Linda Keslar US accouting : Creating an Uneven Playing Field?

  • 453 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
453
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
2
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. US Accounting : Creating an Uneven Playing Field? By : Linda Keslar Oleh : Asrini Ali Saeni 352856 Program Magister Sains dan Doktoral Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada
  • 2. Permasalahan  Perbedaan antara metode akuntansi US dibandingkan dengan negara lain.  Laporan Keuangan kehilangan kredibilatsnya karena perbedaan metode akuntansi.  Aturan di AS sangat sulit dikelola dan sangat mahal juga menjadi perbandingan yang tidak adil dengan kompetitior di negara lain. Ex. Bank Britain’s Midland melaporkan kerugian sebesar $408 juta tahun lalu. Akan tetapi, di Amerika Serikat, bank ini membukukan kerugian sebesar $868 juta. Hal ini disebabkan oleh metode akuntansi yang berbeda antara AS dengan negara lainnya.
  • 3. Pandangan terhadap Standar Akuntansi di US  Standar haruslah memiliki pengukuran yang objektif, bukan sebuah instrumen yang mengakibatkan kejadian ekonomi.  Standar di US tidak harus diganti, tetapi menambahkan aturan baru dan mengkritik self-interest dalam bisnis.  Keterbandingan standar yang adil dengan standar dinegara lain haruslah diutamakan
  • 4. Solusi terhadap Standar US 1. Perusahaan yang berada di AS diminta untuk menyediakan pengungkapan yang lebih pada subjek yang lebih banyak dibanding negara lain. 2. Negara lain tidak menginginkan aturan AS diterapkan. Negara lain ingin mengerti prinsip aturan tersebut dan membawa apa yang mereka butuhkan untuk aplikasi yang lebih luas. 3. Dibutuhkan harmonisasi standar secara internasional. 4. Australia sadar pentingnya harmonisasi standar secara internasional. Laporan keuangan harus merefleksikan realitas ekonomi, dampak dari kejadian yang terjadi, bukan hanya berfoukus pad pemilik modal. 5. IASC mengeluarkan 29 standar yang disetujui oleh banyak negara yang menyediakan alternatif blueprint untuk regulator luar negeri memperbarui standarya
  • 5. Kritik terhadap Standar di US  Perusahaan yang mengeluarkan saham dan surat utang di US mempunyai kesulitan untuk memenuhi persyaratan karena berbedanya prinsip akuntansi.  Akuntansi di US telah melalui tahapan serius, tapi dengan arah yang salah  Standar akuntansi lebih teoretis dibandingkan pengukuran yang bermanfaat untuk kinerja perusahaan dan memproduksi statistik yang tidak digunakan oleh investor  FASB mengatakan bahwa semua ini untuk memastikan pengungkapan keuangan.
  • 6. Perbandingan Praktik Akuntansi di US dan negara lain  Goodwill, UK membebankannya pada tahun akusisi, sedangkan US membebankannya selama 40 tahun.  Kapitalisasi leasing, US mengharuskan kapitalisasi lease, sedangkan Jepang, Prancis, dan Jerman tidak mengharuskan.  Pengakuan manfaat pajak masa depan, US tidak membolehkan, sedangkan Jerman dan Swiss membolehkan.
  • 7.  Kritik terhadap standar US muncul saat tekanan harmonisasi internasional diserukan.  US telah gagal untuk mengimbangi berbagai kaleidoskop produk keuangan, terutama ketika hedging dan spekulasi datang.  Sampai sekarang, perusahaan asing, dan regulator dan pemerintah asing telah kurang peduli pada prosedur dan kebutuhan akuntansi  Permintaan pengungkapan yang detail telah dibentuk oleh pasar sangat berkembang di US dibandingkan dengan tempat-tempat lain, yang dibentuk oleh standar yang berbeda  Tanpa standar yang jelas, sangat sulit untuk menilai kesehatan keuangan perusahaan. Tekanan penetapan aturan FASB dari regulator dan legislator menekankan pengungkapan yang besar pada resiko keuangan pada institusi keuangan yang lebih cenderung bermuat politis.
  • 8.  Muncul masalah penerapan historical cost vs current value untuk melihat efek dari harga dan tingkat bunga.  FASB 52 dan 80 menyediakan akuntnsi untuk hedge. Keduanya didesain untuk menangkap semua simetris antara akuntansi dan instumen hedging— forward, future, option, and swaps.  Sayangnya, pengguna menyatakan tidak mudah untuk mengkuantitatifkan untung dan rugi pada waktu tertentu.
  • 9. Perkembangan Standar yang Diharapkan  Untuk menjelaskan instrumen yang rumit, mereka harus terlebih dahulu mencari tahu bagaimana cara menghitung dengan sederhana.  Perkembangan standar akuntansi menyebabkan FASB harus memilih apakah akan menambah pengaruh pada standar akuntansi secara internasional atau mempertimbangkan standar dari luar untuk diadopsi di US untuk menciptakan harmonisasi internsional.