Good to great

2,891 views

Published on

When good is not good enough

Published in: Education, Business, Technology

Good to great

  1. 1. Membangun Good-to- Great Company
  2. 2. MarketValue Perusahaan Good To Great Perusahaan Pembanding Nilai Pasar Rata-rata Year
  3. 3. WHEN GOOD IS NOTGOOD ENOUGH
  4. 4. Selama lebih dari lima tahun, Jim Collins dkk melakukan riset yangekstensif untuk menjawab pertanyaan kunci : faktor apa sebenarnya yang paling menentukan bagi terciptanya GREAT COMPANY. COMPANY Dari riset itu, mereka menemukanadanya enam elemen kunci……..
  5. 5. Enam Elemen Kunci GOOD-to-GREAT1. Level 5 Leadership2. First Who….then What3. Confront the Brutal Facts4. The Hedgehog Concept5. A Culture of Discipline6. Technology Accelerators
  6. 6. AN B OS RO TE PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN PERTAMA SIAPA HADAPI KENYA- KONSEP BUDAYA TEKNOLOGI TINGKAT 5 KEMUDIAN APA TAAN TERPAHIT TERFOKUS DISIPLIN PEMERCEPAT ORANG-ORANG YANG DISIPLIN DISIPLIN DALAM BERFIKIR DISIPLIN DLM BERTINDAKTRANSFORMASI dianggap sebagai proses PENGEMBANGAN yang diikuti TEROBOSAN, dibagi menjadi TIGA TAHAP: Orang-Orang yang Disiplin, Disiplin dalam Berfikir, dan Disiplin dalam Bertindak. Dalam setiap TAHAP, terdapat DUA KONSEP KUNCI.Kerangka kerja Transformasi ini dibungkus dengan RODA PENGATUR yang menangkap keseluruhan proses TRANSFORMASI DARI BAIK MENJADI HEBAT
  7. 7. Element 1: Level 5 Leadership AN B OS RO TE PENGEMBANGANKEPEMIMPINAN PERTAMA SIAPA HADAPI KENYA- KONSEP BUDAYA TEKNOLOGI TINGKAT 5 KEMUDIAN APA TAAN TERPAHIT TERFOKUS DISIPLIN PEMERCEPAT ORANG-ORANG YANG DISIPLIN DISIPLIN DLM BERFIKIR DISIPLIN DLM BERTINDAK
  8. 8. Ditemukan bahwa Pemimpin pada perusahaan Good ToGreat selalu tampak biasa-biasa saja, sederhana, tidak menonjolkan diri, tenang, berkemauan keras, tidak mengenal takut, pendiam, bahkan pemalu. ParaPemimpin itu merupakan campuran dari KERENDAHAN HATI DAN PROFESIONALISME Berdasarkan hasil riset, semua eksekutif perusahaan Good To Great mempunyai sifat yang sama.Sifat itu tidak dipengaruhi apakah perusahaan consumer goods atau industrial, sedang menghadapi krisis atau dalam status yang mantap, menjual jasa atau produk.Tidak dipengaruhi kapan terjadinya transisi dan seberapa besar ukuran perusahaan
  9. 9. Level 5 LeadershipLevel 5: Good-to-Great LeaderLevel 4: Effective LeaderLevel 3: Competent ManagerLevel 2: Contributing Team MemberLevel 1: Highly Capable Individual
  10. 10. EKSEKUTIF TINGKAT 5LEVEL HIERARKI EKSEKUTIF TINGKAT 5 Membangun kehebatan yang bertahan lama melalui perpaduan dari kerendahan hati dan profesionalisme PEMIMPIN YANG EFEKTIF TINGKAT 4 Menjadi katalisator dan membangun komitmen untuk berupaya dengan sungguh-sungguh dalam pencapaian Visi dan merangsang untuk menghasilkan kinerja yang lebih tinggi TINGKAT 3 MANAJER YANG BERKOMPETENSI Mengorganisasi manusia dan sumber daya lainnya ke arah upaya yang efektif dan efisien dalam mencapai sasaran yang telah ditentukan TINGKAT 2 ANGGOTA TIM YANG MEMBERIKAN KONTRIBUSI Memberikan kontribusi kemampuan individual yang dimiliki untuk mencapai sasaran Tim dan bekerja secara efektif dengan anggota Tim lainnya. TINGKAT 1 INDIVIDU BERKEMAMPUAN TINGGI Menghasilkan kontribusi yang produktif melalui bakat, pengetahuan, keahlian dan kebiasaan kerja yang baik
