Your SlideShare is downloading. ×
0
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Fosil energy
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Fosil energy

1,586

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,586
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
16
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Renewable Energy The Future Of Energy Oleh Heri Purnomo
  • 2. Fosil Energy Coal, Gas, Oil Oil Coal Gas
  • 3. Oil Fosil Energy Oil
  • 4. Oil Apa saja komponen-komponen pembentuk minyak bumi ? Minyak bumi merupakan campuran rumit dari ratusan rantai hidrokarbon, yang umumnya tersusun atas 85% karbon (C) dan 15% hidrogen (H). Selain itu, juga terdapat bahan organik dalam jumlah kecil dan mengandung oksigen (O), sulfur (S) atau nitrogen (N). Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membentuk minyak bumi ? Sekitar 30-juta tahun di pertengahan jaman Cretaceous, pada akhir jaman dinosaurus, lebih dari 50% dari cadangan minyak dunia yang sudah diketahui terbentuk. Cadangan lainnya bahkan diperkirakan lebih tua lagi. Dari sebuah fosil yang diketemukan bersamaan dengan minyak bumi dari jaman Cambrian, diperkirakan umurnya sekitar 544 sampai 505-juta tahun yang lalu. Bagaimana caranya menemukan minyak bumi ? 1. Tahap eksplorasi: untuk menentukan struktur dan stratigrafi endapan dimana sumur nanti akan digali. 2. Tahap penilaian dan pengembangan: untuk mengestimasi volume cadangan hidrokarbon dan untuk menyusun rencana pengembangan yang paling baik. 3. Pada fase produksi: untuk memonitor kondisi reservoir, seperti menganalisis kontak antar fluida reservoir (gas-minyak-air), distribusi fluida dan perubahan tekanan reservoir.
  • 5. Eksplorasi (Seismic)
  • 6. Rig
  • 7. Komponen Rig Apa saja komponen rig ? Komponen rig dapat digolongkan menjadi lima bagian besar: 1. Hoisting system: fungsi utamanya menurunkan dan menaikkan tubular (pipa pemboran, peralatan completion atau pipa produksi) masuk-keluar lubang sumur. Menara rig (mast atau derrick) termasuk dalam sistem ini. 2. Rotary system: berfungsiuntuk memutarkan pipa-pipa tersebutdi dalam sumur. Pada pemboran konvensional, pipa pemboran (drill strings) memutar mata-bor (drill bit) untuk menggalisumur. 3. Circulation system: untuk mensirkulasikan fluidapemboran keluar masuk sumur dan menjaga agar properti lumpur seperti yang diinginkan. Sistem ini meliputi (1) pompa tekanan tinggi untuk memompakan lumpur keluar masuk-sumur dan pompa tekanan rendah untuk mensirkulasikannya di permukaan, (2) peralatan untuk mengkondisikan lumpur: shale shaker berfungsi untuk memisahkan solid hasil pemboran (cutting) dari lumpur; desander untuk memisahkan pasir; degasser untuk mengeluarkangas, desilter untuk memisahkan partikel solid berukuran kecil, dsb. 4. Blowout prevention system: peralatanuntuk mencegah blowout (meledaknya sumur di permukaan akibat tekanan tinggi dari dalam sumur). Yang utama adalah BOP (Blow Out Preventer) yang tersusun atas berbagaikatup (valve) dan dipasang di kepala sumur (wellhead). 5. Power system: yaitu sumber tenaga untuk menggerakan semua sistem di atas dan juga untuk suplai listrik. Sebagai sumber tenaga, biasanya digunakan mesin diesel berkapasitas besar.
  • 8. Drilling
  • 9. CEMENTING Penyemenan sumur digolongkan menjadi dua bagian: Pertama, primary cementing, yaitu penyemenan pada saat sumur sedang dibuat. Sebelum penyemenan ini dilakukan, casing dipasang dulu sepanjanglubang sumur. Campuran semen (semen+air+aditif) dipompakan ke dalam annulus (ruang/celahantara dua tubular yang berbeda ukuran, bisa casing dengan lubang sumur, bisa casing dengan casing). Fungsi utamanya untuk pengisolasianberbagai macam lapisan formasi sepanjang sumur agar tidak saling berkomunikasi. Fungsi lainnya menahan beban aksial casing dengan casing berikutnya,menyokong casing dan menyokong lubang sumur (borehole). Kedua, remedial cementing, yaitu penyemenan pada saat sumurnya sudah jadi. Tujuannya bermacammacam, bisa untuk mereparasi primary cementing yang kurang sempurna, bisa untuk menutup berbagai macam lubang di dinding sumur yang tidak dikehendaki (misalnya lubang perforasi yang akan disumbat, kebocoran di casing, dsb.), dapat juga untuk menyumbat lubang sumur seluruhnya. Semen yang digunakan adalah semen jenis Portland biasa. Dengan mencampurkannya dengan air, jadilah bubur semen (cement slurry). Ditambah dengan berbagaimacam aditif, properti semen dapat divariasikan dan dikontrol sesuai yang dikehendaki.
  • 10. LOGGING Logging adalah teknik untuk mengambil data-data dari formasi dan lubang sumur dengan menggunakan instrumen khusus
  • 11. PERFORATION Perforasi (perforating) adalah proses pelubangan dinding sumur (casing dan lapisan semen) sehingga sumur dapat berkomunikasi dengan formasi
