-unit khusus yang dipersiapkan dan ditujukan untuk membantu masyarakat korbanbencana, pengungsi dan penduduk yang tinggal di daerah-daerah yang telah disebutkan di atas.Permasalahan yang ada • Kebutuhan akan keberadaan mobil-mobil unit khusus yang akan sangat diperlukan untuk segera memberikan bantuan penanganan darurat dan sekaligus penanggulangan bencana alam yang bersifat sementara bagi masyarakat korban bencana di bidang kesehatan, komunikasi dan pendidikan. • Terjadinya bencana alam di beberapa wilayah Indonesia belakangan ini dimana dalam waktu segera dibutuhkan bantuan- bantuan kemanusiaan di bidang pangan, kesehatan, komunikas dan juga pendidikan, dimana fasilitas – fasilitas tersebut sangat minim dan hampir sulit diperoleh di daerah-daerah yang terisolasi akibat bencana. • Timbulnya dampak lain yang menyusul sebagai akibat bencana alam semacam penyakit menular : muntaber, diare, demam berdarah, penyakit kulit dan infeksi saluran pernapasan atas, dan juga dampak-dampak psikis seperti stress, depresi berkepanjangan yang membutuhkan pendampingan, penyuluhan sekaligus pelayanan kesehatan darurat yang bersifat sementara di wilayah bencana.Metode yang dilakukan adalah kuliah studio dengan sistim kerja mandiri dan teori.Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan tantangan nyata bagi mahasisawa untuk mendesainm fasilitas-fasilitas kebutuhanpublik sementara dalam pelayanan umum pda masyarakat juga memenuhi kebutuhan periode recovery di wilayah bencana dandaerah tertinggal, agar secara bertahap masyarakat dapat menyelesaikan masalahnya secara mandiri..Hasil kuliah ini adalah berupa pengembangan desain Akhir , gambar-gambar presentasi , gambar pola oprasional dan ergonomi ,studi struktur konstruksi material, Model Akhir, Presentasi / Animasi, Dokumen Gambar teknik , Spesifikasi desain, RKS & RAB.
  • 10. KURIKULUM JURUSAN DESAIN PRODUK INDUSTRI, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan – ITS, 2008-2012 8 2 Sem 8 TUGAS AKHIR RISET DESAIN 10 SKS SKETCH* & SEMINAR 4 7 4 3 Sem 7 DESAIN PRODUK 5 KEWARGA INKUBATOR INTEGRASI 1-4 RISET DESAIN NEGARAAN 18 SKS 3 2 3 7 2 3 MANAJEMEN MARKETING TECHNO- DESAIN PRODUK 4 EKONOMI AGAMA Sem 6 INDUSTRI ( IMC ) PRENEURESHIP MANAGEMENT KREATIF ETIKA 20 SKS 2 2 2 6 3 2 3 Sem 5 APRESIASI DIGITAL DESAIN PRODUK 3 BHS INDONESIA BRAND ANIMASI 2 REKAYASA 20 SKS DESAIN IMAGING KOMERSIAL PENULISAN ILMIAH 2 3 3 5 3 2 2 Sem 4 DESAIN DESAIN PRODUK 2 WORKSHOP PROSES SEJARAH DESAIN ERGONOMI 2 ANIMASI 1 20 SKS FURNITURE 2 TEKNOLOGI MODELING PRODUKSI 2 3 3 5 3 2 2 Sem 3 METHODOLOGI DESAIN DESAIN PRODUK 1 WORKSHOP PENGETAHUAN ERGONOMI 1 MULTIMEDIA SKS 20 SKS DESAIN FURNITURE 1 ESTETIKA MODELING MATERIALMK UTAMA SKSMK KHUSUS 3 4 4 4 3 DASAR GAMBAR NIRMANA CAD 2 MATEMATIKA Sem 2 FOTOGRAFI BENTUK 2 RUANG CAD 3D GEOMETRI 18 SKS SKS MKPENUNJANG 2 4 4 3 2 3 Sem 1 GAMBAR NIRMANA CAD 1 PENGANTAR B. INGGRIS 1 KREATIVITAS SKS 18 SKS BENTUK 1 DATAR GBR TEKNIK 1 TIK WAWASANMK DASAR DESAIN/ UMUM * SKETCH : SKILL – KNOWLEDGE – EXPERIENCE – TECHNOLOGY – CREATIVITY - HUMANITY
