Tinjauan Umum Siklus Akuntansi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Tinjauan Umum Siklus Akuntansi

on

  • 19,007 views

 

Statistics

Views

Total Views
19,007
Slideshare-icon Views on SlideShare
18,818
Embed Views
189

Actions

Likes
7
Downloads
1,347
Comments
3

6 Embeds 189

http://kuliahhurahura.blogspot.com 83
http://www.slideshare.net 67
http://coretankuliah.blogspot.com 27
http://bankerrifal.blogspot.com 9
http://www.kuliahhurahura.blogspot.com 2
http://www.filessearches.com 1

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

13 of 3 Post a comment

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Tinjauan Umum Siklus Akuntansi Tinjauan Umum Siklus Akuntansi Presentation Transcript

    • Bab 2 Tinjauan Atas Siklus Akuntansi Kelompok 1 Kelas C Matrikulasi 4 November 2008
    • Outline
      • Tinjauan Menyeluruh Atas Proses Akuntansi
      • Tahap Pencatatan
      • Tahap Pelaporan
      • A kuntansi Berbasis Akrual vs Kas
      • Komputer dan Proses Akuntansi
    • Tinjauan Proses Akuntansi
      • Akuntansi adalah proses identifikasi, pencatatan, dan komunikasi terhadap transaksi ekonomi suatu entitas
      • Proses akuntansi terdiri dari dua bagian yang saling terkait yaitu tahap pencatatan dan tahap pelaporan
    • Proses Akuntansi Tahap 1: Menganalisa dokumen Keuangan Tahap 2: Mencatat dalam jurnal Tahap 3: Posting ke buku besar Tahap Pencatatan
    • Proses Akuntansi ... Proses Pelaporan Tahap 4: Membuat neraca saldo Tahap 5: Membuat jurnal penyesuaian Menggunakan neraca lajur (opsional) Dari tahap sebelumnya
    • Proses Akuntansi ... Proses Pelaporan Tahap 6: Menyusun Laporan Keuangan Tahap 7: Membuat Jurnal Penutup Tahap 8: Membuat neraca saldo setelah penutupan Dari tahap sebelumnya
    • Tahap Pencatatan
      • Akuntansi Berpasangan (Double-Entry Accounting)
      • Analisis Dokumen Keuangan
      • Penjurnalan Transaksi
      • Posting ke Buku Besar
    • Akuntansi Berpasangan Dengan sistem akuntansi berpasangan, setiap transaksi dicatat dalam suatu cara untuk memastikan keseimbangan atau kesamaan persamaan dasar akuntansi: Aktiva = Kewajiban + Ekuitas Pemilik
    • Analisis Dokumen Keuangan
      • Dokumen-dokumen ini akan memberikan dukungan untuk data yang dicatat dalam jurnal
      • Dokumen ini antara lain faktur pembelian, memo debit/ kredit, dan slip cek
      • Sebagai alat verifikasi atas catatan akuntansi dan berperan penting dalam sistem informasi dan pengendalian
    • Penjurnalan Transaksi
      • adalah mencatat setiap transaksi keuangan yang terjadi ke dalam buku jurnal secara kronologis dan sistematis
      Format Jurnal umum Tanggal Akun yang didebit ....................... XXX Akun yang dikredit ............................ XXX Penjelasan
    • Penjurnalan Transaksi ...
      • Dalam penjurnalan ini ada tiga langkah utama:
      • Identifikasi akun yang terpengaruh
      • Menentukan akun tersebut bertambah atau berkurang sekaligus apakah didebit atau dikredit (penentuan debit-kredit ini di slide selanjutnya )
      • Menentukan besarnya nilai setiap akun
    • Penjurnalan Transaksi ... Assets = Liabilities + Owners’ Equity DR CR DR CR DR CR (+) ( – ) ( – ) (+) ( – ) (+) Capital Stock DR CR ( – ) ( +) Retained Earnings DR CR ( – ) ( +)
    • Penjurnalan Transaksi ... Retained Earnings DR CR ( – ) ( +) Expenses DR CR ( + ) ( –) Revenues DR CR ( – ) ( +) Dividends DR CR ( + ) ( –)
    • Posting ke buku besar Buku besar adalah kumpulan akun pada suatu perusahaan yang tersusun secara sistematis dengan diberi nomor kode tertentu dan biasanya tergambar pada bagan akun (chart of accounts) .
