Viskositas, hukum stokes, hukum bernouli

24,486 views
24,251 views

Published on

kelas XI SMES 2 BAB Fluida

Published in: Education
0 Comments
6 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
24,486
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
533
Comments
0
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Viskositas, hukum stokes, hukum bernouli

  1. 1. Penyusun:  Arif Hidayat (6)  Bella Andreana (7)  Dwi Larasati (12)  Yesika Magdalena (40)
  2. 2. VISKOSITAS ZAT CAIR• Viskositas atau kekentalan merupakan gaya gesekan antara molekul-molekul yang menyusun suatu fluida. Molekul-molekul yang membentuk suatu fluida saling gesek menggesek ketika fluida tersebut mengalir.• Pada zat cair Viskositas disebabkan karena adanya gaya kohesi (gaya tarik menarik antara molekul sejenis) sedangkan dalam zat gas viskositas disebabkan oleh tumbukan antara molekul.
  3. 3. • Fluida yang memiliki viskositas ada dalam kehidupan sehari-hari yang disebut fluida sejati.• Fluida yang lebih cair biasanya lebih mudah mengalir contohnya adalah air. Sebaliknya fluida yang lebih kental, lebih sulit mengalir, sebagai contoh minyak goreng, oli, madu.• Fluida sejati memiliki sifat-sifat sebagai berikut. a) Dapat dimampatkan (kompresibel); b) Mengalami gesekan saat mengalir (memiliki viskositas); c) Alirannya turbulen (alirannya tidak sejajar).
  4. 4. • Nilai viskositas setiap fluida berbeda menurut jenis material tempat fluida tersebut mengalir. Tingkat kekentalan suatu fluida juga dipengaruhi oleh suhu, semakin tinggi suhu zat cair, semakin kental zat cair tersebut.• Faktor-faktor yang mempengaruhi viskositas : 1. Fluida yang digunakan 2. Luas penampang 3. Objek yang digunakan 4. Temperatur sedikit banyak ikut mempengaruhi kekentalan dari fluida
  5. 5. Contoh Nilai Viskositas• Berikut adalah nilai viskositas beberapa fluida tertentu berdasarkan eksperimen: Fluida Viskositas Uap Air 100°C 0,125 cP Air 99°C 0,2848 cP Light Machine Oil 20°C 102 cP Motor Oil SAE 30 150–200 cP Sirop Cokelat pada 20°C 25.000 cP Kecap pada 20°C 50.000 cP
  6. 6. • Satuan SI untuk koefisien viskositas adalah Ns/m2 atau pascal sekon (Pa.s). Benda yang bergerak dalam fluida kental mengalami gaya gesek yang besarnya dinyatakan dengan persamaan: F = ηA(v/l) Dimana: η = Koefisien Viskositas (Ns/m2) = Pa . S F = Gaya ℓ = Jarak A = Luas Permukaan V = Laju
  7. 7. Hukum StokesBerbunyi: bila sebuah bola bergerak dalam suatufluida yang diam maka terhadap bola itu akanbekerja gaya gesek dalam bentuk gaya gesekanyang arahnya berlawanan dengan arah gerak bolatersebut.Syarat-syarat berlakunya hukum Stokes : 1. Ruang tempat fluida terbatas. 2. Tidak ada turbulensi di dalam fluida. 3. Kecepatan (V) tidak besar sehingga aliran masih linier.
  8. 8. • . Jika sebuah benda berbentuk bola (kelereng) jatuh bebas dalam suatu fluida kental, kecepatannya akan bertambah karena pengaruh gravitasi Bumi hingga mencapai suatu kecepatan terbesar yang tetap. Kecepatan terbesar yang tetap tersebut dinamakan kecepatan terminal. Pada saat kecepatan terminal tercapai, berlaku keadaan ΣF = 0 Ff = 6πrη persamaan hukum Stokes
  9. 9. Prinsip Bernoulli menyatakan bahwa pada pipamendatar, tekanan fluida paling besar adalahpada bagian yang kelajuan alirannya paling kecil.Sebaliknya, tekanan paling kecil adalah padabagian yang kelajuan alirannya paling besar.Kecepatan rendah tekanan tinggiKecepatan tinggi tekanan rendah
  10. 10. Persamaan BernoulliPersamaan Bernoulli menyatakan bahwa jumlah daritekanan (p), energi kinetik per satuan volum dan energipotensial per satuan volum memiliki nilai yang samapada setiap titik sepanjang suatu garis arus. atauP2 : tekanan awal (Pa)P1 : tekanan akhir (Pa)v2 : kecepatan udara (m/s)v1 : kecepatan udaran (m/s)ρ : massa (Kg/m3)
  11. 11. Persamaan Bernoulli
  12. 12. Venturimeter tanpa manometerUntuk venturimeter yang tanpa dilengkapimanometer, pada prinsipnya sama, tabungmanometer diganti dengan pipa pengukur bedatekanan seperti pada gambar.
  13. 13. Pipa PitotTabut pitot digunakan untuk mengukur lajualiran gas.
  14. 14. Alat penyemprotApabila pengisap ditekan, udara keluar dengan cepat melalui lubang sempit pada ujung pompa. Berdasarkan Hukum Bernoulli, pada tempat yang kecepatannya besar, tekanannya akan mengecil. Akibatnya, tekanan udara pada bagian atas penampung lebih kecil daripada tekanan udara pada permukaan cairan dalam penampung. Karena perbedaan tekanan ini cairan akan bergerak naik dan tersembur keluar dalam bentuk kabut bersama semburan udara pada ujung pompa.
  15. 15. Pada pipa horizontal bagian yang kelajuannya paling besar tekanannya paling kecil dan pada bagian yang kelajuannya paling kecil tekanannya paling besarDaniel Bernoulli
  16. 16. PENERAPAN AZAS BERNOULLI

×