  • 11. SILABUSJURUSAN DESAIN PRODUK INDUSTRIMATA DESAIN PRODUK 5, SEMESTER VIIKULIAHKODE PD 1371DOSEN Kordinator : Agus Windharto Dosen : Taufik Hidayat, Ellya Zulaikha, Joko Kuswanto, Eko Nurmianto.TUJUAN • Mahasiswa memiliki pengetahuan, wawasan dankemampuan untuk mendefinisikan konsep desain secara komprehensif (fungsi kegunaan, ergonomi, teknologi, produksi, pemasaran dan estetika) • Mahasiswa mampu mendefinisikan bentuk 3 dimensi dalam wujud rancangan produk dengan mengintegrasikan data teknis eksisting (hardpoint kendaraan) menjadi suatu rancangan yang memiliki fungsi baru untuk kebutuhan tertentu. • Memberi dasar etos kerja dan pola pikir metodologi dalam berprofesi sebagai industrial designer. • Mahasiswa mampu berfikir holistic dalam proses perancangan produk: S.K.E.T.C.H (Skill, Knowledge, Experience, Technology, Creativity & Humanity)MATERI 1. Pengantar kuliah Desain Produk 5: Introduksi Tugas Semester, Teori dan contoh-contoh untuk meningkatkan motivasi mahasiswa dan menambah wawasan dalam membuat proposal judul tugas semester. 2. Pengenalan terhadap berbagai jenis kendaraan dan solusi desainnya. 3. Metode didalam perencanaan dan perancangan produk industri. 4. Tahapan desain: Survey, Data, Studi & Analisa, Konsep, Preliminary Design, Design Development/Detail Design, Presentation, Scaled Model & Animation. 5. Sistim Perkuliahan Studio: Kerangka Acuan Kerja, Proposal, Jadual dan Sistem Penilaian Tugas. 6. Menyusun hasil kerja menjadi bahan portofolio: Studi & Analisa, Konsep, Presentasi Desain 2D & 3D, Gambar Teknik, Pola Operasional Produk, Model berskala, Model Studi, Animasi Produk.
  • 12. SILABUSMETODE • Dosen memberikan teori asas-asas perencanaan dan perancangan produk otomotif. • Mahasiswa melakukan survey kebutuhan, fisibilitas, data & analisa menjadi konsep permasalahan desain yang terdefinisi dengan jelas. • Metoda eksplorasi ide kreatif untuk mencari solusi desain dalam berbagai alternatif (preliminary design). • Metoda menentukan kriteria desain sebagai key performance indicator untuk mencari alternatif desain terbaik (terpilih). • Metoda mendeskripsikan, mempresentasikan dan mempromosikan desain dalam bentuk gambar presentasi berwarna 2D & 3D, Gambar Teknik : Denah, Tampak, Potongan, Detail, Notasi, Material dan Skema Warna. • Metode pembuatan Model berskala (scaled model) yang merepresentasikan produk akhir (final product) dalam bentuk fisik dan digital.REFERENSI Dick Powell, Design Rendering Techniques, 2006 Christopher John, Design Methodes, Design Council UK, 2005 Automotive Design, American Automotive Society, 2001
  • 13. SATUAN ACARA PERKULIAHAN (LESSON PLAN)MGG MATERI METODE1 Pengenalan desain produk 5 , content, jadual , sistim evaluasi Kuliah & Diskusi2 Penjelasan Tugas – Survey , judul dan mobil-mobil contoh Kuliah & Diskusi Tugas3 Data Collecting , Survey -, Studi Kuliah & Asistensi Judul4 Analisa – Studi – konsep Kuliah & Penjelasan Tugas5 Preliminari desain – alternatif 1 , eksplorasi kreativitas dlm mencari solusi desain Tugas & Asistensi6 Preliminari desain – alternatif 2 Tugas & Asistensi7 Preliminari desain – alternatif 3 Tugas & Asistensi8 Optimasi desain Akhir + model studi Tugas & Asistensi9 Ujian Tengah Semester Ujian10 Pengembangan desain Akhir Tugas & Asistensi11 Gambar gambar presentasi Tugas & Asistensi12 Pola operasional dan ergonomi Tugas & Asistensi13 Struktur konstruksi material Tugas & Asistensi14 Model Akhir Berskala & Operasional Tugas & Asistensi15 Presentasi / Animasi Presentasi Mahasiswa16 Dokumen Gambar teknik Tugas & Asistensi17 Spesifikasi desain – RAB Tugas & Asistensi18. Ujian Akhir Semester Ujian
