Your SlideShare is downloading. ×
Struktur masyarakat-indonesia.selesai
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Struktur masyarakat-indonesia.selesai

2,418
views

Published on


0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
2,418
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
83
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. STRUKTURMASYARAKAT INDONESIA
  • 2. MASYARAKAT DENGAN KEKERABATAN SEGMENTER• Adalah:• Suatu masyarakat yang terbagi-bagi ke dalam berbagai kelompok berdasarkan garis keturunan tunggal, tetapi memiliki struktur kelembagaan yang bersifat homogen
  • 3. Meyer Fortes mengemukakan bahwa sistem kekerabatan suatu masyarakat dapat dipergunakan untuk menggambarkan struktur sosial dari masyarakat yang bersangkutan.• Kekerabatan adalah unit-unit sosial yang terdiri dari beberapa keluarga yang memiliki hubungan darah atau hubungan perkawinan.
  • 4. organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentukoleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara.• Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan- tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.
  • 5. Pengelompokan masyarakat• Masyarakat sederhana : dalam lingkungannya masyarakat sederhana (primitif) pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin.• Masayarakat maju : masyarakat maju memiliki aneka ragam kelompok sosial. Atau lebih akrab dengan sebutan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai.
  • 6. Ciri khas masyarakat, dapat dibedakan sebagai kelompok masyarakat non industri.• Masyarakat non industri – Terbagi menjadi dua kelompok :• a. Kelompok Primer Dalam kelompok primer, interaksi antar anggota terjalin lebih intensif, lebih erat, lebih akrab. Biasa disebut juga dengan kelompok “face to face group”, sebab para anggota kelompok sering berdialog, bertatap muka, karena itu saling mengenal lebih dekat, lebih akrab.
  • 7. • b. Kelompok sekunder• Antara anggota kelompok sekunder, terpaut saling hubungan tak langsung, formal, juga kurang bersifat kekeluargaan. Oleh sebab itu, sifat interaksi, pembagian kerja, pembagian kerja antaranggota kelompok diluar atas dasar pertimbangan- pertimbangan rasional, Obyektif.
  • 8. Masyarakat Industri• Masyarakat yang pembagian kerjanya bertambah kompleks, suatu tanda bahwa kapasitas masyarakat semakin tinggi. Solidaritas didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara kelompok-kelompok masyarakat yang telah mengenal pengkhususan. Otonomi sejenis, juga menjadi ciri dari bagian masyarakat industri. Otonomi sejenis dapat diartikan dengan kepandaian khusus yang dimiliki seseorang secara mandiri, sampai pada batas-batas tertentu.• Contoh-contohnya : tukang sepeda, tukang sandal, tukang bubur, dsb.
  • 9. MASYARAKAT DENGAN DIFERENSIASI/SPESIALISASI TINGGI• Adalah :• Suatu masyarakat dengan tingkat differensiasi fungsional yang tinggi dengan banyak lembaga-lembaga kemasyarakatan yang saling komplementer dan saling tergantung
  • 10. Diferensiasi sosial merupakan perbedaanseseorang dilihat dari suku bangsa, ras, agama, klan, dsb.
  • 11. Bentuk- Bentuk-Bentuk Diferensiasi Sosial Oktober 29, 2008 — Wahidin• 1. Diferensiasi Ras Ras adalah suatu kelompok manusia yang memiliki cirri- ciri fisik bawaan yang sama. Diperensiasi ras adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan ciri-ciri fisiknya. . Menurut A..L. Krober . Austroloid . Mongoloid . Kaukasoid . Negroid . Ras-ras Khusus (tidak dapat diklasifikasikan kedalam empat ras pokok)
  • 12. 2. Diferensiasi Suku Bangsa (Etnis)• Menurut Hassan Shadily MA, suku bangsa atau etnis adalah segolongan rakyat yang masih dianggap mempunyai hubungan biologis.
  • 13. • Diferensiasi suku bangsa merupakan penggolongan manusia berdasarkan ciri-ciri biologis yang sama, seperti ras, namun suku bangsa memiliki kesamaan budaya sebagai berikut: - Ciri fisik - Bahasa daerah - Kesenian - Adat-istiadat
  • 14. 3. Diferensiasi Klen (Clan) Klen / kerabat luas / keluarga besar. Klen merupakan kesatuan keturunan (genealogis), kesatuan kepercayaan (religiomagis) dankesatuan adapt (tradisi). Klen adalah system social berdasarkan ikatan darah atau keturunan yang sama umumnya terjadi di masyarakat unilateral baik melalui garis ayah (patrilineal) atau ibu (matrilineal).