  11. 11. Element 2: First Who…Then What AN B OS RO TE PENGEMBANGANKEPEMIMPINAN PERTAMA SIAPA HADAPI KENYA- KONSEP BUDAYA TEKNOLOGI TINGKAT 5 KEMUDIAN APA TAAN TERPAHIT TERFOKUS DISIPLIN PEMERCEPAT ORANG-ORANG YANG DISIPLIN DISIPLIN DALAM BERFIKIR DISIPLIN DLM BERTINDAK
  12. 12. Para Pemimpin Good To Great memulai prosesTRANSFORMASI pertama-tama dengan mendapatkanorang yang tepat dalam bus (dan menyingkirkan orang-orang yang tidak tepat ke luar) dan kemudian barumembayangkan kemana bus tersebut akan dikemudikan
  13. 13. Pertanyaan SIAPA harus diselesaikan terlebihdahulu sebelum APA.Siapa yang terlibat, jauh lebih penting ketimbangVISI, STRATEGI, Struktur Organisasi dan TAKTIK.Visi yang hebat tanpa orang yang hebat maka tidakakan relavan
  14. 14. Good-to-great companies selalu memulaiproses transformasi dengan memilihorang-orang yang tepat (danmembuang orang-orang yang under-performance), baru kemudianperformancemenentukan ke arah mana layarperusahaan akan dilabuhkan
  15. 15. Poin utamadalam elemenkedua ini bukanhanya tentang“getting the rightpeople on theteam”.
  16. 16. Poin yang lebih penting adalah“pertanyaan tentang siapa” selalu lebih siapa dahulu dibanding “pertanyaan tentang apa”. apa Good-to-great companies selalubergerak pertama-tama dengan berpikir tentang MANUSIA, baru kemudianberbicara mengenai strategi, anggaran, struktur organisasi, dan lain-lain.
  17. 17. Pertama, bila dimulai dengan SIAPA, bukannya dengan APA,kita dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan duniayang berubahKedua, bila kita memiliki orang yang tepat dalam bus ,sebahagian besar masalah memotivasi dan mengelola orangakan hilang. Orang yang tepat tidak perlu diawasi secara ketatatau dipecat. Mereka akan memotivasi diri dengan dorongan daridalam batin untuk membuahkan hasil yang paling baik dan selaluingin ikut serta dalam menciptakan sesuatu yang GREAT.Ketiga, bila pemimpin mempunyai orang yang tidak tepat, tidakperduli seandainya pemimpin tersebut telah menemukan arahyang tepat, Pemimpin tersebut belum memiliki perusahaanyang hebat.
  18. 18. Element 3: Confront the Brutal Fact AN B OS RO TE PENGEMBANGANKEPEMIMPINAN PERTAMA SIAPA HADAPI KENYA- KONSEP BUDAYA TEKNOLOGI TINGKAT 5 KEMUDIA APA TAAN TERPAHIT TERFOKUS DISIPLIN PEMERCEPAT ORANG-ORANG YANG DISIPLIN DISIPLIN DALAM BERFIKIR DISIPLIN DLM BERTINDAK
  19. 19. Semua good-to-great companiesmemulai proses pertumbuhannyadengan cara confronting thebrutal facts of their currentreality
  20. 20. Good-to-Great Companies selalu menerapkan prinsipthe Stockdale Paradox: atau sebuah keyakinan yang Paradox kuat bahwa kami pada akhirnya akan berhasil, meskidihadapkan pada rintangan yang amat sulit. Dan pada saat yang bersamaan, kami akan terus berani menghadapi realitas persaingan bisnis, betapapun kerasnya derap persaingan itu.
