0
 
Outline  <ul><li>Definisi testing dan kualitas </li></ul><ul><li>Hubungan testing dan kualitas </li></ul><ul><li>Tujuan te...
Definisi testing  <ul><li>Menurut standar ANSI/IEEE 1059 </li></ul><ul><ul><li>Testing adalah proses menganalisa suatu </l...
Cont'd <ul><li>Testing software adalah proses mengoperasikan software dalam kondisi yang dikendalikan, untuk : </li></ul><...
Definisi kualitas <ul><li>Menurut Crosby </li></ul><ul><ul><li>Kualitas adalah pemenuhan terhadap </li></ul></ul><ul><ul><...
Cont'd <ul><li>Menurut R.Glass  </li></ul><ul><ul><li>Kualitas adalah tingkat kesempurnaan </li></ul></ul><ul><li>Menurut ...
Hubungan testing dan kualitas <ul><li>Software yang berkualitas adalah software yang bebas error dan bug secara objektif, ...
Cont'd <ul><li>Testing membuat kualitas dapat dilihat secara objektif, karena testing merupakan pengukuran dari kualitas s...
Cont'd <ul><li>Proyek pengembangan software memiliki kecenderungan untuk mengalami kegagalan </li></ul><ul><li>Proyek yang...
Tujuan testing <ul><li>Adalah menemukan sebanyak mungkin masalah (error) </li></ul><ul><li>Tujuan dari menemukan masalah a...
Misi tim testing <ul><li>Tidak hanya untuk melakukan testing, tetapi juga membantu meminimalkan resiko kegagalan proyek </...
Cont'd <ul><li>Perlu diingat, tester  hanya   menginformasikan </li></ul><ul><li>Tidak  melakukan  pembenahan kode </li></...
Psikologi testing <ul><li>Jika pengembangan dilakukan secara konstruktif, maka testing dilakukan secara destruktif </li></...
Prinsip-prinsip testing prinsip pertama  <ul><li>Testing yang komplit (dilakukan secara menyeluruh) tidak memungkinkan dil...
Cont'd <ul><ul><ul><li>Jalur program yang mungkin dapat dilewati sangat banyak </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Harus dilak...
Prinsip kedua <ul><li>Testing merupakan pekerjaan yang kreatif dan sulit </li></ul><ul><ul><li>mitos-mitos yang salah tent...
Cont'd <ul><ul><li>Testing bukanlah hal yang sederhana, karena </li></ul></ul><ul><ul><li>Untuk dapat melakukan testing ya...
Prinsip ketiga <ul><li>Testing berbasis pada resiko </li></ul><ul><ul><li>walaupun testing secara keseluruhan tidak dapat ...
Cont'd <ul><ul><li>Secara ringkas, testing dipengaruhi oleh </li></ul></ul><ul><ul><li>pertimbangan : </li></ul></ul><ul><...
Prinsip keempat <ul><li>Testing harus direncanakan </li></ul><ul><ul><li>butuh pemikiran dgn pendekatan secara </li></ul><...
Cont'd <ul><ul><li>Perencanaan tes sangat penting, yaitu : </li></ul></ul><ul><ul><li>Utk dpt menjaga arah pelaksanaan tes...
Prinsip kelima <ul><li>Testing butuh independensi </li></ul><ul><ul><li>testing yang paling efektif adalah yang dilakukan ...
Dasar-dasar testing <ul><li>Testing dikatakan baik, jika : </li></ul><ul><ul><li>Kemungkinan mendapatkan error tinggi  </l...
Cont'd <ul><ul><li>Kode untuk kondisi khusus mendapatkan porsi tes yang sama dengan kode yang umum </li></ul></ul><ul><ul>...
Tugas <ul><li>Kapan testing mulai dilakukan? </li></ul><ul><li>Softcopy dan dikumpulkan melalui e-mail, maksimal 1 minggu ...
