• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
D
 

D

on

  • 2,048 views

 

Statistics

Views

Total Views
2,048
Views on SlideShare
2,048
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
32
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    D D Document Transcript

    • BAB I PEMBAHASAN1.1. Latar Belakang Geografi adalah itu yang mempelajari bentuk-bentuk muka Bumi tidak hanya itu Geografi juga mempelajari tentang fenomena Geosfer. Tapi kali ini kami akan membahas tentang Tata surya dan Jagat raya. Di materi Jagat Raya ini kita akan membahas tentang galaksi, rasi bintang. Mengenai galaksi, kita tahu bahwa bumi termasuk dalam galaksi Bimasakti. Dan di materi Tata Surya ini kita akan membahas macam-macam planet, asteroid, Komet Meteor dan Meteorit dll. Kita sangat penting dalam Mempelajari Tata Surya ini karena dengan kita mempelajari Tata surya ini bisa lebih mengenal tentang planet-planet atau benda-benda langit lainya. Serta tentang teori-teori Pembentukan Jagat Raya. Geografi tentang materi ini sangat penting jika kelak kita akan menjadi seorang astronom dan melakukan Perjalanan Luar angkasa.1.2. Rumusan Masalah Apa itu Jagat Raya dan Tata surya? Bagaimana proses terbentuknya Tata Surya? Apakah anggota-anggota tata Surya dan Jagat Raya?1.3. Tujuan Mendeskripsikan tentang Jagat Raya Mengenal Jagat Raya dan seisinya Menjelaskan pandangan manusia tentang Jagat raya Menjelaskan dan mendeskripsikan tentang Tata Surya.TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 1
    • BAB II PEMBAHASAN2.1. JAGAT RAYAA.PENGERTIAN JAGAT RAYA Jagat Raya adalah sebuah ruang tempat segenap benda langit berada, termasukbumi tempat manusia hidup.B. PANDANGAN MANUSIA TENTANG JAGAT RAYAPandangan Antroposentris Pandangan ini menyatakan bahwa manusia adalah pusat segalanya dan pusatalam semesta. Dalam bahasa Yunani, Anthropos=manusia, centrum/centris=pusat.Bangsa primitive menganggap bumi, matahari, bulan, dan bintang itu serupa denganmanusia, hewan dan tumbuhan. Bangsa Babilon mengatakan alam semesta inimerupakan kubah tertutup, bumi sebagai lantainya dan disekeliling bumi terdapatlubang yang tergenang air, di seberang air terdapat gunung tinggi yang menyanggalangit serta matahari yang menempel pada langit.Pandangan Geosentris Geosentris berasal dari kata “geos” yang berarti tanah atau bumi, centris berartItengah atau pusat. Pandangan ini menganggap Bumi adalah pusat alam semesta.Pencetusnya adalah Claudius Ptolomeus. Pandangan Claudius Ptolomeus tentang jagatraya adalah sebagai berikut: a. Pusat peredaran benda-benda antariksa ini ditempati oleh Bumi dengan susunan: Bumi, Bulan, Merkurius, Venus, matahari, Mars, Yupiter, dan Bintang- bintang. b. Ruang angkasa berputar mengelilingi bumi yang diam.TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 2
    • c. Bentuk bumi bukanlah gepeng tapi bulat. d. Matahari dan planet-planet lain mengelilingi bumi. Para ahli mendukung pandangan ini adalah Thales, Socrates, Plato,Aristoteles,Phytagoras dan Anaximander. Thales berhasil menentukan bintang kutubsebagai patokan pelayaran, pembagian 4 musim dalam tiap tahun, maupun waktu-waktu terjadinya gerhana matahari. Anaximander menyatakan bahwa langit berputarpada bintang kutub dan bumi sebagai pusat Jagat Raya.Pandangan Heliosentris Helios artinya Matahari dan “centra yang berarti tengah atau pusat. Pandanganini menyatakan bahwa pusat Jagat Raya adalah Matahari, Bumi dan benda langit lainnyamengelilinginya. Pencetus pandangan ini adalah Nicholaus Copernicus. Pandangan-pandangannya: a. Matahari adalah pusat tata surya. b. Susunan kosmosnya adalah matahari yang dikelilingi