Pp bab 6
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Pp bab 6

on

  • 453 views

 

Statistics

Views

Total Views
453
Views on SlideShare
378
Embed Views
75

Actions

Likes
0
Downloads
2
Comments
0

1 Embed 75

http://syahrul9.blogspot.com 75

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Pp bab 6 Pp bab 6 Presentation Transcript

  • Dalam rangka merealisasikan program pemerintah tentang peningkatan SDM yang berkualitas,maka salah yang perlu dilakukan adalah pemerataan pendidikan dari kota sampai daerah terpencil,mulai dari jenjang pendidikan SD,menengah,dan sampai jenjang perguruan tinggi.
  • A.Program dan pengelolaan pendidikan Pembaharuan program dan pengelolaan pendidikan secara ekplisit dicantumkan pada UU pokok pendidikan terbaru (UU No.20,Tahun 2003 tentang SPN). Program pendidikan luar sekolah (PLS) yang dapat mengganti melanjutkan pendidikan sekolah adalah program kejar paket A,B,dan C.program ini merupakan program utama ditjen diklusipora. Pengelolaan konsep pendidikan nasional (diknas) direalisasikan melalui kurikulum.kurikulum terbaru saat ini adalah kurikulum 2004 dan kurikulum 2006 (kurikulim tingkat satuan pendidikan.kurikulum ini sebagai usaha pembaharuan kurikulum yang ada sebelumnya yaitu kurikulum 1968,1975,1976,dan 1984,1994. Kurikulum yang terbaru 1994,unsur barunya terutama terlihat dengan adanya yang memasukan aspek lokal disamping aspek nasional.
  • B.Ketenagaan pendidikan Pembaharuan tenaga kependidikan terlihat pada peningkatan kualifikasinya.dewasa ini tenaga kependidikan yang berstatus guru atau dosen harus keluaran pendidikan tinggi.untuk menjadi guru SD minimal harus memiliki kualifikasi D 11 PGSD yaitu SPG/SGO lama yang telah diintegrasikan keuniversitas yang merupakan proses diploma non gelar (SO).dengan pembaharuan seperti ini maka untuk mengajar di SLTP minimal D 111,di SLTA tentu harus S1 (program gelar) dan untuk menjadi dosen syarat kualifikasinya harus kualifikasi S2(master). Tenaga kependidikan non guru seperti,petugas/guru pembimbing terus diusahakan pengadaan dan pengangkatannya agar yang telah bertugas disekolah semakin bertambah jumlahnya (pembaharuan kuantitatif).
  • Kebutuhan untuk penyelenggaraan pendidikan semakin meningkat,karena biaya pendidikan semakin mahal.keadaan seperti ini logis saja karena pembaharuan-pembaharuan yang dilakukan butuh dana baru atau tambahan terhadap alokasi dana sebelumnya.
  • D.Pendidikan non-formal Merupakan pendidikan yang didirikan dan dikelola masyarakat sebagai lembaga pendidikannya.semula berstatus swasta kemudian ada yang dikelola oleh pemerintah dan masyarakat.
  • E.Inov asi dalam kuriku lum 1.Kurikulu m 1968 2.Kurikulu m 1975 3. 4.kurikulu 5.Kurikulu m suplemen 6.Kurikulu m berbasis kompeten si.
  • F.Sistem persekolahan Merupakan pendidikan bersama antara pemerintah indonesia dan innotech;lembaga yang didirikan oleh badan kerja sama Menteri-menteri pendidikan seasia tenggara.dikalangan organisasi menteri pendidikan negara-negara asia tenggara (south East Asian Ministers Education Organization atau Seameo) proyek ini dikenal dengan istilah impact (instruction of Management by parent community and teachers). Pamong singkatan dari pendidikan Anak oleh Masyarakat,orang tua dan guru. Tujuan pamong adalah untuk menentukan alternatif sistem penyampaian pendidikan dasar yang bersifat efektif,ekonomis dan merata yang sesuai dengan kondisi kebanyakan daerah diindonesia. Dengan sistem pamong anak/siswa dapat belajar sendiri dengan bimbingan tutor,atau anggota masyarakat,serta bimbingan orang tua. 1.SD pamong
