Tipu muslihat uang kertas limited
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Tipu muslihat uang kertas limited

on

  • 2,137 views

 

Statistics

Views

Total Views
2,137
Views on SlideShare
2,137
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
130
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Upload Details

Uploaded via

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Tipu muslihat uang kertas limited Presentation Transcript

  • 1. Mengenal Kehampaan Uang Kertas untuk Mengembalikan Kesadaran Kembali ke Dinar & Dirham Endy JK, Gerai Dinar, November 2007
  • 2. Sebelum krisis moneter, harga telur ayam di Jakarta adalah Rp 2.000/kgBeberapa bulan setelah rupiah terhadap dollar merosot seperempatnya (dari Rp 2.000 menjadi Rp 9.000 per USD), harga telur menjadi Rp 7.500/kg Pada awal 2005, harga telur Rp 8.000/kgSelama kurun 8 tahun, nilai rupiah telah turun sebesar 75%Jadi jika kita memiliki Rp 100.000 pada th 1997 kita bisamembeli 50 kg telur, pada tahun 2005 uang yang sama hanya bisa untuk membeli 12,5 kg
  • 3. Pada awal tahun ‘70-an harga setongkol jagung adalah Rp 5,-Tahun 2000 setongkol jagung yang sama di Jakarta harus dibeli dengan uang sebesar Rp 1.000,- Artinya barang yang sama harus kita bayar dengan harga 200 x lipat dalam kurun waktu 30 tahun.Dengan kata lain, dalam kurun waktu 30 tahun nilai rupiah telah merosot hingga 1/200 nilai semula. Artinya setiap tahun sesungguhnya kita semua terus menerus dipermiskin.
  • 4. Uang Kertas adalah Uang Hampa Uang kertas dimulai penggunaannya baru saja, seiring tumbangnya kekhalifahan Turki Ustmani pada tahun 1924. Pada awalnya, uang kertas digunakan sebagai SURAT JANJI TUKAR yang mewakili UANG EMAS dan PERAK Dengan MUSLIHAT BARAT/KAUM LIBERAL/KAPITALIS, uang kertas berubah menjadi SURAT JANJI KOSONG yang TIDAK BERNILAI, yakni berdasar Instruksi Presiden Nixon 15 Agustus 1971  Semenjak itu, keuangan dunia sepenuhnya berbasis pada bunga atau riba yang diharamkan oleh Al-Quran Nilai uang kertas sesungguhnya adalah NILAI KERTAS + BIAYA CETAK (nilai intrinsik), jauh lebih rendah dari nilai ekstrinsiknya Kita DIPAKSA mengakui nilai uang kertas oleh Pemerintah / Bank Sentral dengan STEMPEL NILAI (ekstrinsik) pada uang kertas tersebut
  • 5. Bagaimana Harta Kita Terampas Kendaraan uang kertas adalah institusi keuangan bernama BANK Sejak awal, niat penciptaan perbankan adalah mendapatkan banyak uang tanpa bersusah payah bekerja (William Petterson, Bank of England, 1964 “Bank ini akan memperoleh keuntungan dari bunga uang yang ia ciptakan dari kehampaan”) Inflasi (naiknya harga) adalah justru dipicu ulah (sebuah kesengajaan) perbankan sendiri. Perhatikan ilustrasi di halaman berikut :
  • 6. Ilustrasi Rp 90 jt Rp 81 jt Nasabah Rp 9 jt E Uang beredar Rp 100 jt AWAL Rp 10 jt Rp 90 jt Rp 81 jt FIKTIF _____________ + Rp 271 jt AKHIR Rp 90 jt Rp 100 jt• A Menabung di Bank B sebesar Rp 100 jt• Bank B memberikan kredit Rp 90 jt ke C untuk mendapatkan bunga, sedangkan Rp 10 jt (10%) menjadi cadangan (sesuai peraturan)• Bank B mendepositokan / menjaminkan Rp 10 juta ke Bank D untuk memperoleh “pendapatan bunga”• Dengan menjadi penjamin Rp 10 jt tersebut, Bank D seolah-olah memiliki Rp 90 jt yang dimiliki oleh Bank B yang telah dihutangkan ke C. Mulai dari sini “kehampaan” terjadi• Bank D memberikan kredit ke E sejumlah Rp 81 jt, sedangkan Rp 9 jt menjadi cadangan, untuk kemudian dijaminkan ke bank lain lagi.*) Untuk menyalurkan uang yang bukan miliknya, maka Bank akan mencetak uang baru*) Makin banyak uang baru, maka terjadi inflasi akibat ulah Bank sendiri*) Inflasi yang dianggap normal per tahun adalah 7 – 10 %, artinya daya beli kita tiap tahun menurun sebesar itu, karena harga barang makin mahal*) Untuk bisa survive, maka pendapatan kita harus naik sama dengan angka inflasi per tahunnya. Untuk bisa menabung, harus diatas itu. Pertanyaannya : MUNGKINKAH ?
