Hewan endemik mamamlia di indonesia & perkawinan silang
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Hewan endemik mamamlia di indonesia & perkawinan silang

on

  • 2,596 views

 

Statistics

Views

Total Views
2,596
Slideshare-icon Views on SlideShare
2,596
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
9
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Hewan endemik mamamlia di indonesia & perkawinan silang Hewan endemik mamamlia di indonesia & perkawinan silang Presentation Transcript

    • Afifi Rahmadetiassani 083112620150008
    •  Organisme dengan tingkat kingdom Animalia tertinggi Ciri-ciri : • berambut, • berdarah panas, • memiliki kelenjar mamae. Indonesia memiliki kekayaan mamalia yang tinggi
    •  Endemik : Organisme yang hanya ditemukan di salah satu pulau di Indonesia dan tidak pernah ditemukan di tempat lain Indonesia adalah negara dengan endemisme yang tinggi. Diperkirakan terdapat lebih dari 165 jenis mamalia endemik di Indonesia
    • 1.Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis)  Morfologi :  Bercula dua  Memiliki rambut terbanyak dibandingkan seluruh sub-spesies badak lainnya.  Panjang cula depan berkisar antara 25-80 cm; cula belakang tidak lebih dari 10 cm
    •  Penyebaran : Dahulu : Kalimantan, Sumatera, Semenanjung Malaysia, Burma, Kamboja , Vietnam. Sekarang : Sumatera dan Semenanjung Malaya saja Critically Endangered (kritis) pada IUCN Redlist.
    • 2. Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) Morfologi : • Mempunyai warna paling gelap diantara subspesies harimau lainnya • Mempunyai lebih banyak janggut serta surai dibandingkan subspesies lain, terutama harimau jantan. • Terdapat selaput di sela-sela jarinya yang menjadikan mereka mampu berenang. • Harimau Sumatera umumnya beraktifitas dimalam hari&soliter
    •  PENYEBARAN : Sebelumnya tersebar di seluruh Sumatera, saat ini hanya di Jambi, Bukit Barisan, Bukit Tiga Puluh & Kawasan ekosistem Leuser Status Critically Endangered (kritis)
    • Kancil Jawa (Tragulus javanicus) Morfologi : o Panjang tubuhnya sekitar 20-25 cm. o Tubuh bagian atas kancil berwarna coklat kemerahan, sedangkan tengkuk bagian tengah biasanya lebih gelap daripada bagian tubuh lainnya. o Bagian bawah berwarna putih dengan batas sedikit kecoklatan di tengah, tanda khusus di kerogkongan dan dada bagian atas berwarna coklat tua.
    • o Raut muka kancil berwarna putih, terlihat seperti sebuah garis dari dagu sampai dada. Kancil jantan tidak mempunyai tanduk tetapi mempunyai gigi taring yang yang panjang. Habitat : Hutan primer dan sekunder yang cukup lebat atau tanah kering di dataran rendah atau kaki bukit tidak jauh dari sungai dengan vegetasi lebat. Status menurut IUCN Data Deficient
    • Tragulus javanicusDicerorhinus sumatrensis
    • Nama Spesies Distribusi StatusPongo abelii Aceh,Sumatera Utara; IUCN : Critical(Orangutan Jambi (selatan TN EndangeredSumatera) B30 dan sekitarnya, CITES : Appendix I ex-rehab). Presbytis thomasi Aceh & Sumatera IUCN :Endangered(Kedih) Utara (batas selatan CITES : Appendix II di SM Siranggas, Pakpak Bharat)Felis badia Kalimantan IUCN : Endangered(Kucing Merah) (1994) CITES :Appendix IIFelis planiceps Sumatera dan IUCN : Vurnereble(Kucing Tandang) Kalimantan (Rentan) CITES : Appendix I
    • Felis planiceps (KucingTandang) Felis badia (Kucing Merah)
    • Presbytis thomasi
    •  Perkawinan silang tidak hanya terjadi di dunia tumbuh-tumbuhan tapi juga di dunia hewan.Perkawinan yang sering dilakukan adalah ikan terutama ikan hias untuk menghasilkan ikan hias unggul atau udang varietas unggul untuk tujuan meningkatan produksi untuk konsumsi.
    • 1. Kucing Bengal (Leopard + Kucing rumahan) • Persilangan antara leopard Asia dan kucing rumah domestik. • Pertama kali dikembangbiakkan antara abad ke- 20 akhir abad 19 • Bengal memiliki bulu yang berkisar dari abu- abu, coklat atau oranye atau gading, dengan bintik-bintik bervariasi dalam warna dari warna kakao sampai warna arang atau hitam.
    • Kucing Bengal
    • 2. Liger (Singa + Harimau) •Dibesarkan di penangkaran sejak awal abad 20. •Kucing ganas ini adalah keturunan singa jantan dan harimau betina. •Tampilan lebih seperti singa, ia memiliki garis-garis halus dan harimau, tidak seperti singa yang takut air, hewan ini menikmati berenang.
    • • Umumnya jauh lebih besar daripada kedua induknya, hewan ini biasanya di antara beberapa yang terbesar di dunia, Liger
    • 3. Wholphin (Paus + Lumba lumba) • Mamalia laut ini adalah hibrida dari lumba-lumba dan ikan paus. • Ukuran Wholpin kurang lebih sama seperti spesies orang tua mereka, meski demikian jumlah gigi yang mereka miliki tidak sama. Jika lumba-lumba kepala botol memiliki 88 gigi, ikan paus memiliki 44 gigi, sementara Wholphin memiliki 66 gigi.
    • Wholphin
    • 4. Cama (Lama+Unta) • Pada tahun 1998 ilmuwan membiakkan cama pertama yang dihasilkan dari perkawinan llama betina dan unta jantan. • Cama diciptakan melalui inseminasi buatan. Hal ini dikarenakan, perbedaan ukuran sangat signifikan, llama biasanya berat sekitar 150 kg sementara unta berat sekitar 950 kg. • Cama tidak memiliki punuk, tapi memiliki telinga unta dan ekor panjang, dengan kuku terbelah dari llama.
    • Cama