Pembelajaran tm,pt dan tmtt
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Pembelajaran tm,pt dan tmtt

on

  • 2,074 views

Pembelajaran Tatap Muka, Penugasan Terstruktur, dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur.

Pembelajaran Tatap Muka, Penugasan Terstruktur, dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur.

Statistics

Views

Total Views
2,074
Views on SlideShare
2,074
Embed Views
0

Actions

Likes
2
Downloads
169
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Pembelajaran tm,pt dan tmtt Pembelajaran tm,pt dan tmtt Presentation Transcript

  • Pembelajaran Tatap Muka,Penugasan Terstruktur, dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN 1DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • UU No. 20/2003 SisdiknasPasal 12 ayat (1)Bahwa setiap peserta didik berhak :1. Mendapat pelayanan pendidikan sesuai bakat, minat, dan kemampuannya2. Menyelesaikan pendidikan sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing dan tidak menyimpang dari ketentuan batas waktu yang ditetapkan DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • Proses perubahan tingkah laku akibat interaksi dengan lingkungan;Seperangkat tindakan yang dirancang untuk mendukung proses belajar peserta didik;Dilakukan secara seksama dengan maksud agar terjadi proses belajar dan membuat berhasil guna;Perlu dirancang, ditetapkan tujuannya sebelum dilaksanakan, dan dikendalikan pelaksanaannya. DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • Beban belajar diartikan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran dengan sistem : - Tatap Muka (TM) - Penugasan Terstruktur (PT) - Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT) DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN 4DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • Pembelajaran Tatap Muka (TM) :Kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi langsungantara pendidik dengan peserta didik.Penugasan Terstruktur (PT) :Kegiatan pembelajaran berupa pendalaman materi untuk pesertadidik, dirancang guru untuk mencapai kompetensi. Waktupenyelesaian penugasan ditentukan oleh guru. Dalam kegiatan initidak terjadi interaksi langsung antara pendidik dengan peserta didik.Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur (KMTT) :Kegiatan pembelajaran berupa pendalaman materi untuk pesertadidik, dirancang guru untuk mencapai kompetensi. Waktupenyelesaian penugasan ditentukan oleh peserta didik dan tidakterjadi interaksi langsung antara pendidik dengan peserta didik. DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN 5 DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • 1. Berpusat pada peserta didik; 2. Pembelajaran terpadu; 3. Memahami keunikan peserta didik; 4. Menerapkan prinsip pembelajaran tuntas; 5. Pemecahan masalah; 6. Multi strategi, 7. Guru sebagai fasilitator, motivator, mediator, dan nara sumber. DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN 6DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • Waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur bagi peserta didik pada SMA maksimum 60% dari jumlah waktu kegiatan tatap muka dari mata pelajaran yang bersangkutan. DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN 7DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • Dalam Sistem Paket maupun Sistem Kredit Semesterdapat dilaksanakan dengan:1. Strategi pembelajaran ekspositori, ceramah atau presentasi, diskusi kelas, dan tanya jawab.2. Strategi pembelajaran diskoveri inkuiri, seperti observasi, diskusi kelompok, eksperimen, ekplorasi, simulasi, dan sebagainya. DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN 8 DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • Dipilih dengan pertimbangan :1. Kemandirian pesert a didik belum memadai2. Sumber refensi terbatas3. Jumlah peserta dididk dalam satu rombel terlalu banyak4. Alokasi waktu terbatas5. Materi ajar terlalu luas/banyak DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • Langkah-langkah pendidik yang harusdilakukan :1. Menyiapkan bahan ajar sebaik mungkin2. Apersepsi sebagai penyegaran3. Penyajian pembelajaran yang menarik4. Resitasi, pengulangan pada bagian penting DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • Dipilih dengan pertimbangan :1. Kamandirian peserta didik memadai2. Sumber referensi, alat, media, dan bahan cukup tersedia3. Jumlah peserta didik dalam saru rombel tidak banyak4. Materi/bahan ajar tidak terlalu luas5. Alokasi waktu yang tersedia cukup DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • Langkah-langkah pendidik yang harusdilakukan :1. Guru atau peserta didik mengajukan permasalahan yang akan dibahas2. Merumuskan hipotesis3. Merumuskan langkah kerja untuk memperoleh data atau jawaban4. Analisis data dan melakukan verifikasi5. Melakukan generalisasi DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • Kegiatan Penugasan Terstruktur Sistem Paket1. Kegiatan tugas terstruktur tidak dicantumkan dalam jadwal pelajaran namun dirancang oleh guru dalam silabus maupun RPP;2. Pembelajaran dilakukan dengan