  • 15. 4. Diferensiasi Agama Diferensiasi agama adalah pengelompokanmasyarakat berdasarkan agama/kepercayaannya. a. Komponen-komponen Agama Komponen- · Emosi keagamaan · System keyakinan · Upacara keagamaan · Tempat ibadah · Umat b. Agama dan Masyarakat Dalam perkembangan agama mempengaruhimasyarakat begitu juga masyarakat mempengaruhi agama.
  • 16. 5. Diferensiasi Profesi (pekerjaan) Diferensiasi profesi adalah pengelompokan masyarakat atas dasar jenis pekerjaan atau profesinya. Profesi biasanya berkaitan dengan keterampilan khusus. Misal profesi gurumemerlukan keterampilan khusus, seperti: pandai berbicara, bisa membimbing, sabar dan sebagainya. Berdasarkan perbedaan profesi orangdimasyarakat berprofesi: guru, dokter, pedagang, buruh, pegawai negri, tentara dan sebagainya.
  • 17. 6. Diferensiasi Jenis Kelamin Jenis kelamin merupakan kategori dalam masyarakat yang didasarkan pada perbedaan seks atau jenis kelamin (perbedaan biologis).Perbedaan biologis ini dapat kita lihat dari struktur organ reproduksi, bentuk tubuh, suara, dan sebagainya. Atas dasar itu maka ada kelompok laki- laki-laki/pria dan kelompok wanita/perempuan.
  • 18. 7. Diferensiasi Asal Daerah Diferensiasi ini merupakan pengelompokan manusia berdasarkan asal daerah atau tempat tinggalnya, desa atau kota. Terbagi menjadi: - masyarakat desa : kelompok orang yang tinggal di pedesaan atau berasal dari desa.- Masyarakat kota : kelompok orang yang tinggal di perkotaan atau berasal dari kota. Perbedaan orang desa dengan orang kota dapat ditemukan dalam hal-hal berikut: hal- - perilaku - tutur kata - cara berpakaian - cara menghias rumah dan sebagainya.
  • 19. 8. Diferensiasi Partai Diferensiasi partai adalah perbedaanmasyarakat dalam kegiatannya mengatur kekuasaan negara, yang berupa kesatuan- kesatuan-kesatuan social, seazas, seideologi dan sealiran
  • 20. Cross cutting affiliations and cross cutting loyalitiesAdanya berbagai masyarakat yang berasaldari berbagai kesatuan sosial (cross cutting affiliations) yang akan menyebabkan terjadinya loyalitas ganda (cross cutting loyalities).
  • 21. Integrasi memiliki 2 pengertian, yaitu : . Pengendalian terhadap konflik danpenyimpangan sosial dalam suatu sistem sosial tertentu . Membuat suatu keseluruhan dan menyatukan unsur-unsur tertentu unsur-
  • 22. Sedangkan yang disebut integrasi sosial adalah jika yang dikendalikan, disatukan, atau dikaitkan satu sama lain itu adalah unsur- unsur-unsur sosial atau kemasyarakatan. Suatu integrasi sosial di perlukan agar masyarakat tidak bubar meskipun menghadapi berbagai tantangan, baikmerupa tantangan fisik maupun konflik yang terjadi secara sosial budaya.
  • 23. Menurut pandangan para penganut fungsionalismestruktur sistem sosial senantiasa terintegrasi di atas dua landasan berikut : . Suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atastumbuhnya konsensus (kesepakatan) di antara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai nilai- kemasyarakatan yang bersifat fundamental (mendasar) . Masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial (cross-cutting affiliation). Setiap konflik (cross- affiliation). yang terjadi di antara kesatuan sosial dengan kesatuan sosial lainnya akan segera dinetralkan oleh adanya loyalitas ganda (cross-cutting loyalities) dari anggota (cross- loyalities) masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial.
  • 24. Penganut konflik berpendapat bahwa masyarakat terintegtrasi atas paksaan dankarena adanya saling ketergantungan di antara berbagai kelompok.• Integrasi sosial akan terbendutk apabila sebagian besar masyarakat memiliki kesepakatan tentang batas-batas teritorial, nilai-nilai, norma-norma, dan pranata- pranata social
  • 25. Bentuk- Bentuk-bentuk integrasi social ; AsimilasiYaitu pembauran kebudayaan yangdisertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli. AkulturasiYaitu penerimaan sebagian unsur- unsur- unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan asli.