Akuntansi Umum Akuntansi Dana Pensiun Aktiva = Kewajiban + Modal Aktiva = Kewajiban Mempunyai modal Tidak mempunyai modal ...
<ul><li>Jenis laporan: DPPK-PPMP, DPPK-PPIP, DPLK </li></ul><ul><li>Informasi dalam LK memuat informasi: sumber daya yang ...
<ul><li>Merupakan posisi keuangan (aktiva dan kewajiban) pada periode tertentu </li></ul><ul><li>Unclassified Balance Shee...
<ul><li>Penilaian </li></ul><ul><ul><li>Investasi = harga perolehan (historical cost). </li></ul></ul><ul><ul><li>SPI = se...
<ul><li>Perlakuan  kewajiban aktuaria (PPMP):  </li></ul><ul><ul><li>Jika tanggal neraca sama dengan tanggal valuasi aktua...
<ul><li>Perlakuan selisih kewajiban aktuaria (SKA) </li></ul><ul><ul><li>Hanya terdapat pada PPMP </li></ul></ul><ul><ul><...
<ul><li>Terdapat beberapa cara menghitung SKA </li></ul><ul><li>Cara Pertama </li></ul><ul><li>Saldo Awal + Kenaikan Aktiv...
<ul><li>Informasi tentang jumlah aktiva yang tersedia untuk membayar kewajiban MP </li></ul><ul><li>Komponen LAB: (1)  Inv...
<ul><li>Informasi tentang perubahan aktiva bersih yang tersedia untuk membayar MP dan menguraikan penyebab perubahannya (t...
<ul><li>Laporan yang menggambarkan hasil usaha selama periode tertentu   </li></ul><ul><li>Komponen LHU:  </li></ul><ul><u...
<ul><li>Laporan yang menggambarkan penerimaan dan penggunaan kas. Disusun dengan metode langsung </li></ul><ul><li>Kompone...
PPMP PPIP/DPLK Terdapat pengakuan PSL sebelum didirikannya DP. Biasanya jumlahnya besar. Tidak dikenal adanya PSL Pengakua...
<ul><li>Disetor ke dana pensiun sebesar Rp 100 juta </li></ul><ul><li>Investasi pada deposito bulan Januari sebesar Rp 50 ...
PR Minggu ke 2 Akuntansi Dana Pensiun Di bawah ini adalah transaksi yang terjadi pada Dana Pensiun Welasasih selama bulan ...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Akuntansi Dasar Dan Akuntansi Dana Pensiun

16,540

Published on

Akuntansi Dasar dan Akuntansi Dana Pensiun? How the relation?

Published in: Education, Business, Technology
2 Comments
7 Likes
Statistics
Notes
  • Mw mnt soft copynya gmn crax??
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Mau cari kmn lg yach??
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total Views
16,540
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
847
Comments
2
Likes
7
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Akuntansi Dasar Dan Akuntansi Dana Pensiun

  1. 2. Akuntansi Umum Akuntansi Dana Pensiun Aktiva = Kewajiban + Modal Aktiva = Kewajiban Mempunyai modal Tidak mempunyai modal Dapat membentuk cadangan Tidak dapat membentuk cadangan Laporan keuangan : neraca, lap. rugi laba, lap. arus kas, dan lap perubahan modal Laporan keuangan : neraca, LAB, LPAB LHU dan lap arus kas Orientasi profit Orientasi non profit (pelayanan) Laporan keuangan disusun berdasar classified balance sheet (tk likuiditas dan jatuh tempo) Laporan keuangan disusun berdasar unclassified balance sheet (investasi dan non investasi, kewajiban MP dan non MP) Mengunakan data histories Sebagian menggunakan data histories dan data estimasi Mengenal laba ditahan sebagai perkiraan penyeimbang Dikenal sbg SKA (PPMP) dan Pendapatan yang belum direalisasi (PPIP) untuk perkiraan penyeimbang Invetasi dinilai berdasar nilai histories Investasi khusus untuk LAB berdasar nilai wajar
  2. 3. <ul><li>Jenis laporan: DPPK-PPMP, DPPK-PPIP, DPLK </li></ul><ul><li>Informasi dalam LK memuat informasi: sumber daya yang dimiliki, perubahan sumber daya, dan akumulasi MP </li></ul><ul><li>Bentuk laporan keuangan: Neraca, Laporan Aktiva Bersih (LAB), Laporan Perubahan Aktiva Bersih (LPAB), Laporan Arus Kas (LAK), Perhitungan Hasil Usaha, dan Catatan atas Laporan Keuangan. </li></ul>
