Your SlideShare is downloading. ×
LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI                   DI DINAS PERHUBUNGAN          UPT PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR   Jl. Lingkar ...
ABSTRACK              Seiring pesatnya perkembangan teknologi,dunia pendidikan dituntut untuk lebih      menyongsong era g...
4.   Memberi informasi tentang cara kerja dan tenaga kerja perusahaan.         5.   Mendorong mahasiswa agar mempunyai ras...
II.     IDENTITAS PERUSAHAAN        1. Nama perusahaan.           Dinas Perhubungan UPT pengujian kendaraan bermotor Giwan...
2. Bagian umum.                 3. Bagian Administrasi.                 4. Bidang Penguji                 5. Bidang PPNS. ...
Adapun susunan kegiatan yang dilaksanakan di upt pkb antaralain :   1. Pembukaan      Dibuka dengan ucapan salam dan do’a ...
e. Jarak bebas antara bagian permanen paling bawah kendaraan terhadap                     permukaan bidang jalan   4. Karo...
1,3% dari selisih arah sinar lampu pada saat tanpa muataan dan pada                      saat bermuatan.   8. Radius putar...
a.   Kondisi spakbor         b.   Keberadaan dan kondisi alat tanggap darurat untuk mobil bus         c.   Keberadaan dan ...
“Dalam alat auto cek, ternyata kandungan yang ada dalam angkutan umum rata-rata      untuk Co-nya mencapai 2.5 dan HC 350....
Untuk menjadi bahan referensi dalam kunjungan industri berikutnya, kami  mempunyai beberapa masukan yang mungkin bisa berm...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Laporan kunjungan industri

11,973

Published on

Published in: Automotive
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
11,973
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
150
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Laporan kunjungan industri"

  1. 1. LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI DI DINAS PERHUBUNGAN UPT PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR Jl. Lingkar Selatan, Giwangan, Umbulharjo Telp/Fax. (0274) 410016 Yogyakarta Dosen Pembimbing : Rabiman. SPd Oleh: Aziz Tri Widyatmoko 29 006 051 TEKNIK MESIN FAKULTAS PENDIDIKAN DAN ILMU KEGURUAN UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA YOGYAKARTA 2012AZIZ TRI WIDYATMOKO PENDIDIKAN TEKNIK MESIN 29-006-051
  2. 2. ABSTRACK Seiring pesatnya perkembangan teknologi,dunia pendidikan dituntut untuk lebih menyongsong era globalisasi. Dalam usaha peningkatan mutu pendidikan tersebut maka ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) hendaknya diserapi dengan keimanan dan ketaqwaan. Ilmu yang di dapat dalam bangku sekolah dirasakan masih sangat kurang sehingga diperlukan sebuah kunjungan ke perusahaan/ industry yang bisa membantu kami dan bisa kami jadikan perbandingan ketika kami menerima pelajaran di Kampus/ Universitas. Melihat kenyataan yang terjadi di lapangan inilah yang menyebabkan mahasiswa jurusan pendidikan teknologi dan kejuruan khususnya pendidikan teknik mesin mengadakan Kunjungan Industri. BAB I PENDAHULUAN I. LATAR BELAKANG Kunjungan industry ini di latar belakangi agar para mahasiswa dapat mengetahui tentang dunia kerja, terutama sesuai pada kejuruan masing-masing. Selain itu juga untuk pengalaman dan wawasan tentang