Hak dan Kewajiban Warganegara Indonesia

13,452 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
13,452
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
276
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Hak dan Kewajiban Warganegara Indonesia

  1. 1. Hak dan Kewajiban Warganegara IndonesiaPenyusun: 1. Astika Rahayu 2. Khairunisa Amalia 3. Retno Wulandari FMIPA – KIMIA Universitas Negeri Jakarta 2012
  2. 2. Kata Pengantar Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, berkatrahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan tugas makalahKewargaegaraan dengan judul “Hak dan Kewajiban Warganegara Indonesia”dengan baik tanpa adanya kendala apapun yang berarti. Tugas makalah ini kami susun untuk memenuhi salah satu tugas padamata kuliah Kewarganegaraan. Tujuan lain penyusunan tugas ini adalahsupaya para pembacanya dapat memahami pentingnya hak dan kewajibansebagai seorang warganegara Indonesia. Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telahmembantu dalam penyelesaian makalah ini. Yang utama kami mengucapakanterimakasih kepada Bapak Tukina selaku dosen mata kuliah Kewaganegaraan. Akhir kata semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi pembaca padaumumnya dan kami sebagai penulis pada khususnya, kami menyadari bahwadalam pembuatan makalah ini masih jauh dari sempurna untuk itu kamimenerima saran dan kritik yang bersifat membangun demi perbaikan kearahsempurna. Kami mengucapkan terimakasih.
  3. 3. BAB I PENDAHULUANA. Latar belakang Didalam UUD 1945 terdaat aturan mengenai kewajiban Negara terhadapwarganya, dan hak serta kewajiban warga Negara terhadap negaranya.B. Permasalahan 1. Pengertian warganegara Indonesia 2. Hak dan kewajiban WNIC. Tujuan Mempelajari dan memahami tentang pengertian warganegara, hak, dan kewajibanwarganegaa, serta perbedaab hak dan kewajiban anatara warga Negara dan bukanwarganegara.
  4. 4. BAB II PEMBAHASANA. Pengertian Warganegara Indonesia Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) adalah orang yang diakui oleh UU sebagaiwarga negara Republik Indonesia. Menurut kamus besar KBBI, warga negara adalahpendududk sebuah Negara atau bangsa berdasarkan keturunan tempat kelahiran,dan sebagaianya yang mempunyai hak dan kewajiban penuuh sebagai seorang wargaNegara dari Negara itu. Kewarganegaraan Republik Indonesia diatur dalam UU no. 12 tahun 2006 tentangKewarganegaraan Republik Indonesia. Menurut UU ini, orang yang menjadi WargaNegara Indonesia (WNI) adalah: 1. setiap orang yang sebelum berlakunya UU tersebut telah menjadi WNI 2. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari ayah dan ibu WNI 3. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah WNI dan ibu warga negara asing (WNA), atau sebaliknya 4. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ibu WNI dan ayah yang tidak memiliki kewarganegaraan atau hukum negara asal sang ayah tidak memberikan kewarganegaraan kepada anak tersebut 5. anak yang lahir dalam tenggang waktu 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia dari perkawinan yang sah, dan ayahnya itu seorang WNI 6. anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari ibu WNI 7. anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari ibu WNA yang diakui oleh seorang ayah WNI sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum anak tersebut berusia 18 tahun atau belum kawin 8. anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia yang pada waktu lahir tidak jelas status kewarganegaraan ayah dan ibunya. 9. anak yang baru lahir yang ditemukan di wilayah megara Republik Indonesia selama ayah dan ibunya tidak diketahui 10. anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia apabila ayah dan ibunya tidak memiliki kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaannya 11. anak yang dilahirkan di luar wilayah Republik Indonesia dari ayah dan ibu WNI, yang karena ketentuan dari negara tempat anak tersebut dilahirkan memberikan kewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan
