Tm 3 Analisa Lingkungan Internal

6,464 views
6,206 views

Published on

Published in: Business, Health & Medicine
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
6,464
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
11
Actions
Shares
0
Downloads
233
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tm 3 Analisa Lingkungan Internal

  1. 1. ManajemenStrategik : AnalisaLingkungan Internal<br />Achmad Rozi E Eroy <br />Email: arozieleroy@yahoo.co.id. <br />www.arozieroy@yahoo.blogspot.com<br />
  2. 2. Semua organisasi mempunyai kekuatan dan kelemahan dalam berbagai bidang fungsional bisnis, <br />Namun tidak satupun perusahaan yang mempunyai kekuatan dan kelemahan yang sama disemua bidang.<br />Hakekat Audit Internal<br />
  3. 3. Kekuatan suatu perusahaan yang tidak mudah ditandingi atau ditiru oleh pesaing disebut kompetensi pembeda ( distinctive competencies)<br />Kekuatan kunci internal<br />
  4. 4. Proses melaksanakan Audit Internal amat serupa dengan melaksanakan Audit Eksternal. Dimana perwakilan manajer dan karyawan dari seluruh bagian perusahaan harus dilibatkan dalam menentukan kekuatan dan kelemahan perusahaan.<br />Audit Internal memerlukan pengumpulan dan pengolahan informasi mengenai manajemen, pemasaran, keuangan, produk/operasi, litbang dan pengoperasian sistem informasi komputer<br />Proses Audit Internal<br />
  5. 5. Manajemen<br />Manajemen pemasaran<br />Manajemen Keuangan/Akuntansi<br />Manajemen Operasi/produksi<br />Manajemen Litbang<br />Manajemen SIK / SIM<br />Manajemen SDM<br />Faktor Kunci Audit Internal<br />
  6. 6. Fungsi dasar dari manajemen adalah; perencanaan, pengorganisasian, Pemotivasian, penunjukan staf dan pengendalian<br />Tugas manajer adalah bagaimana mengkaji fungsi dasar tersebut kaitannya dengan kekuatan dan kelemahan organisasi.<br />Manajemen<br />
  7. 7. Inti dari kegiatan Pemasaran adalah proses menetapkan, mengantisipasi, menciptakan dan memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan akan produk dan jasa.<br />Terdapat sembilan fungsi dasar pemasaran; analisis pelanggan, memebli sediaan, menjual produk/jasa, merencanakan produk/jasa, menetapkan harga, distribusi, riset pemasaran, analisis peluang dan tanggung jawab sosial.<br />Manajemen pemasaran<br />
  8. 8. Kondisi keuangan sering dianggap ukuran tunggal terbaik dari posisi bersaing perusahaan dan daya tarik keseluruhan bagi investor.<br />Menetapkan kekuatan keuangan organisasi dan kelemahan amat penting untuk merumuskan strategi secara efektif.<br />Likuiitas, solvabilitas, modal kerja, profitabilitas, pemanfaatan harta, arus kas, dan modal dapat menghilangkan beberapa strategi alternatif yang layak.<br />Keuangan/Akunting<br />
  9. 9. Fungsi produksi/operasi dari suatu usaha terdiri dari semua aktivitas yang mengubah masukan menjadi barang dan jasa.<br />Manajemen produksi/operasi menangani masukan, pengubahan, dan keluaran yang bervariasi antar industri dan pasar<br />Fungsi-fungsi dasar Manajemen Produksi; Proses, kapasitas, sediaan, Tenaga kerja dan mutu<br />Manajemen Produksi/Operasi<br />
  10. 10. Bidang utama dari operasi intenal yang harus diteliti kekuatan dan kelemahannya adalah penelitian dan pengembangan (litbang).<br />Organisasi melakukan investasi dalam litbang karena mereka yakin bahwa investasi seperti itu akan mengarah pada produk atau jasa superior dan mereka mendapat keunggulan bersaing.<br />Anggaran litbang diarahkan pada pengembangan produk baru sebelum pesaing melakukannya,memperbaiki mutu produk atau memperbaiki proses manufaktur untuk menekan biaya<br />Litbang<br />
  11. 11. Informsi mengikat semua fungsi bisnis menjadi dasar untuk semua keputusan manajerial. Informasi mewakili sumber utama keunggylan atau kelemahan bersaing.<br />Menilai kekuatan dan kelemahan internal perusahaan dalam sistem informasi merupakan dimensi kritis dari pelaksanaan audit internal.<br />Sistem Informasi Komputer<br />
  12. 12. Langkah penutup dalam melaksanakan Audit Internal adalah membuat matrik Evaluasi faktor Internal (EFI). <br />Alat perumusan strategi ini meringkas dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan utama dalam berbagai bidang fungsional dari suatu usaha, dan matrik ini memebrikan dasar untuk mengenali dan mengevaluasi hubungan diantara bidang-bidang internal bisnis.<br />Matrik Evaluasi faktor Internal<br />
  13. 13. Contoh Matrik EFI (internal Factor Evaluastion) PT “ABC”<br />
  14. 14. MATRIK (Efas) Evaluasi Faktor Eksternal <br />
  15. 15. Jumlah nilai yang dibobotkan berkisar 1,0 (yang terendah) – 4,0 (yang tertinggi)<br />Total nilai yang dibobot dibawah 2,5 merupakan ciri organisasi yang lemah secara internal, sedangkan nilai yang diatas 2,5 menunjukkan posisi internal yang kuat. <br />Kesimpulan Matrik<br />

×