Merkurius, Venus, Bumi, Mars, planetoida, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus dan Pluto. c. Gerakan kosmosnya adalah rotasi, revolusi, konjungsi, kuadrasi, oposisi, dan elongasi. Pendukung pandangan ini adalah Bruno, Johannes Keppler, Galileo Galilei, dan IssacNewton.Pandangan Galaktosentris Pandangan ini merupakan perkembangan dari hasil kemajuan ilmu pengetahuandan teknologi yang berhasil dikembangkan oleh para ahli. Perkembangan ini membawapandangan bahwa pusat alam semesta adalah Galaksi.TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 3
    • C. SATUAN JARAK DI JAGAT RAYA Untuk menentukan jarak benda-benda langit di jagat raya digunakan satuan-satuan ukuran jarak satuan Astronomis, tahun cahaya, dan paralaks second.Satuan Astronomis (SA) atau Astronomical Unit (AU) Satu-satuan Astronomis adalah satu kali jarak rata-rata Bumi ke Matahari(±150.000.000 Km), satuan astronomi biasanya digunakan untuk menghitung jarakbenda-benda langit yang terdapat dalam sistem tata surya, dan tidak digunakan untukmenghitung jarak antar bintang-bintang karena jarak satuannya terlalu kecil (1 SA = 15 x107 km).Tahun Cahaya (TC) Satu-satuan tahun cahaya ialah jarak yang di tempuh cahaya selama 1 tahun.Cahaya merambat dengan kecepatan 300.000 km/detik. Berarti 1 tahun cahaya =365 x12 x 30 x 24 x 60 x 60 x 300.000 km = 3.406.000.000.000.000 km atau 3.406 x 1015.Paralaks Second (Parsec=Pc) Paralaks adalah pergeseran suatu benda yang sangat jauh bila dilihat olehpengamat yang tempatnya bergeser terhadap benda, dan bukan karena benda tersebuitbergeser. Satu-satuan paralaks second adalah ukuran untuk jarak yang lebih besar dijagat raya. Paralaks second (parsec) besarnya dinyatakan dalam 1 detik busur (1/3600derajat). Satu parsec sama dengan 3,26 tahun cahaya dan sama dengan 206,265 satuanastronomi. Paralaks bintang yang terdekat yaitu Bintang Alfa Centauri yang berjarak 4,3tahun cahaya atau sama dengan 0,76 detik busur.Mengukur jarak dari bumi dengan menggunakan persamaan sebagai berikut:Ket:d = jarak bintang dengan bumi (parsec) d=p = paralaks (detik busur).TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 4
    • Dengan perkembangan peralatan yang semakin modern, penemuan objek-objekbaru, terutama setelah ditemukannya Teleskop Hubble.D. ANGGOTA JAGAT RAYAGALAKSI Galaksi adalah sebuah sistem perbintangan yang maha luas yang didalamnyaterdapat jutaan bahkan milyaran bintang beserta benda-benda langit lainnya sebagaianggota yang beredar mengelilingi pusat dengan gerakan yang teratur. Ada beberapa galaksi yang terlihat mengelompok mengelilingi pusatnya danterlihat seperti kabut yang terdiri atas gumpalan gas kosmos yang besar dan disebutnebula.1. Bentuk-bentuk galaksi Tahun 1925, Edwin Hubble mengklasifikasikan galaksi berdasarkan bentuknya ke dalam 3 kelas utama: a. Bentuk spiral (S), memiliki lengkungan-lengkungan spiral yang keluar dari sebuah inti yang terang seperti pusaran api raksasa. 80% galaksi dari yang kita ketahui memiliki bentuk ini. Galasi yang berbentuk spiral : Galaksi Bimasakti, dan Galaksi M31 (Messier nomor 31) di Andromeda. Galaksi ini punya 3 bagian: - Pusat roda. - Selubung bulat yang mengelilinginya. - Piringan dengan lengan spiral yang mengelilinginya. Variasinya adalah galaksi Spiral Berpalang (SB), seperti cerutu yang melintasi pusat dan dikedua ujungnya terdapat bagian yang menjuntai seperti palang. b. Bentuk Elips (E), mempunyai struktur yang halus dari pusat yang terang sampai tepi-tepi dengan batas yang tidak jelas.TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 5