    • Posting ke buku besar ...
      • Proses dalam melakukan posting adalah sebagai berikut:
      • Memasukkan tanggal, akun, dan nilai moneter dari buku jurnal ke buku besar (ledger) yang sesuai;
      • Memasukkan nomor halaman jurnal ke kolom post reference (PR) dalam ledger ;
      • Memasukkan nomor akun dari ledger ke dalam kolom post reference (PR) pada buku jurnal.
    • Tahap Pelaporan
      • Menyusun Neraca Saldo
      • Membuat Jurnal Penyesuaian
      • Menyusun Laporan Keuangan
      • Menggunakan Neraca Lajur
      • Menutup Akun Nominal
      • Menyusun Neraca Saldo setelah Jurnal Penutup
    • Menyusun Neraca Saldo Setelah semua jurnal diposting ke buku besar, setiap akun dalam buku besar dapat diketahui saldonya. Berdasarkan saldo-saldo tersebut dapat disusun neraca saldo (trial balance) .
    • Membuat Jurnal Penyesuaian
      • Proses penyesuaian merupakan proses memutakhirkan data keuangan setiap akhir periode sebelum disusun laporan keuangan
      • Proses tersebut menggunakan jurnal penyesuaian (adjusting entries)
      • Penyesuaian ini untuk menunjukkan kondisi yang sebenarnya pada saat akhir periode akuntansi. Selain itu data keuangan yang belum dimasukkan harus dijurnal agar catatan tetap mutakhir
    • Membuat Jurnal Penyesuaian Ada beberapa jenis penyesuaian yang perlu dilakukan, antara lain:
      • Penyesuaian untuk penyusutan aktiva
      • Penyesuaian untuk perlengkapan
      • Penyesuaian untuk piutang tak tertagih
      • Penyesuaian untuk pembayaran di muka
      • Penyesuaian untuk unsur-unsur akrual
      • Penyesuaian untuk persediaan
    • Penyesuaian Penyusutan Penyusutan merupakan alokasi harga perolehan aktiva tetap menjadi beban sepanjang umur manfaatnya secara rasional dan sistematis. Penurunan aktiva untuk penyusutan biasanya dicatat dengan mengkredit contra account dari aktiva tetap tersebut yang disebut akumulasi penyusutan. Jurnal penyesuaian untuk penyusutan Tanggal Beban penyusutan ........................................ XXX Akumulasi Penyusutan ........................................ XXX Sebesar nilai penyusutan
    • Penyesuaian Perlengkapan Perlengkapan merupakan berbagai unsur yang dibeli oleh perusahaan guna memdukung operasi perusahaan. Perlengkapan yang telah diperoleh akan digunakan sehingga perlengkapan yang telah terpakai akan menjadi beban. Jurnal penyesuaian untuk perlengkapan Tanggal Beban perlengkapan ....................................... XXX Perlengkapan ...................................................... XXX Sebesar pemakaian perlengkapan
    • Penyesuaian Piutang Tak Tertagih Kadang perusahaan mempunyai piutang yang tidak dapat ditagih, sehingga mengakibatkan timbulnya beban piutang tak tertagih. Dengan konsep akrual, penyesuaian terhadap beban yang diestimasi ini harus dibuat pada periode sekarang bukan pada periode dimana ketidaktagihan terjadi. Jurnal penyesuaian untuk piutang tak tertagih Tanggal Beban piutang tak tertagih............................... XXX Penyisihan piutang tak tertagih............................ XXX Sebesar estimasi piutang yang tak tertagih
    • Penyesuaian Pembayaran di Muka
      • Penyesuaian untuk beban yang dibayar di muka
      • Penyesuaian untuk pendapatan diterima di muka
    • Beban Dibayar di Muka Beban dibayar di muka ( Prepaid expenses) merupakan berbagai beban yang dikeluarkan terlebih dahulu kasnya, tetapi manfaat ekonomisnya baru akan dinikmati beberapa periode yang akan datang. Ada dua pendekatan yang digunakan dalam mencatat beban seperti ini yang akan berpengaruh pula pada jurnal penyesuaiannya. (Misal asuransi dibayar dimuka)
