PEMBELAJARAN TUNTAS
(Mastery Learning)
DALAM KURIKULUM 2004

Oleh
Tim PPs-UNY
2003
HAKIKAT BELAJAR (Learning)
Belajar selalu melibatkan tiga hal pokok
yaitu:

1. adanya perubahan tingkah laku,
2. sifat per...
MENGAJAR (Teaching)
Adalah membantu para pembelajar
memperoleh informasi, ide, keterampilan,
nilai, cara berfikir, sarana ...
PEMBELAJARAN (Instruction)
 Suatu rangkaian kejadian (events) yang mempengaruhi

pembelajar sehingga sehingga proses bela...
Belajar Aktif
(1) guru tidak boleh lagi dipandang sebagai
“yang tahu segalanya”, melainkan sebagai
katalisator terjadinya ...
Ciri Pembelajaran KBK
 Orientasi pada pencapaian hasil dan
dampaknya (outcome oriented)
 Berbasis pada Standar Kompetens...
Pembelajaran Tuntas





mengakui dan melayani perbedaanperbedaan perorangan siswa
strategi pembelajaran yang berazask...
Pembelajaran Konvensional







pembelajaran dalam konteks klasikal yang
sudah terbiasa dilakukan
pendekatan berpusat...
PERBEDAAN ANTARA PEMBELAJARAN KONVENSIONAL
DENGAN PEMBELAJARAN TUNTAS

Pembelajaran Konvensional

normal
-----------------...
IMPLIKASI PEMBELAJARAN TUNTAS
DALAM KURIKULUM 2004
A. Program Layanan




remedial,
pengayaan, dan
percepatan.

B. Peng...
3 Bentuk Layanan dalam Pembelajaran Tuntas
(Remedi, Pengayaan, dan Percepatan)
≥90

Percepatan

Mencapai
Ketuntasan

KD1

...
Pelaksanaan Program Remedial
Ada 2 cara yang dapat ditempuh:
1. Pemberian bimbingan secara khusus dan perorangan bagi
sisw...
MATERI DAN WAKTU PROGRAM
REMEDIAL DILAKSANAKAN
• Program remedial diberikan hanya pada KD-KD
yang belum dikuasai
• Pelaksa...
PELAKSANAAN
PROGRAM PENGAYAAN
Cara yang ditempuh:
–
–
–
–

Pemberian bacaan tambahan atau berdiskusi
yang bertujuan memper...
MATERI DAN WAKTU PELAKSANAAN
PROGRAM PENGAYAAN
1. Program pengayaan diberikan sesuai
dengan KD-KD yang dipelajari
2.

Prog...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pembelajaran tuntas

914 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
914
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
15
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pembelajaran tuntas