    • Bentuk ini lebih sederhana karena hanya terdiri atas pusat (inti) roda dan selubung pipih yang membungkus pusat. Kerapatanya lebih tinggi di bagian inti dari pada di tepi. Dan hanya 17% galaksi memiliki bentuk ini. c. Bentuk tak Beraturan (TB), 3% bentuk galaksi seperti ini. Berupa onggokan bintang-bintang dengan batas yang kurang jelas. Perjalanan evolusi galaksi di jagat raya dari bentuk yang beraturan menuju bentuk yang tidak beraturan. Evolusi galaksi ini disusun suatu deret yang berkesinambungan menurut ketidakteraturan dan gejolak yang tampak sebagai berikut: Di ujung deret dan keadaan yang tenang. Terdapat galaksi berbentuk elips yangpaling bulat bentuknya disebut kelas E-Nol(Eo). Galaksi elips lainnya diatur menurut derajat kecepatannya dari E4 yang paling mendekati bentuk bola sampai E7 seperti piring. Golongan ini meliputi deret galaksi spiral (Sa) yang spiralnya ketat dan galaksi spiral berpalang (SBa) diantara keduanya terdapat galaksi spiral Sb dan SBb dan galaksi spiral Sc dan SBc yang spiralnya sangat lemah.2. Macam-macam galaksi a. Galaksi Bimasakti (Milky Way) Galaksi Bimasakti (Milky Way) adalah galaksi yang berbentuk spiral, dapat dilihat dengan mata telanjang. Dan terdiri atas sekitar seratus juta bintang. Berdasarkan Lindbland dan Oert mengatakan bahwa inti Galaksi Bimasakti terletak di arah Bintang Sagitarius, kira-kira 35 ribu tahun cahaya dari matahari. Keadaan Galaksi Bimasakti: - Corak dan struktur dari Bimasakti berbentuk spiral dengan massa bintang lebih 100 milyar massa matahari. - Tampak seperti kepingan cakram dengan poros sebagai inti sistem. - Garis tengah Bimasakti sekitar 100.000 tahun cahaya dan tebalnya 1500 tahun cahaya sampai 3.000 tahun cahaya di bagian tengahnya.TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 6
    • - Matahari berada di jarak 30.000-35.000 tahun cahaya dari pusat sistem galaksi Bimasakti. - Bimasakti menunjukkan gerak rotasi pada intinya b. Galaksi Magellan Ditemukan oleh Magellan tahun 1519. Terletak di daerah rasi Doroda dan Tucan yang kelihatan seperti kabut. Kabut yang terang dan besar disebut Magellan besar, kabut yang berukuran kecil disebut Magellan Kecil. c. Galaksi Andromeda (M.31) Berjarak lebih kurang 2.000.000 tahun cahaya dari Galaksi Bimasakti. Mempunyai beberapa keunikan: - Berbentuk spiral - Pusat galaksi tidak terurai menjadi bintang-bintang yang terpisah. - Gugus bulatnya 4x lebih redup daripada gugus bulat Bimasakti. - Intinya sangat terang dan berwarna putih. Disekitarnya ada gugus bintang yang sudah tua dan berwarna Merah Jambu. - Memiliki tujuh buah lengan yang Membelit ketat dan tergores dengan debu yang bercahaya biru. d. Galaksi Roda Biru (Blue Pin Wheel = M 33) Galaksi ini berputar bagaikan gasing di daerah Trianggulum kira-kira 2.000.000 tahun cahaya dari Galaksi Bimasakti. Berbentuk spiral kategori Sc yang kecil dan paling dekat. Sehingga para astronom dapat melihat salah satu bintang yang tergolong supernova. BINTANG Merupakan benda langit yang mempunyai cahaya sendiri akibat reaksi inti didalamnya. Cahaya bintang terdiri atas gas yang berpijar dengan warna yang berbeda-beda ada yang putih kebiru-biruan, merah, atau kekuning-kuningan. Magnitude menentukan kekuatan cahaya bintang dan dapat dibedakan menjadi Magnitudo nisbi dan magnitudo mutlak.TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 7
