SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN               TAHUN 2008                 BUKU 7 RAMBU- RAMBU-RAMBU PENYUSUNAN KURIKULUMSERT...
SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN                                TAHUN 2008     Buku 1        Pedoman Penetapan Peserta     B...
Tim Penyusun           Prof. Dr. Muchlas Samani (Direktur Ketenagaan Ditjen Dikti)    Drs. Ahmad Dasuki, MM, M.Pd. (Direkt...
DAFTAR ISI                                                                                                KATA PENGANTAR  ...
BAB I                PENDAHULUAN                                                                                          ...
Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru Dalam Jabatan                     C. Tujuan    melalui Jalur Pen...
BAB II              TUJUAN, SASARAN, DAN KOMPETENSI                                                                       ...
2. Menerapkan empat kompetensi tersebut dalam situasi nyata untuk                           efektif dengan peserta didik, ...
BAB III                                                                                                                   ...
pembuatan struktur kurikulum, penyusunan silabus, dan seterusnya, dengan                   3. Mengisi kolom durasi waktu p...
C. Prinsip Pembelajaran                                                                                 kuis singkat dan t...
didik yang akan melaksanakan PKM. Dosen pembimbing dan guru pamong                                 hasilnya menggambarkan ...
Ujian tulis dilakukan untuk mengungkap kompetensi profesional dan                                                         ...
3)    Kesantunan berperilaku                                                                      BAB IV              PENU...
Lampiran 1. Contoh Penjabaran Matatakuliah                                                                                ...
Lampiran 2. Contoh Sebaran Matakuliah                                                                      Lampiran 3. Con...
Kompetensi yang teru-          Lampiran 4. Contoh Sebaran MatakuliahNo         Matakuliah             Kandungan Isi, antar...
Lampiran 5. Contoh Kurikulum Bidang Studi                                                                      PENYEBARAN ...
Kompetensi                                                                                              KompetensiNo.     ...
penyusunan kurikulum
penyusunan kurikulum
penyusunan kurikulum
penyusunan kurikulum
penyusunan kurikulum
penyusunan kurikulum
penyusunan kurikulum
penyusunan kurikulum
penyusunan kurikulum
penyusunan kurikulum
penyusunan kurikulum
penyusunan kurikulum
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

penyusunan kurikulum

4,191
-1

Published on

langkah-langkah menyusun Kurikulum

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
4,191
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
288
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

penyusunan kurikulum

  1. 1. SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2008 BUKU 7 RAMBU- RAMBU-RAMBU PENYUSUNAN KURIKULUMSERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN MELALUI JALUR PENDIDIKAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2008
  2. 2. SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2008 Buku 1 Pedoman Penetapan Peserta Buku 2 Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio Buku 3 Pedoman Penyusunan Portofolio Buku 4 Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Penilaian Portofolio – Untuk Guru Buku 5 Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Buku 6 Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Buku 7 Rambu-Rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan vRambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  3. 3. Tim Penyusun Prof. Dr. Muchlas Samani (Direktur Ketenagaan Ditjen Dikti) Drs. Ahmad Dasuki, MM, M.Pd. (Direktur Profesi Pendidik Ditjen PMPTK) KATA PENGANTAR Dr. Haris Anwar Syafrudie (Ketua Tim Pendidikan Profesi/UM) Prof. Dr. R. Ibrahim (Anggota Tim Pendidikan Profesi/UPI) Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang- Drs. Benny Karyadi, MA (Anggota Tim Pendidikan Profesi/UPI) undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah Dr. Laura F.N. Sudarnoto (Anggota Tim Pendidikan Profesi/UNIKA ATMA JAYA) Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa Dr. Wardan Suyanto (Anggota Tim Pendidikan Profesi/UNY) guru wajib memiliki kualifikasi akademik minimum S1/D4, kompetensi, dan sertifikat Dr. W i l d a n (Anggota Tim Pendidikan Profesi/UNRAM) Drs. Sederhana Sembiring, MM (Direktorat Ketenagaan Ditjen Dikti) pendidik. Sehubungan dengan hal tersebut, Menteri Pendidikan Nasional menetapkan Drs. E. Nurzaman A.M, M.Si, MM (Direktorat Profesi Pendidik) 1) Peraturan Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan Dra. Santi Ambarrukmi, M.Ed (Direktorat Profesi Pendidik) melalui Penilaian Portofolio, 2) Peraturan Nomor 40 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Dra. Rahayu Retno Sunarni, M.Pd. (Direktorat Ketenagaan Ditjen Dikti) bagi Guru dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan. Kontributor Untuk melaksanakan sertifikasi guru pada tahun 2008 yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tersebut di atas, disusunlah 7 (tujuh) buah pedoman dan Prof. Dr. A. Mukhadis, M.Pd. (Ketua Tim Sertifikasi/UM) rambu-rambu, yaitu: Dr. Ismet Basuki, M.Pd. (Sekretaris Tim Sertifikasi/Unesa) Prof. Dr. Djoko Kustono, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/UM) Buku 1: Pedoman Penetapan Peserta Dr. Badrun Karto Wagiran, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/UNY) Buku 2: Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio Drs. Suyud, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/UNY) Dr. Yatim Riyanto, M.Pd. (Anggota Tim