  1. 1. PEMBELAJARAN TUNTAS (Mastery Learning) DALAM KURIKULUM 2004 Oleh Tim PPs-UNY 2003
  2. 2. HAKIKAT BELAJAR (Learning) Belajar selalu melibatkan tiga hal pokok yaitu: 1. adanya perubahan tingkah laku, 2. sifat perubahannya relatif permanen, serta 3. perubahan tersebut disebabkan oleh oleh interaksi dengan lingkungan, bukan oleh proses kedewasaan ataupun perubahan-perubahan kondisi fisik yang temporer sifatnya.
  3. 3. MENGAJAR (Teaching) Adalah membantu para pembelajar memperoleh informasi, ide, keterampilan, nilai, cara berfikir, sarana untuk mengekspresikan dirinya dan cara-cara bagaimana belajar (Joice & Weil: 1986) Peran utama guru adalah sebagai Fasilitator
  4. 4. PEMBELAJARAN (Instruction)  Suatu rangkaian kejadian (events) yang mempengaruhi pembelajar sehingga sehingga proses belajarnya dapat berlangsung dengan mudah (Gagne dan Briggs :1979).  Mencakup semua events yang mungkin mempunyai pengaruh langsung pada proses belajar manusia, baik kejadian-kejadian yang dilakukan guru maupun yang diturunkan oleh bahan-bahan cetak, gambar, program radio, televisi, film, slide, maupun kombinasi dari bahan-bahan tersebut.  Bahkan e-learning (electronic-learning) berupa: CAI (Computer Assisted Instruction) atau CAL (Computer Assisted Learning), belajar lewat internet, SIG (Sistem Informasi Geografis), web-site sekolah, dll.sudah dimanfaatkan secara meluas.
  5. 5. Belajar Aktif (1) guru tidak boleh lagi dipandang sebagai “yang tahu segalanya”, melainkan sebagai katalisator terjadinya proses belajar siswa, dan (2) Siswa, juga secara terus menerus berusaha menyempurnakan diri sehingga mampu menjadi katalisator yang semakin meningkat keampuhannya
  6. 6. Ciri Pembelajaran KBK  Orientasi pada pencapaian hasil dan dampaknya (outcome oriented)  Berbasis pada Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar  Bertolak dari Kompetensi Tamatan/Lulusan  Pengembangan kurikulum berdiferensiasi  Utuh dan menyeluruh (holistik)  Menerapkan prinsip ketuntasan belajar (mastery learning)
  7. 7. Pembelajaran Tuntas     mengakui dan melayani perbedaanperbedaan perorangan siswa strategi pembelajaran yang berazaskan maju berkelanjutan (continuous progress). pembelajaran dipecah-pecah menjadi satuansatuan (cremental units), seorang siswa yang mempelajari unit satuan pelajaran tertentu dapat berpindah ke unit satuan pelajaran berikutnya jika siswa yang bersangkutan telah menguasai sekurangkurangnya 75 %
  8. 8. Pembelajaran Konvensional     pembelajaran dalam konteks klasikal yang sudah terbiasa dilakukan pendekatan berpusat pada guru/lembaga (the teacher /institution-centred approach). Metode yang banyak digunakan adalah metode ceramah dengan tatap muka (face to face) kurang memperhatikan keseluruhan situasi belajar
  9. 9. PERBEDAAN ANTARA PEMBELAJARAN KONVENSIONAL DENGAN PEMBELAJARAN TUNTAS Pembelajaran Konvensional normal ---------------------------------------bakat normal -------------------------------------prestasi Pembelajaran Tuntas normal ----------------------------------bakat condong --------------------------------prestasi
  10. 10. IMPLIKASI PEMBELAJARAN TUNTAS DALAM KURIKULUM 2004 A. Program Layanan    remedial, pengayaan, dan percepatan. B. Pengembangan Modul-modul Pembelajaran    Modul untuk program remedial Modul untuk program pengayaan, dan Modul untuk program percepatan Program-program A & B merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam penerapan pembelajaran tuntas.
  11. 11. 3 Bentuk Layanan dalam Pembelajaran Tuntas (Remedi, Pengayaan, dan Percepatan) ≥90 Percepatan Mencapai Ketuntasan KD1 Tes KD1 75-89 Belum Mencapai Ketuntasan ( <75 ) Pengayaan Remedi KD2 KD3 Mencapai Ketuntasan Dst
  12. 12. Pelaksanaan Program Remedial Ada 2 cara yang dapat ditempuh: 1. Pemberian bimbingan secara khusus dan perorangan bagi siswa yang belum atau mengalami kesulitan. 2. Pemberian tugas-tugas atau perlakuan (treatment) secara khusus, yang sifatnya penyederhanaan dari pelaksanaan pembelajaran regular. Bentuk penyedernahaan dapat dilakukan a.l. melalui: 1). Penyederhanaan isi/materi pembelajaran 2). Penyederhanaan cara penyajian (misalnya: banyak penggunakan gambar, model, skema,grafik, memberikan rangkuman yang sederhana, dll.) 3). Penyederhanaan soal/pertanyaan.
  13. 13. MATERI DAN WAKTU PROGRAM REMEDIAL DILAKSANAKAN • Program remedial diberikan hanya pada KD-KD yang belum dikuasai • Pelaksanaan Program remedial dapat dilakukan: a. b. c. Setelah mengikuti tes/ujian KD tertentu Setelah mengikuti tes/ujian Blok atau kesatuan KD tertentu Setelah mengikuti tes/ujian semester. Khusus untuk remedi akhir semester hanya diberlakukan untuk blok terakhir dari blok-blok yang ada pada semester tertentu.
  14. 14. PELAKSANAAN PROGRAM PENGAYAAN Cara yang ditempuh: – – – – Pemberian bacaan tambahan atau berdiskusi yang bertujuan memperluas wawasan bagi KD tertentu Pemberian tugas untuk melakukan analisis gambar, model, grafik, bacaan/paragraph, dll. Memberikan soal-soal latihan tambahan yang bersifat pengayaan Membantu guru membimbing teman-temannya yang belum mencapai ketuntasan.
  15. 15. MATERI DAN WAKTU PELAKSANAAN PROGRAM PENGAYAAN 1. Program pengayaan diberikan sesuai dengan KD-KD yang dipelajari 2. Program pengayaan dapat dilaksanakan a. Setelah mengikuti tes/ujian KD tertentu b. Setelah mengikuti tes/ujian Blok atau kesatuan KD tertentu c. Setelah mengikuti tes/ujian Semester. Khusus untuk program pengayaan akhir semester ini hanya untuk KD-KD blok terakhir

×