Bahan sejarah kelas xii sem 1

2,563 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,563
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
14
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bahan sejarah kelas xii sem 1

  1. 1. Bahan Sejarah Kelas XII IPSPosted 13 November 2012 by yofrizal in Uncategorized. Tinggalkan Sebuah KomentarDengan diterbitkan Bahan Ajar diharapkan adanya kesamaaan Bahan Ajar pada matapelajaran sejarah, di SMA/MA negeri maupun swasta di Kota Padang dan dapat dijadikansebagai acuan dalam proses pembelajaran yang kreatif dan inovatif.Harapan saya agar guru dapat mengembangkan, meningkatkan dan menyempurnakanBahan Ajar ini terus menerus. Sehingga siswa dan guru dapat menggali kompetensi dirisehingga terwujud sistem pembelajaran yang berkualitas.Selamat belajar, semoga sukses dalam membentuk peserta didik menjadi manusia yangcerdas, berahlaq mulia dan bertakwa.KEGIATAN IPERISTIWA SEKITAR PROKLAMASIStandar Kompetensi: 1. Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia sejak proklamasihingga lahirnya Orde Baru.1.1 Menganalisis peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945 dan pembentukanpemerintahan Indonesia1.2 Menganalisis perkembangan ekonomi-keuangan dan politik pada masa awalkemerdekaan sampai tahun 19501.3 Menganalisis perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaandari ancaman disintegrasi bangsa terutama dalam bentuk pergolakan dan pemberontakan(antara lain: PKI Madiun 1948, DI/TII, Andi Aziz, RMS, PRRI, Permesta, G-30-S/PKI1965)1.4 Menganalisis perkembangan politik dan ekonomi serta perubahan masyarakat diIndonesia dalam upaya mengisi kemerdekaan.1. A. Peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945 dan pembentukanpemerintahan Indonesia
  2. 2. Pada tanggal 6 Agustus 1945 sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima Jepangoleh Amerika Serikat yang mulai menurunkan moral semangat tentara Jepang di seluruhdunia. Sehari kemudian Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan IndonesiaBPUPKI, atau “Dokuritsu Junbi Cosakai”, berganti nama menjadi PPKI (PanitiaPersiapan Kemerdekaan Indonesia) atau disebut juga Dokuritu Junbi Inkai dalam bahasaJepang, untuk lebih menegaskan keinginan dan tujuan mencapai kemerdekaan Indonesia.Pada tanggal 9 Agustus 1945, bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki sehinggamenyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Momen ini pundimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.Soekarno, Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat diterbangkan keDalat, sebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Merekadikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikankemerdekaan kepada Indonesia. Sementara itu di Indonesia, pada tanggal 14 Agustus1945, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerahkepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaanRI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang.Pada tanggal 12 Agustus 1945, Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam,mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akansegera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapatdilaksanakan dalam beberapa hari, tergantung cara kerja PPKI.[1] Meskipun demikianJepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus.Dua hari kemudian, saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat,Sutan Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karenamenganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang, karena Jepang setiapsaat sudah harus menyerah kepada Sekutu dan demi menghindari perpecahan dalam kubunasionalis, antara yang anti dan pro Jepang. Hatta menceritakan kepada Syahrir tentanghasil pertemuan di Dalat. Jepang memang telah menyerah, dan proklamasi kemerdekaanRI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangatfatal jika para pejuang Indonesia belum siap. Soekarno mengingatkan Hatta bahwaSyahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan karena itu adalah hak PanitiaPersiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Sementara itu Syahrir menganggap PPKIadalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan‘hadiah’ dari Jepang .Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan AngkatanLaut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akanmengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Sekutu. Sutan Sjahrir, Wikana,Darwis, dan Chaerul Saleh mendengar kabar ini melalui radio BBC. Setelah mendengarJepang bakal bertekuk lutut, golongan muda mendesak golongan tua untuk segera
  3. 3. memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi.Golongan muda berpendapat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang.Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita sendiri, bukan pemberianJepang.Perbedaan Perspektif1. Golongan tua:Kelompok nasionalis golongan tua yang mengambil strategi kooperasi terhadappemerintah jepang. Kelompok ini bersifat hati-hati dalam mencemati masalahkemerdekaan. Mereka berpendapat bahwa kemerdekaan harus dilaksanakansesuai dengan persetujuan perjanjian dengan Jepang. Mereka tidak maumelanggar perjanjian itu karena akan terjadi pertumpahan darah. Selain itu,mereka juga mengetahui bahwa jepang di beri tugas oleh sekutu untukmempertahankan status Quo di Indonesia. Beberapa tokoh golongan tua antaralain: Moh.Yamin, Kihajar Dewantoro, Kyai Haji Mansyur, Dr.Buntara, danMr.Iwa Kusuma Sumantri.2. Golongan MudaKelompok Nasionalisme golongan muda yang anti Jepang dan anti Fasis.Golongan muda bersikap agresif. Mereka menginginkan proklamasi kemerdekaansecepatnya dilaksanakan sebelum sekutu mengambil kekuasaan dari Jepang. Parapemuda menginginkankan proklamasi kemerdekaan lepas dari pengaruh Jepang.Kemerdekaan Indonesia hanya dapat dan harus dilaksanakan oleh bangsaIndonesia sendiri bukan sebagai hadiah dari jepang. Beberapa tokoh yangberperan mempercepat kemerdekaan adalah: Sukarni, Adam Malik, Dr. Muwardi,Wikana, Chaerul Shaleh, M.M. Drah Pandu Wiguna dan syarif Thayeb.Kendati berbeda pendapat, di anatra ke-2 golongan sepakat untuk menetapkantokoh yang pantas memproklamasikan kemerdekaan yaitu Soekarno dan Hatta.Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa dimulai dari “penculikan” yang dilakukanoleh sejumlah pemuda (a.l dari Menteng 31 terhadap Soekarno dan Hatta. Peristiwa initerjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 04.30. WIB, Soekarno dan Hatta dibawa keRengasdengklok, Karawang, untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasikemerdekaan Republik Indonesia,sampai dengan terjadinya kesepakatan antara golongantua yang diwakili Soekarno dan Hatta serta Mr. Achmad Subardjo dengan golonganmuda tentang kapan proklamasi akan dilaksanakan.NoGolongan Tua Golongan Muda1 Soekarno Shodancho Singgih2 Moh.Yamin, Soekarni
  4. 4. 3 Radjiman WedyodiningratJusuf Kunto4 Mr. Achmad Soebardjo Chaerul Saleh5 Dr.Buntara Adam Malik6 Mr.Iwa Kusuma Sumantri Sulaiman7 Kihajar Dewantoro Wikana8 Kyai Haji Mansyur Dr. MuwardiSoekarno dan Moh. Hatta, tokoh menginginkan agar proklamasi dilakukan melalui PPKI,sementara golongan pemuda menginginkan proklamasi dilakukan secepatnya tanpamelalui PPKI yang dianggap sebagai badan buatan Jepang. Selain itu, hal tersebutdilakukan agar Soekarno dan Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Para golonganpemuda khawatir apabila kemerdekaan yang sebenarnya merupakan hasil dari perjuanganbangsa Indonesia, menjadi seolah-olah merupakan pemberian dari Jepang.Sebelumnya golongan pemuda telah mengadakan suatu perundingan di salah satulembaga bakteriologi di Pegangsaan Timur Jakarta, pada tanggal 15 Agustus. Dalampertemuan ini diputuskan agar pelaksanaan kemerdekaan dilepaskan segala ikatan danhubungan dengan janji kemerdekaan dari Jepang. Hasil keputusan disampaikan kepada Ir.Soekarno pada malam harinya tetapi ditolak Soekarno karena merasa bertanggung jawabsebagai ketua PPKI.Beberapa orang pemuda yang terlibat dalam peristiwa Rengasdengklok ini antara lain:• Soekarni• Jusuf Kunto• Chaerul Saleh• Shodancho Singgih,sebagai pimpinan rombongan penculikan.• Shodancho Sulaiman• Chudancho Dr. Soetjipto• Chudancho SubenoRumah Djiaw Kie Siong Soekarni Chaerul SalehAchmad Soebardjo Sayuti Melik
  5. 5. Jusuf Kunto dikirim untuk berunding dengan pemuda-pemuda yang ada di Jakarta.Namun sesampainya di Jakarta, Kunto hanya menemui Mr. Achmad Soebardjo,kemudian Kunto dan Achmad Soebardjo ke Rangasdengklok untuk menjemput Soekarno,Hatta, Fatmawati dan Guntur. Achmad Soebardjo mengundang Bung Karno dan Hattaberangkat ke Jakarta untuk membacakan proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur 56. Padatanggal 16 tengah malam rombongan tersebut sampai di Jakarta. Keesokan harinya,tepatnya tanggal 17 Agustus 1945 pernyataan proklamasi dikumandangkan dengan teksproklamasi Kemerdekaan Indonesia yang diketik oleh Sayuti Melik1. Upaya persiapan kemerdekaan Indonesia di bidang politik1.1. Persiapan Kemerdekaan IndonesiaSetelah Jepang mengalami kekalahan dalam perang Pasifik, Jenderal Kumakichi haradamengumumkan dibentuknya suatu badan yang bertugas untuk menyelidiki usaha-usahapersiapan kemerdekaan Indonesia yang bernama Dokuritsu Junbi Chosakai atau BadanPenyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI (DokuritsuJunbi Cosakai) adalah sebuah badan yang dibentuk oleh pemerintah Jepang pada tanggal29 April 1945 bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Hirohito. Tujuan dibentuknyaBPUPKI adalah untuk mempelajari dan mempersiapkan hal-hal penting mengenaimasalah tata pemerintahan Indonesia merdeka. Badan ini dibentuk sebagai upayapelaksanaan janji Jepang mengenai kemerdekaan Indonesia. BPUPKI yang diketuai olehRadjiman Wedyodiningrat dengan wakil ketua Hibangase Yosio (orang Jepang) dan R.P.Soerono, BPUPKI telah beberapa kali mengadakan sidang:a. Sidang Pertama 28 Mei 1945 -1 Juni 1945.Tanggal 29 Mei 1945, Mr. Muhammad Yamin dalam pidato singkatnya mengemukakanlima asas yaitu:a. peri kebangsaan persatuan kebangsaan Indonesiab. peri ke Tuhananc. kesejahteraan rakyatd. peri kemanusiaane. peri kerakyatan
  6. 6. b. 31 Mei 1945, Prof. Dr. Mr. Soepomo mengusulkanlima asas yaitu:1. a. persatuanb. mufakat dan demokrasic. keadilan sosiald. kekeluargaane. musyawarahc. 1 Juni 1945, Ir. Soekarno mengusulkan lima asas pula yang disebut Pancasilayaitu:a. kebangsaan Indonesiab. internasionalisme dan peri kemanusiaanc. mufakat atau demokrasid. kesejahteraan sosiale. Ketuhanan yang Maha EsaKelima asas dari Soekarno disebut Pancasilayang menurut beliau dapat diperas menjadi Trisila atau Tiga Sila yaitu:a. Sosionasionalismeb. Sosiodemokrasic. Ketuhanan yang berkebudayaanBahkan masih menurut Soekarno, Trisila tersebut di atas masih dapat diperas menjadiEkasila yaitu sila Gotong Royong. Selanjutnya lima asas tersebut kini dikenal denganistilah Pancasila, namun dengan urutan dan nama yang sedikit berbeda.Sementara itu,perdebatan terus berlanjut di antara peserta sidang BPUPKI mengenai penerapan aturanIslam dalam Indonesia yang baru.Masih belum ditemukan kesepakatan akhirnya dibentuklah panitia kecilberanggotakan 9 orang untuk menggodok berbagai masukan. Setelah melakukankompromi dan menghasilkan rumusan dasar negara yang dikenal dengan PiagamJakarta (Jakarta Charter) yang berisikan:1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-emeluknya
  7. 7. 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab3. Persatuan Indonesia4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalampermusyawaratan perwakilan5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia1. b. Sidang KeduaRapat kedua berlangsung 10-17 Juli 1945 dengan tema bahasan1. bentuk negara,2. wilayah negara,3. kewarganegaraan,4. rancangan Undang-Undang Dasar,5. pendidikan dan pengajaran.Dalam rapat ini dibentuk Panitia Perancang Undang-Undang Dasar beranggotakan 19orang dengan ketua Ir. Soekarno, Panitia Pembelaan Tanah Air dengan ketua AbikoesnoTjokrosoejoso dan Panitia Ekonomi dan Keuangan diketuai Mohamad Hatta.Dengan pemungutan suara, akhirnya ditentukan wilayah Indonesia merdeka yakniwilayah Hindia Belanda dahulu, ditambah dengan Malaya, Borneo Utara, Papua, Timor-Portugis, dan pulau-pulau sekitarnya.Pada tanggal 11 Juli 1945 Panitia Perancang UUD membentuk lagi panitia kecilberanggotakan 7 orang yaitu:Pada tanggal 13 Juli 1945 Panitia Perancang UUD mengadakan sidang untuk membahashasil kerja panitia kecil perancang UUD tersebut. Pada tanggal 14 Juli 1945, rapat plenoBPUPKI menerima laporan Panitia Perancang UUD yang dibacakan oleh Ir. Soekarno.Dalam laporan tersebut tercantum tiga masalah pokok yaitu:a. pernyataan Indonesia merdekab. pembukaan UUDc. batang tubuh UUDKonsep proklamasi kemerdekaan rencananya akan disusun dengan mengambil tiga aleniapertama Piagam Jakarta. Sedangkan konsep Undang-Undang Dasar hampir seluruhnyadiambil dari alinea keempat Piagam Jakarta.Pada tanggal 7 Agustus 1945 secara resmi dibentuk Panitia Persiapan KemerdekaanIndonesia (PPKI) atau Dokuritsu Junbi Iinkai atas persetujuan Jenderal Terauchi untukmenggantikan BPUPKI. Pada awalnya PPKI beranggotakan 21 orang (12 orang dariJawa, 3 orang dari Sumatra, 2 orang dari Sulawesi, 1 orang dari Kalimantan, 1 orang dariNusa Tenggara, 1 orang dari Maluku, 1 orang dari golongan Tionghoa).