  • 14. BAB I : PENDAHULUAN1.1. Latar belakang Dengan terjadinya beberapa bencana alam nasional di beberapa daerah di Indonesia beberapa waktu belakangan ini, dan ditetapkannya beberapa daerah sebagai daerah rawan bencana, daerah terisolasi, dan tertinggal, Dirasa telah mendesak kebutuhan akan adanya suatu unit-unit khusus yang dipersiapkan dan ditujukan untuk membantu masyarakat korban bencana, pengungsi dan penduduk yang tinggal di daerah- daerah yang telah disebutkan di atas. Unit-unit khusus yang dimaksud antara lain ditujukan untuk : • Membantu proses koordinasi dan komunikasi satelit untuk antisipasi dan juga penanggulangan masalah secara efektif dan efisien di daerah-daerah yang mengalami bencana alam, dan daerah terisolasi / tertinggal. • Membantu memberikan penerangan dan sekaligus pelayanan kesehatan sementara terhadap para korban bencana, pengungsi, dan penduduk daerah terisolasi. • Membantu untuk menyediakan fasilitas pendidikan terpadu sementara bagi anak-anak putus sekolah akibat menjadi korban bencana alam, sementara mereka menunggu proses recovery fasilitas-fasilitas pendidikan permanen di daerahnya. • Unit-unit khusus yang dibutuhkan berupa unit kendaraan taktis yang dapat secara fleksibel / mobile, berpindah-pindah dari satu lokasi-ke lokasi lain hingga mencapai daerah-daerah yang yang terisolasi dan sulit ditembus sekalipun. • Sebagai langkah implementasi , maka desain unit-unit kendaraan yang dimaksud akan untuk dipublikasikan dan di sumbangkan ke pihak-pihak sosial
  • 15. 1.2. Masalah• Kebutuhan akan keberadaan mobil-mobil unit khusus yang akan sangat diperlukan untuk segera memberikan bantuan penanganan darurat dan sekaligus penanggulangan bencana alam yang bersifat sementara bagi masyarakat korban bencana di bidang kesehatan, komunikasi dan pendidikan.• Timbulnya dampak lain yang menyusul sebagai akibat bencana alam semacam penyakit menular : muntaber, diare, demam berdarah, penyakit kulit dan infeksi saluran pernapasan atas, dan juga dampak- dampak psikis seperti stress, depresi berkepanjangan yang membutuhkan pendampingan, penyuluhan sekaligus pelayanan kesehatan darurat yang bersifat sementara di wilayah bencana.1.3. Tujuan• Memberikan solusi sementara di lapangan untuk menangani akibat-akibat yang ditimbulkan oleh bencana yang bersifat darurat dan segera. Untuk bidang Pendidikan, Kesehatan , dan Komunikasi.• Menyediakan fasilitas-fasilitas kebutuhan publik sementara dalam periode recovery di wilayah bencana dan daerah tertinggal, agar secara bertahap masyarakat dapat menyelesaikan masalhnya secara mandiri.• Mobil unit ini akan diserahkan dan dioperasikan oleh lembaga yang berwenang atau LSM
  • 16. 1.4. Metode • Brainstorming Judul Tugas. • Design Methodes for Transportation Design. • Kebutuhan akan keberadaan mobil-mobil unit khusus yang akan sangat diperlukan untuk segera memberikan bantuan penanganan darurat dan sekaligus penanggulangan bencana alam yang bersifat sementara bagi masyarakat korban bencana di bidang kesehatan, komunikasi dan pendidikan. • Timbulnya dampak lain yang menyusul sebagai akibat bencana alam semacam penyakit menular : muntaber, diare, demam berdarah, penyakit kulit dan infeksi saluran pernapasan atas, dan juga dampak- dampak psikis seperti stress, depresi berkepanjangan yang membutuhkan pendampingan, penyuluhan sekaligus pelayanan kesehatan darurat yang bersifat sementara di wilayah bencana. 1.5. HasilHasil perkuliahan adalah berupa pengembangan Desain Akhir , gambar-gambar presentasi , gambar polaoprasional dan ergonomi , studi struktur konstruksi material, Model Akhir, Presentasi / Animasi, Dokumen Gambarteknik , Spesifikasi desain, RKS & RAB Contoh Judul : Mobil Unit Untuk Darurat Bencana Alam, Dapur Lapangan, Pelayanan Kesehatan , Komunikasi dan Informasi, Laboratorium Keliling, Broadcast Unit , News Gathering (OB Van), Company Event, Stage, Exhibition, Promotion, SIM Keliling, Bank Keliling, Perpustakaan Dan Mobil Pengajaran, dll.
