Kuliah pie 06 xii-ekonomi makro
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Kuliah pie 06 xii-ekonomi makro

on

  • 3,258 views

 

Statistics

Views

Total Views
3,258
Views on SlideShare
3,225
Embed Views
33

Actions

Likes
1
Downloads
30
Comments
0

3 Embeds 33

http://bayusetiarbi.blogspot.com 23
http://www.bayusetiarbi.com 9
https://twitter.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Kuliah pie 06 xii-ekonomi makro Kuliah pie 06 xii-ekonomi makro Presentation Transcript

  • PENGANTAR EKONOMI PERIKANAN Kuliah ke 12 EKONOMI MAKRO
  • Tujuan Instruksional Umum• Setelah mengikuti kuliah XII, mahasis- wa mampu memahami dan menjelas- kan kembali : Pengertian; Permasa- lahan; Tujuan; dan Variabel Ekonomi Makro
  • Tujuan Instruksi KhususSetelah mengikuti kuliah XII, mahasiswa mengetahui, memahami dan mampu menjelaskan : - Pengertian Ekonomi Makro - Permasalahan Ekonomi Makro - Tujuan Kebijakan Ekonomi Makro - Variabel Dasar Ekonomi Makro
  • I. PENGERTIAN EKONOMI MAKROEkonomi Makro adalah bagian dari ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian secara keseluruhan.Hubungan yang dipelajari dalam ekonomi makro adalah hubungan kausal dan fungsional antara variabel-variabel agregatif (keseluruhan).
  • PENGERTIAN EKONOMI MAKRO (samb.)Variabel yang dimaksud adalah:- Tingkat pendapatan nasional- Konsumsi rumah tanga- Investasi nasional- Tingkat tabungan- Belanja pemerintah- Tingkat harga-harga umum- Jumlah uang yang beredar (inflasi)- Tingkat bunga- Kesempatan kerja- APBN- Neraca pembayaran (ekspor impor), dll.
  • Ilmu ekonomi makro berkembang seiring dengan kebutuhan-kebutuhan akan analisis yang berhubungan dengan pertanyaan-pertanyaan sbb: 1. Mengapa pengangguran selalu ada dan semakin buruk keadaannya? 2. Mengapa kenaikan harga-harga secara umum diiringi dengan permasalahan pengangguran yang cukup serius. 3. Mengapa pertumbuhan ekonomi suatu negara tidak sama pertumbuhannya. 4. Mengapa kegiatan perekonomian selalu tidak stabil (kadang cepat; kadang stagnan; dan kadang mundur).
  • II. MASALAH-MASALAH EKONOMI MAKROSecara umum permasalahan ekonomi makro dapat dibagi dua :1. Masalah jangka pendek kadang disebut masalah stabilisasi.2. Masalah jangka panjang kadang disebut masalah pertumbuhan.
  • 2.1. IMFLASIImflasi adalah naiknya harga-harga barang/komoditi secara umum yang disebabkan oleh tidak sinkronnya program pengadaan barang/komoditi (produksi, penentuan harga, pen- cetakan uang, dsb.) dengan tingkat pendapatan yang dimiliki masyarakat.
  • 2.2. PENGANGGURANPengangguran terjadi karena adanya kesengangan antara penyediaan lapangan kerja dengan jumlah tenaga kerja yang mencari pekerjaan.
  • 2.3. NERACA PEMBAYARAN TIMPANGAdalah : kesenjangan antara jumlah perolehan dari ekspor dan pembayaran untuk impor.
  • 2.4. PERTUMBUHAN PENDUDUK YANG TINGGIDalam jangka panjang, secara umum pertumbuhan penduduk lebih cepat diandingkan denan pertumbuhan rekonomi;Malthus meramalkan bahwa pertambahan penduduk mengikuti deret ukur, dan pertambahan pangan mengikuti deret hitung.
  • PERTUMBUHAN PENDUDUK YANG TINGGI (Samb.)Penduduk terus bertambah tetapi lahan tetap sehingga perlu pengaturan jumlah kelahiran agar daya dukung sumber daya alam bisa berjalan seirama dengan pertambahan penduduk.
  • PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSIPeningkatan kapasitas produksi berhubungan dengan investasi;Investasi berhubungan dengan tabungan masyarakat;Tabungan masyarakat berhubungan dengan tingkat pendapatan dan konsumsi masyarakat.
  • III. TUJUAN-TUJUAN KEBIJAKAN EKONOMI MAKROKebijakan ekonomi makro oleh negara dilakukan secara bersama antara pemerintah dengan swasta.Kebijakan bertujuan untuk mengatasi masalah-masalah yang timbul dan mungkin timbul dalam perekonomian (pemerintah sebagai regulator dan swasta sebagai pelaksana).
  • TUJUAN-TUJUAN KEBIJAKAN EKONOMIMAKRO (Samb.)Dengan kebijakan ekonomi makro diharapkan :1. Tingkat kesempatan kerja yang tinggi;2. Kapasitas produksi nasional yang tinggi;3. Tingkat pendapatan nasional dan; pertumbuhan ekonomi yang tingg;4. Keadaan perekonomian yang stabil;5. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang; dan6. Distribusi pendapatan yang merata.
  • 3.1. Tingkat kesempatan kerja yang tinggiPenggangguran di setiap negara sulit untuk dihapuskan, bahkan ada kecenderung meningkat setiap tahun;Yang dapat dilakukan pemerintah adalah mengurangi tingkat pengangguran sampai pada tingkat yang moderat ( full employment ).Artinya: semua peluang kerja yang disediakan oleh negara (swasta dan pemerintah) terisi penuh oleh para pencari kerja.