masalah-masalah yang bisa terjadi dalam suatu kantor baik khusus maupun umum. Dan kunjungan industri ini dapat mendorong mahasiswa agar lebih semangat belajar untuk dapat mencapai kesuksesan di masa yang akan datang atau setelah lulus kemudian. Apalagi JPTK UST Yogyakarta adalah Perguruan Tinggi Swata kependidikan kejuruan yang diharapkan peserta didik nantinya dapat memasuki dunia kerja khususnya dibidang pendidikan, maka dengan adanya kunjungan industri ini mahasiswa dapat mempunyai gambaran bila nanti akhirnya memasuki dunia kerja.II. TUJUAN KUNJUNGAN INDUSTRI Adapun beberapa tujuan diselenggarakannya kunjungan industri bagi mahasiswa sebagai berikut: 1. Memperluas pengetahuan mahasiswa dalam lingkungan dunia kerja. 2. Mendorong mahasiswa agar mempunyai minat bekerja di bidang yang dipelajari 3. Membantu mahasiswa melaksanakan program diklat. AZIZ TRI WIDYATMOKO PENDIDIKAN TEKNIK MESIN 29-006-051
  3. 3. 4. Memberi informasi tentang cara kerja dan tenaga kerja perusahaan. 5. Mendorong mahasiswa agar mempunyai rasa kedisiplinan dan tanggungjawab.III. TUJUAN PEMBUATAN LAPORAN Dalam pembuatan laporan ini penulis menggunakan 3 macam metode, yaitu: 1. Metode interview/wawancara. Dalam metode ini penulis memperoleh data dengan cara melakukan tanya jawab dengan pimpinan perusahaan dan karyawan. 2. Metode observasi/pengamatan. Dalam metode ini penulis mengambil atau mengumpulkan data dan bahan untuk pembuatan laporan dengan cara mengamati langsung perusahaan tersebut. 3. Metode ceramah. Dalam metode ceramah ini seorang pimpinan perusahaan memberikan ceramah dan penjelasan mengenai segala hal yang berhubungan dengan perusahaan. BAB II IDENTIFIKASI PERUSAHAAN I. LATAR BELAKANG BERDIRINYA PERUSAHAAN Dinas Perhubungan UPT pengujian kendaraan bermotor Giwangan Beralamat di Jl. Lingkar Selatan, Giwangan, Umbulharjo Telp/Fax. (0274) 410016 Yogyakarta tepatnya disebelah timur terminal antar kota Giwangan Yogyakarta didirikan tahun 2006. Secara garis besar Dinas Perhubungan UPT pengujian kendaraan bermotor Giwangan mempunyai tugas yang detail, yaitu melakukan uji emisi terhadap kendaraan bermotor baik jenis pribadi maupun kendaraan umum. AZIZ TRI WIDYATMOKO PENDIDIKAN TEKNIK MESIN 29-006-051
  4. 4. II. IDENTITAS PERUSAHAAN 1. Nama perusahaan. Dinas Perhubungan UPT pengujian kendaraan bermotor Giwangan. Beralamat di Jl. Lingkar Selatan, Giwangan, Umbulharjo Telp/Fax. (0274) 410016 Yogyakarta 2. Badan hukum. Perusahaan ini berbentuk departemen. 3. Ruang lingkup. Dinas Perhubungan UPT pengujian kendaraan bermotor Giwangan bergerak dibidang transportasi khususnya menangani uji emisi kendaraan bermotor baik yang bersifat pribadi, instansi, maupun kendaraan umum. Contohnya: Uji Emisi terhadap bus, mobil dinas, truk, sepeda motor. BAB III STRUKTUR ORGANISASI I. BENTUK ORGANISASI Dinas Perhubungan UPT pengujian kendaraan bermotor Giwangan merupakan salah satu Departemen milik Negara pada umumnya dan Pemerintah Daerah pada khususnya dan pelaksanaanya diatur dalam perundang- undangan dan pada kantor KIR Giwangan Peraturan dibuat oleh Walikota.II. ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN Dinas Perhubungan UPT pengujian kendaraan bermotor Giwangan terdata jumlah pegawai seluruhnya adalah + 76 orang. Dengan tugas dan bagian masing-masing. Pegawai tersebut terdapat di berbagai bagian. Bagian-bagian tersebut antara lain: 1. Kepala bagian. AZIZ TRI WIDYATMOKO PENDIDIKAN TEKNIK MESIN 29-006-051