  • Realisasi dari Undang-undang Wajib Belajar dan pemerataan pendidikan anak-anak usia 7-12 tahun,terutama bagi daerah-daerah terpencil,pemerintah telah melaksanakan SD kecil dan sistem guru kunjung. SD kecil mempunyai ciri-ciri : o Kelas yang ada lebih sedikit/kecil dari SD biasa (tiga kelas) o Jumlah murid lebih kecil (20/30 orang) o Jumlah guru lebih sedikit (tiga orang termasuk kepala sekolah) o Pendekatan belajar meliputi belajar sendiri,yaitu mempelajari modul,belajar kelompok,klasikal.jika jumlah kelas yang ada melebihi jjumlah guru maka satu orang guru mengajar lebih dari satu kelas o Kurikulum SD kecil sama dengan SD biasa o Pelaksanaan SD kecil sudah ada dikalimantan tengah,kaltim (120) o Murid yang pandai dijadikan tutor untuk mengajar murid-murid lain. 2.SD kecil
  • 3.SMP terbuka Adalah sekolah menengah umum tingkat pertama yang kegiatan belajarnya sebagian besar diselenggarrakan diluar gedung sekolah dengan cara penyampaian pelajaran melalui berbagai media,dan intaraksi yang terbatas antara guru dan murid. Adapun latar belakang berdirinya SMP terbuka : oKekurangan fasilitas pendidikan dan tempat belajar oTenaga pendidikan yang tidak cukup oMemperluas kesempatan belajar dalam rangka pemerataan pendidikan oMenanggulangi anak terlantar bagi anak yang tidak diterima di SMP Negeri.
  • 4.Proyek perintis sekolah pembangunan (PPSP) Ada delapan IKIP yang ditugaskan untuk menyelenggarakan proyek perintis sekolah pembangunan(PPSP),yaitu oIKIP padang oIKIP jakarta oIKIP bandung oIKIP semarang oIKIP yogyakarta oIKIP surabaya oIKIP Malang oIKIP ujung pandang. Secara umum kerangka sistem pendidikan ini digariskan dalam surat keputusan menteri pendidikan dan kebudayaan Nomor 0172 tahun 1974.
  • PPSP adalah salah satu proyek dalam rangka program pendidikan yang ditugaskan untuk mengembangkan satu sistem pendidikan dasar dan menengah (Surat Keputusan Menteri 0141 tahun 1974 yang : oEfektif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat individu yang mewujudkan melalui program pendidikan yang sesuai oMerupakan dasar bagi pendidikan seumur hidup oEfisien dan realitas,sesuai dengan tingkat kemampuan pembiayaan oleh keluarga,masyarakat,dan pemerintah. Sesuai dengan tugas yang diemban itu maka Badan Peneletian Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan (BP3K) memilih modul sebagai satu sistem penyampaian pada delapan PPSP. Modul adalah suatu satuan program belajar mengajar,yang dapat dipelajari oleh murid dengan bantuan yang minimal dari pihak guru.
  • Merupakan lembaga pendidikan tinggi yang menerapkan sistem belajar jarak jauh. Tujuan utamanya adalah meningkatkan partisipasi perguruan tinggi dari 5% menjadi 8,2%(dihitung dari populasi penduduk umur 19- 24). Tujuan dan sasaran Bertujuan melaksanakan Tridharma perguruan tinggi dengan cara yang lebih terbuka,yaitu melalui sistem belajar jarak jauh (SBJJ). Pelayanan pendidikan UT akan diselenggarakan melalui penggunaan paket modal belajar sehingga dapat mencapai sasaran mahasiswa dalam jumlah yang lebih besar dibandingkan dengan kemampuan pelayanan diperguruan tinggi biasa. 5.Universitas terbuka