Sertifikasi/Unesa) Buku 3: Panduan Penyusunan Portofolio Dr. Adi Rahmat (Anggota Tim Sertifikasi/UPI) Buku 4: Pedoman Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Melalui Penilaian Portofolio – Untuk Penelaah Guru Prof. Sugeng Mardiyono, Ph.D. (Rektor UNY) Buku 5: Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan Dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Prof. Dr. Haris Supratno (Rektor UNESA) Buku 6: Pedoman Penyelenggaraan Program Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Prof. Dr. M. Idris Arief (Rektor UNM) Jalur Pendidikan Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata (Rektor UPI) Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi (Rektor UNP) Buku 7: Rambu-Rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru dalam Jabatan Melalui Prof. Dr. J.L.L. Lombok (Rektor UNIMA) Jalur Pendidikan Dr. P. Wiryono Priyotamtama, SJ. (Rektor USD Yogyakarta) Saya mengucapkan terimakasih kepada Tim Sertifikasi Guru yang tergabung dalam Penyunting Konsorsium Sertifikasi Guru dan pihak lain yang telah berpartisipasi dalam Dr. Omay Sumarna, M.Si. pengembangan Pedoman Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan tahun 2008. Copyright © 2008, Departemen Pendidikan Nasional Jakarta, Maret 2008 Hak cipta dilindungi undang-undang Direktur Jenderal Pendidikan TinggiDilarang mengcopy sebagian atau keseluruhan isi buku ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Departemen Pendidikan Nasional. ISBN 978-979-8439-61-2 dr. FASLI JALAL, Ph.D. NIP 131 124 234 v Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  4. 4. DAFTAR ISI KATA PENGANTAR v DAFTAR ISI vii I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang 1 B. Dasar Hukum 2 C. Tujuan 3 D. Ruang Lingkup 3 II. TUJUAN, SASARAN, DAN KOMPETENSI LULUSAN 5 A. Tujuan Program 5 B. Sasaran Program 5 C. Kompetensi Lulusan 5 III. KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN 9 A. Karakteristik Kurikulum 9 B. Prosedur Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum 9 C. Prinsip Pembelajaran 12 D. Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) 13 E. Asesmen 14 IV. PENUTUP 19 LAMPIRAN 20vi vii Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  5. 5. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Undang-Undang RI Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mengamanatkan bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik dan sertifikat. Guru yang belum memiliki kualifikasi akademik dan sertifikat pendidik wajib memenuhi kualifikasi akademik dan sertifikat pendidik paling lama 10 (sepuluh) tahun sejak berlakunya Undang-undang. Salah satu implementasi dari Undang-undang RI Nomor 14 tahun 2005 adalah program sertifikasi guru dalam jabatan yang dilaksanakan melalui: (a) penilaian portofolio guru sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 tentang Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan. (b) jalur pendidikan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 40 tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan Melalui Jalur Pendidikan. Rekrutmen peserta sertifikasi guru dalam jabatan melalui portofolio ditentukan atas dasar masa kerja sebagai guru, usia, pangkat/golongan (bagi PNS), beban mengajar, jabatan/tugas tambahan, dan prestasi kerja. Persyaratan dan prioritas penentuan calon peserta sertifikasi guru baik untuk guru PNS maupun bukan PNS berlaku sama, kecuali unsur pangkat dan golongan. Selain dengan penilaian portofolio, sertifikasi guru dalam jabatan dilakukan pula melalui jalur pendidikan. Sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan adalah proses pemberian sertifikat pendidik bagi guru dalam jabatan melalui pendidikan selama-lamanya 2 semester (Permendiknas Nomor 40 Tahun 2007 tentang Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan). Pendidikan tersebut diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah (Keputusan Mendiknas Nomor 122/O/2007 tentangviii 1 Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  6. 6. Penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru Dalam Jabatan C. Tujuan melalui Jalur Pendidikan). Sertifikasi melalui jalur pendidikan diorientasikan Rambu-rambu ini bertujuan memberikan acuan dalam: bagi guru berusia muda yang berprestasi dan mengajar pada pendidikan dasar 1. Penyusunan dan pengembangan kurikulum program sertifikasi guru dalam (SD dan SMP). jabatan melalui jalur pendidikan oleh perguruan tinggi penyelenggara; Untuk melaksanakan program sertifikasi melalui jalur pendidikan, LPTK dan pelaksana perlu mempunyai kurikulum yang sesuai dengan kondisi setempat 2. Pelaksanaan pembelajaran dalam rangka pelaksanaan program sertifikasi tetapi juga sesuai dengan standar nasional. Oleh karena itu diperlukan rambu- guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan. rambu yang digunakan LPTK dalam penyusunan kurikulum program sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan. Penyusunan kurikulum perlu 3. Menjamin kualitas penyelenggaraan program sertifikasi guru dalam memperhatikan masukan dari pemangku kepentingan (stakeholders) dan jabatan melalui jalur pendidikan asosiasi profesi program studi sebagai upaya penjaminan mutu (quality 4. Menjamin penyelenggaraan program pendidikan terstandar antar LPTK assurance) dan pengendalian mutu (quality control) pendidikan. 5. Menjamin standar Evaluasi dan mutu lulusan sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikanB. Dasar Hukum D. Ruang Lingkup 1. Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Ruang lingkup rambu-rambu ini mencakup uraian tentang garis besar 2. Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. pengembangan kurikulum program sertifikasi guru dalam jabatan melalui 3. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional jalur pendidikan yang meliputi kurikulum, pembelajaran, dan sistem Pendidikan. asesmen. 