Your SlideShare is downloading. ×
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Pengukuran Flow
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Pengukuran Flow

11,393

Published on

Published in: Education, Technology, Business
7 Comments
13 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
11,393
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
223
Comments
7
Likes
13
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Pengukuran Flow Muhammad Arman Pengukuran Flow • Mengukur laju aliran VOLUME/MASSA laju aliran VOLUME/MASSA fluida : – Dalam saluran tertutup (close conduit) – Dalam saluran terbuka (open channel) • Unit: liter/detik, liter/menit, kilogram/jam, , , g j, gallon/menit (GPM), m3/jam, compiled by ar fot PTKAM 1
  • 2. Pengukuran Flow Digunakan • Proses produksi produksi • Control • Efisiensi • D istribusi • Leak analysis li • Trend analysis Pentingnya pengukuran Flow compiled by ar fot PTKAM 2
  • 3. Prinsip Dasar Pengukuran Debit Q=VXA Pipa Harus Penuh Prinsip Dasar Pengukuran Debit • LAMINAR FLOW METER DI DISAIN UNTUK ALIRAN LAMINAR compiled by ar fot PTKAM 3
  • 4. Prinsip Dasar Pengukuran Debit • TURBULEN TURBULEN compiled by ar fot PTKAM 4
  • 5. TURBULEN TURBULEN compiled by ar fot PTKAM 5
  • 6. Di dalam Pipa Jenis-jenis flowmeter • Differential Pressure Pressure • Positve Displacement • Orifice, Nozzle, Venturi • Turbine meter • Ultrasonic • Magnetik • Rotameter • Coriolis compiled by ar fot PTKAM 6
  • 7. Differential Pressure • Pengukuran laju aliran laju aliran dengan memanfaatkan perbedaan tekanan Differential Pressure compiled by ar fot PTKAM 7
  • 8. POSITIVE DISPLACEMENT Orifice 1 2 V1 Front view of orifice plate P P 1 2 Cv tergantung pada 2 ( P1 − P 2 ) Reynold Number V2 = C υ ρ [1 - (A 2 / A 1 ) 2 ] dan D2/D1 compiled by ar fot PTKAM 8
  • 9. Nozzle Cv tergantung pada Reynold Number dan D2/D1, nilainya lebih besar P P dari orifice 1 2 2 ( P1 − P 2 ) Q = V2 A 2 V2 = C υ ρ [1 - (A 2 / A 1 ) 2 ] Venturi P P 2 1 2 ( P1 − P 2 ) V2 = C υ ρ [1 - (A 2 / A 1 ) 2 ] compiled by ar fot PTKAM 9
  • 10. Turbine/Vane Meter • Berdasarkan putaran putaran baling-baling • Untuk dimensi, tekanan dan range tertentu • Banyak digunakan d igunakan untuk pengukuran air Turbine meter compiled by ar fot PTKAM 10
  • 11. Flow meter Magnetik • Bekerja Berdasarkan Berdasarkan Hukum Faraday • E=kBDV Magnetik • Accuracy s/d 0,25 % s/d 0 25 • Untuk fluida-fluida konduktif • Zero pressure drop • Butuh sumber Listrik • Hasil Digital dan analog. • Dapat untuk kontrol compiled by ar fot PTKAM 11
  • 12. Bentuk Lain Flowmeter Magnetik Rotameter • Alat ukur yang ukur yang menggunakan daya angkat aliran yang disebabkan oleh kecepatannya • Biasa juga disebut juga disebut dengan flow area indicator compiled by ar fot PTKAM 12
  • 13. Ultrasonic Flow Meter • Transit time type time type • Doppler type Beberapa Keunggulan • Akurasi s/d 0,5% s/d 0 5% • Tidak perlu shut down system • Untuk berbagai jenis fluida • Membutuhkan informasi tentang material pipa, t il i ketebalaan dan diameternya. • Tidak ada moving part dan non intrusive. compiled by ar fot PTKAM 13
  • 14. Ultrasonic Principle Coriolis • Jika suatu fluida melewati suatu fluida melewati suatu pipa akan menyebabkan pipa/saluran berputar (bergetar), akan menimbulkan gaya yang sebanding dengan masa dan kecepatan aliran p fluida. • Fc = 2m(W x V) compiled by ar fot PTKAM 14
  • 15. Coriolis Memilih dan mempertimbangkan Flow Meter • Tujuan Pengukuran Pengukuran • Kebutuhan akan tingkat akurasi • Jenis dan kondisi fluida • Tekanan dalam pipa • Range pengukuran • Akses sumber listrik • Kondisi lingkungan dimana flow meter akan ditempatkan : gangguan panas, listrik, terendam compiled by ar fot PTKAM 15
  • 16. Memilih dan mempertimbangkan Flow Meter • Data I/O pengembangan ke SCADA I/O ke SCADA sistem • Umur pakai, umur operasi, MTBF • Biaya; investasi, instalasi, operasi & p perawatan. Cara Pemasangan • Jarak upstream (hulu) (5 x Diameter s/d 10 upstream (hulu) (5 Diameter s/d 10 Diameter) dan downstream (hilir)( 2 x Diameter s/d 5 Diameter) makin jauh makin baik. Masing- masing vendor akan menyebutkan persyaratan pemasangan • Pipa terisi penuh • Pengaruh accessories ( d i (reducer, valve, bend) l b d) • Pertimbangan maintenance • Aliran laminar dan turbulen compiled by ar fot PTKAM 16
  • 17. Contoh Pemasangan • Jarak upstream (hulu) upstream (hulu) dan downstream Contoh Pemasangan • Menghindari pipa pipa kosong • Sedapat mungkin memperoleh gelembung udara (bubles) sekecil (bubles) sekecil mungkin compiled by ar fot PTKAM 17
  • 18. Contoh Pemasangan • Jika dipasang dipasang berdampingan dengan air valve Contoh Pemasangan • Pemasangan pada p ada outlet pompa dengan jarak tertentu • Untuk menghindari tekanan minus (vacuum) (vacuum) • Aliran yang laminer compiled by ar fot PTKAM 18
  • 19. The End compiled by ar fot PTKAM 19

×