DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) TERHADAP PENDIDIKAN

  • 67,844 views
Uploaded on

Saat ini di Indonesia TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) sangat berkembang pesat. Dengan pesatnya perkembangan TIK tentu saja ada dampak negatif dan positif. TIK saat ini juga sangat berpengaruh …

Saat ini di Indonesia TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) sangat berkembang pesat. Dengan pesatnya perkembangan TIK tentu saja ada dampak negatif dan positif. TIK saat ini juga sangat berpengaruh terhadap pendidikan di Indonesia. salah satu butir

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
67,844
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
1,086
Comments
0
Likes
5

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) TERHADAP PENDIDIKAN TUGAS BAHASA INDONESIA Dosen : Drs. Muhammad Jalari, SE, MM Disusun Oleh: Arif Nur Sidiq 09.12.4218 09-S1SI-10 Kelompok 1 JURUSAN SISTEM INFORMASI SEKOLAH TINGGI MANEJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA 2012   
  • 2. Abstrak Saat ini di Indonesia TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) sangat berkembangpesat. Dengan pesatnya perkembangan TIK tentu saja ada dampak negatif dan positif. TIK saatini juga sangat berpengaruh terhadap pendidikan di Indonesia. salah satu butir kebijakanpembangunan pendidikan di Indonesia, seperti yang tertuang dalam RENSTRA (RencanaStrategis) Departemen Pendidikan Nasional adalah pemanfaatan Information andCommunication Technology (ICT) atau teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalampendidikan, baik itu mengintegrasikan ICT dalam pembelajaran, pemanfaatan ICT dalampengelolaan manajemen pendidikan, maupun pemanfaatan ICT dalam berbagai kegiatanpendidikan. Kini salah satu kebijakan pemanfaatan ICT Departemen Pendidian Nasional untukpendidikan adalah membangun jejaring (network) prndidikan nasional.   
  • 3. KATA PENGANTAR Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nyakami dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul “Dampak Teknologi Informasi danKomunikasi (TIK) terhadap Pendidikan”. Karya tulis ini membahas segala hal yang berkaitan dengan dampak teknologi terhadappendidikan. penulis sangat berharap karya tulis ini dapat membantu kita untukmengetahuidampak teknologi informasi dan komunikasi terhadap pendidikan, baik dari sisi positif maupunnegatif. Agar kedepannya diharapkan kita dapat menggunkan teknologi dengan sebaik-baiknya. Selesaianya tugas ini tentunya tidak lepas dari bantuan dan bimbingan dari berbagaipihak. Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu sabagai OrangTua kami yang selalu memberikan nasehat dan doanya, Bapak Drs. Muhammad Jalari, SE, MMselaku dosen pengampu kami dalam mata kuliah Bahasa Indonesia yang telah memberikanilmunya yang begitu berharga kepada kami. Terima kasih juga kepada kampus ungu tercintaSTMIK AMIKOM Yogyakarta di mana tempat kami menuntut ilmu dan juga semua temen-teman yang ada di sekitar kami khususnya teman-teman kelas 09-S1SI-10 yang selalumemberikan semangat, dorongan dan kekompakkan. Saya menyadari bahwa kemampuan yang kami miliki masih jauh dari kriteria sempurna.Untuk itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun agar kamu dapatmenjalankan tugas kami dengan lebih baik dan bermanfaat bagi kita semua. Yogyakarta, April 2012   
  • 4. BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Teknologi Infomasi dan Komunikasi (TIK) saat ini sangat berkembang di masyarakat. Umumnya Teknologi Informasi adalah sebuah teknologi yang dipergunakan untuk mengelola data, meliputi didalamnya : memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dengan berbagai macam cara dan prosedur guna menghasilkan informasi yang berkualitas dan bernilai guna tinggi. Perkembangan TIK pun terus meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia. Saat ini tren pengguna e- yang berarti elektronik bermunculan. Seperti e-education, e-government, e- learning dan lainsebaigainya. Teknologi Informasi dan Komuikasi seakan telah mendarah daging didalam diri setiap manusia di era ini, Teknologi Informasi dan Komunikasi yang telah mengglobal mampu mencakupi segala aspek yang ada dalam kehidupan. Dalam bidang pendidikan, TIK banyak memiliki peranan. Teknologi Informasi seakan telah menjadi pengalihfasihan buku, guru dan sistem pengajaran yang sebelumnya masih bersifat konvensional. Teknologi Informasi menyebebkan ilmu pengetahuan menjadi kian berkembang dan berkembang. Namun, TIK juga memiliki dampak negative terhadap kehidupan, salah satunya yang menonjol adalah di bidang pendidikan. Kenyataan ini yang mendorong penulis untuk mengungkap lebih jauh tentang Dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Aktivitas Pendidikan. B. RUMUSAN MASALAH 1. Apa TIK itu? 2. Apa arti TIK dalam dunia pendidikan? 3. Bagaimana peran TIK dalam pendidikan? 4. Apa saja dampak positif dan negatif dalam pendidikan? 5. Apa solusi yang tepat dalam menghadapi dampak negatif TIK?   