4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2005 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Pendidik. 5. Fatwa/Pendapat Hukum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. I.UM.01.02-253. 6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan. 7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 40 Tahun 2007 tentang Sertifikasi bagi Guru Dalam Jabatan melalui jalur pendidikan. 8. Pedoman Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan untuk Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan, Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.2 3 Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  7. 7. BAB II TUJUAN, SASARAN, DAN KOMPETENSI A. Tujuan Program Secara umum program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sebagai pendidik profesional. Secara khusus program ini bertujuan sebagai berikut. 1. Meningkatkan penguasaan bidang ilmunya. 2. Memantapkan kemampuan mengajar guru. 3. Mengembangkan kompetensi guru secara holistik sehingga mampu bertindak secara profesional. 4. Meningkatkan kemampuan guru dalam kegiatan penelitian dan kegiatan ilmiah lainnya, serta memanfaaatkan teknologi komunikasi informasi untuk kepentingan pembelajaran dan perluasan wawasan. B. Sasaran Program Sasaran program sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur pendidikan adalah guru SD dan SMP yang lulus seleksi administrasi di dinas pendidikan kota/kabupaten dan seleksi akademik yang dilakukan LPTK bersama Ditjen Dikti. Guru-guru tersebut adalah: 1. guru SD (guru kelas) 2. guru SMP untuk bidang studi Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Kesenian, Olah raga, PKn, Bimbingan dan Konseling. C. Kompetensi Lulusan Program sertifikasi melalui pendidikan dilaksanakan untuk menghasilkan guru yang kompeten dengan usaha-usaha berikut ini. 1. Meningkatkan empat kompetensi pendidik sebagai agen pembelajaran, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial. Keempat kompetensi tersebut secara holistik dan integratif tercermin dalam kinerja guru.4 5 Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  8. 8. 2. Menerapkan empat kompetensi tersebut dalam situasi nyata untuk efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, mendukung pelaksanaan pembelajaran yang mendidik. pimpinan satuan pendidikan, orang tua/wali peserta didik; (d) bergaul secara santun dengan masyarakat sekitar dengan mengindahkan norma serta sistem nilai yang berlaku, dan (e) menerapkan prinsip-prinsip persaudaraan Rincian masing-masing kompetensi yang harus dimiliki oleh lulusan program sejati dan semangat kebersamaan. sertifikasi melalui pendidikan adalah sebagai berikut. 1. Kompetensi Pedagogik Kemampuan dalam pengelolaan pembelajaran peserta didik yang meliputi (a) pemahaman wawasan atau landasan kependidikan, (b) pemahaman terhadap peserta didik, (c) pengembangan kurikulum/ silabus, (d) perancangan pembelajaran, (e) pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis, (f) pemanfaatan teknologi pembelajaran, (g) evaluasi proses dan hasil belajar, dan (h) pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. 2. Kompetensi Kepribadian Pemilikan sifat-sifat kepribadian yang (a) berakhlak mulia, (b) arif dan bijaksana, (c) mantap, (d) berwibawa, (e) stabil, (f) dewasa, (g) jujur, (h) menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat, (i) secara objektif mengevaluasi kinerja sendiri, dan (j) mau dan siap mengembangkan diri secara mandiri dan berkelanjutan. 3. Kompetensi Profesional Kemampuan dalam menguasai pengetahuan bidang ilmu, teknologi, dan/atau seni yang diampunya meliputi penguasaan (a) materi pelajaran secara luas dan mendalam sesuai standar isi program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata pelajaran yang akan diampunya, dan (b) konsep-konsep dan metode disiplin keilmuan, teknologi, atau seni yang relevan yang secara konseptual menaungi atau koheren dengan program satuan pendidikan, mata pelajaran, dan/atau kelompok mata pelajaran yang akan diampu. 4. Kompetensi Sosial Kemampuan individu sebagai bagian dari masyarakat mencakup kemampuan untuk (a) berkomunikasi lisan, tulisan, dan/atau isyarat; (b) menggunakan teknologi komunikasi dan informasi secara fungsional; (c) bergaul secara6 7 Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  9. 9. BAB III KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN Kurikulum program sertifikasi disusun dan dikembangkan bersama-sama oleh LPTK penyelenggara. Setiap LPTK mengirimkan dosen ahli sesuai dengan bidang keilmuan atau program studi untuk mengembangkan kurikulum nasional bidang studi. Bidang keahlian dan jumlah bidang studi yang menjadi kewenangan LPTK ditetapkan oleh Ditjen Dikti. Pola perancangan, implementasi, dan evaluasi penyelenggaraan program sertifikasi melalui jalur pendidikan hendaknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut. A. Karakteristik Kurikulum Kurikulum program sertifikasi melalui jalur pendidikan minimal memiliki tiga karakteristik utama, yaitu: berbasis kompetensi, berorientasi praksis (skill development), dan pengembangannya melibatkan stakeholders. 1. Karakteristik berbasis kompetensi berimplikasi perancangan, pelaksanaan dan penilaian dengan mengacu pada perangkat kompetensi yang akan dicapai. 2. Karakteristik berorientasi praksis berimplikasi pada pengembangan yang lebih ditekankan pada aspek praksis profesi guru yang didukung oleh kegiatan praktek tanpa mengabaikan pengembangan aspek-aspek teoretis yang relevan. 3. Karakteristik yang berimplikasi pada pentingnya keterlibatan pihak-pihak pemangku kepentingan (stakeholders), antara lain asosiasi profesi program studi dan pengguna lulusan, dalam keseluruhan proses pengembangan kurikulum. B. Prosedur Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum Penyusunan dan pengembangan kurikulum program sertifikasi melalui jalur pendidikan diawali dengan analisis kompetensi lulusan sampai identifikasi substansi kajian (materi/kandungan isi), yang diikuti penentuan mata kuliah,8 9 Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  10. 