0
Perawatan  Dekubitus Oleh : ARI PN Pusat Jantung Nasional Harapan Kita Jakarta  2008
Definisi <ul><li>Latin :  decubitus  </li></ul><ul><li>Cubitum = siku </li></ul><ul><li>Dihubungkan dengan kebiasaan orang...
Definisi <ul><li>Suatu luka baring </li></ul><ul><li>Suatu borok kulit yang terjadi karena posisi berbaring terlalu lama s...
Penyebab Luka Dekubitus <ul><li>Penyebab utama adalah tekanan terus menerus pada kulit dan jaringan </li></ul><ul><li>Terj...
Penyebab Luka Dekubitus <ul><li>Penyebab lain adalah kurangnya monitoring dan perawatan kulit bagian yang tertekan </li></...
Mekanisme Dekubitus <ul><li>Derajat I </li></ul>Derajat III Derajat II Derajat IV
Mekanisme Dekubitus
Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat I </li></ul><ul><li>Terjadi di superfisial </li></ul><ul><li>Terjadi setelah minimal 2 j...
Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat I </li></ul>
Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat II </li></ul><ul><li>Terjadi di bawah lapisan superfisial ditandai dengan abrasi kulit <...
Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat II </li></ul>
Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat III </li></ul><ul><li>Luka meluas sampai semua lapisan kulit hilang, menembus jaringan d...
Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat III </li></ul>
Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat IV </li></ul><ul><li>luka meluas dari kulit sampai dengan otot, tendon dan tulang.  </li...
Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat IV </li></ul>
Perawatan Dekubitus <ul><li>Derajat I </li></ul><ul><li>Perawatan terpenting adalah memberikan perhatian agar tidak mening...
Perawatan Dekubitus <ul><li>Derajat II </li></ul><ul><li>Memberikan perubahan posisi minimal 2 jam sekali agar tidak menja...
Perawatan Dekubitus <ul><li>Derajat II </li></ul><ul><li>Perawatan luka harus memperhatikan syarat-syarat aseptik dan anti...
Perawatan Dekubitus <ul><li>Derajat III </li></ul><ul><li>Tujuan perawatan derajat ini adalah tetap mengurangi tekanan dan...
Perawatan Dekubitus <ul><li>Derajat III </li></ul><ul><li>Usahakan luka selalu bersih dan eksudat disusahakan dapat mengal...
Perawatan Dekubitus <ul><li>Derajat IV </li></ul><ul><li>Pengobatan infeksi sekunder menjadi penting agar tidak mengarah k...
Perawatan Dekubitus <ul><li>Derajat IV </li></ul><ul><li>Semua langkah-langkah diatas tetap dikerjakan dan jaringan nekrot...
SKOR NORTON UNTUK MENGUKUR R E SIKO DEKUBITUS. Risiko dekubitus jika skor total ≤ 14 NAMA PENDERITA : SKOR TANGGAL       K...
Pencegahan Dekubitus <ul><li>Pencegahan adalah obat utama dekubitus </li></ul><ul><li>Observasi tanda munculnya dekubitus ...
Pencegahan Dekubitus <ul><li>Berikan pergerakan pada pasien yang mengalami paralise </li></ul><ul><li>Cegah dekubitus deng...
* Utilization guidelines are drawn from the Health Care Financing Administration and Medicare usage guidelines. ** If kept...
JANGAN BIARKAN PASIEN KITA MENDAPAT DEKUBITUS  !!!!!!!!
Pencegahan Dekubitus
Pencegahan Dekubitus
Pencegahan Dekubitus
Pencegahan Dekubitus
Pencegahan Dekubitus
Pencegahan Dekubitus
Pencegahan Dekubitus
Pencegahan Dekubitus
Perangi Dekubitus Pasien  ICU  dipindahkan  TIDAK DENGAN DEKUBITUS
 
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Perawatan Dekubitus

26,438

Published on

Published in: Health & Medicine
5 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Terima kasih atas sharing pengetahuan ini......Smoga Tuhan Memberkati
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Salam kenal,
    Terima kasih atas sharing yang telah diberikan.
    @ibu Cynthia Suwarti, semoga penyakitnya segera diberikan kesembuhan oleh Yang Maha Kuasa...