  • 5. C. TUJUAN PENELITIAN a. Agar mengetahui peranan, dampak positif, dampak negatif TIK dalam bidang pendidikan b. Mengetahui solusi yang tepat dalam menangani dampak negatif TIK dalam bidang pendidikan D. METODOLOGI PENELITIAN Metodologi yang digunakan dalam penulisan karya tulis ini diantaranya adalah : 1. Metode Observasi Dalam metode observasi ini penelitian dilakukan dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap keadaan di lapangan, dengan demikian dapat diketahui secara langsung data-data yang dibutuhkan dan informasi apa yang dapat diambil. 2. Metode Literatur Dalam metode literatur diakukan dengan mengumpulkan data dari buku dan internet yang mendukung penulisan karya tulis ini. E. SISTEMATIKA PENULISAN Sistematika penulisan karya tulis ini disusun dengan format sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Bab ini merupakan bagian pengantar dari pokok masalah yang dibahas dalam karya tulis ini. Adapun hal-hal yang dibahas berisikan : A. Latar Belakang Masalah B. Rumusan Masalah C. Tujuan Penelitian D. Metodologi Penelitian E. Sistematika Penilisan   
  • 6. BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian TIK B. Peranan TIK dalam Pendidikan C. Dampak Positif TIK terhadap Pendidikan D. Manfaat Internet terhadap Pendidikan E. Upaya untuk Memajukan Pendidikan dengan ICT F. Dampak Negatif TIK terhadap Pendidikan G. Metode Pemecahan Masalah dan Solusi dalam Mengatasi Dampak Negatif TIK dalam Pendidikan BAB III PENUTUP Bab ini merupakan bagian akhir dari penulisan karya tulis yang berisikan kesimpulan dari keseluruhan isi laporan.   
  • 7. BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian TIK TIK adalah berbagai aspek yang melibatkan teknologi, rekayasa dan teknik pengelolaan yang digunakan dalam pengendalian dan pemrosesan informasi serta penggunaanya, komputer dan hubungan mesin (komputer) dan manusia, dan hal yang berkaitan dengan sosial, ekonomi dan kebudayaan [British Advisory Council for applied Research and Development : Report on Information Technology; H.M. Stationery Office, 1980]. Definisi lain tentang TIK yaitu suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memroses, mendapatkan,menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara unntuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digynakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan juga merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Arti Teknologi Informasi dalam dunia pendidikan seharusnya berarti tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan. B. Peranan TIK dalam Pendidikan Di dunia pendidikan, banyak sekali lembaga pendidikan yang telah berhasil mengembangkan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam mendukung proses pembelajarannya. Dunia saat ini sedang memasuki era yang ditandai dengan gencarnya inovasi teknologi dan peluang ekonomi ynag belum pernah terbayangkan sebelumnya. Perubahan-perubahan besar terjadi dalam bidang teknologi, ppolitik, sosial dan ekonomi. Segala perubahan ini telah menyebabkan terjadinya pergeseran dalam berbagai bidang yang antara lain adalah : a. Masyarakat industri ke masyarakat informasi (kita masih berkutat dari masyarakat agraris ke masyarakat industri) b. Teknologi yang dipaksakan ke teknologi tinggi (hi-tech)   