10. pembuatan struktur kurikulum, penyusunan silabus, dan seterusnya, dengan 3. Mengisi kolom durasi waktu pada matriks dengan perkiraan jumlah menit yang mempertimbangkan ruang kurikuler (curricular space) yang tersedia. diperlukan dalam melaksanakan tatap muka (TM), tugas terstruktur (TS), dan tugas mandiri (MD) untuk setiap kegiatan seperti terlihat dalam contoh Penyusunan kurikulum didasarkan pada kompetensi yang akan dicapai dari berikut. tiap-tiap program studi sesuai bidang keilmuan. Kompetensi dasar dijabarkan Kompetensi : Pedagogik Durasi menjadi sub kompetensi, lalu diimplementasikan dalam pengalaman belajar Pengalaman Materi dan Kegiatan (dalam menit) No Kompetensi Pembela- Asesmen yang akan dilakukan oleh peserta agar kompetensi tersebut dapat dikuasai. belajar Rincian M jaran TM TS ∑ D Pengalaman belajar dioperasionalkan dalam substansi kajian atau materi dan rincian yang akan dibahas dan dipraktekkan dalam kegiatan pembelajaran 1. Pemaham- Mengkaji Perkembang (1) Menelusuri Tes 300 360 360 1020 an terha- ciri fisik, an fisik, informasi bentuk dengan mengestimasikan perkiraan waktu yang diperlukan. Beberapa dap peser- sosial, sosial, tentang ciri uraian ta didik emosi dan emosi, dan perkembang kompetensi dan pengalaman belajar yang serumpun dikoordinasikan dan usia SMP: inteklektual intelektual anak usia dikemas menjadi suatu mata kuliah. Berikut ini adalah format penyusunan anak usia anak usia SMP dari SMP SMP berbagai kurikulum. sumber dan (2) Mendis- Tabel 1. Format Penyusunan Kurikulum seterusnya kusikan hasil pene- Penga- Materi Kegiatan Durasi lusuran No Kompetensi laman dan Pembela- Asesmen (dalam menit) belajar Rincian jaran TM TS MD ∑ 4. Pengembangan matriks penjabaran kompetensi seperti contoh di atas dilakukan oleh LPTK secara bersama-sama, sehingga hasilnya merupakan kurikulum utuh program sertifikasi guru melalui jalur pendidikan.Katerangan Tabel: 5. LPTK menetapkan sejumlah mata kuliah beserta bobot sks-nya berdasarkanTM = Tatap Muka TS = Terstruktur MD = Mandiri hasil penjabaran prosedur pengembangan kurikulum butir b dan c denganPenyusun kurikulum tidak langsung menetapkan mata kuliah dan jumlah bobot mempertimbangkan ruang kurikuler (curicullar space) yang tersedia.sksnya, tetapi melalui prosedur sebagai berikut. 6. Kurikulum utuh yang disusun berdasarkan hasil-hasil yang dicapai dari1. Menjabarkan setiap kompetensi ke dalam: langkah-langkah yang telah dikemukakan, mencakup: (1) tujuan program, 2) a) pengalaman belajar, kompetensi lulusan, (3) struktur program, (4) deskripsi matakuliah, dan (5) b) materi pelajaran, c) kegiatan pembelajaran, pedoman umum pelaksanaan. d) asesmen, dan e) durasi waktu Rambu-rambu kurikulum program sertifikasi guru dalam jabatan melalui jalur2. Menggabungkan hasil penjabaran ke dalam matriks yang berisi kolom: pendidikan ini dikembangkan berdasarkan pertimbangan kompetensi utama yang a) kompetensi, sangat diperlukan, tetapi belum secara mantap dikuasai oleh guru. Rambu-rambu b) pengalaman belajar, kurikulum ini diprioritaskan untuk guru kelas SD dan guru bidang studi sekolah c) materi pelajaran, d) kegiatan pembelajaran, lanjutan. Contoh untuk SD dan SMP dapat dilihat pada Lampiran 1 sampai dengan e) asesmen, dan Lampiran 4. Contoh yang diberikan dapat dimodifikasi dan disesuaikan oleh LPTK f) durasi waktu. penyelenggara berdasarkan jenis bidang studi dan kondisi setempat.10 11 Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  11. 11. C. Prinsip Pembelajaran kuis singkat dan tugas-tugas jangka pendek yang diperiksa dan dinilai Prinsip-prinsip pembelajaran yang perlu mendapat perhatian khusus dalam dapat meningkatkan keefektifan pembelajaran. program sertifikasi guru dalam jabatan melalui pendidikan, antara lain. 6. Pemanfaatan teknologi informasi. Keterampilan memanfaatkan teknologi informasi perlu dikembangkan 1. Belajar dengan berbuat. dalam semua perkuliahan, baik untuk mengembangkan pengetahuan dan Prinsip learning by doing tidak hanya diperlukan dalam pembentukan ketrampilan maupun sebagai media pembelajaran. ketrampilan, melainkan juga pada pembentukan pengetahuan dan sikap. 7. Pengakraban dengan situasi nyata. Dengan prinsip ini, pengetahuan dan sikap terbentuk melalui pengalaman Pengenalan lapangan dilakukan sejak awal tidak hanya menjelang akhir dalam menyelesaikan kegiatan-kegiatan yang ditugaskan termasuk program, melalui kunjungan ke sekolah pada waktu-waktu tertentu. mengatasi masalah-masalah yang dihadapi di lapangan. Kegiatan dirancang dan dilaksanakan sebagai tugas perkuliahan. 2. Keaktifan peserta didik. Proses pembelajaran diarahkan pada upaya untuk mengaktifkan peserta didik, bukan dalam arti fisik melainkan dalam keseluruhan perilaku D. Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) belajar. Keaktifan ini dapat diwujudkan antara lain melalui: pemberian PKM merupakan kulminasi dari program sertifikasi guru dalam jabatan kesempatan menyatakan gagasan, mencari informasi dari berbagai melalui jalur pendidikan. Kegiatan PKM dilakukan di sekolah mitra dengan sumber dan melaksanakan tugas-tugas yang merupakan aplikasi dari bimbingan secara intensif dari dosen pembimbing praktik dan guru pamong. konsep-konsep yang telah dipelajari. Sekolah mitra yang digunakan untuk pelaksanaan PKM harus dapat merasakan 3. Dampak pengiring. adanya peningkatan dalam kualitas pembelajaran yang selanjutnya Di samping diarahkan pada pencapaian dampak instruksional berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. Hal itu hanya (instructional effects), proses pembelajaran diharapkan mengakomodasi mungkin terjadi bila bimbingan peserta didik oleh dosen pembimbing dan upaya pencapaian dampak pengiring (nurturant effects). Upaya ini akan guru