  5. 5. 2. Bagian umum. 3. Bagian Administrasi. 4. Bidang Penguji 5. Bidang PPNS. 6. Bidang informasi transportasi darat. 7. Bidang ahli LLAJ.III. PERATURAN PERUNDANG- UNDANGAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NO 55 TAHUN 2012 TENTANG KENDARAAN BAB IV ISI AZIZ TRI WIDYATMOKO PENDIDIKAN TEKNIK MESIN 29-006-051
  6. 6. Adapun susunan kegiatan yang dilaksanakan di upt pkb antaralain : 1. Pembukaan Dibuka dengan ucapan salam dan do’a 2. Sambutan dari kepala utp pkb oleh Bp. Supomo Ucapan selamat datang dan terimakasih 3. Sambutan dari dosen pembimbing Pendidikan Teknik Mesin UST oleh Bp. Rabiman, Spd. Ucapan terimakasih dan mengungkapkan maksud dan tujuan kedatangan kunjungan industri 4. Sharing Tanya jawab seputar persyaratan teknis dan persyaratan layak jalanDijelaskan juga oleh Bp. Supomo bahwa kendaraan bermotor itu harus memenuhipersyaratan teknis dan persyaratan layak jalan.Untuk yang persyaratan teknis terdiri atas 1. Susunan a. Rangka landasan b. Motor penggerak c. Sistem pembuangan d. Sistem penerus daya e. Sistem roda roda f. Sistem suspensi g. Sistem alat kemudi h. Sistem rem i. Sistem lampu dan alat pemantul cahaya j. Komponen pendukung ( pengukur kecepatan, kaca sepion, wiper, klakson spakbor dan bumper) 2. Perlengkapan a. Sabuk keselamatan b. Ban cadangan c. Segitiga pengaman d. Dongkrak e. Pembuka roda f. Helem dan rompi pemantul cahaya bagi pengemudi kendaraan bermotor empat atau lebih yang tidak memiliki rumah-rumah dan g. P3K ( obat antiseptic, kain kassa, kapas dan plester) 3. Ukuran a. Batas penjang kendaraan b. Batas lebar kendaraan c. Batas tinggi kendaraan d. Sudut pergi kendaraanAZIZ TRI WIDYATMOKO PENDIDIKAN TEKNIK MESIN 29-006-051
  7. 7. e. Jarak bebas antara bagian permanen paling bawah kendaraan terhadap permukaan bidang jalan 4. Karoseri a. Kaca b. Pintu c. Engsel d. Tempat duduk e. Tempat TNKB 5. Rancangan teknis kendaraan sesuai peruntukannya a. Kendaraan untuk mengangkut orang b. Kendaraan untuk mengangkut barang 6. Pemuatan Tata cata untuk memuat barang atau orang 7. Penggunaan Batas maksimal penumpang 8. Penggandengan kendaraan bermotor dan 9. Penempelan kendaraan bermotorSedangkan persyaratan untuk layak jalan terdiri atas 1. Emisi gas buang Emisi gas buang diukur berdasarkan polutan yang dikeluarkan kendaraan bermotor, sesuai dengan ambang batas yang ditentukan. 2. Kebisingan suara Kebisingan suara diukur berdasarkan energi suara dalam satuan desibel atau dB, sesuai ambang batas yang ditentukan. 3. Efisiensi sistem rem utama Sistem rem harus memenuhi hasil pengukuran dengan perlambatan paling sedikit 5 (lima) meter per detik kuadrat. 4. Efisiensi sistem rem parkir 5. Kincup roda depan Kincup roda depan batas toleransi lebih kurang 5 milimeter per meter (mm/m) 6. Suara klakson Suara klakson paling rendah 83 (delapan puluh tiga) desibel dan paling tinggi 118 (seratus delapan belas ) desibel. 7. Daya pemancar dan arah sinar lampu utama a. Daya pancar lampu utama ≥ 12.000 cendela b. Arah sinar lampu utama tidak lebih dari 00 34’ (nol derajat tiga puluh empat menit) ke kanan dan 10 09’ (satu derajat nol sembilan menit) kekiri dengan pemasangan lampu dalam posisi yang tidak melebihiAZIZ TRI WIDYATMOKO PENDIDIKAN TEKNIK MESIN 29-006-051