  • Yaitu”sekolah yang dikembangkan untuk mencapai keunggulan dalam keluaran (output) pendidikannya.masukan diseleksi secara ketat,sarana dilengkapi,lingkungan belajarnya mendukung,guru dan tenaga kependidikan terpikih,kurikulum diperkaya,waktu belajar lebih panjang,proses belajar dapat dipertanggungjawabkan,mempunyai nilai plus dengan tambahan kurikulum diluar kurikulum nasional,ada program pembinaan kemampuan kepemimpinan,berada dalam sistem pendidikan nasional,menjadi pusat keunggulan(agent of excellent)”. Karakteristik sekolah unggul : o Layanan khusus yang diberikan lebih intensif dan ekstensif kepada 5% anak-anak yang”gifted’karena anak-anak tersebut mengalami”underachievement”. o Anak-anak “gifted”tersebut merupakan aset bangsa yang mampu merespons tantangan persaingan global. 6.Sekolah unggul
  • Adalah lembaga pendidikan tradisional islam untuk mempelajari,memahami,mendalami,menghayati,dan mengamalkan ajaran islam dengan menekankan pentingnya moral keagamaan sebagai pedoman prilaku sehari-hari. Tujuan pendidikan pesantren adalah”menciptakan dan mengembangkan kepribadian muslim,yaitu kepribadian yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan,berahklak mulia,bermanfaat bagi masyarakat dengan jalan menjadi kawula atau abdi masyarakat tetapi rasul,yaitu menjadi pelayan masyarakata sebagaimana kepribadian nabi Muhammad ,mampu berdiri sendiri,bebas dan teguh dalam kepribadian,menyebarkan agama atau menegakkan islam. Fungsi pesantren”tidak hanya sebagai lembaga pendidikan tapi juga sebagai lembaga sosial dan penyiaran agama.sebagai lembaga sosial,pesantren menampung anak dari semua lapisan masyarakat muslim,tanpa membeda- bedakan tingkat sosial ekonomi orang tuanya. 7.Pendidikan pesantren
  • Yaitu suatu cara dalam proses belajar yang menuntut siswa untuk menguasai materi pelajaran secara tuntas dengan hasil yang memuaskan.sesuai dengan kemampuan siswa.dengan demikian,ada kemungkinan siswa siswa menamatkan sekolah lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan.Misalnya untuk SD 6 tahun bisa diselesaikan dalam waktu 4-5 tahun saja,tergantung kemampuan siswa dalam menyelesaikan program. 1.Belajar tuntas
  • b.Tujuan Bertujuan agar siswa mendapat kesempatan untuk mencapai angka tertinggi dengan menguasai bahan pelajaran secara tuntas. c.Karakteristik oSiswa belajar secara individual oSiswa belajar dengan kecepatan masing-masing oSetiap pokok bahasan diakhiri dengan tes oHasil tes langsung diketahui oleh siswa oTidak mengenal adanya tinggal kelas(berkelanjutan)
  • d.Penerapan Bentuk penerapan belajar tuntas oSiswa mempelajari kegiatan belajar oSiswa mengerjakan lembaran kerja dan mencocokannya dengan kunci jawaban yang telah tersedia oSiswa mengerjakan tes,hasil tes tersebut menentukan apakah siswa dapat melanjutkan kemodul berikutnya atau tidak oPeranan guru dan siswa peranan guru : -memberika pengarahan mengenai teknik belajar dengan sistem modul -memberikan penjelasan apabila siswa menemui kesulitan peranan siswa -mengerjakan tugasnya masing-masing (individual) -melaksanakan tes setiap akhir kegiatan.
  • 2.Cara Belajar Siswa Aktif a.Pengertian Yaitu,suatu cara atau usaha mempertinggi/mengoptimalisasikan kegiatan siswa dalam belajar.CBSA menuntut keaktifan belajar siswa yang optimal sehingga dapat mencapai hasil yang optimal pula. b.Tujuan Agar siswa aktif dalam proses belajar,sehingga mampu untuk mengubah prilaku/tingkah lakunya secaralebih efektif dan efisien.
  • c.Karakteristik oSituasi kelas menantang siswa melakukan kegiatan belajar secara bebas tapi terkendali oGuru tidak mendominasipembicaraan tetapi lebih banyak memberikan rangsangan berfikir kepada siswa untuk memecahkan masalah oGuru menyediakan dan mengusahakan sumber belajar bagi siswa,bisa sumber tertulis,sumber manusia,misalnya siswa itu sendiri menjelaskan permasalahan kepada siswa lainnya,berbagai mediayang deperlukan,alat bantu pengajaran ,termasuknguru sendiri sebagai sumber belajar.