  5. 5. 12. anak dari seorang ayah atau ibu yang telah dikabulkan permohonan kewarganegaraannya, kemudian ayah atau ibunya meninggal dunia sebelum mengucapkan sumpah atau menyatakan janji setia.Asas-asas kewarganegaraan Asas kewarganegaraan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006, dikenaldua pedoman, yaitu Asas Kewarganegaraan Umum dan Asas KewarganegaraanKhusus.1. Asas Kewarganegaraan Umum- Asas Ius Soli Asas Ius Soli adalah asas pemberian kewarganegaraan berdasarkan tempatkelahiran (terbatas). Negara yang menganut asas ini akan mengakui kewarganegaraanseorang anak yang lahir sebagai warganegaranya hanya apabila anak tersebut lahir diwilayah negaranya, tanpa melihat siapa dan darimana orang tua anak tersebut. Asasini memungkinkan adanya bangsa yang modern dan multikultural tanpa dibatasi olehras, etnis, agama, dll. Contoh negara yang menganut asas ini adalah AS, Argentina,Banglades dan Brazil.- Asas Ius Sanguinis Asas Ius Sanguinis adalah asas pemberian kewarganegaraan berdasarkanketurunan orang tuanya. Negara yang menganut asas ini akan mengakuikewarganegaraan seorang anak sebagai warga negaranya apabila orang tua dari anaktersebut adalah memiliki status kewarganegaraan negara tersebut (dilihat dariketurunannya). Asas ini akan berakbibat munculnya suatu negara dengan etnis yangmajemuk. Contoh negara yang menganut asas ini adalah negara-negara yangmemiliki sejarah panjang seperti negara-negara Eropa dan Asia. Contoh negara yangmenganut asas ius sanguinis ini yakni Brunai, Jordania, Malaysia, Belanda, Cina.- Asas Kewarganegaraan Tunggal Asas ini adalah asas yang menentukan satu kewarganegaraan bagi setiap orang.Setiap orang tidak dapat menjadi warga Negara ganda atau lebih dari satu.- Asas Kewarganegaraan Ganda Terbatas Asas ini adalah asas yang menentukan stu kewarganegaraan ganda (lebih darisatu warga Negara) bagi anak-anak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalamundang-undang. Pada saat anak-anak mencapai umur 18 tahun, maka harusmenentukan salah satu kewarganegaraan.
  6. 6. 2. Asas Kewarganegaraan Khusus- A s a s K e p e n t i n g a n N a s i o n a l adalah asas yang menentukan bahwa peraturan kewarganeraanmengutamakan kepentingan nasional Indonesia, yang bertekad mempertahankan kedaulatannya sebagai negara kesatuan yang memiliki cita-cita dan tujuannya sendiri.- A s a s P e r l i n d u n g a n M a k s i m u m adalah asas yang menentukan bahwa pemerintah wajib memberikan perlingdungan penuh kepada setiap warga negara Indonesia dalam keadaan apapun, baik di dalam maupun di luar negeri.- Asas persamaan didalam hukum dan pemerintahan adalah asas yang menentukan bahwa setiap warga negara Indonesia mendapatkan perlakuan yang sama di dalam hukum dan pemerintahan.- A s a s k e b e n a r a n s u b s t a n t i f adalah asas dimana prosedur kewarganegaraan seseorang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga disertai substansi dan syarat-syarat permohonan yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.- A s a s n o n - d i s k r i m i n a t i f adalah asas yang tidak membedakan perlakuan dalam segala halikhwal yang berhubungan dengan warga negara atas dasar suku ras, agama, golongan, jenis kelamin, serta haris menjamin, melindungi, dan memuliakan HAM pada umumnya dan hak warga negara pada khususnya.- A s a s p e n g a k u a n d a n p e n g h o r m a t a n t e r h a d a p H A M adalah asas yang dalam segala hal ikhwal yang berhubungan dengan warga negara harus menjamin, melindungi, dan memuliakan HAM pada umumnya dan hak warga negara pada khususnya.- A s a s K e t e r b u k a a n adalah asas yang menentukan bahwa segala hal ikhwal yang berhubungan dengan warga negara harus dilakukan secara terbuka.- A s a s p u b l i s i t a s adalah asas yang menentukan bahwa seseorang yang memperoleh dan atau kehilangan kewarganegaraan RI akan diumumkan dalam berita negara RI agar masyarakat mengetahuinya.