  21. 21. Element 4: Hedgehog Concept (Konsep Terfokus) AN B OS RO TE PENGEMBANGANKEPEMIMPINAN PERTAMA SIAPA HADAPI KENYA- KONSEP BUDAYA TEKNOLOGI TINGKAT 5 KEMUDIA APA TAAN TERPAHIT TERFOKUS DISIPLIN PEMERCEPAT ORANG-ORANG YANG DISIPLIN DISIPLIN DALAM BERFIKIR DISIPLIN DLM BERTINDAK
  22. 22. Konsep Terfokus merupakan konsep yang sederhana dan jelas, yang mengalir dari pemahaman yang mendalam mengenai perpotongan 3 lingkaran sebagai berikut: Apa yang Paling Anda Minati Di Bidang Apa yang Apa Anda Menggerakkan Bisa Menjadi Mesin Ekonomi Yang Terbaik Anda
  23. 23. Good-to-great companies cenderung mirip seperti hedgehogs — sejenis entitas yangsederhana, simpel, memahami "one big thing" and stick to it. Perusahaan pembanding cenderung seperti foxes — mencoba mengetahui banyak hal, namun lack consistency.
  24. 24. Element 5: A Culture of Discipline N SA O BO T ER PENGEMBANGANKEPEMIMPINAN PERTAMA SIAPA HADAPI KENYA- KONSEP BUDAYA TEKNOLOGI TINGKAT 5 KEMUDIA APA TAAN TERPAHIT TERFOKUS DISIPLIN PEMERCEPAT ORANG-ORANG YANG DISIPLIN DISIPLIN DALAM BERFIKIR DISIPLIN DLM BERTINDAK
  25. 25. Suatu kultur disiplin bukan hanya sekitar tindakan. Tetapi juga bagaimana mendapatkan orang yangdisiplin yang terlibat dalam pikiran disiplin dan siapa yang kemudian bertindak disiplin
  26. 26. A culture of discipline melibatkan dua dimensi. Pada satu sisi, kultur itumenuntut para anggotanyauntuk selalu mengacu pada proses dan sistem kerjayang konsisten. Pada sisi lain, ia juga memberikan kebebasan dan tanggungjawab dalam kerangka sistem itu.
  27. 27. ORANG-ORANG DISIPLIN DALAM DISIPLIN DALAMYANG DISIPLIN BERFIKIR BERTINDAKMERANGKAK BERJALAN BERLARI
  28. 28. Element 6: Technology Accelerators N SA O BO T ER PENGEMBANGANKEPEMIMPINAN PERTAMA SIAPA HADAPI KENYA- KONSEP BUDAYA TEKNOLOGI TINGKAT 5 KEMUDIA APA TAAN TERPAHIT TERFOKUS DISIPLIN PEMERCEPAT ORANG-ORANG YANG DISIPLIN DISIPLIN DALAM BERFIKIR DISIPLIN DLM BERTINDAK
  29. 29. Dalam isu IT, good-to-great companies selalumengajukan pertanyaan : apakah aplikasi teknologi ini fit directly dengan konsep Hedgehog kami?Jika ya, maka kami akan menjadi a pioneer in the application of that technology. Jika tidak, kami technology akan melupakannya.
  30. 30. Good-to-great companiesmenggunakan teknologi lebihsebagai an accelerator ofmomentum, not a creator of it.Tidak ada satupun good-to-greatcompanies yang memulaitransformasinya dengan pioneeringtechnology, yet they all becamepioneers in the application oftechnology once they grasped howit fit with their strategies.
  31. 31. Good-to-great companiesmenggunakan teknologi lebihsebagai an accelerator ofmomentum, not a creator of it.Tidak ada satupun good-to-greatcompanies yang memulaitransformasinya dengan pioneeringtechnology, yet they all becamepioneers in the application oftechnology once they grasped howit fit with their strategies.