  • 17. BAB II : STUDI PUSTAKA / REFERENSIBase line : Class Toyota Dyna, Isuzu Elf & sejenisnya
  • 18. BAB II : STUDI PUSTAKA / REFERENSI
  • 19. BAB II : STUDI PUSTAKA / REFERENSI
  • 20. REFERENSIERGONOMIVISIBILITAS & JARAK PANDANG yang nyamanData antropometri: etalase / bidang pandang optimal pengunjung
  • 21. Data antropometri: hubungan display / visual
  • 22. Data sirkulasi: dimensional lintasan publik utama
  • 23. Data sirkulasi: dimensional lintasan publik sekunder
  • 24. Regulasi perabot: tipikal konter dengan posisi duduk (rendah)
  • 25. Regulasi perabot: tipikal konter dengan posisi duduk (sedang)
  • 26. Regulasi perabot: tipikal konter dengan posisi duduk (tinggi)
  • 27. Regulasi perabot: tipikal konter dengan posisi berdiri
  • 28. BAB III : KONSEP DAN ANALISA DESAIN• Konsep Desain, Analisa, Design Requirements & Objectives (DR&O)A. PRASYARATPrasyarat untuk menempuh Mata Kuliah Desain Produk 5 adalah lulus mata kuliah wajib, dan Mata Kuliah lain sampai Semester VI.B. PROPOSALSetiap mahasiswa calon peserta Tugas Akhir wajib menyerahkan Proposal yang berisi :Tema Sementara ini, sesuai dengan lingkup kerja :• Desain dan Permasalahan• Desain dan Gaya Hidup• Desain Komponen Furniture• Desain dan Inovasi Teknologi• Desain dan Permasalahan Sosial-Budaya• Desain dan Alat Transportasi• Judul merupakan kasus spesifik dari kajian tematis, dievaluasi dan diputuskan oleh Dosen Koordinator.• Abstrak Rencana Tugas Akhir (Data Umum, Permasalahan, Metoda Pendekatan Desain. Temuan - Temuan Pendukung, Hipotesis Pemecahan Desain, Temuan- Temuan Pendukung, Hipotesis Pemecahan Desain, Simpulan dan Saran)• Kaca Kunci (Kata-kata Spesifik standar Pemerintah / UNESCO)• Tinjauan Pustaka (Berisi sari dari pustaka rujukan utama, minimal tiga buah buku/dokumen yang amat mendukung tema permasalahan).C. PERSETUJUAN KORDINATOR TA DAN PEMBIMBINGKordinator Tugas Akhir Jurusan Desain, bertugas mengkordinir kegiatan tugas akhir, mulai dari pendataan peserta TA, pendataan .judul TA, Jadwal, absensi hingga pelaksanaan sidang tugas akhir.Pembimbing utama Tugas Akhir adalah dosen yang dinilai memenuhi syarat dan mampu, baik segi keilmuan, profesionalistas amupun kepangkatannya (terkecuali kasus khusus). Secara formal pembimbing tug as akhir mahasiswa adalah 1 (satu) orang dosen. Untuk menambah wawasan. mahasiswa diperbolehkan, secara informal meminta pendapat atau bimbingan dari staf dosen di JURUSAN Desain Produk lainnya.