  8. 8. 1,3% dari selisih arah sinar lampu pada saat tanpa muataan dan pada saat bermuatan. 8. Radius putar a. Untuk Kendaraan bermotor tanpa kereta gandeng/tempelan maks 12.000 milimeter b. Untuk kendaraan bermotor dengan kereta tempelan maks 18.000 milimeter 9. Akurasi alat penunjuk kecepatan 10. Kesesuaian kinerja roda dan kondisi ban, dan Untuk kedalaman alur ban tidak boleh kurang dari satu milimeter 11. Kesesuaian daya mesin penggerak terhadap berat kendaraan. 5.Terjun ke Lapangan Pemeriksaan persyaratan teknis secara visual terhadap landasan kendaraan bermotormeliputi a. Nomor dan kondisi rangka kendaraan bermotor b. Nomor dan tipe motor penggerak c. Kondisi tangki bahan bakar, corong pengisi bahan bakar dan saluran bahan bakar d. Kondisi sistem konverter kit bagi kendaraan yang menggunakan bahan bakar bertekanan tinggi e. Kondisi dan posisi pipa pembuangan f. Ukuran roda dan ban sesuai yang diizinkan serta kondisi ban g. Kondisi sistem suspensi berupa pegas dan penyangganya h. Kondisi sistem rem utama baik diroda depan tengah maupun belakang, kebocoran sistem rem i. Kondisi penutup atau casing lampu lampu dan alat pemantul cahaya j. Kondisi panel instrumen pada dashboard kendaraan seperti alat penunjuk kecepatan k. Kondisi kaca sepion bagi landasan kendaraan berupa chassis kabin l. Bentuk bumper bagi landasan kendaraan berupa chassis kabin m. Keberadaan dan kondisi ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, alat pembuka roda n. Keberadaan dan kelengkapan P3K o. Kondisi badan kendaraan, kaca kaca, engsel dan tempat duduk p. Rancangan teknis kendaraan sesuai peruntukannya. Pemeriksaan persyaratan secara visual terhadap kendaraan bermotor dalam keadaanlengkap selain melakukan persyaratan teknis juga dilakukan pemeriksaan pemeriksaan teknisterhadapAZIZ TRI WIDYATMOKO PENDIDIKAN TEKNIK MESIN 29-006-051
  9. 9. a. Kondisi spakbor b. Keberadaan dan kondisi alat tanggap darurat untuk mobil bus c. Keberadaan dan kelengkapan P3K d. Kondisi kaca kaca, perisai kolong, pengarah angin untuk mobil bak muatan tertutup Pemeriksaan persyaratan teknis yang dilakukan secara manual dengan alat bantu atautanpa alat bantu terhadap landasan Kendaraan Bermotor meliputi: a. Kondisi penerus daya dengan menjalankan maju dan mundur Kendaraan; b. Sudut bebas kemudi; c. Kondisi rem parkir; d. Mengecek fungsi semua lampu dan alat pemantul cahaya; e. Mengecek fungsi penghapus kaca; f. Kondisi dan berfungsinya sabuk keselamatan, kecuali untuk Sepeda Motor; g. Mengukur dimensi utama Kendaraan; dan h. Mengukur ukuran tempat duduk, bagian dalam Kendaraan, dan akses keluar darurat Pengujian layak jalan jalan terhadap Kendaraan Bermotor dalam bentuk landasanpaling sedikit meliputi: a. Uji Emisi Gas Buang; b. Uji Kebisingan Suara; c. Uji Efisiensi Rem Utama Dan Rem Parkir; d. Uji Kincup Roda Depan; e. Uji Tingkat Suara Klakson; f. Uji Daya Pancar Dan Arah Sinar Lampu Utama; g. Uji Radius Putar; h. Uji Akurasi Alat Penunjuk