  • 12. Well Testing Well testing adalah metode untuk mendapatkan berbagai properti dari reservoir secara dinamis dan hasilnya lebih akurat dalam jangka panjang. Tujuannya: • Untuk memastikan apakah sumur akan mengalir dan berproduksi. • Untuk mengetahui berapa banyak kandungan hidrokarbon di dalam reservoir dan kualitasnya. • Untuk memperkirakan berapa lama reservoirnya akan berproduksi dan berapa lama akan menghasilkan keuntungan secara ekonomi.
  • 13. ARTIFICAL LIFT Artificial Lift when : . the well may not flow at all on natural flow . the well may not flow efficiently enough on natural flow . the well needs to mechanically get started before flowing on natural flow
  • 14. Oil Secara total, minyak yang terkandung didalam perut bumi ini dipercaya adalah sebanyak 1349 Milliar Barrel Negara Penghasil Minyak Terbesar Qatar Skala Produksi: Totalproduksi minyak: 1.2 juta barrel Produksi minyak mentah: 940,000 barrel Pemakaian dalam negeri: 120,000 barrel Jumlah yang di ekspor ke amerika (2007): 2,000 barrel China Prediksi cadangan minyak: 16 milyar barrel Skala Produksi Totalproduksi minyak: 3.97 juta barrel Produksi minyak mentah: 3.79 juta barrel Pemakaian dalam negeri: 7.57 juta barrel Jumlah yang di ekspor ke amerika (2007): 13,000 barrel Amerika Serikat Prediksi cadangan minyak: 21.3 milyar barrel Skala Produksi Totalproduksi minyak: 8.51 juta barrel TotalCrude Production:4.95 juta barrel Pemakaian dalam negeri: 19.48 juta barrel Kazakhstan Prediksi cadangan minyak: 30 milyar barrel Skala Produksi: Totalproduksi minyak: 1.43 juta barrel Produksi minyak mentah: 1.35 juta barrel Pemakaian dalam negeri: 239,000 barrel Jumlah yang di ekspor ke amerika (2007): 19,000 barrel Nigeria Prediksi cadangan minyak: 36.2 milyar barrel Skala Produksi: Totalproduksi minyak: 2.168 juta barrel Produksi minyak mentah: 2.165 juta barrel Pemakaian dalam negeri: 286,000 barrel Jumlah yang di ekspor ke amerika (2007): 1.13 juta barrel Libya Prediksi cadangan minyak: 41.5 milyar barrel Skala Produksi: Totalproduksi minyak: 1.88 juta barrel Produksi minyak mentah: 1.74 juta barrel Pemakaian dalam negeri: 273,000 barrel Jumlah yang di ekspor ke amerika (2007): 117,000 barrel Russia Prediksi cadangan minyak: 60 milyar barrel Skala Produksi: Totalproduksi minyak: 9.79 juta barrel Produksi minyak mentah: 9.36 juta barrel Pemakaian dalam negeri: 2.9 juta barrel Jumlah yang di ekspor ke amerika (2007): 414,000 barrel Venezuela Prediksi cadangan minyak: 87.03 milyar barrel Skala Produksi: Totalproduksi minyak: 2.64 juta barrel Produksi minyak mentah: 2.39 juta barrel Pemakaian dalam negeri: 760,000 barrel Jumlah yang di ekspor ke amerika (2007): 1.36 million bar United Arab Emirates Prediksi cadangan minyak: 97.8 milyar barrel Skala Produksi: Totalproduksi minyak: 3.05 juta barrel Produksi minyak mentah: 2.68 juta barrel Pemakaian dalam negeri: 463,000 barrel Jumlah yang di ekspor ke amerika (2007): 10,000 barrel Kuwait Prediksi cadangan minyak: 104 milyar barrel Skala Produksi: Totalproduksi minyak: 2.74 juta barrel Produksi minyak mentah: 2.59 juta barrel Pemakaian dalam negeri: 325,000 barrel Jumlah yang di ekspor ke amerika (2007): 181,000 barrel
  • 15. Oil
  • 16. Oil DATA STATISTIK CHEVRON 800.000 Barrel/Day (BOPD) KEBUTUHAN PER DAY NASIONAL SEKITAR 1,4 JUTA BARREL/DAY INDONESIA SEBAGAI IMPORTIR Sebelum tahun 2004, Indonesia merupakan negara yang kaya akan minyak sehingga masuk dalam Organisasi Negara Eksportir Minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC).
  • 17. Oil CADANGAN MINYAK INDONESIA, SELAMA TEKNOLOGY PERMINYAKAN SEMAKIN MAJU , MAKA PRODUKSI MINYAK AKAN TERUS BERLANJT IMBASNYA HARGA MINYAK AKAN SEMAKIN MENINGKAT KEBUTUHAN EKONOMI MENINGKAT, HARGA NAIK
  • 18. Coal Tahun 2012 mencapai 330 juta ton atau setara dengan US$ 33 miliar (Rp 303 triliun) dengan acuan harga rata-rata US$ 100 per ton. Di kuartal I 2012 atau Januari-Maret 2012, produksi batubara Indonesia mencapai 90 juta ton dengan 75% di antaranya diekspor ke luar negeri. Direktur Batubara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Edy Prasodjo mengatakan produksi batubara nasional kemungkinan lebih besar dari 330 juta ton. “Di 2013, produksi batubara nasional bisa di atas 450 juta ton atau sudah mendekati 500 juta ton," katanya. = PLTU = Rp 300,00/Kwh Oil Rp 3500/Kwh Polusi
  • 19. Gas Indonesia memiliki cadangan gas yang luar biasa yaitu 335 triliun kaki kubik atau setara dengan 59.6 miliar barel minyak.
  • 20. Gas Penyerapan Potensi Gas Nasional 25 % Gas Injection Lifting Nilai Ekonomis Rp 600,00/Kwh
  • 21. Renewable Energy The Future Of Energy Renewable Energy
  • 22. RENEWABLE ENERGY

×