  32. 32. AN B OS RO TE PENGEMBANGANKEPEMIMPINAN PERTAMA SIAPA HADAPI KENYA- KONSEP BUDAYA TEKNOLOGI TINGKAT 5 KEMUDIA APA TAAN TERPAHIT TERFOKUS DISIPLIN PEMERCEPAT ORANG-ORANG YANG DISIPLIN DISIPLIN DALAM BERFIKIR DISIPLIN DLM BERTINDAK
  33. 33. Piringan raksana (Dia 10 m, tebal 60 cm dan berat 3 ton)Pada awalnya perlu upaya besar untuk memutar roda ini mili demi mili Bila kita terus berupaya untuk memutarnya maka kita akan berhasil melakukan satu putaran, Pada akhirnya putaran demi putaran berhasil kita capai dengan upaya dorongan yang lebih ringan
  34. 34. Langkah ke depan konsisten dengan Konsep Terfokus Akumulasi dari hasil yang diperoleh Momentum RodaPengatur semakin besar Dukungan orang yang disemangati oleh hasil yang dicapai
  35. 35. Jika Anda menyukai presentasi ini, silakan berkunjung kewww.strategimanajemen.net secara reguler untukmemperoleh ide-ide segar tentang manajemen dan strategibisnis.Jika Anda ingin menggunakan slide ini, mohon sebutkansumbernya, yakni : www.strategimanajemen.netwww.strategimanajemen.netThe Right Destination for Smart people
  36. 36. TRANSFORMING GOOD TOGREAT
  37. 37. Element 1: Level 5 Leadership AN B OS RO TE PENGEMBANGANKEPEMIMPINAN PERTAMA SIAPA HADAPI KENYA- KONSEP BUDAYA TEKNOLOGI TINGKAT 5 KEMUDIAN APA TAAN TERPAHIT TERFOKUS DISIPLIN PEMERCEPAT ORANG-ORANG YANG DISIPLIN DISIPLIN DLM BERFIKIR DISIPLIN DLM BERTINDAK
  38. 38. Great companies ternyata selaludipimpin oleh CEO yang memilikikualitas Level 5 Leadership. LeadershipCiri-ciri Level 5 Leadership adalah :fokus yang amat tinggi pada results,memiliki kapasitas eksekusi yang baik(good executor), dan cenderungbersikap low profile.
  39. 39. PROFESIONALISME KERENDAHAN HATIMenciptakan kinerja yang luar biasa, Menunjukkan kesederhanaan,katalisator yang jelas dalam transisi dari menghindari pujian yang berlebihan daribaik menjadi hebat publik serta tidak pernah sombongMenunjukkan keteguhan hati yang Bertindak dengan tenang dan sepi.kokoh untuk melakukan apapun yang Dalam memotivasi, berprinsip padaharus dilakukan dalam mencapai hasil standard, bukan dengan kharisma.yang paling baik di masa yang akandatang, dengan tidak perduli betapapunsulitnyaMenetapkan standar untuk membangun Menyalurkan ambisinya kepadaperusahaan yang hebat dan bertahan perusahaan, bukan kepada diri sendiri.lama. Tidak akan puas sebelum Menunjuk pengganti dari generasisemuanya tercapai berikutnya, yang jauh lebih baik.Melihat ke dalam cermin, bukan ke luar Melihat ke luar jendela, bukan ke dalamjendela pada saat harus mempertang- cermin untuk berbagi pujian atasgung jawabkan hasil yang buruk. Tidak kesuksesan yang dicapai perusahaanpernah menyalahkan orang lain, faktor kepada orang lain, faktor eksternal daneksternal atau nasib yang buruk keberuntungan yang diraih
  40. 40. Kepemimpinan Tingkat 5 harus mampu menjalankanfungsi sebagai :
  41. 41. Element 2: First Who…Then What N SA O BO T ER PENGEMBANGANKEPEMIMPINAN PERTAMA SIAPA HADAPI KENYA- KONSEP BUDAYA TEKNOLOGI TINGKAT 5 KEMUDIAN APA TAAN TERPAHIT TERFOKUS DISIPLIN PEMERCEPAT ORANG-ORANG YANG DISIPLIN DISIPLIN DALAM BERFIKIR DISIPLIN DLM BERTINDAK
  42. 42. MS IN OBLE PR UT ON – D D EEP DI G O ATI FIN YOU NIZ ILL “IF R GA UW E O H – YO E” TH UG PL E NO PEO “KALAU ANDA MENGKAJI DAN MENGGALI MASALAH-MASALAH ORGANISASI – CUKUP DALAM – ANDA AKAN MENEMUKAN MANUSIA SEBAGAI PENYEBABNYA”
  43. 43. Bagaimana menentukan orang yang tepat..?Perusahaan memberikan bobot lebih besar pada sifat-sifat mendasar ketimbang latar belakang pendidikanspesifik, keterampilan praktis, pengetahuan khusus, ataupengalaman kerja.Dimensi seperti KARAKTER, ETIKA KERJA,KECERDASAN DASAR, DEDIKASI dan NILAI-NILAIdiyakini akan lebih melekat dibandingkan KOMPETENSI.
