Obama Sang Penjajah
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Obama Sang Penjajah

on

  • 552 views

Dibalik kedatangan Obama ke KTT ASEAN di Nusa Dua Bali, 18 November 2011

Dibalik kedatangan Obama ke KTT ASEAN di Nusa Dua Bali, 18 November 2011

Statistics

Views

Total Views
552
Views on SlideShare
552
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
10
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment
  • Konflik yang terjadi di kawasan Laut Cina Selatan bisa dikatakan adalah proxy war (perang perpanjangan tangan) antara AS dan Cina. Selama ini AS dan Inggris sangat dominan dalam penguasaan ladang minyak di Indonesia. Perusahaan minyak multi-nasional asal Amerika dan Inggris itu dikenal dengan sebutan SEVEN SISTERS , yaitu Shell, British Petroleum, Gulf, Texaco, Exxon Mobil, dan Chevron. Kehadiran beberapa perusaahaan minyak Cina di Indonesia memang perlu mendapat perhatian khusus. Misalnya PetroChina, CNOOC, dan Sinopec. Ketika perusahaan-perusahaan minyak Cina tersebut masuk ke Indonesia, The Seven Sisters mulai goncang. Perusahaan-perusahaan minyak Cina tersebut masuk ke lokasi sumber minyak dan gas seperti Blok Sukowati di Jawa dan Blok Tangguh di Papua.