    • Besaran magnitudo bintang dinyatakan dengan angka magnitudo satu, magnitudo dua, magnitudo tiga. Makin kecil magnitudo suatu bintang, maka makin terang cahaya bintang itu. 1. Spectrum Bintang Jika gelombang elektromagnetik dilewatkan melalui prisma, cahaya yangdipancarkan akan diuraikan ke dalam warna-warna dan disebut Spektrum cahaya. Para astronom telah mengelompokkan spectrum bintang berdasarkan kemiripan suunan garis yang dinyatakan dalam symbol-simbol kelas spectrum, sebagai berikut: O,B,A,F,G,K dan M. 2. Rasi bintang Kelompok bintang ini dinamakan konstelasi bintang atau rasi bintang. Saat ini, ada 88 buah rasi bintang, 56 buah berada di belahan langit selatan dan 32 rasi bintang terdapat di belahan langit utara. Setiap bangsa mempunyai imajinasi sendiri-sendiri terhadap kedudukan bintang-bintang dalam suatu rasi. Misalnya 7 bintang yang terdapat di rasi bintang orion (Si Pemburu), di Jawa dikatakan” Bintang Waluku” karena bentuknya sangar mirip dengan waluku (alat bajak sawah). Lalu ketika bintang scorpio muncul erat kaitannya akan hujan. Rasi bintang scorpio oleh masyarakat jawa dinamakan rasi “kelopo doyong”. Rasi-rasi bintang ini digambarkan pada suatu peta yang dinamakan peta langit. Peta langit ( peta langit putar) berfungsi sebagai sarana penting bagi siapapun yang ingin mengetahui secara praktis kedudukan sebuah bintang di langit, pada waktu tertentu. Dari 88 buah rasi bintang yang terdapat di bola langit, ada12 buah rasi bintang yang sangat terkenal yang berada di daerah sekitar ekliptika yang dinamakan “ZODIAK” yang berarti “binatang”. Rasi-rasi zodiac dilewati matahari selama kira-kira satu bulan. Matahari bergeser secara perlahan-lahan melaluiTUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 8
    • gugusan bintang-bintang zodiak. Kedua belas kelompok bintang yang berada di daerah zodiak adalah Aquarius, Pisces, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, dan Capricornus.2.2 TATA SURYA Tata Surya atau Solar system merupakan suatu sistem yang teridiri atasmatahari sebagai pusat yang dikelilingi oleh 8 planet, yaitu Merkurius, Venus, Bumi,Mars, Jupiter, saturnus, Uranus, dan Neptunus, serta satelit-satelit yang mengelilingiplanet , dan berjuta-juta asteroid, serta komet sebagai anggotanya.A. TERJADINYA TATA SURYATedapat beberapa Teori atau Hipotesis yang menjelaskan pertanyaan tersebut antaralain:1. Hipotesis Kabut atau Teori Kondensi (Pengentalan). Teori Hipotesis Kabut (nebular) pertama kali Ahli filosofi Jerman, Immanuel Kant. Dan dikembangkan oleh Pierre de Laplace. Menurut Teori ini, Matahari dan Planet- planet berasala dari sebuah kabut Teori ini, Matahari dan Planet-planet berasala dari sebuah kabut pijar yang berpilin di dalam Jagat Raya. kabut ini banyak terdapat di galaksi kita. Karena putarannya itu, sebagian dai massa kabut itu terlepas, membentuk gelang-gelang sekeliling bagian utama gumpalan kabut utama. Pada gilirannya, gelang itu membentuk gumpalan-gumpalan dan akhirnya membeku menjadi planet-planet.2. Teori Planetesimal Awal abad ke-20, 2 orang Amerika:, T.C. Chamberlain dan F.R Moulton mengemukakan Teori Planetesimal. Teori ini menyatakan bahwa awal pembentukan planet itu adalah kabut pijar. Di dalam kabut itu terdapat material padat yang berhamburan disebut Planetesimal. Masing-masing benda padat ini memiliki gaya tarik. Akibatnya terjadi saling tarik-menarik di antara sesamanya. Akhirnya, lambat laun terbentuklah gumpalan besar yang disebut Planet.TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 9