  • 29. BAB III : KONSEP DAN ANALISA DESAIND. KONSULTASI KE AHLITugas Akhir Desain Produk, umumnya merupakan kajian interdisiplin (bidang keilmuan sejenis) atau antardisplin (bidang di luarkeilmuan .desain), untuk itu hal-hal yang spesifik di luar bidang keilmuan desain, peserta dapat dibantu oleh konsultan ahli.Misalnya, ahli elektronik, ahli permesinan, ahli kedokteran, ahli psikologi, ahli tata kota atau bahkan pemegang kebijakan dariproyek yang sedang dikerjakan.Konsultan, dianjurkan mereka yang berkualifikasi pendidikan sarjana (S-1) dalam bidang keahliannya, atau menjabat sebagaitenaga ahli tertentu dalam satu perusahaan atau lembaga dengan mas a kerja lebih dari 5 tahun.E. SPONSOR Desain, prinsipnya dapat disponsori oleh satu perusahaan tertentu yang diusahakan oleh mahasiswa peserta. Pemberiansponsor merupakan satu hal yang tidak mengikat dan Hak Cipta Karya tetap merupakan milik ITS. F. KELUARAN Keluaran mahasiswa dalam pengembangan desain tahap ini adalah : • Konsep Desain, Analisa, Design Requirements & Objectives (DR&O)
  • 30. BAB IV : PRELIMINARY DESAIN • Explorasi Desain, studi 2D & 3D, Alternatif desain, studi model berskala, Optimasi Desain. • Preliminary Design: berbagai alternatif konsep visual design dalam tahap awal (creative exploration / idea generation)Desain Produk 5 adalah salah satu perangkat yang sasarannya adalah kegiatan mandiri dalam salah satu proyek desain secarakomprehensif, berdasarkan kaidah-kaidah keilmuan, teknologi dan estetika. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menunjukkan kemampuanmenyusun, menyajikan, mengkaji dan mengembangkan ide-ide desain yang inovatif dengan pelbagai pendekatan.Salah satu upaya untuk mencapai sasaran di atas, adalah dengan jalan membuka seluas-luasnya yang menentukan obyekpermasalahan yang .dapat dijadikan proyek Tugas Akhir. Untuk memfokuskan kajian, tema utama sebagai pedoman kajian amatlahpenting. Tema tugas akhir bersifat substantif dam filosofis. Bertitik tolak dari tema, mahasiswa akan memiliki wawasan intelektual yangluas dan mendalam sebagai acuan perencanaan yang akan digali permasalahannya.TransportasiLingkup permasalahan IPTEK merupakan bahan kajian yang sangat luas, mencakup pelbagai bidang garapan ilmu pengetahuan danteknologi, baik aspek perkembangan teknologi .dunia, maupun kabijakan teknologi nasional. Beberapa di antaranya adalah mengenaikonsep alih teknologi (misalnya, .produk-produk rakitan), pengembangan teknologi canggihKonteks Permasalahan Ekonomi dan perdagangan.Lingkup permasalahan ekonomi dalam kajian desain mencakup hal-hal yang berhubungan dengan program ekspor non-migas(misalnya : peningkatan kualitas produk, peningkatan tampilan produk, penyesuaian dengan permintaan, penyesuaian dengan standarmutu, penyesuaian dengan kuota produk), segmentasi pasar (misalnya : mengisi peluang pasar baru, produk berorientasi pasar),pasar bersaing (misalnya : menjawab trend pasar, memberi keunggulan tertentu, menekan harga produk), deregulasi dandebirokratisasi (misalnya menciptakan produk selektif), kebijakan perdagangan (misalnya : mendukung ISO 9000, programperdagangan bebas APEC, program AFT A, mendukung hak cipta dan hak paten), efisiensi dan efektifitas (misalnya : program hematenerji, hemat 88M, pengurangan ongkos produksi, penentuan material! Secara tepat), produktifitas nasional (misalnya : pembuatanalat K-3, peralatan pelatihan SOM, peningkatan keselamatan dan ergonomi),