pamong dilakukan secara terencana, kolaboratif, dan bersinambungan. membantu pengembangan sikap dan kepribadian peserta didik sebagai Dengan demikian, pengamatan dan refleksi terhadap pembelajaran harus guru, di samping penguasaan materi perkuliahan. dilakukan oleh guru pamong dan dosen pembimbing secara bersama. Agar 4. Penggunaan multi-metode dan multi-media. hasil bimbingan itu berkualitas maka diperlukan dosen pembimbing dan guru Penggunaan berbagai model, metode, dan teknik pembelajaran harus pamong yang berkualitas. dapat dioptimalkan sehingga di samping untuk meningkatkan efektivitas Guru pamong setidaknya: pembelajaran, dapat pula terwujud suasana pembelajaran yang ‘hidup’ 1. Guru di sekolah mitra dengan kualfikasi akademik minimal Sarjana S1 dan tidak membosankan. Penggunaan multi-cara ini perlu dilengkapi 2. Memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 10 tahun dengan penggunaan multi-media, baik media cetak, media elektronik, 3. Ditunjuk oleh kepala sekolah secara formal untuk mendampingi guru maupun obyek nyata (realita). dalam rangka sertifikasi. 5. Mekanisme balikan secara berkala. Oleh karena itu, sekolah mitra yang dipilih haruslah sekolah yang telah Penggunaan mekanisme balikan melalui asesmen secara berkala akan terakreditasi oleh Badan Akreditasi Sekolah (BAS) dengan nilai minimal B. mendukung upaya pencapaian kompetensi. Praktik asesmen melalui kuis- Jumlah sekolah mitra yang diperlukan harus sepadan dengan jumlah peserta12 13 Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  12. 12. didik yang akan melaksanakan PKM. Dosen pembimbing dan guru pamong hasilnya menggambarkan profil kompetensi yang telah dan belum dicapai harus berada di kelas selama peserta didik melakukan praktek pembelajaran peserta didik. Pendekatan PAK diterapkan baik dalam pengembangan dan hadir memberikan masukan dalam refleksi yang diadakan setelah materi asesmen maupun analisis hasil yang dicapai. Nilai hasil asesmen pembelajaran berlangsung pada hari itu juga. Tahap pelaksanaan PKM adalah dinyatakan dalam persentase pencapaian kompetensi seperti 30%, 50%, sebagai berikut. 85%, dan seterusnya. Di samping dalam bentuk nilai, hasil asesmen setiap matakuliah dilengkapi pula dengan deskripsi tentang kompetensi- 1. Orientasi yang mengkomunikasikan tugas dan kewajiban peserta dalam PKM. kompetensi yang masih perlu ditingkatkan. 2. Latihan keterampilan mengajar sesuai kebutuhan peserta. c. Kriteria minimal kelulusan dalam suatu matakuliah disarankan 75% dengan 3. Latihan terbimbing dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran. catatan peserta didik yang hasil asesmennya di bawah kriteria minimal 4. Latihan mandiri termasuk di dalamnya melakukan PTK. diberi kesempatan untuk mengulang/memperbaiki tugas sampai berhasil dengan dukungan program remedial. Langkah-langkah tersebut harus dijabarkan secara operasional oleh masing- masing LPTK dengan mempertimbangkan bobot PKM sebesar 6 sks, sehingga 2. Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) pelaksanaan PKM harus berlangsung satu semester penuh. Misalnya LPTK menetapkan banyaknya tugas mengajar yang harus dilakukan peserta, baik a. Asesmen untuk menilai kinerja peserta didik dalam PKM dilakukan dengan dalam latihan terbimbing maupun dalam latihan mandiri. menggunakan Instrumen Penilaian Kemampuan Guru (IPKG) yang mencakup: (1) penilaian terhadap rencara pelaksanaan pembelajaran (RPP); dan (2) penilaian terhadap pelaksanaan pembelajaran. Nilai yangE. Asesmen diperoleh dari kedua instrumen tersebut dicantumkan secara terpisah. Di Asesmen dalam program sertifikasi guru melalui pendidikan dilakukan samping dalam bentuk nilai, hasil asesmen dalam PKM dilengkapi pula oleh LPTK penyelenggara. Hasil asesmen digunakan untuk menentukan dengan deskripsi kompetensi-kompetensi yang masih perlu ditingkatkan. kelayakan peserta mengikuti uji kompetensi. b. Asesmen formatif untuk setiap peserta didik perlu didokumentasikan sehingga dapat dilihat perkembangan/peningkatan kualitas pembelajaran yang dilakukan selama PKM.1. Perkuliahan Tatap Muka a. Asesmen dilakukan secara berkelanjutan untuk keperluan balikan dan Kriteria nilai minimal kelulusan bagi peserta program adalah B. Peserta perbaikan (formatif), dan juga untuk keperluan penentuan kelulusan dengan hasil asesmen di bawah kriteria minimal diberi latihan tambahan (sumatif). Asesmen tersebut mencakup ujian tengah dan akhir semester sampai berhasil mencapai nilai minimal. serta tugas-tugas sepanjang perkuliahan berlangsung. Ujian yang diberikan mencakup tes tulis dan/atau tes kinerja sesuai dengan kompetensi yang 3. Uji Kompetensi diharapkan. Jika diperlukan, dapat pula diberikan tes lisan. Tugas-tugas Penyelenggaraan program pendidikan dalam rangka sertifikasi guru di LPTK yang diberikan lebih diarahkan pada penerapan konsep-konsep yang telah diakhiri dengan asesmen. Hasil asesmen digunakan untuk menentukan dipelajari secara bertahap. kelayakan peserta mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan KSG. Peserta yang telah lulus direkomendasikan oleh LPTK untuk mengikuti uji b. Berdasarkan ciri kurikulum berbasis kompetensi, asesmen dilakukan kompetensi yang mencakup uji tulis dan uji kinerja. dengan menggunakan pendekatan Penilaian Acuan Kriteria (PAK) yang14 15 Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  13. 