Tugas psikologi faal lengkap
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share

Tugas psikologi faal lengkap

  • 2,028 views
Uploaded on

Tugas Psikologi Faal

Tugas Psikologi Faal

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
2,028
On Slideshare
2,028
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
48
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. TUGAS PSIKOLOGI FAAL“STRES DAN PROSES FISIOLOGIS” Oleh : Bambang Supriadi (07410053) FAKULTAS PSIKOLOGIUNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA
  • 2. DEFINISI STRESStres adalah reaksi yang spesifik dari seseorang terhadap suatu stressor, atau ancaman dantuntutan, dari luar maupun dari dalam pikiran individu itu sendiri. Stres merupakan reaksialamiah manusia untuk bertahan terhadap ancaman. Untuk “survive”. Berarti sesuatu yangnormal. Tapi bila kondisi ini berlebihan, daya adaptasi individu tak bisa mengatasi, ditambahadanya factor-faktor tertentu dalam struktur mentalnya, stress memang bisa berkembang, ataumenjadi pencetus, timbulnya gangguan perilaku yang bermavam-macam.Stres merupakan suatu kondisi yang bersifat neuro-biologis. stres disebabkan oleh interaksiantara peristiwa-peristiwa di luar maupun diri dan proses biologis.Menurut Vincent Cornelli, seorang psikolog ternama, Stres merupakan suatu gangguan padatubuh dan pikiran yang disebabkan oleh perubahan dan tuntutan kehidupan, sertadipengaruhi oleh linkungan maupun penampilan individu dalam lingkunan tersebut {ImamMasbukin,2005,hal.10}Dalam istilah medis, stres didefinisikan sebagai suatu rangsangan fisik dan psikologi yangmenghasilkan reaksi mental dan fisiologi yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.Sedangkan secara teknis, stres merupakan pengrusakan keseimbangan tubuh (homeostasis), yangdicetus oleh pengalaman-pengalaman yang tidak menyenangkan, baik yang nyata maupun yangtidak nyata.Stres memang akrab dengan keseharian kita. Mungkin karena stres sudah dianggap sebagaibagian dari kehidupan sehari-hari, banyak orang yang tidak menyadari keberadaan stres. Apalagitanda-tanda stres sangat umum.Untuk mengetahui seseorang mengalami stres atau tidak, diperlukan pengamatan gejala, baikfisik maupun psikis selama dua minggu.Secara psikologis stres tampil dalam wujud perasaan cemas, panik, perilaku gelisah, emosi labil,cepat tersinggung, malas, frustasi, dan sebagainya.Selain itu stres juga mendatangkan gejala fisik, seperti gangguan hormonal, sakit maag, pusing,sakit kepala, sakit pinggang, sering masuk angin, sulit berkonsentrasi, serta gangguan tidur."Rasa cemas berlebihan karena stres akan memacu hormon tertentu di dalam tubuh yang bisameningkatkan peningkatan denyut jantung dan darah. Rasa cemas juga akan memicu produksiasam lambung," papar dr.Surjo Dharmono, Sp.KJ(K), dari Departemen Psikiatri FKUI/RSCMini.Cemas berkepanjangan juga akan menyebabkan ketegangan otot-otot tubuh. "Akibatnya munculkeluhan sering sakit kepala, gampang masuk angin, dan kelelahan kronis," imbuhnya.Tidak jarang pasien yang sebenarnya memiliki stres berpindah-pindah dokter karena keluhanyang tidak kunjung hilang. Obat yang diminum pun tidak ada yang manjur. "Dalam duniakedokteran gejala itu disebut psikosomatis, sehat tapi merasa sakit," katanya.
  • 3. Surjo menyebutkan, sekitar 20-30 persen pasien yang berobat ke dokter umum sebenarnyaadalah orang yang mengalami keluhan fisik karena stres. Sumber : www.Kompas.comPENYEBAB STRESa. Penyebab Makro, meliputi peristiwa-peristiwa besar dalam hidup, seperti kematian orang terdekat, perceraian, putus cinta, pensiun, kebangkrutan, atau kegagalan, Dllb. Penyebab Makro, yang merupakan efek kumlatif dari peristiwa-peristiwa kecil sehari-hari, misalnya ketika akan berpergian bingung mencari pakaian atau kostum yang dikenakan, atau hal-hal lain seperti mengemudi, batas waktu penyelesaian pekerjaan, pertengkaran dalam rumah tangga, menunggu dalam antrian, dan lain sebagainya.GEJALA STRESstres dapat dikenali melalui tampilan dari berbagai gejala, seperti meningkatnya