Your SlideShare is downloading. ×
Safro L
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Safro L

642
views

Published on


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
642
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
8
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. TUGAS MERANGKUM DAN MEREPLESIKAN BUKU MANAJEMEN KURIKULUM Seri Manajemen Sekolah Bermutu Bayu Anggara 2B PE
  • 2.
    • JuduL : Model KBK
    • Pengarang : Dinas Pendidikan Kuningan
    • Penerbit : Dinas Pendidikan
    • Tahun : 2003
  • 3. BAB I Pengelolaan Kegiatan Belajar Mengajar
    • Memilih suatu strategi tidak akan efektif apabila guru tidak mempunyai keterampilan, sumber daya yang dibutuhkan tidak bersedia, atau jika siswa tidak mempunyai minat serta kemampuan berparan serta. Pemilihan strategi pembelajaran mengacu pada kompetensi jika tujuannya untuk mengembangkan keterampilan tangan maka strategi yang dipilih berbeda akan berbeda dengan pengembangan kemampuan yang lain. Keberhasilan meraih kompetensi sangat terantung pada perencanaan pembelajaran.
    • • Pengelolaan pembelajaran
    • Dalam pembelajaran, guru harus memahami bahwa siswa memiliki karakter sendiri-sendiri. Untuk itu perlu perencanaan kegiatan belajar dengan suasana yang memungkinkan setiap siswa memeperoleh peluang yang sama sehingga dapat mengembangkan potensi secara optimal.
  • 4.
    • Memgembangkan kemampuan berfikir kritis, kreatif, dan kemampuan memecahkan masalah
    • Pada dasarnya hidup ini adalah memecahkan masalah. Hal ini perlu memerlukan kemampuan berfikir kritis dan kreatif. Kritis untuk menganalisis masalah, dan kreatif untuk melahirkan alternatif pemecahan masalah. Kedua jenis berfikir tersebut berasal dari rasa ingin tahu dan imajinasi yang keduanya ada pada diri anak sejak lahir. Oleh karena itu, tugas guru adalah mengembangkan dengan cara memberi tugas dan mengajukan pertanyaan yang terbuka.
  • 5. Komentar :
    • Siswa harus mampu menggunakan fakta-fakta yang telah dipelajari untuk menjelaskan situasi atau untuk menerapkan imajinasi pada situasi tertentu atau mengembangkan suatu sikap/ nilai yang mereka dapat terapkan di dalam kehidupan sehari-hari.
    • Pemilihan strategi pengajaranhendaklah dilakukan dengan memperhatiakan guru, siswa, lingkungan belajar dan kompetensi sebagai tujuan pembelajaran.
  • 6. BAB II Persiapan Materi Rancangan Pembelajaran
    • Kurikulum berbasis kompetensi yang disiapkan secara nasional, berisi kompetensi dan hasil belajar menjadi acuan bagi sekolah atau daerah untuk dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan kebutuahan dan lingkungan masing-masing. Pada awal pemberlakuan kurikulum telah disediakan contoh silabus tersebut perlu direvisi, dan disempurnakan agar dapat meningkatkan pencapaian tujuan-tujuan pendidikan setiap matya pelajaran.
    • ► Rancangan Pembelajaran
    • a. Membangun satuan-satuan terpadu
    • b. Mengenali tema atu topik
    • c. Mengenali nata pelajaran yang akan dimasukan kedalam tema
    • d. Mengenali kompetensi lain yang relevan
    • e. Urutan proses pembelajaran
    • f. Pengaturan kegiatan sesuai dengan tema
  • 7.
    • Pengelolaan Sumber Daya dan Sumber Belajar
    • Sumber Daya Sekolah
    • Sumber daya sekolah harus dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam upaya menciptakan iklim sekolah sebagai komunitas masyarakat belajar.
    • Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
    • Selaras dan hakikat desentralisasi pendidikan, Manajemen berbasis sekolah (MBS) sebagai suatu model manajemen sekolah untuk mengambil keputusan secara partisifasif.
    • Pemanfaatan Sumber Daya Lingkungan
    • Pemanfaatan sumber daya lingkungan diperlukan dalam upaya menjadikan sekolah sebagai integral dari masyarakat setempat.
    • Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar
    • Lingkungan (Fisik, Sosial atau budaya) merupakan sumber daya yang sangat kaya untuk bahan bel;ajar siswa
  • 8. Komentar :
    • Dalam pengembangan pola pembelajaran terpadu ini harus diperhatikan kaidah-kaidah pembelajaran tematik agar proses pembelajaran berjalan sesuai dengan yang direncanakan dan kompetensi dapt dicapai secara tuntas.
    • Hal-hal yang tidak dapat dituntaskan di luar kelas karena iklim sekolah yang menunjang, misalnya untuk menumbuhkan movitasi siswa agar belajar lebih lanjut dapat dilakukan berbagai lomba yang bervariasi. Untuk ini seluruh komponen lingkungan sekolah harus diberdayakan, termasuk sumber daya yang ada.
  • 9. BAB III Mengaktifkan Siswa
    • Keterampilan bekerjasama perlu dikembangkan terus, sehingga siswa akan mampu bekerjasama melalui proses berikut :
    • Penentuan anggota dan susunan kelompok
    • Tugas dapat tersebar untuk masa yang panjang atau dapat dibicarakan antara siswa dengan guru
    • Bentuk tugas lebih rumit, siswa perlu memilih-milih rincian pekerjaan dengan tepat
    • Sunber belajar dapat dapat meliputi beragam media dan bahan
    • Peranan setiap siswa didalam kelompok ditetapkan secara musyawarah
  • 10.
    • Strategi Pengumpulan Informasi
    • Pertanyaan Efektif
    • Membandingkan dan mensestensikan Informasi
    • Mengamati (Mengawasi) aktif
    • Strategi-strategi analisis
    • • Peta akibat
    • • Keuntungan dan kerugian
    • • Bermain peran/komperensi meja bundar
    • • Kerja praktik
    • • Kerja individu dan kelompok
    • • Membedakan aktif fisik dan aktif mental
  • 11. Komentar :
    • Siswa-siswa bekerja dalam satu kelas dalam kelompok-kelompok untuk mengolong-golongkan informasi yang mereka kumpulkan pada golongan yang menguntungkan dan merugikan bagi mereka sendiri, keluarganya, desa dan masyarakat.
    • Guru bertindak sebagai fasilitator (pemberi kemudahan), memastiakn diterimanya, bahwa setiap diskusi berlangsung tertib dan mendorongperan serta jika perlu dengan mengaukan pertanyaan.