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • nice share :)) , untuk ibu cynthia .. jangan lelah untukmerawat diri anda , itu semua adalah aset Tuhan :)) , jangan terlalu minum obat antibiotik terlalu sering , sebab sebenarnya obat antibiotik dapat melumpuhkan sistem kekebalan anda , karena ketergantungan :)) . cara nya anda harus banyak melatih otot anda :)) , apakah anda lumpuh total ?
    dilihat dari cirinya ibu masih dalam stadium 2 :))
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • selamat sore...
    salam kenal. Yth....
    Mohon izin untuk mendownload....sebagai bahan pembelajaran saya.
    terima kasih banyak.
    By I Nyoman Jana, Lampung.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Selamat siang, saya penderita dikubitus selama 20 th lebih karena saya lumpuh, diagonose saya melopati. Sekarang ini sedang radang, dan sudah sampai berlubang dgn diameter 3 Cm di kedua bokong. Sudah pernah 5 kali dioperasi tp belum sembuh juga. Saya sdh kelelahan utk merawat sendiri. Kalau pas kumat begini saya minum obat antibiotik. Luka itu terus saya bersihkan dengan betadin, namun berhubung saya sering ngompol, jadi ya sering ganti dan dikompres betadin lagi. Apakah ada obat lain yg bisa menolong saya.agar luka cepat menutup. Aktivitas saya duduk terus. mohon informasinya. Terima kasih.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total Views
26,438
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
561
Comments
5
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Perawatan Dekubitus"

  1. 1. Perawatan Dekubitus Oleh : ARI PN Pusat Jantung Nasional Harapan Kita Jakarta 2008
  2. 2. Definisi <ul><li>Latin : decubitus </li></ul><ul><li>Cubitum = siku </li></ul><ul><li>Dihubungkan dengan kebiasaan orang Romawi yang bertumpu pada siku mereka saat berbaring </li></ul>
  3. 3. Definisi <ul><li>Suatu luka baring </li></ul><ul><li>Suatu borok kulit yang terjadi karena posisi berbaring terlalu lama sehingga peredaran di dalam kulit terganggu oleh tekanan, terutama di atas jaringan bertulang </li></ul><ul><li>Dekubitus di atas sacrum ( sacral decubitus ). </li></ul>
  4. 4. Penyebab Luka Dekubitus <ul><li>Penyebab utama adalah tekanan terus menerus pada kulit dan jaringan </li></ul><ul><li>Terjadi pada orang dengan tirah baring lama, tidak sadar, penginderaan sensasi nyeri yang berkurang, dan immobilasasi dalam waktu yang lama </li></ul><ul><li>Penyebab lain adalah kurang nutrisi yang menyebabkan jaringan bawah kulit kurang </li></ul>
  5. 5. Penyebab Luka Dekubitus <ul><li>Penyebab lain adalah kurangnya monitoring dan perawatan kulit bagian yang tertekan </li></ul><ul><li>Perawat mempunyai peran penting untuk mencegah terjadinya dekubitus </li></ul>
  6. 6. Mekanisme Dekubitus <ul><li>Derajat I </li></ul>Derajat III Derajat II Derajat IV
  7. 7. Mekanisme Dekubitus
  8. 8. Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat I </li></ul><ul><li>Terjadi di superfisial </li></ul><ul><li>Terjadi setelah minimal 2 jam penekanan pada daerah tertentu </li></ul><ul><li>Tanda awal seperti luka bakar tersengat, kulit menjadi lebih pucat dengan daerah sekitarnya memerah </li></ul><ul><li>Reaksi peradangan masih terbatas pada epidermis, tampak sebagai daerah kemerahan/eritema indurasi atau lecet. </li></ul>
  9. 9. Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat I </li></ul>
  10. 10. Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat II </li></ul><ul><li>Terjadi di bawah lapisan superfisial ditandai dengan abrasi kulit </li></ul><ul><li>Lapisan parsial kulit kini terluka. </li></ul><ul><li>Meliputi lapisan di bawah kulit kulit yang lebih dalam </li></ul><ul><li>Reaksi yang lebih dalam lagi sampai mencapai seluruh dermis hingga lapisan lemah subkutan, tampak sebagai ulkus yang dangkal, degan tepi yang jelas dan perubahan warna pigmen kulit. </li></ul>