  8. 8. Namun, tanpa seizin Jepang, PPKI diambil alih oleh pemimpin-pemimpin bangsaIndonesia menjadi badan perjuangan milik bangsa Indonesia dengan menambahkeanggotaannya, yaitu:Tanggal 9 Agustus 1945, sebagai pimpinan PPKI yang baru, Soekarno, Hatta danRadjiman Wedyodiningrat diundang ke Dalat untuk bertemu Marsekal Terauchi. Setelahpertemuan tersebut, PPKI tidak dapat bertugas karena para pemuda mendesak agarproklamasi kemerdekaan tidak dilakukan atas nama PPKI, yang dianggap merupakan alatbuatan Jepang. Bahkan rencana rapat 16 Agustus 1945 tidak dapat terlaksana karenaterjadi peristiwa Rengasdengklok..B. Landasan Dasar Proklamasi Kemerdekaan IndonesiaLandasan dasar nasional kemerdekaan Indonesia tercermin dalam pembukaan UUD1945. Pokok-pokok isi pembukaan UUD 1945 adalah :1. Bahwa kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, oleh sebab itu makapenjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan peri keadialan.2. .Dan perjuangan kemerdekaan itu telah sampailah pada saat yang berbahagiadengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbangkemerdekaan Indonesia, yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur.3. Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorong oleh keinginanluhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesiamenyatakan dengan ini kemerdekaannya.4. Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesiayang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikutmelaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dankeadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia di dalamsuatu undang-undang dasar negara yang terbentuk dalam suatu susunan negaraRepublik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada:Ketuhanan Yang Maha Esa,Kemanusiaan yang adil dan beradab, PersatuanIndonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalampermusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu dan Keadilan sosial bagiseluruh rakyat IndonesiaLandasan dasar Internasional kemerdekaan Indonesia sebagai bukti tentang hak-hak darisegala bangsa yang ada di muka bumi dapat kita lihat dalam deklarasi-deklarasi ataupiagam-piagam bersejarah seperti :1. Piagam Atlantik (Atlantic Charter), 14 Agustus 1941 yang ditandatangani olehpresiden Amerika Serikat Franklin Delano Roosevelt dan Perdana Menteri Inggris
  9. 9. Winston Churchill. Isi dari piagam ini adalah :a. tidak boleh ada perluasan daerah tanpa persetujuan dari penduduk asli.b. Setiap bangsa berhak menentukan dan menetapkan nasib sendiri.c. Setiap bangsa berhak mendapat kesempatan untuk bebas dari rasa takut danbebas dari kemiskinan.1. Piagam San Francisco, merupakam piagam PBB yang ditandatangani oleh 50negara yang pertama menjadi anggota PBB. Dalam piagam ini disebutkan :“ … kami akan menegak keyakinan akan dasar-dasar hak manusia sebagaimanusia sesuai dengan harkat dan derajat manusia berdasarkan atas hak-hak yangsama … serta berusaha memajukan rakyat dan tingkat kehidupan yang lebih baikdalam suasana kemerdekaan yang lebih luas”.Berdasarkan kedua landasan dasar tersebut, maka bangsa Indonesia berhakmenjadi suatu negara yang merdeka, dan proklamasi kemerdekaan Indonesiamempunya kedudukan yang kuat, baik secara nasional maupun internasional.Perumusan naskah proklamasi Sukarno-Hatta menuju rumah Laksamana Maeda (kini Jalan Imam Bonjol No.1) diiringi olehMyoshi guna melakukan rapat untuk menyiapkan teks Proklamasi. Penyusunan teksProklamasi dilakukan oleh Soekarno, M. Hatta, Achmad Soebardjo dan disaksikan olehSoekarni, B.M. Diah, Sudiro (Mbah) dan Sayuti Melik. Bung Karno menegaskan bahwapemindahan kekuasaan itu berarti “transfer of power”.Detik-detik Pembacaan Naskah ProklamasiPerundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks ProklamasiKemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00 – 04.00 dini hari. Teks proklamasiditulis di ruang makan di laksamana Tadashi Maeda, penyusun teks proklamasi itu adalahIr. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo. Konsep teks proklamasi ditulisoleh Ir. Soekarno sendiri. Di ruang depan, hadir B.M Diah Sayuti Melik, Sukarni danSoediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir.Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi Indonesiaitu diketik oleh Sayuti melik. Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno,Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, GafarPringgodigdo, Tabrani dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaanproklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian benderaMerah Putih, yang telah dijahit oleh bu Fatmawati, dikibarkan, disusul dengan sambutanoleh Soewirjo, wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi, pimpinan Barisan Pelopor.Pada awalnya Trimurti diminta untuk menaikkan bendera namun ia menolak denganalasan pengerekan bendera sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. Oleh sebab ituditunjuklah Latief Hendraningrat, seorang prajurit PETA, dibantu oleh Soehoed untuktugas tersebut. Seorang pemudi muncul dari belakang membawa nampan berisi bendera
  10. 10. Merah Putih (Sang Saka Merah Putih), yang dijahit oleh Fatmawati beberapa harisebelumnya. Setelah bendera berkibar, hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya Sampaisaat ini, bendera pusaka tersebut masih disimpan di Museum Tugu Monumen Nasional.Naskah asli proklamasi Pembacaan Naskah Proklamasi Penegibaran BenderaSetelah upacara selesai berlangsung, kurang lebih 100 orang anggota Barisan Peloporyang dipimpin S.Brata datang terburu-buru karena mereka tidak mengetahui perubahantempat mendadak dari Ikada ke Pegangsaan. Mereka menuntut Soekarno mengulangpembacaan Proklamasi, namun ditolak. Akhirnya Hatta memberikan amanat singkatkepada mereka.Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD)sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45.Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentukRepublik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya olehMajelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian.Setelah itu Soekarno dan M.Hatta terpilih atas usul dari Oto Iskandardinata danpersetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yangpertama. Presiden dan wakil presiden akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional.Isi Teks ProklamasiIsi teks proklamasi kemerdekaan yang singkat ini adalah:Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakandengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05Atas nama bangsa Indonesia.Soekarno/HattaDi sini ditulis tahun 05 karena ini sesuai dengan tahun Jepang yang kala itu adalah tahun2605.
  11. 11. 3. Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia.Proklamasi Kemerdekaan merupakan pengumumam kepada seluruh rakyat akan adanyakemerdekaan. Pengumuman akan adanya kemerdekaan tersebut sebenarnya tidak hanyaditujukan kepada rakyat dari Negara yang bersangkutan namun juga kepada rakyat yangada di seluruh dunia dan kepada semua bangsa yang ada di muka bumi ini.“Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal tentangpemindahan kekuasaan dan lain- lain dilaksanakan dengan cara seksama dan dalamtempo yang sesingkat-singkatnya”.Dua kalimat pendek itu sarat makna. Pemilihan kata-katanya cermat. Perhatikan katakerja kedua kalimat itu. Pada kalimat pertama, kata kerja menyatakan (to declare) dapatmengundang pertanyaan apakah kemerdekaan memang dapat dinyatakan begitu saja?Secara ringan kita tentu akan menjawabnya “ya”, tetapi tidak pada 59 tahun lalu. Secarapolitis dan militer, situasi menjelang detik-detik proklamasi tidak mudah karena secara defacto Indonesia masih di bawah pendudukan militer Jepang. Sejak Jepang menyerahkepada sekutu pada 14 Agustus 1945, secara de jure semua daerah pendudukan Jepangberalih kepada tentara sekutu.Para perancang naskah Proklamasi memilih kata “pemindahan kekuasaan”. Mengapatidak dipilih, misalnya, kata “serah terima”? Pemilihan kata “pemindahan” merupakankonsekuensi logis dari makna kalimat pertama, bahwa kemerdekaan yang dinyatakan ituadalah hak kita. Kata “memindahkan” merupakan tindak sepihak. Karena itu kita tidakmemerlukan persetujuan siapa-siapa.Berbeda dengan pengertian “serah terima”, yang merupakan tindakan dua pihak, antarayang menyerahkan dan yang menerima. Yang belakangan ini sejalan dengan konsepsikemerdekaan atas persetujuan (by agreement) yang diinginkan negara-negara penjajah.Kalau konsep ini yang diterima, maka seperti dikatakan Gubernur Jenderal HindiaBelanda van Mook pada 1942, Indonesia memerlukan 100 tahun lagi untuk merdeka,berarti tahun 2042 dan itu masih 34 tahun dari sekarang!Karena perbedaan konsepsi atas kemerdekaan itulah, kita tidak pernah nyaman denganpenggunaan istilah “penyerahan kedaulatan” berdasar hasil Konferensi Meja Bundar padaDesember 1949. Konsepsi “serah terima” kekuasaan sebenarnya bertentangan denganmakna Proklamasi.
  12. 12. Proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 mempunyai makna tersendiri bagaibangsa Indonesia, yaitu:1. Apabila dilihat dari sudut hukum, proklamasi merupakan pernyataan yang berisikeputusan bangsa Indonesia untuk menetapkan tatanan hukum nasional(Indonesia) danmenghapuskan tatanan hukum kolonial.2. Apabila dilihat dari sudut politik ideologis, proklamasi merupakan pernyataanbangsa Indonesia yang lepas dari penjajahan dan membentuk Negara RepublikIndonesia yang bebas, merdeka, dan berdaulat penuh.3. Proklamasi merupakan puncak perjuangan rakyat Indonesia dalam mencapaikemerdekaan4. Proklamasi menjadi alat hukum internasional untuk menyatakan kepada rakyatdan seluruh dunia, bahwa bangsa Indonesia mengambil nasib ke dalam tangannyasendiri untuk menggenggam seluruh hak kemerdekaan.5. Proklamasi merupakan mercusuar yang menunjukkan jalannya sejarah, pemberiinspirasi, dan motivasi dalam perjalanan bangsa Indonesia di semua lapangan disetiap keadaan.6. Berdiri Negara Baru, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Artinyaselama beratus-ratus tahun secara berturut-turut Indonesia dalam kekuasaanpenjajahan Portugis, Belanda, dan Jepang. Baru sejak merdeka, Indonesia secararesmi memiliki negaara sendiri.7. Tata hokum dan Tata Negara Baru, yaitu tata hukumdan Negara. Artinyasebelumproklamasi menggunakan tata hokum dan Negara milik penjajah. Sejakproklamasi, Indonesia secara resmi memiliki tata hokum dan Negara sendiri.4. Sambutan Rakyat1. Sambutan Di Tingkat PusatSetelah berhasil merumuskan teks proklamasi Bung Karno berpesan kepada parapemimpin yang bekerja pada pers dan kantor berita, terutama B.M Diah untukmemperbanyak teks proklamasi dan menyiarkannya ke seluruh dunia. Semua alatkomunikasi yang ada dipergunakan untuk menyebarluaskan berita proklamasikemerdekaan. Berita proklamasi yang telah menyebar ke seluruh kota Jakarta, segeradisebarluaskan ke seluruh dunia. Pada tanggal 17 Agustus 1945 teks proklamasi telahsampai di tangan Kepala Bagian Radio Kantor Waidan. Untuk itu F. Wuz (seorangmarkonis) menyiarkan berita proklamasi berturut-turut setiap setengah jam sampai pukul16.00 saat siaran berhenti walaupun dilarang oleh pihak Jepang.
  13. 13. Sedangkan pucuk pimpinan tentara Jepang di Jawa memerintahkan untuk meralat beritaproklamasi dan menyatakan sebagai kekeliruan. Pada tanggal 20 Agustus 1945, pemancarradio disegel oleh Jepang dan para pegawainya dilarang masuk. Namun pemuda tidakkehilangan akal dengan membuat pemancar baru dengan bantuan beberapa orang teknisiradio yang diambil dari Kantor Berita Domei. Di Menteng 31 para pemuda berhasilmerakit pemancar baru dengan kode panggilan DJK I. dari sinilah berita ProklamasiKemerdekaan terus disiarkan. Selain itu juga lewat pers dan surat selebaran. Hampirseluruh harian di Jawa dalam penerbitannya tanggal 20 Agustus 1945 memuat beritaproklamasi dan UUD Negara Republik Indonesia. Demikianlah sambutan masyarakat danusaha-usaha para pemuda di pusat dalam menyebarluaskan berita proklamasi ke seluruhpelosok Tanah Ai1. Sambutan Di Tingkat DaerahRakyat menyambut berita proklamasi dengan semangat perjuangan yang tinggi,dibuktikan dengan pelucutan senjata tentara Jepang, pengambilan kekuasaan, semangatmembara untuk terus berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan.Disamping melalui siaran radio, surat selebaran, berita proklamasi secara resmi jugadibawa oleh para utusan yang kebetulan menghadiri Sidang PPKI dan menyaksikanperistiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 di Jakarta, yaitu :• Teuku Muhammad Hassan (diangkat menjadi Gubernur Sumatera)• Sam Ratulangi (diangkat menjadi Gubernur Sulawesi)• Ketut Pujo (diangkat menjadi Gubernur Nusa Tenggara)• P. Mohammad Noor (diangkat menjadi Gubernur Kalimantan)Kedatangan para utusan di daerah masing-masing disambut dengan penuh kegembiraandan diikuti berbagai upacara yang meriah.Untuk menghimpun kekuatan maka para pemuda segera membentuk badan-badanperjuangan. Tekad perjuangan kaum muda diasalurkan melaui Komite Van Aksi. VanAksi mempelopori pengambilalihan kekuasaan dan pelucutan senjata sehingga terjadipertempuran-pertempuran sengit antara pemuda Indonesia dan Jepang di berbagai daerahberikut ini :1) Jakarta
  14. 14. Pada tanggal 19 September 1945 di Jakrta berlangsung rapat umum di Lapangan Ikadadalam rangka unjuk rasa semangat kemerdekaan. Rapat tersebut mendapi ancaman daritentara Jepang. Akibatnya sikap antipati yang ditunjukan Jepang beberapa hari kemudianpara pejuang BKR dan pemuda menyerbu gudang senjata Jepang di Cilandak.2) BandungPara pemuda dan kaum buruh mengadakan perampasan senjarta baik digudang maupunpabrik senjata di Lapangan Terbang Andir. Disamping itu, para pelajar dan pemudamantan Peta mberhasil melucuti senjata pasukan panser Jepang.3) SurabayaRakyat dipelopori BKR merebut komplek penyimpangan senjata Jepang dan pemancarradio di Embong Malang.4) Semarang (Pertempuran 5 Hari Di Semarang)Pada tanggal 15-20 Oktober 1945 terjadi pertempuran antara pejuang Indonesia danJepang yang dikenal dengan peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang. Peristiwa inidiawali dengan adanya desas-desus bahwa Jepang telah meracuni cadangan air minumpenduduk di Candi. Untuk membuktikan kebenaran desas-desus tersebut. Dr. Karyadisebagai Kepala Laboratorium Pusat Rumah Sakit Semarang melakukan pemeriksaan.Pada saat sedang memeriksa sumber air tersebut, dr. Karyadi ditembak Jepang. Gugurnyadr,. Karyadi menimbulakn kemarahan penduduk Semarang sehingga terjadi pertempuran.Pertempuran ini banyak menimbulakn korban jiwa di kedua belah pihak. Dipihaksemarang sekitar 2.000 orang gugur dan dari pihak Jepang 100 orang tentaranya jugatewas. Untuk mengenang peristiwa di Semarang didirikan Monumen Tugu MudaSemarang itu, untuk mengenang jasa dr. Karyadi, namanya diabadikan menjadi namasebuah rumah sakit umum di Semarang.5) AcehDi Aceh, setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia para pemuda berhasil merebutbeberapa kota, diantaranya adalah Bireun. Jepang bermaksud merebut kota itu kemudiankembali mengerahkan pasukan dari Lhokseumawe, tetapi para pemuda berhasilmencegatnya di Krueng Panjoe. Pertempuran itu berlangsung sengit yang mengakibatkan28 orang Jepang tewas dan senjata mereka dirampas (24 November 1945).