    • 3. Teori Pasang Surut Bintang Teori ini dikemukakan oleh James Bean dan Harold Jeffreys. Teori ini mengemukakan bahwa dahulu kala, ada sebuah bintang yang besar melintas dekat Matahari. Adanya gaya tarik bintang itu, menyebabkan pada permukaan Matahari terjadi proses Pasang Surut seperti pasang surut air laut di Bumi akibat gaya tarik bulan. Sebagian dari massa matahari membentuk tonjolan kea rah bintang itu ikut tertarik. Kemudian, tonjolan itu terputus dan akhirnya lepas dari matahari. Massa gas itu kemudian terputus-putus membentuk tetesan raksasa dengan ukuran yang berbeda- beda. Lama-kelamaan membeku menjadi planet-planet.4. Teori Vorteks dan Protoplanet Teori ini dikemukakan oleh Karl Von Weiszacker dan Gerard P. Kuiper. Teori ini memiliki dua gagasan: Pertama, nebula (kabut) mula-mula bergolak, gerakan nebula ini membantu pembentukan planet. Menurut Weiszacker, nebula terdiri atas vorteks-vorteks (pusaran-pusaran) yang merupakan sifat gerakan gas. Gerakan ini menyebabkan pola sel-sel yang bergolak (turbulen). Pada batas antar-sel turbulen, terjadi tumbukan antarpartikel yang kemudian membesar dan menjadi planet. Teori ini disebut teori Vorteks. Kedua, pembentukan planetesimal dan protoplanet. Kuiper mengemukakan bahwa planet terbentuk melalui golakan (turbulensi) nebula yang membantu tumbukan planetesimal, sehingga planetesimal membesar menjadi protoplanet dan kemudian menjadi planet. Teori ini disebut teori Protplanet. Disimpulkan bahwa Tata Surya kita pada dasarnya terbentuk dari bola kabut raksasa yang berputar pada porosnya. Putaran tersebut memungkinkan bagian- bagian yang kecil dan ringan terlempar ke luar dan bagian yang terbesar dan berat berkumpul di pusat, membentuk cakram raksasa. Putaran itu juga menyebabkan temperatur bola kabut raksasa semakin meningkat dan terbentuklah matahari. Sementara itu, bagian-bagian yang ringan terlempar ke luar dan mengalamiTUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 10
    • kondensasi sehingga membentuk gumpalan-gumpalan yang mendingin dan memadat. Gumpalan-gumpalan itu membentuk planet-planet.B.MATAHARI PUSAT TATA SURYAMatahari adalah bintang yang berkilauan di Malam Hari. Karena jaraknya hanya149.000.000 km sehingga Matahari terlihat lebih besar.Statistik Fisik Matahari: 1) Massanya 1,99 x 103 kg dan kira-kira 330.000 kali massa Bumi. 2) Jari-jarinya sepanjang 695.000 Km atau 108,97 jari-jari Bumi. 3) Temperature diPermukaan Bumi = 60000C. 4) Magnitude (Tingkat Kecemerlangan) = -26,8. 5) Di ekuator periode rotasi matahari = 27 hari. Dan di bagian Kutub periode rotasi Matahari = 30 hari.Bagian-bagian MatahariMatahari terdiri tiga bagian penting: 1. Bagian Dalam Matahari Bagian ini berdiameter 500.000 Km. dan bagian ini terdiri atas inti Matahari, daerah radiaktif dan daerah konveksi. Temperatur di inti Matahari mencapai 15.000.000 K. dan dipermukaan Matahari temperaturnya turun menjadi 5.700 K. 2. Permukaan Matahari Tebalnya kira-kira 300 Km. Fotosfer terdiri atas gas padat yang terlihat berkilauan. Dipermukaan Matahari terlihat adanya bintik-bintik hitam (sunspot), fakula dan Granula. Bintik hitam Matahari terdiri atas bagian yang gelap disebut Umbra dan bagian tepi yang kurang gelap disebut Penumbra. Fakula adalah awan Hidrogen yang tampak seperti benang-benang gelap di permukaan Bumi.TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 11
    • Granula tampak seperti sel-sel yang menutupi permukaan matahari. Granula diperkirakan berdiameter sekitar 1.000 Km. 3. Kromosfer Ketebalan Kromosfer sekitar 8.000 Km. Kromosfer terlihat berwarna merah. Temperature di bagian bawah sama dengan temperature fotosfer. Dan dilapisan atasnya mencapai 100.000 K. Kromosfer yang menjulang tinggi sampai lapisan terluar dari Matahari dinamakan Korona (mahkota) dilapisan ini kadang terjadi semburan api yang tinggi dan dapat mencapai ribuan Kilometer disebut Prominens.C. PLANET-PLANET Planet memiliki lintasan berbentuk elips dan kebanyakan mempunyai satelitpengiring. Hanya ada 8 planet di Tata Surya, karena belakangan diketahui bahwa Plutotidak termasuk dalam kriteria planet. Pluto dikategorikan masuk sebagai