  11. 11. Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat II </li></ul>
  12. 12. Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat III </li></ul><ul><li>Luka meluas sampai semua lapisan kulit hilang, menembus jaringan di bawahnya dan mulai merusak jaringan </li></ul><ul><li>Pada derajat ini mulai timbul kemungkinan infeksi lainnya. </li></ul><ul><li>Ulkus menjadi lebih dalam, meliputi jaringan lemak subkutan dan menggaung, berbatasan dengan fascia dari otot-otot. Sudah mulai didapat infeksi dengan jaringan nekrotik yang berbau. </li></ul>
  13. 13. Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat III </li></ul>
  14. 14. Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat IV </li></ul><ul><li>luka meluas dari kulit sampai dengan otot, tendon dan tulang. </li></ul><ul><li>Yang sangat penting adalah penilaian kedalam luka itu sendiri </li></ul><ul><li>Besarnya luka adalah tidak sepenting kedalaman luka itu </li></ul><ul><li>Perluasan ulkus menembus otot, hingga tampak tulang di dasar ulkus yang dapat mengakibatkan infeksi pada tulang atau sendi. </li></ul>
  15. 15. Derajat Dekubitus <ul><li>Derajat IV </li></ul>
  16. 16. Perawatan Dekubitus <ul><li>Derajat I </li></ul><ul><li>Perawatan terpenting adalah memberikan perhatian agar tidak meningkat menjadi lebih lanjut </li></ul><ul><li>Memberikan perubahan posisi minimal 2 jam sekali agar tidak menjadi lebih parah </li></ul><ul><li>kulit yang kemerahan dibersihkan hati-hati dengan air hangat dan sabun, diberi lotion, kemudian dimassase 2-3 kali/hari. </li></ul><ul><li>Tetap memberikan asupan gisi yang baik sehingga terbentuk jaringan penyokong yang baik </li></ul><ul><li>Memberikan pergerakan pasif pada pasien pasien yang mengalami paralise </li></ul>
  17. 17. Perawatan Dekubitus <ul><li>Derajat II </li></ul><ul><li>Memberikan perubahan posisi minimal 2 jam sekali agar tidak menjadi lebih parah </li></ul><ul><li>Selalu menjaga kebersihan luka sehingga tidak menjadi pintu masuk infeksi </li></ul><ul><li>Tetap memberikan asupan gisi yang baik sehingga terbentuk jaringan penyokong yang baik </li></ul><ul><li>Memberikan pergerakan pasif pada pasien pasien yang mengalami paralise </li></ul>
  18. 18. Perawatan Dekubitus <ul><li>Derajat II </li></ul><ul><li>Perawatan luka harus memperhatikan syarat-syarat aseptik dan antiseptik. </li></ul><ul><li>Daerah bersangkutan digesek dengan es dan dihembus dengan udara hangat bergantian untuk meransang sirkulasi. </li></ul><ul><li>Dapat diberikan salep topikal, mungkin juga untuk meran g sang tumbuhnya jaringan muda/granulasi, </li></ul><ul><li>Penggantian balut dan salep ini jangan terlalu sering karena malahan dapat merusakkan pertumbuhan jaringan yang diharapkan </li></ul>
  19. 19. Perawatan Dekubitus <ul><li>Derajat III </li></ul><ul><li>Tujuan perawatan derajat ini adalah tetap mengurangi tekanan dan menghindari perluasan yang lebih komplek </li></ul><ul><li>Pengobatan tipikal di daerah diberikan dan didukung dengan perawatan luka </li></ul><ul><li>Pengobatan menggunakan antibiotik untuk infeksi yang timbul </li></ul>
  20. 20. Perawatan Dekubitus <ul><li>Derajat III </li></ul><ul><li>Usahakan luka selalu bersih dan eksudat disusahakan dapat mengalir keluar. </li></ul><ul><li>Balut jangan terlalu tebal dan sebaliknya transparan sehingga permeabel untuk masukknya udara/oksigen dan penguapan. </li></ul><ul><li>Kelembaban luka dijaga tetap basah, karena akan mempermudah regenarasi sel-sel kulit. </li></ul><ul><li>Jika luka kotor dapat dicuci dengan larutan NaCl fisiologis. </li></ul>