<ul><li>Sekian  </li></ul>
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Minggu Ii

1,319

Published on

Published in: Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,319
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
71
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Minggu Ii"

  1. 2. Outline <ul><li>Definisi testing dan kualitas </li></ul><ul><li>Hubungan testing dan kualitas </li></ul><ul><li>Tujuan testing </li></ul><ul><li>Filosofi testing </li></ul><ul><li>Dasar-dasar testing </li></ul>
  2. 3. Definisi testing <ul><li>Menurut standar ANSI/IEEE 1059 </li></ul><ul><ul><li>Testing adalah proses menganalisa suatu </li></ul></ul><ul><ul><li>entitas software untuk mendeteksi perbedaan </li></ul></ul><ul><ul><li>antara kondisi yang ada dengan kondisi yang </li></ul></ul><ul><ul><li>diinginkan (defect/errors/bugs) dan </li></ul></ul><ul><ul><li>mengevaluasi fitur-fitur dari entitas software </li></ul></ul>
  3. 4. Cont'd <ul><li>Testing software adalah proses mengoperasikan software dalam kondisi yang dikendalikan, untuk : </li></ul><ul><ul><li>Verifikasi apakah telah berlaku sebagaimana telah ditetapkan (menurut spesifikasi) </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Are we building the system right? </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Mendeteksi error </li></ul></ul><ul><ul><li>Validasi apakah spesifikasi yang telah ditetapkan sudah memenuhi keinginan atau kebutuhan dari pengguna sebenarnya </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Are we building the right system? </li></ul></ul></ul>
  4. 5. Definisi kualitas <ul><li>Menurut Crosby </li></ul><ul><ul><li>Kualitas adalah pemenuhan terhadap </li></ul></ul><ul><ul><li>kebutuhan </li></ul></ul><ul><li>Menurut ISO-8402 </li></ul><ul><ul><li>Kualitas adalah keseluruhan dari fitur yang </li></ul></ul><ul><ul><li>menjadikan suatu produk dapat memuaskan </li></ul></ul><ul><ul><li>atau dipakai sesuai kebutuhan dengan harga </li></ul></ul><ul><ul><li>yang terjangkau </li></ul></ul><ul><li>Menurut W.E Perry </li></ul><ul><ul><li>Kualitas adalah pemenuhan terhadap standar </li></ul></ul>
  5. 6. Cont'd <ul><li>Menurut R.Glass </li></ul><ul><ul><li>Kualitas adalah tingkat kesempurnaan </li></ul></ul><ul><li>Menurut J.Juran </li></ul><ul><ul><li>Kualitas adalah tepat guna </li></ul></ul>
  6. 7. Hubungan testing dan kualitas <ul><li>Software yang berkualitas adalah software yang bebas error dan bug secara objektif, tepat waktu dan dana, sesuai dengan kebutuhan atau keinginan dan dapat dirawat (maintainable) </li></ul><ul><ul><li>Definisi objektif : </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Suatu proses pembuktian yang terstruktur, </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>terencana dan terdokumentasi dengan baik </li></ul></ul></ul>
  7. 8. Cont'd <ul><li>Testing membuat kualitas dapat dilihat secara objektif, karena testing merupakan pengukuran dari kualitas software </li></ul><ul><li>Testing tidak dapat memastikan kualitas software, namun dapat memberikan jaminan terhadap software pada suatu tingkat tertentu </li></ul><ul><li>Jaminan kualitas (Quality Assurance – QA) mengukur kualitas proses yang digunakan untuk membuat produk berkualitas </li></ul><ul><ul><ul><ul><ul><li>Testing merupakan bagian dari aktifitas QA </li></ul></ul></ul></ul></ul>