kegelisahan,ketegangan, dan kecemasan; dihayatinya sakit fisik {sakit kepala, mules, kudis, diare} ;adanyakelelahan, ketegangan otot, gangguan tidur, atau meningkatnya tekanan darah dan detak jantung.stres juga dapat tampil dalam perubahan pada perilaku: seseorang jadi tidak sabar, lebih cepatmarah, menarik diri, atau menampilkan perubahan pola makan. sebagian orang merasa frustasi,tak berdaya, menjadi lesu dan memiliki penilaian diri rendah.untuk dapat mengelola stres, kita perlu mengenali gejalanya:1. perilaku/tindakan {menurunnya kegairahan/semanagat, pemakaian obat penenang atauminuman penambah vitalitas yang berlebihan, meningkatnyakonsumsi kopi, penggunaankekersan atau tindakan agresif pada keluarga ataulainnya, gangguan pada kebiasaan makan,gangguan idur, problem seksual, kecendrungan menyendiri}2. Proses sikap/pikiran {pemikiran irasional dan kesimpulan bodoh, lambandalam pengambilankeputusan, kecendrungan lupa dan penurunan daya ingat, kesulitan berkonsentrasi, kehilanganperspektif, berfikir fatalis, negatif, apatis, cuek, dan serba skeptis, menyalahkan diri, pikiranselalu was-was, dan perasaan kacau, bingung, dan putus asa}3. Emosi/perasaan {cepat marah dan murung, cemas/panik/takut, emosionaldan sentimentilberlebihan, tertawa gelisah, merasa tak berdaya, selalumengkritik diri sendiri dan orang lainsecara berlebihan depresi/ sedihberkepanjangan atau sangat mendalam dan mrasa diabaikan}4.Fisik/fisiologis {sakit kepala, leher, dada, punggung, jantung berdebar,diare/konstipasi/gangguan buang air besar, kudis, sakit gigi, badan berkeringat tidak wajar}.Menurut British Heart Foundation ada bukti yang menunjukkan bahwa stres terkait denganpenyakit jantung. Kolesterol tinggi, aktivitas fisik yang kurang, merokok, tekanan darah tinggi,obesitas dan diabetes terbukti menjadi faktor risiko besar timbulnya penyakit jantung termasukstres. Ingat-ingat, apakah Anda rentan terpapar semua ini?
  • 4. Ada sekitar 23 gejala stres. Waspada, jika Anda memiliki lebih dari lima gejala ini bisadikategorikan terkena stres sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut.Stres diketahui merupakan penyebab kedua terbesar sakit di tempat kerja. Lebih dari limakaryawan dari sebuah perusahaan menderita stres yang berujung timbulnya penyakit sepertimigrain dan jantung. Olahraga, konsultasi dan pengobatan medis adalah cara yang disarnkandokter untuk mengobati stres.Berikut 23 gejala stres yang wajib Anda Ketahui. Selanjutnya evaluasi ke dalam apakah Andamengalami lima di antaranya?01. Merasa berkeringat atau sering menggigil02. Jantung berdebar03. Pergi ke toilet lebih sering dari biasanya04. Mulut kering05. Sakit di perut (seperti sakit maag)06. Mudah lelah07. Mengalami sakit yang tidak biasa08. Lebih banyak merokok dan minum09. Gampang lelah dalam bekerja10. Sakit kepala tanpa sebab11. Tak punya waktu menjalankan hobi apapun12. Mudah tersinggung13. Selalu berpikir “tidak bisa mengatasi apapun”14. Kehilangan selera terhadap makanan, kesenangan ataupun seks15. Makan terlalu banyak atau terlalu sedikit16. Kehilangan rasa humor17. Tidak tertarik pada orang lain18. Tidak tertarik terhadap penampilan diri19. Merasa segala sesuatu tidak berguna
  • 5. 20. Selalu dirundung kesedihan21. Pelupa22. Tidak bergairah Sulit tidur, tidur tidak tenang dan mudah terganggu di pagi buta, bangun tidak fresh. Nah,23. jika ada lima gejala di atas yang anda alami, cepat temukan sumber stres dan cari solusi!SUMBER : http://www.hanyawanita.com/mylanta/stress_relieve/article.php?article_id=4524KIAT MENGHADAPI STRESStres adalah istilah dari ilmu kedokteran yang secara harfiah diartikan sebagai tekanan atauketegangan yang memiliki kecenderungan mengganggu tubuh. Dari sudut pandang psikologi,stres dapat dikatakan sebagai segala sesuatu yang mengganggu kita untuk beradaptasi ataumengatasi suatu masalah.Stres bisa datang dari lingkungan, tubuh atau pikiran kita sendiri. Stres dari lingkungan mungkindisebabkan karena kebisingan, polusi, keramaian, situasi kacau, dan segala macam ancaman lain.Stres dari tubuh