  44. 44. Orang yang tepat adalah :#1 Menunjukkan perilaku baik dan kematangan diri#2 Mampu hidup dengan values perusahaan#3 Memiliki kompetensi tinggi#4 Mampu menghasilkan kinerja yang tinggi
  45. 45. The Leadership Talent Assessment Summary HIGH HIGH POTENTIAL PROMOTABLEPERFORMANCE EXPERIENCED MANAGERS NEEDS COACHING NEEDS JOB X CHANGE X X DROP FROM THE LOW X POOL LOW HIGH BEHAVIOR
  46. 46. THE PEOPLE PROCESS HIGH 20% B1 APERFORMANCE 70% LOW C 5-10% B2 LOW HIGH BEHAVIOR
  47. 47. THE PEOPLE PROCESS KEEP EDUCATE THEM HIGH THEM B1 APERFORMANCE TRAIN THEM LOW C B2 GET RID OF THEM LOW HIGH BEHAVIOR
  48. 48. Bagaimana bersikap TEGAS dan bukan KEJAM..?# 1. Kalau ragu-ragu, jangan terima. Teruslah mencari.# 2. Jika anda tahu bahwa anda perlu membuat orang untuk berubah, maka lakukanlah.#3. Tempatkan orang terbaik di tempat dengan peluang terbaik, bukan tempat yang memiliki masalah paling besar
  49. 49. Element 3: Confront the Brutal Fact N SA O BO T ER PENGEMBANGANKEPEMIMPINAN PERTAMA SIAPA HADAPI KENYA- KONSEP BUDAYA TEKNOLOGI TINGKAT 5 KEMUDIA APA TAAN TERPAHIT TERFOKUS DISIPLIN PEMERCEPAT ORANG-ORANG YANG DISIPLIN DISIPLIN DALAM BERFIKIR DISIPLIN DLM BERTINDAK
  50. 50. Tugas utama untuk merubah suatuperusahaan menjadi great company, adalah membangun iklim kerja dimana setiap anggota memiliki kesempatan untuk di- dengar pendapatnya, and ultimately, for the truth to be heard
  51. 51. KENYATAAN lebih baik dibandingkan dengan MIMPI karenaKEPUTUSAN YANG TEPAT tidak dapat diambil tanpa terlebih dahulu menganalisa KENYATAAN YANG SEBENARNYA walaupun seringkali kenyataan tersebut PAHIT Pemimpin Good To Great berupaya menciptakan iklim perusahaan dimana kebenaran dan kenyataan dapat terungkapkan
  52. 52. 1. Memimpin dengan BERTANYA, bukan dengan suatu JAWABAN.2. Mengembangkan iklim DEBAT dan DISKUSI bukan PEMAKSAAN dalam mencari jawaban yang paling baik.3. Melakukan OTOPSI tanpa menyalahkan (arahkan jari telunjuk anda pada diri anda sendiri).4. Menggunakan mekanisme BENDERA MERAH yang dapat mengubah suatu informasi menjadi informasi yang dapat diabaikan.
  53. 53. Element 4: Hedgehog Concept – Konsep Terfokus AN B OS RO TE PENGEMBANGANKEPEMIMPINAN PERTAMA SIAPA HADAPI KENYA- KONSEP BUDAYA TEKNOLOGI TINGKAT 5 KEMUDIA APA TAAN TERPAHIT TERFOKUS DISIPLIN PEMERCEPAT ORANG-ORANG YANG DISIPLIN DISIPLIN DALAM BERFIKIR DISIPLIN DLM BERTINDAK
  54. 54. Anda tidak perlu berada dalam industriyang atraktif untuk mampumenghasilkan profit yang spektakuler.Good-to-great companies membuktikanbahwa mereka tetap bisa menghasilkanlaba yang superior meski jenis industridimana mereka berada bukan jenisindustri yang atraktif.
