Your SlideShare is downloading. ×
0
XSIS Scrum Coaching 2011
XSIS Scrum Coaching 2011
XSIS Scrum Coaching 2011
XSIS Scrum Coaching 2011
XSIS Scrum Coaching 2011
XSIS Scrum Coaching 2011
XSIS Scrum Coaching 2011
XSIS Scrum Coaching 2011
XSIS Scrum Coaching 2011
XSIS Scrum Coaching 2011
XSIS Scrum Coaching 2011
XSIS Scrum Coaching 2011
XSIS Scrum Coaching 2011
XSIS Scrum Coaching 2011
XSIS Scrum Coaching 2011
XSIS Scrum Coaching 2011
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

XSIS Scrum Coaching 2011

539

Published on

Perkenalan scrum process di lingkungan XSIS

Perkenalan scrum process di lingkungan XSIS

Published in: Technology, Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
539
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
9
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide
  • Scrum Disiplin Scrum dipinjam dari metode pengembangan produk dalam industri manufaktur. Sebuah tim kecil namun lengkap menjalankan seluruh fase pengembangan secara iteratif dari awal hingga produk siap di deliver. Dalam prosesnya komukasi berlangsung intensif dan multi-arah. Istilah 'scrum' sendiri dipinjam dari olahraga rugby, dimana satu tim yang anggotanya memiliki keahlian tertentu (blocker, runner, dll) saling mengoper bola dan berlari menuju 'end zone' atau area gol. Pendekatan Scrum untuk pengembangan software pertama kali dipakai oleh Jeff McKenna dari Easel Corporation pada tahun 1993. Ia juga yang pertama kali menamakan proses yang dijalankannya, Scrum.
  • Komponen-komponen utama Scrum: Pelaku dan peran: Scrum master Product owner Anggota tim Proses scrum: Product meeting Sprint planning Sprint Sprint review Daily scrum Yang dihasilkan (artefact): Product backlog Sprint backlog Increment (Produk sementara) Hasil akhir (deliverables) Code body End product
  • So scrum claims to be adaptive to changes. But what about issues that needs to be decided way in the begining of project and is expected to be contractual, or at least binding such as project estimate and budgeting? And what about quality assurance?
  • Transcript