  • 31. BAB IV : PRELIMINARY DESAINKonteks Permasalahan Lingkungan HidupLingkup permasalahan industri dalam lingkup kajian desain produk daur ulang (misalnya : peningkatan umur produk,pemanfaat material olah limbah, pemanfaatan bahan daur ulang), energi alternatif (misalnya, penggunaan energi surya,batubara briket, bio-gas, batere, energi angin), penggunaan material alami (kayu budidaya hutan, batu, bambu, rotan, dlsb),pembangunan berkesinambungan (memperpanjang usia produk, pemanfaatan bahan secara efektif, dlsb), teknologi bersih(misalnya menggalakkan sistem manual, terapan sistem olah limbah pada proses. sistem pengolah udara pada proses, dlsb),desain berwawasan lingkungan (penerapan konsep "green product", sistem pengurangan pencemaran (misalnya, sistemfilterisasi, penyerapan cemaran, siklus produksi, dlsb), eko- labeling (misalnya penerapan acuan sesuai peraturan internationaltentang lingkungan. kasus hutan tropis, dlsb), alat pengolah limbah (misalnya pelbagai alternatif baru sistem pengolah limbah),memperpanjang usia produk (misalnya, penggunaan bahan tahan lama, mudah diperbaiki, model lebih abadi), hinggapenerapan undang-undang lingkungan (misalnya terapan produk sesuai dengan angka dan toleransi UU Lingkungan).Konteks Permasalahan Estetik dan Gaya HidupLingkup permasalahan estetik, meliputi banyak hal yang berhubungan dengan eksperimen bahasa rupa (misalnya : semantik,semiotik, simbolik, pragmatik, etnik), antisipasi trend pasar (perubahan mode, gaya hidup baru, teknologi baru dlsb),pengembangan penggayaan (misalnya, styling produk, varian, modifikasi rupa), eksperimen bentuk (misalnya, konseppenstrukturan baru, komposisi baru, pengembangan proporsi), estetik alternatif (misalnya eksperimen kreatif, multiculture),olahraga bahan (misalnya mencari kemungkinan-kemungkinan terapan baru, komposisi baru, pengolahan rupa baru), terapanpelbagai mahzab penggayaan (misalnya : posmodernisme, dekonstruksi, pop modernisme, memphis dst), pencarian identitasnasional (misalnya, menerawang ke arah budaya etnik, kesejarahan, falsafah hidup, dlsb) dan pelbagai hal yang berhubungankegiatan kreatif estetika terapan pad a pelbagai produk (misalnya eksperimen dengan komputer, metoda desain baru, berpikirsecara metafisis timur, dlsb). Kegiatan yang dilakukan mahasiswa secara mandiri : : Explorasi Desain , studi 2D dan 3D Alternatif desain , studi model berskala Optimasi Desain
  • 32. BAB IV : PRELIMINARY DESAIN
  • 33. BAB IV : PRELIMINARY DESAINSketsa-sketsa ide
  • 34. BAB IV : PRELIMINARY DESAIN
  • 35. BAB V : DESAIN AKHIR•Design Development / Final / Detail Design: desain terpilih dikembangkan menjadi desain akhir dengan melakukan studi struktur konstruksi, material, prosesproduksi, estimasi biaya dalam bentuk yang lebih detail.•Dokumen Perencanaan & Perancangan: Hasil keseluruhan desain direpresentasikan dalam Gambar Teknik (Denah, Tampak, Potongan, Detail, Notasi, dll),Gambar Presentasi 2D & 3D Rendering, Pola Operasional, Assembly-Disassembly & Exploded View.•Animasi Produk: Proses Perakitan dan Operasional.•Model berskala / Scaled Model  skala 1 : 10, dengan merepresentasikan keadaan yang sebenarnya.•Display Pameran hasil Desain Produk 5 diakhir semester a. MENYUSUN PROGRAM DAN RENCANA • MahasiswaDesain Produk 5 berkewajiban menyusun program dan rencana kerja sesuai dengan batas waktu yang disediakan. • Rencana kerja harus disusun atas beberapa tahap yang tertuang dalam bagiankerja Uadwal kerja) serta ditempel pada masing- masing meja kerja. • Komunikasikan rencana kerja kepada koordinatorDesain Produk 5dan para pembimbingnya. • Perhatikan pula syarat kehadiran (absensi) yang ditentukan oleh koordinatorDesain Produk 5dan prosedur pencatatannya. b. PROSES PERENCANAAN DAN DESAIN • Mahasiswa harus mampu merencanakan kegiatan Desain Produk 5 melalui tahap pendataan, analisa, sintesa dan pemecahan masalah. • Dalam proses desain harus terlihat kronologis perkembangannya, baik berupa sketsa ide, studi perbandingan maupun kajian-kajian sepesifikasinya. • Tahap desain merupakan tahap penting, yaitu bagaimana mengimplementasikan gagasan deskriptif ke arah pemecahan desain, pertimbangan teknis, konfigurasi awal, studi ergonomi hingga keputusan desain yang dipilih. c. BIMBINGAN DAN KONSUL TASI • Proses bimbingan dan konsultasi, sedikitnya dilakukan 2 minggu satu kali secara tercatat pad a kartu bimbingan (kartu Asistensi). • Bimbingan dan konsultasi mencakup : penentuan topik/judul proyekDesain Produk 5, pemecahan masalah keputusan desain pertimbangan yang diperlukan sistimatika penulisan Laporan Desain Produk 5, pembuatan model, dan teknik presentasi