disebabkan oleh kondisi sakit, luka, ketegangan tubuh, atau penyakit-penyakitmetabolik tertentu.Sebagian besar stres yang patologis berasal dari pikiran negatif dan rasionalisasi salah yangtercipta oleh pikiran kita sendiri. Tapi stres dalam status “fisiologis” dibutuhkan oleh manusia.Setiap individu yang ingin maju, memperoleh hasil baik, mempunyai motivasi dan keinginanpencapaian tinggi, biasanya harus mengalami stress. Jadi stress ini mempunyai dampak baik bagikehidupan individu. Namun bila stress ini terlalu berat, berjangka lama, diluar kemampuanindividu untuk mengatasi, dapat mengarah pada masalah fisik dan psikologis. Bisa berdampakbagi terjadinya gangguan mental dan perilaku sementara ataupun menetap. Jadi kondisi stres inimenjadi “patologis”.Banyak studi dan penelitian telah mengungkap berbagai macam efek tidak sehat, baik yang akutmaupun yang khronis, yang disebabkan oleh stres. Sebagian kecil dari banyaknya masalah fisikmulai dari tekanan darah tinggi, migrain (nyeri kepala), gangguan perut seperti gastristis dandispepsia yang disebabkan oleh kecemasan, depresi dan panik, merupakan kondisi yangberhubungan dengan stres. Beberapa penelitian bahkan menekankan kemungkinan bahwagangguan tertentu pada sistem kekebalan tubuh dipicu oleh stres.Karena setiap orang itu unik, tidak ada satu cara yang paling ampuh untuk mengatasi stres yangberlaku umum. Program manajemen stres harus dibuat khusus sesuai dengan kebutuhan,kekuatan, dan keterbatasan individu. Program menanggulangi stres bagi pemuda-pemuda yangputus cinta jelas berbeda dengan program sejenis untuk orang-orang tua yang baru saja terkenastroke.
  • 6. Beberapa orang mendapat manfaat dari metode relaksasi, yang lainnya dari olahraga, beberapayang lain merasa lebih baik dengan melakukan meditasi dan menerapkan teknik fokus mental,atau dengan belajar bagaimana mengidentifikasi dan mengubah pikiran dan keyakinan yangmemicu stres.Jadi intinya adalah belajar semampu kita mengenali apa yang dapat menyebabkan stres dalamhidup kita, dan menentukan cara apa yang paling efektif bagi kita sendiri untuk mengatasi strestersebut.Stres tidak dapat dihindarkan. Namun dengan memahami stressor{penyebab stres} dan stres itusendiri, kita dapat meminimalkan stres yang tidak diperlukan dan membuat diri kita menjadilebih sehat secara fisik maupun mental.Secara umum menghadapi stres dapat dikelompokkan dalam 3 macam ;1. Memanipulasi lingkunganlinkungan yang kita persepsikan sebagai suatu ancaman, suatu yang merugikan, kita usahakanuntuk berubah. misalnya ruang kuliah yang atau ruang kerja yang panas, di manipilasi denganmemasang Air Condition{AC}; Ruangan yang penerangannya kurang baik, dibuat menjadi lebihterang. contoh; ketika sedang antrian yang membuat stres, kita manipulasi dengan membuatkegiatan-kegiatan yang menyenangkan, sperti membaca buku/novel kesukaan atau ngobroldengan teman. upaya memanipulasi lingkungan ada yang mudah dan yang sukar. yang sukarmisalnya mengubah kepribadian orang lain.2. Mengubah persepsidalam keadaan tertentu, stres yang kita rasakan dapat dihilangkan jika kita merubah persepsiterhadap kejadian yang menimbulkan stres. pada kejadian yang kita nilai negatif, diusahakanuntuk melihat hikmahnya. sering, timbul stres dalam diri kita kalau kita melihat orang lainmelakukan perbuatan yang seharusnya tidak boleh ia dilakukan. kita menjadi jenkel, karena inginorang lain berperilaku sesuai dengan keinginan kita. berperilaku moralistik adalah berbedadengan memaksa orang lain untuk berperilaku moralistik. dengan melihat perbedaan ini kitaakan berbeda dalam mempersepsikan perilaku orang lain yang melanggar peraturan.3. Meningkatkan daya tahan terhadap stresbeberapa tehnik dan kebiasaan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap stres adalah:a. Meditasi{relaksasi}
  • 7. b. berdzikir {melafalkan/mengingat kebesaran tuhan dalam hati}c. latihan jasmani {olahraga}d. memakan makanan yang bergizie. melatih kesabaran {bagi muslim melalui sholat, puasa, zakat dan haji}Sumber : www.kompasiana.com