  • Bentuk penerapan cara belajar siswa aktif : o Guru merumuskan tujuan pengajaran o Keaktifan siswa dalam belajar hendaknyamendapat nilai yang memadai o Siswa melakukan tanya jawab,diskusi,dratisasi dan lain sebagainya dalam belajar o Situasi dan kondisi kelas tidak kaku dengan susunan yang mati tapi sewaktu-waktu dapat diubah dengan kebutuhan siswa o Belajar tidak hanya dapat diukur dan dilihat dari hasil belajar yang dicapai siswa tapi dapat dilihat dan diukur dari proses belajar siswa o Adanya keberanian siswa mengajukan pendapatnya dalam bentuk pertanyaan,baik kepada guru ataupun pada temannya dalam pemecehan masalah o Guru senantiasa menghargai pendapat siswa terlepas dari benar atau salah. d.Penerapan
  • e.Peranan guru dan siswa Peranan guru : oMendorong,membina gairah belajar dan partisipasi siswa secara aktif oTidak mendominasi kegiatan proses belajar siswa oMemberi kesempatan kepada siswa untuk belajar menurut cara dan keadaan masing-masing oMenggunakan berbagai jenis metode dan teknik mengajar semua pendekatan multimedia Peranan siswa : oKegiatan dan keberanian serta kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan persiapan,proses dan kelanjutan belajar oMenampilkan berbagai usaha/kreatifitas belajar sampai mencapai keberhasilan oKeluasan melakukan sesuatu hal tanpa tekanan dari pihak lain.
  • . 3.Keterampilan proses a.Pengertian Yaitu,suatu pendekatan yang mengacu pada bagaimana siswa belajar,dan apa yang ia pelajari. b.Tujuan Untuk memberikan keterampilan praktis yang akan dihadapi setiap oranga dalam kehidupan,sekaligus untuk mengembangkan pemahannya tentang konsep yang dipelaja rinya
  • c.Karakteristik oMengajak para guru serta pembina pendidikan untuk turut aktif dalam mengembangkan CBSA oMendorong dan menolong siswa untuk memecahkan masalah-masalah yang dirasakan bersama oMenyiapkan situasi dan menggiring siswa untuk bertanya,mengamati,bereksperimen,serta menemukan fakta dan konsep sendiri. d.Penerapan oSiswa aktif melakukan observasi untuk meneliti suatu permasalahan oSiswa merencanakan penelitian guna memperoleh fakta yang valid oSiswa berusaha menvari hubungan sebab akibat pada hasil penelitiannya
  • e.peranan guru dan siswa Peranan guru : oMenyusun tujuan pengajaran,khususnya merumuskan dan merencanakan tujuan instruksional khusus oMemberi pengaturan waktu yang dibutuhkan oPengaturan ruang/kelas dalam belajar oPengaturan siswa dalam belajar Peranan siswa : oMembantu sesama teman dalam pemecahan suatu permasalahan oSaling memberikan informasi yang berkanaan dengan masalah yang dibahas oBerperan aktif dalam berbagai diskusi oBerfikir kritis,serta tanggap dalam berbagai permasalahan.
  • H.Contoh inovasi dalam penggunaan teknologi Komputer Menurut buku komputer Annual (Robert H.Blissmer)komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu melakukan : 1.Menerima input 2.Memproses input sesuai programnya 3.Menyimpan perintah-perintah dari hasil pengolahan 4.Menyediakan output dalam bentuk informasi.
  • Menurut buku introduction to computers(Gardon B.Davis) komputer adalah tipe khusus alat penghitung yang mempunyai sifat tertentu yang pasti.dapat disimpulkan bahwa komputer adalah : a.Alat elektronik b.Dapat menerima input data c.Dapat mengolah data d.Dapt memberikan informasi Menggunakan suatu program yang tersimpan dimemori komputer e.dapat menyimpan program dan hasil pengolahan f.belajar secara otomatis.