  21. 21. Perawatan Dekubitus <ul><li>Derajat IV </li></ul><ul><li>Pengobatan infeksi sekunder menjadi penting agar tidak mengarah ke sepsis </li></ul><ul><li>Sangat perlu dilakukan operasi plastik dengan tujuan untuk mengurangi perluasan dan perbaikan jaringan yang rusak </li></ul>
  22. 22. Perawatan Dekubitus <ul><li>Derajat IV </li></ul><ul><li>Semua langkah-langkah diatas tetap dikerjakan dan jaringan nekrotik yang ada harus dibersihkan , sebab akan menghalangi pertumbuhgan jaringan/epitelisasi. </li></ul><ul><li>Beberapa preparat enzim coba diberikan untuk usaha ini, dengan tujuan mengurangi perdarahan, dibanding tindakan bedah yang juga merupakan alternatif lain. Setelah jaringan nekrotik dibuang dan luka bersih, penyembuhan luka secara alami dapat diharapkan. </li></ul><ul><li>Beberapa usaha mempercepat adalah antara lain dengan memberikan oksigenisasi pada daerah luka </li></ul><ul><li>Tindakan dengan ultrasono untuk membuka sumbatan-sumbatan pembuluh darah dan sampai pada transplantasi kulit setempat. </li></ul>
  23. 23. SKOR NORTON UNTUK MENGUKUR R E SIKO DEKUBITUS. Risiko dekubitus jika skor total ≤ 14 NAMA PENDERITA : SKOR TANGGAL       Kondisi fisik umum:           - Baik 4       - Lumayan 3       - Buruk 2       - Sangat buruk 1       Kesadaran:           - Komposmentis 4       - Apatis 3       - Konfus/Soporis 2       - Stupor/Koma 1       Aktivitas :           - Ambulan 4       - Ambulan dengan bantuan 3       - Hanya bisa duduk 2       - Tiduran 1       Mobilitas :           - Bergerak bebas 4       - Sedikit terbatas 3       - Sangat terbatas 2       - Tak bisa bergerak 1       Inkontinensia :           - Tidak 4       - Kadang-kadang 3       - Sering Inkontinentia urin 2       - Sering Inkontinentia alvi dan urin 1       Skor total        
  24. 24. Pencegahan Dekubitus <ul><li>Pencegahan adalah obat utama dekubitus </li></ul><ul><li>Observasi tanda munculnya dekubitus </li></ul><ul><li>Lakukan perawatan sesegera mungkin bila muncul tanda dekubitus sesuai dengan derajatnya </li></ul>
  25. 25. Pencegahan Dekubitus <ul><li>Berikan pergerakan pada pasien yang mengalami paralise </li></ul><ul><li>Cegah dekubitus dengan cara murah : perhatikan pasien </li></ul><ul><li>Ubah posisi pasien minimal 2 jam sekali </li></ul><ul><li>Gunakan pengobatan tipikal bila terjadi dekubitus </li></ul><ul><li>Gunakan alat yang dapat mengurangi dekubitus </li></ul>
  26. 26. * Utilization guidelines are drawn from the Health Care Financing Administration and Medicare usage guidelines. ** If kept moist. A: autolytic débridement; S: Sheet form; N/A: not applicable Note: This table isn't meant to be all-inclusive and inclusion doesn't imply endorsement. Table adopted from Walker, D., (1996). WOUND DRESSING TYPES AND THEIR USES Dressing Type Débride Absorb Fill Shield from bacteria Insulate Moisten Guidelines for use * Transparent adhesives   x A N/A N/A x x x Change 3 x week Hydrocolloids 1) wafer 2) paste  x A x A x x N/A x x N/A x x x x Change up to 3 x week Absorption or filler dressings   x A x x N/A N/A x Change once daily Semipermeable polyurethane foam   N/A x N/A x x x Change 3 x week Gauze x A ** x x N/A N/A x Change up to 4 x daily Hydrogels x A x x N/A x S x Change daily or 3 x week for cover dressing with tape border
  27. 27. JANGAN BIARKAN PASIEN KITA MENDAPAT DEKUBITUS !!!!!!!!
  28. 28. Pencegahan Dekubitus
  29. 29. Pencegahan Dekubitus
  30. 30. Pencegahan Dekubitus
  31. 31. Pencegahan Dekubitus
  32. 32. Pencegahan Dekubitus
  33. 33. Pencegahan Dekubitus
  34. 34. Pencegahan Dekubitus
  35. 35. Pencegahan Dekubitus
  36. 36. Perangi Dekubitus Pasien ICU dipindahkan TIDAK DENGAN DEKUBITUS
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×