• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Slide Sidang Sarjana Arsyad Ramadhan Darlis
 

Slide Sidang Sarjana Arsyad Ramadhan Darlis

on

  • 2,199 views

 

Statistics

Views

Total Views
2,199
Views on SlideShare
2,191
Embed Views
8

Actions

Likes
1
Downloads
62
Comments
0

1 Embed 8

http://www.slideshare.net 8

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Slide Sidang Sarjana Arsyad Ramadhan Darlis Slide Sidang Sarjana Arsyad Ramadhan Darlis Presentation Transcript

    • Disusun Oleh : Arsyad Ramadhan Darlis 11 – 2004 - 082 Pembimbing I : Poernomo Trisapto, Ir. Pembimbing II : Lucia Jambola, M.T.
      • Pendahuluan
      • Modulasi Digital dan Interface -nya
      • Perancangan dan Realisasi Modulator Demodulator ( Modem ) Binary Phase Shift Keying ( BPSK ) beserta Interface -nya
      • Pembuatan Program dan Pengukuran Sistem Pentransmisian Modulator Demodulator Binary Phase Shift Keying ( BPSK )
      • Kesimpulan dan Saran
      • Audio Generator tidak dapat mengirimkan Short Message.
      • Audio Generator tidak dapat mengirimkan Bit Biner
      • ( Sinyal Digital ).
      • Harga Seperangkat Audio Generator yang sangat mahal.
      Gambar 1. Blok Diagram Sistem
      • Tujuan :
        • merealisasikan sebuah sistem pentransmisian sinyal, baik berupa short message maupun bit biner menggunakan simulasi pada software MATLAB 7.4.
      • Manfaat :
        • Dari segi ekonomis dan segi fungsional
      • Plant hanya modulator dan demodulator BPSK saja.
      • Tegangan sinyal yang digunakan sebagai input pada modem BPSK hanyalah sebesar 5 Volt.
      • Modulasi Digital adalah Proses penumpangan sinyal informasi yang berupa sinyal digital kepada sinyal pembawa yang berupa sinyal analog sehingga beberapa parameter dari sinyal pembawa berubah sesuai dengan sinyal informasinya.
      • Pada dasarnya, modulasi digital dibagi menjadi 3 jenis, yaitu Amplitude Shift Keying ( ASK ), Phase Shift Keying ( PSK ) dan Frequency Shift Keying ( FSK ).
      • Modulasi digital yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah Binary Phase Shift Keying ( BPSK ).
    • Gambar 2. Perbandingan Input dan output pada BPSK Gambar 3. Diagram Fasor dan diagram konstelasi BPSK Binary Input Output Phase Logic 0 Logic 1 180 derajat 0 derajat
      • Modulator BPSK direalisasikan dengan menggunakan Balanced Modulator.
      • Gambar berikut adalah skema dasar rangkaian Balanced Modulator :
      • IC MC1496 berfungsi sebagai balanced modulator.
      Gambar 5. Skema Dasar Balanced Modulator
      • Secara matematis, output pada modulator BPSK adalah :
      • Sehingga terlihat bahwa spektrum dari BPSK adalah
      Gambar 6. Spektrum modulasi BPSK
      • Frekuensi ( fa ) pada sederetan bit 1/0 adalah sebanding dengan setengah bit rate ( fb /2)
      • Gambar 7. Hubungan input dan output pada modulator BPSK
      • Sebagai konsekuensinya, double - sided minimum Nyquist ( Fn ) adalah : dan karena maka :
      • Gambar berikut adalah blok diagram demodulator BPSK :
      • Balanced modulator yang digunakan sama dengan yang digunakan di modulator BPSK.
      • Pada rangkaian Low Pass Filter ( LPF ) ini digunakan IC LM324.
      Gambar 8. Blok Diagram Demodulator BPSK
      • Secara matematis, proses demodulasi adalah sebagai berikut :
      • Untuk sinyal input pada demodulator BPSK + (logic 1),
      • Untuk sinyal input pada demodulator BPSK - (logic 0),
      • Low Pass Filter ( LPF )
      • Low pass filter akan melewatkan frekuensi dari nol sampai frekuensi cut off - nya.
      Gambar 9. Respon Frekuensi Low Pass Filter Ideal Gambar 10. Respon Frekuensi Low Pass Filter Aplikasi
      • Sebagai interface antara program yang dibuat di MATLAB 7.4. dengan modem BPSK digunakan rangkaian RS – 232.
      Gambar 11. Blok Diagram Konversi Tegangan Sistem