  3. 4. <ul><li>Merupakan posisi keuangan (aktiva dan kewajiban) pada periode tertentu </li></ul><ul><li>Unclassified Balance Sheet </li></ul><ul><li>Debet: Investasi, SPI, Aktiva Lancar Non Investasi, Aktiva Operasional, Aktiva Lain (PPMP dan PPIP sama). Kredit PPMP: Kewajiban Aktuaria, Selisih Kewajiban Aktuaria, Kewajiban diluar KA . Kredit PPIP: Kewajiban Manfaat Pensiun, Pendapatan yang Belum Direalisasi, Kewajiban diluar KMP . </li></ul>
  4. 5. <ul><li>Penilaian </li></ul><ul><ul><li>Investasi = harga perolehan (historical cost). </li></ul></ul><ul><ul><li>SPI = selisih antara nilai perolehan dengan nilai wajar. SPI bukan merupakan unsur hasil usaha. </li></ul></ul><ul><ul><li>Aktiva lancar non investasi, Aktiva operasional dan Aktiva lain = harga perolehan </li></ul></ul><ul><ul><li>Kewajiban aktuaria (PPMP) = aktuaris (nilai estimasi/proyeksi) </li></ul></ul><ul><ul><li>Kewajiban manfaat pensiun (PPIP) = nilai historis (nilai jatuh tempo) </li></ul></ul><ul><ul><li>SKA (PPMP) = selisih antara kewajiban aktuaria dengan aktiva bersih </li></ul></ul><ul><ul><li>Pendapatan belum direalisasi (PPIP) = selisih total aktiva dengan total kewajiban (jumlahnya akan sama dengan SPI) </li></ul></ul>
  5. 6. <ul><li>Perlakuan kewajiban aktuaria (PPMP): </li></ul><ul><ul><li>Jika tanggal neraca sama dengan tanggal valuasi aktuaria = Nilai kewajiban aktuaria dineraca didasarkan hasil valuasi aktuaria </li></ul></ul><ul><ul><li>Jika tanggal neraca berbeda dengan tanggal valuasi aktuaria = Nilai kewajiban aktuaria dineraca disajikan sebesar nilai kewajiban aktuaria yang diproyeksikan sesuai tanggal neraca yang terdapat pada laporan aktuaris terakhir. </li></ul></ul><ul><li>Perlakuan kewajiban manfaat pensiun (PPIP): </li></ul><ul><ul><li>Nilai kewajiban MP diperoleh dari iuran (PK dan peserta) + hasil usaha + pengalihan dana dari DP lain – pembayaran manfaat pensiun – pengalihan dana ke DP lain – penarikan iuran (khusus DPLK) </li></ul></ul>
  6. 7. <ul><li>Perlakuan selisih kewajiban aktuaria (SKA) </li></ul><ul><ul><li>Hanya terdapat pada PPMP </li></ul></ul><ul><ul><li>SKA disajikan sebesar kenaikan (penurunan) aktiva bersih) ditambah (dikurang) penyesuaian nilai kewajiban aktuaria </li></ul></ul><ul><ul><li>Penyesuaian nilai kewajiban aktuaria disajikan sebesar selisih antara kewajiban aktuaria dalam laporan keuangan terakhir dengan kewajiban aktuaria dalam laporan periode sebelumnya. </li></ul></ul>
  7. 8. <ul><li>Terdapat beberapa cara menghitung SKA </li></ul><ul><li>Cara Pertama </li></ul><ul><li>Saldo Awal + Kenaikan Aktiva Bersih atau – Penurunan Aktiva Bersih + Penurunan Kewajiban Aktuaria atau – Penurunan Kewajiban Aktuaria </li></ul><ul><li>Catatan: kenaikan/penurunan aktiva bersih dari laporan perubahan aktiva bersih sedangkan kewajiban aktuaria dari laporan aktuaris </li></ul><ul><li>Cara Kedua </li></ul><ul><li>Saldo Awal xxx </li></ul><ul><li>Ditambah: </li></ul><ul><li>- Penurunan KA xxx </li></ul><ul><li>- Iuran Normal (Pemberi Kerja & Peserta) JT xxx </li></ul><ul><li>- Iuran Tambahan JT xxx </li></ul><ul><li>- Hasil Usaha Tahun Berjalan xxx </li></ul><ul><li>- Peningkatan Nilai Investasi (SPI) xxx </li></ul><ul><li>- Pengalihan dari Dana Pensiun Lain xxx </li></ul><ul><li>Jumlah Penambahan xxx </li></ul><ul><li>Dikurangi: </li></ul><ul><li>- Kenaikan KA xxx </li></ul><ul><li>- Manfaat Pensiun JT xxx </li></ul><ul><li>- Pengalihan ke Dana Pensiun Lain xxx </li></ul><ul><li>- Penurunan Nilai Investasi (SPI) xxx </li></ul><ul><li>Jumlah Pengurangan (xxx) </li></ul><ul><li>Saldo Akhir xxx </li></ul>