planet kerdil(dwarf planet).Hukum-Hukum Tentang PlanetMunculnya berbagai tokoh di bidang astronomis seperti Copernicus, Galileo, Kepler dll.Melahirkan beberapa hukum tentang planet yaitu Hukum Kepler dan Hukum Titius-Bode.1. kepler (571) ahli astronomi Jerman mengemukakan 3 hukum: a. Hukum I Kepler Karena lintasan planet berbentuk elips dimana matahari terletak pada satu titik api (focus). Maka adakalnya planet-planet brada pada jarak terdekatnya (perihelium) tanggal 3 januari untuk bumi. Dan terkadang planet berada pada jarak terjauhnya (apnelium) tanggal 5 juli untuk bumi.TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 12
    • b. Hukum II Kepler Hukum ini menjelaskan bahwa planet beredar mengelilingi matahari dengan kecepatan tidak tetap. Saat planet dekat dengan matahari, planet akan bergerak cepat. Saat planet jauh dari matahari maka planet akan bergerak lambat. Perubahan kecepatan berfungsi untuk menyeimbangkan gaya gravitasi planet terhadap gaya gravitasi Matahari. c. Hukum III Kepler Hukum III Kepler menyatakan Pangkat dua waktu revolusi planet berbanding lurus dengan pangkat tiga jarak rata-rata dari matahari. Ket: P = waktu revolusi planet J = jarak rata-rata planet ke matahari2. Hukum Titius-Bode: Jarak antara planet ke Matahari dapat dihitung dengan menggunakan deret ukur sebagai berikut: 0, 3, 6, 12, 24, 48 dst. Dengan menambahakan bilangan 4 pada tiap-tiap suku deret itu, kemudian setelah itu, masing-masing dibagi 10.Klasifikasi Planet 1. Berdasarkan letaknya terbagi 2: a. Bumi sebagai batas, maka planet dibedakan menjadi: Planet Inferior, planet-planet yang lintasannya diantara bumi dan matahari : yaitu merkurius Venus Planet Superior, planet-planet yang lintasannya di luar bumi, terdiri atas Mars Yupiter, Saturnus,Uranus, dan Neptunus. b. Planetoid sebagai batas, planet dibedakan menjadi: Planet dalam, planet-planet yang lintasannya terletak diantara Bumi dan Matahari. Planet luar, planet-planet yang lintasannya diluar Bumi dan Matahari.TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 13
    • 2. Berdasarkan komposisi material penyusunnya terbagi 2: a. Jovian Planet, planet-planet raksasa yang komposisi materi penyusunnya bukan berupa batu atau material yang padat, melainkan Gas. Planet- planetnya antara lain Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. b. Teresterial planet, planet-planet yang komposisi penyusunnya berupa batuan silikat. Planet-planet itu adalah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.Planet 1. Merkurius Merkurius merupakan planet terdekat dengan matahari dengan jarak 58 juta km. massa 0,053 x massa bumi. Dan diameternya adalah 4878. Revolusi panet ini adalah 88 hari dan rotasinya 58 hari, 15 jam. Suhu siang hari mencapai 3500 dan malam hari mencapai -1700. 2. Venus Venus merupkan planet ke-2 dekat dengan matahari dengan jarak 108 juta Km. venus memiliki massa 0,82 kali massa bumi. Dengan diameter 12.104 Km. Periode revolusinya 224,7 Km. Periode rotasinya 243 hari. 3. Bumi Bumi merupakan satu-satunya planet yang dihuni makhluk hidup dengan jarak ke Matahari 159.000.000 Km. dan memiliki diameter 12.743 Km. periode revolusi 365,25 hari dan Periode rotasi 23 jam 56 menit. 4. Mars Mars berwarna merah karena mars mengandung karat besi, Mars memiliki jarak ke matahari 228 juta Km. Diameternya 6.795 km. memiliki massa o,11 kali massa bumi. Periode revolusi mars adalah 687 hari dan massa rotasi selama 24 jam 37 menitTUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 14