Obama Sang Penjajah Obama Sang Penjajah Presentation Transcript

  •  
  • Obama akan datang ke Bali pada tanggal 17-19/11/11 untuk menghadiri pertemuan: (1) ASEAN dengan Amerika; (2) ASEAN-ASIA Timur. Agenda: Deklarasi Kode Etik Laut China Selatan
  •  
  • Kawasan Laut Cina Selatan
  • Konflik Kawasan Laut Cina Selatan Proxy War (Perang Kepanjangan Tangan) AS - Cina
  • Kepulauan Spratly menjadi Salah Satu Pemicu Konflik Kawasan Laut Cina Selatan Pulau Pagasa, salah satu pulau di kepualuan Spratly yang memicu ketegangan di kawasan Laut Cina Selatan
  • Kepulauan Spratly
    • Analisis Clive Schofield dan Ian Storey di asiaquarterly .com menyebut 1-2 miliar barrel minyak dan 225 tcf (triliun cubic feet) gas alam.
    • Estimasi Lembaga Statistic Amerika Serikat, Energy Information Administration (ELA) menyatakan di bawah Spratly terdapat sedikitnya 7 miliar barrel minyak dan 150,3 tcf (triliun cubic feet) gas alam.
  • Kepentingan AS di Asia Tenggara
  • Kepentingan AS di Asia Tenggara
    • Kepentingan ekonomi ( prosperity ).
    • Tiga “pintu masuk” kawasan Asia Tenggara -Selat Malaka, Selat Sunda dan Selat Lombok- merupakan titik penting dalam sistem perdagangan dunia dan jalur terpendek India-Cina-Indonesia
    • Untuk menghadapi semakin meningkatnya pengaruh ekonomi Cina ke Asia Tenggara sehingga dominasi ekonomi AS di Asia Tenggara tetap kuat
  • Kepentingan AS di Asia Tenggara
    • Kepentingan Militier ( national security )
    • Asia Tenggara penting sebagai pos untuk pergerakan kehadiran militer Amerika Serikat di Pasifik Barat dan Samudera Hindia.
    • Untuk menghadapi semakin meningkatnya pengaruh militer Cina ke Asia Tenggara sehingga dominasi militer AS di Asia Tenggara tetap kuat
  • Kepentingan AS di Asia Tenggara
    • Kepentingan Politik.
    • Asia Tenggara berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Asia Tenggara representasi dari Islam Moderat. Islam Moderat bagi AS lebih dapat mengakomodasi kepentingan globalnya di Dunia Islam. Asia Tenggara sebagai medan kedua ( the second front ) bagi perang terhadap terorisme ( war on terrorism
  • Kepentingan AS di Indonesia
  • Suara SBY = Suara Siapa ???
    • CINA = mengklaim seluruh perairan Laut Cina Selatan sebagai wilayahnya.
    • SBY = tidak boleh ada dominasi satu negara dalam wilayah sengketa.
    • SBY = Indonesia memiliki Pulau Natuna yang jaraknya tak berjauhan dengan kawasan Laut Cina Selatan.
    • ExxonMobil (MNC AS) = Sampai 2005 ExxonMobil diberikan kesempatan mengelola Blok Natuna dengan bagi hasil 0% untuk Indonesia dan 100% untuk ExxonMobil. Pada 8 Desember 2006 kontrak telah diterminasi, namun pada bulan Januari 2007, ExxonMobil masih mendapat kesempatan memperpanjang kontrak (Kepala BP Migas, pada RDP dengan Komisi VII DPR, 22 Januari 2009).
  • Suara SBY = Suara Siapa ???
    • SBY = meminta para menteri luar negeri ASEAN mempercepat terwujudnya deklarasi penanganan kawasan Laut China Selatan (19/07/2011)
    • SBY = Indonesia mendukung usaha setiap negara yang berniat menjaga perdamaian di kawasan. Kemudian, semua pihak harus mendahulukan pendekatan damai dalam menyelesaikan konflik
    • AS = AS beberapa kali meminta agar konflik perebutan Kawasan Laut Cina Selatan diselesaikan secara diplomatik. Dengan begitu AS akan mendapat dukungan agar pengaruh Cina di kawasan tersebut dapat dibendung atau dikurangi
  • Kepentingan AS di Indonesia
    • Kepentingan ekonomi dan Militer.
    • Indonesia sebagai mitra strategis untuk menjaga kepentingan AS di asia tenggara dan jalur laut selat malaka
    • Kebutuhan energi Amerika Serikat sangat besar, dan Indonesia merupakan salah satu sumber pemenuhan kebutuhan tersebut. Sehingga AS ingin memperpanjang kontrak-kontrak di bidang migas dan tambang seperti ExxonMobil di Aceh, Kepulauan Natuna dan Cepu, Unocal-Texaco di Kaltim, Chevron-Caltex di Riau, Conoco di Papua dan lainnya; belum lagi pengerukan emas dari dua tambang terbesar di Indonésia, milik PT Freeport dan Newmont
  • Kepentingan AS di Indonesia
    • Kepentingan ekonomi dan Militer.
    • Menurut Doktrin Mac Arthur, wilayah Papua merupakan wilayah yang kaya sumberdaya alam dan sangat cocok untuk dijadikan Sub base Marine (pangkalan militer)  AS terus mengkampanyekan otonomi khusus untuk Papua
  • Kepentingan AS di Indonesia
    • Kepentingan Politik.
    • Indonesia sangat penting dalam opini perang terhadap terorisme ( war on terrorism)
    • Menjadikan Indonesia sebagai model negara muslim-demokratis dan representasi Islam moderat
    • Mencegah tegaknya syariah Islam dan Khilafah di Indonesia
  • Membendung Tegaknya Khilafah di Indonesia dan Asia Tenggara !!!!
    • At a time when Al Qaeda seems to be faltering, the recruitment of such an educated, somewhat mainstream following is raising fears that Hizbut Tahrir, an enigmatic global movement, could prove more effective at radicalizing the Islamic world than outright terrorist groups .
  • Membendung Tegaknya Khilafah di Indonesia dan Asia Tenggara !!!!
    • Its goal of an Islamic state may be far-fetched, but it could still undercut efforts to control extremism and develop democracy in countries such as Indonesia, which the US hopes will be a vital regional partner and a global model for moderate Islam. 
    • "Our grand plan over the next five to 10 years is to reinforce the people's lack of trust and hope in the regime," said Rochmat Labib, the group's Indonesia chairman
    • "That's what we are doing now: converting people from democracy, secularism and capitalism to Islamic ideology." (Global Islamic Group Hizbut Tahrir Rising in Indonesia, Asia Denis D. Gray | A October 01, 2011 Associated Press)
  • Membendung Tegaknya Khilafah di Indonesia dan Asia Tenggara !!!!
    • Namun, kemerosotan AS dan kebangkitan Asia Timur mengisyaratkan sudah waktunya dunia dipimpin konsorsium seperti G-20, bukan lagi didominasi Pax Americana. Di masa depan tidak bisa lagi dominasi satu kekuatan, termasuk oleh China atau ”khalifah Islam”. Kita harus menyongsong Pax Consortis G-20.( Christianto Wibisono; Kompas, 8/8/2011)
  • KESIMPULAN
    • Kedatangan Obama dalam KTT ASEAN ke-19 dan East Asia Summit (EAS) di Bali November 2011 mendatang hanyalah mengokohkan PERAMPOKAN & IMPERIALISME AS di Asia Tenggara. AS memiliki agenda terselubung untuk mendesak negara-negara ASEAN+ (ASEAN plus India, Jepang, Korea Selatan dan Australia) untuk bersatu melawan kekuatan Cina dalam persoalan Laut Cina Selatan. Pada akhirnya AS akan mencengkeram lebih kuat penguasaan SDA (minyak dan gas) serta memperkokoh militernya di Asia Tenggara termasuk Indonesia.
    • HTI sangat PEDULI dengan INDONESIA, jangan sampai negeri ini semakin TERJAJAH dan TERPURUK. Negeri ini harus segera TERBEBAS dari sistem KAPITALISME, terbebas dari CENGKERAMAN AS & NEGARA PENJAJAH LAINNYA (TERMASUK CINA) dan terbebas dari REZIM Penguasa KOMPRADOR ASING
  •