    • Beban Dibayar di Muka ... Jurnal penyesuaian untuk asuransi dibayar dimuka jika pada awal pembayaran dicatat sebagai aset Tanggal Beban asuransi .............................................. XXX Asuransi dibayar di muka.................................... XXX Sebesar yang telah benar-benar menjadi beban Jurnal penyesuaian untuk asuransi dibayar dimuka jika pada awal pembayaran dicatat sebagai beban Tanggal Asuransi dibayar di muka.............................. XXX Beban asuransi .................................................. XXX Sebesar yang belum menjadi beban menjadi beban
    • Pendapatan Diterima di Muka Pendapatan diterima di muka ( Unearned revenue) merupakan berbagai pendapatan yang diterima terlebih dahulu, tetapi pelaksanaan pekerjaan baru akan dilakukan beberapa periode yang akan datang. Ada dua pendekatan yang digunakan dalam mencatat pendapatan seperti ini yang akan berpengaruh pula pada jurnal penyesuaiannya. (Misal sewa duterima dimuka)
    • Pendapatan Diterima di Muka ... Jurnal penyesuaian untuk sewa diterima dimuka jika pada awal pembayaran dicatat sebagai kewajiban Tanggal Sewa diterima di muka..................................... XXX Pendapatan sewa................................................ XXX Sebesar yang telah menjadi hak perusahaan Jurnal penyesuaian untuk sewa diterima dimuka jika pada awal pembayaran dicatat sebagai pendapatan Tanggal Pendapatan sewa.......................................... XXX Sewa diterima di muka........................................ XXX Sebesar yang belum menjadi hak perusahaan
    • Penyesuaian untuk Unsur2 Akrual
      • Penyesuaian untuk beban yang masih harus dibayar.
      • Penyesuaian untuk pendapatan yang masih harus diterima
    • Beban yang Masih Harus Dibayar Beban yang masih harus dibayar ( Accrued expenses) merupakan berbagai beban yang telah menjadi beban perusahaan sampai akhir periode akuntansi, tetapi belum dikeluarkan uang kasnya sehingga menimbulkan utang bagi perusahaan. (Misalnya beban pajak penghasilan dan beban gaji.)
    • Beban yang Masih Harus Dibayar . Jurnal penyesuaian untuk accrued expenses Tanggal Beban gaji ...................................................... XXX Utang gaji ............................................................ XXX Memyesuaikan besarnya beban
    • Pendapatan yang Masih Harus Diterima Pendapatan yang masih harus diterima (Accrued revenues) merupakan berbagai pendapatan yang telah menjadi hak perusahaan pada periode akuntansi tertentu tetapi belum dicatat dan belum diterima uangnya sehingga menimbulkan piutang bagi perusahaan. Misalnya pendapatan sewa
    • Pendapatan yang Masih Harus Diterima ... Jurnal penyesuaian untuk accrued revenues Tanggal Piutang sewa.................................................... XXX Pendapatan sewa................................................. XXX Menyesuaikan pendapatan sewa
    • Penyesuaian untuk Persediaan
      • Pada sistem persediaan periodik, persediaan akhir bisa dketahui setelah adanya penghitungan fisik
      • Setelah dilakukan penghitungan ini maka dibuat jurnal penyesuaian, yang akan menunjukkan saldo akhir persediaan, menutup akun diskon pembelian dan pembelian, serta memunculkan jumlah harga pokok penjualan yang akan dilaporkan pada laporan laba rugi
    • Penyesuaian untuk Persediaan ... Persediaan ............................ ......... ......... ...... XXX Diskon Pembelian ......................................... XXX Retur Pembelian ............................................XXX Harga Pokok pejualan ................................... XXX Pembe lian. ..................................................... XXX Beban Angkut Pembelian ..............................XXX Persediaan di sini adalah selisih antara persediaan akhir dan saldo awal