13. Ujian tulis dilakukan untuk mengungkap kompetensi profesional dan teori. pedagogik, sedang ujian kinerja dilaksanakan untuk mengungkap kompetensi b. Bentuk ujian Tes kinerja, peserta diklat diminta mendemonstra- profesional, pedagogik. Kompetensi kepribadian, dan sosial diamati pada sikan kemampuan mengajar atau kemampuan konseling bagi guru BK di depan siswa/sesama waktu yang bersamaan saat peserta mengikuti pendidikan dan menempuh uji peserta program*). kinerja dalam praktek pembelajaran bagi guru kelas/guru bidang studi dan c. Instrumen Digunakan lembar penilaian pelaksanaan praktik konseling bagi guru BK. pembelajaran atau pelaksanaan konseling bagi guru BK. a. Ujian Tulis d. Waktu ujian 1 jp = 50 menit Ujian tulis dalam uji kompetensi ini adalah uji yang jawabannya berupa e. Kualitas Instrumen yang digunakan (Lembar Penilaian pilihan dan isian. Untuk bentuk pilihan mencakup pilihan ganda, benar salah penilaian Pelaksanaan Pembelajaran atau lembar penilaian dan menjodohkan, sedangkan yang bentuk isian berupa isian singkat dan isian pelaksanaan konseling bagi guru BK) telah diujicoba dan dinyatakan berkualitas tinggi. Instrumen ini telah panjang/uraian. Standar ujian tulis dapat dilihat pada tabel berikut. diketahui dan difahami oleh peserta sertifikasi guru. f. Skor akhir Skor yang diperoleh melalui pengamatan selama 1. Materi Ujian Tulis ujian ujian praktik pembelajaran atau praktik konseling a. Materi Ujian kompetensi harus dapat memastikan bahwa peserta bagi guru BK. ujian telah memenuhi standar kompetensi sebagaimana yang g. Penguji Dua orang asesor yang memiliki keahlian relevan/ dimaksud dalam Undang-undang No. 14 tahun 2005. Materi serumpun dan nomor induk asesor (NIA) uji dipilih relevan dengan mata tataran yang telah ditempuh /materi konseling bagi guru BK. 4. Uji Kompetensi Kepribadian dan Sosial b. Bentuk Pilihan ganda dengan 50 – 80 butir soal tergantung tingkat soal kesulitan butir, setiap butir memiliki 4 pilihan jawaban. Peningkatan kompetensi kepribadian dan sosial dilakukan secara terpadu Soal subjektif/pemecahan masalah 10 – 15 butir dengan kegiatan dalam program pendidikan melalui: (1) pelaksanaan pelatihan pertanyaan yang profesional, dan (2) pembiasaan berperilaku sebagai guru yang memiliki c. Waktu 4 jp atau 200 menit kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial. ujian Pembiasaan berperilaku sebagai guru yang memiliki kompetensi kepribadian d. Kualitas Butir-butir soal harus berkualitas tinggi. Butir-soal disusun soal sesuai dengan prosedur penilaian seperti yang tertuang dan kompetensi sosial dilakukan dengan cara peserta selalu diingatkan secara dalam Permendiknas Nomor 20 Tahun 2007 tentang lisan ataupun tulisan yang ditempel di tempat pendidikan, bahwa mereka Standar Penilaian Pendidikan atau paling tidak memenuhi harus berpakaian rapi, berperilaku santun, dan mampu bekerjasama. Selain langkah-langkah: (1) menyusun kisi-kisi, (2) menulis butir itu, kepada peserta program juga disampaikan bahwa mereka akan dinilai oleh soal, (3) menelaah butir, (4) bila mungkin dilakukan uji teman sesama peserta program mengenai kompetensi kepribadian dan coba dan analisis empirik, serta (5) mengeset soal. kompetensi sosialnya. e. Skor Jumlah butir yang dijawab dengan betul dibagi dengan Agar dapat melakukan penilaian kompetensi guru secara tepat, kelas akhir jumlah seluruh butir dalam soal dikalikan 100. melakukan ranking. Setiap peserta diminta meranking 10 peserta dalam kelompok tersebut. Setiap ranking dapat ditempati maksimum dua peserta.2. Materi Ujian Praktik Mengelola Pembelajaran/Melaksanakan Konseling Peserta dinilai dengan cara diranking melalui butir-butir sebagai berikut. a. Materi Ujian Materi yang sebelumnya telah dilatihkan, yakni cara mengajarkan materi pembelajaran atau cara 1) Kedisiplinan (ketaatan mengikuti tatatertib) konseling bagi guru BK yang dilatihkan dan diujikan 2) Penampilan (kerapian dan kewajaran)16 17 Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  14. 14. 3) Kesantunan berperilaku BAB IV PENUTUP 4) Kemampuan bekerjasama 5) Kemampuan berkomunikasi 6) Komitmen 7) Keteladanan 8) Semangat Setiap LPTK yang ditunjuk sebagai penyelenggara program sertifikasi guru dalam 9) Empati jabatan melalui jalur pendidikan diharapkan dapat menjabarkan rambu-rambu 10) Tanggung Jawab kurikulum ini menjadi sosok utuh kurikulum program tersebut sesuai dengan Hasil penilaian ini dijadikan prasyarat sebelum pelaksanaan ujian tulis. program studi masing-masing. Proses penyusunan kurikulum akan lebih efektif bila melibatkan asosiasi program studi dan mendapatkan masukan dari pemangku5. Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) kepentingan. a. Asesmen untuk menilai kinerja peserta didik dalam PKM dilakukan dengan Keefektifan rambu-rambu ini dalam menyusun kurikulum tergantung dari menggunakan Instrumen Penilaian Kemampuan Guru (IPKG) yang komitmen, kemampuan, dan kreativitas program studi dalam memahami mencakup: (1) penilaian terhadap rencara pelaksanaan pembelajaran kompetensi lulusan dan menjabarkannya menjadi pengalaman belajar yang (RPP); dan (2) penilaian terhadap pelaksanaan pembelajaran. Nilai yang bermuara pada deskripsi matakuliah. Penyusunan kurikulum yang tidak diperoleh dari kedua instrumen tersebut dicantumkan secara terpisah. Di berlandaskan pencapaian keempat rumpun kompetensi guru tidak akan samping dalam bentuk nilai, hasil asesmen dalam PKM dilengkapi pula menghasilkan lulusan yang sesuai dengan harapan. dengan deskripsi kompetensi-kompetensi yang masih perlu ditingkatkan. Tercapainya keempat kompetensi guru sebagai agen pembelajaran akan berhasil b. Asesmen formatif untuk setiap peserta didik perlu didokumentasikan bila didukung oleh pembelajaran yang menerapkan prinsip belajar dengan sehingga dapat dilihat perkembangan/peningkatan kualitas pembelajaran berbuat, keaktifan Peserta, berdampak pengiring, penggunaan berbagai cara dan yang dilakukan selama PKM. multi-media, mekanisme balikan secara berkala, pemanfaatan teknologi informasi, dan pengakraban dengan situasi nyata. c. Kriteria nilai minimal kelulusan B-. Peserta dengan hasil asesmen di bawah kriteria minimal diberi latihan tambahan sampai berhasil mencapai nilai minimal.6. Ujian Ulang Ujian ulang pada hakikatnya sama dengan ujian pertama yaitu meliputi ujian tulis dan atau ujian praktik.18 19 Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  15. 