Normalisasi15 Desember 2011
Integrity Constraint Redundancy    Sumber masalah mengapa perlu Schema Refinement Dipecahkan dengan Dekomposisi    Dek...
Multi-valued Column Seorang pegawai memiliki 1 atau lebih bawahan Seorang customer boleh memesan barang 1 kali atau  leb...
Multi-valued Column Seorang pegawai memiliki 1 atau lebih bawahan Seorang customer boleh memesan barang 1 kali atau  leb...
Bentuk Normal Pertama 1st Normal Form    Hilangkan duplicative columns dari setiap tabel    Dekomposisi setiap kelompok...
Bentuk Normal Kedua 2nd Normal Form    Memenuhi 1st NF    Pindahkan subset dari data pada sebuah tabel ke tabel     lai...
Bentuk Normal Kedua Customer (custID, fname, lname, address, city,  province, postalcode) Redundancy    (101, M, Najih,...
Bentuk Normal Kedua Dekomposisi relasi Customer (custID, fname, lname,  address, city, province, postalcode)    Customer...
Bentuk Normal Ketiga 3rd Normal Form    Memenuhi 1st NF dan 2nd NF    Hapus atribut yang tidak bergantung kepada Primar...
Bentuk Normal Ketiga Atribut total bisa dihapus    total = hargaSatuan × jumlah Pesanan (IDpesanan, custID, hargaSatuan...
Boyce-Codd Normal Form Candidate Key    Himpunan atribut yang dapat digunakan untuk     mengidentifikasi secara unik bar...
Boyce-Codd Normal Form BCNF    Memenuhi 1st NF, 2nd NF, dan 3rd NF    Semua determinan adalah Candidate Key            ...
How Far Should You Go? 4th NF, 5th NF, 6th NF Kebanyakan kasus cukup hingga 3rd NF 4th NF mendekomposisi tabel-tabel te...
FD dan NF For a table to be in second normal form (2NF), there  must be no case of a non-prime attribute in the table  th...
FD dan NF For a table to be in Boyce-Codd Normal Form (BCNF),  every functional dependency (other than trivial  dependenc...
Kasus Kardinalitas 1-to-N    Seorang Dosen membimbing beberapa mahasiswa PA    Satu mahasiswa dibimbing oleh seorang Do...
Kasus Kardinalitas M-to-N   Seorang Mahasiswa mengambil beberapa Mata Kuliah   Satu Mata Kuliah diikuti oleh beberapa o...
Kasus Kardinalitas CREATE TABLE mhs (    nim CHAR(8) PRIMARY KEY,    nama VARCHAR(20) NOT NULL,    email VARCHAR(30), ); C...
Kasus Kardinalitas CREATE TABLE krs (    kodemk CHAR(6) NOT NULL,    nim CHAR(8) NOT NULL,    FOREIGN KEY (kodemk) REFEREN...
Pustaka Ramakhrisnan, Raghu & Johannes Gehrke, "Database  Management Systems", 2nd ed., McGraw-Hill, 2000. Elmasri dan N...
Kamis, 15 Desember 2011
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

ikd312-09-normalisasi

865
-1

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
865
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
36
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