  • 36. BAB V : DESAIN AKHIRContoh Gambar Teknik
  • 37. BAB V : DESAIN AKHIRContoh Gambar Presentasi & Model
  • 38. BAB V : DESAIN AKHIRContoh Spesifikasi DesainMobil Unit (Alat Peraga Sains & Perpustakaan) Unit produk • Toyota Dyna 6 Roda • Box Alumunium Kerangka Baja, dilengkapi dengan pintu peneumatic / rampdoor yang berfungsi sebagai stage yang dilengkapi tangga dan pagar Perlengkapan • Perlengkapan Penerangan • Genset & Electrical System komponen • Rak kabinet untuk buku-buku dan peralatan • Pantry • Meja-Kursi Belajar dan Workstation bagi pengajar • Whiteboard Peralatan Pendidikan • Buku-buku pendidikan • Alat-alat peraga dan poster-poster pendidikan • A/V System : LCD Projector, DVD Player, Sound System lengkap • Komputer / laptop
  • 39. BAB V : DESAIN AKHIRContoh Spesifikasi DesainMobil Unit Klinik & Pendidikan Kesehatan) Unit Kendaraan • Toyota Dyna 6 Roda • Box Alumunium Kerangka Baja, dilengkapi dengan pintu peneumatic / rampdoor yang berfungsi sebagai stage yang dilengkapi tangga dan pagar Perlengkapan • Perlengkapan Penerangan • Genset & Electrical System Furniture • Rak kabinet untuk alat-alat kedokteran, obat-obatan dan perlengkapan lain • Tempat tidur pemeriksaan pasien • Meja-Kursi Konsultasi dokter dan tenaga medis • Whiteboard Peralatan Pelayanan & • Perlengkapan standard laboratorium dan praktek dokter umum Penerangan Kesehatan • A/V System : LCD Projector, DVD Player, Sound System lengkap • Komputer / laptop
  • 40. BAB V : DESAIN AKHIRContoh Pola Operasional
  • 41. PENUTUPPerkembangan profesi desain dan keilmuannya di ITS, dituntut untuk selaras dengan percepatan laju industri &sektor riil. Baik persoalan- persoalan mikro yang dihadapi bangsa Indonesia yang menyangkut masalahpengangguran. kemiskinan, pemerataan, keterbelakangan, ekspor non migas, diploma budaya hingga masalahmentalitas, maupun persoalan-persoalan makro yang meliputi arus globalisasi, isu lingkungan, kompetisi,segmentasi pasar, teknologi canggih, budaya Post-Modernisme hingga masalah hak azasi manusia.Persoalan-persoalan mikro dan makro tersebut, langsung atau tidak langsung diyakini berpengaruh terhadap polapertumbuhan desain di negara kita. Mengingat persoalan itu semakin hari semakin kompleks, maka antisipasi daripendidikan professional pun harus segera dicanangkan sebagai satu strategi unggul. Demikian pula penyesuaiankurikulum dan jenjang keahlian pendidikan desain pun mengalami peningkatan, yang tadinya hanya sampaijenjang Strata-1 (sarjana), kini ditingkatkan menjadi jenjang Strata-2 (magister) dan Strata-3 (doktor).Jenjang Strata-1 yang harus dicapai dalam waktu 4 tahun; lebih ditekankan kepada aspek penguasaan ilmu-ilmudasar desain, perluasan wawasan dan profesionalitas, sedangkan pada jenjang strata-2 lebih ditekankan kepadajenjang kemampuan penelitian dan .keahlian. Pada jenjang strata-3 diharapkan memiliki kemampuan menelitisecara mandiri atau menemukan pelbagai metoda desain yang dapat memecahkan persoalan-persoalan desainsecara unggul. Mata kuliah desain produk 5 sebagai final studio, merupakan wahana mengukur kemampuanmahasiswa dalam menguasai, kemahiran dan profesionalitas dalam memecahkan satu kasus desain tertentu.Mata kuliah Tugas Akhir terbagai atas dua " penekanan ", yaitu :(1) jalur Karya ke proyek akhir sekaligus menghasilkan desain yang aplikatif(2) jalur " Skripsi" atau penelitian.