  8. 9. Cont'd <ul><li>Proyek pengembangan software memiliki kecenderungan untuk mengalami kegagalan </li></ul><ul><li>Proyek yang gagal ??? </li></ul><ul><li>Salah satu usaha menurunkan tingkat resiko terjadinya kegagalan adalah dengan berorientasi pada kualitas </li></ul>
  9. 10. Tujuan testing <ul><li>Adalah menemukan sebanyak mungkin masalah (error) </li></ul><ul><li>Tujuan dari menemukan masalah adalah memperbaikinya </li></ul><ul><ul><li>Tangani masalah yang bersifat penting, </li></ul></ul><ul><ul><li>karena tidak semua permasalahan dapat </li></ul></ul><ul><ul><li>diselesaikan – berlaku prinsip pareto </li></ul></ul>
  10. 11. Misi tim testing <ul><li>Tidak hanya untuk melakukan testing, tetapi juga membantu meminimalkan resiko kegagalan proyek </li></ul><ul><ul><li>Mencari masalah dari produk </li></ul></ul><ul><ul><li>Mencari masalah potensial </li></ul></ul><ul><ul><li>Mencari kehadiran masalah </li></ul></ul><ul><ul><li>Intinya adalah mencari dan melaporkan sehingga tim </li></ul></ul><ul><ul><li>lain dapat membuat keputusan terhadap </li></ul></ul><ul><ul><li>pengembangan produk </li></ul></ul>
  11. 12. Cont'd <ul><li>Perlu diingat, tester hanya menginformasikan </li></ul><ul><li>Tidak melakukan pembenahan kode </li></ul><ul><li>Tester adalah individu yang memberikan hasil </li></ul><ul><li>pengukuran dari kualitas produk </li></ul>
  12. 13. Psikologi testing <ul><li>Jika pengembangan dilakukan secara konstruktif, maka testing dilakukan secara destruktif </li></ul><ul><ul><li>Tester harus mempunyai keinginan yang mendasar untuk membuktikan kode gagal dan akan melakukan apa saja untuk membuatnya gagal </li></ul></ul><ul><ul><li>Bila seorang tester hanya ingin membuktikan bahwa kode beraksi sesuai dengan fungsi bisnisnya, maka tester tersebut telah gagal dalam menjalankan tugasnya sebagai tester </li></ul></ul>
  13. 14. Prinsip-prinsip testing prinsip pertama <ul><li>Testing yang komplit (dilakukan secara menyeluruh) tidak memungkinkan dilakukan </li></ul><ul><ul><li>Kemungkinan jumlah kombinasi testcase yang amat besar </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Pertimbangan domain masukan yang mungkin sangat besar jumlahnya (masukan yang valid, tdk valid, masukan yg diedit dll) </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Kompleksitas user interface dan desain </li></ul></ul></ul>
  14. 15. Cont'd <ul><ul><ul><li>Jalur program yang mungkin dapat dilewati sangat banyak </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Harus dilakukan test ulang, setiap ada perbaikan pada masing-masing bug </li></ul></ul>
  15. 16. Prinsip kedua <ul><li>Testing merupakan pekerjaan yang kreatif dan sulit </li></ul><ul><ul><li>mitos-mitos yang salah tentang testing : </li></ul></ul><ul><ul><li>Testing itu mudah </li></ul></ul><ul><ul><li>Tiap orang akan dapat melakukan testing dengan sendirinya </li></ul></ul><ul><ul><li>padahal </li></ul></ul>
  16. 17. Cont'd <ul><ul><li>Testing bukanlah hal yang sederhana, karena </li></ul></ul><ul><ul><li>Untuk dapat melakukan testing yang efektif harus mengetahui keseluruhan sistem </li></ul></ul><ul><ul><li>Sistem sendiri tidak sederhana (mudah dipahami) </li></ul></ul>