Kecepatan; i. Uji Kesesuaian Kinerja Roda Dan Kondisi Ban; j. Uji Kesesuaian Daya Mesin Penggerak Terhadap Berat Kendaraan; Dan k. Uji Berat Kendaraan. Pemeriksaan uji emisi yang dilakukan Dinas Perhubungan kantor UPT Giwanganterhadap kendaraan umum, ternyata banyak yang tidak lulus. Banyak yang asap yangdikeluarkan dengan kandungan polutan diatas batas ambang maksimal, sehingga pemilikkendaraan diberi catatan rekomendasi untuk diservis. Kepala Sub Bidang Pencegahan Pencemaran Lingkungan (PPL) UPT GiwanganSupono mengaku telah menegur beberapa pemilik angkutan jurusan (lyn) yang tidak lulus ujiemisi.AZIZ TRI WIDYATMOKO PENDIDIKAN TEKNIK MESIN 29-006-051
  10. 10. “Dalam alat auto cek, ternyata kandungan yang ada dalam angkutan umum rata-rata untuk Co-nya mencapai 2.5 dan HC 350. Para sopir menjelaskan kalau kendaraannya tidak pernah diservis. Hanya ganti oli dan ganti busi saja,” jelas Supono di lokasi pengujian, Kantor UPT Giwangan Rabu 20 Juni 2012. Dalam uji emisi yang berlangsung mulai pukul 08.00 pukul 14.00 itu menguji ± 30 kendaraan roda empat. Ada 3 kategori yang diperiksa yaitu berbahan bakar bensin, solar dan truk/alat berat. “Untuk mobil tahun 2007, parameter maksimal batas Co (Carbon Monoksida) adalah 4.5 dan HC (Hidro Carbon) 1.200. Sedangkan diatas tahun 2007 Co minimal 1.5 dan HC 200,” katanya. Sementara itu, pada tahun 2011 dari 110 kendaraan yang diperiksa dinas perhubungan kantor UPT Giwangan, 80 persennya telah lolos uji emisi dan dipasang stiker di kaca belakang mobil. BAB V PENUTUP I. KESIMPULAN Setelah mengunjungi dan mengamati serta menganalisa di Dinas perhubungan UPT pengujian kendaraan bermotor Giwangan tentang segala hal yang berhubungan dengan uji emisi kendaraan bermotor, kami dapat belajar mengenai masalah-masalah umum maupun khusus yang bisa terjadi pada sebuah perusahaan/ Instansi Departemen pemerintah daerah. Selain itu kami juga mengerti kegiatan apa saja yang terjadi di dalam sebuah perusahaan/ Instansi Pemerintah Daerah khususnya Dinas Perhubungan. Dinas Perhubungan UPT pengujian kendaraan bermotor Giwangan merupakan Instansi Departemen yang mencakup urusan- urusan tentang pengujian kelayakan kendaraan bermotor.II. KESAN DAN SARAN AZIZ TRI WIDYATMOKO PENDIDIKAN TEKNIK MESIN 29-006-051
  11. 11. Untuk menjadi bahan referensi dalam kunjungan industri berikutnya, kami mempunyai beberapa masukan yang mungkin bisa bermanfaat.  Kesan: 1. Sambutan dari pihak perusahann sangat ramah dan baik. 2. Kunjungan industri ini sangat bermanfaat, karena kita bisa melihat langsung karyawan-karyawan yang sedang bekerja di perusahaan/ Instansi Departement tersebut. 3. Banyak pengalaman yang kami peroleh di perusahaan/ Instansi Departement tersebut. 4. Kami mendapatkan banyak keterangan mengenai perusahaan/ Instansi Departement yang kami perlukan.  Saran: 1. Sebaiknya pimpinan lebih jelas dalam menerangkan atau menjelaskan tentang bagian-bagian atau tugas-tugas karyawanya. 2. Kegiatan lebih baik disesuaikan dengan jadwal, karena banyak kegiatan yang tidak sesuai rencana awal. Mengetahui, Yogyakarta, 9 Juli 2012 Dosen Pembimbing Penyusun ( Rabiman. SPd ) ( Aziz Tri Widyatmoko) NIM : 29006051AZIZ TRI WIDYATMOKO PENDIDIKAN TEKNIK MESIN 29-006-051

×