  8. 9. <ul><li>Informasi tentang jumlah aktiva yang tersedia untuk membayar kewajiban MP </li></ul><ul><li>Komponen LAB: (1) Investasi (2) Aktiva lancar non investasi (3) Aktiva operasional (4) Aktiva lain (5) Kewajiban diluar kewajiban aktuaria / kewajiban MP </li></ul><ul><li>Penilaian komponen LAB : </li></ul><ul><ul><li>Investasi dinilai dengan nilai wajar </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>deposito dan deposito on call nilai wajarnya adalah nilai nominal </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>sertifikat deposito, SBI, dan SPH > 1 thn nilai wajarnya adalah nilai tunai </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>saham, obligasi dan surat berharga pemerintah nilai wajarnya tergantung dari jenis klasifikasinya </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>reksa dana dan unit penyertaan investasi kolektif nilai wajarnya adalah nilai aktiva bersih </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>penempatan langsung nilai wajarnya adalah nilai apraisal atau ekuitas </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>tanah, bangunan sert tanah dan bangunan nilai wajarnya adalah nilai apraisal </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Komponen aktiva selain investasi nilainya sama dengan komponen nilai neraca </li></ul></ul>
  9. 10. <ul><li>Informasi tentang perubahan aktiva bersih yang tersedia untuk membayar MP dan menguraikan penyebab perubahannya (tambah atau kurang) </li></ul><ul><li>Komponen LPAB: </li></ul><ul><ul><li>Penambahan aktiva bersih: hasil investasi, peningkatan/penurunan investasi, iuran, pendapatan lain-lain, dan pengalihan dari DP lain. </li></ul></ul><ul><ul><li>Pengurangan aktiva bersih: beban investasi, beban operasional, beban diluar inv & opr, manfaat pensiun, pajak penghasilan, dan pengalihan ke dp lain. </li></ul></ul>
  10. 11. <ul><li>Laporan yang menggambarkan hasil usaha selama periode tertentu </li></ul><ul><li>Komponen LHU: </li></ul><ul><ul><li>Pendapatan investasi: bunga, dividen, sewa, laba/rugi pelepasan investasi, dan pendapatan investasi lain. </li></ul></ul><ul><ul><li>Beban investasi: beban transaksi, beban pemeliharaan tanah & bangunan, beban penyusutuan bangunan, beban manajer investasi, dan beban investasi lain. </li></ul></ul><ul><ul><li>Beban operasional: gaji, kantor, pemeliharaan, penyusutan, jasa pihak ketiga, dan beban operasional lainnya </li></ul></ul><ul><ul><li>Pendapatan dan beban lain-lain: bunga keterlambatan iuran, laba/rugi penjualan aktiva lain-lain/operasional, pendapatan diluar inv., dan beban lain diluar beban ivestasi dan operasional </li></ul></ul>
  11. 12. <ul><li>Laporan yang menggambarkan penerimaan dan penggunaan kas. Disusun dengan metode langsung </li></ul><ul><li>Komponen LAK: </li></ul><ul><ul><li>Arus kas dari kegiatan investasi (penerimaan: bungan, dividen, sewa, investasi lain, pelepasan investasi. Pengeluaran: penanaman investasi, pembayaran beban investasi) </li></ul></ul><ul><ul><li>Arus kas dari kegiatan operasional (penerimaan: penjualan aktiva inv & opr, pendapatan diluar inv. Pengeluaran: pembayaran beban operasional, pembelian aktiva operasional, beban operasional lain, dan pajak penghasilan) </li></ul></ul><ul><ul><li>Arus kas dari kegiatan pendanaan (penerimaan: iuran normal dan untuk PPMP tambahan, penerimaan bunga keterlambatan, pengalihan dari DP lain. Pengeluaran: manfaat pensiun dan pengalihan ke DP lain) </li></ul></ul>
  12. 13. PPMP PPIP/DPLK Terdapat pengakuan PSL sebelum didirikannya DP. Biasanya jumlahnya besar. Tidak dikenal adanya PSL Pengakuan kewajiban aktuaria Pengakuan kewajiban manfaat pensiun Adanya iuran tambahan untuk menutup defisit. Tidak ada iuran tambahan SKA dianggap sebagai perkiraan penyeimbang Pendapatan yang belum direalisasi dianggap sebagai perkiraan penyeimbang