  55. 55. Konsep Terfokus dapat dianalogikan sebagai berikut: Seandainya kita melakukan pekerjaan yang sesuai dengan bakat yang kita miliki. Dari pekerjaan tersebut kita mendapatkan penghasilan besar dankita sangat menikmati pekerjaan tersebut, maka kitatelah berada pada perpotongan ketiga lingkaran dan kita telah memiliki bekal untuk beranjak dari Baik menjadi Hebat (from Good To Great)
  56. 56. Element 5: A Culture of Discipline N SA O BO T ER PENGEMBANGANKEPEMIMPINAN PERTAMA SIAPA HADAPI KENYA- KONSEP BUDAYA TEKNOLOGI TINGKAT 5 KEMUDIA APA TAAN TERPAHIT TERFOKUS DISIPLIN PEMERCEPAT ORANG-ORANG YANG DISIPLIN DISIPLIN DALAM BERFIKIR DISIPLIN DLM BERTINDAK
  57. 57. (Semua orang punyabudaya – sebagian orang saja yang memiliki disiplin,tetapi hanya sedikit orang yang mampu menunjukkan budaya disiplin)
  58. 58. Kita harus memiliki Manajemen danSDM yang percaya pada SISTEM danmau melakukan apapun agar sistem tersebut bisa berjalan. Tetapi pada batas-batas tertentu, mereka juga masih memiliki kebebasan sejalan dengan tanggung jawab mereka
  59. 59. Element 6: Technology Accelerators N SA O BO T ER PENGEMBANGANKEPEMIMPINAN PERTAMA SIAPA HADAPI KENYA- KONSEP BUDAYA TEKNOLOGI TINGKAT 5 KEMUDIA APA TAAN TERPAHIT TERFOKUS DISIPLIN PEMERCEPAT ORANG-ORANG YANG DISIPLIN DISIPLIN DALAM BERFIKIR DISIPLIN DLM BERTINDAK
  60. 60. Perusahaan GOOD TO GREAT menggunakanTEKNOLOGI sebagai pemercepat momentum perubahan bukan pencipta momentum Perusahaan Baik menjadi Hebat tidak pernah memulai transisi mereka dengan menjadi pelopor penggunaansuatu teknologi. Alasannya adalah mereka beranggapanbahwa tidak akan pernah dapat memanfaatkan teknologidengan efektif sampai mengetahui teknologi mana yang paling relevan Yaitu TEKNOLOGI yang berhubungan dengan KONSEP TERFOKUS
  61. 61. Tentu saja teknologi itu penting, akan tetapi anda tidak dapat berharap tetap tertinggal dan berharap menjadi hebat (tanpa teknologi) Tetapi terbukti bahwa teknologi tidak pernah menjadi penyebab utama dari suatu kehebatan
  62. 62. AN B OS RO TE PENGEMBANGANKEPEMIMPINAN PERTAMA SIAPA HADAPI KENYA- KONSEP BUDAYA TEKNOLOGI TINGKAT 5 KEMUDIA APA TAAN TERPAHIT TERFOKUS DISIPLIN PEMERCEPAT ORANG-ORANG YANG DISIPLIN DISIPLIN DALAM BERFIKIR DISIPLIN DLM BERTINDAK
  63. 63. Piringan raksana (Dia 10 m, tebal 60 cm dan berat 3 ton)Pada awalnya perlu upaya besar untuk memutar roda ini mili demi mili Bila kita terus berupaya untuk memutarnya maka kita akan berhasil melakukan satu putaran, Pada akhirnya putaran demi putaran berhasil kita capai dengan upaya dorongan yang lebih ringan
  64. 64. Langkah ke depan konsisten dengan Konsep Terfokus Akumulasi dari hasil yang diperoleh Momentum RodaPengatur semakin besar Dukungan orang yang disemangati oleh hasil yang dicapai
  65. 65. DALAM MELAKSANAKAN PERUBAHAN Kesulitan sering dialami oleh pimpinan perusahaan manakala ‘didesak’ atau ‘terdesak’ untuk melakukan perubahan (restrukturisasi). Paling tidak ada tiga alasan utama.Pertama, karena tidak ada definisi yang jelas dan baku mengenai apa sesungguhnya yang dimaksud dengan restrukturisasi, dimana banyak orang menyalah-pahami restrukturisasi hanya dibidang keuangan (utang, kapitalisasi dan portofolio bisnis),sementara orang lain mengartikannya dengan perubahan struktur organisasi saja dengan melakukan perampingan tanpa tahu maksudnya yang jelas. Kedua, karena tidak tersedia model yang komprehensif dan mudah dipahami serta diikuti. Ketiga, karena tidak ada yang membantu dan membimbing,sementara pimpinan perusahaan tersedot waktunya dengan hal- hal operasional dan rutin sehari-hari.

×