  15. 15. 6) SurakartaMarkas Kampetai di Surakarta dikepung oleh rakyat. Pertempuran sengit pun terjadi.Seorang pemuda bernama Arifin gugur. Untuk mengenang jasa Arifin di abadikanmenjadi nama sebuah Jembatan di Surakarta.1. C. Perkembangan ekonomi-keuangan dan politik pada masa awalkemerdekaan sampai tahun 19501. Kebijakan pemerintah IndonesiaPada awal kemerdekaaankehidupan ekonomi bangsa Indonesia sangat memprihatinkan hal ini disebabkan karena :1. Mewarisi sistem ekonomi Jepang2. Adanya inflasi yang disebabkan beredarnya uang Jepang yang tidak terkendali3. Kas negara kosong4. Tidak seimbangnya pemasukan dan pengeluaran negara.5. Blokade ekonomi oleh Belanda sebab perhitungan Belanda bahwa dengan senjataekonomi akan dapat merobohkan RI.1. Bidang ekonomiDalam rangka membangun kepercayaan rakyat dan membangun ekonomi yang sehatpemerintah Republik Indonesia melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut :1. Menetapkan tiga mata uang De Javasche Bank, mata uang pemerintah HindiaBelanda dan mata uang penduduk Jepang.2. Kebijakan moneter, Menteri Keuangan Ir. Surachman melaksanakan pinjamannasional yang akan dibayarkan kembali selambat-lambatnya 40 tahun.3. Pada tanggal 1 Oktober 1946 pemerintah mengeluarkan uang kertas yang OeangRepoeblik Indonesia atau ORI. Hal ini disebabkan tanggal 6 Maret 1946.4. Pembentukan Bank Negara Indonesia tanggal 1 November 1946 yang bertugasuntuk mengatur nilai tukar ORI dengan valuta asing yang ada di Indonesia.
  16. 16. Dalam usahanya untuk menembus blokade ekonomi musuh Pemerintah RI melakukanberbagai usaha untuk mematahkan blokade ekonomi tersebut, usahanya antara lain :1. Memberikan batuan beras kepada India yang sedang dilanda kelaparan, secarapolitik tindakan tersebut menegaskan kehadiran Republik Indonesia di dunia.2. Mengadakan hubungan dagang langsung dengan luar negeri, yaitu BTC (Bankingand Trading Corporation) suatu badan perdagangan Amerika semi pemerintahdipimpin oleh Sumitro Djoyohadikusumo.3. Mengalihkan kegiatan perdagangan dari pulau Jawa ke pulau Sumatera. Misalnya,hasil karet dari Sumatera di ekspor ke wilayah Singapura.4. Membentuk perwakilan resmi di Singapura tahun 1947 dengan nama IndonesiaOffice yang bertugas memperjuangkan kepentingan luar negeri Indonesia,menembus blokade Belanda dan perdagangan barter. Badan ini digunakan olehpemerintah Indonesia untuk menembus blokade ekonomi oleh Belanda.5. Konsep Ketahanan ekonomi.Sejak bulan Febuari 1946. pemerintah membuat konsep-konsep penanggulangan masalahekonomi dengan langkah-langkah sebagai berikut :1. Febuari 1946 mengadakan konferensi ekonomi yang bertujuan menghapuskansistem ekonomi autokrasi warisn Jepang dan menggantikannya dengan sistemsentralisasi.2. Tanggal 6 Mei 1946 diadakan konferensi ekonomi kedua di Solo yang membahasmasalah program ekonomi pemerintah, masalah keuangan negara, pengendaliharga, distribusi dan alokasi tenaga manusia.3. Tanggal 19 Januari 1947 dibentuk Planing Bcard (Badan perancang ekonomi)yang bertugas untuk membuat rencana pembangunan ekonomi. Kemudian I.JKasimo sebagai menteri Persediaan Makanan Rakyat merencana Kasimo Plan,isinya Memperbanyak kebun bibit dan padi unggul, Pencegahan penyembelihanhewan pertanian, Penanaman kembali tanah kosong, dan Pemindahan penduduk.4. Mendorong para pengusaha swasta untuk ikut serta dalam perkembanganekonomi nasional. Menggiatkan kembali Persatuan Tenaga Ekonomi (PTE)sebagai organisasi perusahaan swasta1. Bidang BirokrasiTanggal 18 Agustus 1945 PPKI mengadakan sidang yang pertama di Gedung KesenianJakarta yang dipimpin oleh Ir. Sukarno dan Drs. Moh Hatta,dengan menghasilkanbeberapa keputusn penting, antara lain sebagai berikut :1. Penetapan dan pengesahan konstitusi hasil kerja PPKI yang sekarang dikenaldengan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi RI.
  17. 17. 2. Ir. Sukarno dipilih sebagai Presiden RI dan Drs. Moh Hatta sebagai wakilPresiden Negara Republik Indeonesia.3. Pekerjaan presiden untuk sementara waktu dibantu oleh sebuah Komite NasionalPada tanggal 19 Agustus 1945, PPKI melanjutkan sidang kedua dengan hasil1. Pembagian Wilayah Indoneia menjadi 8 provinsi dan menunjuk gubernurnya,1. Mr. Teuku Moh Hasssan sebagai gubernur Provinsi Sumatera2. Sutarjo Kartihadikusumo sebagai gubernur Provinsi Jawa Barat3. R. Panji Suroso sebagai gubernur Provinsi Jawa Tengah4. R.A Suryo sebagai gubernur Provinsi Jawa Timur5. Mr. Gusti Ktut Puja sebagai gubernur Provinsi Nusa Tenggara6. Mr. J. Lutaharhary sebagai gubernur Provinsi Maluki7. Dr. G.S.S. J. Ratulangi sebagai gubernur Provinsi Sulawesi dan8. Ir. Pangeran Moh .Noor sebagai gubernur Provinsi Kalimantan.1. Pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) beranggotakan 60 orang.Dengan tugas membantu presiden sebelum MPR dan DPR terbentuk.2. Menetapkan 12 departemen yang membantu tugas presidenPada tanggal 23 Agustus 1945 Presiden Sukarno mengumumkan dibentuknya tiga badanbaru yaitu :1. Komite Nasional Indonesia (KNI) adalah badan yang akan berfungi sebagai DPRsebelum pemilihan umum diselenggarakan, dan disusun dari tingkat pusat sampaidengan tingkat daerah. Sebagai ketua KNIP adalah Mr. Kasman Singadimejo.2. Partai Nasional Indonesia (PNI), yang diselenggarakan menjadi partai tunggalNegara republik Indonesia namun dibatalkan.3. Badan Keamanan rakyat (BKR) yang berfungsi sebagai penjaga keamanan umum.1. Bidang MiliterPemerintah Indonesia yang baru merdeka dengan sengaja tidak segera membentuk tentaranasional dengan pertimbangan politik yaitu pembentukan tentara nasional pada saat ituakan mengundang kecurigaaan dan akan menimbulkan pukulan gabungan tentara Sekutudan Jepang. Menurut perkiraan bahwa kekuatan nasional belum mampu menghadapipukulan tersebut. Oleh karena itu, pemerintah hanya membentuk Badan Keamanan
  18. 18. Rakyat (BKR), yang berfungsi sebagai penjaga keamanan umum pada masing-masingdaerah.Sidang PPKI tanggal 22 Agustus berhasil membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR)dan diumumkan oleh presiden pada tanggal 23 Agustus 1945. dengan pemimpin BKRpusat sebagai berikut :• Ketua umum : Kaprawi• Ketua I : Sutalaksana• Ketua II : Latief Hendraningrat• Anggota : Arifin Abdurahman, Mahmud dan Zulkifli LubisPada tanggal 16 September 1945 South East Asian Comand (SEAC) merupakan angkatanperang Inggris mendarat di Jakrta dan melakukan tekanan kepada Jepang untuk tetapmempertahankan status quo. Hal itu menimbulkan keberanian serdadu Jepang untukmempertahankan diri terhadap pemuda Indonesia yang sedang melucuti senjata.Pada tanggal 29 September 1945 datang lagi tentara Sekutu yang tergabung dalam AliedForces Netherlands East Indies (AFNEI) dengan membawa pasukan NICA (NetherlandsIndies Civil Administration). Hal ini menimbulakan perlawanan sengit dari para pemudaIndonesia terhadap sedadu NICA dan sekutu pada umumnya. Pemerintah memanggilpensiunan Mayor KNIL Urip Sumoharjo ke Jakarta dan dberi tugas membentuk tentarakebangasaan Indonesia.Melalui Maklumat Pemerintah tanggal 5 Oktober 1945 terbentuklah Tentara KeamananRakyat (TKR). Supriyadi, pemimpin perlawanan Peta di Blitar (Febuari 1945), diangkatsebagai Menteri Keamanan Rakyat. Karena Supriyadi tidak memenuhi panggilan dantidak terdengar kabar beritanya, pada tanggal 20 Oktober 1945, pemerintah kembalimengumumkan para pejabat pemimpin di lingkungan Kementerian Keamanan Rakyatantara lain Menteri Keamanan Rakyat ad interim, Muhammmad Suroadikusumo,pemimpin tertinggi Tentara Keamanan Rakyat, Supriyadi, dan sebagai kepala staf UmumTentara Keamanan Rakyat adalah Urip Sumoharjo.Dalam Konferensi TKR yang diselenggarakan di Yogyakarta pada tanggal 12 November1945, Kolonel Sudirman, Panglima Divisi V Banyumas dipilih menjadi pemimpin
  19. 19. tertinggi TKR sedangkan kepal staf dipilih Urip Sumoharjo. Pengangkatan KolonelSudirman dalam jabatan tersebut baru terlaksana setelah selesai pertempuran diAmbarawa. Untuk menghilangkan kesimpangsiuran, Markas Besar TKR pada tanggal 6Desember 1945 mengeluarkan sebuah maklumat. Isi maklumat ini menyatakan bahwadisamping tentara (TKR) diperbolehkan adanya lascar-laskar sebab hak dan kewajibanmempertahankan negara bukanlah monopoli tentara.Pada tanggal 18 Desember 1945 pemerintah melantik Kolonel Sudirman sebagaiPanglima Besar TKR dengan pengangkatan Jenderal. Sebagai kepala Staf TKR dilantikUrip Sumoharjo dengan pangkat letnan Jenderal. tanggal 23 Januari 1945 untukmengganti nama T K R dengan nama Tentara Republik Indonesia (TRI).Tanggal 19 Juli 1946 terbentuklah Angkatan Laut Republik Indonesia disingkat ALRI.dan Angkatan Udara Republik Indonesia di singkatat AURI.Pada tanggal 7 Juni 1947 keluar sebuah Penetapan Presiden yang membentuk suatuorganisasi tentara yang bernama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Kepal a PucukPemimpin, Panglima Besar Jenderal Soedirman.1. Hubungan Pusat-Daerah pada Awal KemerdekaanPada awal kemerdekaan bangsa Indonesia telah berhasil membentuk pusat pemerintahan.Sebenarnya di daerah-daerah telah terlebih dahulu terbentuk pusat-pusat pemerintahan.Kendali pusat pemerintahan umumnya berada di kerajaan-kerajaan, oleh karena itu,timbul permasalahan cara mengonsolodasikan kekuasaan dan jalinan hubungan antarapusat dan daerah. Pengesahan UUD 1945 sebagai dasar negara Indonesia pada tanggal 18Agustus 1945 memberikan titik terang dalam memandang hubungan pusat dan daerah,khususnya dalam hal pemerintahan.Dengan merujuk pasal 18 UUD 1945 pemerintah Indonesia berusaha mengatasipermasalahan hubungan antara pusat dan daerah. Pasal 18 UUD 1945 menyatakan”Pembagian daerah Indonesia atas daerah besar dan kecil, dengan bentuk susunanpemerintahannya ditetapkan dengan undang-undang, dengan memandang dan mengingatidasar permusyawaratan dalam sistem pemerintahan negara, dan hak-hak asal-usul dalamdaerah yang bersifat istimewa”
  20. 20. Untuk mengatur hubungan pusat dan daerah, pemerintah Indonesia mengeluarkanUndang-Undang No.1 Tahun 1945 yang mengatur tentang Komite Nasional dan KomiteDaerah. Hal ini disebabkan bahwa UUD 1945 menetapkan tentang demokrasi perwakilanyang dilaksanakan di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan suatu lembaga yangberfungsi sebagai wakil rakyat. Berhubung pemilu belum dilakukan maka sebagailembaga pengganti wakil rakyat itu digunakan Komite Gabungan Nasional dan KomiteDaerah.1. Perkembangan keragaman1. IdeologiKomite Nasional Indonesia (KNI) sesuai hasil sidang PPKI pada tanggal 18 dan 19Agustus 1945 akan berfungsi sebagai pembantu presiden sampai MajelisPermusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terbentuk.Komite Nasional Indonesia disusun dari tingkat pusat yang disebut Komite NasionalIndonesia disusun dari tingkat pusat yang disebut Komite Nasional Indonesia Pusat(KNIP) sampai tingkat kawedanan yang disebut Komite Nasional Indonesia Daerah(KNID). Pemerintah Republik Indonesia pun telah berjalan sesuai UUD 1945 kareanapresiden dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin negara tertinggi telah ddibantudan Komite Nasional Indonesia. Itulah perwujudan dari Aturan Peralihan Pasal IV UUD1945.1. Partai politik dengan perubahan otoritas KNIPPerubahan Otoritas KNIP dan Hubungannya dengan Lembaga Kepresidenan pada awalKemerdekaan.Beberapa anggota KNIP merasa tidak puas terhadap sistem kabinet presidensial merekaberusaha mempengaruhi anggota KNIP lainnya untuk mengajukan petisi kepadaSukarno-Hatta yang berisi tuntutan pemberian status Majelis Permusyawaratan Rakyatkepada KNIP. Karena petisi, KNIP mengadakan rapat pleno pada tanggal 16 Oktober1945 dan Drs. Moh Hatta mengeluarkan Maklumat Nomor X Tahun 1945 yangmenetapkan bahwa Komite Nasional Pusat sebelum terbentuk MPR dan DPR diserahikekuasaan legislative, ikut menetapkan Garis-Garis Besar Haluan Negara, sertamenyetujui bahwa pekerjaan KNIP sehari-hari sehubungan dengan gentingnya keadaandijalankan oleh sebuah badan pekerja yang diplih diantara mereka dan bertanggungjawabkepada Komite Nasional Indonesia Pusat. Badan pekerja KNIP (BP-KNIP) akhirnyadibentuknya dan diketuai oleh Sutan dan wakilnya Amir Syarifuddin.* Maklumat Pemerintah 3 November 1945