    • 5. Yupiter Yupiter adalah planet paling besar dalam tata surya. Diameternya 142.000 Km. jarak yupiter ke matahari adalah 780 juta Km. dan memiliki massa 318 x massa bumi. Revolusi Jupiter adalah 11,86 tahun. Rotasi Jupiter adalah 9 jam 50 menit 6. Saturnus Saturnus merupakan planet bercincin yang sangat indah, ketebalan cincin saturnus adalah 10-100 meter saja. Lebar cincinnya 275.000 Km. revolusi saturnus adalah 3o tahun bumi dan rotasinya sekitar10,02 jam. 7. Uranus Jarak Uranus ke Matahari adalah 2.877 juta Km. Dengan diameternya 50.800 Km. Periode revolusi Uranus adalah 84,01 tahun. Rotasinya 16 jam 10 menit. Massa planet ini sekitar 14,6 kali massa bumi. Dengan gravitasi 1,17 kali gravitasi bumi. Uranus memiliki 5 satelit yaitu Oberion, Titania, Umbriel, Ariel dan Miranda. Serta memiliki 9 cincin. 8. Neptunus Neptunus berdiameter 48.500 km. berotasi selama 18 jam 26 menit dan revolusinya 164,8 tahun. Jaraknya dari Matahari adalah sekitar 4.509 juta Km. Gaya gravitasinya sebesar 1,2 kali gravitasi Bumi dengan massa 17,2 kali massa bumi. Neptunus mempunyai 2 satelit yaitu Triton dan Nereid.Bulan Satelit BumiBulan sebagai satelit bumi merupakan benda langit tetangga Bumi yang terdekat.Jaraknya darI bumi hanya 385.000 Km dari bumi. Bulan selalu mengelilingi Bumi denganwaktu 29,5 hari atau 1 bulan. 1. Peredaran bulan Bulan melakukan 3 macam gerakan sekaligus: 1) Bulan berputar pada porosnya dan disebut Rotasi bulan.TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 15
    • 2) Bulan beredar mengelilingi Bumi dan disebut revolusi bulan. Dengan arah barat ke Timur. 3) Bulan bersama Bumi bergerak mengelilingi matahari dalam waktu 365 hari.Rotasi bulan membentuk sudut 88,50. Periode Bulan mengelilingi Bumi serta turr beredarmengelilingi Matahari Bersama-sama dengan Bumi hingga kembali ke Posisi semula adalah 29,5hari bumi. Untuk menyelesaikan peredaran satu lintasan penuh diperlukan waktu selama 27,5hari yang dinamakan peredaran sideris bulan. 2. Perubahan Bentuk Semu Bulan Perubahan bentuk kenampakan bentuk bulan. Itu disebabkan oleh perubahan kedudukan bulan terhadap Bumi dan juga terjadi perubahan jarak. Ada 4 tahap kedudukan Bulan: Tahap pertama di sebut Bulan Baru. Saat itu bulan berada di depan kita atau berada diantara Bumi dan Matahari. Tahap kuarter 1 atau minggu pertama. Saat ini kita melihat Bulan berbentuk sebelah. Karena sebagian setengah bulan yang mendapat sinar matahari yang ada didepan kita. Tahap bulan purnama yang disebu oposisi. Kita dapat melihat keseluruhan permukaan bumi. Tahap Kuarter III, bulan kelihatan mengecil. Kembali dan berbentuk setengah lingkaran. Dan kedudukan bulan Kembali berada disisi matahari. 3. Gerhana Gerhana terbagi 2: A. Gerhana Matahari Gerhana matahari terjadi saat Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam satu garis lurus dan pada fase bulan baru. Karena lintasan bumi dan bulan berbentuk elips untuk mengelilingi matahari. Ada 3 kemungkinan Gerhana matahari:TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 16
    • Bagian yang terkena bayangan inti (umbra). Dikatakan mengalami gerhana Matahari total. Bagian Bumi yang kena bayang-bayang tambahan (penumbra) dikatakan mengalami gerhana sebagian. Bagian Bumi yang mengalami perpanjangan bayang inti (umbra negative) dikatakn mengalami Gerhana matahari Cincin. B. Gerhana Bulan Gerhana Bulan terjadi apabila bayang-bayang Bumi mengenai bulan karena, bayangan Bumi dapat menutupi seluruh permukaan Bumi. Ini juga terjadi Karena Matahari, Bumi dan Bulan berada pada satu garis lurus. Gerhana Bulan dapat berlangsung cukup lama yaitu sekitar 1,5 jam.KometKomet artinya Bintang berekor. Kometadalah benda angkasa tidak padat, terbentuk daripecahan bahan yang sangat kecil tercampur dengan gas. Komet umumnya terdiri atasbagian kepala dan ekor. Kepla terdiri atas inti dan koma yaitu kabut tipis yangmengelilingi inti. Ekor terbetuk dari gas-gas tipis, serta pecahan benda-benda kecil.Saat komet berada di dekat matahari ekornya berada di belakang, saat sejajar denganmatahari ekornya disamping dan saat komet menjauhkan diri dari matahari ekornya adadi depan. 