  • 8. c. Ekonomi nasional ke perekonomian dunia d. Kebutuhan jangka pendek ke jangka panjang e. Sistem sentralisasi ke sistem desentralisasi f. Bantuan ke lembaga berpindah ke swakarsa g. Dari pola hirarchi ke jaringan kerja (networking) h. Dari pilihan terbatas ke banyak pilihan Menurut Budi Sutedjo (Eti Rpchaety, 2005), gelombang teknologi dan informasi berkembang melalui beberapa tahapan sebagai berikut : a. Gelombang pertama, Pemanfaatan TIK difokuskan untuk peningkatan produktivitas dan memperkecil biaya b. Gelombang kedua, TIK difokuskan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan komputer melalui pembangunan jaringan komputer c. Gelombang ketiga, TIK difokuskan untuk menghasilkan keuntungan lewat pembangunan program sistem informasi d. Gelombang keempat, TIK difokuskan untuk membantu proses pengmabilan keputusan dari data kualitatif e. Gelombang kelima, TIK difokuskan untuk meraih pelanggan (konsumen) melalui pengembangan jaringan internet f. Gelombang keenam, TIK yaitu mengembangkan sistem jaringan tanpa kabel (wireless). Teknologi Informasi berbasis pada disiplin ilmu-ilmu Informatika, Teknik Komputer dan Manajemen Informatika ynag semuanya terikat dalam Komputasi. Komputasi berarti pekerjaan ynag berkaitan dengan aktivitas : hitung menghitung proses pengolahan, penyimpanan dan penyampaian informasi, akibatnya tiap jaringan komunikasi beralih menjadi sentral informasi dan bukan komputernya lagi. Pemanfaatan ynag dulunya sangat terbatas, kini telah memasuki kedalam katagori strategis, pengaruhnya pada kelangsungan usaha taidak dapat dipungkiri lagi (PUSTEKKOM, 2006). Teknologi Informasi dari masa ke masa selalu mengalami perkembangan yang pesat. Kemajuan ynag pesat dalam bidang elektronika menyebabkan kemampuan   
  • 9. komputer maju pesat dan cepat usang menikuti Hukum Moore (Vide;Bill Gates 1995 dalam PUSTEKKOM) dimana : a. Kemampuan chip komputer akan menjadi dua kali lipat setiap tahunnya b. Perangkat lunak semakin canggih c. Batas maya (virtual) tidak akan pernah tercapai. Dalam dunia pendidikan, keberadaan sistem informasi dan komunikasi merupaka salah satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas pendidikan. Dalam sebuah lembaga pendidikan harus memiliki komponen-komponen yang diperlukan untuk menjalankan operasional pendidikan, seperti siswa, sarana dan prasarana, struktur organisasi, proses, sumber daya manusia (tenaga pendidik), dan biaya operasi. Sedangkan sistem komunikasi dan informasi terdiri dari komponen-komponen pendukung lembaga pendidikan untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan puhak pengmabil keputusan saat melakukan aktivitas pendidikan (PUSTEKKOM,2006). Peran-peran TIK dalam dunia pendidikan : a. TIK sebagai keterampilan (skill) dan kompetensi b. TIK sebagai infrastruktur pendidikan c. TIK sebagai sumber bahan ajar d. TIK sebagai alat bantu dan fasilitas pendidikan e. TIK sebagai sistem pendukung keputusan C. Dampak Positif TIK terhadap Pendidikan Pemanfaatan TIK dalam pendidikan, akan mengatasi masalah sebagai berikut: • Masalah geografis, waktu dan sosial ekonomis Indonesia • Negara Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan, daerah tropis dan pegunungan hal ini akan mempengaruhi terhadap pengembangan infrastruktur pendidikan sehingga dapat menyebabkan distribusi informasi yang tidak merata • Akselerasi pemerataan kesempatan belajar dan peningkatan mutu pendidikan yang sulit diatasi dengan cara-cara konvensional   
  • 10. • Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi • TIK akan membantu kinerja pendidikan secara terpadu sehingga akan terwujud manajemen yang efektif dan efisien, transparan dan akuntabel. D. Manfaat Internet terhadap Pendidikan Dalam bidang pendidikan internet telah memainkan peranan penting dalam proses pembelajaran. Meskipun di dinia pendidikan terdapat beberapa tantangan sebagai berikut : Proses pendidikan itu memerlukan waktu tenggang (lead time) yang cukup lama. Setidak-tidaknya seorang dituntut untuk mengikuti pendidikan sejak sekolah dasar sampai perguruan tinggi Dalam pendidikan itu berlaku prinsip “irreversibilitas” Tantangan