  21. 21. Akibat desakan BP-KNIP itu, Wakil Presiden RI mengeluarkan Maklumat PemerintahTanggal 3 November 1945. dampak dari keluarnya kebijakan pemerintah itu, diIndonesia akhirnya muncul banyak partai politik, seperti berikut: Majelis Syuro MusliminIndonesia (Masyumi); Partai Komunis Indonesia, Partai Buruh Indonesia; Partai RakyatJakarta; Partai Kristen Indonesia; partai sosialis Indonesia; Partai Rakyat Sosialis; PartaiKatolik Indonesia; Persatuan rakyat Marhaen Indonesia; Partai Nasional Indonesia* Maklumat Presiden 14 November 1945Tanggal 11 November 1945 BP-KNIP mengeluarkan pengumuman Nomor 5 tentangpertanggungjawaban Materi Kepada Perwakilan Rakyat. Dalam pemikiran saat itu, KNIPdiartikan sebagai MPR. Sementara itu, BP-KNIP disamakan dengan DPR. Jika demikian,secara tidak langsung BP-KNIP dengan mengeluarkan Pengumuman Nomor 5 telahmeminta peralihan pertanggungjawaban menteri-menteri dan Presiden BP-KNIPAnehnya, Presiden Sukarno menyetujui usul tersebut dan mengeluarkan MaklumatPemerintah Tanggal 14 November 1945. dengan persetujuan tersebut sistem kabinetpresidensial dalam UUD 1945 telah diamandemen menjadi sistem kabinet parlementer.Ini terbukti setelah BP-KNIP mencalonkan Sutan Syahrir sebagai perdana menteri.Akhirnya, kabinet presidensial Sukarno-Hatta jatuh dan digantikan oleh kabinetparlementer dengan Sutan Syahrir sebagai perdana menteri pertama. Kejadian ini adalahawal penyimpangan UUd 1945 dalam Negara Republik Indonesia.1. Lembaga kepresidenan pada awal kemerdekaan1. D. Perjuangan Indonesia Mempertahankan Kemerdekaan, Politik, PemerintahanAwal Kemerdekaan1. Kontribusi Daerah-Daerah di Indonesia dalam perjuangan mempertahankankemerdekaan Indonesia1. a. Latar belakangSesuai dengan perjanjian Wina pada tahun 1942, bahwa negara-negara sekutu bersepakatuntuk mengembalikan wilayah-wilayah yang kini diduduki Jepang pada pemilikkoloninya masing-masing bila Jepang berhasil diusir dari daerah pendudukannya.Menjelang akhir perang, tahun 1945, sebagian wilayah Indonesia telah dikuasai olehtentara sekutu. Satuan tentara Australia telah mendaratkan pasukannya di Makasar dan
  22. 22. Banjarmasin, sedangkan Balikpapan telah diduduki oleh Australia sebelum Jepangmenyatakan menyerah kalah. Sementara Pulau Morotai dan Irian Barat bersama-samadikuasai oleh satuan tentara Australia dan Amerika Serikat di bawah pimpinan JenderalDouglas MacArthur, Panglima Komando Kawasan Asia Barat Daya (South West PacificArea Command/SWPAC).Setelah perang usai, tentara Australia bertanggung jawab terhadap Kalimantan danIndonesia bagian Timur, Amerika Serikat menguasai Filipina dan tentara Inggris dalambentuk komando SEAC (South East Asia Command) bertanggung jawab atas India,Burma, Srilanka, Malaya, Sumatra, Jawa dan Indocina. SEAC dengan panglima LordMountbatten sebagai Komando Tertinggi Sekutu di Asia Tenggara bertugas melucuti balatentera Jepang dan mengurus pengembalian tawanan perang dan tawanan warga sipilsekutu (Recovered Allied Prisoners of War and Internees/RAPWI).b. Mendaratnya Belanda diwakili NICABerdasarkan Civil Affairs Agreement, pada 23 Agustus 1945 Inggris bersama tentaraBelanda mendarat di Sabang, Aceh. 15 September 1945, tentara Inggris selaku wakilSekutu tiba di Jakarta, dengan didampingi Dr. Charles van der Plas, wakil Belanda padaSekutu. Kehadiran tentara Sekutu ini, diboncengi NICA (Netherland Indies CivilAdministration – pemerintahan sipil Hindia Belanda) yang dipimpin oleh Dr. Hubertus Jvan Mook, ia dipersiapkan untuk membuka perundingan atas dasar pidato siaran radioRatu Wilhelmina tahun 1942 (statkundige concepti atau konsepsi kenegaraan), tetapi iamengumumkan bahwa ia tidak akan berbicara dengan Soekarno yang dianggapnya telahbekerja sama dengan Jepang. Pidato Ratu Wilhemina itu menegaskan bahwa di kemudianhari akan dibentuk sebuah persemakmuran yang di antara anggotanya ialah KerajaanBelanda dan Hindia Belanda, di bawah pimpinan Ratu Belanda.[1]Pada tanggal 24 Agustus 1945, antara pemerintah Kerajaan Inggris dan Kerajaan Belandatercapai suatu persetujuan yang terkenal dengan nama civil Affairs Agreement. Dalampersetujuan ini disebutkan bahwa panglima tentara pendudukan Inggris di Indonesia akanmemegang kekuasaan atas nama pemerintah Belanda. Dalam melaksanakan hal-hal yangberkenaan dengan pemerintah sipil, pelaksanaannya diselenggarakan oleh NICA dibawahtanggungjawab komando Inggris. Kekuasaan itu kelak di kemudian hari akandikembalikan kepada Belanda.Tentara sekutu (tentara Inggris) mendarat di Jakarta pada tanggal 15 September 1945, iadidampingi Dr Charles van der Plas, wakil Belanda pada Sekutu. Kehadiran tentara
  23. 23. sekutu ini, diboncengi NICA (Netherland Indies Civil Administration – pemerintahansipil Hindia Belanda) yang dipimpin oleh Dr Hubertus J van Mook.Tugas tentara sekutu adalah melucuti senjata tentara Jepang dan memulangkan kemabalipara tawanan itu ke negerinya. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Sekutu membentukkomando khusus yang disebut Aliied Forses Netherland EastIndies (AFNEI). Sejaktanggal 29 September 1945, rombongan besar AFNEI mulai berdatangan ke Indonesia.Belanda dan sekutu yang mendarat di Surabaya menginginkan hotel Yamato dijadikanmarkas Angkatan Laut Belanda. Bendera Merah Putih di Hotel Yamato diturunkan olehBelanda dan diganti dengan Bendera Belanda. Merah-Putih-Biru. Hal ini tentu sajamenimbulkan kemarahan rakayat Surabaya. Mereka beramai-ramai menyerbu hotel untukmenurunkan bendera Belanda. Bendera Belanda itu setelah samapi bawagh, warana birudirobek lalu dikibarkan kembali sebagai Bendera Merah Putih. Peristiwa itu dikenalsebagai insiden Bendera yang terjadi pada tanggal 19 September 1945. untuk mengenangperistiwa itu, kini didepan Hotel Yamato dibangun monument perjuangan.Sekutu setelah melihat berbagai perlawananan di Indonesia merasa tidak mamapumenjalankan tugas tanpa bantuan pemerintah Republik Indonesia. Oleh karena itu, padatanggal 1 Oktober 1945, Jenderal Christison mengakui secara de facto negara republicIndonesia dan bersedia berunding. Dengan munculnya kekuatan asing serentak bangsaIndonesia berupaya mempertahankan kemerdekaan. Adapun peran setiap daerah dalammempertahankan kemerdekaan Indonesia seperti berikut ini :a) Pertempuran di Bandung ( 23 Maret 1946)Pasukan sekutu atas izin pemerintah RI pada tanggal 12 Oktober 1945 memasukiBandung dengan naik kereta api. Pemerintah RI mengizinkan pasukan Sekutu masukBandung bertujuan mengurus para tawanan perang II (Jepang). Pada tanggal 23November 1945 pemimpin Sekutu di Bandung mengultimatum agar Bandung Utarasegera dikosongkan dari pemuda bersenjata. Namun, para pemuda menolak menyerahkansenjata sehingga terjadi pertempuran yang sengit didalam kota. Pertempuran pertamaterjadi pada tanggal 1 Desember 1945. Oleh karena pemerintah RI Jakarta para pemudaBandung diminta menghentikan pertempuran dan harus mengosongkan kota Bandung.Dengan berat hati, para pemuda Bandung meninggalkan kota. Agar bangunan-bangunannpeting di kota Bandung tidak dapat digunakan Sekutu sambil mundur merekamembakarnya. Peristiwa ini terjadi pada tgl 23 Maret 1946. seluruh wilayah kotaBandung diamuk oleh kobaran api. Peristiwa ini terkenal dengan peristiwa BandungLautan Api.
  24. 24. Para tokoh yang telibat dalam pertempuran Bandung, antara lain Muhammad Toha dariBandung Selatan (gugur), Kol. A.H Nasution, dan Kolonel Hidayat. Sebagai penggeraksemangat juang, maka lahirlah lagu ”Halo-halo Bandung” ciptaan Ismail Marzuki. Laguperjuangan ini melukiskan tekad rakyat yang tidak mungkin padam untuk merebutkembali kota Bandung.b) Pertempuran di Sumatera ( Medan Area, 10 Desember 1945)Tanggal 27 Agustus 1945 rakyat Medan baru mendengar berita proklamasi yang dibawaoleh Mr. Teuku Moh Hassan sebagai Gubernur Sumatera. Mengggapi berita proklamasipara pemuda dibawah pimpinan Achmad lahir membentuk barisan Pemuda Indonesia.Pendaratan Sekutu di kota Medan terjadi pada tanggal 9 Oktober 1945 dibawah pimpinanT.E.D Kelly. Pendaratan tentara sekutu (Inggris)ini di ikuti oleh pasukan dan NICAyangdipersiapkan untuk mengambil alih pemerintahan. Kedatangan tentara sekutu danNICa ternyata memacing berbagai iniden. Pada tanggal 13 Oktober 1945 pemuda danTKR bertempur melawan Sekutu dan NICA dalam upaya merebut dan mengambil alihgedung-gedung pemerintahan dari tangan Jepang. Inggris mengeluarkan ultimatumkepada bangsa Indonesia agar menyerahkan senjata kepada Sekutu. Ultimatum ini tidakpernah dihiraukan. Pada tanggal. Pada tanggal 15 Desember 194% Sekutu memasangpapan yang tertulis.kan Fixed Boundaries Medan Area ( batas resmi wilayah Medan)diberbagai pinggiran kota MEdan. Tindakan Sekutu itu merupakan tantangan bagi parapemuda. Pada tanggal 10 desember 1945, Sekutu dan NICA melancarkan serangan besar-besaran terhadap kota Medan. Serangan ini menimbulkan banyak koraban di kedua belahpihak. Pada bulan April 1946, Sekutu berhasil menduduki kota Medan. Pusat perjuanganrakyat Medan kemudian dipindahkan ke Pemantangsiantar.Untuk melanjutkan perjuangan di Medan maka pada bulan Agustus 1946 dibentukKomando Resimen Laskar Rakyat Medan Area. Komandan initerus mengadakanserangan terhadap Sekutu diwilayah Medan. Hampir di seluruh wilayah Sumatera terjadiperlawanan rakayat terhadap Jepang, Sekutu, dan Belanda. Pertempuran itu terjadi, antaralian di Pandang, Bukit tinggi dan Aceh.c) Pertempuran di SurabayaPada tanggal 10 November 1945 terjadi pertempuran antara rakyat Surabaya dan Sekutu.Peristiwa itu diawalai insiden terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallabay (KomandanTentara Inggris)pada tanggal 30 Oktober 1945. akibat insiden tersenut pada tanggal31Oktober 1945 Inggris mengeluarkan ultimatum yang memerintahkan kaum pejuanguntuk menyerah. Apabila ultimatum tidak diindahkan Inggris akan mengerahkan seluruhkekuatannya baik dari darat, laut maupun udara.
