Siklus sel

18,151 views
17,883 views

Published on

Published in: Technology
4 Comments
9 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
18,151
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
728
Comments
4
Likes
9
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Siklus sel

  1. 1. SIKLUS SEL Terdiri atas dua fase : 1. Interfase : a. Fase G1 : sintesis RNA b. Fase S : Sintesis DNA, RNA c. Fase G2 : Sintesis RNA 2. Pembelahan : a. Profase b. Metafase c. Anafase d. Telofase
  2. 2. INTERFASE (G1) Tahap G1 (First Gap Phase) - Pada sel muda hasil suatu pembelahan - Waktu : sekitar 25 jam (bervariasi) - Terjadi sintesis RNA dan protein - Akibatnya ukuran sel bertumbuh - Sintesis RNA dikontrol oleh DNA
  3. 3. Interfase (S) Tahap S (Synthetic Phase) - Waktu 7 – 8 jam - Terjadi proses sintesis DNA - Terjadi proses replikasi molekul DNA - Sintesis RNA masih terus berjalan - Pembentukan molekul Histon (protein dasar kromosom)
  4. 4. INTERFASE (G2) Tahap G2 (Second Gap Phase) - Tahap akhir pertumbuhan sel - Waktu 2 – 5 jam - Masih terjadi sintesis RNA yang akan berhenti pada saat pembelahan sel
  5. 5. MITOSIS - Tujuan untuk memperbanyak sel  bertumbuh - Terdiri atas dua peristiwa berurutan : a. Kariokinesis : pembelahan inti sel b. Sitokinesis : pembelahan sitoplasma - Tahap-tahap mitosis : a. Profase b. Metafase c. Anafase d. Telofase
  6. 6. PROFASE 1. Kromatin  bergelung  kromosom 2. Sentriol  duplikasi  bergerak ke masing- masing kutub 3. Terbentuk mikrotubulus di antara pasangan kromosom (chromosomal fibers)
  7. 7. METAFASE 1. Membran inti dan nukleolus menghilang 2. Kromosom : - menempatkan diri pada bidang ekuato rial - membelah secara longitudinal  2 kromatid - Sentromer/kinetokor melekat pada mikrotubulus
  8. 8. ANAFASE 1. Terjadi pemisahan lengan-lengan kromatid 2. Terbentuk pasangan kromosom  bergerak kearah kutub-kutub sel (akibat pemendekan chromosomal fibers) 3. Kromosom berkelompok pada masing- masing kutub
  9. 9. TELOFASE 1. Terbentuk membran inti melingkupi kelompokan kromosom 2. Kromosom mulai tampak menipis  butir-butir kromatin 3. Terjadi pemisahan sitoplasma beserta organela 4. Pelekukan membran sel kedalam  sitoplasma terpisah satu sama lain 5. Terbentuk dua sel anakan yang diploid
  10. 10. MITOSIS
  11. 11. MEIOSIS 1. Terjadi pada sel-sel kelamin 2. Sel-sel keturunan bersifat haploid 3. Teerjadi pembelahan reduksi sehingga sel anak mempunyai jumlah kromosom yang berkurang 4. Meiosis terdiri atas : a. Replikasi DNA sekali b. Pembelahan sel dua kali
  12. 12. TAHAPAN MEIOSIS
  13. 13. PROFASE I 1. Preleptotene : Benang kromosom masih tipis Kromosom seks lebih nyata 2. Leptotene : - Benang kromosom lebih tebal - Tampak sebagai 2 kromatid yang saling menempel
  14. 14. PROFASE I 3. Zigotene - Kromosom tampak lebih jelas - Kromosom yang homolog berpasangan 4. Pachytene : - Terjadi pemendekan kromosom  sentromer tampak jelas - Terjadi crossing over pada kromosom yang homolog (pertukaran bahan genetik)
  15. 15. PROFASE I 5. Diplotene : - Terjadi pemisahan kromosom yang homolog -

×