strategi diskoveri inkuiri; 3. Metode yang digunakan seperti penugasan, observasi lingkungan, atau proyek. DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN 13 DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • Kegiatan Penugasan TerstrukturSistem Kredit Semester (SKS) 1. Kegiatan tugas terstruktur dirancang dan dicantumkan dalam jadwal pelajaran meskipun alokasi waktunya lebih sedikit dibanding dengan kegiatan tatap muka; 2. Kegiatan tugas terstruktur merupakan kegiatan pembelajaran yang mengembangkan kemandirian belajar peserta didik. Guru berperan sebagai fasilitator, tutor, dan atau teman belajar; Lanjut …… DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN 14 DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • Kegiatan Penugasan TerstrukturSistem Kredit Semester (SKS) Lanjutan ….. 3. Strategi yang disarankan adalah diskoveri inkuiri;4. Metode yang digunakan seperti diskusikelompok, pembelajaran kolaboratif dan kooperatif, demonstrasi, eksperimen, observasi di sekolah, ekplorasi dan kajian pustaka atau internet, atau simulasi. DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN 15 DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • 1. Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang dirancang oleh guru namun tid a k d ic a ntum ka n d a la m ja d wa l p e la ja ra n, ba ik untuk s is te m p a ke t m a up un SKS.2. Strategi pembelajaran yang digunakan adalah d is ko ve ri inkuiri dengan metode seperti penugasan, observasi lingkungan, atau proyek, eksplorasi, investigasi/penelitian ilmiah, dan problem solving DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN 16 DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • KEGIATAN PEMBELAJARANMINGGU / KOMPETENSI TATAP MUKA TUGAS TER- TUGAS MANDIRI KE DASAR STRUKTUR /TDK. TERSTR. 1 1.1 Mengukur Guru : 1. Praktek : 1. Mendata alat besaran fisika 1. Melakukan mengukur di ukur yang (masa, panjang, questioning laboratorium sering dan waktu) pengalaman digunakan siswa tentang sehari-hari mengukur besaran, dan 2. Membuat satuan laporan hasil 2. Menjelaskan praktek aspek penting dalam mengukur 2 3 dst DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • Nama sekolah : SMA “LAPINDO BRANTAS” SIDOARJOMata pelajaran : FisikaKelas / Semt : XI / 2Alokasi waktu : 50 menitPenyusun : Soeparno WibowoKompetensi Dasar : Mengukur besaran fisika (masa, panjang, dan waktu)Tugas pokok : Lakukan pengukuran pada benda-benda yang ada di rumahmu atau di sekitar rumah untuk diukur massa/berat benda, panjang & luas benda tersebut dengan menggunakan alat ukur yang tepat dan cara yang benarLangkah-langkah kegiatan :1. Carilah benda-benda yang ada di sekitar rumah sebanyak-banyaknya untuk diukur masa/berat benda, panjang dan luas benda2. Ambil/carilah alat ukur yang sesuai kegunaannya untuk mengukur masing-masing benda yang sesuai dengan jenis dan bentuk benda.3. Lakukan pengukuran pada benda-benda tersebut dengan menggunakan alat ukur yang sesuai.4. Catat data-data hasil pengukuran yang telah dilakukan pada masing-masing jenis pengukuran yaitu : masa/berat benda, dan panjang/luas benda5. Tarik kesimpulan dari hasil pengukuran tersebut dan buat laporannya. DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • Nama sekolah : SMA “LAPINDO BRANTAS” SIDOARJOMata pelajaran : FisikaKelas / Semt : XI / 2Alokasi waktu : 50 menitPenyusun : Soeparno WibowoKompetensi Dasar : Mengukur besaran fisika (masa, panjang, dan waktu)Pokok materi : Di lingkungan sekitar rumahmu atau di tempat lainnya, ada alat ukur masa/berat, panjang/luas, dan alat ukur waktu yang sering digunakan masyarakat sehari-hari, namun kadang kamu sendiri belum tahu nama alat, dan cara menggunakannya.Tugas pokok : Lakukan pengamatan alat-alat tersebut dan cara menggunakannya, kemudian catatlah apa yang kamu amati, dan buat laporan secara lengkap. DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • 1. Tugas Terstruktur Kelebihannya - Tugas yang dikerjakan siswa terarah, sehingga mudah dalam mengerjakan tugas - Tujuan yang ingin dicapai dalam penugasan jelas - Hasil tugas dari siswa hampir sama Kekurangannya - Pola pikir yang dikembangkan pada siswa terbatas apa yang ditugaskan guru - Kreativitas siswa kurang berkembang DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN 20 DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • 2. Tugas Tidak terstruktur Kelebihannya - Siswa yang aktif, dapat mengembangkan pengetahuannya seluas-luasnya. - Bisa menemukan hal-hal/pengetahuan tertentu yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan. - Melatih siswa untuk mengembangkan berfikir kreatif. Kelemahannya - Tugas yang dikerjakan siswa kadang sulit dipahami oleh siswa - Tujuan yang ingin dicapai dapat menimbulkan penafsiran yang berbeda - Hasil tugas yang didapat siswa sangat variatif - Siswa yang pasif, kemungkinan tidak dapat pengetahuan apa-apa DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN 21 DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA
  • DIKLAT/BIMTEK KTSP 2009 HALAMAN 22DEPDIKNAS – DIT. PEMBINAAN SMA