  17. 18. Prinsip ketiga <ul><li>Testing berbasis pada resiko </li></ul><ul><ul><li>walaupun testing secara keseluruhan tidak dapat </li></ul></ul><ul><ul><li>dilakukan </li></ul></ul><ul><ul><li>tidak berarti bahwa testing yang efektif tidak dapat </li></ul></ul><ul><ul><li>dilakukan </li></ul></ul><ul><ul><li>testing merupakan hasil pertimbangan dari resiko dan </li></ul></ul><ul><ul><li>ekonomi </li></ul></ul>
  18. 19. Cont'd <ul><ul><li>Secara ringkas, testing dipengaruhi oleh </li></ul></ul><ul><ul><li>pertimbangan : </li></ul></ul><ul><ul><li>Sumber daya dan biaya yang dibutuhkan untuk melakukan testing menurut skala prioritas, kompleksitas dan kesulitan testing </li></ul></ul><ul><ul><li>Biaya dari keterlambatan pengiriman produk (kemungkinan besar disebabkan testing) </li></ul></ul><ul><ul><li>Kemungkinan adanya suatu defect </li></ul></ul><ul><ul><li>Biaya yang disebabkan oleh defect, bilamana defect tsb menyebabkan error yang membawa kerugian langsung maupun tak langsung bagi customer </li></ul></ul>
  19. 20. Prinsip keempat <ul><li>Testing harus direncanakan </li></ul><ul><ul><li>butuh pemikiran dgn pendekatan secara </li></ul></ul><ul><ul><li>keseluruhan, desain tes dan penetapan hasil yg </li></ul></ul><ul><ul><li>diinginkan utk setiap kasus tes (test case) yg </li></ul></ul><ul><ul><li>dipilih </li></ul></ul><ul><ul><li>test plan : dokumen yg mencakup keseluruh </li></ul></ul><ul><ul><li>tujuan testing dan pendekatan testing </li></ul></ul><ul><ul><li>test design : dokumen yg mendefinisikan apa </li></ul></ul><ul><ul><li>yg telah dipilih utk dites dan hasil yg diharapkan </li></ul></ul><ul><ul><li>“ test direncanakan dan didesain sebelum kode </li></ul></ul><ul><ul><li>dibuat” </li></ul></ul>
  20. 21. Cont'd <ul><ul><li>Perencanaan tes sangat penting, yaitu : </li></ul></ul><ul><ul><li>Utk dpt menjaga arah pelaksanaan tes agar tidak menyimpang dari tujuan tes itu sendiri (mengukur kualitas SW) </li></ul></ul><ul><ul><li>Menjaga kesesuaian penggunaan sumber daya dan jadual proyek dengan menetapkan apa yang akan dites dan kapan berhenti </li></ul></ul><ul><ul><li>Membantu tester fokus terhadap apa yang akan dites (membuat test case) </li></ul></ul>
  21. 22. Prinsip kelima <ul><li>Testing butuh independensi </li></ul><ul><ul><li>testing yang paling efektif adalah yang dilakukan oleh </li></ul></ul><ul><ul><li>pihak ketiga (tidak bias) </li></ul></ul>
  22. 23. Dasar-dasar testing <ul><li>Testing dikatakan baik, jika : </li></ul><ul><ul><li>Kemungkinan mendapatkan error tinggi </li></ul></ul><ul><ul><li>Tidak redundan --> resource terbatas, tiap tes yang dilakukan HARUS memiliki tujuan yang berbeda </li></ul></ul><ul><ul><li>Tidak terlalu simpel atau kompleks </li></ul></ul>
  23. 24. Cont'd <ul><ul><li>Kode untuk kondisi khusus mendapatkan porsi tes yang sama dengan kode yang umum </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>Kode untuk kondisi khusus --> peluang memp. bug tinggi </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Testing untuk kode yang dijalankan dalam kondisi normal tidak mengeksekusi error handling code </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Testing yang sukses adalah testing yang berhasil menemukan error yang tidak diketahui </li></ul></ul>
  24. 25. Tugas <ul><li>Kapan testing mulai dilakukan? </li></ul><ul><li>Softcopy dan dikumpulkan melalui e-mail, maksimal 1 minggu </li></ul><ul><li>slametalica @ hotmail. com </li></ul><ul><li>[email_address] </li></ul>
  25. 26. <ul><li>Sekian </li></ul>
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×