0
KONSEP UZLAH DALAM TASAWWUF Urgensinya dengan Kehidupan Modern Oleh Dr.Harapandi Dahri, MA
Muqaddimah <ul><li>Tasawwuf adalah salah satu khazanah keilmuan umat Islam yang akarnya dapat ditarik hingga masa Rasulull...
Pengertian UZLAH <ul><li>Secara etimologi uzlah berarti  ta’azzala ‘an al-syai’  atau menghindar dari sesuatu  </li></ul><...
UZLAH bagi Tokoh Sufi <ul><li>Muhyiddin  ibn ‘Arabi mengatakan bahwa selama beruzlahlah ia mendapatkan banyak ilmu seperti...
Urgensi UZLAH <ul><li>Tersedianya waktu untuk beribadah, bertafakkur, dan merasakan keintiman dalam bermunajat pada Allah....
lanjutan <ul><li>Terbebas dari kejahatan manusia ( al-khalash min syar al-nas )  </li></ul><ul><li>Terbebas dari menyaksik...
Relevansi Uzlah dengan Zaman Modern   <ul><li>Uzlah merupakan suatu bentuk peribadatan yang telah dipraktekkan oleh para  ...
lanjutan <ul><li>Dalam kehidupan yang serba kompleks ini, orang merasakan bahwa segala kebutuhannya telah dapat dipenuhi d...
lanjutan <ul><li>masyarakat  modern sudah mulai menyadari kekurangan yang dimiliki, sehingga sedikit demi sedikit mereka m...
lanjutan <ul><li>Berdasarkan kenyataan-kenyataan di atas dapat digaskan bahwa pada era global ini perlu dihidupkan kembali...
lanjutan <ul><li>Uzlah dalam era global dan tekhnologi ini dapat direalisasikan minimal atas dua pertimbangan.  Pertama  a...
Kesimpulan <ul><li>Dengan demikian dapat diambil kesimpulan sementara bahwa uzlah sebagaimana yang telah diaplikasikan ole...
<ul><li>’ </li></ul>
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Uzlah Pentingkah

2,424

Published on

tasawuf

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
2,424
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
34
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Uzlah Pentingkah"