    •  
    • Gambar 12. Rangkaian BPSK Gambar 13. Realisasi Rangkaian BPSK
      • Realisasi Balanced Modulator
      • Balanced modulator yang direalisasikan pada demodulator
      • BPSK sama seperti pada modulator BPSK.
      • Realisasi Low Pass Filter ( LPF )
      • Low Pass Filter ( LPF ) yang direalisasikan pada demodulator BPSK memiliki fco = 1000 Hz dan Av= 2 x.
      Gambar 14. Rangkaian BPSK Gambar 15. Realisasi Rangkaian BPSK
    • Gambar 16. Rangkaian RS-232 Gambar 17. Realisasi Rangkaian RS-232
      • Pembuatan Flowchart Program Simulasi
      • Pembuatan Program Simulasi
      • Tujuan Pengukuran :
      • 1. Untuk mengetahui kinerja dari modulator BPSK.
      • 2. Untuk mengetahui range frekuensi yang dapat diterima oleh modulator BPSK.
      • Hasil :
      • Frekuensi Kerja 25 Hz – 100 kHz.
      Gambar 23 Blok Diagram Pengukuran Modulator BPSK
      • Tujuan Pengukuran :
      • Untuk mengetahui kinerja dari Low Pass Filter dengan frekuensi cut off 1000 Hz dan penguatan 2 x.
      • Hasil :
      Gambar 23 Blok Diagram Pengukuran Low Pass Filter
      • Tujuan Pengukuran :
      • 1. Untuk mengetahui kinerja dari modem BPSK.
      • 2. Untuk mengetahui range frekuensi yang dapat diterima oleh modem BPSK.
      • Hasil : Tegangan keluaran adalah 1,76 V dan Frekuensi
      • Kerja 1000 Hz – 100 kHz.
      Gambar 23 Blok Diagram Pengukuran Modulator BPSK
      • Tujuan Pengukuran :
      • 1. Untuk mengetahui kinerja dari rangkaian RS-232.
      • 2. Untuk mengetahui range bitrate yang dapat diterima oleh rangkaian.
      Gambar 23 Blok Diagram Pengukuran Rangkaian RS – 232
      • Hasil :
      • Range bitrate yang dapat diterima oleh rangkaian : 1,4999999999999999 bps s/d 710400,4999999999 bps .
      • Hasil :
      • - Short message dan Bit Biner telah dapat dibaca oleh oscilloscope.
            • - Perioda per bit pada oscilloscope sama dengan pada simulasi.
            • - Tegangan keluaran rangkaian RS-232 adalah 6 Volt.
            • - Frekuensi yang ditampilkan pada oscilloscope tidak dapat diprediksi.
      Gambar 23 Blok Diagram Pengukuran Keluaran Rangkaian RS – 232
      • Tujuan Pengukuran :
      • Untuk mengetahui Tegangan, Perioda dan Frekuensi yang dihasilkan oleh simulasi.
      • Hasil :
      • - Pentransmisian s hort message dan bit biner telah dapat
      • direalisasikan dengan baik.
      • - Apabila modem diberi bitrate di bawah 2000 bps dan
      • diatas 200 kbps, short message dan bit biner tidak dapat
      • terbaca oleh personal computer ( PC ).
      Gambar 23 Blok Diagram Pengukuran Keluaran Rangkaian RS – 232
      • Tujuan Pengukuran :
      • Untuk mengetahui kinerja sistem pentransmisian short message dan bit biner generator
      • Program simulasi short message generator dan bit biner generator telah menunjukan hasil yang baik dengan range bitrate simulasi dari 1,4999999999999999 bps sampai dengan 710400,4999999999 bps.
      • Modulator demodulator ( modem ) BPSK dapat berfungsi pada range frekuensi 1000 Hz sampai dengan 100 kHz.
            • Kedua buah simulasi yang dibuat pada MATLAB 7.4. telah dapat mengirimkan bit biner dari personal computer (PC) melewati rangkaian RS-232 dengan amplituda sebesar 6 Volt dan perioda telah sesuai dengan yang diinginkan. Sedangkan frekuensi sinyal digital tidak dapat dipastikan besarnya.
            • Pentransmisian short message atau karakter dan sinyal digital dari simulasi ke modem BPSK telah berhasil direalisasikan pada range bitrate 2000 bps sampai dengan 200kbps.
            • Pengaturan tegangan keluaran rangkaian RS – 232.
            • Realisasi Simulasi Oscilloscope.
            • Pengembangan ini dapat disetarakan dengan teknologi Short Message Service ( SMS ) pada teknologi GSM.
            • Komunikasi kontrol pada robot
    •