ynag kita hadapi di masa depan cenderung berkembang semanakin kompleks, yang ditandai dengan semakin cepatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai akibat dari arus globalisasi ynag semakin terbuka. (PUSTEKKOM,2006) e-Education, istilah ini mungkin sudah tidak asing bagi bangsa Indonesia. e- education (Elactronic Education) ialah istilah penggunaan TI di bidang Pendidikan. Internet membuka sumber informasi yang tadinya susah diakses. Akses terhadap sumber informasi bukan menjadi masalah lagi. Perpustakaan merupakan salah satu sumber informasi yang mahal harganya. (berapa banyak perpustakaan di Indonesia, dan bagaimana kualitasnya?) adanya Internet memungkinkan seseorang di Indonesia untuk mengakses perpustakaan di Amerika Serikat berupa Digital Library. Sudah banyak cerita tentang pertolongan Internet dalam penelitian, tugas akhir. Tukar menukar infomasi atau tanya jawab dengan pakar dapat dilakukan memalui Internet. Tanpa adanya Internet banyak tugas akhir dan thesis yang mungkin membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk diselesaikan (Ortomo, B.S.D, 2001). Lingkungan Akademis Pendidikan Indonesia yang mengenal alias sudah akrab dengan Implikasi TI di bidang Pendidikan sudah banyak sekali. Hal ini juga tentunya   
  • 11. sangat membantu bagi calon mahasiswa maupun mahasiswa atau bahkan alumni yang membutuhkan informasi tentang biaya kuliah, kurikulum, atau banyak lainnya. Bahkan saat ini telah berkembang digital library di kampus-kampus. Inisiatif-inisiatif penggunaan TI dan Internet di luar institusi pendidikan formal tetapi masih berkaitan dengan lingkungan pendidikan di Indonesia sudah mulai bermunculan. Salah satu inisiatif yang sekarang sudah ada adalah situs penyelenggara “Kominitas Sekolah Indonesia”. situs yang menyelenggarakan kegiatan tersebut contohnya plasa.com. dan SMA-ne.com. Selain untuk melayani Institusi pendidikan secara khusus, adapula yang untuk dunia pendidikan secara umum di Indonesia. ada juga layanan situs internet yang menyajikan kegiatan sistem pendidikan di Indonesia. situs ini dimaksidkan untuk merangkum informasi yang berhubungan dengan perkembangan pendidikan yang terjadi dan untuk menyajikan sumber umum serta jaringan komunikasi (forum) bagi administrator sekolah, para pendidik dan para peminat lainnya. Tujuan utama dari situs ini adalah sebagai wadah untuk saling berhubungan yang dapat menampung semua sektor utama pendidikan. contoh dari situs ini adalah www.pendidikan.net. Selain penggunaan internet dalam dunia pendidikan, usaha lain untuk penggunaan ICT dalam pendidikan antara lain diciptakannya model-model pembelajaran ataupun media pembelajaran berbasiskan ICT, baik berupa CD pembelajaran interaktif maupun modul-modul materi pembelajaran yang bisa memberikan kemudalan pada peserta didik untuk memahami materi tersebut. Saaat ini juga banyak sekolah-sekolah yang memberikan fasilitas e-learning pada siswanya. Dengan akses internet, siswa dapat mengakses e-learning dimana saja, kapan saja. E-learning berisi modul-modul pembelajaran, adanya forum diskusi yang memungkinkan untuk distance learning. E. Upaya untuk Memajukan Pendidikan dengan ICT Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemerintah Indonesia telah menggunakan ICT untuk memperluas kesempatan pendidikan, untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan, dan meningkatkan efisiensi sistem pendidikan. Sampai tahun ini, berbagai upaya untuk menggunakan ICT dalam pendidikan antara lain : 1. E-learning   