  25. 25. Pada tanggal 9 November 1945 Jenderal Mansergh mengeluarkan ultimatum kembalikepada para pemuda Surabaya untuk menyerahkan semua senjatanya. Para pemuda tidakmenggapai ultimatum tersebut. Rakyat Surabaya di bawah pimpinan Bung Tomo,Sungkono dan Gubernur Suryo menolak ultimatum tersebut serta mulai bmenghadapigempuran sekutu. Akibatnya, pada tanggal 10 November 1945, Inggris menyerangSurabaya secara besar-besaran. Para pemuda menyambut dengan kekuatan senjata.Pengalaman peralatan sejata Sekutu yang sangat unggul tidak mengeratkan rakyat. Bungtomo yang diangkat sebagai pemimpin pemuda Surabaya meneriakkan pekik “AllahAkbar” diradio pemerintah untuk membangkitkan semangat perjuangan. Akibat serangansekutu (inggris) yang membabi buta selama lima belas hari, Surabaya menjadi hancur.Para pemuda Surabaya akhirnya mundur ke beberapa daerah, seperti Mojokerto, Gresik,dan Pasuruhan. Pertempuran Surabaya menyebabkan ribuan rakyat gugur. Untukmengenang dan memperingati semangat kepahlawananan rakyat Surabaya, tanggal 10November ditetapkan sebagai hari Pahlawan.d) Pertempuran AmbarawaPada bulan November 1945 tentara sekutu dan NICA bergerak dari Semarang menujuAmbarawa untuk membentuk pertahanan. Pertempuran meletus kareana Sekutu secarasepihak membebaskan para interniran Belanda di Magelang dan Ambarawa. Dalampertempuran ini Letkol Isdiman gugur. Selanjutnya, pimpinann perang dipegang olehKolonel Sudirman, Panglima divisi Banyiumas.Pada tanggal 15 Desember 1945, Sekutu dan NICA terdesak dan terpaksa mundur keSemarang. Peristiwa itu terkenal dengan mnama Palagan Ambarawa. Untuk mengenangperistiwa tersebut, tanggal 15 Desember ditetapkan sebagai hari Infantri dan kotaAmbarawa didirikan monument Palagan Ambarawa.e) Pertempuran Merah Putih di ManadoBerita proklamasi Kemerdekaan Indonesia tersiar juga samapi ke Manado. RakayatManado khususnya para pemuda menyambutnya dengan hangat. Di sisi lain, pasukanNICA untuk mengamankan kepentiangan segera mempersenjatai bekas pasukan KNILyang menjadi tawananan Jepang. Mereka disambut sebagai Pasukan Tangsi Putih.
  26. 26. Pada bulan Desember 1945, pasukan Sekutu menyerahkan kekuasaan kota Manadokepada NICA. Stelah mendapat mandate itu, pasukan NIca segera melakukanpenagkapan terhadap sejumlah tokoh RI untuk mengamankan kedudukannya RI. Parabekas pasukan KNIL yang mendukung RI dikenal sebagai Pasukan Tangsi Hitam. Parapejuang itu membentuk Pasukan Pemuda Indonesia (PPI). PPI sering melakukanpertemuan rahasia untuk mengoordinasikan kegiatan melawan NICA. Akan tetapi,kegiatan tersebut diketahui NICA. Akibatnya, beberapa pemimpin PPI ditangkap. Senjatapasukan KNIL pendukung RI dilucuti. Namun, tindakan NICA tersebut tidak menyrutkantekad para pejuang Indonesia. Pada tanggal 14 Febuari 1946, PPI menyerbu NICAdimarkas Tangsi Putih di Teling. Dengan senjata seadanya, PPI mampu melepaskan paratawanan dan melawan komandan NICA dan pasukannya. Secara spontan para pejuangmerobek warna riru pada Bendera Belanda di markas itu dan mengibarkan benderaMerah putih. Para pejuang juga berhasil menguasai markas NICA di Tomohon danTondano. Para pendukung RI segera membentuk pemerintah sipil. B.W Lapian terpilihsebagai residennya. Berita penegak kedaulatan Indonesia di Manado segera dikirim keYogyakarta.f) Peristiwa Merah Putih di BiakBerita Proklamasi kemerdekaan Indonesia sekalipun terlamabt samapi juga di Papua.Rakyat Papua yang ada diberbagai kota, seperti Jayapura, Sorong, serui dan Biakmemberikan sambutan yang hangat dan mendukung Proklamsi Kemerdekaan Indonesia.Para pemuda di berbagai kota mengadakan rapat umum mendunkung kemerdekaan.Sekutu bersama NICA berusaha melarang kegaiatn politik dan pengibaran bendera MerahPutih, namun para pemuda Papua tidak menhiraukan. Dalam upaya mempertahankankemerdekaan Indonesia, pada tanggal 14 Maret 1948 terjadi peristiwa Merah Putih diBiak. Peristiwa ini diawali dengan adanya penyerangan tangsi militer Belanda di Soroakodan Biak. Selanjutnya, para pemuda Biak yang dipimpin oleh Joseph berusahamengibarkan bendera merah putih di seluruh Biak. Usaha ini mendapat perlawanandariBelanda sehingga mengalami kegagalan. Beberapa pemimpin perlawanann berhasilditangkap dan dijatuhi hukuman mati.Perkembangan Kehidupan Ekonomi Keuangan, Politik, Pemerintahan AwalKemerdekaan1. Sentral Konflik Indonesia-Belanda di Berbagai DaerahPerjuangan melalui diplomasi atau perundingan antara Indonesia dan Belanda
  27. 27. a. Perundingan LinggarjatiLatar BelakangMasuknya AFNEI yang memboncengi NICA ke Indonesia karena Jepang menetapkanstatus quo di Indonesia menyebabkan terjadinya konflik antara Indonesia denganBelanda, seperti contohnya Peristiwa 10 November, selain itu pemerintah Inggris menjadipenanggung jawab untuk menyelesaikan konflik politik dan militer di Asia, oleh sebabitu, Sir Archibald Clark Kerr, diplomat Inggris, mengundang Indonesia dan Belandauntuk berunding di Hooge Veluwe, namun perundingan tersebut gagal karena Indonesiameminta Belanda mengakui kedaulatannya atas Jawa, Sumatera dan Madura, namunBelanda hanya mau mengakui Indonesia atas Jawa dan Madura sajaPerundingan LinggarjatiPerundingan Linggarjati adalah suatu perundingan antara Indonesia dan Belanda diLinggarjati, Jawa Barat yang menghasilkan persetujuan mengenai status kemerdekaanIndonesia. Hasil perundingan ini ditandatangani di Istana Merdeka Jakarta pada 15November 1946 dan diratifikasi kedua negara pada 25 Maret 1947.Pada akhir Agustus 1946, pemerintah Inggris mengirimkan Lord Killearn ke Indonesiauntuk menyelesaikan perundingan antara Indonesia dengan Belanda. Pada tanggal 7Oktober 1946 bertempat di Konsulat Jenderal Inggris di Jakarta dibuka perundinganIndonesia-Belanda dengan dipimpin oleh Lord Killearn. Perundingan ini menghasilkanpersetujuan gencatan senjata (14 Oktober) dan meratakan jalan ke arah perundingan diLinggarjati yang dimulai tanggal 11 November 1946.Linggarjati adalah kota kecil yang berda disekitar 21 km sebelah barat Cirebon.Perundingan Linggarjati dilaksanakan pada tanggal 10-15 November 1946. dalamperundingan Linggarjati delegasi Indonesia dipimpin perdana Menteri Sutan Syahrir,sedangkan delegasi Belanda diwakili oleh Prof. S. Schemerhorn dan Dr. H,J. Van. Mook.Penengah dan pemimpin perundingan dari pihak Inggris, yaitu Lord Killeam. Hasilperundingan diumumkan pada tanggal 15 November 1946 dan telah tersusun sebagainaskah persetujuan yang terdiri atas 17 pasal, antara lain berisi sebagai berikut:
  28. 28. 1. Belanda mengakui secara de facto Republik Indonesia dengan wilayah kekuasaanyang meliputi Sumatra, Jawa dan Madura. Belanda harus meninggalkan wilayahde facto paling lambat 1 Januari 1949.1. Republik Indonesia dan Belanda akan bekerja sama dalam membentuk NegaraIndonesia Serikat, dengan nama Republik Indonesia Serikat, yang salah satubagiannya adalah Republik Indonesia2. Republik Indonesia Serikat dan Belanda akan membentuk Uni Indonesia –Belanda dengan Ratu Belanda sebagai ketuanya.Hasil perundingan Linggarjati menimulkan berbagai pendapat pro dan kontra di kalnganpartai politik di Indonesia. Perundingan Linggarjati merugikan pihak ReopublikIndonesia krena wilayahnya semakin sempit, yaitu hanya meliputi Jawa, Madura danSumatera. Hal ini menyebababkan terjadinya pergolakan di Bali Novmber 1946 dibawahpimpinan Letnan Kolonel Gusti Ngurah Rai, dengan perang puputan/ perang habis-habisan (puputan Margarana ) dan pertempuran Manado dipimpin Letkol Taulu yangdibantu oleh Residen Lapian melawan tentara KNIL (Belanda)b. Agresi Militer Belanda IPerundingan Linggarjati bagi Belanda hanya dijadikan alat untuk mendatangkan pasukanyang lebih banyak dari negerinya. Untuk memperoleh dalil guna menyerang RepublikIndonesia mereka mengajukan tuntutan sebagai berikut:1. Supaya dibetuk pemerintahan federal sementara yang akan berkuasa di seluruhIndonesia samapai pembentukan Republik Indonesia Serikat. Hal ini berartiRepublik Indonesia ditiadakan2. Pembentukan gendermeri (pasukan Keamanann) bersama yang akan masuk kedaerah Republik Indonesia.Republik Indonesia menolak usul itu karena berarti menghancurkan dirinya sendiri.Penolakan itu menyebabakan Belanda melakukan agresi militer terhadap wilayahRepublik Indonesia. Serangan belanda dimulai tanggal 21 Juli 1947 dengan sasaran kota-kota besar di Pulau Jawa dan sumatera. Menghadapi militer Belanda yang bersenjatalengkap dan modern menyebabakan satuan-satuan tentara Indonesia terdesak ke luarkota. Selanjutnya, TNI dan lascar rakyat melakukan serangan balasan dan taktik peranggerilya.