  • 3.2. Kapasitas produksi nasional yang tinggirBagi negara yang sedang berkembang dan terbelakang, peningkatan perekonomian harus dilakukan.Peningkatan kapasitas produksi dilakukan dengan cara melakukan investasi di segala bidang untuk peruntukan dan kebutuhan yang tepat.Kapasitas produksi sangat tergantung kepada investasi; investasi tergantung pada tingkat tabungan dalam negeri; tabungan dalam negeri tergantung pada tingkat bunga dan pendapatan masyarakat.
  • 3.3. Tingkat pendapatan nasional dan pertum- buhan ekonomi yang tinggiTidak ada standart baku mengenai tingkat penda- patan nasional suatu negara yang harus dicapai.Yang dapat dilakukan adalah dengan membanding- kan tingkat pendapatan suatu negara dengan tingkat pendapatan negara lain.Teknik perbandingannya adalah dengan melihat gambaran yang absolut (riil) income perkapita pada negara yang dibandingkan.
  • 3.3. Tingkat pendapatan nasional dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi samb.)Tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak dikarenakan tingginya pendapatan nasional secara relatif, tetapi seberapa besar produktivitas penduduk suatu negara untuk meningkatkan pendapatan secara komulatif.
  • 3.4. Keadaan perekonomian yang stabilKestabilan yang diharapkan adalah kestabilan dengan kondisi yang fluktuasi variabel ekonominya, terutama hargaharga komoditi secara umum dan tingkat pendapatan bergerak/ berubah dalam kondisi yang wajar.
  • 3.5. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang Neraca pembayaran yang surplus menyebabkan penawaran devisa di dalam negari lebih banyak yang relatif akan menyebabkan nilai tukar mata uang lokal di dalam negeri menjadi lebih mahal, nilai impor menjadi lebih murah; akibatnya industri dalam negeri akan mati, sehingga dalam jangka panjang akan kembali akan menguras devisa.
  • 3.5. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang (samb.) Neraca pembayaran yang defisit menyebabkan penawaran devisa di dalam negari lebih sedikit yang relatif akan menyebabkan nilai tukar mata uang lokal di dalam negeri menjadi lebih turun, nilai impor menjadi lebih mahal; akibatnya inflasi akan meningkat, industri dalam negeri akan mati.
  • 3.1. Distribusi pendapatan yang merataDengan meratanya pembagian pendapatan diharapkan tingkat konsumsi masyarakat akan relatif lebih baik.Mencipatak kehidupan yang tidak bertedensi pada keresahan dan kerusuhan sosial.
  • IV. VARIABEL DASAR EKONOMI MAKROTerdapat 4 macam pasar yang dibahas dan dianalisis oleh ekonomi makro :4.1. Pasar Barang; masalah yang dianalisis adalah : a. Pengeluaran konsumsi Rumah Tangga (C) b. Tabungan masyarakat/Saving (S) c. Investasi (I) d. Pajak/Tax (T) e. Konsumsi/Belanja Pemerintah (G) f. Transfer Pemerintah (Tr) g. Ekspor (X), dan Impor (I) h. Pendapatan nasional (Y)
  • IV. VARIABEL DASAR EKONOMI MAKRO (Samb.)4.2. Pasar Uang; masalah yang dianalisis adalah : a. Permintaan uang untuk trnsaksi b. Permintaan uang untuk berjaga-jaga c. Permintaan uang untuk spekulasi d. Uang kertas dan uang logam e. Uang giral dan uang kuasi f. Tingkat bunga g. Uang beredar
  • IV. VARIABEL DASAR EKONOMI MAKRO (Samb.)4.3. Pasar Tenaga Kerja; masalah yang dianalisis adalah : a. Permintaan tenaga kerja b. Penawaran tenaga kerja c. Upah riil d. Upah nominal e. Pengangguran dan kesempatan kerja f. Angkatan kerja dan bukan angkatan kerja.
  • IV. VARIABEL DASAR EKONOMI MAKRO (Samb.)4.4. Pasar Modal; masalah yang dianalisis adalah : a. Permintaan dan surat berharga b. Harga surat-surat berharga c. Penawaran surat-surat berharga
  • IV. VARIABEL DASAR EKONOMI MAKRO (Samb.)Secara teoritis, analisis hubungan antar varia- bel dalam ekonomi makro dibagi atas dua:1. Hubungan kausal (sebab akibat); hubungan antar variabel, dimana perubahan pada satu variabel menyebabkan perbahan variabel yang lain, tetapi tidak berlaku sebalinya. Biasanya ditulis sbb: C = a+bY
  • IV. VARIABEL DASAR EKONOMI MAKRO (Samb.)2. Hubungan fungsional; adanya hubungan fungsi antar variabel terkait, dimana apabila satu variabel A berubah menyebabkan variabel yang lain B dan C juga berubah, dan berlaku sebalinya. Misal : Hubungan antara pendapatan, konsumsi, dan tabungan. Biasanya ditulis sbb: Y =C+S
  • Terima KasihSampai jumpa minggu depan “ Pendapatan Nasional’