  • 12. Mulai dari tahun 2002, Pusat Teknologi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) bekerjasama dengan Direktorat Pendidikan Menengah dan Direktorat Pendidikan sedang mengembangkan e-learning program yang disebut “e-dukasi”. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah menengah dan tingkat sekolah kejuruan melalui penggunaan internet. Pada tahap awal ini, buhan pembelajaran sedang dikembangkan untuk mata pelajaran berikut: Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Elektronika, dan Teknologi Informasi. 2. Kursus Online Beberapa perguruan tinggi telah memberikan kuliah melalui internet untuk beberapa kursus. 3. Tutorial Online Salah satu penggunaan teknologi informasi untuk pendidikan di pendidikan tinggi adalah untuk tujuan tutorial lembega-lembaga pendidikan jarak jauh. 4. Joint Research Sebagai media yang menyediakan untuk kolaborasi melalui penggunaan teknologi informasi, penelitian bersama pogram telah dilakukan. 5. Perpustakaan Elektronik Saat ini, ada jaringan perpustakaan elektronik yang disebut Bahasa Indonesia Digital Library Network yang merupakan jaringan perpustakaan elektronik dari perpustakaan ITB (Digital Library), yang Pasca Sarjana Studi Perpustakaan ITB, Lembaga Penelitian ITB, Universitas Indonesia Timur Pembangunan proyek (dalam proyek CIDA), Universitas Brawijaya Malang Central Library, Universita Muhammaddiyah Malang dan The Central Bank Data Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jakarta . indonesia Digital Library Network ini dimaksudkan untuk mendukung upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi, untuk meningkatkan pertukaran informasi antar lembaga pendidikan tinggi dan lembaga-lembaga penelitian di Indonesia. 6. Computer Assited Instruction (CAI) Ini adalah off-line program instruksi sehingga tidak tergantung pada akses ke internet. Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) telah mengembangkan instruksi dibantu komputer bahan belajar untuk berbagai subject   
  • 13. matter dan kursus. Ini adalah bahan pembelajaran interaktif dimana siswa dapat belajar pada / dirinya sendiri dengan sedikit bantuan dari guru / dosen. F. Dampak Negatif TIK terhadap Pendidikan TIK seiring dengan perkembangannya yang semakin meningkat, namun tetap saja memiliki kekurangan. Misalnya saja pada e-learning, e-learning dapat menyebabkan pengelih fungsian giri yang mengakibatkan guru jadi tersingkirkan, menyebebkan terciptanya individu yang bersifat individual karena sistem pembelajaran dapat dilakukan dengan hanya seorang diri, dan kemungkinan etika dan disiplin pesrta didik susah atau sulit untuk diawasi dan dibina sehingga lambat laun kualitas etika dan manusia khususnya para peserta didik akan menurun drastis, serta hakikat manusia yang utama yaitu sebagai makhluk sosial akan munsnah. Kemudian karena seringnya mengakses internet, di khawatirkan pelajar bukanya benar-benar memanfaatkan TIK dengan optimal malah mengakses hal-hal yang tidak baik, seperti pornografi yang sangat mudah diakses yang berefek buruk bagi anak dibawah umur ataupun bagi yang sudah dewasa sekalipun. Hal lain misalnya kecanduan : asik nerinternet (biasanya menggunakan fasilitas social networkong / game online) sehingga lupa waktu dan berakibat buruk bagi kehidupannya. Kemudian ada istilah Cyber-relational addiction adalah keterlibatan yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan virtual affairs) sampai kehilangan kontak dengan hubungan-hubungan yang ada dalam dunia nyata. Kemudian dikenal pula Information overload, karena menemukan informasi yang tidak habis-habisnya yang tersedia di internet, sejumlah orang rela menghabiskan waktu berjam-jam untk mengumpulkan dan mengorganisir berbagai informasi yang ada, kemudian bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut. Hal-hal tersebut sanagat meghambat berkembangnya pendidikan dlam TIK. G. Metoda Pemecahan Masalah dan Solusi dalam Mengatasi Dampak Negatif TIK dalam Pendidikan   