  29. 29. Adanya agresi Militer Belanda I menimbulkan simpati dan reaksi keras dari duniaInternasional. Bentuk simpati dunia Internasional ditujukan dengan tindakan sebagaiberikut:1. Palang Merah Malaya (Malaysia) dan India mengirimkan bantuan obat-obatanyang diangkut oleh pesawat Dakota dari Singapura. Namun, ketika akan mendaratdi Yogyakarta pesawat itu ditembaki jatuh oleh tentara Belanda.2. Australia dan India bereaksi keras dengan mendesak Dewan Keamanan PBB agarsegera membahas masalah Indonesia.ý Campur tangan PBBRepublik Indonesia secara resmi mengadukan agresi militer Belanda ke PBB, karenaagresi militer tersebut dinilai telah melanggar suatu perjanjian Internasional, yaituPersetujuan Linggajati.Belanda ternyata tidak memperhitungkan reaksi keras dari dunia internasional, termasukInggris, yang tidak lagi menyetujui penyelesaian secara militer. Atas permintaan Indiadan Australia, pada 31 Juli 1946 masalah agresi militer yang dilancarkan Belandadimasukkan ke dalam agenda Dewan Keamanan PBB, yang kemudian mengeluarkanResolusi No. 27 tanggal 1 Agustus 1947, yang isinya menyerukan agar konflik bersenjatadihentikan.Dewan Keamanan PBB de facto mengakui eksistensi Republik Indonesia. Hal ini terbuktidalam semua resolusi PBB sejak tahun 1947, Dewan Keamanan PBB secara resmimenggunakan nama INDONESIA, dan bukan Netherlands Indies. Sejak resolusipertama, yaitu resolusi No. 27 tanggal 1 Augustus 1947, kemudian resolusi No. 30 dan 31tanggal 25 August 1947, resolusi No. 36 tanggal 1 November 1947, serta resolusi No. 67tanggal 28 Januari 1949, Dewan Keamanan PBB selalu menyebutkan konflik antaraRepublik Indonesia dengan Belanda sebagai The Indonesian Question.Pada tanggal 4 Agustus 1947 pemerintah republic Indonesia dan Belanda mengumumkanmulai berlakuknya gencatan senjata. Sejak pengumuman gencatan sebnjata tersebutlah,secara resmi berakhirnya agresi milter Belanda I. akan tetapi, kenyataannya Belandamasih terus memperluas wilayahnya samapi dengan dibentuk garis demakrasi yang jauhke depan ( garis Van Mook ). Indonesia menolak, dengan demikian gencatan senata yangdiserukan oleh PBB belum berlaku secara efektif. Berkat perjuangan diplomasi di forum
  30. 30. PBB, banyak negara yang mendukung perjuangan bangsa Indonesia dan membantumencari jalan penyelesaian secara damai.Atas tekanan Dewan Keamanan PBB, pada tanggal 15 Agustus 1947 Pemerintah Belandaakhirnya menyatakan akan menerima resolusi Dewan Keamanan untuk menghentikanpertempuran.Pada 17 Agustus 1947 Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Belandamenerima Resolusi Dewan Keamanan untuk melakukan gencatan senjata, dan pada 25Agustus 1947 Dewan Keamanan membentuk suatu komite yang akan menjadi penengahkonflik antara Indonesia dan Belanda. karena beranggotakan tiga negara, yaitu Australiayang dipilih oleh Indonesia, Belgia yang dipilih oleh Belanda dan Amerika Serikatsebagai pihak yang netral. Australia diwakili oleh Richard C. Kirby, Belgia diwakili olehPaul van Zeeland dan Amerika Serikat menunjuk Dr. Frank GrahamDalam upaya penyelesaian sengketa antara Indonesia dan Belanda secara damai danmengawasi gencatan senjata yang telah disepakati bersama maka Dewan Keamanan PBBmembentuk Committee of Good Offices for Indonesia (Komite Jasa Baik UntukIndonesia), dan lebih dikenal sebagai Komisi Tiga Negara (KTN), negara yang dudukdalam KTN adalah1. Australia (tunjukan Indonesia), diwakili oleh Richard Kirby.2. Belgia (tunjukan Belanda), diwakili oleh Paul Van Zeeland3. Amerika Serikat (tunjukan Australia dan Belgia), diwakili Dr. Frank Grahamý GerilyaSetelah itu Soedirman meninggalkan Yogyakarta untuk memimpin gerilya dari luar kota.Perjalanan bergerilya selama delapan bulan ditempuh kurang lebih 1000 km di daerahJawa Tengah dan Jawa Timur. Tidak jarang Soedirman harus ditandu atau digendongkarena dalam keadaan sakit keras. Setelah berpindah-pindah dari beberapa desarombongan Soedirman kembali ke Yogyakarta pada tanggal 10 Juli 1949.Kolonel A.H. Nasution, selaku Panglima Tentara dan Teritorium Jawa menyusun rencanapertahanan rakyat Totaliter yang kemudian dikenal sebagai Perintah Siasat No 1 Salahsatu pokok isinya ialah : Tugas pasukan-pasukan yang berasal dari daerah-daerah federaladalah ber wingate (menyusup ke belakang garis musuh) dan membentuk kantong-kantong gerilya sehingga seluruh Pulau Jawa akan menjadi medan gerilya yang luas.Salah satu pasukan yang harus melakukan wingate adalah pasukan Siliwangi. Padatanggal 19 Desember 1948 bergeraklah pasukan Siliwangi dari Jawa Tengah menujudaerah-daerah kantong yang telah ditetapkan di Jawa Barat. Perjalanan ini dikenal dengan
  31. 31. nama Long March Siliwangi. Perjalanan yang jauh, menyeberangi sungai, mendakigunung, menuruni lembah, melawan rasa lapar dan letih dibayangi bahaya seranganmusuh. Sesampainya di Jawa Barat mereka terpaksa pula menghadapi gerombolanDI/TII.Pada tanggal 27 Mei 1947, Belanda mengirimkan Nota Ultimatum, yang harus dijawabdalam 14 hari, yang berisi:1 Membentuk pemerintahan ad interim bersama;2 Mengeluarkan uang bersama dan mendirikan lembaga devisa bersama;3 Republik Indonesia harus mengirimkan beras untuk rakyat di daerahdaerah yangdiduduki Belanda;4 Menyelenggarakan keamanan dan ketertiban bersama, termasuk daerah daerahRepublik yang memerlukan bantuan Belanda (gendarmerie bersama);5 Menyelenggarakan penilikan bersama atas impor dan eksporPerdana Menteri Sjahrir menyatakan kesediaan untuk mengakui kedaulatan Belandaselama masa peralihan, tetapi menolak gendarmerie bersama. Jawaban ini mendapatkanreaksi keras dari kalangan parpol-parpol di Republik.Ketika jawaban yang memuaskan tidak kunjung tiba, Belanda terus “mengembalikanketertiban” dengan “tindakan kepolisian”. Pada tanggal 20 Juli 1947 tengah malam(tepatnya 21 Juli 1947) mulailah pihak Belanda melancarkan ‘aksi polisionil‘ merekayang pertama.Aksi Belanda ini sudah sangat diperhitungkan sekali dimana mereka telah menempatkanpasukan-pasukannya di tempat yang strategis. Pasukan yang bergerak dari Jakarta danBandung untuk menduduki Jawa Barat (tidak termasuk Banten), dan dari Surabaya untukmenduduki Madura dan Ujung Timur. Gerakan-gerakan pasukan yang lebih kecilmengamankan wilayah Semarang. Dengan demikian, Belanda menguasai semuapelabuhan perairan-dalam di Jawa Di Sumatera, perkebunan-perkebunan di sekitarMedan, instalasi- instalasi minyak dan batubara di sekitar Palembang, dan daerah Padangdiamankan. Melihat aksi Belanda yang tidak mematuhi perjanjian Linggarjati membuatSjahrir bingung dan putus asa, maka pada bulan Juli 1947 dengan terpaksamengundurkan diri dari jabatannya sebagai Perdana Menteri, karena sebelumnya diasangat menyetujui tuntutan Belanda dalam menyelesaikan konflik antara pemerintah RIdengan Belanda.Menghadapi aksi Belanda ini, bagi pasukan Republik hanya bisa bergerak mundur dalamkebingungan dan hanya menghancurkan apa yang dapat mereka hancurkan. Dan bagiBelanda, setelah melihat keberhasilan dalam aksi ini menimbulkan keinginan untukmelanjutkan aksinya kembali. Beberapa orang Belanda, termasuk van Mook,
  32. 32. berkeinginan merebut Yogyakarta dan membentuk suatu pemerintahan Republik yanglebih lunak, tetapi pihak Amerika dan Inggris yang menjadi sekutunya tidak menyukai‘aksi polisional’ tersebut serta menggiring Belanda untuk segera menghentikanpenaklukan sepenuhnya terhadap Republik.ý Naiknya Amir Syarifudin sebagai Perdana MenteriSetelah terjadinya Agresi Militer Belanda I pada bulan Juli, pengganti Sjahrir adalahAmir Syarifudin yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Dalamkapasitasnya sebagai Perdana Menteri, dia menggaet anggota PSII yang dulu untukduduk dalam Kabinetnya. Termasuk menawarkan kepada S.M. Kartosoewirjo untuk turutserta duduk dalam kabinetnya menjadi Wakil Menteri Pertahanan kedua. Seperti yangdijelaskan dalam sepucuk suratnya kepada Soekarno dan Amir Syarifudin, dia menolakkursi menteri karena “ia belum terlibat dalam PSII dan masih merasa terikat kepadaMasyumi“.S.M. Kartosoewirjo menolak tawaran itu bukan semata-mata karena loyalitasnya kepadaMasyumi. Penolakan itu juga ditimbulkan oleh keinginannya untuk menarik diri darigelanggang politik pusat. Akibat menyaksikan kondisi politik yang tidak menguntungkanbagi Indonesia disebabkan berbagai perjanjian yang diadakan pemerintah RI denganBelanda. Di samping itu Kartosoewirjo tidak menyukai arah politik Amir Syarifudin yangkekiri-kirian. Kalau dilihat dari sepak terjang Amir Syarifudin selama manggung dipercaturan politik nasional dengan menjadi Perdana Menteri merangkap MenteriPertahanan sangat jelas terlihat bahwa Amir Syarifudin ingin membawa politik Indonesiake arah Komunis.c. Perjanjian RenvilleAtas usulan KTN pada tanggal 8 Desember 1947 dilaksanakan perundingan antaraIndonesia dan Belanada di atas kapal renville yang sedang berlabuh di Jakarta. DelegasiIndonesia terdiri atas perdana menteri Amir Syarifudin, Ali Sastroamijoyo, Dr. Tjoa SikLen, Moh. Roem, Haji Agus Salim, Narsun dan Ir. Juanda. Delegasi Belanda terdiri dariAbdulkadir Widjojoatmojo, Jhr. Van Vredeburgh, Dr. Soumukil, Pangran Kartanagaradan Zulkarnain. Ternyata wakil-wakil Belanda hampir semua berasala dari bangsaIndonesia sendiri yang pro Belanda. Dengan demikian Belanda tetap melakukan politikadu domba agar Indonesia mudah dikuasainya. Setelah selesai perdebatan dari tanggal 8Desember 1947 sampai dengan 17 Januari 1948 maka diperoleh hasil persetujuan damaiyang disebut Perjanjian Renville. Pokok-poko isi perjanjian Renville, antara lain sebagaiberikut :1. Belanda tetap berdaulat atas seluruh wilayah Indonesia samapi kedaulatanIndonesia diserahkan kepada Republik Indonesia Serikat yang segera terbentuk.2. Republik Indonesia Serikat mempunyai kedudukan yang sejajar dengan negaraBelanda dalam uni Indonesia-Belanda.
  33. 33. 3. Republik Indonesia akan menjadi negara bagian dari RIS4. Sebelum RIS terbentuk, Belanda dapat menyerahkan sebagain kekuasaannyakepada pemerintahan federal sementara.5. Pasukan republic Indonesia yang berda di derah kantong haruns ditarik ke daerahRepublik Indonesia. Daerah kantong adalah daerah yang berada di belakang GarisVan Mook, yakni garis yang menghubungkan dua derah terdepan yang didudukiBelanda.Perjanjian Renville ditandatangani kedua belah pihak pada tanggal 17 Januari 1948.adapun kerugian yang diderita Indonesia dengan penandatanganan perjanjian Renvilleadalah sebagai berikut :1. Indonesia terpaksa menyetujui dibentuknya negara Indonesia Serikat melalauimasa peralihan.2. Indonesia kehilangan sebagaian daerah kekuasaannya karena grais Van Mookterpaksa harus diakui sebagai daerah kekuasaan Belanda.3. Pihak republik Indonesia harus menarik seluruh pasukanya yang berda di derahkekuasaan Belanda dan kantong-kantong gerilya masuk ke daerah republicIndonesia.Perjanjian Renville,diantaranya Agus Salim dan Achmad SoebardjoPenandatanganan naskah perjanjian Renville menimbulkan akibat buruk bagipemerinthan republik Indonesia, antra lain sebagai berikut:1. Wilayah Republik Indonesia menjadi makin sempit dan dikururung oleh daerah-daerah kekuasaan belanda.2. Timbulnya reaksi kekerasan dikalangan para pemimpin republic Indonesia yangmengakibatkan jatuhnya cabinet Amir Syarifuddin karena dianggap menjualnegara kepada Belanda.3. Perekonomian Indonesia diblokade secara ketata oleh Belanda4. Indonesia terpaksa harus menarik mundur kesatuan-kesatuan militernya daridaerah-daerah gerilya untuk kemudian hijrah ke wilayah Republik Indonesia yangberdekatan.5. Dalam usaha memecah belah Negara kesatuan republic Indonesia, Belandamembentuk negara-negara boneka, seperti; negara Borneo Barat, Negara Madura,Negara Sumatera Timur, dan Negara jawa Timut. Negara boneka tersebuttergabung dalam BFO (Bijeenkomstvoor Federal Overslag).
  34. 34. Perjanjian Renville menyebabkan jatuhnya pemerintahan Amir Sjarifuddin.karenadituduh terlalu banyak memenuhi keinginan pihak Belanda dan merugikan Indonesiamalah dianggap telah menjual kepihak assing. Hanya empat hari sesudah PerjanjianRenville ditandatangani, pada tanggal 23 Januari 1948, Amir Syarifudin dan seluruhkabinetnya berhenti Seluruh anggota yang tergabung dalam kabinetnya yang terdiri darianggota PNI dan Masyumi meletakkan jabatan. Dengan pengunduran dirinya ini diamungkin mengharapkan akan tampilnya kabinet baru yang beraliran komunis untukmenggantikan posisinya. Harapan itu menjadi buyar ketika Soekarno berpaling ke arahlain dengan menunjuk Hatta untuk memimpin suatu ‘kabinet presidentil’ darurat (1948-1949), dimana seluruh pertanggungjawabannya dilaporkan kepada Soekarno sebagaiPresidenPerjanjian Renville tidak lebih baik daripada perundingan di Linggarjati. Kedua belahpihak menuduh masing-masing melanggar perdamaian, dan Indonesia menuduh Belandamendirikan blokade dengan maksud memaksanya menyerah. Bulan Juli 1948, KomisiJasa-jasa Baik, yang masih ada di tempat mengawasi pelaksanaan persetujuan itu,melaporkan bahwa Indonesia mengeluh akan gencatan senjata yang berulang-ulang.d. Agresi Militer IIMelihat situasi Republik Indonesia yang kacau akibatnya meletus pemberontakan PKI diMadiun maka pada tanggal 18 Desember 1948, Belanda secara sepihak membatalkanpersetujuan gencatan senjata esok harinya (19 Desember 1948 dini hari) tentara Belandalangsung menyerbu Lapangan Udara Maguwo, Yogyakarta. Serangan Belanda yang tiba-tiba berhasil dengan gemilang sehingga pada jam 16.00 WIB seluruh Yogyajarta sudahjatuh di tangan Belanda. Presiden dan Wakil Presiden memutuskan untuk tetap tinggal diIbu kota, meskipun mereka akan ditawan oleh musuh. Alasanya, supatya mereka mudahditemui oleh KTN dari kegiatan diplomasi dapat berjalan terus Tentara Belanda berhasilmemasuki istana keprisidenanan dan para pejabat tinggi negara ditawan, semuanya ada150 orang. Pagi harinya tanggal 22 Desember 1948, Presiden Soekarno, Haji agus salimdan Sutan Syahrir diasingkan ke Berastagi, kemudian dipindahkan ke Prapat di tepidanau Toba, Sumatera Utara. Moh.hatta, Moh Roem, Mr. A.G Pringgodigdo, Mr.Assaatdan Komandor S. suyadayrman diasingkan ke Montok di Pulau Bangka. Pada bulanJanuari akhir, Presiden Sukarno dan Ahji Agus salim dipindahkan ke Muntok sehinggaberkumpul dengan Moh. Hatta dan kawan-kawan.Untuk menghindari serangan Belanda dan agar selalu tetap bersama-sama dengan TNI,Panglima Besar jenderal Sudirman memimpin perang gerilya dengan berpindah-pindahtempat. TNI melakukan serangan umum terhadap kota Yogyakarta pada tanggal 1 Maret1949 yang dipimpin oleh Letnan Kolonel suharto, Komado Brigade 10 Daerah
  35. 35. Wehrkereise III yang membawahi daerah Yogyakarta. Serangan umum pada tanggal 1Maret dilakukan serentak dari berbagai jurusan kota sehingga tentara Belanda sangatterkejut dan tidak mampu menguasi keadaan. Mulai pukul 6.00 WIB hingga 12.00 WIB,TNI berhasil menguasai Yogyakarta. TNI walaupun hanya enam jam menduduki kotaYogyakarta, seranganya mempunyai arti yang sangat penting yaitu:1. Meningkatkan moral rakyat dan TNI yang sedang berjuang2. Mematahkan moral pasukan Belanda3. Menunjukkan kepada dunia internasional bahwa TNI mempunyai kekuatan untukmenyerang dan menunjukan bahwa Indonesia masih ada atas eksis.Dunia mengutuk agresi Belanda dan mendukung perjuangan bangsa Indonesia. NegaraIndonesia Timur dan Negara Pasundan sebagai negar boneka bentukan Belanda jugamengecam berlangsungnya Angresi Militer Belanda II. Atas prakarsa Burma ( Myanmar)dan India maka terselenggaralah Konferensi Asia di New Delhi, India pada tanggal 20-23Januari 1949. konferensi dihadiri oleh beberapa negara Asia, Afrika dan Ausraliamenghasilkan resulusi mengenai masalah Indonesia yang kemudian disampaikan kepadaDewan Keamanan PBB. Agresi Militer Belanda II juga mengundang reaksi dari PBBkarena Belanda secara terang-terangan melanggar Perjanjian Renville di depan KomisiTiga Negara yang ditugaskkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pada tanggal 4 Januari1949, Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resulusi agar Republik Indonesia danBelanda menghentikan permusuhan. Kegagalan Belanda dalam berbagai pertempurandan tekanan dari dunia Internasional, terutama Amerika Serikat memaksa Belandakembali ke meja perundingan.e. Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI)Akibat agresi Militer Belanda II, Presiden dan Wakil Presiden beserta beberapa pejabattinggi dapat ditawan oleh Belanda. Namun, ketika masih berlangsung Agresi MiliterBelanda II para pemimpin republic tersebut sempat sempat bersidang dan menghasilkantiga keputusan penting antara lain sebagai berikut:1. Pemberian kuasa penuh kepada Syarifudin Prawiranegara untuk membentukPemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI)2. Kepada Marimis, L.N Palar, dan Dr. Sudarsono sedang berda di India agar membentukpemerintahan RI di pengasingan.3. Presiden dan wakil Presiden RI memutuskkan tidak mengungsi, tetap tinggal di kotadengan kemungkinann ditawan dan dekat dengan KTN.