    • Menyusun Laporan Keuangan Setelah data keuangan mutakhir melalui jurnal penyesuaian selanjutnya bisa dibuat laporan keuangan yang datanya bisa diambil dari saldo akun yang telah disesuaikan pada buku besar atau dengan menggunakan neraca lajur.
    • Menyusun Neraca Lajur Penyusunan neraca lajur ini bukanlah suatu keharusan. Pada neraca lajur 10 kolom pada satu pasang kolom pertama erisi neraca saldo, satu pasang kolom kedua berisi penyesuaian, satu pasang kolom ketiga berisi neraca salo setelah penyesuaian, satu pasang kolom ke empat berisi laporan laba rugi, dan yang terakhir berisi neraca.
    • Menutup Akun Nominal Setelah jurnal penyesuaian dibuat, dicatat dalam jurnal umum, dan diposting ke buku besar, maka buku siap ditutup dalam persiapan memasuki periode akuntansi yang baru. Dalam penutupan ini semua akun nominal (semua akun pada laporan laba rugi ditambah dividen untuk perseroan) dipindah ke akun riil (akun pada neraca). Akun riil yang menerima nilai yang ditutup dari akun nominal adalah laba ditahan.
    • Menutup Akun Nominal ...
    • Menyusun Neraca Saldo Setelah Penutupan Setelah jurnal penutup dipindahbukukan, neraca saldo setelah penutupan dapat disusun untuk memeriksa keseimbangan saldo debit dan kredit untuk akun-akun riil. Hal ini juga opsional.
    • Akuntansi Berbasis Akrual vs Kas Akuntansi akrual mengakui pendapatan pada saat dihasilkan walau kasnya belum diterima. Beban diakui dan dicatat pada saat terjadinya walau pembayaran belum dilakukan. Sedangkan akuntansi berbasis kas pendapatan hanya diakui pada saat kas diterima dan beban hanya diakui pada saat kas dibayarkan.
    • Akuntansi Berbasis Akrual vs Kas ... Sebagai ilustrasi secara sederhana nampak pada kasus berikut. Perusahaan kontraktor menandatangani perjanjian untuk membangun garasi sebesar Rp 100.000.000. Pada bulan Januari perusahaan tersebut mengeluarkan biaya sebesar Rp 80.000.000 secara kredit. Pada bulan Februari perusahaan tersebut menagih pembayaran sebesar nilai kontrak atas pekerjaan yang telah diselesaikan. Pada bulan Maret perusahaan tersebut membayar utang sebesar Rp 80.000.000 kepada kreditur.
    • Akuntansi Berbasis Akrual vs Kas ...
    • Jurnal Pembalik Tujuan dibuatnya jurnal pembalik adalah untuk menyederhanakan pencatatan transaksi pada periode akuntansi berikutnya. Jurnal ini dibuat setelah memasuki periode akuntansi yang baru dan mrupakan kebalikan dari ayat jurnal penyesuaian terkait yang telah dibuat pada periode akuntansi sebelumnya. Karena ayat jurnal pembalik tidak wajib digunakan maka beberapa akuntan menghindari ayat jurnal ini.
    • Jurnal Pembalik ...
      • Ikhtisar pedoman untuk ayat jurnal pembalik adalah sebagai berikut:
      • Semua pos-pos akrual bisa dibalik;
      • Semua pos dibayar di muka di mana transaksi kas awalnya didebit atau dikredit ke suatu akun beban atau pendapatan, bisa dibalik;
      • Ayat jurnal penyesuaian untuk penyusutan dan piutang tak tertagih tidak dibalik.
    • Komputer dan Proses Akuntansi Komputer memang bisa membantu dalam pemrosesan informasi. Akan tetapi walau kemampuan komputer dapat diandalkan, komputer tidak bisa menggantikan peran seorang akuntan. Misalnya komputer tidak bisa mengetahui perbedaan persediaan dan perlengkapan hingga seorang akuntan menentukan akun mana yang terlibat dalam transaksi tersebut.
    • TERIMAKASIH