1. Jenis-jenis Komet Komet menurut bentuknya dibedakan atas: Komet berekor, yaitu komet yang lintasannya jauh sampai beredar di daerah yang sangat dingin. Komet tak berekor, yaitu komet yang lintasannya sangat pendek sehingga tidak memiliki kesempatan mengabsorbsi gas didaerah yang dingin. Komet menurut lintasannya:TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 17
    • Komet periodic, komet yang memiliki lintasann berbentuk elips yang sangat lonjongyang memungkinkan komet secra periodic mendekati Matahari. Komet nonperiodic, komet yang memliki lintasan berbentuk parabola atau hiperbola. 2. Beberapa komet terkenal Beberapa komet terkenal: Komet Halley, muncul setiap 76 tahun sekali. Komet koutek, memiliki masa edar 2 tahun sekali. Komet Biela, memiliki masa edar 6,6 tahun Komet Encke, muncul 3,3 tahun sekali. Komet West Komet hya kutake. Komet Halley bob,Meteor dan meteorit Meteor atau bintang beralih adalah benda langit yang kecil terdiri atas debu,pasir tu kersik langit yang bergerak mengelilingi matahari seperti planet. Dan jika masukke atmosfir Bumi akan terbakar habis. Meteorit adalah meteor yang berukuran sangatbesar sehingga tidak terbakar habis saat memasuki atmosfir bumi. Contohnya kawahakibat adanya meteorit jatuh di Amerika.Planetoid dan Asteroid Planetoid atau asteroid adalah batu-batuan yang bergerak mengelilingi Mataharitetapi ukurannya sangat kecil untuk dijadikan planet. Diameternya kurang dari 1000 Km.Asteroid dapat di kelompokkan: 1. Alur utama Asteroid. Kebanyakan Asteroid ada di sini. Jaraknya kira-kira 2,2 – 3,3 SA juhnya dari Matahari. Berjumlah 40.000 - 50.000.TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 18
    • 2. Asteroid Troya. Diperkirakan lebih dari 700 asteroid masuk ke kelompok Archiles. Dan Lebih dari 300 buah masuk ke dalam kelompok Patroclus. 3. Asteroid dengan alur orbit terdekat dengan Matahari. Terdiri atas 3 jenis asteroid dengan anggota lebih dari 1000, dengan diameter 0,5 – 35 Km. ketiganya Adalah: a. Jenis Apollo, alur orbitnya tidak memotong alur Bumi. b. Jenis Amor, juga tidak berpotongan dengan Alur Bumi. c. Jenis Aten, alur orbitnya berpotongan dengan alur Bumi. 4. Asteroid yang memegang Rekor: a. Ceres, mempunyai diameter yang besar 1003 – 1040 Km. b. Vesta, paling terang dan dapat dilihat dengan mata telanjang. c. Aresthusa, asteroid paling gelap. d. Hidalgo, orbitnya terjauh dari Matahari 9,7 SA. e. Icarus, orbitnya terdekat dari Matahari 0,19 SA. f. Hermes, paling dekat dengan Bumi.0,06 SA.TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 19
    • BAB III PENUTUPKesimpulanDari Pembahasan diatas ,dapat kita ambil kesimpulan, bahwa semua prosesterbentuknya Tata Surya dan Jagat Raya itu tidak mungkin terbentuk sendirinya dansemua itu telah ada yang menciptakan yaitu Allah saw.SaranMungkin dalam pembuatan makalah ini masih memiliki banyak kekurangan,maka itusudilah kirnya para pembaca dapat memberikan saran atau kritik agar kami bisa menjadilebih baik.TUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 20
    • Daftar PustakaUli H, Marah dan Asep Mulyadi. Geografi untuk SMA dan MA kelas X. Jakarta: Esis.Tim Editorial HaKa MJ. LKS Pendidikan kewarganegaraan SMA untuk kelas X. Banyu Agung:CV.HaKa MJFisika untuk SMP dan MTs. Jakarta: cempaka PutihTUGAS MAKALAH GEOGRAFI/ X Page 21