  36. 36. Hasil keputusan sidang para pemimpin RI itu segera dikirim kepada SyarifuddinPrawiranegara di Bukittinggi, Sumatera Barat yang ditandatangani oleh Presiden sukarnodan wakil Presiden Moh hatta. Apabila tugas itu gagal agar segera dibentuk pemerintahanRI di pengasingan oleh tokoh Indonesia yang ada di India, yaitu Marimis, L.N Palar, danDr. Sudarsono. Berita tersebut ternyata tidak pernah samapi ke Bukittingi karena seluruhhubungan telepon keluar Yogyakarta telah diputus oleh Belanda.Terbentuknya PDRI sendiri pada tanggal 19 Desember 1948 pada jam 18.00 WIB atasinisiatif Mr. Syarifudin dan beberapa pemuka pemerintahan di Sumatera. Alasannya,mereka ikut meras bertanggung jawab atas kelangsungan hidup republic Indonesia danuntuk keselamatan perjuangan. Dengan terbentuknya PDRI, perjuangan masih tetapdilaksanakan dan dikoordinir melalaui peamncar yang dilaksanakan oleh Angkatan UdaraRepublik Indonesia.Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) adalah penyelenggara pemerintahanRepublik Indonesia periode 22 Desember 1948 – 13 Juli 1949, dipimpin oleh SyafruddinPrawiranegara yang disebut juga dengan Kabinet Darurat. Sesaat sebelum pemimpinIndonesia saat itu, Sukarno dan Hatta ditangkap Belanda pada tanggal 19 Desember1948, mereka sempat mengadakan rapat dan memberikan mandat kepada SyafruddinPrawiranegara untuk membentuk pemerintahan sementara.Tidak lama setelah ibukota RI di Yogyakarta dikuasai Belanda dalam Agresi MiliterBelanda II, mereka berulangkali menyiarkan berita bahwa RI sudah bubar. Karena parapemimpinnya, seperti Soekarno, Hatta dan Syahrir sudah menyerah dan ditahan.Mendengar berita bahwa tentara Belanda telah menduduki ibukota Yogyakarta danmenangkap sebagian besar pimpinan Pemerintahan Republik Indonesia, tanggal 19Desember sore hari, Mr. Syafruddin Prawiranegara bersama Kol. Hidayat, PanglimaTentara dan Teritorium Sumatera, mengunjungi Mr. T. Mohammad Hassan, KetuaKomisaris Pemerintah Pusat di kediamannya, untuk mengadakan perundingan. Malam itujuga mereka meninggalkan Bukittinggi menuju Halaban, perkebunan teh 15 Km diselatan kota Payakumbuh.Sejumlah tokoh pimpinan republik yang berada di Sumatera Barat dapat berkumpul diHalaban, dan pada 22 Desember 1948 mereka mengadakan rapat yang dihadiri antara lainoleh Mr. Syafruddin Prawiranegara, Mr. T. M. Hassan, Mr. Sutan Mohammad Rasjid,Kolonel Hidayat, Mr. Lukman Hakim, Ir. Indracahya, Ir. Mananti Sitompul, MaryonoDanubroto, Direktur BNI Mr. A. Karim, Rusli Rahim dan Mr. Latif. Walaupun secara
  37. 37. resmi kawat Presiden Soekarno belum diterima, tanggal 22 Desember 1948, sesuaidengan konsep yang telah disiapkan, maka dalam rapat tersebut diputuskan untukmembentuk Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI), dengan susunan sebagaiberikut:1. Mr. Syafruddin Prawiranegara, Ketua PDRI/Menteri Pertahanan/ MenteriPenerangan/Menteri Luar Negeri ad interim2. Mr. T. M. Hassan, Wakil Ketua PDRI/Menteri Dalam Negeri/MenteriPPK/Menteri Agama,3. Mr. Sutan Mohammad Rasjid, Menteri Keamanan/Menteri Sosial, Pembangunan,Pemuda,4. Mr. Lukman Hakim, Menteri Keuangan/Menteri Kehakiman,5. Ir. M. Sitompul, Menteri Pekerjaan Umum/Menteri Kesehatan,6. Ir. Indracaya, Menteri Perhubungan/Menteri Kemakmuran.Mr. Syafruddin PrawiranegaraKetua Pemerintah Darurat Republik Indonesia ( PDRI )Masa jabatan19 Desember 1948 – 13 Juli 1949Lahir : Banten, 28 Februari 1911Wapat : 15 Februari 1989Agama : I s l a mKeesokan harinya, 23 Desember 1948, Sjafruddin berpidato:“… Belanda menyerang pada hari Minggu, hari yang biasa dipergunakan oleh kaumNasrani untuk memuja Tuhan. Mereka menyerang pada saat tidak lama lagi akanmerayakan hari Natal Isa AS, hari suci dan perdamaian bagi umat Nasrani. Justru karenaitu semuanya, maka lebih-lebih perbuatan Belanda yang mengakui dirinya beragama
  38. 38. Kristen, menunjukkan lebih jelas dan nyata sifat dan tabiat bangsa Belanda: Liciknya,curangnya, dan kejamnya.Karena serangan tiba-tiba itu mereka telah berhasil menawan Presiden, Wakil Presiden,Perdana Menteri, dan beberapa pembesar lain. Dengan demikian, mereka mendugamenghadapi suatu keadaan negara republik Indonesia yang dapat disamakan denganBelanda sendiri pada suatu saat negaranya diduduki Jerman dalam Perang Dunia II,ketika rakyatnya kehilangan akal, pemimpinnya putus asa dan negaranya tidak dapatditolong lagi.Tetapi kita membuktikan bahwa perhitungan Belanda itu sama sekali meleset. Belandamengira bahwa dengan ditawannya pemimpin-pemimpin kita yang tertinggi, pemimpin-pemimpin lain akan putus asa. Negara RI tidak tergantung kepada Sukarno-Hatta,sekalipun kedua pemimpin itu sangat berharga bagi kita. Patah tumbuh hilang berganti.Kepada seluruh Angkatan Perang Negara RI kami serukan: Bertempurlah, gempurlahBelanda di mana saja dan dengan apa saja mereka dapat dibasmi. Jangan letakkansenjata, menghentikan tembak-menembak kalau belum ada perintah dari pemerintah yangkami pimpin. Camkanlah hal ini untuk menghindarkan tipuan-tipuan musuh.”Sejak itu PDRI menjadi musuh nomor satu Belanda. Tokoh-tokoh PDRI harus bergerakterus sambil menyamar untuk menghindari kejaran dan serangan Belanda.Mr. T.M Hasan yang menjabat sebagai Wakil Ketua PDRI, merangkap Menteri DalamNegeri, Agama, Pendidikan dan Kebudayaan, menuturkannya bahwa romobonganmereka kerap tidur di hutan belukar, di pinggir sungai Batanghari, dan sangat kekuranganbahan makanan. Mereka pun harus menggotong radio dan berbagai perlengkapan lain.Kondisi PDRI yang selalu bergerilya keluar masuk hutan itu diejek radio Belanda sebagaiPemerintah Dalam Rimba Indonesia.Sjafruddin membalas,Kami meskipun dalam rimba, masih tetap di wilayah RI, karena itu kami pemerintahyang sah. Tapi, Belanda waktu negerinya diduduki Jerman, pemerintahnya mengungsi ke
  39. 39. Inggris. Padahal menurut UUD-nya sendiri menyatakan bahwa kedudukan pemerintahharuslah di wilayah kekuasaannya. Apakah Inggris jadi wilayah kekuasaan Belanda?Yang jelas pemerintah Belanda tidak sah.MandatSesungguhnya, sebelum Soekarno dan Hatta menyerah, mereka sempat mengetik duabuah kawat. Pertama, memberi mandat kepada Menteri Kemakmuran Mr.SjafruddinPrawiranegara untuk membentuk pemerintahan darurat di Sumatra.Kedua, jika ikhtiarSjafruddin gagal, maka mandat diberikan kepada Mr. A.A.Maramis untuk mendirikanpemerintah dalam pengasingan di New Delhi, India. Tetapi Sjafruddin sendiri tidakpernah menerima kawat itu. Berbulan-bulan kemudian barulah ia mengetahui tentangadanya mandat tersebut.Menjelang pertengahan 1949, posisi Belanda makin terjepit. Dunia internasionalmengecam agresi militer Belanda. Sedang di Indonesia,pasukannya tidak pernah berhasilberkuasa penuh. Ini memaksa Belanda menghadapi RI di meja perundingan.Belanda memilih berunding dengan utusan Soekarno-Hatta yang ketika itu statusnyatawanan. Perundingan itu menghasilkan Perjanjian Roem-Royen. Hal ini membuat paratokoh PDRI tidak senang, Jendral Sudirman mengirimkan kawat kepada Sjafruddin,mempertanyakan kelayakan para tahanan maju ke meja perundingan. Tetapi Sjafruddinberpikiran untuk mendukung dilaksanakannya perjanjian Roem-Royen.Pengembalian MandatSetelah Perjanjian Roem-Royen, M. Natsir meyakinkan Prawiranegara untuk datang keJakarta, menyelesaikan dualisme pemerintahan RI, yaitu PDRI yang dipimpinnya, danKabinet Hatta, yang secara resmi tidak dibubarkan.Setelah Persetujuan Roem-Royen ditandatangani, pada 13 Juli 1949, diadakan sidangantara PDRI dengan Presiden Sukarno, Wakil Presiden Hatta serta sejumlah menterikedua kabinet. Pada sidang tersebut, Pemerintah Hatta mempertanggungjawabkanperistiwa 19 Desember 1948. Wakil Presiden Hatta menjelaskan 3 soal, yakni hal tidakmenggabungkan diri kepada kaum gerilya, hal hubungan Bangka dengan luar negeri danterjadinya Persetujuan Roem-Royen.
