Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
Penyakit parasit pada unggas
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Penyakit parasit pada unggas

  • 2,881 views
Published

Avian parasiter

Avian parasiter

Published in Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
2,881
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
1,349
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. PENYAKIT PARASITER PADA UNGGAS ENDRO YUWONO
  • 2. ASCARIASIS Ascariasis disebabkan cacing Ascaridia galli . Heterakis gallinarum, Capillaria, Syngamus trachealis dan Oxispirura mansoni. Banyak dijumpai ayam buras PENYEBAB
  • 3. • KURUS • Penurunan kondisi tubuh • Histomoniasis (black head) • Jengger mengkerut • Diare • Megap-megap • Gangguan mata Gejala klinis
  • 4. GEJALA PA Gejala PA :  Radang usus dan berdarah  Dinding usus merenggang penuh cairan, dan menebal (Capillaria)  Kerusakan dinding trachea, bronchi dan paru  Pembengkakan alat pernafasan
  • 5. Siklus hidup PENULARAN  Langsung TANPA perantara DIAGNOSA  Pemeriksaan feses  Bedah bangkai
  • 6. Pencegaha n  Sanitasi  Kandang slat PENGOBATAN  Piperasin, levamisol (Ascaridia galli)  Hygromisin B (Cappillaria)  Tiabendazole 0,1 % (Syngamus )  Kresol 5 % (Oxispirura m)
  • 7. SESTODIASI S pada ayam buras prevalensi cukup tinggi, pada ayam ras rendah PENYEBAB PENYAKIT Cacing pita Raillietina Cesticillus, berbentuk pipih beruas-ruas, berwarna putih atau kekuningkuningan.
  • 8. GEJALA KLINIS kurus, gerakannya lamban, bulu sayap menjadi kering dan mengkerut, napas cepat dan mencret. GEJALA PA adanya kerusakan dan peradangan jonjot-jonjot usus. Karkas unggas yang terserang cacing pita biasanya kurus.
  • 9. PENULARAN Melalui hospes antara lalat, kumbang, kutu yang di dalam tubuhnya mengandung cysticercoid (larva cacing pita). PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN • memberantas induk semang antara • menjaga sanitasi kandang dan lingkungannya. • Pengobatan dapat diberi Niklosamida melalui pakan.
  • 10. DERMATITI S Dermatitis adalah penyakit kulit pada ayam akibat serangan ektoparasit tungau.
  • 11. Tungau merah (Dermanyssus Gallinarum) sering disebut gurem. Tungau berwarna kelabu, akan berubah merah bila tubuhnya terisi darah. malam hari aktif menggigit. PENYEBAB Tungau Kudis Kaki Knemidocoptes Mutans) Tungau Unggas Belahan Bumi Utara ( Ornithonyssus Sylviarum ), Bentuk mirip dengan tungau merah. aktiF siang dan malam hari.
  • 12. GEJALA KLINIS GEJALA PA menyebabkan bulu unggas berwarna kehitamhitaman, kulit berkerak dan bersisik. sisik kaki timbul iritasi dan keluarnya cairan (eksudat) yang akan mengeras, sisik-sisiknya mencuat keluar dan timbul kerak-kerak berkapur.
  • 13. PENULARAN melalui kontak langsung. PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN • mengisolasi ternak • Pengobatan dengan karboril konsentrasi 0,15 %., Nocotine Sulfat 40 %, Caumaphos 0,25 % dan Malathion 4 %. Khusus untuk tungau kudis kaki, dapat diobati dengan karbon dan kresol.
  • 14. KOKSSIDIOSIS Penyakit yang disebabkan oleh kelompok organisme protozoa . Koksidia termasuk parasit intraseluler, mamasuki sel epithel dan menyebabkan luka Pada ayam broiler, menjadi masalah besar, terjadi pada ayam umur antara 3 dan 6 minggu.
  • 15. Eimeria yang penting yang menyebabkan koksidiosis pada ayam. adalah E. acervulina, E. brunetti, E. tenella, E. maxima, E. necatrix, E. mivati, E. mitis, E. hagani dan E. praecox PENYEBAB
  • 16. GEJALA KLINIS  akibat serangan E. tenella , biasanya bersifat akut yang bercirikan diare, feses berlendir dan pendarahan sekal yang hebat.  ayam lemas. terkulai, tidak aktif dan makan sedikit, meskipun masih minum.  hambatan pertumbuhan dan konversi pakan yang rendah.
  • 17. GEJALA PA • E. tenella menyebabkan lukaluka di dalam sekal, peradangan, dinding usus menebal dan isi sekum berdarah. • Terbentu jonjot pada sekum. intestinumnya membengkak dan menebal disertai dengan rusaknya villi-villi usus. • Sel epitel mengelupas, tinja tercampur darah, atau berwarna kehijau-hijauan, RADANG PD ILIUM ( E NecatriK) BINTIK PUITIH PD DUODENUM ( E Acervulina)
  • 18. CONDITION HH 16 ( 14 days ) Bercak putih Bercak Merah
  • 19. Bercak putih Bercak Darah
  • 20. PENULARAN melalui alat dan pakan atau minuman yang tercemar ookista infektif DIAGNOSA • melihat gejala klinis, pemeriksaan oosit pada feses, dan perubahan patologi anatomi. Untuk mengetahui strain ookistanya dilakukan sporulasi.
  • 21. Diagnosa banding sering dikelirukan dengan penyakit pullorum. PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN  vaksinasi  Kebersihan kandang dan perawatan litter  Pengobatan :  ayam pedaging : klp ionophore ( monensin, lasalocid, salinomycin)  ayam petelur dan bibit : klp non ionophore ( amprolium, clopidol dan nicarbazin)