Your SlideShare is downloading. ×
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Asy Syumul (Universal) Fixed
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Asy Syumul (Universal) Fixed

4,769

Published on

Published in: Spiritual, News & Politics
0 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
4,769
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
184
Comments
0
Likes
4
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Syumul (universal) Presented By : Hermansyah, Lc.
  • 2. Pengertian
    • Syumul berarti menyeluruh, meliputi semua zaman, kehidupan dan eksistensi (keberadaan manusia)
  • 3. Jangkauan Syumul dalam Risalah Islam Risalah Manusia dalam segala Sektor kehidupan Risalah bagi manusia dalam semua fase kehidupan Risalah bagi Totalitas Manusia Risalah bagi seluruh Alam Semesta Risalah semua zaman
  • 4. Jangkauan Syumul dalam Risalah Islam : Risalah semua zaman Islam adalah risalah untuk semua zaman dan generasi Contoh : setiap nabi diutus dengan membawa risalah (misi) islam, menyerukan tauhid dan menjauhi thaghut (setan) “ Dan sesungguhnya kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan),’sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thoghut’.” (terj. Q.s. An Nahl : 36)
  • 5.
    • Risalah bagi seluruh Alam Semesta
    • Islam adalah risalah yang syumul (universal), yang berbicara kepada seluruh ummat, suku, bangsa dan semua status sosial, bukan hanya untuk golongan tertentu.
    • “ Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam”. (terj. Q.s. Al Anbiya’ : 107)
  • 6.
    • Risalah bagi Totalitas Manusia
    • Islam adalah risalah bagi manusia dalam kapasitasnya sebagai insan yang kamil (sempurna), secara total meliputi ruh, akal, fisik, dhamir, kemauan, instink maupun naluri.
    “ Allah membuat perumpamaan (yaitu) seorang laki-laki (budak) yang dimiliki oleh beberapa orang yang berserikat yang dalam perselisihan dan seorang budak yang menjadi milik penuh dari seorang laki-laki (saja); adakah kedua budak itu sama halnya?” (terj. Q.s. Az Zumar : 29)
  • 7.
    • Risalah bagi manusia dalam semua fase kehidupan
    • Islam adalah risalah bagi manusia secara total. Risalah Islam adalah hidayat Allah yang senantiasa menyertai manusia kemanapun menghadap dan berjalan dalam perkembangan-perkembangan hidupnya.
    • Syariat Islam menaruh kepedulian kepada manusia semenjak dia belum lahir dan sampai setelah dia meninggal.
  • 8.
    • Risalah Manusia dalam segala Sektor kehidupan
    • Syumul dalam islam adalah bahwa Islam merupakan risalah bagi manusia pada semua sektor kehidupan dan segala aktivitas kemanusiaannya.
    • Syumuliyatul akidah, yaitu bahwa akidah merupakan “keseluruhan” yang komprehensif, sehingga terhindar dari parsialitas ideologi-ideologi yang membagi-bagi kepribadian menjadi dua bagian.
    “ Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada dilangit, semua yang ada dibumi, semua yang ada diantara keduanya dan semua yang dibawah tanah” (terj. Q.s. Thaha: 6)
  • 9. Syumul (Universalitas) Ajaran-ajaran Islam
    • Syumuliyatul Aqidah Islamiyah
    • Akidah islam bersifat syumul karena mampu menginterprestasikan semua masalah besar dalam wujud ini.
    • Contoh : peduli terhadap masalah uluhiyah dan tauhid, nubuwah dan risalah
    • Akidah Islam bersifat syumul karena tidak pernah membagi manusia diantara dua ilah (Tuhan): Tuhan kebaikan dan cahaya, dan Tuhan kejahatan dan kegelapan sebagaimana dalam agama majusi
  • 10.
    • Akidah Islam bersifat syumul, pada sisi yang lain adalah bahwa ia (Islam) dalam prinsip dimana ketetapannya tidak didasarkan pada instink/perasaan semata sebagaimana filsafat-filsafat ketimuran dan aliran-aliran tasawuf.