  40. 40. Sebab utama Sukarno-Hatta tidak ke luar kota pada tanggal 19 Desember sesuai denganrencana perang gerilya, adalah berdasarkan pertimbangan militer, karena tidak terjamincukup pengawalan, sedangkan sepanjang yang diketahui dewasa itu, seluruh kota telahdikepung oleh pasukan payung Belanda. Lagi pula pada saat yang genting itu tidak jelastempat-tempat yang telah diduduki dan arah-arah yang diikuti oleh musuh. Dalam rapatdi istana tanggal 19 Desember 1948 antara lain KSAU Suaryadarma mengajukanperingatan pada pemerintah, bahwa pasukan payung biasanya membunuh semua orangyang dijumpai di jalan-jalan, sehingga jika para beliau itu ke luar haruslah denganpengawalan senjata yang kuat.Pada sidang tersebut, secara formal Syafruddin Prawiranegara menyerahkan kembalimandatnya, sehingga dengan demikian, M. Hatta, selain sebagai Wakil Presiden, kembalimenjadi Perdana Menteri. Setelah serah terima secara resmi pengembalian Mandat dariPDRI, tanggal 14 Juli, Pemerintah RI menyetujui hasil Persetujuan Roem-Royen,sedangkan KNIP baru mengesahkan persetujuan tersebut tanggal 25 Juli 1949.1. f. Perundingan Roem-RoyenBelanda terus-menerus mendapat tekanan dari dunia internasional, terutama AmerikaSerikat sehingga bersedia berunding dengan Indonesia. Perundingan antra Indonesia danBelanda diawasi oleh komisi PBB untuk Indonesia atau United Nations Commision fotrIndonesia (UNCI). Perundingan akan diselenggarakan di Den Haag, Belanda yangdisebut Konferensi Meja Bundar (KMB)Sebelum itu, diadakan perundingan pendahuluan di Jakarta yang diselenggarakan padatanggal 17 April samapi dengan 7 Mei 1948. Perundingan yang dipimpin oleh MarleCochran wakil Amerika serikat dalam UNCI. Delegasi Indonesia yang diketuai olehMoh. Roem dengan anggotanya Ali Sastro Amijoyo, Dr. Leimena, Ir. Juanda, Prof.Supomo, dan Latuharhary. Bertindak sebagai penasihat adalah Sutan syahrir, Ir.Laok, danMoh Natsir. Delegasi Belanda diketuai oleh Dr. J.H. Van royen dengan anggota Bloom,Jacob, dr. Van dr Vede, Dr. P.J Koets, Van Hoogstratendan Dr Gieben. Akhirnya padatanggal 7 Mei 1949 tercapai Roem Royen Statement. Pernyataan pemerintah RIdibacakan oleh ketua delegasi Indonesia, Moh Roem yang berisi, antara lain sebagaiberikut :1. Pemerintah Republik Indonesia akan mengeluarkan perintah penghentianperang gerilya
  41. 41. 1. Pemerintah RI turut serta dalam konferensi meja bundar dengan tujuanmempercepat penyerahan kedaulatan yang lengkap dan tidak bersyarat kepada NegaraRepublik Indonesia serikat.Suasana PerundinganHotel Des Indes, Batavia Roem-RoyenDelegasi Belanda Kemudian membacakan pernyataan yang dibacakan oleh Dr. J.H VanRoyen yang berisi antara lain sebagai berikut:1. Pemerintah Belanda setuju bahwa pemerintah Ri harus bebas dan leluasamelakukan kewajiban dalam suatu daerah yang meliputi keprisidenanan Yogyakarta1. Pemerintah Belanda membebaskan secara tidak bersyarat para pemimpinRepublik Indonesia dan Tahanan politik lain yang ditawan sejak tanggal 19 Desember1948.1. Pemerintah Belanda setuju Republik Indonesia akan menjadi bagian dariRepublik Indonesia Serikat1. Konferensi meja Bundar akan diadakan secepatnya di Den Haag sesudahRepublik Indonesia dikembalikan di Yogyakarta.Dengan tercapinya kesepakatan dalam prinsip-prinsip perundingan Roem-Royen,pemerintah Darurat Republik Indonesia di Sumatera memerintahkan Sri SultanHamengku Buwono IX untuk mengambil alih memerintah Yogyakrta dari pihak Belanda.Pihak TNI masih menaruh kecurigaan terhadap hasil persetujuan Roem-Royen, tetapiPanglima Besar Jenderal Sodierman memperingatkan seluruh komando kesatuan agartidak memikirkan maslah politik.Pada tanggal 22 Juni 1949, diselenggarakan perundingan segitiga antar RepublikIndonesia, BFO, dan Belanda. Perundingan itu diawasi PBB yang dipimpin olehChritchley menghasilkan tiga keputusan yaitu:
  42. 42. 1. Pengembalian Pemerintahan Republik Indonesia ke Yogyakrta yangdilaksanakan pada tanggal 24 Juni 1949.1. Pemerintah menghentikan perang gerilya.2. KMB akan diselenggarakn di Den Haag.Pada tanggal 1 Juli 1949 pemerintah Republik Indonesia secara resmi kembali keYogyakrta disusul dengan kedatangan para pemimpin Republik Indonesia dari medangerilya. Panglima Jenderal Soedirman tiba kembali di Yogyakrta tanggal 10 Juli 1949.Setelah pemerintah Republik Indonesia kembali ke Yogyakrta, pada tanggal 13 Juli 1949diselenggarakan sidang cabinet Republik Indonesia yang pertama. Pada kesempatan ituMr. Syafrudin Prawiranegara mengembalikan mandatnya kepada wakil presiden,Moh.Hatta. dalam sidang cabinet juga diputuskan untuk mengangkat Sri SultanHamengku Buwono IX menjadi Menteri Pertahanan merangkap Ketua KoordinatorKeamanan. Tindak lanjut Persetujuan Roem Royen adalah:1. Seluruh tentara Belanda harus segera dilantik di Yogyakarta2. Setelah kota Yogyakarta dikosongkan oleh tentara Belanda, pada tanggal29 Juni 1949 TNI mulai memasuki kota. Keluarnya tentara Belanda danmasuknya TNI diawasi oleh UNCI. Panglima Besatr Jenderal Sudirmanbeserta para pejuang lainnya baru tiba di Yogyakarta pada tanggal 10 Juli1949 dengan tandu.1. Setelah kota Yogyakarta sepenuhnya dikuasai oleh TNI maka Presidendan wakil Presiden RI beserta para pemimpin lainnya pada tanggal 6 Juli1949 kembali ke Yogyakarta dari Bangka.1. Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera yang dipimpinSyarifuddin Prawiranegara menyerahkan kembali mandatnya kepadapemerintah pusat di Yogyakarta . penyerahan terjadi pada tanggal 13 Juli1949, saat berlangsungnya sidang kabinet.
  43. 43. g. Komprensi Meja BundarKonferensi Meja Bundar adalah sebuah pertemuan antara pemerintah Republik Indonesiadan Belanda yang dilaksanakan di Den Haag, Belanda dari 23 Agustus hingga 2November 1949.Latar belakangUsaha untuk meredam kemerdekaan Indonesia dengan jalan kekerasan berakhir dengankegagalan. Belanda mendapat kecaman keras dari dunia internasional. Belanda danIndonesia kemudian mengadakan beberapa pertemuan untuk menyelesaikan masalah inisecara diplomasi, lewat perundingan Linggarjati, perjanjian Renville, perjanjian Roem-van Roijen, dan Konferensi Meja Bundar.Hasil dari Konferensi Meja Bundar (KMB) adalah: Serahterima kedaulatan daripemerintah kolonial Belanda kepada Republik Indonesia Serikat, kecuali Papua Barat.Indonesia ingin agar semua bekas daerah Hindia Belanda menjadi daerah Indonesia,sedangkan Belanda ingin menjadikan Papua Barat negara terpisah karena perbedaanetnis. Konferensi ditutup tanpa keputusan mengenai hal ini. Karena itu pasal 2menyebutkan bahwa Papua Barat bukan bagian dari serahterima, dan bahwa masalah iniakan diselesaikan dalam waktu satu tahun. Dibentuknya sebuah persekutuan Belanda-Indonesia, dengan monarch Belanda sebagai kepala negara Pengambil alihan hutangHindia Belanda oleh Republik Indonesia SerikatPembentukan RISTanggal 27 Desember 1949, pemerintahan sementara negara dilantik. Soekarno menjadiPresidennya, dengan Hatta sebagai Perdana Menteri membentuk Kabinet RepublikIndonesia Serikat. Indonesia Serikat telah dibentuk seperti republik federasi berdaulatyang terdiri dari 16 negara yang memiliki persamaan persekutuan dengan KerajaanBelanda.Pengakuan kemerdekaan Indonesia olehBelandaBelanda mengakui kemerdekaan Indonesia pada 27 Desember 1949, selang empat tahunsetelah proklamasi kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945. Pengakuan ini dilakukan
  44. 44. ketika penyerahan kedaulatan ditandatangani di Istana Dam, Amsterdam. Di Belanda adakekhawatiran bahwa mengakui Indonesia merdeka pada tahun 1945 sama saja mengakuitindakan politionele acties (agresi militer) pada 1945-1949 adalah ilegal.Ratu Yuliana Supomo, Ali Sastroami, Roem Suasana KMBKonferensi Meja Bundar (KMB) (2 November 1949)n Belanda mengakui Republik Indonesia Serikat (RIS) sebagai negara yang merdeka danberdaulatn Penyelesaian soal Irian Barat akan dibahas satu tahun setelah KMBn RIS sebagai negara yang berdaulat penuh bekerjasama dengan Belanda dalam suatuperserikatan yang dipimpin oleh Ratu Belanda atas dasar sukarela dengan kedudukan danhak yang saman RIS mengembalikan semua hak milik Belanda, memberikan hak konsesi, dan izin barubagi perusahaan-perusahaan Belandan Semua utang bekas Hindia Belanda harus dibayar oleh RISn Dalam bidang militer akan dibentuk Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat( APRIS) dengan TNI sebagai intinya1. 3. Perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaandari ancaman disintegrasiPasca Proklamasi Kemerdekaan, perjuangan bangsa Indonesia belum selesai dan sangatberat. Mengapa? Sebab menghadapi dua musuh dalam perjuangan. Di satu sisi harusberjuang mem-pertahankan kemerdekaan dari ancaman Sekutu dan NICA. Sementaradisisi lain harus menghadapi tindakan makar dari gerakan separatis. Mereka menikamdari belakang, di saat bangsa membutuhkan kekuatan untuk mempertahankankemerdekaan. Tindakan makar itu tidak bisa dibiarkan, harus ditumpas. Berkat kesigapanTNI yang didukung rakyat, akhirnya pemberontakan dapat ditumpas. Agar kalian lebihjelas, ikutilah pembahasan berikut ini!
  45. 45. 1. a. PKI Madiun 1948,Membahas tentang pemberontakan PKI di Madiun tidak bisa lepas dari jatuhnya kabinetAmir Syarifuddin tahun 1948. Mengapa kabinet Amir jatuh? Jatuhnya kabinet Amirdisebabkan oleh kegagalannya dalam Perundingan Renville yang sangat merugikanIndonesia. Untuk merebut kembali kedudukannya,pada tanggal 28 Juni 1948 AmirSyarifuddin membentuk Front Demokrasi Rakyat (FDR) Untuk memperkuat basis massa,FDR membentuk organisasi kaum petani dan buruh. Selain itu dengan memancingbentrokan dengan menghasut buruh. Puncaknya ketika terjadi pemogokan di pabrikkarung Delanggu (Jawa Tengah) pada tanggal 5 Juli 1959. Pada tanggal 11 Agustus1948, Musso tiba dari Moskow. Amir dan FDR segera bergabung dengan Musso. Untukmemperkuat organisasi, maka disusunlah doktrin bagi PKI. Doktrin itu bernama JalanBaru. PKI banyak melakukan kekacauan, terutama di Surakarta.Oleh PKI daerah Surakarta dijadikan daerah kacau (wildwest). Sementara Madiundijadikan basis gerilya. Pada tanggal 18 September 1948, Musso memproklamasikanberdirinya pemerintahan Soviet di Indonesia. Tujuannya untuk meruntuhkan RepublikIndonesia yang berdasarkanPancasila dan menggantinya dengan negara komunis. Pada waktu yang bersamaan,gerakan PKI dapat merebut tempat-tempat penting di Madiun. Untuk menumpaspemberontakan PKI, pemerintah melancarkan operasi militer. Dalam hal ini peran DivisiSiliwangi cukup besar. Di samping itu, Panglima Besar Jenderal Soedirmanmemerintahkan Kolonel Gatot Subroto di Jawa Tengah dan Kolonel Sungkono di JawaTimur untuk mengerahkan pasukannya menumpas pemberontakan PKI di Madiun.Dengan dukungan rakyat di berbagai tempat, pada tanggal 30 September 1948, kotaMadiun berhasil direbut kembali oleh tentara Republik. Pada akhirnya tokoh-tokoh PKIseperti Aidit dan Lukman melarikan diri ke Cina dan Vietnam. Sementara itu, tanggal 31Oktober 1948 Musso tewas ditembak. Sekitar 300 orang ditangkap oleh pasukanSiliwangi pada tanggal 1 Desember 1948 di daerah Purwodadi, Jawa Tengah.Dengan ditumpasnya pemberontakan PKI di Madiun, maka selamatlah bangsa dan negaraIndonesia dari rongrongan dan ancaman kaum komunis yang bertentangan denganideologi Pancasila. Penumpasan pemberontakan PKI dilakukan oleh bangsa Indonesiasendiri, tanpa bantuan apa pun dan dari siapa pun. Dalam kondisi bangsa yang begitu
  46. 46. sulit itu, ternyata RI sanggup menumpas pemberontakan yang relatif besar oleh golongankomunis dalam waktu singkat.1. b. Pembrotakan DI/TII ( Darul Islam/ Tentara Islam Indonesia)1. DI/TII Jawa BaratSekar Marijan Kartosuwiryo mendirikan Darul Islam (DI) dengan tujuan menentangpenjajah Belanda di Indonesia. Akan tetapi, setelah makin kuat, Kartosuwiryomemproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII) pada tanggal 17 Agustus1949 dan tentaranya dinamakan Tentara Islam Indonesia (TII). Upaya penumpasandengan operasi militer yang disebut Operasi Bharatayuda. Dengan taktis Pagar Betis.Pada tanggal 4 juni 1962, Kartosuwiryo berhasil ditanggap oleh pasukan Siliwangi diGunung Geber, Majalaya, Jawa Barat. Akhirnya Kartosuwiryo dijatuhi hukuman mati 16Agustus 1962.1. DI/TII Jawa TengahGerakan DI/TII juga menyebar ke Jawa Tengah, Aceh, dan Sulawesi Selatan. GerakanDI/TII di Jawa Tengah yang dipimpin oleh Amir Fatah di bagian utara, yang bergerak didaerah Tegal, Brebes dan Pekalongan. Setelah bergabung dengan Kartosuwiryo, AmirFatah kemudian diangkat sebagai komandan pertemburan Jawa Tengah dengan pangkatMayor Jenderal Tentara Islam Indonesia. Untuk menghancurkan gerakan ini, Januari1950 dibentuk Komando Gerakan Banteng Negara (GBN) dibawah Letkol Sarbini.Pemberontakan di Kebumen dilancarkan oleh Angkatan Umat Islam (AUI) yangdipimpin oleh Kyai Moh. Mahfudz Abdulrachman (Romo Pusat atau Kiai Sumolanggu)Gerakan ini berhasil dihancurkan pada tahun 1957 dengan operasi militer yang disebutOperasi Gerakan Banteng Nasional dari Divisi Diponegoro. Gerakan DI/TII itu pernahmenjadi kuat karena pemberontakan Batalion 426 di Kedu dan Magelang/ DivisiDiponegoro. Didaerah Merapi-Merbabu juga telah terjadi kerusuhan-kerusuhan yangdilancarkan oleh Gerakan oleh Gerakan Merapi-Merbabu Complex (MMC). Gerakan inijuga dapat dihancurkan. Untuk menumpas gerakan DI/TII di daerah Gerakan BantengNasional dilancarkan operasi Banteng Raiders.1. DI/TII AcehAdanya berbagai masalah antara lain masalah otonomi daerah, pertentanganantargolongan, serta rehabilitasi dan modernisasi daerah yang tidak lancar menjadi

×