  7. 7. B. Hak dan Kewajiban Warganegara Indonesia Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinyaditerima atau dilakukan oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain manapunjuga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. Kewajiban adalahsesuatu yang harus dilakukan oleh warga negara. Hak dan Kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan, akan tetapiterjadi pertentangan karena hak dan kewajiban sering tidak seimbang. Bahwa setiapwarga negara memiliki hak dan kewajiban untuk mendapatkan kehidupan yanglayak, tetapi pada kenyataannya banyak warga negara yang belum merasakankesejahteraan dalam menjalani kehidupannya. Semua itu terjadi karena pemerintahdan para pejabat tinggi lebih banyak mendahulukan hak dari pada kewajiban.Padahal menjadi seorang pejabat itu tidak cukup hanya memiliki pangkat akan tetapimereka berkewajiban untuk memikirkan diri sendiri. Jika keadaannya seperti ini,maka tidak ada keseimbangan antara hak dan kewajiban. Jika keseimbangan itutidak ada akan terjadi kesenjangan sosial yang berkepanjangan. Sebagaimana telah ditetapkan dalam UUD 1945 pada pasal 28, yang menetapkanbahwa hak warga negara dan penduduk untuk berserikat dan berkumpul,mengeluarkan pikiran dengan lisan maupun tulisan, dan sebagainya, syarat-syaratakan diatur dalam undang-undang. Pasal ini mencerminkan bahwa negara Indonesiabersifat demokrasi. Pada para pejabat dan pemerintah untuk bersiap-siap hidupsetara dengan kita. Harus menjunjung bangsa Indonesia ini kepada kehidupan yanglebih baik dan maju. Yaitu dengan menjalankan hak-hak dan kewajiban denganseimbang. Dengan memperhatikan rakyat-rakyat kecil yang selama ini kurangmendapat kepedulian dan tidak mendapatkan hak-haknya.Hak Warga Negara Indonesia :o Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak : “Tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” (pasal 27 ayat 2).o Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan: “setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.”(pasal 28A).o Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah (pasal 28B ayat 1).o Hak atas kelangsungan hidup. “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan Berkembang”o Hak untuk mengembangkan diri dan melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya dan berhak mendapat pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya demimeningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia. (pasal 28C ayat 1)o Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negaranya. (pasal 28C ayat 2).o Hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di depan hukum.(pasal 28D ayat 1).o Hak untuk mempunyai hak milik pribadi Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani,hak beragama, hak untuk tidak diperbudak,
  8. 8. o Hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. (pasal 28I ayat 1Kewajiban Warga Negara Indonesia : o Wajib menaati hukum dan pemerintahan. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 berbunyi: segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. o Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 menyatakan : setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”. o Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain. Pasal 28J ayat 1 mengatakan : Setiap orang wajib menghormati hak asai manusia orang lain o Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang. Pasal 28J ayat 2 menyatakan : “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya,setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.” o Wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Pasal 30 ayat (1) UUD 1945. menyatakan: “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.”
  9. 9. BAB III PENUTUPANKesimpulan Konsekuensi sebagai warganegara dari suatu Negara maka melekatlah padaseseorangn itu hak-hak dan kewajiban-kewajiban sebagai warganegara yangmenunjukkan adanya hubungan hukum antara Negara dan warganegara serta untukmembedakan hak dan kewajiban mereka dengan bukan warganegara yang sama-sama berdomisili disuatu Negara. Secara umu ada dua asas untuk menetukan status kewarganegaraan yaituasas ius soli dan asas ius sanguinis yang bias berakibat terjadinya a patride dan bipatride maka untuk mencegah terjadinya hal ini biasanya dilakukan pengaturandalam undang-undang kewarganegaraan.

×