    • Akidah Islam juga dikatakan syumul karena merupakan akidah yang tidak mengenal pemilah-milahan. Orang yang meyakini (mengimani) akidah ini 99% dan 1% mengingkarinya, dia tidak dapat disebut sebagai seorang muslim.
  • 11.
    • Syumuliyah (Universalitas) Ibadah dalam Islam
    • Syumul Islam itu tercermin dalam ibadahnya sebagaimana tercermin dalam akidahnya. Jadi, ibadah dalam Islam itu melingkupi seluruh keberadaan manusia dan jangkauannya menyentuh semua aspek kehidupan, tidak hanya berupa ibadah sholat, zakat, puasa dan haji.
  • 12.
    • Diantara akhlak Islam yang berkenaan dengan individu dalam semua seginya
    Syumuliyah (Universalitas) Akhlak dalam Islam a. Jasmani, iapun mempunyai kebutuhan. “… .makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan .” (terj. Q.s. Al A’raf:31) b. Akal, mempunyai berbagai kemampuan dan wawasan “ Katakanlah, ‘perhatikanlah apa yang ada dilangit dan dibumi” (terj. Q.s. Yunus : 101)
  • 13.
    • Jiwa, mempunyai berbagai perasaan dan motivasi
    • “… ..sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya”.
    • (terj. Q.s. Asy Syam : 9-10)
  • 14.
    • Diantara akhlak Islam yang berkenaan dengan individu dalam semua seginya
    • Hubungan antara suami-istri
    • “ Dan bergaullah dengan mereka secara patut (baik). Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kepadanya kebaikan yang banyak”
    • (terj. Q.s. An-Nisa : 19)
  • 15.
    • Hubungan antara kedua orangtua dan anak.
    • “ Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua ibu bapaknya….”
    • (terj. Q.s. Al-Ahqaf : 15)
    • Hubungan antar kerabat dan sanak famili
    • “ Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat….”.
    • (terj. Q.s. An-Nahl : 90)
  • 16.
    • Akhlak Islam yang berkaitan dengan kemasyarakatan
    • Dalam hal adab dan bidang-bidang garapannya.
    • “… .janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu)ingat”
    • (terj. Q.s. An-Nur : 27)
    • Dalam masalah ekonomi dan muamalat
    • “ Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang, (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.”
    • (terj. Q.s. Al Muthaffifiin : 1-3)
  • 17.
    • Dalam persoalan politik dan pemerintahan
    • “ Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum diantara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil”
    • (terj. Q.s. : )
    • Termasuk akhlak Islam yang berkaitan dengan makhluk tidak berakal seperti hewan, burung, dan lain-lain.
    • “ Dan disetiap hati(binatang yang dimakan dengan cara yang baik) itu tingkatan pahala” (HR Bukhari)
  • 18.
    • Termasuk akhlak Islam yang berkaitan dengan alam makro.
    • Ia adalah tempat untuk merenung, merefleksi, mengambil i’tibar (pelajaran), dan bertafakur.
    • Dari hal alam sebagai tempat untuk mengambil manfaat dan mencari makan dengan karunia-karunia yang telah diberikan Allah didalamnya berupa kebaikan-kebaikan.
    • Sebelum dan diatas semua itu adalah etika (akhlak) yang berkaitan dengan sang khalik (Allah) yang Maha Agung, dimana semua nikmat berasal dari-Nya dan semua pujian hanyalah milik-Nya semata.
  • 19. Syumuliyah (Universalitas) Syariat dalam Islam Syari’at yang ada dalam Islam merupakan syariat yang juga syamil. Mencakup apa aja yang berhubungan dengan permasalahan keluarga, yaitu masalah pernikahan, talak (perceraian), nafaqoh (nafkah), penyusuan, warisan, penguasaan terhadap diri dan harta,dan lain-lain. Mencakup juga hubungannya dengan moneter, bisnis, kriminalitas, kewajiban pemerintah (kekuasaan) terhadap rakyat, dan sebaliknya.
  • 20. Syumuliyah Iltizam (Komitmen) dengan Islam secara total Syumul yang berarti iltizam dengan Islam secara total dalam keutuhan, integritas dan keluasannya. Dalam pandangan Islam, seorang muslim hendaknya memperhatikan aspek akidah, akhlak, ibadah, perundang-undangan, dan lain sebagainya secara total.

×