    • 1. Scrum : Dari Meeting hingga Koding XSIS MITRA UTAMA 25 Juli 2011
    • 2. Resources online slidesha.re/scrum-xsis
    • 3. Definis definisi definisi... <ul><li>Metode pengembangan software yang lebih mengutamakan... </li><ul><li>Interaksi antar individu VS Mengandalkan tools
    • 4. Fungsi VS Artefak
    • 5. Keterlibatan customer VS Kontraktual.
    • 6. Merespon perubahan VS Mengikuti rencana </li></ul><li>Jeff McKena, Easel Corporation, 1993 </li></ul>
    • 7. Scrum untuk... <ul><li>Requirement belum siap sepenuhnya.
    • 8. User biasanya tahu apa yang sebenarnya dikehendaki setelah melihat prototipe.
    • 9. Requirement berubah-ubah kadang sangat cepat.
    • 10. Solusi atau teknologi baru yang diyakini lebih baik muncul disaat development sudah berjalan </li></ul>
    • 11. Scrum process techrobust.com
    • 12. Komponen Utama <ul><li>Roles </li><ul><li>Scrum master
    • 13. Product owner
    • 14. The team
    • 15. Stakeholders </li></ul></ul><ul><li>Process </li><ul><li>Product meeting
    • 16. Sprint planning
    • 17. Sprint review (demo)
    • 18. Sprint retro </li></ul></ul><ul><li>End result </li><ul><li>Code body
    • 19. Finished product </li></ul></ul><ul><li>Artefacts </li><ul><li>Product backlog
    • 20. Sprint backlog
    • 21. Burndown charts
    • 22. Increments </li></ul></ul>
    • 23. Roles <ul><li>Scrum master (SM) </li><ul><li>Bertanggung jawab atas jalannya proses
    • 24. Kolektor artefak
    • 25. Komunikator </li></ul></ul><ul><li>Product owner (PO) </li><ul><li>Perantara antara tim dan stakeholders
    • 26. Mengerti domain knowledge </li></ul></ul><ul><li>Stakeholders (SH) </li><ul><li>Pengguna akhir (langsung maupun tidak langsung) </li></ul></ul><ul><li>The Team (TM) </li><ul><li>Kecil (~ 6).
    • 27. Lengkap
    • 28. Independen
    • 29. Paired </li></ul></ul>
    • 30. Process <ul><li>Product meeting </li><ul><li>Awal project
    • 31. SM + PO + SH*
    • 32. Product backlog </li></ul></ul><ul><li>Sprint meeting </li><ul><li>Awal sprint
    • 33. SM + PO + TM
    • 34. 2 x 4 jam
    • 35. Sprint backlog </li></ul></ul><ul><li>Sprint review </li><ul><li>Akhir sprint
    • 36. SM + PO + TM + SH*
    • 37. Deliver increment aka Demo! </li></ul></ul><ul><li>Daily scrum </li><ul><li>Awal hari
    • 38. SM + TM
    • 39. &lt; 30 min </li></ul></ul>
    • 40. Story <ul><li>Menceritakan suatu hal yang user ingin capai dengan mengunakan sistem
    • 41. Story sebaiknya: </li><ul><li>Singkat </li></ul><li>Tugas SM </li><ul><li>Mengkomunikasikan kriteria penerimaan dan prioritas (bersama PO)
    • 42. Memecah story menjadi tugas-tugas yang dapat dieksekusi (oleh TM)
    • 43. (Opsional) mengelompokkan story </li></ul></ul>
    • 44. Artefact <ul><li>What&apos;s left behind </li><ul><li>Product backlog
    • 45. Sprint backlog
    • 46. Burndown chart </li></ul></ul>Under-utilized! Potential problem! Burndown chart
    • 47. Tools <ul><li>Pencil &amp; Paper </li></ul><ul><li>Whiteboard </li><ul><li>Banyak tersedia (+)
    • 48. Mudah diabaikan (-)
    • 49. Sulit didokumentasikan (-) </li></ul></ul><ul><li>Software suite </li><ul><li>Mudah berbagi-pakai (+)
    • 50. Perlu waktu belajar (-) </li></ul></ul><ul><li>Spreadsheet </li><ul><li>Persiapan mudah (+)
    • 51. Integrasi dengan dokumen mudah (+)
    • 52. Sulit dibagi-pakai (-) </li></ul></ul>
    • 53. Pivotal Tracker www.pivotaltracker.com bit.ly/rhwY1Y
    • 54. Sebenarnya, Scrum adalah... <ul><li>Manajemen ekspektasi customer
    • 55. Manajemen perubahan
    • 56. Manajemen dinamika tim
    • 57. Deteksi dan diagnosis dini potensi masalah
    • 58. Menjaga kohesivitas tim </li></ul>
    • 59. Bagaimana dengan... <ul><li>Project estimate and budgeting
    • 60. Quality Assurance
    • 61. Scrum, sebagaimana proses lainnya, bukan sulap dan bukan sihir! </li><ul><li>Disiplin
    • 62. Komunikasi </li></ul></ul>
    • 63. Bagaimana dengan... <ul><li>OOAD </li><ul><li>Project management vs software analysis </li></ul><li>BDD, TDD, CI </li><ul><li>Stories pada dasarnya adalah expected behaviour </li></ul><li>eXtreme Programming, Paired Programming </li><ul><li>Scrum loves them! </li></ul><li>Waterfall, RUP, other propriatery process. </li><ul><li>Scrum critizises them! </li></ul></ul>
    • 64. Terima Kasih Q&amp;A

    ×