  13. 14. <ul><li>Disetor ke dana pensiun sebesar Rp 100 juta </li></ul><ul><li>Investasi pada deposito bulan Januari sebesar Rp 50 Juta Rupiah dengan tingkat bunga 6% per tahun </li></ul><ul><li>Bulan Maret, dana pensiun melakukan investasi pada saham 1000 lembar @ Rp 1000/lbr </li></ul><ul><li>Pada awal bulan Juli dana pensiun melakukan investasi pada obligasi 100% sebesar Rp 10 juta dengan tingkat bunga 5% per tahun </li></ul><ul><li>Pada awal bulan Juli, dana pensiun kembali menempatkan investasi pada deposito sebesar Rp 35 juta dengan tingkat bunga 6.5% per tahun </li></ul><ul><li>Biaya yang terjadi selama periode tersebut adalah gaji Rp 3 juta rupiah, sewa gedung Rp 2 juta rupiah, dan biaya lain-lain Rp 1 juta rupiah (kas) </li></ul><ul><li>Keterangan </li></ul><ul><li>Jumlah Penghasilan Dasar Pensiun (PhDP) kedua puluh orang karyawan adalah Rp 5 juta/bulan dengan iuran normal sebesar 1,5% karyawan dan 4% pemberi kerja. Iuran jatuh tempo pada setiap akhir bulan dan dibayarkan pada awal bulan berikutnya. </li></ul><ul><li>Pada awal pembentukan tidak ada iuran tambahan </li></ul><ul><li>Nilai saham pada akhir periode adalah Rp 1100/lb </li></ul><ul><li>Nilai obligasi akhir periode adalah 120% </li></ul><ul><li>Seluruh hasil investasi diterima pada setiap akhir bulan, dividen yang dibagikan pada akhir tahun adalah sebesar Rp 100.000,- </li></ul><ul><li>Beban investasi sampai akhir tahun Rp 300.000,- </li></ul><ul><li>Diminta: </li></ul><ul><li>Susun Jurnal yang diperlukan </li></ul><ul><li>Susun Buku besar yang diperlukan </li></ul><ul><li>Susun Neraca, PHU, Laporan Arus Kas, Laporan Aktiva Bersih, dan Laporan Perubahan Aktiva Bersih. </li></ul>Perusahaan X bergerak di bidang jasa angkutan, memperkerjakan 20 orang karyawan. Pada awal tahun 200X perusahaan telah memperoleh izin dari DepKeu untuk mendirikan Dana Pensiun X dengan PPMP. Dibawah ini adalah penjelasan untuk perusahaan tersebut
  14. 15. PR Minggu ke 2 Akuntansi Dana Pensiun Di bawah ini adalah transaksi yang terjadi pada Dana Pensiun Welasasih selama bulan Januari 2007 <ul><li>Penjelasan lain: </li></ul><ul><li>Dana pensiun menghitung iuran jatuh tempo untuk iuran normal pemberi kerja, peserta dan iuran tambahan setiap akhir bulan. Jumlah iuran masih sama dengan iuran yang diterima pada tanggal 1 Januari 2007. </li></ul><ul><li>Dana Pensiun mempunyai bangunan dengan nilai Rp120.000.000. Bangunan disusutkan dengan metode garis lurus dan diperkirakan berumur 10 tahun. </li></ul><ul><li>Nilai pasar untuk obligasi adalah 110% dari nilai nominalnya sedangkan saham yang dibeli tanggal 16 memiliki harga pasar Rp12.000 per lembar </li></ul><ul><li>Terdapat pendapatan investasi yang akan diterima awal bulan Pebruari sebesar Rp18.000.000 </li></ul><ul><li>Berdasarkan transaksi dan penjelasan di atas (bila perlu) buat jurnal umum dan jurnal penyesuaiannya. </li></ul><ul><li>(Perhatian: Dalam membuat jurnal perhatikan terdapat ayat jurnal penyesuaian yang perlu dibuat tetap tidak secara explisit diminta atau dijelaskan dalam soal) </li></ul>1 Januari Diterima iuran yang jatuh tempo pada akhir bulan sebelumnya, masing-masing iuran normal pemberi kerja, peserta, dan iuran tambahan sebesar Rp5.000.000, Rp2.000.000, dan Rp10.000.000 10 Januari Dibayarkan manfaat pensiun sebesar Rp2.500.000 12 Januari Terdapat pelepasan Deposito sebesar Rp100.000.000. Pendapatan bunga pada saat pelepasan adalah Rp2.500.000 diterima kas. 15 Januari Terdapat penempatan investasi pada obligasi sebesar Rp90.000.000 (90% dari nilai nominalnya) bunga 10% dibayar tiap 6 (enam bulan Januari dan Juli) 16 Januari Terdapat penempatan pada saham sebesar Rp10.000.000 (1000lbr pada harga Rp10.000) 18 Januari Dibayarkan beban listrik sebesar Rp600.000 dan biaya telepon sebesar Rp550.000 20 Januari Diterima pendapatan dividen sebesar Rp1.500.000 tunai 21 Januari Diterima pendapatan bunga sebesar Rp25.500.000. 25 Januari Dibayarkan gaji pengurus dan karyawan sebesar Rp12.000.000
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×