  • 14. Agar penggunaan TIK dalam pendidikan lebih optimal dan dijalankan dengan baik dan benar, beerikut ada beberapa metoda pemecahan masalah agar dampak negatif dari TIK dapat tertanggulangi. a. Mempertimbangkan pemakaian TIK dalam pendidikan, khusunya untuk anak di bawah umur yang masih harus dalam pengawasan ketika sedang meakukan pembelajaran dengan TIK. Analisis untung riginya pemakaian. b. Tidak menjadikan TIK sebagai media atau sarana satu-satunya dalam pembelajaran, misalnya kita tidak hanya mendownload e-book, tetapi masih tetap membeli buku- buku cetak, tidak hanya berkunjung ke digital library, namun juga masih berkunjung ke perpustakaan. c. Pihak-pihak pengajar baik orang tua maupun guru, memberikan pengajaran- pengajaran etika ber-TIK agar TIK dapat dipergunakan secara optimal tanpa menghilangkan etika. d. Pemerintah sebagai pengendali sistem-sistem informasi seharusnya lebih peka dan menyaring apa-apa saja yang dapat di akses oleh para pelajar dan seluruh rakyat Indonesia di dunia maya. Jadi, solusinya adalah kita jangan sampai mengatakan tidak pada teknologi (say no to technology) karena jika berbuat demikian, maka kita akan ketinggalan banyak informasi yang sekarang ini informasi-informasi tersebut paling banyak ada di internet. Kita harus mempertimbangkan kebutuhan kita taerhadap teknologi, mempertimbangkan baik-buruknya teknologi tersebut dan tetap menggunakan etika, juga tidak lupa jangan terlalu berlebihan agar kita tidak kecanduan dengan teknologi.   
  • 15. BAB III PENUTUP KESIMPULAN Teknologi Informasi dan Komunikasi yaitu semua bentuk teknologi yang terlibat dalam pengumpulan, memanipulasi, komunikasi, presentasi dan menggunakan data (data yang ditransformasi menjadi informasi). Pendidikan tidak bisa dilepaskan dari perkembanganTeknologi Informasi dan Komunikasi. ICT bukan lagi menjadi asing dalam dunia pendidikan tetapi sudah menjadi penting dan sangat mendukung dalam dunia pendidikan. Salah satu bukti pentingnya ICT adalah unntuk pemerataan pendidikan dengan kondisi geografis Indonesia yang luas sangat diperlukan ICT. Beberapa dampak positif yang diperoleh dengan adanya ICT dalam dunia pendidikan antara lain : 1. Memberikan kemudahan terhadap dunia pendidikan dalam pencapaian tujuan pendidikan nasional Indonesia secara umum. 2. Meningkatkan mutu pendidikan karena dengan ICT dapat dengan mudah menerima informasi baik dari dalam maupun dari luar negeri 3. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia yang merupakan produk dari dunia pendidikan 4. Dan lain-lain. Oleh karena pentingnya ICT dalam dunia pendidikan, maka Departemen Pendidikan melalui PESTEKKOM terus melakukan pengembangan ICT dalam dunia pendidikan di Indonesia. namun, penggunaan TIK harus tetap diawasi karena TIK juga memiliki dampak negatif. Oleh karena itu pertimbangan untung rugi harus dijalankan dalam penggunaan TIK di bidang pendidikan, juga kita harus menggunakan etika dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi sehingga peggunaan TIK di bidang pendidikan lebih optimal dan berjalan secara baik dan benar.   
  • 16. Daftar PustakaKusuma, Wijaya. “Aplikasi dan Potensi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK dalamPembelajaran di Sekolah”. http://blog.unsri.ac.id/download2/12641.pdf (diakses pada tanggal 27April 2012)Farid, Yahya. “Peranan TIK dalam Dunia Pendidikan.” yahya.casper@gmail.com (diaksestanggal 26 April 2012)Siahaan, Sudirman. “E-learning (Pembelajaran Elektronik) sebagai salah satu alternatif kegiatanpembelajaran. http://www.depdiknas.go.id. (di akses tanggal 27 April 2012)www.file.upi.edu diakses tanggal 27 April 2012