Asuransi Hazards Risiko

3,421 views
3,257 views

Published on

Bagaimana hubungan antara Asuransi - Hazards dan Risiko? Pastinya salaing berhubungan..Check This Out

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,421
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
19
Actions
Shares
0
Downloads
94
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Asuransi Hazards Risiko

  1. 1. PERISTILAHAN
  2. 2. Istilah <ul><li>Risiko : </li></ul><ul><ul><li>obyek pertanggungan </li></ul></ul><ul><ul><li>Bahaya yang dipertanggungkan </li></ul></ul><ul><li>Perils : bahaya </li></ul><ul><li>Hazards : faktor yang mempengaruhi akibat dari terjadinya suatu bahaya. </li></ul>
  3. 3. Definisi Risiko <ul><li>Risiko adalah kemungkinan terjadinya suatu keadaan yang tidak menguntungkan. </li></ul><ul><li>Risiko adalah kombinasi dari aneka bahaya. </li></ul><ul><li>Risiko adalah ketidakpastian terjadinya kerugian </li></ul><ul><li>Risiko adalah kemungkinan terjadinya kerugian. </li></ul>
  4. 4. Bentuk Risiko <ul><li>Financial Risk ( Risiko Keuangan) </li></ul><ul><ul><li>akibat yang ditimbulkan dari suatu kejadian, nilai kerugian dapat dinilai dengan uang. </li></ul></ul><ul><ul><li>Contoh : akibat pencurian sebuah tas – nilai kerugian Rp.10 juta,- </li></ul></ul><ul><li>Non Financial Risk (Bukan Risiko Keuangan) </li></ul><ul><ul><li>Akibat yang ditimbulkan dari suatu kejadian, nilai kerugian tidak dapat dinilai dengan uang. </li></ul></ul><ul><ul><li>Contoh : akibat salah memilih pasangan hidup, perkawinan gagal-nilai kerugian: tidak dapat dinilai dengan uang. </li></ul></ul>
  5. 5. Bentuk Risiko <ul><li>Pure Risk (Risiko Murni) </li></ul><ul><ul><li>Akibat yang ditimbulkan dari suatu kejadian, bisa menimbulkan kerugian dan bila risiko itu tidak terjadi menimbulkan posisi impas (tidak untung dan tidak rugi) </li></ul></ul><ul><ul><li>Contoh : pencurian mobil : menimbulkan kerugian ; bila tidak terjadi pencurian mobil : tidak menimbulkan kerugian ataupun keuntungan. </li></ul></ul><ul><li>Speculative Risk (Risiko Spekulatif) </li></ul><ul><ul><li>Bila suatu peristiwa terjadi, bisa menimbulkan kerugian atau keuntungan atau impas. </li></ul></ul><ul><ul><li>Contoh : bila suatu barang laku terjual dengan harga di atas modal , menimbulkan untung ; bila di bawah modal : rugi ; atau bila setara dengan modal : impas. </li></ul></ul>
  6. 6. Bentuk Risiko <ul><li>Fundamental Risk (Risiko Fundamental) </li></ul><ul><ul><li>Terjadinya risiko ini disebabkan oleh hal-hal diluar kemampuan manusia secara individu atau kelompok. </li></ul></ul><ul><ul><li>Contoh : banjir, gempa bumi, bencana alam, perubahan sosial, intervensi politik dll. </li></ul></ul><ul><li>Particular Risk (Risiko Khusus) </li></ul><ul><ul><li>Risiko ini bersifat perorangan dari segi penyebab dan akibatnya. </li></ul></ul><ul><ul><li>Contoh : pencurian mobil : dilakukan oleh perorangan dan yang menderita kerugian adalah orang tertentu. </li></ul></ul>
  7. 7. Risiko Yang Dapat Diasuransikan <ul><li>Financial Risk </li></ul><ul><li>Pure Risk </li></ul><ul><li>Fundamental Risk  dengan premi khusus </li></ul>
  8. 8. Hazards <ul><li>Hazards atau Bahaya adalah: </li></ul><ul><li>Faktor-faktor yang mempengaruhi akibat yang ditimbulkan dari suatu peristiwa. </li></ul><ul><li>Faktor-faktor tersebut bukan merupakan penyebab terjadinya kerugian,tapi merupakan faktor yang memperburuk akibat kerugian atau sebaliknya meringankan. </li></ul><ul><li>Contoh : Atap rumbia terhadap bahaya kebakaran. </li></ul>
  9. 9. Hazards <ul><li>Hazards ada 2 kelompok : </li></ul><ul><li>Physical Hazards : </li></ul><ul><ul><li>Berkaitan dengan karakter fisik suatu obyek , misalnya : konstruksi bangunan suatu gedung, sistim pengamanan pada sebuah toko dll. </li></ul></ul><ul><li>Moral Hazards : </li></ul><ul><ul><li>Berkaitan dengan perilaku manusia,misalnya : kebersihan suatu gedung dipengaruhi perilaku manusia yang menjadi penghuninya. </li></ul></ul>
  10. 10. Definisi Asuransi <ul><li>Definisi Asuransi menurut Ps. 246 KUHD </li></ul><ul><li>Asuransi atau pertanggungan adalah, perjanjian dimana penanggung mengikat diri terhadap tertanggung dengan memperoleh premi, untuk memberikan kepadanya gantirugi karena suatu kehilangan,kerusakan, atau tidak mendapat keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dapat diderita karena suatu peristiwa yang tidak pasti. </li></ul><ul><li>Definisi menurut Pasal 1 UU 2 / 1992 </li></ul><ul><li>Asuransi atau Pertanggungan adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih,dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi , untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan , atau tanggungjawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatuperistiwa yang tidak pasti, atau untuk memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan. </li></ul>
  11. 11. Definisi Asuransi menurut Ps. 246 KUHD <ul><li>Asuransi adalah perjanjian </li></ul><ul><li>Para pihak : </li></ul><ul><li>Penanggung dan Tertanggung. </li></ul><ul><li>Kewajiban Tertanggung / Hak Penanggung : pembayaran premi </li></ul><ul><li>Hak Tertanggung / Kewajiban Penanggung : pembayaran gantirugi bila terjadi suatu peristiwa yang tidak pasti. </li></ul><ul><li>Akibat dari terjadinya peristiwa yang tidak pasti : </li></ul><ul><li>kehilangan, </li></ul><ul><li>kerusakan atau </li></ul><ul><li>tidak mendapat keuntungan yang diharapkan . </li></ul>
  12. 12. Definisi menurut Pasal 1 UU 2 / 1992 <ul><li>Asuransi adalah perjanjian </li></ul><ul><li>Para pihak : </li></ul><ul><li>Penanggung dan Tertanggung dan dimungkinkan adanya pihak lain yaitu agen atau broker. </li></ul><ul><li>Kewajiban Tertanggung / Hak Penanggung : pembayaran premi. </li></ul><ul><li>Hak Tertanggung / Kewajiban Penanggung : </li></ul><ul><li>Pembayaran gantirugi bila terjadi suatu peristiwa yang tidak pasti. </li></ul><ul><li>Pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan. </li></ul><ul><li>Akibat dari terjadinya peristiwa yang tidak pasti : </li></ul><ul><li>Kerugian, </li></ul><ul><li>kerusakan atau </li></ul><ul><li>kehilangan keuntungan yang diharapkan atau </li></ul><ul><li>tanggung jawab huum kepada pihak ketiga </li></ul>

×