  • 7. Hancurnya Nilai Uang Kertas Dalam 40 tahun, Rupiah mengalami penurunan daya beli, rata-rata 8% per tahun Dalam 40 tahun, US Dollar mengalami penurunan rata- rata 5% per tahun Fakta sejarah : pada tahun 1998, angka inflasi di Indonesia mencapai 78% Dengan asumsi inflasi 7,5% per tahun saja, dalam 10 tahun mendatang, biaya hidup kita dalam Rupiah akan meningkat lebih dari 100% Sementara, dalam kurun waktu 40 tahun tersebut, nilai Dinar mengalami kenaikan rata-rata 28,73% terhadap Rupiah dan 10,12% terhadap US Dollar
  • 8. Fungsi UangBisa menjadi alat tukar, Tidak tetap dan pasti. Tidak mampu, nilainyasepanjang semua pihak Terdapat perbedaan kurs terus merosot / ter- mempercayainya di antara 180 negara depresiasi Sama dan tetap nilainya Tetap nilai tukarnya thdBisa menjadi alat tukar, semenjak ditetapkan oleh barang. Terhadap nilaisepanjang semua pihak Khalifah Umar ‘ibn “uang kertas”, nilainya mempercayainya Khattab 1400 tahun yang ter-apresiasi lalu
  • 9. Dinar & Dirham Bangkit Kembali 18 Agustus 1991 lahir fatwa yang mengharamkan uang kertas 1992, di Granada, Spanyol, Shaykh Abdalqadir As-Sufi & Umar Ibrahim Vadillo mencetak kembali dinar dan dirham dan berlaku di Eropa Awal 2000, Dinar & Dirham dicetak oleh Unit Logam Mulia – PT Antam, Tbk., dan diedarkan juga di Afrika Selatan, Malaysia, Amerika, Inggris dan Indonesia sendiri Pada Agustus 2003, Malaysia mencetak dan mengedarkan sendiri dinar emas Bank Islam Dubai mengawali untuk mengedarkan dinar & dirham dalam pasar terbuka valuta asing Secara perlahan, ketergantungan kita pada US Dollar dan valuta asing lainnya sesungguhnya telah dapat dikurangi
  • 10. Dinar & Dirham : Tetap NilainyaSepanjang Zaman Dalam kaidah Islam, “uang” atau alat tukar seharusnya adalah sebuah benda / komoditas yang dianggap memiliki nilai nyata dan diakui bersama (kurma, besi, tembaga, dll) Dinar & Dirham dikenal bahkan mulai jaman pra Islam (Solidus / Dinarium  Romawi, Dirham  Persia) Satu Dinar selalu sama nilainya dengan Seekor Kambing : ”Ali bin Abdullah menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, Syahib bin Gharqadah menceritakan kepada kami, ia berkata : saya mendengar penduduk bercerita tentang ’Urwah, bahwa Nabi S.A.W memberikan uang satu Dinar kepadanya agar dibelikan seekor kambing untuk beliau; lalu dengan uang tersebut ia membeli dua ekor kambing, kemudian ia jual satu ekor dengan harga satu Dinar. Ia pulang membawa satu Dinar dan satu ekor kambing. Nabi S.A.W. mendoakannya dengan keberkatan dalam jual belinya. Seandainya ‘Urwah membeli tanahpun, ia pasti beruntung” (H.R.Bukhari) Satu Dirham selalu sama nilainya dengan Seekor Ayam Khalifah Umar ‘ibn Khattab RA kemudian menetapkan standar Dinar dan Dirham, berlaku tetap dan sama di seluruh dunia s.d saat ini