  1. 1. KONSEP UZLAH DALAM TASAWWUF Urgensinya dengan Kehidupan Modern Oleh Dr.Harapandi Dahri, MA
  2. 2. Muqaddimah <ul><li>Tasawwuf adalah salah satu khazanah keilmuan umat Islam yang akarnya dapat ditarik hingga masa Rasulullah SAW. </li></ul><ul><li>Tasawuf didakwa sebagai yang paling bertanggung jawab atas kemunduran umat Islam dalam berbagai bidang disebabkan ajaran-ajarannya yang dianggap bertentangan dengan Agama, mematikan kreatifitas, meminimalisir peran akal, dll. </li></ul>
  3. 3. Pengertian UZLAH <ul><li>Secara etimologi uzlah berarti ta’azzala ‘an al-syai’ atau menghindar dari sesuatu </li></ul><ul><li>al-Jurjani berpandangan bahwa uzlah membebaskan diri dari masyarakat dengan cara menghindarkan diri atau memutuskan hubungan dengan mereka </li></ul><ul><li>Muhammad Abdullah Darraz dalam Dustur al-Akhlaq fi al-Quran uzlah merupakan pengasingan diri yang dilakukan oleh seseorang ke tempat sunyi, bisa di dalam kota ataupun di luar </li></ul>
  4. 4. UZLAH bagi Tokoh Sufi <ul><li>Muhyiddin ibn ‘Arabi mengatakan bahwa selama beruzlahlah ia mendapatkan banyak ilmu seperti yang dimilikinya </li></ul><ul><li>Ibn Athaillah al-Sakandari mengatakan bagaimana mungkin hati seseorang dapat terang dan bersih dari noda bila bayangan dunia masih memantul dari lensa hatinya? </li></ul><ul><li>al-Zabidi dalam Ithaf al-Sadat al-Muttaqin seorang yang mengamalkan uzlah, secara otomatis mempunyai banyak waktu berhubungan dengan Allah dengan menjalankan berbagai macam ibadah, merenungkan ayat Allah, dll. </li></ul>
  5. 5. Urgensi UZLAH <ul><li>Tersedianya waktu untuk beribadah, bertafakkur, dan merasakan keintiman dalam bermunajat pada Allah. ( al-tafarrug li al-ibadat wa al-fikr wa al-isti’nas bi munajat Allah ) </li></ul><ul><li>Terbebasnya diri dari ghibah , riya’ , al-sukut min al-amri bi al-ma’ruf dan al-nahy ‘an al-munkar , dan al-akhlaq al-mazmumah </li></ul><ul><li>Terbebas dari fitnah , permusuhan antar muslim, dan fanatisme golongan/bangsa </li></ul>
  6. 6. lanjutan <ul><li>Terbebas dari kejahatan manusia ( al-khalash min syar al-nas ) </li></ul><ul><li>Terbebas dari menyaksikan orang-orang berakhlak rendak dan kurang akal ( al-khalash min musyahadat al-tsaqala’ wa al-humq wa muqasat humqihim wa akhlaqihim ) </li></ul>
  7. 7. Relevansi Uzlah dengan Zaman Modern <ul><li>Uzlah merupakan suatu bentuk peribadatan yang telah dipraktekkan oleh para anbiya’ dan salaf al-saleh semenjak ribuan tahun yang lalu. Ia merupakan proses pematang diri yang menyuguhkan banyak keuntungan atau hal-hal positif yang sangat bermanfaat untuk kehidupan, baik secara pribadi atau bermasyarakat </li></ul><ul><li>Bentuk pertama adalah seorang muslim pergi mengasingkan diri dari pergaulan masyarakat luas ke suatu tempat terpencil seperti gua, puncak gunung, dll, demi mengonsentrasikan diri dalam beribadah pada Allah. Sedangkan bentuk kedua adalah seorang muslim tetap berada di tengah-tengah masyarakat, namun dengan suatu konsekwensi ia berusaha semaksimal mungkin menjaga hatinya agar tidak terpengaruh oleh segala efek-efek negatif yang berkembang di tengah-tengah masyarakat </li></ul>
  8. 8. lanjutan <ul><li>Dalam kehidupan yang serba kompleks ini, orang merasakan bahwa segala kebutuhannya telah dapat dipenuhi dengan seluruh fasilitas yang diciptakan ilmu pengetahuan dan tekhnologi industri </li></ul><ul><li>Sepertinya hidup bertambah mudah, enak dan nyaman, akan tetapi ternyata kecukupan dan kenyamanan material tidak selamanya membawa kepada kebahagiaan rohani. Padahal aspek kerohanian inilah yang merupakan harkat dan martabat manusia </li></ul><ul><li>Dimana bila ia terabaikan akan membawa kekurangan yang paling serius yang menyangkut sisi manusia yang terpenting dan yang paling dalam. Dalam Islam spritualisme juga merupakan hal yang sangat penting, dimana jika ia dihilangkan berarti agama bagaikan makhluk tanpa nyawa </li></ul>
  9. 9. lanjutan <ul><li>masyarakat modern sudah mulai menyadari kekurangan yang dimiliki, sehingga sedikit demi sedikit mereka mencoba mendekati dunia spritual (tasawwuf) </li></ul><ul><li>Masyarakat modern mencari tasawwuf untuk melengkapi sisi lain dari belahan hidupnya yang hilang, yakni dimensi spritualitas. Mereka juga mencari makna spritualitas yang lebih luas, lebih dalam, dan lebih menyadarkan eksistensinya di hadapan kebesaran Allah. </li></ul>
  10. 10. lanjutan <ul><li>Berdasarkan kenyataan-kenyataan di atas dapat digaskan bahwa pada era global ini perlu dihidupkan kembali ajaran-ajaran yang mengandung unsure-unsur spritualitas dengan bentuk yang sesuai dengan kondisi dan situasi </li></ul><ul><li>Hal ini tidak mungkin tercapai tanpa adanya waktu-waktu tertentu yang digunakan khusus untuk mengamalkan ajaran-ajaran spritual ini, seperti apa yang dilakukan oleh ibn Bajah dengan konsep al-mutawahhid- nya dalam filsafat dan Imam al-Ghazali dengan konsep al-mu’tazil- nya dalam tasawwuf </li></ul>
  11. 11. lanjutan <ul><li>Uzlah dalam era global dan tekhnologi ini dapat direalisasikan minimal atas dua pertimbangan. Pertama atas dasar panggilan sosial dan kedua atas dasar panggilan iman secara individual </li></ul><ul><li>Uzlah dengan model yang pertama yaitu mengasingkan diri secara total masyarakat tampaknya masih dapat direalisasikan dengan berbagai modifikasi dan waktu yang dapat dipertimbangkan/dikompromikan </li></ul><ul><li>Sedangkan dengan model yang kedua yaitu tetap melaksanakan segala aktifitas sosialnya dengan senantiasa memelihara hati agar tidak terdistorsi oleh hal-hal negatif juga merupakan hal yang positif, karena dengan demikian berarti di tengah kesbukannya menunaikan tanggung jawab sosial ia masih mampu menjaga kestabilan dirinya </li></ul>
  12. 12. Kesimpulan <ul><li>Dengan demikian dapat diambil kesimpulan sementara bahwa uzlah sebagaimana yang telah diaplikasikan oleh para anbiya dan salaf al-shaleh masih relevan untuk zaman modern ini. Panggilan sosial dan panggilan iman secara individu merupakan indicator terpenting terwujudnya amalan mulia ini. Pengalaman ribuan tahun lalu telah membuktikan bahwa ia sangat penting dan bermanfaat sebagai media pengisian diri manusia sebelum terjun pada pergaulan masyarakat yang sarat dengan berbagai masalah dan problematikanya. </li></ul>
  13. 13. <ul><li>’ </li></ul>
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×