ikd312-09-normalisasi

  1. 1. Normalisasi15 Desember 2011
  2. 2. Integrity Constraint Redundancy  Sumber masalah mengapa perlu Schema Refinement Dipecahkan dengan Dekomposisi  Dekomposisi tidak terbebas dari masalah  Harus dilakukan dengan hati-hati Constraint Anomalies  Redundant Storage  Update Anomalies  Insertion Anomalies  Deletion Anomalies Normal Form 2
  3. 3. Multi-valued Column Seorang pegawai memiliki 1 atau lebih bawahan Seorang customer boleh memesan barang 1 kali atau lebih Ssn Name AB1 AB2 AB3 123-22-3666 Attisho 231-31-5368 Smiley 123-22-3666 131-24-3650 Smethurst 231-31-5368 434-26-3751 434-26-3751 Guldu 612-67-4134 612-67-4134 Madayan Normal Form 131-24-3650 3
  4. 4. Multi-valued Column Seorang pegawai memiliki 1 atau lebih bawahan Seorang customer boleh memesan barang 1 kali atau lebih Ssn Name AnakBuah 123-22-3666 Attisho 231-31-5368 Smiley 123-22-3666 131-24-3650 Smethurst 231-31-5368, 434-26-3751 434-26-3751 Guldu 612-67-4134 612-67-4134 Madayan Normal Form 131-24-3650 4
  5. 5. Bentuk Normal Pertama 1st Normal Form  Hilangkan duplicative columns dari setiap tabel  Dekomposisi setiap kelompok atribut yang berhubungan ke dalam masing-masing tabel dengan diidentifikasi melalui Primary Key Ssn Name AnakBuah 123-22-3666 Attisho 231-31-5368 Smiley 123-22-3666 131-24-3650 Smethurst 231-31-5368, 434-26-3751 434-26-3751 Guldu 612-67-4134 612-67-4134 Madayan Normal Form 131-24-3650 5
  6. 6. Bentuk Normal Kedua 2nd Normal Form  Memenuhi 1st NF  Pindahkan subset dari data pada sebuah tabel ke tabel lain  Buat relasi antara tabel yang baru dengan tabel parent melalui hubungan Foreign Key Mengurangi jumlah data yang redundant pada tabel dengan memindahkannya ke tabel lain Normal Form 6
  7. 7. Bentuk Normal Kedua Customer (custID, fname, lname, address, city, province, postalcode) Redundancy  (101, M, Najih, Gg. Guan I/2, Tangerang, Banten, 99102)  (102, Agung, Sediyono, Gd E lt.8, Karawaci, Banten, 99102) Normal Form 7
  8. 8. Bentuk Normal Kedua Dekomposisi relasi Customer (custID, fname, lname, address, city, province, postalcode)  Customer (custID, fname, lname, address)  ZIPcode (postalcode, city, province) Buat relasi Foreign Key antara Customer dan ZIPCode  Customer (custID, fname, lname, address, postalcode)  ZIPcode (postalcode, city, province) Normal Form 8
  9. 9. Bentuk Normal Ketiga 3rd Normal Form  Memenuhi 1st NF dan 2nd NF  Hapus atribut yang tidak bergantung kepada Primary Key Pesanan (IDpesanan, custID, hargaSatuan, jumlah, total)  IDPesanan  hargaSatuan  IDPesanan, custID  jumlah Atribut total bisa dihapus  total = hargaSatuan × jumlah Normal Form 9
  10. 10. Bentuk Normal Ketiga Atribut total bisa dihapus  total = hargaSatuan × jumlah Pesanan (IDpesanan, custID, hargaSatuan, jumlah) SELECT IDPesanan, Total FROM Pesanan diganti dengan SELECT IDPesanan, hargaSatuan * jumlah AS Total FROM Pesanan Normal Form 10
  11. 11. Boyce-Codd Normal Form Candidate Key  Himpunan atribut yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi secara unik baris-baris di dalam tabel basis data Primary Key  Candidate Key yang dipilih menjadi Kunci dari tabel Determinan  Candidate Key yang tidak dipilih menjadi Kunci Normal Form 11
  12. 12. Boyce-Codd Normal Form BCNF  Memenuhi 1st NF, 2nd NF, dan 3rd NF  Semua determinan adalah Candidate Key Normal Form 12
  13. 13. How Far Should You Go? 4th NF, 5th NF, 6th NF Kebanyakan kasus cukup hingga 3rd NF 4th NF mendekomposisi tabel-tabel terlalu jauh  Kinerja database turun  Terlalu banyak join antar tabel Normal Form 13
  14. 14. FD dan NF For a table to be in second normal form (2NF), there must be no case of a non-prime attribute in the table that is functionally dependendent upon a subset of a candidate key. For a table to be in third normal form (3NF), every non-prime attribute must have a non-transitive functional dependency on every candidate key. Normal Form 14
  15. 15. FD dan NF For a table to be in Boyce-Codd Normal Form (BCNF), every functional dependency (other than trivial dependencies) must be on a superkey. For a table to be in fourth normal form (4NF), it must have no multivalued dependencies. Normal Form 15
  16. 16. Kasus Kardinalitas 1-to-N  Seorang Dosen membimbing beberapa mahasiswa PA  Satu mahasiswa dibimbing oleh seorang Dosen PA mhs(nim, nama, e-mail, nik) dosen(nik, nama, e-mail) Normal Form 16
  17. 17. Kasus Kardinalitas M-to-N  Seorang Mahasiswa mengambil beberapa Mata Kuliah  Satu Mata Kuliah diikuti oleh beberapa orang Mahasiswa mhs(nim, nama, e-mail, nik) mk (kodemk, nama, konsentrasi) krs (kodemk, nim, grade) Normal Form 17
  18. 18. Kasus Kardinalitas CREATE TABLE mhs ( nim CHAR(8) PRIMARY KEY, nama VARCHAR(20) NOT NULL, email VARCHAR(30), ); CREATE TABLE mk ( kodemk CHAR(6) PRIMARY KEY, nama VARCHAR(20) NOT NULL, konsentrasi VARCHAR(20) NOT NULL ); Normal Form 18
  19. 19. Kasus Kardinalitas CREATE TABLE krs ( kodemk CHAR(6) NOT NULL, nim CHAR(8) NOT NULL, FOREIGN KEY (kodemk) REFERENCES mk (kodemk), FOREIGN KEY (nim) REFERENCES mhs (nim) ); Normal Form 19
  20. 20. Pustaka Ramakhrisnan, Raghu & Johannes Gehrke, "Database Management Systems", 2nd ed., McGraw-Hill, 2000. Elmasri dan Navathe, "Foundation of Database System" http://databases.about.com/od/specificproducts/a/Databa se-Dependency.htm http://tjerdastangkas.blogspot.com/search/label/ikd312 Normal Form 20
  21. 21. Kamis, 15 Desember 2011
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×