  • 11. Emas – Nilai Intrinsik Dinar Ketika terjadi krisis peso Meksiko, 1995, nilai emas disana naik 107% dalam waktu 3 bulan Ketika krisis rupiah pada 1997, nilai emas di Indonesia melonjak 375% dalam kurun 7 bulan Ketika rubel krisis di Rusia, 1998, nilai emas di Rusia naik 307% dalam waktu delapan bulan Jumlah emas sudah diatur oleh Allah sedemikian rupa sehingga secara memadai memenuhi kebutuhan manusia tetapi tidak pernah berlebihan. Ketersediaan emas di seluruh dunia yang terakumulasi sejak pertama kalinya manusia menggunakannya sampai sekarang diperkirakan hanya berkisar 130,000 ton sampai 150,000 ton. Peningkatannya pertahun hanya berkisar antara 1.5% - 2.0 %. Ini cukup namun tidak berlebihan untuk memenuhi kebutuhan manusia yang di seluruh dunia jumlah penduduknya tumbuh sekitar 1.2% per tahun.
  • 12. Keuntungan Dapat digunakan untuk menabung maupun investasi. Tidak ada bentuk tabungan atau investasi yang lebih baik dari Dinar maupun Dirham.  Tabungan haji dalam bentuk Dinar turun 15 – 20% setiap tahunnya  Apresiasi nilainya stabil di atas 25% per tahun Halal dan sesuai syar’i 100% secara fisik (intrinsik) adalah emas dan perak, tidak akan terpengaruh oleh nilai tukar yang naik turun dan tidak mengalami depresiasi Universal currency – diterima secara universal Mekanisme persentase jual-belinya standar (0 s.d 2,5% per transaksi), sehingga tidak ada kekhawatiran membeli terlalu mahal atau menjual terlalu murah. Dapat digunakan langsung untuk muamalah : membayar zakat, diyat, mahar dan kurban
  • 13. Grafik Perkembangan Nilai*) Tahun 2000, harga Dinar Rp 246.000. Grafik membandingkan bila uang sebesar tersebut di-investasikan dalam Deposito Rupiah dan Deposito US Dollar**) Sumber : Website Bank Indonesia, diolah ulang dari Leaflet Gerai Dinar
  • 14. Jaminan Standar Dinar  Berat 4,25 gr, Emas 22 Karat Dirham  Berat 2,975 gr, Perak Murni Diproduksi oleh PT Antam, Tbk. Sertifikasi ISO Guide 17025 yang dikeluarkan KAN (Komite Akreditasi Nasional) dan LBMA (London Bullion Market Association) Dapat dijadikan alat tukar langsung dan berlaku global, distandarisasi oleh WITO (World Islamic Trade Organization) mengikuti standar yang ditentukan oleh Umar ‘Ibn Khattab, R.A
  • 15. Tujuan Beralih ke Dinar & Dirham Jangka Pendek : menyelamatkan segera harta kita dari terus turunnya nilai uang, jika kita menyimpan dalam bentuk uang kertas Jangka Menengah : untuk mendapatkan manfaat dari tetapnya nilai Dinar dan Dirham (= turunnya nilai uang kertas) dan menjadikannya alat transaksi sehari-hari Jangka Panjang : sebagai syiar untuk mengembalikan sistem ekonomi jahiliyah kembali sistem ekonomi Islam yang seimbang dan memakmurkan
  • 16. Fakta Global sebagai Kabar Baik Semakin memuncaknya krisis ekonomi dunia karena perang, pemogokan, krisis energi justru meruntuhkan nilai uang (=“meningkatkan” nilai Dinar / Dirham) Semakin tinggi harga minyak, makin rendah nilai uang (= “meningkatkan nilai Dinar / Dirham) Semakin banyaknya merchant atau toko yang telah menerima Dinar & Dirham sebagai alat transaksi di seluruh dunia.
  • 17. Bagaimana Mendapatkannya Menghubungi Wakalah / Agen Setelah memiliki, bisa menyimpan sendiri / menitipkan penyimpanannya Hubungi Agen / Gerai Dinar Informasi nilai tukar dapat dilayani 24 jam sehari – 6 hari seminggu melalui SMS
  • 18. Referensi Zaim Saidi, Kembali Ke Dinar – Tinggalkan Riba Tegakkan Muamalah, Pustaka Adina, 2005 http://dinarclub.org http://www.e-dinar.org Brosur Gerai Dinar http://wakalasauqi.blogspot.com Sufyan Al Jawi, Kemilau Investasi Dinar Dirham – Mu’amalah Syar’I Tanpa Riba, Pustaka Adina, 2007