15. Lampiran 1. Contoh Penjabaran Matatakuliah Kompetensi yang teru- No Matakuliah Kandungan Isi, antara lain SKS tama didukung CONTOH PENJABARAN Ped Kpr Prf Sos MATATAKULIAH, KANDUNGAN ISI, SKS, DAN KOMPETENSI YANG DIDUKUNG SD hasil belajar, keterampilan dasar UNTUK KURIKULUM GURU KELAS SD. mengajar dan lain-lain. 9 Penelitian Hakikat PTK, masalah-masalah Kompetensi yang teru- Tindakan Kelas(*) pembelajaran yang memerlukan 2 perbaikan, peningkatan proses X No Matakuliah Kandungan Isi, antara lain SKS tama didukung pembelajaran melalui PTK, Ped Kpr Prf Sos proposal pelaksanaan PTK. 1 Prinsip-prinsip Konsep dan tujuan pendidikan, 10 Teknologi Berbagai sumber informasi, cara pembelajaran landasan-landasan pendidikan, 3 X X informasi mengakses informasi, 2 X X yang mendidik di pendidikan berbasis kompetensi, komunikasi penyimpanan dan penampilan SD konsep dan contoh pembelajaran kembali, …. dst. yang mendidik, karakteristik 11 Pemantapan Latihan keterampilan dasar pendidikan SD………. dst. Kemampuan mengajar sesuai kebutuhan, 6 X X X X 2 Perkembangan Karakteristik peserta didik, tahap Mengajar latihan terbimbing dan mandiri,. dan bimbingan dan tugas perkem-bangan, 2 X X peserta didik usia implikasi dalam pembelajaran di Jumlah 32 SD SD, antara lain DAP. 3 Pendidikan Konsep dasar BI yang terkait Keterangan: (*) Bahasa Indonesia dengan pembela-jaran BI di SD, X X Pelaksanaan PTK dapat diintegrasikan dengan PKM. 3 Mata kuliah no. 3 sampai 7 lebih ditekankan pada pemantapan pemahaman konsep- SD telaah kurikulum BI SD, pendekatan pembelajaran BI dan konsep bidang studi yang kurang dipahami atau sering dipahami dengan salah lain-lain. (miskonsepsi). 4 Pendidikan Konsep dasar Mat yang terkait Ped = Pedagogik Kpr = Kepribadian Prf = Profesional Sos = Sosial Matematika SD dengan pembelajaran Mat di SD, 3 X X telaah kurikulum Mat. SD, pendekatan pembelajaran Mat dan lain-lain. 5 Pendidikan Konsep dasar IPA yang terkait IPA SD dengan pembelajaran IPA di SD, 3 X X telaah kurikulum IPA SD, pendekatan pembelajaran IPA dan lain-lain. 6 Pendidikan Konsep dasar IPS yang terkait IPS dengan pembelajaran IPS di SD, 2 X X telaah kurikulum IPS SD, pendekatan pembelajaran IPS dan lain-lain. 7 Pendidikan Konsep dasar PKn yang terkait Kewarganegaraan dengan pembelajaran PKn di SD, 2 X X (PKn) SD telaah kurikulum PKn SD, pendekatan pembelajaran PKn dan lain-lain. 8 Perencanaan dan Prinsip & format Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, strategi X X 4 X X Pembelajaran di pembelajaran, penilaian proses &20 21 Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  16. 16. Lampiran 2. Contoh Sebaran Matakuliah Lampiran 3. Contoh Penyebaran Matatakuliah CONTOH PENYEBARAN MATATAKULIAH, KANDUNGAN ISI, SKS, DAN CONTOH SEBARAN MATAKULIAH KURIKULUM GURU KELAS SD KOMPETENSI YANG DIDUKUNG UNTUK KURIKULUM GURU BIDANG STUDI SEKOLAH LANJUTAN. No Matakuliah Bobot/sks Semester 1 Semester 2 Kompetensi yang teru- 1 Prinsip-prinsip Pembelajaran yang Mendidik 3 V No Matakuliah Kandungan Isi, antara lain sks tama didukung di SD Ped Kpr Prf Sos 2 Perkembangan dan bimbingan peserta didik 2 V 1 Pedagogik Konsep dan tujuan pendidikan, Usia SD Tranformatif landasan-landasan pendidikan, 2 X pendidikan berbasis kompetensi, 3 Pendidikan Bahasa Indonesia SD 3 V pendidikan dan pembelajar-an, pembelajaran yang mendidik, 4 Pendidikan Matematika SD 3 V …dst. 2 Perkembangan Karakteristik peserta didik, bidang- 5 Pendidikan IPA SD 3 V dan bimbingan bidang perkembangan, tahap-tahap X X 2 6 Pendidikan IPS 2 V peserta didik perkembangan, potensi dan minat peserta didik, … dst. 7 Pendidikan Kewarganegaraan SD 2 V 3 Pendalaman Struktur keilmuan bidang studi, bidang studi..... karakteristik bidang stud, konsep- 3 X 8 Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran 4 V konsep dasar yang relevan, … dst di SD 4 Telaah Tujuan pendidikan bidang studi, 9 Penelitian Tindakan Kelas 2 V kurikulum standar kompetensi lulusan, 3 X X bidang studi standar isi, pelaksa-naan 10 Teknologi Informasi Komunikasi 2 V ..... kurikulum, … dst. 11 Pemantapan Kemampuan Mengajar 6 V 5 Perencanaan Acuan perencanaan pembelajaran, Jumlah 32 18 14 pem-belajaran kerangka dan format rencana 4 X bidang pembelajaran, … dst. studi.............. 6 Strategi Model-model dan metode pembela-jaran pembelajaran, berbagai sumber 2 X inovatif bidang belajar,media dan peralatan, …dst. studi ........... 7 Evaluasi pembe- Pengertian dan cara-cara evaluasi, lajaran bidang evaluasi proses dan hasil belajar, 3 X studi...... perencanaan evaluasi, …dst. 8 Penelitian Peningkatan proses pembelajaran Tindakan Kelas melalui PTK, masalah-masalah 3 (PTK) pembelajaran yang memerlukan X penelitian, … dst.22 23 Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  17. 17. Kompetensi yang teru- Lampiran 4. Contoh Sebaran MatakuliahNo Matakuliah Kandungan Isi, antara lain sks tama didukung Ped Kpr Prf Sos CONTOH SEBARAN MATAKULIAH KURIKULUM 9 Teori Keguruan sebagai profesi, ciri-ciri GURU BIDANG STUDI SEKOLAH LANJUTAN Kepribadian dan kepribadian guru sebagai pendidik, 2 X X Etika upaya pengembangan diri, … dst No Matakuliah Bobot/sks Semester 1 Semester 2 10 Teknologi Berbagai sumber informasi, cara Informasi mengakses informasi, penyimpanan 2 X X X 1 Pedagogik Tranformatif 2 X Komunikasi dan penampilan kembali, … dst. 2 Perkembangan dan bimbingan 2 X 11. Pemantapan Pengenalan lapangan, latihan Kemampuan keterampilan terbatas secara X X X X peserta didik 6 Mengajar terjadwal, latihan terbimbing, ... 3 Pendalaman bidang studi... 3 X dst. 4 Telaah kurikulum bidang studi ..... 3 X Jumlah 32 5 Perencanaan pembelajaran bidang 4 XKeterangan: studi....Mata kuliah no. 3 sampai 7 lebih ditekankan pada pemantapan pemahaman konsep-konsep 6 Strategi pembelajaran inovatif bidang 2 Xbidang studi yang sulit dipahami atau sering dipahami dengan salah (miskonsepsi). studi ....Ped = Pedagogik Kpr = Kepribadian Prf = Profesional Sos = Sosial 7 Evaluasi pembelajaran bidang 3 X studi...... 8 Penelitian Tindakan Kelas (PTK) 3 X 9 Teori Kepribadian dan Etika 2 X 10 Teknologi Informasi Komunikasi 2 X 11 Pemantapan Kemampuan Mengajar 6 X Jumlah 18 1424 25 Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  18. 18. Lampiran 5. Contoh Kurikulum Bidang Studi PENYEBARAN MATA KULIAH, KANDUNGAN ISI, SKS, DAN KOMPETENSI KURIKULUM PROGRAM PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS BIDANG STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Kompetensi No. Mata Kuliah Kandungan Isi SKS yang terutama didukung Ped Kpr Prof Sos Semester Kompetensi 1. Pedagogik Konsep, tujuan, dan landasan No. Mata Kuliah SKS 1 2 Ped Kpr Prf Sos Tranformatif pendidikan, pendidikan berbasis 1 Pedagogik Transformatif 2 v v kompetensi, pembelajaran yang 2 Perkembangan dan Bimbingan 2 v mendidik, pembelajaran yang Peserta Didik membebaskan. 3 Pendalaman Bidang Studi 4 v v Teori belajar (fokus, asumsi dan Bahasa Inggris implikasinya), penerapan teori belajar 2 X 4 Telaah Kurikulum dan 3 v v v dalam pembelajaran IPA SMP, gaya Pengembangan Materi Ajar belajar, peningkatan dan perbaikan 5 Perencanaan Pembelajaran 2 v v v cara/tipe dan gaya belajar mahasiswa Bahasa Inggris dalam pembelajaran, multiple 6 Strategi Pembelajaran Inovatif 2 v v v intelegence, cara mengembangkan Bahasa Inggris Multiple Intellegence, optimalisasi 7 Evaluasi Pembelajaran 3 v v Multiple Intellegence untuk siswa. 8 Teori Kepribadian dan Etika 2 v 2. Perkembangan Karakteristik siswa, bidang-bidang 9 Peer Teaching 2 v V v dan Bimbingan perkembangan, tahap-tahap 10 Penelitian Tindakan Kelas 2 v mahasiswa perkembangan, potensi dan minat 11 Teknologi Informasi Komunikasi 2 v v V v siswa, kontribusi potensi siswa dalam 12 Pemantapan Kemampuan Mengajar 6 v v v V v belajar, tugas-tugas perkembangan Jumlah 32 19 13 siswa, implikasi perkembangan 2 X X terhadap siswa dan pembelajaran, bimbingan belajar, dinamika perilaku manusia, perilaku dan pribadi remaja, manfaat bakat siswa dalam pembelajaran, perhatian, minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran 3. Pendalaman Struktur dan konsep IPA SMP, nilai- Pendidikan nilai Pancasila, sistem ketatanegaraan Kewarganega- dan perundangan RI, HAM, demokrasi 3 X raan dan desentralisasi, idiologi, kebijakan publik, nasionalisme dan pluralisme. 4. Telaah Tujuan pembelajaran IPA SMP, Kurikulum IPA karakteristik kurikulum IPA SMP, SMP standar kompetensi lulusan, standar isi, pelaksanaan kurikulum, telaah kurikulum. • Konsep dasar kurikulum 3 X X • Pendekatan kurikulum • Asas-asas kurikulum • Komponen kurikulum • Pengembangan kurikulum IPA SMP • Perbandingan kurikulum IPA SMP 5. Perencanaan Acuan perencanaan pembelajaran, 4 X26 27 Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  19. 19. Kompetensi KompetensiNo. Mata Kuliah Kandungan Isi SKS yang terutama didukung No. Mata Kuliah Kandungan Isi SKS yang terutama didukung Ped Kpr Prof Sos Ped Kpr Prof Sos Pembelajaran kerangka dan format rencana pengolahan skor IPA SMP, analisis hasil IPA SMP pembelajaran, perencanaan tahunan, evaluasi pembelajaran IPA SMP, semester, silabus, dan Rencana pelaporan hasil evaluasi pembelajaran Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan IPA SMP mengembangan materi ajar dengan • Penilaian unjuk kerja model tertentu, remedial dan • Penilaian sikap pengayaan. • Penilaian tertulis • Konsep dasar perencanaan • Penilaian proyek pembelajaran IPA SMP, • Penilaian produk • Pendekatan dalam penyusunan • Penggunaan portofolio rancangan pembelajaran IPA SMP, • Penilaian teman sejawat • Model pengembangan rancangan • Penilaian diri sendiri pembelajaran IPA SMP, 8. Penelitian Peningkatan proses pembelajaran • Komponen rancangan Tindakan Kelas melalui PTK, masalah-masalah pembelajaran IPA SMP, pembelajaran yang memerlukan • Pemilihan dan penetapan penelitian, menemukan akar masalah rancangan pembelajaran IPA SMP, dalam pembelajaran, Pengertian PTK, • Penyusunan rancangan prinsip PTK, karakteristik PTK, pembelajaran IPA SMP, 3 X persamaan antara Penelitian Tindakan6. Strategi Model-model dan metode dan PTK, Perbedaan antara PTK Pembelajaran pembelajaran yang berbasis PAIKEM, dengan Penelitian Formal, membuat Inovatif IPA pemanfaatan berbagai macam sumber, rencana siklus, menyusun instrumen, SMP media pembelajaran, konsep dasar analisis data, merefleksi setiap siklus, media dan sumber belajar IPA SMP, membuat laporan PTK fungsi media dan sumber belajar IPA 9. Teori Hakikat pendidik, konsep dasar profesi SMP, kriteria pemilihan media dan Kepribadian keguruan, tugas pokok guru, guru sumber belajar IPA SMP, jenis media dan Etika sebagai tenaga profesional, kode etik dan sumber belajar IPA SMP, teknik 2 x X guru, kompetensi guru pendidikan IPA pengembangan media dan sumber 2 X SMP, pengembangan profesi guru, belajar IPA SMP, pemberdayaan etika profesi, potensi lingkungan (fisik dan sosial- 10. Teknologi Pemanfaatan program office, budaya) dalam pengembangan media Informasi internet, dan e-learning dalam 2 x x X dan sumber belajar IPA SMP dalam IPA SMP pembelajaran IPA SMP. • CTL 11. Pemantapan Pengenalan lapangan, latihan • kooperatif Kemampuan keterampilan terbatas secara 6 x x X X • inquiry Mengajar terjadwal, latihan terbimbing • VCT Jumlah 32 • Games7. Evaluasi Konsep dasar evaluasi pembelajaran Pembelajaran IPA SMP, jenis-jenis evaluasi hasil IPA SMP pembelajaran IPA SMP, perencanaan evaluasi IPA SMP, teknik evaluasi, 3 X evaluasi proses dan hasil belajar, standar evaluasi hasil pembelajaran IPA SMP, pengembangan alat evaluasi IPA SMP, teknik pemberian skor dan 28 29 Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan Rambu-rambu Penyusunan Kurikulum Sertifikasi Guru Dalam Jabatan melalui Jalur Pendidikan
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×